Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1992

Sempat Alami Gangguan Mesin di Perairan Kabil, KMP Citra Mandala Abadi Lanjutkan Pelayaran

0
KMP Citra Mandala saat merapat di dermaga Pelabuhan roro Telaga Punggur. Foto: Jn Ferry untuk Batam Pos

batampos – Kapal penumpang jenis roro KMP Citra Mandala Abadi mengalami gangguan mesin saat berlayar menuju Mengkapan Tanjung Buton, Riau, Senin malam (7/4). Kapal dilaporkan mengalami insiden mati mesin sekitar pukul 20.00 WIB, tak lama setelah meninggalkan Pelabuhan Punggur, Batam.

“Insiden terjadi di perairan Kabil, Batam, sekitar setengah jam setelah kapal lepas dari dermaga. Kapal diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Buton pada pukul 15.00 WIB, Selasa waktu setempat sesuai jadwal setelah gangguan tertangani,” ujar Branch Manager PT JN Ferry Batam, Beringin Mega, saat dikonfirmasi Selasa (8/4).

Menurut Beringin, penyebab gangguan mesin masih dalam proses penyelidikan. Namun, diduga ada rembesan air ke dalam tangki bahan bakar yang menyebabkan mesin kapal mati.

Baca Juga: Lakukan Verifikasi Ketat, Pemko Batam Tanggung Iuran BPJS untuk Ribuan Pengemudi Online

“Biasanya, kalau air sudah tercampur di sistem bahan bakar, mesin bisa langsung mati,” katanya.

Proses perbaikan berlangsung sekitar satu jam dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran menuju Tanjung Buton setelah tim teknis mengganti filter bahan bakar dan menguras tangki.

Selama proses perbaikan, KMP Citra Mandala Abadi mendapat pendampingan dari kapal KMP Satria untuk memastikan keselamatan para penumpang.

Tercatat, kapal tersebut mengangkut sekitar 179 penumpang. “Tidak penuh, tapi cukup ramai,” kata Beringin.

Baca Juga: Jasad Perempuan Membusuk Dalam Kamar Kos di Lubukbaja

Ia menambahkan, tidak ada gangguan serius atau korban dalam peristiwa ini.

“ABK sedang membersihkan tangki, kemungkinan besar saat itulah air masuk. Tapi situasi tetap terkendali,” jelasnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Sempat Alami Gangguan Mesin di Perairan Kabil, KMP Citra Mandala Abadi Lanjutkan Pelayaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Sufmi Dasco Ahmad Ungkap Fakta Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati di Teuku Umar

0
Momen pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/4) malam. (Instagram Gerindra)

batampos – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membeberkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Pertemuan kedua tokoh bangsa itu digelar di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/4).

Bahkan, Dasco turut mengunggah foto pertemuan antara Prabowo dengan Megawati. Prabowo terlihat mengenakan kemeja khasnya berwarna krem, sedangkan Megawati mengenakan kemeja batik bernuansa bunga.

“Ya semalam memang ada pertemuan silaturahmi antara Pak Prabowo dan bu Megawati, di kediaman Megawati di Teuku Umar. Pertemuan silaturahmi dalam rangka Idul Fitri,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4).

Dasco mengaku turut menemani pertemuan antara Prabowo dengan Megawati. Pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam itu merupakan pertemuan persahabatan. Namun, ia mengklaim tidak mengatahui secara pasti isi pembicaraan antara Prabowo dengan Megawati.

“Saya nggak tahu. Itu kan pertemuannya lebih banyak empat mata,” ujar Dasco.

Meski demikian, Dasco tak menampik, pertemuan keduanya turut membahas agenda masa depan bangsa ke depan. Mengingat, Megawati merupakan Presiden ke-5 RI.

“Ya kalau menyatukan visi, saya nggak tahu persis, tapi kalau bertukar pikiran yang mendalam bagaimana masa depan Indonesia itu pasti. Dan pertemuan dengan penuh keakraban saya dengar juga lebih banyak ketawa-ketawanya juga sih,” pungkasnya. (*)

Artikel Sufmi Dasco Ahmad Ungkap Fakta Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati di Teuku Umar pertama kali tampil pada News.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Taklukkan Duo Taiwan di Laga Pembuka Badminton Asia Championships

0
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. (Antara)

batampos – Hasil berbeda diraih ganda campuran Indonesia saat tampil di laga pembuka Badminton Asia Championships (BAC) 2025. Saat berlaga di Ningbo Olympic Sports Center, Tiongkok, Selasa (8/4), Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menandai laga comeback-nya sebagai duet. Mereka menang atas duo Taiwan Yang Po Hsuan/Hu King Fang (21-12, 21-18).

Kemenangan juga diraih Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang menaklukkan wakil Tiongkok Cheng Xing/Zhang Chi (14-21, 21-15, 21-19. Sedangkan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, takluk dari jagoan tuan rumah Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (11-21, 16-21).

Pitha lega karena bisa menyelesaikan partai perdana di turnamen dengan kemenangan. “Ini jadi pertandingan pertama saya juga kembali dengan Rinov,” ungkapnya. Di laga ini, ujian mental saat poin kritis sudah dihadapi RiPith -sebutan Rinov/Pitha.

Itu setelah mereka tertinggal 16-18 di game kedua. Namun, mereka bisa membalikkan keadaan usai mencatatkan lima poin beruntun.

Pada game kedua, Pitha mengaku terlambat adaptasi dengan perubahan kondisi lapangan. Dia baru sadar menang angin setelah tertinggal. Selain itu, lawan mengubah pola permainan. “Sangat berbeda dengan game pertama di mana mereka banyak melakukan kesalahan sendiri,” tuturnya.

Karenanya, dia berterima kasih untuk sang partner Rinov yang bisa mengcovernya dengan baik.

“Pasti kami saat dikasih kesempatan selalu ada nyawa baru. Saya berharap di nyawa baru ini bisa kasih yang terbaik,” sebut pemain binaan PB Jaya Raya Jakarta itu.

Rinov menambahkan, di laga ini tidak banyak perubahan yang dilakukan. “Tapi memang dari awal kembali berpasangan kan persiapan cukup matang. Jadi kami mau mengeluarkan semua yang sudah didapat di latihan. Ini ujian bagi kam,” katanya.

Sementara itu, Dejan mengakui kalau permainannya kurang baik di game pertama. Baik dari rotasi maupun pola permainan.

“Belum pas strategi yang kami mainkan. Di game kedua kami mencoba mengubah pola dengan bermain lebih menyerang dan mendapat banyak poin hingga sempat unggul 2-3 poin,” katanya. (*)

Artikel Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Taklukkan Duo Taiwan di Laga Pembuka Badminton Asia Championships pertama kali tampil pada Olahraga.

Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi, 17 Ribu Siswa di Batam Terima Makanan Bergizi Gratis

0
Ilustrasi. Murid SDN 03 Bengkong saat menikmati makanan bergizi gratis. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam terus berjalan dan saat ini telah menjangkau belasan ribu siswa. Hingga awal April 2025, tercatat enam dapur MBG telah beroperasi dan tersebar di lima kecamatan di Batam, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 17.217 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan jumlah tersebut mengacu pada data pokok pendidikan (Dapodik). Namun ia menegaskan, jumlah siswa riil yang menerima makanan bergizi masih akan diverifikasi kembali.

“Jumlah siswa yang menerima manfaat berdasarkan data Dapodik. Tapi tentu setelah Dapodik dilakukan cut-off, kami akan cek kembali data riilnya di lapangan,” ujar Tri, Selasa (8/4).

Baca Juga: Warga Batam Diingatkan agar Hati-hati dengan Tipu Daya Orang Tidak Dikenal

Adapun enam dapur MBG yang sudah beroperasi adalah, Dapur Yayasan Darusholihin, Anggrek Mas 1, Batam Kota, Dapur Yayasan Yonkenedia, Panbil, Sei Beduk, Dapur Sinergi Inklusi Akses Pangan, Bengkong City, Bengkong. Selanjutnya, Dapur Yayasan Darusholihin Greenland, Batam Kota, Dapur Yayasan Darusholihin, Kampung Melayu Batu Besar, Nongsa dan Dapur Yayasan Mataram Jaya Sentosa, Tiban Sekupang.

Menurut perhitungan tim MBG, setiap dapur memiliki kapasitas untuk melayani maksimal 3.500 siswa. Dengan target pembangunan 20 dapur hingga tahun 2025, program MBG di Batam diproyeksikan mampu melayani sekitar 57 ribu siswa atau sekitar 19 persen dari total peserta didik.

Tri menjelaskan, seluruh pengelolaan dapur MBG berada di bawah kendali Badan Pangan Nasional (BGN) melalui Satuan Tugas Pangan dan Gizi (SPPG). Pemko Batam juga sudah mengajukan usulan lahan ke BGN melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mendukung pembangunan dapur umum tambahan.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan BGN agar mitra-mitra lainnya bisa memenuhi persyaratan operasional MBG di Batam. Dengan begitu, distribusi makanan akan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadan ini,” katanya.

Baca Juga: Pemko Batam Siapkan Bantuan SPP untuk Siswa Swasta, Prioritaskan Keluarga Tidak Mampu

Tri juga menyebutkan bahwa animo masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk terlibat dalam program MBG sangat tinggi. Sejumlah UMKM diketahui telah mendaftar secara mandiri untuk menjadi bagian dari pelaksana MBG.

“Target kita masih di angka 20 dapur. Namun, kemungkinan bisa bertambah karena alhamdulillah banyak UMKM yang mendaftar secara mandiri untuk bergabung. Hanya saja, mereka masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh BGN,” ujar Tri.

Program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak usia sekolah, mengurangi angka stunting, dan sekaligus mendukung pelaku usaha lokal dalam penyediaan makanan yang sehat dan bergizi. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi, 17 Ribu Siswa di Batam Terima Makanan Bergizi Gratis pertama kali tampil pada Metropolis.

Dituduh Bunuh Anak Majikan, Susanti Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi Terancam Dieksekusi Mati

0
Susanti, PMI asal Karawang yang terancam dieksekusi mati karena dituduh membunuh majikan. (Istimewa)

batampos – Susanti binti Mahfudz, Pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang, Jawa Barat, akan dieksekusi mati di Arab Saudi. Musababnya, Susanti, yang sudah mendekam di penjara sejak 2009 atas tuduhan membunuh anak majikannya di Dawadmi, kini menghadapi tenggat pembayaran diyat (uang ganti rugi) sebesar 30 juta Riyal Saudi, sekitar Rp 120 miliar. Uang tersebut harus dilunasi paling lambat (9/4).

Menurut Ketua Umum Federasi Buminu Sarbumusi, Ali Nurdin, hingga hari ini, dana yang berhasil dikumpulkan baru sekitar 2,27 juta Riyal.

“Jika Susanti sampai dieksekusi besok, maka itu adalah kegagalan telanjang negara dalam menjalankan amanat konstitusi. Ini bukan lagi soal hukum, ini soal moralitas negara dalam melindungi nyawa warganya,” tegas Ali Nurdin dalam pernyataan resminya, Selasa (8/4).

Ali Nurdin menekankan, Susanti bukan sekadar terdakwa, tapi korban dari sistem penempatan tenaga kerja yang amburadul. Susanti diberangkatkan ke Arab Saudi saat masih berusia 16 tahun, tanpa pendampingan hukum, tanpa kemampuan bahasa, dan hanya bekerja tiga bulan sebelum akhirnya dipaksa mengakui pembunuhan yang tidak dia lakukan.

“Bagaimana mungkin seorang anak di bawah umur bisa lolos sistem dan dikirim ke luar negeri? Lalu saat dituduh, dia dipaksa mengaku bersalah dan menjalani persidangan tanpa pendampingan hukum. Ini bukan hanya cacat hukum, ini kejahatan sistemik,” tegas Ali Nurdin.

Ali Nurdin pun menyoroti lemahnya perjanjian bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi, serta ketiadaan nota diplomatik yang tegas dalam memberikan perlindungan hukum kepada pekerja migran yang tersangkut kasus pidana.

“Kalau tidak ada sistem perlindungan yang jelas, maka pemerintah hanya sedang mengirim anak bangsa ke ladang pembantaian,” sindirnya.

Menurut Ali Nurdin, kegagalan diplomasi Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam menyelamatkan Susanti harus dikritisi secara serius. Ia menyayangkan bahwa hingga batas waktu tinggal sehari lagi, pemerintah masih belum bisa menggalang dana tebusan minimal Rp 40 miliar hasil negosiasi.

“Jangan bandingkan nyawa Susanti dengan uang. Bandingkan dengan betapa banyaknya uang negara yang menguap akibat korupsi. Triliunan bisa digelontorkan untuk proyek mercusuar dan insentif politik, tapi menyelamatkan satu nyawa tak bisa?” katanya geram.

Ali juga mengutip Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang menyatakan bahwa negara bertanggung jawab memberikan perlindungan menyeluruh, termasuk bantuan hukum, diplomatik, hingga kepulangan. “Negara tidak boleh menyerah. Jangan biarkan Susanti tewas,” pungkasnya. (*)

Artikel Dituduh Bunuh Anak Majikan, Susanti Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi Terancam Dieksekusi Mati pertama kali tampil pada News.

Jasad Perempuan Membusuk Dalam Kamar Kos di Lubukbaja

0
Polisi mengevakuasi jasad Helen Devita, Senin (7/4). F.Istimewa

batampos – Penghuni kos-kosan Putri Sinar Penuin, Lubukbaja digegerkan dengan tewasnya Helen Devita, Senin (7/4). Wanita 34 tahun ini ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan jasad yang sudah membusuk.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan jasad Helen ditemukan oleh tetangga kosnya. Selain mencium aroma busuk, Helen juga sudah tidak terlihat selama beberapa hari.

“Saat ditemukan jasad bersandar di lemari dan sudah membusuk,” ujarnya.

Baca Juga: Masih Nihil, Pencarian Pemancing Hilang di Belakang Padang Diperluas hingga 3 Mil

Dengan temuan ini, polisi mendatangi lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan jasad Helen yang berasal dari Blitar, Jawa Timur tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuh korban,” kata Noval.

Noval menjelaskan dari penyelidikan, Helen diduga tewas karena sakit yang dideritanya. Hal ini diperkuat dengan temuan sejumlah obat-obatan di kamarnya.

Bahkan, Helen sempat berhenti dari pekerjaannya di Tempat Hiburan Malam (THM) karena sakit.

“Dari keterangan saksi dan rekan-rekannya, korban juga sempat sakit dan dirawat di rumah sakit,” ungkap Noval.

Baca Juga: Cerita Driver Ojol yang Motornya Dibawa Kabur Penumpang, Sempat Salat Berjamaah dan Diajak Makan Siang

Noval menambahkan saat ini jasad Helen sudah diambil oleh pihak keluarga. Bahkan, pihak keluarga menolak untuk mengautopsi jasad karena sudah memastikan korban tewas karena sakit.

“Keluarga dari paguyuban yang mewakili keluarga di kampung menolak melakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan. Mereka sudab memastikan korban meninggal karena adanya penyakit yang dideritanya,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Jasad Perempuan Membusuk Dalam Kamar Kos di Lubukbaja pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar dan Li Claudia Tinjau Penataan DAS Baloi Indah, Dorong Ruang Publik dan Pengendalian Banjir

0

batampos – Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra melakukan peninjauan langsung terhadap proses penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi Indah pada Selasa (8/3/2025).

Kunjungan tersebut tetap berlangsung meski diguyur hujan, dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, serta Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto.

Dalam kunjungannya, Amsakar dan Li Claudia menyampaikan harapannya agar penataan sungai ini dapat membantu menekan potensi banjir yang sempat melanda wilayah Batam beberapa waktu lalu.

Selain fungsi pengendalian banjir, keduanya juga menyoroti pentingnya aspek keindahan kawasan tersebut. Amsakar menyampaikan rencana untuk mengubah area sekitar DAS menjadi ruang publik yang asri dan nyaman bagi warga.

“Kami ingin menata kawasan ini agar bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik yang menyenangkan,” ujar Amsakar, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Ia menambahkan bahwa wilayah tersebut dirancang menjadi taman kota atau ruang terbuka hijau yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Amsakar mengajak kolaborasi dari pemilik Apartemen Permata Residence agar proyek ini bisa berjalan optimal.

“Ke depan, kami berharap semua pelaku usaha turut serta membangun Batam bersama,” ujarnya.

Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menekankan pentingnya pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan perubahan positif bagi Batam. Kami juga telah meminta Deputi Infrastruktur untuk mendesain kawasan ini agar menjadi destinasi wisata yang menarik dan layak dikunjungi,” tegas Li Claudia. (*)

Artikel Amsakar dan Li Claudia Tinjau Penataan DAS Baloi Indah, Dorong Ruang Publik dan Pengendalian Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

Investigasi DAS Baloi Dimulai

0

Ahli ITB Turun ke Lokasi Penimbunan

Puluhan ASN Pemko Tanjungpinang Bolos Usai Libur Lebaran

0
Para pegawai di Pemko Tanjungpinang saat menjalani apel perdana pasca libur Idulfitri 2025 di Aula Kota Piring, Selasa (8/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Kepri dilaporkan tidak hadir saat hari pertama masuk kerja, pasca libur lebaran Idulfitri tahun 2025 ini.

Para ASN di Pemko Tanjungpinang dijadwalkan menjalani apel perdana, pada Selasa (8/4) pagi di Aula Kota Piring. Dari data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, tingkat kehadiran ASN hanya mencapai 79 persen.

“Kehadiran 79 persen diluar guru-guru yang masih libur sekolah dan petugas kesehatan dalam melaksanakan pelayanan dan keterangan ijin, cuti, dan sakit,” kata Kepada BKPSDM Kota Tanjungpinang Achmad Nur Fatah.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Pantai Trikora Ramai Dikunjungi Wisatawan

Ia merincikan, setidaknya terdapat 78 orang ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang yang tidak hadir kerja tanpa alasan, alias bolos. Para ASN bolos tersebut akan ditindaklanjuti oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, terdapat 197 orang ASN yang tidak hadir karena cuti. Kemudian 32 orang sakit, hingga 15 orang ASN yang mengajukan izin tidak masuk kerja dihari pertama tersebut. Sebanyak 78 ASN bolos ini akan diberikan sanksi tegas.

“Sanksi yang akan diberikan berupa teguran dan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP,” sebutnya.

Sementara menurut Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, mengatakan PNS dan PPPK, maupun pegawai non ASN untuk kembali fokus dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat.

“Ini untuk mewujudkan kemajuan kota ini dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Kedisiplinan tetap harus menjadi pondasi utama dalam setiap langkah kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Puluhan ASN Pemko Tanjungpinang Bolos Usai Libur Lebaran pertama kali tampil pada Kepri.

Viral Dijemput Pesawat Kepresidenan di Bengkulu, Asisten Pribadi Presiden Prabowo Minta Maaf

0
Asisten pribadi (Aspri) Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman saat dijemput Pesawat Kepresidenan RI.

batampos – Asisten pribadi (Aspri) Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman angkat bicara usai kunjungan dadakan Pesawat Kepresidenan RI yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto ke Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, pada Minggu (6/4). Kedatangan Pesawat Kepresidenan RI itu menjumput Agung Surahman, lantaran tidak kedapatan tiket pesawat.

Transit Pesawat Kepresidenan RI itu dilakukan sebelum Prabowo berkunjung ke Malaysia untuk menemui Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim. Peristiwa ini menjadi perhatian warganet.

Unggahan akun TikTok Tedsky89 memperlihatkan video pesawat yang dinaiki Presiden Prabowo terparkir di Bandara Fatmawati Soekarno. Dalam unggahan itu, pemilik akun menulis ‘Bapak tiba di bengkulu..’. Akun pribadi Agung rupanya membalas komentar tersebut.

Agung menyampaikan permohonan maaf. Ia menyebut bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Bengkulu dilakukan secara mendadak.

“Saya Agung Surahman atas nama Pribadi, Mohon maaf yang sebesarnya kepada seluruh Pimpinan dan masyarakat Bengkulu kejadian ini diluar dugaan saya. Ini sangat pribadi dan mendadak,” tulis Agung dalam kolom komentar.

“Karna memang Bapak Presiden dijadwalkan berkunjung ke luar negeri Malaysia dan saya diminta untuk ikut mendampingi beliau, namun karna saya sedang berada di Bengkulu, saya sudah sampaikan ke Bapak Presiden saya saja yang menyusul ke jakarta, namun beliau memutuskan untuk ke Bengkulu dahulu karna juga lintas sejalur ke Malaysia,” sambungnya.

Agung memahami antusiasme masyarakat Bengkulu untuk menyambut Presiden Prabowo. Namun, Presiden Prabowo sudah terjadwal untuk bertemu Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim.

“Memang sangat disayangkan Bapak Prabowo tidak sempat menyapa, karna setelah berkegiatan dari pagi hingga siang dan juga mengejar waktu untuk segera tiba dalam kunjungan ke Malaysia yang sudah di estimasikan waktunya,” ujar Agung.

“Bapak Presiden mohon untuk disampaikan Maaf yang sebesarnya kepada Pimpinan dan Masyarakat Bengkulu atas situasi ini. Terimakasih atas pengertiannya, Semoga Bengkulu Semakin Jaya dan selalu dalam keberkahan,” imbuhnya. (*)

Artikel Viral Dijemput Pesawat Kepresidenan di Bengkulu, Asisten Pribadi Presiden Prabowo Minta Maaf pertama kali tampil pada News.

Play sound