Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1953

Mahyudin: Melawan dengan Mencolokkan Mata Buaya, Korban Nelayan Diterkam Buaya

0
Mahyudin, korban yang selamat dari serangan buaya masih dirawat di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang, Senin (26/5/2025) malam. F.Polsek Teluk Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Mahyudin, 49, nelayan Bintan berhasil selamat dari serangan buaya pada Senin (26/5/2025) malam.

Warga Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan ini sempat melawan dengan mencolok mata buaya untuk melepaskan diri dari cengkeraman buaya.

Kapolsek Teluk Bintan, Iptu Syamsuriya saat dihubungi, Selasa (27/5/2025) mengatakan, pihaknya telah menjenguk Mahyudin di rumah sakit setelah insiden serangan buaya tersebut.

Dari keterangan awal, Mahyudin yang hendak melangkah ke sampannya untuk melaut diterkam buaya dan menyebabkan Mahyudin jatuh ke laut.

BACA JUGA: Nelayan di Bintan Diterkam Buaya saat Hendak Melaut

Saat terjatuh, buaya memutar-mutar tubuh Mahyudin.

Menurut Suriya, Mahyudin tidak melawan saat buaya memutar tubuhnya karena takut kakinya patah.

Namun setelah itu, Mahyudin berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya dengan mencolok mata buaya.

Setelah berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya, Mahyudin meraih tangga kayu pelantar dan berteriak meminta tolong.

Teriakannya didengar oleh Jamil, 72 yang kemudian datang untuk menolongnya.

Jamil berusaha menarik Mahyudin ke atas untuk menyelamatkannya, namun buaya masih berusaha merebutnya kembali dengan menarik Mahyudin ke bawah.

Saat itu terjadi tarik menarik antara Jamil dan buaya.

Setelah kurang lebih 20 menit berjuang, Jamil dan anaknya akhirnya berhasil melepaskan Mahyudin dari cengkeraman buaya.

Setelah diselamatkan, Mahyudin mengalami luka di bagian kedua kakinya dan langsung dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang.

Dari hasil pemeriksaan medis, Suriya mengatakan bahwa Mahyudin mengalami luka robek di bagian betis kedua kaki akibat gigitan buaya.

Mahyudin juga mengalami luka di bagian paha kanan dan luka lecet di jempol tangan kiri.

“Mahyudin saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Mahyudin: Melawan dengan Mencolokkan Mata Buaya, Korban Nelayan Diterkam Buaya pertama kali tampil pada Kepri.

1.456 Pelamar Ikuti Wawancara Daring di Job Fair Tunas Industrial Estate

0

batampos – Ribuan pencari kerja mengikuti kegiatan online job fair yang digelar oleh Tunas Industrial Estate pada Selasa (27/5) di Ballroom Oakwood Hotel and Apartment Grand Batam. Acara ini semula dirancang secara luring, namun berubah menjadi daring lantaran tingginya jumlah pendaftar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menjelaskan keputusan untuk menggelar job fair secara daring diambil guna mengakomodasi lonjakan peserta. Dari data panitia, tercatat lebih dari 50 ribu orang mendaftar dalam kegiatan ini.

“Awalnya kami rencanakan offline, tapi karena terlalu banyak yang daftar makanya kita ubah jadi online. Ini malah menguntungkan karena verifikasinya bisa lebih selektif,” katanya.

Baca Juga: Permohonan SKCK Meningkat Jelang Job Fair, Pencaker Baru Dominasi Pemohon

Menurutnya, sistem daring memudahkan proses penyaringan awal karena data peserta sudah masuk dan dapat disesuaikan dengan kriteria masing-masing perusahaan. “Ini juga berjalan lancar, bisa jadi contoh ke depan bagi penyelenggaraan job fair lainnya,” tambahnya.

Dari total pendaftar, sebanyak 12.331 orang dinyatakan lolos verifikasi awal oleh panitia. Kemudian, perusahaan kembali melakukan penyaringan internal, hingga akhirnya hanya 1.456 orang yang berhak mengikuti sesi wawancara daring pada hari pelaksanaan.

Terdapat pula formasi khusus bagi penyandang disabilitas yang dibuka oleh Alfamart. Dari 147 pendaftar, sekitar 40 orang dinyatakan lolos seleksi dan akan diundang langsung oleh perusahaan untuk proses lanjutan.

Baca Juga: 4 Hari Dibuka, Job Fair Tunas Industrial Sudah 2.923 Pelamar Online

“Kuota untuk pelamar disabilitas yang dibuka Alfamart sebanyak 20 orang. Total kebutuhan Alfamart sendiri sekitar 220 orang, dengan 20 di antaranya khusus disabilitas,” ujar Rudi.

General Manager Kawasan Tunas Industri, Calvin Winata, menjelaskan bahwa angka 1.456 peserta wawancara daring telah melalui proses penyaringan ketat. Salah satu tantangan dalam proses verifikasi adalah adanya pendaftar ganda.

“Aturan awalnya satu pelamar hanya boleh melamar ke satu perusahaan. Tapi ada juga yang mendaftar ganda atau tidak memenuhi kualifikasi, sehingga perlu disaring lagi,” kata dia.

Sebanyak 25 tim verifikasi dikerahkan dalam proses ini. Sedangkan untuk wawancara, tiap perusahaan mengirimkan dua hingga tiga pewawancara. Tercatat 22 perusahaan berpartisipasi, beberapa di antaranya membuka dua booth sekaligus.

Tunas Group menjadi primadona dalam kegiatan ini. Tercatat, sebanyak 5.206 pelamar menyasar perusahaan yang bernaung di bawah grup tersebut, menjadikannya yang paling diminati oleh peserta.

Total terdapat sekitar 25 booth perusahaan dalam job fair ini. Wawancara daring dibagi ke dalam tiga sesi, dimulai dari pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB. Sesi pertama berlangsung pukul 08.30-10.00 WIB, sesi kedua pukul 12.00 WIB, dan sesi ketiga di sore hari.

Calvin menyebut, hasil wawancara akan segera ditindaklanjuti. Pengumuman kelulusan akan disampaikan langsung oleh masing-masing perusahaan, dengan batas waktu maksimal 30 hari.

“Kalau sampai lebih dari 30 hari tidak ada kabar, maka bisa dipastikan kandidat itu tidak lolos. Kami upayakan hasilnya tidak lebih dari 30 hari,” ujarnya.

Karena bersifat konfidensial, keputusan akhir tetap menjadi wewenang masing-masing perusahaan. Akan tetapi, pihak penyelenggara akan tetap memantau dan membantu proses follow up sesuai prinsip pelayanan publik. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 1.456 Pelamar Ikuti Wawancara Daring di Job Fair Tunas Industrial Estate pertama kali tampil pada Metropolis.

406 CPNS Formasi 2024 Pemkab Lingga Resmi Dilantik

0
406 CPNS di Kabupaten Lingga setelah resmi dilantik oleh Bupati Lingga, Selasa (27/5). F. Vatawari/BATAM POS

 

batampos– Sebanyak 406 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 resmi dilantik. Pelantikan ini secara langsung dipimpin oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar. Pelantikan ini dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Lingga pada Selasa (27/5).

Pantauan Batampos di lokasi, terlihat keceriaan yang tergambar dari wajah CPNS yang baru saja dilantik. Bagaimana tidak, pada tahun 2024 mereka dinyatakan resmi lulus menjadi CPNS namun pada hari ini baru mereka dilantik.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar meminta kepada seluruh CPNS yang baru saja dilantik agar segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja masing-masing.

“Syukur Alhamdulillah, hari ini yang ditunggu-tunggu teman-teman CPNS akhirnya, dan mulai tanggal 2 Juni 2025, mereka resmi bertugas sebagai ASN di Kabupaten Lingga,” ujarnya Nizar, Selasa (27/5).

BACA JUGA: Akhir Mei 2025 406 CPNS dan 1.158 Calon PPPK akan Menerima SK dan Dilantik

Nizar berharap para CPNS baru dapat memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta menunjukkan kedisiplinan dalam setiap kegiatan.

“Mereka harus mengetahui tugasnya dan menjaga disiplin. Baik saat apel, upacara, maupun kegiatan daerah lainnya, ayo hadir bersama-sama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan CPNS agar tidak meniru kebiasaan negatif dari pegawai senior.

“Jangan ikut-ikutan senior yang malas dan hanya duduk-duduk di kantor. Bisa jadi mereka sudah menyekolahkan SK, sehingga gaji mereka tinggal sedikit atau bahkan tidak ada lagi,” kata Nizar.

Bupati Lingga juga menegaskan pentingnya loyalitas kepada pimpinan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Mereka harus menunjukkan loyalitas kuat kepada pimpinan, terutama saat menjalankan program pemerintah daerah,” ucapnya.

Nizar berharap kehadiran para CPNS baru dapat membawa semangat dan perubahan positif di lingkungan kerja.

“Saya ingin 406 CPNS ini berinovasi dan menciptakan suasana kerja yang lebih baik dan nyaman. Jangan meniru hal-hal negatif yang sudah ada sebelumnya,” tuturnya.

Bupati Lingga juga mendorong CPNS untuk aktif berdiskusi dengan atasan maupun rekan kerja.

“Kalau bisa, lakukan diskusi. Hal ini penting untuk membangun sinergi dan meningkatkan kinerja OPD,” pungkas Nizar mengakhiri. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel 406 CPNS Formasi 2024 Pemkab Lingga Resmi Dilantik pertama kali tampil pada Kepri.

Amsakar Tinjau Lokasi Pelebaran Jalan, 2 Titik Strategis Dibenahi Tahun Ini

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Didampingi Wakil Wali Kota yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra turun langsung ke lapangan meninjau dua lokasi strategis yang akan dilakukan pelebaran jalan, pada Selasa (27/5). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke lapangan meninjau dua lokasi strategis yang akan dilakukan pelebaran jalan, pada Selasa (27/5).

Didampingi Wakil Wali Kota yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta tim teknis dari Pemko Batam dan BP Batam, Amsakar menyatakan peninjauan ini merupakan bagian dari percepatan pembenahan infrastruktur jalan yang dianggap sangat mendesak.

“Hari ini kami bersama Ibu Wakil dan tim dari Pemko dan BP Batam turun meninjau lokasi untuk pelebaran jalan yang kami anggap sangat urgent,” katanya.

Ia menyebut momentum efisiensi anggaran menjadi peluang untuk mendorong pembenahan infrastruktur. “Kemarin pada saat efisiensi anggaran dimungkinkan bagi kami untuk melakukan pembenahan ini,” tambahnya.

Dua titik yang menjadi fokus adalah ruas jalan dari Underpass hingga Simpang Gelael, serta dari Simpang BTN ke Simpang KDA. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan lama yang belum rampung.

“Titik ini termasuk kerjaan lama yang belum selesai. Karena itu kami ingin ini diselesaikan,” katanya.

Ia menambahkan, peninjauan dilakukan guna mencocokkan rencana teknis dari dua lembaga, yaitu Pemko Batam dan BP Batam.

“Prinsipnya tinggal me-matching-kan perencanaan antara Pemko Batam dan BP Batam. Di era kami ini, kami ingin perencanaan itu terintegrasi,” kata Amsakar.

Pelebaran jalan dari Simpang BTN ke Simpang KDA dilakukan karena kondisi jalan yang sudah tua dan sering rusak. Jalan itu nantinya akan diperlebar dari dua lajur menjadi tiga lajur.

“Kalau hujan harus ditambal, begitu terus. Supaya anggaran kita lebih efisien, maka nanti yang sekarang dua jalur akan jadi tiga jalur,” kata dia.

Ia menyebut, pembenahan ini semata-mata untuk kenyamanan masyarakat. Selain dua titik tersebut, BP Batam juga melakukan pelebaran jalan dari Simpang Kepri Mall serta proyek di Simpang Cikitsu yang kini mulai berjalan.

“Semuanya ini untuk masyarakat Batam. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa merubah wajah kota,” kata dia.

Isu banjir sebagai perhatian utama juga disampaikannya. Ia menyebut, tim teknis dari Pemko dan BP Batam sedang merancang Detail Engineering Design (DED) untuk penanggulangan banjir di beberapa titik.

Untuk ruas Underpass hingga Simpang Gelael, akan dibangun tiga lajur dengan penyesuaian median jalan. Proses tender dimulai setelah perencanaan selesai, ditargetkan satu setengah bulan ke depan proyek bisa mulai berjalan.

Anggaran yang disiapkan untuk Underpass sampai Simpang Gelael sebesar Rp19 miliar, dengan panjang sekitar 1,7 kilometer. Sementara untuk Simpang BTN hingga Simpang KDA, yang memiliki panjang 4,5 kilometer, dianggarkan Rp22 miliar.

“Tahun ini InsyaAllah rampung semua. Tahun ini ada yang baru disemenisasi dulu, tahun selanjutnya baru kita akan lakukan pengaspalan,” ujar Amsakar. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Tinjau Lokasi Pelebaran Jalan, 2 Titik Strategis Dibenahi Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Nelayan Tewas Saat Melaut, Basarnas Imbau Warga Waspadai Cuaca Buruk

0
Ilustrasi. Nelayan tewas saat melaut.

batampos – Seorang nelayan di Dapur 12, Sagulung, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di perairan Dapur 12, Selasa (27/5) pagi. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat diduga menjadi salah satu pemicu musibah tersebut.

Kepala Kantor dan Pencarian Tanjung Pinang melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.40 WIB terkait adanya nelayan yang tenggelam di laut Dapur 12.

Tim SAR yang terdiri dari enam personel langsung diberangkatkan ke lokasi menggunakan Rescue Car D-Max dan satu unit rubber boat berikut perlengkapan operasi lainnya.

“Estimasi perjalanan dan persiapan alat sekitar satu jam dari Sekupang,” ujar Dedius.

Namun sebelum tim tiba di lokasi, warga sekitar berhasil menemukan korban terlebih dahulu. Sekitar pukul 07.55 WIB, Basarnas kembali menerima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit.

“Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB dan saat itu korban sudah dievakuasi warga,” jelasnya.

Dari laporan cuaca di lokasi kejadian, angin tercatat berhembus dari arah barat dengan kecepatan 1 hingga 9 knot. Arah arus laut menuju ke timur dengan gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Kondisi ini disebut cukup membahayakan, terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil dan tidak dilengkapi peralatan keselamatan memadai.

“Korban ditemukan di titik koordinat 1°0’26.28″N 103°58’8.03″E, dan sudah dimakamkan di pemakaman umum Kampung Tua Dapur 12,” kata Dedius.

Menanggapi kejadian ini, Dedius mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, terutama saat cuaca tidak menentu.

“Kami imbau nelayan agar selalu membawa perlengkapan keselamatan seperti pelampung, dan mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Nelayan Tewas Saat Melaut, Basarnas Imbau Warga Waspadai Cuaca Buruk pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi Jaket Wanita Branded Original

0
Rekomendasi Jaket Wanita Branded Original untuk Musim Dingin. F. Istimewa

batampos – Salah satu jenis pakaian yang disukai para wanita yaitu jaket. Terutama saat musim dingin, tidak jarang yang mencari jaket wanita branded original agar nyaman saat dikenakan.

Bisa memberikan kehangatan di tengah cuaca dingin yang menerjang tubuh. Tentu saja jaket branded original memiliki nilai lebih dalam hal kualitas, terutama bahan yang digunakan dalam pembuatan jaket itu sendiri.

Rekomendasi Jaket Wanita Branded Original untuk Musim Dingin

Penggunaan jaket tidak lepas dari fungsi yang tetap memperhatikan elemen penting dalam dunia mode. Saat musim dingin, jaket tebal lebih populer untuk menjalankan aktivitas tetap nyaman.

Musim dingin menuntut perlindungan ekstra, terutama bagi para wanita yang ingin tetap tampil stylish tanpa mengorbankan kenyamanan. Untuk itu, NatGeoStore.id menawarkan berbagai pilihan jaket musim dingin berkualitas.

Sebagai rekomendasi berikut ini daftar jaket wanita branded original yang menggabungkan kualitas, kenyamanan, dan tren saat ini.

1. WOMENS TARUGA FUR TRIM HOODIE DOWN JACKET

Aktivitas di musim dingin lebih nyaman dengan Womens Taruga Fur Trim Hoodie Down Jacket, karena dilengkapi dengan bulu sintetis pada tudung. Jaket ini mampu  memberikan kehangatan maksimal.

Jaket musim dingin ini juga memberikan kesan tampilan elegan dengan pilihan warna pink dan hitam. Kamu bisa pilih warna sesuai warna favorite tersebut.

2. WOMEN’S CAYMAN PRO GOOSE DOWN JACKET (LONG)

Jaket wanita branded original yang cocok untuk musim dingin ada Womens Cayman Pro Goose Down Jacket. Tersedia dua pilihan warna yaitu ivory dan carbon black. Alasan perlunya memilih jaket ini karena menggunakan bulu angsa premium. Dengan begitu jaket panjang ini ideal untuk suhu ekstrem dan memberikan perlindungan menyeluruh.

3. HUNGARIAN GOOSE DOWN ーWOMEN’S GOLDEN MOLE CROPPED HOODIE DOWN JACKET

Jaket musim dingin dengan bulu angsa Hungaria yang akan memberikan kehangatan maksimal. Selain itu, desain cropped cocok untuk gaya urban. Hungarian Goose Down – Womens Golden Mole Cropped Hoodie Down Jacket ini memiliki tiga pilihan warna. Terdapat warna Ice Grey, Brick, dan Carbon Black.

4. ATLAS WINDSTOPPER (WOMEN’S) BY GORE-TEX LABS 2L JACKET

Melakukan aktivitas outdoor saat musim dingin tetap nyaman dan produktif dengan Atlas Windstopper (Womens) By Gore-Tex Labs 2L Jacket. Jaket yang khusus dibuat dengan teknologi GORE-TEX.

Aktivitas di luar ruangan pasti nyaman karena jaket dapat memberikan perlindungan tahan angin dan air. Kamu bisa pilih warna carbon black atau birch sesuai warna favorite.

5. NRN WOMEN’S ROMUS STRING JUMPER

Ingin tampil kasual di musim dingin? NrN Womens Romus String Jumper bisa menjadi pilihan tepat. Jaket jumper ini memiliki desain dengan tali serut, berfungsi memberikan kenyamanan.

Jumper juga bisa untuk berbagai kondisi cuaca, karena tali serut lebih fleksibel. Ada tiga warna untuk jumper ini, yaitu carbon black, green olive, dan mourning grey.

6. WOMEN PECCARY JACKET

Memiliki desain ringan dan minimalis, Women Peccary Jacket cocok juga sebagai lapisan tambahan. Musim dingin tetap hangat, walau jaket tidak begitu tebal. Warna yang tersedia juga memberikan tampilan selalu stylish, yaitu dengan pilihan warna L/Orange dan carbon black.

Memilih jaket untuk musim dingin memang tidak bisa asal-asalan. Pilihkan jaket wanita branded original yang memiliki kualitas premium.

Bahan lembut dan tebal, desain yang trendy, dan bisa menyesuaikan dengan kegiatan sehari-hari. Selain itu, tersedia pilihan warna dan desain yang mudah dipadukan dengan outfit lain.

Berbagai pilihan jaket wanita branded original tersedia di Natgeostore.id. Silahkan kunjungi website langsung untuk melihat koleksi lebih lengkap produk jaket wanita branded original. (*)

Nelayan di Bintan Diterkam Buaya saat Hendak Melaut

0
Jamil, warga Kampung Tanah Merah menunjukkan lokasi Mahyudin saat diterkam buaya di bawah pelantar, Selasa (27/5/2025) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang nelayan di Bintan, Mahyudin, 49, diterkam buaya saat hendak melaut.

Peristiwa itu terjadi di bawah pelantar di RT 03 RW 02 Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan pada Senin (26/5/2025) sekitar pukul 22.30 WIB.

Sebelum berangkat ke laut, Mahyudin melepaskan tali tambat sampannya di pelantar.

Saat akan melangkah ke sampannya, korban tiba-tiba diterkam buaya dan ditarik ke dalam air.

Seorang warga Kampung Tanah Merah, Jamil, 72, mengaku sedang berada di teras rumahnya ketika mendengar suara teriakan minta tolong dari Mahyudin.

Jamil langsung berlari ke lokasi setelah mendengar suara teriakan minta tolong dari Mahyudin.

BACA JUGA: Warga Sei Ladi Tanjungpinang Diterkam Buaya 

Saat itu, Jamil melihat Mahyudin memegang tangga kayu di pelantar dengan satu tangan.

Jamil bersama anaknya mencoba menolong Mahyudin dengan meraih tangan lainnya dan berusaha menariknya ke atas.

Saat itu juga, Jamil melihat langsung buaya besar hitam sepanjang kurang lebih 4 meter muncul ke permukaan dan berusaha merebut Mahyudin dari mereka.

“Saya dan buaya saling tarik-tarikan, buaya menarik Mahyudin ke bawah, kami menariknya ke atas,” ujar Jamil ditemui, Selasa (27/5/2025).

Setelah lebih kurang 20 menit melawan buaya, Jamil dan anaknya akhirnya berhasil melepaskan Mahyudin dari cengkeraman buaya.

Buaya itu kemudian melarikan diri ke arah kerambah setelah gagal memangsa Mahyudin.

Setelah menyelamatkan Mahyudin, Jamal melihat luka robek cukup besar di kaki kanan Mahyudin, sementara kaki kiri Mahyudin juga mengalami luka.

Setelah berhasil menarik Mahyudin dari cengkeraman buaya, Jamil mengatakan, Mahyudin terlihat kelelahan dan bersandar di pagar pelantar.

Jamil juga melihat darah mengalir deras dari kaki Mahyudin. Warga kemudian membersihkan darah yang keluar dari luka di kaki korban.

Setelah mendapat penanganan awal, Mahyudin dibawa ke rumah sakit di Tanjungpinang.

Rudi, warga lainnya mengaku kaget saat mendengar teriakan minta tolong dari Mahyudin.

Saat itu, Rudi masih berada di sampannya di laut.

Ia mencoba mengarahkan senter ke arah kerambah dan melihat buaya muncul di dekat kerambah dengan mata yang besar.

Warga lainnya mengaku, buaya hitam tersebut memang sering muncul di laut dan belakangan ini sering terlihat di perairan dekat pemukiman warga.

Ia mengatakan, populasi buaya di perairan mereka semakin meningkat dan berharap buaya tersebut dapat segera ditangkap sehingga tak meresahkan warga yang sebagian bermatapencaharian sebagai nelayan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Nelayan di Bintan Diterkam Buaya saat Hendak Melaut pertama kali tampil pada Kepri.

Dinas Marga Langsung Jawab Keluhan Warga Tanjunguncang, Soal Lampu Jalan Minin

0
Dinas Bina Marga Pemko Tanjungpinang langsung melakukan perbaikan lampu jalan rusak di daerah Tanjunguncang, Selasa (27/5). f.eusebius sara

batampos-Menanggapi keluhan warga Tanjunguncang yang minimnya lampu penerangan jalan hidup di malam hari, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam langsung bergerak cepat.

Kepala Seksi Penanganan PJU, Gatot Marwanto, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.

BACA JUGA: Minim Warga Tanjunguncang Keluhkan Jalan Gelap

“Setelah kami terima laporan, tim langsung turun ke lapangan. Ada enam tiang lampu yang rusak dan sudah kami perbaiki. Sekarang semuanya sudah diaktifkan kembali,” ungkap Gatot.

Gatot juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi PJU di wilayah rawan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang. Ia berharap warga dapat segera melapor bila ada kerusakan PJU di wilayah lain. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Dinas Marga Langsung Jawab Keluhan Warga Tanjunguncang, Soal Lampu Jalan Minin pertama kali tampil pada Metropolis.

Minim Warga Tanjunguncang Keluhkan Jalan Gelap

0
Suasana jalan di daerah Tanjunguncang yang gelap di malam hari karena minimnya lampu jalan yang hidup. f.eusebius

batampos— Warga Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji keluhkan kondisi jalan yang gelap gulita menuju kawasan galangan kapal di wilayah mereka.

Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di lokasi tersebut, terutama di malam hari, dinilai membahayakan pengguna jalan yang melintas, terutama pengendara roda dua.

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh Ummar, warga sekitar. Ia menyebut bahwa lampu jalan di sekitar simpang PT Jaya Asiatec dan PT Wasco kerap mati, bahkan sudah lama tidak berfungsi.

BACA JUGA: Lampu Flyover Laluan Madani Berkedip Tak Menentu, Pengendara Terganggu

“Setiap malam selalu saja ada kejadian kecelakaan. Hampir setiap hari. Jalannya menurun dan gelap, sangat rawan,” ujar Ummar.

Menurut warga, jalur tersebut termasuk salah satu jalur padat karena digunakan oleh banyak kendaraan besar dan pekerja galangan kapal. Namun, selain gelap, kondisi jalan juga tidak mendukung karena bergelombang, rusak, serta terdapat tikungan dan turunan tajam yang disebut-sebut sering menjebak pengendara.

“Bahkan ada tiang-tiang lampu yang berdiri tapi tidak dipasangi lampu. Kami tidak tahu apa masalahnya, tapi ini sudah terlalu lama dan sangat berisiko,” tambah Ummar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Minim Warga Tanjunguncang Keluhkan Jalan Gelap pertama kali tampil pada Metropolis.

Anambas Dilanca Cuaca Ekstrem, Suhu Panas Capai 34 Derajat Celcius, BMKG Imbau Warga Jangan Bakar-Bakar di Lahan Terbuka

0
Prakirawan BMKG Tarempa, Raja Rekhsa Utami. f.ihsan

batampos– Kabupaten Anambas sejak satu pekan ini dilanda cuaca panas yang ekstrem dengan suhu mencapai 34 derajat celcius.

Kondisi ini membuat warga yang beraktifitas di lapangan menjadi berkeringat dan mudah dehidrasi.

Prakirawan Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa, Raja Rekhsa Utami mengatakan fenomena ini terjadi karena Anambas sedang memasuki musim pancaroba.

BACA JUGA: BPBD Anambas Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem 

“Kalau minggu lalu kan tidak ada hujan, cuaca panas suhu 34 derajat itu sudah ekstrem. Tapi sejak kemarin kan ada turun hujan dua kali, berkurang sedikit suhunya jadi 33 derajat,” kata Rekhsa, saat dijumpai batampos, Senin, (26/5).

Selain itu, faktor global dan regional pertumbuhan awan hujan yang tidak mendukung ditambah lagi awan kolumbus yang ditengah-tengah matahari.

“Penyebab lain ya karena angin bertiup dari arah selatan. Ini juga menjadi penyebab Anambas dilanda hujan secara singkat sejak kemarin (Minggu),” ungkap Rekhsa.

Ia juga memprediksi Anambas akan memasuki musim kemarau pada Juni hingga September mendatang.

“Kami imbau warga untuk menjaga kesehatan dan mengurangi bakar sampah di lahan terbuka untuk menghindari kebakaran,” pungkas Rekhsa. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Anambas Dilanca Cuaca Ekstrem, Suhu Panas Capai 34 Derajat Celcius, BMKG Imbau Warga Jangan Bakar-Bakar di Lahan Terbuka pertama kali tampil pada Kepri.