Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1998

Dana MBG Diduga Digelapkan, Ini Tanggapan Presiden Prabowo

0
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube Setpres)

batampos – Presiden Prabowo Subianto memastikan akan mengusut kasus dugaan penggelapan dana Makan Bergizi Gratis. Hal itu dia sampaikan usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Wakil Perdana Menteri (WPM) Malaysia, Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/4).

Prabowo mengatakan, dirinya belum mendalami kasus penggelapan dana MBG. “Nanti saya cek ya saya belum tau,” ujarnya.

Meski demikian, dia memastikan jika kasus itu akan diusut. Dia menegaskan, tidak boleh ada uang rakyat yang disalahgunakan. Termasuk dalam program MBG.

“Pasti diurus. Setiap sen uang rakyat akan kita jaga ya,” imbuhnya.

Sebelumnya, dugaan kasus penggelapan dana program MBG oleh salah satu mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) terjadi di Jakarta. Kasus itu, tengah dalam diusut oleh Polres Jakarta Selatan. (*)

Artikel Dana MBG Diduga Digelapkan, Ini Tanggapan Presiden Prabowo pertama kali tampil pada News.

Tergiur Untung 20 Persen

0

Puluhan Warga Lingga Tertipu Investasi Bodong, Agen dan BNI Life Dilaporkan ke Polda Kepri.

Batam – Johor Siap Terkoneksi Kapal Roro, Perkuat Jalur Perdagangan dan Pariwisata

0
Ilustrasi kapal roro milik ASDP. (F.Cecep Mulyana)

batampos – Wacana pembukaan jalur kapal roll-on/roll-off (roro) antara Batam, Indonesia dan Johor, Malaysia kian mendekati kenyataan. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiayanto, menyatakan bahwa infrastruktur dan kesiapan kedua negara telah mencapai tahap yang menjanjikan untuk realisasi rute internasional tersebut tahun ini.

Gagasan ini telah bergulir sejak dua tahun lalu, sebagai inisiatif untuk memperkuat konektivitas ekonomi di kawasan, khususnya di sektor perdagangan dan pariwisata. “Baik Batam maupun Johor telah memiliki pelabuhan yang secara infrastruktur dinyatakan siap untuk melayani kapal roro,” ujar Sigit, Selasa (22/4).

Di Batam, Pelabuhan Bintang 99 diproyeksikan sebagai pintu gerbang utama, sementara di Malaysia akan digunakan Pelabuhan Tanjung Belungkor. Keduanya telah menyatakan kesiapan operasional.

“Termasuk dari ASDP juga disebut mampu menyediakan kapal roro yang akan mendukung jalur ini,” kata Sigit.

Baca Juga: BI Kepri Bahas Tantangan dan Peluang Investasi dalam Diseminasi Laporan Perekonomian

Menurut Sigit, sistem yang akan diterapkan meniru pola konektivitas darat antara Malaysia dan Singapura maupun Malaysia dan Thailand, di mana kendaraan pribadi dapat menyeberang antarnegara melalui jalur laut. Bahkan dari Kalimantan yang berdekatan dengan Malaysia juga sudah terkoneksi jalur darat.

“Kami ingin mobil-mobil pribadi dari Batam bisa masuk ke Malaysia, dan sebaliknya, kendaraan dari Johor dapat menyeberang ke Batam menggunakan moda roro,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigit mengungkapkan bahwa jalur ini juga dirancang untuk memfasilitasi pergerakan kendaraan angkut kecil yang membawa barang-barang perdagangan. “Dengan moda angkutan nonkontainer, biaya logistik bisa lebih murah, sehingga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM di kedua negara,” ucapnya.

Inisiatif ini berawal dari kerja sama business to business antara pengelola pelabuhan di kedua negara, yang kemudian mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat masing-masing. Pemerintah Indonesia, termasuk BP Batam dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, telah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana ini. Begitu pula dengan Pemerintah Malaysia.

“Secara teknis memang kompleks, karena melibatkan moda laut dan darat, serta sinkronisasi regulasi lintas negara. Tapi kami optimistis. Dari sisi infrastruktur dan studi kelayakan, semuanya sudah ada. Tinggal menyelesaikan aspek teknis dan asuransi,” tegas Sigit.

Ia juga menyebutkan bahwa wacana ini telah sampai ke tingkat pimpinan tinggi kedua negara. Bahkan sudah mendapat respon positif dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Baca Juga: Polisi Minta Warga Peka dan Waspada Pemerasan Lewat Michat

“Hal ini sempat dibahas dalam pertemuan antara Deputi Perdana Menteri Malaysia dan Wakil Presiden Gibran di Jakarta beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Konektivitas roro Batam–Johor disebut akan menjadi yang pertama menghubungkan kawasan ASEAN kepulauan dengan ASEAN daratan secara langsung melalui jalur kendaraan pribadi dan angkutan niaga ringan. “Ini bukan sekadar jalur transportasi, tapi jembatan ekonomi baru yang akan membuka arus barang, jasa, dan wisatawan secara lebih efisien,” kata Sigit.

Meski masih terdapat sejumlah tantangan teknis, seperti sistem asuransi lintas negara dan harmonisasi regulasi, Sigit menyatakan bahwa sekitar 50 persen kesiapan sudah terpenuhi. “Saya pribadi optimistis rute ini bisa terealisasi tahun ini. Tinggal menyelesaikan sisi operasional dan teknis detail,” tegasnya.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar membenarkan adanya wacana tersebut. Menurutnya, sebagai pihak yang menyiapkan pelabuhan, pihaknya menyambut positif hal tersebut.

“Untui pelabuhan di Batam sudah siap untuk hal tersebut,” kata Dendi.

Disinggung terkait akses masuk pelabuhan Bintang 99 yang sebagian masih tanah dan rusak, menurut Dendi akan ada perbaikan.

“Untuk akses ke pelabuhan tersebut memang akan diperbaik, untuk teknisnya mungkin bisa dikonfirmasi kebagian humas, untuk lelang dan lainnya,” pungkas Dendi. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Batam – Johor Siap Terkoneksi Kapal Roro, Perkuat Jalur Perdagangan dan Pariwisata pertama kali tampil pada Metropolis.

Nottingham Forest Kembali ke Jalur Kemenangan

0
Chris Wood saat merayakan golnya ke gawang Tottenham Hotspurs bersama Anthony Elanga (Dok. Nottingham Forest)

batampos – Nottingham Forest meraup hasil positif dan kembali ke posisi tiga besar usai menumbangkan Tottenham Hotspurs 2-1, Selasa (22/4). Pelatih Nuno Espirito Santo menyebut, banyak pihak yang terkejut dengan penampilan timnya di musim ini.

Nottingham Forest baru saja mencuri poin penuh dari Spurs’ Stadium dengan dua gol yang diciptakan Elliot Anderson dan Chris Wood. Elliot mengawali gol ketika laga bahkan belum genap lima menit berjalan. Setelahnya, giliran sang top skor tim yang menggandakan keunggulan di menit 16.

Tim tuan rumah hanya bisa membalas satu gol melalui Richarlison saat pertandingan hampir berakhir, di menit 87. Kemenangan 2-1 akhirnya mampu dikunci anak asuh Nuno Espirito Santo.

Tambahan tiga poin membuat Elanga dkk. merangsek ke posisi tiga klasemen sementara setelah di pekan sebelumnya harus merosot ke peringkat empat. Penurunan tersebut mereka dapatkan usai menderita dua kekalahan beruntun dari Aston Villa 2-1 dan Everton 0-1.

Dalam keterangan pers pasca laga, Nuno Espirito menyampaikan perasaan bangga dengan pencapaian anak asuhnya di musim ini. Timnya berhasil mengejutkan publik dan mendapatkan hasil diluar dugaan banyak pihak.

“Kami harus menyadari bahwa kami sedang berada di pertarungan yang tidak diduga oleh siapapun, termasuk kami sendiri,” ucap pelatih asal Portugal tersebut.

Dingan koleksi 60 poin sejauh ini, posisi Forest di zona Champions memang belum sepenuhnya aman. Di bawahnya, terdapat Newcastle United (59 poin), Man City (58 poin), Chelsea (57 poin), dan Aston Villa (57 poin) yang menempel ketat dan siap mengkudeta tempatnya andai mereka terpeleset.

Namun, pencapaian ini sudah jauh melampaui hasil yang mereka dapatkan di musim lalu. Musim sebelumnya, mereka bahkan harus berjuang hingga pekan terakhir untuk memastikan diri tidak terdegrasi.

Kemenangan 1-2 atas Burnley di laga pemungkas mampu menyelamatkan Forest dari bayang-bayang turun kasta. Di akhir musim, mereka mengumpulkan 32 poin, berbeda enam angka dari Luton Town yang berada persis di mulut jurang degradasi.

Berkaca dari hasil tersebut, tidak mengherankan jika peningkatan performa Nottingham Forest yang signifikan di musim ini mengejutkan tim Premier League lainnya.

Premier League 2024/2025 menyisakan lima laga untuk menutup musim ini. Forest akan melakoni tiga laga kandang dan sisanya bertamu ke markas lawan.

Hal ini tentu dapat menguntungkan tim yang berkandang di City Ground itu untuk menyapu bersih pertandingan sisa dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. (*)

Artikel Nottingham Forest Kembali ke Jalur Kemenangan pertama kali tampil pada Olahraga.

BI Kepri Bahas Tantangan dan Peluang Investasi dalam Diseminasi Laporan Perekonomian

0
Kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau tajaan BI Kepri, Selasa (22/4). (F.Arjuna)

batampos – Bank Indonesia perwakilan Kepri menggelar kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau dengan mengangkat tema “Navigating Investment Opportunities and Challenges in Riau Islands”. Acara berlangsung di Ruang Raja Ali Fisabilillah, Gedung BI Kepri, Selasa (22/4).

Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis untuk membahas kondisi terkini perekonomian Kepri, serta merumuskan langkah bersama dalam mengoptimalkan potensi investasi. Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, menyebut perekonomian daerah terus menunjukkan geliat positif, bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan regional.

“Pada triwulan IV 2024, ekonomi Kepri tumbuh sebesar 5,14 persen (yoy), lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan wilayah Sumatera yang berada di angka 4,60 persen,” katanya.

Ia menyebut sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertambangan sebagai motor utama pertumbuhan. Batam, sebagai pusat industri utama di Kepri, memberikan kontribusi signifikan terhadap laju pertumbuhan tersebut. Peran Batam dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan mempertahankannya di atas rata-rata nasional.

Baca Juga: Batam Jajaki Kerja Sama Baru dengan SECO Swiss Lewat IDSUN Fase 2

Kinerja ekspor turut memberikan andil besar dalam mengakselerasi ekonomi. Net ekspor meningkat seiring dengan perbaikan aktivitas global, meskipun secara umum pertumbuhan ekonomi dunia masih menunjukkan variasi yang cukup tinggi.

Sektor jasa juga mulai menggeliat, meski dinilai masih membutuhkan dorongan tambahan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap perekonomian daerah. BI Kepri mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat layanan dan daya saing sektor ini.

“Batam dekat dengan Singapura dan Malaysia. Ini peluang besar yang harus kita manfaatkan, terutama untuk sektor jasa yang bisa berkembang pesat dengan dukungan infrastruktur dan inovasi,” kata dia.

Meski laju pertumbuhan tergolong positif, lanjut Rony, pihaknya mencatat adanya perlambatan dalam realisasi pendapatan dan belanja pemerintah daerah Kepri pada akhir 2024. Penurunan terjadi terutama pada pos pendapatan transfer dan belanja modal, dipengaruhi oleh faktor efisiensi.

Dari sisi inflasi, Kepri mencatat angka sebesar 2,09 persen (yoy) pada triwulan IV 2024. Angka ini menurun dari triwulan sebelumnya yang sebesar 2,53 persen, sekaligus menempatkan Kepri dalam rentang target nasional sebesar 2,5±1 persen.

Penurunan inflasi dipicu oleh turunnya harga pada kelompok peralatan rumah tangga, pendidikan, serta jasa keuangan dan komunikasi. Hal ini dinilai berdampak positif terhadap daya beli dan stabilitas harga barang kebutuhan masyarakat.

Sektor keuangan menunjukkan tren positif melalui peningkatan kredit, terutama pada sektor korporasi dan UMKM. Risiko kredit secara umum terkendali, meskipun terdapat sedikit peningkatan pada kredit rumah tangga.

Baca Juga: Hijaukan Lingkungan, MTsN 1 Batam Tanam Ratusan Pohon Matoa di Hari Bumi

Transaksi pembayaran, baik tunai maupun non-tunai, juga meningkat. Penggunaan QRIS semakin meluas, mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat ke arah digitalisasi sistem pembayaran yang lebih efisien dan inklusif.

Kesejahteraan masyarakat turut menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri mengalami peningkatan, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun. Nilai Tukar Petani (NTP) pun naik, menandakan adanya peningkatan daya beli di sektor pertanian.

BI Kepri optimistis, memasuki tahun 2025, perekonomian Kepri akan terus menguat. Konsumsi rumah tangga dan investasi diproyeksikan menjadi penopang utama pertumbuhan, diiringi dengan inflasi yang tetap terkendali.

Sinergi antar-lembaga melalui TPID dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) akan terus diperkuat sebagai upaya menjaga stabilitas harga. Langkah ini diharapkan mampu mendorong keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Yang paling penting adalah menjaga stabilitas harga dan memperluas basis industri serta konsumsi. Kepri memiliki potensi yang sangat kuat untuk menjadi kawasan ekonomi yang tangguh dan inklusif,” ujar Rony. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel BI Kepri Bahas Tantangan dan Peluang Investasi dalam Diseminasi Laporan Perekonomian pertama kali tampil pada Metropolis.

Hipertensi dan Diabetes Miletus yang Banyak Ditemukan Pada Pasien di Puskesmas Dabo Lama

0
Kepala Puskesmas Dabo Lama, dr. Hesti Ningrum. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu program dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk diterapkan diberbagai Daerah sudah berjalan beberape waktu belakangan ini. Tidak terkecuali di Puskesmas Dabo Lama Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, program CKG ini sudah berjalan selama 2 bulan.

dr. Hesti Ningrum saat dijumpai oleh pihak Batampos mengatakan untuk peserta CKG yang sudah mendaftar di Puskesmas Dabo Lama selama 2 bulan berjalan ini berjumlah 172 orang.

“Alhamdulillah pelaksanaan CKG di Puskesmas Dabo Lama sudah masuk bulan kedua dijalankan dan semuanya lancar. Untuk yang sudah kita lukan CKG berjumlah 111 orang dari 172 orang yang sudah mendaftar,” ujar Kepala Puskesmas Dabo Lama, dr. Hesti Ningrum, Senin (21/4).

BACA JUGA: Pasca Lebaran, Warga Berbondong-bondong Berobat Diabetes dan Hipertensi di Puskesmas Tarempa

Kepala Puskesmas Dabo Lama mengatakan Untuk target capaian CKG di Puskesmas Dabo Lama sediri sebanyak 10 ribu lebih. Tim dari puskesmas Dabo Lama akan terus berupaya agar program CKG ini dapat tercapai dan berjalan sesuai dengan tujuan dan manfaatnya.

“Sampai sejauh ini kami belum mengalami kendala apapun dalam pelaksanaan CKG. Kami juga sudah membuat beberapa trik terbaik untuk merealisasikan program CKG ini agar dapat berjalan lancar dan target capaian ini dapat terealisasi,” ungkap dr. Hesti.

Dari 111 orang pasien yang sudah kita layani dalam CKG ini semuanya dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Dabo Lama dengan alat-alat kesehatan yang ada.

“Sampai sejauh ini kita masih dapat melayani pemeriksaan terhadap sebagain besar pasien yang sudah mendaftar untuk program CKG. Namun kedepannya jika memang dari ketersediaan alat kesehatan yang tidak memungkinkan untuk pemeriksaan lebih intens kami akan memberikan surat rujukan kepada peserta CKG untuk diperiksa ke RSUD yang ada,” jelasnya dr. Hesti.

Selanjutnya Kepala Puskesmas Dabo Lama menambahkan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi CKG ini kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Dabo Lama agar tidak ada lagi yang ketinggalan informasi tentang program CKG ini.

“Kita sudah melakukan beberapa cara untuk mensosialisasikan program CKG ini kepada masyarakat. Mulai dari kegiatan lintas sektor hingga turun langsung ke Desa dan Kelurahan untuk mensosialisasikan program CKG ini,” tambahnya.

Masyarakat sangat antusias dan berterimakasih kepada Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto yang telah memfasilitasi mereka untuk dapat memeriksakan kesehatan secara gratis melalui program ini.

Dari 111 orang yang sudah dilayani pada CKG di Puskesmas Dabo Lama, penyakit yang ditemukan pada pasien berupa penyakit hipertensi, diabetes melitus, jantung dan lainnya. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesehatan diri karena mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.

Bagi pasien yang sudah menderita penyakit ini agar dapat menjalankan pola hidup yang baik demi menjaga stamina dan daya tahan tubuh. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Hipertensi dan Diabetes Miletus yang Banyak Ditemukan Pada Pasien di Puskesmas Dabo Lama pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Minta Warga Peka dan Waspada Pemerasan Lewat Michat

0
Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap komplotan pemerasan.

batampos – Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan lingkungan sekitar. Hal ini disebabkan adanya perisitiwa pemerasan melalui aplikasi kencan online, Michat.

“Hati-hati dan waspada dengan lingkungan sekitar. Peka dengan peristiwa pidana,” ujarnya.

Menurut Noval, beberapa kasus pemerasan memang dimanfaatkan orang sekitar lingkungan dan orang terdekat.

Baca Juga: Tangkal Kejahatan Lintas Negara, Polda Kepri dan Divhubinter Polri Perkuat Barisan di Perbatasan

“Jika mengalami, segera laporkan. Akan langsung kami tindak lanjuti,” katanya.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap komplotan pemerasan. Pelaku yang berjumlah empat orang ini mencari target melalui aplikasi kencan online, MiChat.

Keempat pelaku yang ditangkap yakni Fazar, 25, Ridho, 28, Amsyahri, 20, dan wanita bernama Asmiatun, 30. Komplotan ini memiliki peran yang berbeda.

“Pelaku wanita ini yang berkencan dengan korban. Kemudian pelaku lain ada yang menbuka pintu, memukul, dan mengancam korban,” ungkapnya.

Baca Juga: Keributan di Teluk Bakau, 2 Pengeroyok Ditangkap

Dalam pemerasan ini, korban mengalami kerugian Rp 10 juta. Pelaku mengambil ATM dan meminta paswordnya serta menguras seluruh uangnya.

“Salah satu pelaku ini mengaku sebagai suami pelaku wanita. Padahal status mereka pacaran,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Polisi Minta Warga Peka dan Waspada Pemerasan Lewat Michat pertama kali tampil pada Metropolis.

Komisi III DPR Dorong Kasus Dugaan Eksploitasi Eks Pemain Sirkus OCI Taman Safari Diusut Tuntas

0
Sejumlah mantan pemain sirkus OCI mengikuti rapat dengar pendapat umum dengan Komisi III DPR di Jakarta, Senin (21/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Komisi III DPR RI telah menerima aspirasi secara langsung dari para mantan pemain Oriental Circus Indonesia (OCI) Taman Safari, pada Senin (21/4). Karena itu, Komisi III DPR mendorong agar kasus dugaan penganiayaan dan eksploitasi para mantan pemain sirkus OCI Taman Safari diusut secara tuntas agar fakta yang terjadi di masa lalu benar-benar terungkap.

“Kasus ini sebenarnya seperti pucuk es. Kejadian sudah lama, namun baru ramai terungkap sekarang. Meski begitu, negara harus menghadirkan keadilan bagi para mantan pemain sirkus di Taman Safari ini,” kata Anggota Komisi III DPR, Gilang Dhielafararez kepada wartawan, Selasa (22/4).

Pasalnya, kasus ini bermula dari sejumlah perempuan mantan pemain sirkus OCI yang menguak kisah kelam selama puluhan tahun menjadi pemain sirkus. Di mana mereka beratraksi di berbagai tempat, termasuk di Taman Safari Indonesia.

Salah satu pemain sirkus, Butet bercerita bahwa dirinya sering mendapatkan perlakuan kasar selama berlatih dan menjadi pemain sirkus. Bahkan, ia sempat dipisahkan oleh anaknya bernama Fifi yang belakangan juga merupakan bagian dalam kelompok sirkus tersebut. Fifi disebut sampai harus melarikan diri melewati hutan Cisarua.

Sedangkan, pihak Taman Safari Indonesia mengklaim tidak punya keterkaitan dengan para mantan pemain sirkus yang mengaku mengalami kekerasan. Karena itu, Gilang menilai, negara harus menghadirkan keadilan bagi para eks pemain sirkus OCI Taman Safari yang selama ini merasa kasusnya belum tuntas.

“Konstitusi sudah mengatur jaminan dari negara untuk pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi setiap warganya. Jadi kasus ini harus diusut secara terang benderang, apalagi juga ada bantahan dari pemilik sirkus,” tegasnya.

Meski demikian, Komisi III DPR memberikan waktu tujuh hari kepada pihak pengelola sirkus OCI untuk menyelesaikan kasus dugaan eksploitasi terhadap mantan pegawainya secara kekeluargaan.

“Jika dalam tenggat waktu tersebut persoalan tidak selesai, Komisi III DPR mempersilakan eks pemain sebagai korban membawa kasus ini ke ranah hukum,” tegas Gilang.

Menurutnya, pengakuan dari para korban harus didengarkan, begitupun keterangan dari pihak pengelola. Karenanya, ia menilai negara harus memberikan atensi serius dan tidak boleh tutup mata terkait kasus yang sempat tertutup puluhan tahun ini.

Karena itu, rekomendasi Amnesty Internasional Indonesia soal pembentukan tim pencari fakta (TPF) perlu dipertimbangkan. Ia meyakini, pembentukan TPF penting untuk mengungkap kegagalan negara di masa lalu dalam menghadirkan keadilan bagi para korban, sekaligus untuk menginvestigasi dugaan pelanggaran HAM berat yang dialami eks pemain sirkus OCI.

“Negara perlu mengakomodir para pemain sirkus ini agar mereka mendapat keadilan. Dan saya kira, DPR bisa ikut memfasilitasinya,” ucap Gilang.

Terlebih, Amnesty Internasional Indonesia juga mendorong Komisi III DPR untuk meminta Kapolri membuka kembali penyidikan terhadap kasus ini agar kegagalan negara di masa lalu tidak terulang di masa depan. Pasalnya, Mabes Polri sempat menangani laporan pidana atas kasus kekerasan yang dialami para pemain sirkus OCI pada 1997, namun kasus ini dihentikan (SP3) pada 1999 karena alasan kurangnya alat bukti.

Lebih lanjut, Gilang menegaskan, dugaan kasus eksploitasi dan penganiayaan mantan pegawai sirkus OCI harus dipertanggungjawabkan di mata hukum.

“Kita tidak boleh berhenti bahwa kasus ini sudah kedaluwarsa. Walau kasus lama, masih bisa dibuka lagi dan diusut tuntas. Kasus kedaluwarsa bukan berarti para korban ini tidak berhak memperoleh keadilan,” pungkasnya. (*)

Artikel Komisi III DPR Dorong Kasus Dugaan Eksploitasi Eks Pemain Sirkus OCI Taman Safari Diusut Tuntas pertama kali tampil pada News.

Wagub Nyanyang Sidak Pendistribusian Air di waduk Sungai Pulai

0

batampos– Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Waduk Sungai Pulai PDAM Tirta Kepri, Selasa (22/4). Sidak ini berdasarkan banyaknya keluhan dari masyarakat, terkait macetnya pendistribusian air tersebut.

Nyanyang mengakui, distribusi air yang dilakukan oleh PDAM tidak sepenuhnya tersampaikan ke rumah warga di Tanjungpinang, yang sudah berlangganan. Sehingga, ia datang ke waduk tersebut guna mempertanyakan kendalanya.

“Kita juga cek tempat penampungan air dan WTP atau Water Treatment Plant. Kita ingin memastikan bahwa air yang disalurkan ke masyarakat adalah air yang bersih,” kata Nyanyang di lokasi sidak.

Ia menegaskan, bahwa setidaknya ada 21 ribu warga yang berlangganan air bersih dari perusahaan air milik pemerintah tersebut. Kemudian terdapat enam ribuan rumah yang belum teraliri air.

Dari hasil sidak tersebut, ia mendapati bahwa debit air yang disalurkan tersebut sebanyak 185 liter per hari, atau per jamnya sebanyak 666 kubik.

“Nanti kita akan berkoodinasi dengan Kepala PDAM, hingga sumber daya air agar selalu memantau agar tidak ada lagi terjadi permasalahan dalam pendistribusian air,” sebutnya.

Ia menerangkan, bahwa pipa-pipa yang digunakan untuk menyalurkan air ke warga Tanjungpinang sudah berusia 53 tahun. Sehingga, debit air yang tersalurkan terbilang cukup kecil.

“Makanya pelanggan mendapatkan air dengan aliran yang kecil juga” tambahnya.

Selain itu kata Nyanyang, ia juga mendapati bahwa HDPE yang ada di dalam WTP waduk Sungai Pulai sudah korosi. Sehingga, tangki HDPE tersebut harus diganti. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dengan kementerian terkait, untuk menangani masalah tersebut.

“Kedepan akan kita koordinasikan ke Kementerian PUPR untuk membantu mengatasi permasalahan ini juga, agar debit air yang disalurkan dapat dalam jumlah besar,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Wagub Nyanyang Sidak Pendistribusian Air di waduk Sungai Pulai pertama kali tampil pada Kepri.

Tergiur Investasi Bodong, Rp32,5 Juta Uang Karyawan Toko Roti Belum Tak Jelas Rimbanya

0
Korban dengan inisial E yang tertipu dengan Investai bodong. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Seorang gadis asal Dabo Singkep yang berusia 22 tahun bertahun-tahun mengumpulkan uang untuk mewujudkan masa depan kini menjadi angan-angan. Uang tabungan yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun ini justru lenyap setelah tergiur oleh tawaran investasi bodong yang dipromosikan mantan karyawan BNI Life, Safaringga.

Korban yang meminta identitasnya untuk disamarkan dengan inisial E, menceritakan awal mulanya bangaiman hingga dirinya tergiur dengan tawaran investasi bodong. Bermula dari kehawatiran uangnya tidak aman jika disimpan di rumah, dirinya memutuskan untuk menyimpan uangnya di Bank BNI Dabo Singkep, Cabang Tanjungpinang.

Namun saat berada di bank, ia bertemu Safaringga yang memperkenalkan diri sebagai mantan karyawan BNI Life dan menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan 20 persen dari setiap saham yang di tanamkan.

BACA JUGA: Wagub Nyanyang Komitmen Lakukan Pemerataan Investasi di Kepri

“Tergiur dengan keuntungan yang besar, saya ikut. Pertama saya invest Rp10 juta, lalu saya tambah lagi Rp10 juta, dan terakhir Rp12,5 juta. Totalnya jadi Rp32,5 juta. Kami percaya karena semua transaksinya dilakukan di Bank BNI,” kata E, Sabtu (19/4)

Namun dari keseluruhan uang yang diinvestasikannya, korban E hanya menerima satu kali pembayaran profit sebesar Rp 300 ribu pada awal tahun 2025, sementara investasinya dimulai sejak akhir 2024.

“Sisanya tidak pernah saya terima. Setiap saya minta kejelasan, pelaku selalu beralasan. Pernah saya telepon, dia bilang sabar dulu,” ungkap E.

Korban E mengaku baru mengetahui bahwa dirinya menjadi korban investasi bodong setelah membaca berita dan unggahan di beberapa media sosial. Ia pun belum memberitahu orang tuanya karena takut dimarahi.

“Orang tua saya sampai saat ini belum mengetahui. Karena kalau sampai tahu orang tua saya mengetahui kalau uang tabungan saya habis untuk investasi bodong ini, habislah saya,” katanya dengan nada sedih.

E mengaku uang tersebut ia kumpulkan dari hasil kerjanya sebagai karyawan di salah satu toko roti di Dabo Singkep selama tiga tahun.

“Gaji saya di tempat kerja tidak besar, makanya saya kumpul sedikit demi sedikit. Tapi malah ditipu seperti ini,” tambahnya.

Kasus ini menjadi bagian dari skema investasi bodong yang diduga melibatkan puluhan korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan para korban berharap uang mereka dapat dikembalikan. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Tergiur Investasi Bodong, Rp32,5 Juta Uang Karyawan Toko Roti Belum Tak Jelas Rimbanya pertama kali tampil pada Kepri.