Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1978

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2025

0
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bertrmu dengan Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Sumardji selaku Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI. (Dok. PSSI)

batampos – Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala AFF U-23 2025. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, setelah sebelumnya ramai diberitakan oleh akun media sosial @theaseanfootball, yang menyebut bahwa Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) telah memilih Indonesia sebagai penyelenggara turnamen.

“Kejuaraan ASEAN U-23 2025 akan digelar di Indonesia! Menurut pengumuman terbaru dari AFF,” tulis @theaseanfootball. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 31 Juli 2025.

Penunjukan ini menandai momen penting bagi Indonesia karena pada tahun 2011 sebenarnya sudah sempat ditunjuk sebagai tuan rumah, namun ajang saat itu dibatalkan. Kini, kesempatan emas itu kembali hadir dan menjadi momentum kebangkitan Garuda Muda yang pada edisi sebelumnya, 2023, harus puas menjadi runner-up usai kalah adu penalti 5-6 dari Vietnam di final.

Piala AFF U-23 2025 akan menjadi edisi keenam sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 2005. Sejauh ini, Vietnam menjadi negara tersukses dengan dua gelar juara (2005 dan 2022). Indonesia sendiri telah mengikuti dua edisi, yakni pada 2019 dan 2023.

Pada debutnya di 2019, Timnas U-23 Indonesia langsung membuat sejarah dengan keluar sebagai juara setelah menumbangkan Thailand 2-1 di final lewat gol Sani Rizki dan Osvaldo Haay di bawah arahan pelatih Indra Sjafri. Namun pada edisi 2022, skuad Garuda Muda absen akibat pandemi COVID-19 dan baru kembali tampil tahun lalu di bawah pelatih Shin Tae-yong.

Kini, tongkat kepelatihan Timnas U-23 beralih ke tangan Gerald Vanenburg, mantan bintang Ajax dan PSV Eindhoven asal Belanda. Pelatih berusia 60 tahun itu diharapkan bisa membawa Timnas U-23 meraih hasil maksimal, sekaligus menjadikan Piala AFF U-23 2025 sebagai ajang pemanasan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan SEA Games 2025.

Dengan status sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 tentu mengemban ekspektasi besar dari publik. Selain faktor teknis dan persiapan tim, dukungan penuh dari suporter Tanah Air bisa menjadi modal penting untuk mengulang sukses 2019 atau bahkan mencetak sejarah baru dengan menjuarai turnamen di kandang sendiri. (*)

Artikel Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Operasi Sunyi Sindikat Internasional Selundupkan Narkoba ke Kota Gurindam, Dijadikan Transit dan Lahan Subur Peredaran Narkotika

0

Kota Tanjungpinang yang berjulukan Kota Gurindam, dikenal sebagai tempat yang tenang, aman dan damai. Namun, di balik ketenangan itu, sindikat narkoba internasional justru diam-diam menjadikan Tanjungpinang sebagai target dan titik transit strategis dalam jaringan peredaran narkoba di Indonesia.

***

Dua kurir narkoba R dan A (kiri) dan bandar narkoba AP dan LA diamankan di Mapolresta Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Di balik deru ombak lautan yang tenang dan hiruk pikuk pelabuhan di Tanjungpinang yang tidak hentinya menggeliat, bandar narkoba sindikat internasional, mengendap-endap menyelundupkan narkoba lewat jalur laut.

Kota Tanjungpinang juga dianggap ideal oleh sindikat narkoba internasional karena letaknya yang strategis dan adanya pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang belum terawasi secara maksimal. Kondisi ini menjadi celah lebar bagi para penyelundup narkoba untuk menjadikan Tanjungpinang sebagai lahan subur peredaran narkotika.

Saat penyelundupan terjadi, tidak ada suara sirene atau baku tembak, gerilya sindikat narkoba internasional ini berjalan senyap, nyaris tanpa jejak. Barang haram itu tiba dari Malaysia dalam bentuk paket kecil dan beredar di Tanjungpinang.

Semua barang haram yang berasal dari negeri jiran tersebut, dikemas rapi dan tidak mencolok. Namun sekali terungkap dan tertangkap, aroma busuknya sabu, langsung menyengat.

Modus penyelundupan yang dilakukan bandar narkoba sindikat internasional ini terus berubah. Dalam satu kasus yang terungkap pada Maret 2025 di Tanjungpinang, narkoba dari Malaysia sebanyak lebih kurang 10 kilogram, disembunyikan dalam koper.

Narkoba jenis sabu tersebut dibungkus rapi dalam kemasan teh Cina. Tentunya modus ini untuk mengelabui para petugas baik di kapal penumpang maupun saat di pelabuhan. Dengan leluasanya, kurir suruhan bandar narkoba sindikat internasional, membawa barang haram dari Malaysia tersebut ke Hotel Plaza di Tanjungpinang.

Namun akhirnya kebusukan tersebut tercium oleh pihak kepolisian. Kurir narkoba inisial R pun ditangkap tanpa perlawanan sebelum ia berangkat ke Jambi untuk membawa narkoba itu pada 15 Maret 2025. Setelah melakukan pengembangan, pihak kepolisian kemudian menangkap kurir narkoba lainnya insial A di Hotel Luminor Jambi pada 17 Maret 2025 lalu.

“Polisi menangkap kurir narkoba inisial R di Hotel Bintan Plaza. Saat penggeledahan di kamar hotel, polisi menemukan 10 paket sabu yang terbungkus plastik teh cina,” kata Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (16/4).

Kombes Hamam menjelaskan, dua kurir mengaku mendapatkan perintah mengambil 10 kilogram sabu dari Malaysia. Perintah tersebut datang dari seorang bandar narkoba inisial B yang berada di Jambi.

“Kurir R mendapatkan upah Rp20 juta dari bandar. Sedangkan kurir A mendapatkan upah Rp 15 juta dari bandar narkoba,” ungkap Hamam.

Kapolresta menegaskan, barang bukti lebih kurang 10 kilogram sabu itu, telah dimusnahkan dengan cara direbus dengan air mendidih lalu dibuang ke tempat pembuangan.

“Barang bukti seberat 10 kg dari dua tersangka kurir narkoba ini kalau ditafsirkan seharga Rp4 miliar,” ungkap Hamam.

Kapolresta mengklaim bahwa dari keberhasilan pengungkapan kasus narkoba 10 kilogram ini, dapat menyelematkan sebanyak 50 ribu orang di Tanjungpinang.

“Pemusnahan ini sudah sesuai prosedur, termasuk juga dari hasil penetapan oleh Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” tegasnya.

Modus penyelundupan lainnya juga dilakukan oleh sindikat narkoba internasional. Terbaru, dalam satu kasus yang terungkap pada April 2025 di Tanjungpinang, bandar narkoba mengambil langsung paket-paket kecil narkoba di Malaysia.

Bandar narkoba membawanya dengan menumpang kapal penumpang jurusan Malaysia-Tanjungpinang. Namun sebelum tiba di pelabuhan di Tanjungpinang, bandar narkoba mengendap-endap membuang barang haram yang telah terbungkus rapi itu ke lautan.

Bandar narkoba lainnya menggunakan sampan, telah menunggu di lautan. Mendapatkan kode bahwa barang haram tersebut telah dibuang ke laut, ia pun dengan leluasa mengambil lalu membawanya ke Kampung Bugis Tanjungpinang.

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Rio Sianturi, menjelaskan dua bandar narkoba ditangkap pada 7 April 2025 lalu. Keduanya sempat mengedarkan beberapa paket sabu tersebut di Tanjungpinang.

“Tersangka AP yang mengambil langsung sabu di Malaysia. Setelah AP membuang sabu di lautan dekat Tanjungpinang, tersangka LA yang mengambil sabu tersebut di lautan,” ungkap Rio di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (16/4).

Kepada polisi, tersangka AP mengaku telah beberapa kali membawa narkoba dari Malaysia masuk ke Tanjungpinang dengan menggunakan modus membuat narkoba ke lautan. Sementara tersangka LA mengaku baru pertama kali mengedarkan barang haram tersebut di Tanjungpinang.

“Tersangka AP ini residivis yang telah beberapa kali keluar masuk penjara. Sementara LA mengaku baru pertama kali menjalankan bisnis narkoba,” jelas Rio.

Ironisnya, banyak yang terlibat dalam sindikat narkoba internasional justru tidak sepenuhnya menyadari bahwa ia telah menjadi bagian dari rantai gelap penyelundupan narkoba.

Iming-iming uang cepat dari sindikat narkoba internasional dan tekanan ekonomi membuat banyak yang nekat menerima tawaran menggiurkan menjadi bandar dan kurir narkoba.

“Pastinya tekanan dan motif ekonomi yang membuat mereka (dua tersangka) terlibat dalam dalam peredaran narkoba ini,” ujar Rio.

Atas perbuatannya, dua bandar narkoba beserta dua kurir tersebut, dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dua tersangka terancam pidana 20 tahun penjara hingga pidana penjara seumur hidup.

“Kasus ini masih pengembangan lebih lanjut. Saat ini kami masih memburu seorang bandar narkoba inisial S yang merupakan rekan dua tersangka,” tegas Kasat.

Sinergitas dan Tantangan Berat Memberantas Narkoba

Operasi sunyi para penyelundup ini tidak hanya mengancam generasi muda, tetapi juga menggoyang sendi sosial dan ekonomi. Jika tidak segera dihentikan dan diberantas, Tanjungpinang bisa berubah dari kota perbatasan yang damai menjadi transit utama barang haram lintas negara.

Tanjungpinang adalah rumah bagi ribuan keluarga yang menginginkan kehidupan damai dan masa depan cerah bagi anak-anak dan generasi muda. Di tengah gempuran arus narkotika, hanya dengan sinergi antara aparat, masyarakat, dan pemerintah, ancaman ini bisa dibendung.

Oleh karena itu, masyarakat, aparat, dan pemerintah harus bersatu dan tidak tinggal diam menghadapi tantangan berat tersebut. Tidak hanya itu, melawan sindikat narkoba internasional bukan hanya tugas penegak hukum, tetapi juga panggilan nurani untuk menyelamatkan masa depan.

“Di Kota Tanjungpinang yang aman ini tentu masyarakat terselamatkan dari barang haram tersebut, karena kepolisian telah berhasil mengungkap dan memusnahkannya,” kata Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat di Mapolresta Tanjungpinang.

Sekda juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor ke aparat penegak hukum terutama kepolisian, jika mengetahui adanya informasi terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Karena kota ini jadi jalur transit (narkoba) dari luar negeri, maka ini bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama,” tutupnya. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Operasi Sunyi Sindikat Internasional Selundupkan Narkoba ke Kota Gurindam, Dijadikan Transit dan Lahan Subur Peredaran Narkotika pertama kali tampil pada Kepri.

Bangun Pagi Tak Lagi Sulit! Ini Rahasianya Biar Semangat

0
Ilustrasi

batampos – Banyak orang menganggap pagi hari adalah musuh terbesar mereka. Mata masih terasa berat, tubuh enggan bergerak, dan suara alarm malah menambah stres. Rasanya, ingin terus bersembunyi di balik selimut dan mengabaikan dunia luar.

Namun, tahukah Anda bahwa cara memulai pagi bisa memengaruhi keseluruhan hari? Saat pagi diawali dengan baik, energi dan suasana hati cenderung lebih stabil sepanjang hari.

Sebaliknya, pagi yang penuh rasa malas dan terburu-buru bisa membuat segalanya terasa kacau. Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana untuk mengubah pagi yang melelahkan menjadi waktu yang penuh semangat.

Tidak perlu menjadi “morning person” alami untuk bisa menikmati pagi hari. Dengan beberapa kebiasaan kecil, siapa pun bisa mulai mencintai pagi dan menjalani hari dengan lebih produktif. Dilansir dari laman yourtango.com, berikut adalah empat cara mudah untuk menjadikan diri lebih aktif dan bersemangat di pagi hari.

1. Gunakan Alarm yang Tepat

Salah satu tantangan terbesar di pagi hari adalah bangun tepat waktu. Jika sering terlambat atau bahkan tidak terbangun karena alarm yang kurang efektif, saatnya mencari solusi.

Ada berbagai jenis alarm yang dirancang khusus untuk memastikan seseorang benar-benar bangun. Misalnya, alarm yang mengharuskan berjalan beberapa langkah sebelum bisa dimatikan, atau alarm yang meminta penyelesaian soal matematika sederhana. Dengan cara ini, tubuh dipaksa untuk bergerak dan lebih cepat sadar. Salah satu aplikasi yang bisa dicoba adalah Alarmy, yang memiliki berbagai tantangan untuk membuat bangun pagi lebih mudah.

Jika tipe yang lebih menyukai pendekatan lembut, pertimbangkan alarm dengan suara alam atau simulasi cahaya matahari yang perlahan-lahan meningkat, sehingga otak lebih siap untuk bangun secara alami.

2. Ciptakan Rutinitas Pagi yang Konsisten

Memiliki rutinitas pagi yang jelas dapat membantu tubuh dan pikiran menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Rutinitas ini tidak harus rumit atau panjang, yang penting adalah konsistensinya.

Beberapa contoh aktivitas yang bisa dimasukkan dalam rutinitas pagi adalah:
  • Olahraga ringan seperti peregangan atau yoga untuk meningkatkan energi.
  • Membaca buku atau mendengarkan podcast inspiratif untuk mengisi pikiran dengan hal-hal positif.
  • Menuliskan rencana atau tujuan hari ini agar lebih fokus dan produktif.
Rutinitas yang menyenangkan akan membuat pagi terasa lebih berarti dan tidak lagi menakutkan. Yang terpenting, pilih aktivitas yang benar-benar memberikan manfaat dan tidak terasa seperti beban.
3. Siapkan Pagi yang Menyenangkan Sejak Malam Sebelumnya
Salah satu trik paling efektif untuk membuat pagi lebih mudah adalah mempersiapkannya sejak malam sebelumnya. Dengan begitu, tidak ada lagi kepanikan atau kebingungan di pagi hari.
Beberapa hal yang bisa disiapkan malam sebelumnya antara lain:
  • Menyiapkan pakaian agar tidak perlu membuang waktu memilih di pagi hari.
  • Menyusun daftar tugas atau prioritas agar tahu apa yang harus dilakukan begitu bangun.
  • Menata meja kerja atau tempat tidur sehingga pagi terasa lebih nyaman dan rapi.
Selain itu, menemukan sesuatu yang bisa dinantikan di pagi hari juga bisa menjadi motivasi untuk bangun lebih cepat. Misalnya, menyeduh kopi favorit, mendengarkan lagu-lagu penyemangat, atau menikmati momen tenang sebelum dunia menjadi sibuk.
4. Temukan Teman yang Bisa Membantu Tetap Konsisten
Perubahan kebiasaan akan lebih mudah dilakukan jika ada seseorang yang membantu menjaga akuntabilitas. Memiliki teman atau pasangan yang juga ingin membangun rutinitas pagi bisa menjadi motivasi tambahan.
Beberapa cara untuk tetap konsisten dengan bantuan orang lain:
  • Meminta teman untuk mengirim pesan atau menelepon sebagai “wake-up call”.
  • Berolahraga bersama di pagi hari, baik secara langsung maupun melalui video call.
  • Bergabung dalam komunitas atau grup yang mendukung kebiasaan bangun pagi.
Saat ada orang lain yang ikut serta, rasa tanggung jawab akan meningkat, dan kebiasaan baru lebih mudah terbentuk.
Pagi hari tidak harus menjadi waktu yang penuh perjuangan. Dengan sedikit perubahan dan kebiasaan yang tepat, pagi bisa menjadi momen yang dinantikan setiap hari.
Mulailah dengan menemukan alarm yang sesuai, membangun rutinitas pagi yang menyenangkan, mempersiapkan segalanya sejak malam sebelumnya, dan memiliki teman yang mendukung perjalanan ini. Tidak perlu perubahan drastis, cukup langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Jadi, apakah siap untuk mengubah pagi yang malas menjadi pagi yang penuh semangat? (*)

Artikel Bangun Pagi Tak Lagi Sulit! Ini Rahasianya Biar Semangat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bongkar Suap Hakim Tipikor, Kejagung Makin Dipercaya Masyarakat

0
Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga orang hakim sebagai tersangka kasus dugaan suap vonis lepas atau onslag perkara Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit. (Dok Kejagung)

batampos – Pengamat hukum Masriadi Pasaribu menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah membongkar praktik suap yang dilakukan hakim di Pengadilan Tipikor.

Masri mengatakan praktik rasuah oleh hakim yang disebut sebagai wakil Tuhan sangat berbahaya. Apalagi mereka yang terlibat hakim terpilih, khusus menangani perkara korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

”Miris jika hakim sudah korup, ini sangat berbahaya bagi sistem hukum dan keadilan. Sebab jelas hakim yang korup dapat mempengaruhi proses pengadilan dan menghasilkan keputusan yang tidak adil,” kata Masri dalam keterangan, Kamis (17/4).

”Ini sangat memprihatinkan. Hakim Tipikor seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam memberantas korupsi, namun jika mereka sendiri yang korup, itu dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum,” tambah Masriadi Pasaribu.

Masri menyebut sejumlah dampak akibat perilaku korup hakim. Pertama rusaknya kepercayaan masyarakat.

”Jika hakim Tipikor korup, masyarakat dapat kehilangan kepercayaan terhadap sistem hukum dan keadilan,” kata Masriadi Pasaribu.

Akibatnya bisa memunculkan korupsi yang lebih parah. Juga bisa disebut bentuk kegagalan Sistem Hukum. ”Hakim Tipikor korup, sistem hukum dapat gagal dalam menjalankan fungsinya untuk memberantas korupsi,” ucap Masriadi Pasaribu.

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) ini mengatakan, kasus suap telah mencoreng nama baik lembaga peradilan di Indonesia. Di mana ternyata banyak para hakim yang justru melaksanakan praktik haram dalam menjalankan tugas dan wewenang jabatan sebagai hakim.

Dia menilai dengan penanganan kasus pembongkaran praktik korupsi dan suap hakim oleh Kejaksaan Agung bisa meningkatkan kepercayaan publik pada lembaga tersebut, bahkan lebih baik ketimbang Polri maupun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

”Dengan dibongkarnya kasus-kasus yang melibatkan hakim sebagai pelaku yang nakal, akan membuat kepercayaan publik terhadap hukum dan keadilan meningkat. Hal ini menjadikan lembaga kejaksaan berada di depan KPK dan Polri dalam penanganan korupsi,” tutur Masriadi Pasaribu.

Kejagung menetapkan 7 tersangka, yakni WG (Wahyu Gunawan) selaku panitera muda perdata Pengadilan Negeri Jakarta Utara, MS selaku advokat, AR selaku advokat, dan MAN (Muhammad Arif Nuryanta) selaku Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Terbaru, Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tiga hakim sebagai tersangka. Tiga hakim tersebut DJU (Djuyamto), ASB (Agam Syarif Baharuddin), dan AM (Ali Muhtarom). Ketujuh tersangka diduga terlibat suap dan/atau gratifikasi terkait dengan putusan lepas (ontslag) perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. (*)

Artikel Bongkar Suap Hakim Tipikor, Kejagung Makin Dipercaya Masyarakat pertama kali tampil pada News.

Uang Muka Diambil, Proyek Tak Dikerjakan

0
Jhon Kampar, tersangka dugaan korupsi pembangunan dermaga Islamic Center (IC) Kundur resmi ditahan kejari Karimun. f,.sandi

batampos– Paska penetapan tersangka Rusmaidi alias Jhon Kampar oleh Kejaksaan Negeri Karimun, Senin (14/4) yang diduga terjadi tindak pidana korupsi proyek pembangunan Dermaga Islamic Centre di Kecamatan Kundur. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karimun Priandi Firdaus mengatakan, saat ini pihaknya baru menetapkan tersangka satu orang dan telah dititipkan di Rutan Kelas IIb Tanjung Balai Karimun. Dan terus dilakukan pengembangan kasus tersebut.

” Sebelum penetapan tersangka, sudah 16 orang kita mintai keterangan. Termasuk Direktur CV Rafanda Al Razak (RAR) inisial H,” terangnya, Rabu (16/4).

BACA JUGA: Jaksa Tahan Jon Kampar, Tersangka Korupsi Pembangunan Dermaga IC Kundur

Pembangunan dermaga Islamic Centre ini menggunakan dana APBD tahun 2024 sebesar Rp980 juta yang dimenangkan oleh CV RAR. Selanjutnya, dilakukan proses pencairan uang muka (DP) sebesar 30 persen atau Rp 294.800.000 kepada CV RAR.

” Dari keterangan pemilik rekening bank W (bukan rekening CV RAR), uang DP tersebut langsung diambil oleh tersangka,” tuturnya.

Dalam perjalanan, proyek tersebut tidak dikerjakan oleh tersangka. Melainkan, uang muka sebesar Rp 294.800.000 dipergunakan untuk membayar hutang. Sehingga, Dinas Perhubungan Karimun langsung memutuskan kontrak sebelum berakhir kepada CV RAR.

” Kalau dilihat progres pekerjaannya baru 0,2 persen. Hanya sebatas pembersihan lahan saja,” jelasnya.

Masih kata Priandi lagi, tersangka telah membuat perjanjian kepada direktur CV RAR akan memberikan fee setelah pekerjaan selesai. Namun, kenyataannya pekerjaan tersebut tidak kunjung dilaksanakan oleh tersangka.

” Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lagi. Apabila ada keterangan baru, bisa dalam proses sekarang maupun dalam persidangan nantinya,” tegasnya.

Atas perbuatan tersangka,dikenakan pasal Primair pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah serta ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi subsidiair pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999. (*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Uang Muka Diambil, Proyek Tak Dikerjakan pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Fokus Penataan 5 Kawasan Strategis, Li Claudia: Demi Iklim Investasi Lebih Baik

0

batampos – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, menyatakan komitmennya untuk membenahi penataan kota Batam demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan kondusif bagi para investor.

Penataan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan kawasan strategis nasional guna mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Kami ingin Batam lebih maju dan memberikan kenyamanan bagi para investor. Oleh sebab itu, aspek pelayanan perizinan dan berbagai kendala lain akan terus kita benahi,” ujar Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, Kamis (17/4/2025).

Dalam rapat internal terkait Program Kerja BP Batam Tahun 2025–2029, Li menyampaikan bahwa fokus pembangunan ke depan adalah pada pengembangan lima kawasan strategis dalam skema Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP).

Kelima kawasan tersebut mencakup :
1. Kawasan Teluk Tering
2. Jalan Lingkar Luar Jodoh–Tanjung Pinggir
3. Kawasan Hang Nadim Aerocity
4. DAM Baloi
5. Kawasan New Nagoya

Kawasan-kawasan ini dirancang untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan nilai lahan, serta menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang mendukung pertumbuhan investasi.

“Kami juga mendorong pelaku usaha agar ikut berkontribusi dalam mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.

Li Claudia juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi investor, guna menyelesaikan persoalan yang mungkin dihadapi dalam proses investasi.

“Jika ada kendala investasi di ranah BP Batam atau Pemerintah Kota, silakan datang langsung ke kami. Selama semua dokumen dan persyaratan lengkap, kami siap membantu dan menyelesaikannya,” pungkasnya. (DN)

Artikel BP Batam Fokus Penataan 5 Kawasan Strategis, Li Claudia: Demi Iklim Investasi Lebih Baik pertama kali tampil pada Metropolis.

Bicari, Identitas Korban Meninggal Setelah Ditabrak Pekerja Asing di Bintan

0
Polisi melakukan olah tempat kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya Galang Batang di Desa Gunung Kijang Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Senin (14/4/2024). f.satlantas Polres Bintan

batampos– Korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya Galang Batang, dekat PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, sudah diketahui identitasnya.

Berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP), korban adalah pria bernama Bicari, 50, warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Tedy Sinaga membenarkan, identitas korban sudah diketahui.

BACA JUGA: Pekerja Asing Tabrak Pengendara Motor di Bintan, Satu Orang Meninggal

Ia mengatakan, jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Anggota keluarganya sudah mengambil (jenazahnya) tadi pagi di rumah sakit,” ujar Tedy, Rabu (16/4/2025).

Lebih jauh, pihak Kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pekerja asing asal Tiongkok, Zhang Zhichao, 37 yang menabrak korban pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula saat mobil Honda Jazz BP 1754 TH yang dikemudikan oleh Zhang, yang bekerja sebagai juru masak, bergerak dari arah PT. BAI menuju ke arah Simpang KEK.

Kondisi jalan yang gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan diduga membuat  Zhang tidak menyadari ada korban yang mengendarai motor Honda Beat warna biru BP 2189 PH di depannya.

Zhang kemudian menabrak korban. Beberapa saat setelah kejadian, korban dilarikan ke rumah sakit.

Meski sempat ditangani, nyawa korban tidak tertolong. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Bicari, Identitas Korban Meninggal Setelah Ditabrak Pekerja Asing di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Progres Pergeseran Rempang Eco-City, 80 Kepala Keluarga Telah Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap 4 kepala keluarga asal Rempang ke hunian baru di Tanjung Banon, Kamis (17/4/2025).

Dengan penambahan ini, total warga terdampak yang telah menempati rumah baru mencapai 80 kepala keluarga.

Pergeseran terhadap warga terdampak ini merupakan bagian dari rencana Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City, yang menjadi langkah strategis pemerintah untuk menciptakan kawasan berdaya saing dan ramah investasi.

Deputi Bidang Pelayanan Umum sekaligus Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan hunian layak, infrastruktur memadai, dan fasilitas pendukung lainnya bagi masyarakat terdampak.

“Proses ini terus kami upayakan berjalan secara humanis dan berkeadilan, demi mewujudkan Rempang sebagai kawasan ekonomi masa depan,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat yang telah menempati hunian baru dapat hidup lebih nyaman dan produktif di lingkungan yang telah disiapkan.

Salah satu warga Sembulang, Efendi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak.

“Saya dan keluarga sangat berbahagia bisa pindah ke kediaman yang disediakan pemerintah. Semoga kehidupan kami bisa lebih baik lagi,” ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

Hal senada disampaikan oleh Yusuf, warga Pasir Merah, yang juga telah menempati hunian baru.

“Kami mohon agar pemerintah terus memperhatikan kami. Bagaimanapun, kami tetap mendukung program pemerintah, yang penting berdampak baik untuk orang banyak,” harapnya. (*)

Artikel Progres Pergeseran Rempang Eco-City, 80 Kepala Keluarga Telah Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon pertama kali tampil pada Metropolis.

375 Personel Gabungan BP Batam – Tim Terpadu Tertibkan Bangunan Ilegal di Lokasi KEK Nongsa

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Terhadap Bangunan Liar Kota Batam yang dipimpin oleh Kasubdit. Pengamanan Aset dan Obyek Vital BP Batam, Kombes Pol. S.A. Kurniawan menertibkan bangunan ilegal di lokasi rencana perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada Rabu (16/4/2025) pagi.

Dengan mengerahkan 375 personel gabungan dari Ditpam BP Batam, Satpol PP Pemko Batam, TNI-Polri, dan Kejaksaan Negeri Batam, bangunan ilegal tersebut berhasil ditertibkan dengan bantuan dua unit excavator.

Kurniawan dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa pendekatan persuasif dan seluruh prosedur peringatan sampai negosiasi telah dijalankan oleh pihaknya kepada pemilik bangunan ilegal namun tidak mencapai kesepakatan hingga hari ini harus dilakukan penertiban.

“Tahapan mulai dari pendekatan persuasif, Surat Peringatan (SP) satu, dua, dan tiga sebelumnya telah kami kirimkan kepada yang bersangkutan hingga kami berikan juga ruang untuk negosiasi kompensasi serta diskusi dengan Kepala BP Batam, namun pemilik bangunan ini tetap bersikeras dengan pendiriannya dan tidak dapat menunjukkan legalitas bangunan ini,” terang Kurniawan.

“Oleh karena itu, berdasarkan surat perintah bongkar yang kami terima, Ditpam BP Batam bersama Tim Terpadu segera melaksanakan penertiban ini sebagai upaya terakhir dari tahapan-tahapan sebelumnya yang telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Mengingat posisi bangunan ilegal ini berada di dalam lokasi rencana perluasan KEK Nongsa, Kurniawan menyampaikan pihaknya bersama Tim Terpadu berkomitmen melakukan penertiban sebagai upaya untuk mendukung kondusifitas iklim investasi di Batam.

“Karena lokasi bangunan ini berada di dalam lokasi rencana perluasan KEK Nongsa, kami disini hadir sebagai pemerintah untuk mendukung kelancaran dan kondusifitas iklim investasi di Batam,” pungkas Perwira Polisi Bunga Tiga ini. (MI)

Artikel 375 Personel Gabungan BP Batam – Tim Terpadu Tertibkan Bangunan Ilegal di Lokasi KEK Nongsa pertama kali tampil pada Metropolis.

375 Personel Gabungan BP Batam – Tim Terpadu Tertibkan Bangunan Ilegal di Lokasi KEK Nongsa

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Terhadap Bangunan Liar Kota Batam yang dipimpin oleh Kasubdit. Pengamanan Aset dan Obyek Vital BP Batam, Kombes Pol. S.A. Kurniawan menertibkan bangunan ilegal di lokasi rencana perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada Rabu (16/4/2025) pagi.

Dengan mengerahkan 375 personel gabungan dari Ditpam BP Batam, Satpol PP Pemko Batam, TNI-Polri, dan Kejaksaan Negeri Batam, bangunan ilegal tersebut berhasil ditertibkan dengan bantuan dua unit excavator.

Kurniawan dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa pendekatan persuasif dan seluruh prosedur peringatan sampai negosiasi telah dijalankan oleh pihaknya kepada pemilik bangunan ilegal namun tidak mencapai kesepakatan hingga hari ini harus dilakukan penertiban.

“Tahapan mulai dari pendekatan persuasif, Surat Peringatan (SP) satu, dua, dan tiga sebelumnya telah kami kirimkan kepada yang bersangkutan hingga kami berikan juga ruang untuk negosiasi kompensasi serta diskusi dengan Kepala BP Batam, namun pemilik bangunan ini tetap bersikeras dengan pendiriannya dan tidak dapat menunjukkan legalitas bangunan ini,” terang Kurniawan.

“Oleh karena itu, berdasarkan surat perintah bongkar yang kami terima, Ditpam BP Batam bersama Tim Terpadu segera melaksanakan penertiban ini sebagai upaya terakhir dari tahapan-tahapan sebelumnya yang telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Mengingat posisi bangunan ilegal ini berada di dalam lokasi rencana perluasan KEK Nongsa, Kurniawan menyampaikan pihaknya bersama Tim Terpadu berkomitmen melakukan penertiban sebagai upaya untuk mendukung kondusifitas iklim investasi di Batam.

“Karena lokasi bangunan ini berada di dalam lokasi rencana perluasan KEK Nongsa, kami disini hadir sebagai pemerintah untuk mendukung kelancaran dan kondusifitas iklim investasi di Batam,” pungkas Perwira Polisi Bunga Tiga ini. (MI)

Artikel 375 Personel Gabungan BP Batam – Tim Terpadu Tertibkan Bangunan Ilegal di Lokasi KEK Nongsa pertama kali tampil pada Metropolis.