Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 197

Kasus Lambung dan Diare Dominasi Pasien IGD RSUD Muhammad Sani Selama Libur Lebaran

0
IGD RSUD Muhammad Sani siaga 24 jam dan tetap melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos

batampos – Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Muhammad Sani Karimun tetap berjalan normal selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah kunjungan pasien pun terpantau stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Direktur RSUD Muhammad Sani, dr Dedi Abrianto, mengatakan layanan IGD tetap siaga 24 jam meski pelayanan poli tutup selama libur Lebaran.

“Pelayanan kesehatan harus tetap berjalan. Karena kondisi sakit tidak bisa diprediksi,” ujarnya, Selasa (24/3).

Berdasarkan data IGD, jumlah pasien pada Rabu (18/3) tercatat 65 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 80 pasien pada Kamis (19/3). Sementara pada Jumat (20/3) dan Sabtu (21/3), total kunjungan mencapai 145 pasien.

Puncak kunjungan terjadi pada H+1 Lebaran, Minggu (22/3), dengan jumlah pasien sebanyak 99 orang. Sedangkan pada H+2, Senin (23/3) hingga pukul 17.00 WIB, tercatat 60 pasien datang untuk mendapatkan penanganan medis.

Meski demikian, secara umum jumlah kunjungan dinilai masih dalam batas normal dan tidak jauh berbeda dengan hari biasa.

Dedi mengungkapkan, mayoritas pasien yang datang ke IGD mengeluhkan gangguan pencernaan, seperti sakit lambung dan diare.

“Kemungkinan besar dipicu pola makan yang berubah setelah Ramadan,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan selama masa libur Lebaran, termasuk menghindari konsumsi makanan berlebihan atau terlalu pedas setelah sebulan berpuasa.

Dengan layanan IGD yang tetap optimal, RSUD Muhammad Sani memastikan kebutuhan layanan darurat masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur panjang Lebaran. (*)

Artikel Kasus Lambung dan Diare Dominasi Pasien IGD RSUD Muhammad Sani Selama Libur Lebaran pertama kali tampil pada Kepri.

Menumpuk Saat Periode Lebaran, Warga Diminta Tingkatkan Kepatuhan Buang Sampah

0
Sampah di pinggir jalan Seibinti Sagulung. F.Eusebius Sara

batampos – Tumpukan sampah di sejumlah titik di Kecamatan Sagulung, Batam, kian mengkhawatirkan selama periode Lebaran. Di Jalan Seibinti, tepatnya dekat kawasan Candi Bantar, sampah terlihat semakin meluber hingga ke ruas jalan, mengganggu aktivitas pengguna jalan dan warga sekitar.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Seilekop, khususnya di sekitar galangan kapal. Tumpukan sampah di wilayah ini semakin banyak dan memanjang di sepanjang jalan, menciptakan pemandangan kumuh yang belum juga teratasi hingga kini.

Mayoritas sampah yang menumpuk didominasi oleh sampah rumah tangga. Peningkatan volume sampah selama momen Lebaran disebut menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi di lapangan.

Warga menyebut tonase sampah meningkat signifikan dibanding hari biasa. Aktivitas rumah tangga yang meningkat, ditambah keterbatasan pengangkutan, membuat sampah cepat menumpuk di berbagai titik, termasuk di lokasi pembuangan liar.

Baca Juga: Lonjakan Arus Balik Belum Terjadi, Pergerakan Penumpang di Pelabuhan Domestik Batam Stabil

Haris, warga Sagulung, mengatakan kondisi penumpukan sampah saat ini jauh lebih parah dibanding hari-hari biasa. Ia mengaku khawatir jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah akan semakin meluas.

“Sekarang ini makin banyak, apalagi selama Lebaran. Sampah rumah tangga paling dominan, cepat sekali menumpuk,” ujarnya.

Ia juga menilai selain keterbatasan armada, kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah pada tempat dan waktu yang ditentukan masih rendah. Menurutnya, masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan sehingga memperparah kondisi.

“Kalau masyarakat tidak disiplin, mau diangkut sebanyak apa pun tetap akan menumpuk lagi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Rina, warga Batuaji. Ia menilai perlu adanya kesadaran bersama agar persoalan sampah tidak terus berulang setiap tahun, terutama saat momen Lebaran.

“Banyak yang buang sampah sembarangan, akhirnya jadi menumpuk di pinggir jalan.Harus ada kesadaran dari kita juga,” katanya.

Menurut Rina, selain penanganan dari pemerintah, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap ada pengawasan dan penegakan aturan agar masyarakat lebih patuh dalam membuang sampah.

Baca Juga: Produk Timah Solder Batam Tembus Pasar India

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya mengakui persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Kota Batam. Ia menjelaskan, peningkatan volume sampah kerap terjadi pada momen tertentu seperti Lebaran, sehingga membutuhkan penanganan ekstra.

Amsakar juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur yang saat ini sudah menampung sekitar 7,5 juta ton sampah dengan ketinggian mencapai 20 meter. “Kadang satu mobil sampah butuh waktu hingga dua jam untuk membuang karena antrean panjang di TPA,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam pengelolaan sampah agar beban penanganan tidak semakin berat.(*)

 

Artikel Menumpuk Saat Periode Lebaran, Warga Diminta Tingkatkan Kepatuhan Buang Sampah pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang Bandara RHF Tembus 8.236 Orang, Naik 7,5 Persen Saat Mudik

0
Aktivitasi Penumpang di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (24/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Trafik penumpang di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang selama masa mudik Idulfitri 1447 Hijriah menunjukkan tren peningkatan. Dalam 10 hari terakhir, jumlah penumpang tercatat mencapai 8.236 orang.

Angka tersebut naik sekitar 7,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata pergerakan penumpang harian berada di kisaran 600 orang.

Airport Security Rescue and Fire Fighting Department Head Bandara RHF, Abdul Rahman Ramadhon, mengatakan bandara tersebut menjadi salah satu kontributor signifikan trafik penumpang di Regional 3 Angkasa Pura.

“Dari total 62.499 penumpang di Regional 3, sekitar 22,5 persen berasal dari Bandara RHF Tanjungpinang,” ujarnya, Selasa (24/3).

Peningkatan penumpang mulai terlihat pada H-2 Lebaran atau 18 Maret, dengan jumlah penumpang mencapai 608 orang dalam sehari.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, maskapai yang melayani rute Tanjungpinang, seperti Batik Air dan Susi Air, telah menambah penerbangan ekstra (extra flight).

Penambahan penerbangan juga akan kembali dilakukan pada periode arus balik, yakni 26 hingga 28 Maret 2026.

“Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 26 Maret dengan jumlah penumpang sekitar 1.000 orang,” jelas Abdul.

Dengan adanya tambahan penerbangan, diharapkan seluruh kebutuhan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran dapat terlayani dengan optimal. (*)

Artikel Penumpang Bandara RHF Tembus 8.236 Orang, Naik 7,5 Persen Saat Mudik pertama kali tampil pada Kepri.

Pasar Tarempa Kembali Ramai Usai Lebaran, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih

0
Suasana Pasar Tarempa sudah mulai terlihat aktifitas ekonomi, sejumlah toko kembali buka pasca libur Lebaran. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Aktivitas perekonomian di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, mulai kembali bergerak pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah pedagang dan masyarakat tampak kembali beraktivitas setelah libur Lebaran.

Pantauan di Pasar Tarempa, Selasa (24/3), menunjukkan suasana pasar mulai ramai sejak pagi. Warga berdatangan untuk berbelanja kebutuhan pokok yang sempat tertunda selama hari raya.

Sejumlah toko dan ruko yang sebelumnya tutup kini mulai beroperasi kembali, meski belum seluruhnya aktif. Aktivitas jual beli pun terlihat berjalan lancar.

Masyarakat tampak membeli berbagai kebutuhan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga kebutuhan dapur lainnya untuk mengisi kembali stok rumah tangga.

Selain sembako, permintaan terhadap perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan harian juga mulai meningkat seiring normalnya aktivitas warga.

Salah satu minimarket di kawasan tersebut bahkan tetap buka sejak hari pertama Lebaran untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok.

“Kami tetap buka saat Lebaran agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari,” ujar Ahua, penjaga minimarket.

Di sisi lain, sebagian pedagang memilih libur sementara untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga. Salah satunya Sucito, pedagang suku cadang mesin pompong, yang baru kembali membuka tokonya setelah dua hari tutup.

“Sekarang sudah waktunya buka lagi. Kalau terlalu lama tutup, kasihan juga masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia mengaku memanfaatkan dua hari pertama Lebaran untuk bersilaturahmi, meski sebagai perantau ia tidak memiliki banyak keluarga di Tarempa.

Dengan mulai normalnya aktivitas perdagangan, perekonomian di Tarempa diharapkan terus bergerak stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pasca Lebaran. (*)

Artikel Pasar Tarempa Kembali Ramai Usai Lebaran, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih pertama kali tampil pada Kepri.

Cegah Bunuh Diri di Jembatan Barelang, Polisi Tingkatkan Patroli dan Imbauan

0
Personel Polsek Galang bersama warga turun ke lokasi di Jembatan 5 Barelang untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pencarian korban, Senin (23/3).

batampos – Kasus dugaan bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Barelang kembali terjadi. Seorang pria dilaporkan nekat melompat dari Jembatan 5 Barelang dan ditemukan dalam keadaan meninggal.

Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, mengatakan pihaknya bersama tim terkait melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian setelah menerima informasi adanya pria yang lompat dari Jembatan 5 Barelang.

“Untuk identitasnya belum bisa kita pastikan, namun di tempat kejadian perkara ditemukan identitas berupa SIM,” ujarnya, Selasa (24/3).

Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian, Nusyirwan Korban Loncat dari Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

Selain fokus pada pencarian korban, kepolisian juga meningkatkan langkah pencegahan guna mengantisipasi kejadian serupa terulang di kawasan Jembatan Barelang yang dikenal sebagai salah satu titik rawan.

“Kita sudah rutin melakukan patroli, khususnya di lokasi-lokasi rawan, serta memberikan imbauan kepada para pengunjung,” kata Hendrizal.

Upaya serupa juga dilakukan jajaran Polsek Sagulung. Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, menyebut pihaknya mengintensifkan patroli dan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung di area jembatan.

Baca Juga: Remaja Tenggelam di Danau Biru Nongsa, Ditemukan Meninggal Dunia

“Patroli dilakukan secara rutin dengan mendatangi pengunjung dan memberikan imbauan. Personel juga diinstruksikan untuk mengawasi agar tidak ada yang melewati pagar pembatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan petugas Ditpam BP Batam serta pedagang di sekitar lokasi untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan.

“Kami mengimbau apabila ada hal mencurigakan, segera lakukan tindakan penyelamatan atau hubungi pihak kepolisian,” tutupnya.(*)

Artikel Cegah Bunuh Diri di Jembatan Barelang, Polisi Tingkatkan Patroli dan Imbauan pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiket KM Bukit Raya Kijang–Anambas Habis, Penumpang Dialihkan Lewat Belinyu

0
KM Bukit Raya sedang sandar di Pelabuhan Tarempa, Kepulauan Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Lonjakan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa. Tiket kapal KM Bukit Raya rute Kijang menuju Kabupaten Kepulauan Anambas untuk keberangkatan 30 Mei 2026 dilaporkan habis terjual.

Berdasarkan pantauan di aplikasi Pelni Mobile pada Selasa (24/3), seluruh kursi untuk rute tersebut sudah tidak tersedia. Kondisi ini membuat calon penumpang kesulitan mendapatkan tiket, meski telah mencoba berkali-kali melalui kanal resmi.

“Saya sudah coba berkali-kali, tapi tiketnya tetap tidak ada,” ujar Fandi, salah seorang calon penumpang.

Tak hanya KM Bukit Raya, tiket sejumlah kapal ferry seperti MV Seven Star Island dan MV VOC Batavia juga dilaporkan ludes hingga awal April 2026. Kondisi ini mempersempit pilihan transportasi bagi masyarakat yang hendak kembali ke Anambas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, membenarkan bahwa tiket rute Kijang–Anambas telah habis. Namun, ia memastikan masih ada solusi alternatif bagi penumpang.

Calon penumpang disarankan membeli tiket dengan rute Belinyu menuju Anambas. Skema ini memungkinkan penumpang tetap dapat naik kapal dari Pelabuhan Kijang sebagai penumpang lanjutan.

“Silakan beli tiket dari Belinyu. Nanti di Kijang cukup lapor ke petugas sebagai penumpang lanjutan,” jelas Putra.

Ia menambahkan, penumpang wajib melakukan check-in online maksimal sehari sebelum keberangkatan. Saat berada di pelabuhan, penumpang cukup menunjukkan identitas diri dan bukti check-in kepada petugas.

KM Bukit Raya sendiri memiliki kapasitas maksimal 1.456 penumpang sesuai dispensasi Syahbandar. Jumlah penumpang yang dapat naik dari Kijang bergantung pada sisa kuota setelah penumpang lanjutan dari pelabuhan sebelumnya.

Untuk tarif, tiket rute Belinyu–Tarempa dibanderol sekitar Rp243 ribu, sedikit lebih tinggi dibandingkan rute Kijang–Tarempa yang berkisar Rp215 ribu.

Pelni mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan dan penipuan di tengah tingginya permintaan saat arus mudik dan balik Lebaran. (*)

Artikel Tiket KM Bukit Raya Kijang–Anambas Habis, Penumpang Dialihkan Lewat Belinyu pertama kali tampil pada Kepri.

Produk Timah Solder Batam Tembus Pasar India

0
Momen pelepasan ekspor produk Timah Solder Batam ke India. F.Istimewa

batampos – BP Batam terus mendorong penguatan investasi manufaktur bernilai tambah di tengah dinamika geopolitik dan pergeseran rantai pasok global. Upaya tersebut tercermin dalam kegiatan pelepasan ekspor timah solder oleh PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA) di Kawasan Industri Tunas Prima, Nongsa, Kamis (12/3) lalu.

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan, Batam perlu memastikan investasi tidak berhenti pada tahap pembangunan fasilitas semata, melainkan berlanjut hingga produksi, hilirisasi, dan ekspor.

“Di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global, Batam harus mampu memosisikan diri sebagai basis industri yang adaptif, efisien, dan siap ekspor. Momentum pertumbuhan ekonomi yang menguat harus diubah menjadi ekspansi industri bernilai tambah yang nyata,” kata dia.

Baca Juga: Batam Uji Coba Sweeper Truck, Debu Jalanan Disapu Mesin

Kegiatan pelepasan ekspor itu dilakukan untuk pengiriman produk timah solder Batam ke pasar India. Agenda ini mencerminkan peningkatan kapasitas Batam dalam menarik investasi yang tidak hanya terealisasi di atas kertas, tetapi juga berjalan hingga tahap produksi dan menembus pasar internasional.

Data pertumbuhan ekonomi turut memperkuat optimisme tersebut. Pada triwulan IV 2025, ekonomi Batam tumbuh sebesar 7,49 persen secara tahunan (year-on-year). Capaian itu menunjukkan daya tahan sekaligus daya saing Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi di wilayah barat Indonesia.

PT Solder Tin Andalan Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di sektor hilirisasi timah. Kehadirannya dinilai turut memperkuat struktur industri daerah, sekaligus memperluas keterhubungan Batam dengan rantai pasok global, khususnya pada sektor manufaktur dan elektronik.

Direktur PT Solder Tin Andalan Indonesia, An Sadiano, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BP Batam dalam pengembangan industri hilir.

Baca Juga: Sinyal El Nino Mulai Terbaca, Kemarau Datang Bertahap

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan BP Batam yang telah memberikan perhatian dan dorongan bagi pengembangan industri kami. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam membangun iklim usaha yang kondusif, sehingga perusahaan dapat tumbuh, berproduksi, dan berkontribusi bagi penguatan ekspor dari Batam,” katanya.

BP Batam memandang kegiatan ekspor tersebut sebagai bagian dari perkembangan investasi hilir yang mulai bertransformasi menjadi produksi riil dan memiliki akses pasar internasional. Selain itu, keberadaan industri seperti STANIA turut memperkuat posisi Batam sebagai basis produksi yang kompetitif.

Sejumlah faktor dinilai mendukung posisi tersebut, antara lain kedekatan geografis dengan Singapura, kesiapan kawasan industri, serta konektivitas logistik yang memadai. Kondisi ini dinilai relevan bagi perusahaan global yang semakin selektif dalam menentukan lokasi investasi dan produksi.(*)

Artikel Produk Timah Solder Batam Tembus Pasar India pertama kali tampil pada Metropolis.

Filipina Darurat Energi 1 Tahun, Imbas Konflik Timur Tengah dan Lonjakan Harga Minyak

0
Presiden Ferdinand Marcos Jr. (x.com/BRICStracker)

batampos – Pemerintah Filipina resmi menetapkan status darurat energi nasional selama satu tahun.

Keputusaan ini diumumkan Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada Selasa (24/3), sebagai respon terhadap ancaman serius terhadap pasokan energi negara.

Melansir reuters.com, langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah yang memicu ketidakstabilan pasar energi global dan lonjakan harga minyak dunia.

Pemerintah Filipina menyebut kondisi global saat ini menimbulkan bahaya nyata terhadap ketahanan energi nasional.

Negara sangat bergantung pada impor minyak, sehingga rentan terhadap gangguan pasokan global.

Jalur distribusi penting seperti Selat Hormuz berisiko terganggu akibat konflik yang dapat memperburuk krisis energi di kawasan.

Cadangan bahan bakar Filipina saat ini diperkirakan hanya cukup untuk sekitar 45 hari konsumsi.

Status darurat energi akan berlaku selama satu tahun dengan memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah untuk mengambil langkah cepat.

Pemerintah diberi kewenangan khusus, dikutip dari Reuters:

– Mempercepat pengadaan energi dengan membeli minyak lebih cepat bahkan dengan pembayaran di muka.
– Penghematan energi nasional melalui kebijakan kerja 4 hari seminggu untuk mengurangi konsumsi BBM dan listrik.
– Pembentukan komite khusus yang mengawasi distribusi BBM, makanan, dan obat – obatan.
– Pembatasan aktivitas perjalanan dinas dan aktivitas non esensial.

Lonjakan harga bahan bakar mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah kelompok transportasi bahkan berencana melakukan aksi protes terhadap kenaikan harga energi.

Pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi pekerja sektor transportasi serta langkah antisipasi terhadap inflasi yang berpotensi meningkat tajam.(*)

Artikel Filipina Darurat Energi 1 Tahun, Imbas Konflik Timur Tengah dan Lonjakan Harga Minyak pertama kali tampil pada News.

Lonjakan Arus Balik Belum Terjadi, Pergerakan Penumpang di Pelabuhan Domestik Batam Stabil

0
Suasana di Pelabuhan Domestik Sekupang beberapa waktu lalu. F.Rengga Yuliandra

batampos – Pergerakan arus balik penumpang di pelabuhan domestik Batam hingga kini masih terpantau dalam kondisi relatif landai. Otoritas pelabuhan memperkirakan peningkatan jumlah penumpang baru akan terjadi menjelang akhir masa libur.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyampaikan, berdasarkan pemantauan sementara, belum terlihat lonjakan signifikan pada arus balik penumpang.

“Untuk saat ini, pergerakan arus balik penumpang di pelabuhan-pelabuhan domestik Batam masih terpantau relatif normal dan belum terjadi lonjakan yang signifikan,” katanya, Selasa (24/3).

Baca Juga: Trafik Penerbangan Hang Nadim Naik, Puncak Arus Balik Diprediksi 28 Maret

Ia menjelaskan, tren peningkatan diprediksi mulai terlihat pada 28 Maret, seiring dengan berakhirnya masa libur masyarakat di berbagai daerah.

“Lonjakan arus balik diperkirakan mulai terjadi pada tanggal 28 Maret, seiring dengan berakhirnya masa libur masyarakat,” kata dia.

Berdasarkan data sementara hingga 22 Maret, jumlah penumpang yang berangkat dari Batam tercatat sebanyak 159.997 orang, sementara penumpang yang tiba mencapai 94.309 orang. Dengan demikian, total pergerakan penumpang di pelabuhan domestik Batam mencapai 254.306 orang.

Baca Juga: Arus Penumpang Pelabuhan Batam Centre Meningkat Pasca Lebaran

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 1,2 persen. Peningkatan ini mencerminkan bertambahnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut selama periode libur.(*)

Artikel Lonjakan Arus Balik Belum Terjadi, Pergerakan Penumpang di Pelabuhan Domestik Batam Stabil pertama kali tampil pada Metropolis.

Remaja Tenggelam di Danau Biru Nongsa, Ditemukan Meninggal Dunia

0
Yoga Pangestu (15) korban tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

batampos – Seorang remaja laki-laki bernama Yoga Pangestu (15) dilaporkan tenggelam di sebuah danau di wilayah Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (25/3) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian, yang langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Salah seorang warga di sekitar lokasi Rasid menyebutkan, korban sebelumnya sempat terlihat bersama teman-temannya. Mereka diketahui beraktivitas sejak subuh sebelum akhirnya menuju kawasan danau untuk berenang.

“Katanya habis salat subuh mereka ke pantai Nongsa, lalu lanjut ke danau. Di situ korban ikut berenang, tapi memang belum bisa berenang,” ujarnya.

Saat berenang, korban diduga tenggelam karena tidak mampu berenang. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan menghilang ke dasar danau.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian. Proses pencarian berlangsung beberapa jam hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 09.40 WIB.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diduga terjebak di dasar lumpur danau,” tambah warga lainnya.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap saksi-saksi serta memastikan kronologi kejadian secara lengkap.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat berada di lokasi berbahaya seperti perairan terbuka. (*)

Artikel Remaja Tenggelam di Danau Biru Nongsa, Ditemukan Meninggal Dunia pertama kali tampil pada Metropolis.