Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1998

Dukungan Penuh untuk Rempang: BP Batam dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pengembangan Kawasan

0

batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mendampingi Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, dalam kunjungan kerja hari kedua di Kawasan Rempang pada Minggu (30/3/2025).

Li Claudia menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut, mereka meninjau sejumlah rencana pembangunan di Tanjung Banun serta berdialog langsung dengan masyarakat yang terdampak pengembangan kawasan.

Ia menyambut baik inisiatif pemerintah pusat terkait program Transmigrasi Lokal yang dicanangkan oleh Menteri Transmigrasi. Menurutnya, program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan kawasan.

“Kami berharap melalui program ini, Rempang dapat berkembang pesat, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Li Claudia.

Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Rempang yang tetap bersinergi dengan pemerintah dalam proses pengembangan kawasan.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, menegaskan bahwa kehadirannya di Rempang telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto. Ia ingin memastikan bahwa sebelum kawasan Rempang Galang ditetapkan sebagai wilayah transmigrasi, pemerintah terlebih dahulu mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Mendengar keluhan dan harapan mereka adalah hal yang paling penting,” ungkap Iftitah.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menemukan solusi terbaik agar investasi di Rempang dapat berjalan tanpa mengesampingkan kepentingan warga setempat.

“Saya hadir untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak, agar masyarakat Rempang tetap mendapat tempat dan tidak terpinggirkan,” tutupnya. (*)

Artikel Dukungan Penuh untuk Rempang: BP Batam dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pengembangan Kawasan pertama kali tampil pada Metropolis.

Sempat Buang Sabu ke Laut, Penumpang Kapal Pelni Ditangkap Aparat di Tambelan

0
Pelaku dan barang bukti diduga kuat narkoba jenis sabu setelah diamankan aparat. F.Kodim 0315/Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos– Penumpang kapal Pelni KM Sabuk Nusantara 30 diamankan atas kepemilikan narkoba diduga jenis sabu.

Pelaku berinisial TH, 30, ditangkap aparat Kodim 0315/Tanjungpinang di Pelabuhan Sribentayan, Kecamatan Tambelan, Bintan, Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 13.40 WIB.

Pria yang berdomisili di Tambelan ini berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sebagian ke laut.

BACA JUGA: Polisi Amankan 10 Kg Sabu-Sabu, Tangkap Dua Sindikat Narkoba Internasional

Pasintel Kodim 0315/TPI, Kapten Inf Herwansyah Putra mengungkapkan bahwa anggotanya, Peltu M. Hasanuddin sedang memantau arus mudik.

Ia menerima informasi awal bahwa ada salah satu penumpang kapal Pelni dari Kalimantan membawa barang terlarang.

Anggota Unit Intel Kodim 0315/Tanjungpinang itu segera melapor ke Komandan Unit Inteldim 0315/Tanjungpinang, Kapten Inf Maswendra.

Setelah menerima perintah lanjutan, Hasanudin langsung berkoordinasi dengan Babinsa dari Koramil 07/Tambelan Sertu Satya Hadinata dan Polsek Tambelan untuk melakukan penangkapan terhadap salah satu penumpang kapal Pelni.

Herwansyah menjelaskan, pelaku sempat melawan saat akan ditangkap. Bahkan, pelaku sempat membuang beberapa barang bukti ke laut.

Namun, petugas bergerak cepat mengamankan barang bukti.

Barang bukti itu tersimpan dalam beberapa plastik kecil.

“Beberapa barang bukti diduga kuat narkoba,” ujar Herwansyah.

Herwansyah mengatakan, pelaku telah dibawa ke Tanjunguban, Bintan untuk diproses lebih lanjut.

Herwansyah juga menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Davinci Josie mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus ini. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Sempat Buang Sabu ke Laut, Penumpang Kapal Pelni Ditangkap Aparat di Tambelan pertama kali tampil pada Kepri.

Evaluasi Kinerja Pemprov Kepri 2024: DPRD Kepri Soroti Tunda Bayar Senilai Rp282 Miliar

0
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi.

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, menilai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sepanjang tahun 2024 perlu dievaluasi secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya setelah menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepri.

Salah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah tingginya nilai tunda bayar yang mencapai Rp282 miliar. Menurutnya, angka ini menunjukkan kondisi keuangan daerah yang kurang sehat.

“Kinerja pemerintah daerah harus ada barometernya. Pemprov Kepri harus jelas dalam mencapai target seperti peningkatan ekonomi, bantuan yang tepat sasaran, pengurangan angka kemiskinan, serta infrastruktur yang telah dikerjakan selama tahun 2024. Kami ingin tahu skala prioritas dari setiap program yang dijalankan,” ujar Suhadi, Minggu (30/3).

Suhadi menjelaskan, penyebab utama tunda bayar ini adalah berkurangnya nilai transfer dana dari pemerintah pusat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemprov Kepri seharusnya lebih bijak dalam mengelola anggaran agar masalah tunda bayar tidak semakin membesar di masa depan.

Selain tunda bayar, Suhadi juga menyoroti potensi penerimaan daerah yang dinilainya belum dioptimalkan. Menurutnya, masih banyak pos penerimaan yang bisa dimaksimalkan, termasuk dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Seharusnya BUMD bisa menjadi sumber penerimaan yang lebih besar bagi Pemprov Kepri. Namun, hingga saat ini, kinerjanya belum menunjukkan hasil yang memuaskan,”katanya.

Sebagai anggota DPRD yang baru menjabat selama enam bulan, Suhadi menyatakan akan terus fokus pada transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Kami masih belajar tentang pengelolaan keuangan daerah, dan kami akan fokus pada penggunaan anggaran yang lebih jelas dan terukur,”tambahnya.

Suhadi menyebut  ada tiga poin utama yang harus menjadi perhatian Pemprov Kepri dalam evaluasi kinerja 2024 yakni pemerintah daerah harus memiliki prioritas yang jelas dalam menjalankan program, terutama terkait dengan sektor ekonomi, sosial, dan infrastruktur.

Nilai tunda bayar yang terus meningkat perlu segera diatasi agar tidak membebani keuangan daerah di tahun-tahun mendatang.  Potensi penerimaan, khususnya dari sektor BUMD dan sumber lain, harus dimaksimalkan untuk meningkatkan keuangan daerah.

Suhadi berharap evaluasi ini bisa mendorong transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami mendorong Pemprov Kepri untuk lebih terbuka kepada publik tentang program-program yang sudah dijalankan dan bagaimana skala prioritasnya,” tutupnya. (*)

Reporter : Azis Maulana

Artikel Evaluasi Kinerja Pemprov Kepri 2024: DPRD Kepri Soroti Tunda Bayar Senilai Rp282 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Santan di Tanjungpinang Naik Tajam, Jadi Rp45 Ribu per Kg

0
Pemilik Kios Santan di Jalan Kuantan, Bambang sudah menjual santan dengan harga Rp45 ribu per kilogram, Minggu (30/3). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Harga santan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri mengalami kenaikan yang sangat tajam, saat sehari jelang lebaran Idul Fitri 2025 ini. Kini, cairan putih yang berasal sari kelapa bulat itu dijual dengan harga Rp45 ribu per kilogram.

Harga santan di ibu kota Provinsi tersebut diketahui sudah berlaku sejak sehari lalu. Dimana, sebelumnya harga santan itu masih dijual oleh pedagang senilai Rp40 ribu per kilogram.

“Memang mengalami kenaikan. Harganya Rp45 ribu dari Rp40 ribu dan sudah dua hari,” kata Bambang, Pemilik Kios Santan di Jalan Kuantan Tanjungpinang, Minggu (30/3).

BACA JUGA: Harga Santan Capai Rp24 Ribu Per Kg

Ia menerangkan, naiknya harga santan tersebut dipicu dari tingginya harga kelapa bulat yang dijual oleh perkebunan di Natuna. Terlebih lagi, Bambang membutuhkan pengiriman pasokan kelapa bulat yang cepat, untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran Idulfitri.

Saat ini, harga kelapa bulat yang didatangkan dari Natuna tersebut tembus Rp10 ribu per biji, dari harga sebelumnya sebesar Rp8 ribu.

“Naiknya sejak kita pakai kelapa yang mahal. Dari perkebunan, memang minta tambah sedikit harganya, karena ada penambahan pekerja,” tambahnya.

Selain itu, kenaikan harga santan tersebut juga dipicu faktor ekspor kelapa bulat. “Kalau dari kita ya faktor ekspor. Kalau tidak ikut persaingan harga, kita tidak dapat barang (kelapa). Kalau dulukan harga kelapa tidak sampai Rp5 ribu,” tegasnya.

Naiknya harga santan mendekati lebaran, tidak berpengaruh dengan daya beli masyarakat. Dimana, kios-kios santan di Kota Tanjungpinang tetap dipadati oleh masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan lebaran Idulfitri.

Sementara itu, Rudi (50) mengaku mengeluh soal kenaikan harga santan yang terus berlanjut. Kendati demikian, mau tidak mau ia harus membeli santan tersebut.

“Ya mau tidak mau harus beli. Karena santan ini sudah jadi kebutuhan buat masak saat lebaran,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Harga Santan di Tanjungpinang Naik Tajam, Jadi Rp45 Ribu per Kg pertama kali tampil pada Kepri.

Tabrak Pembatas Jalan, Mobil Terbalik di Lagoi

0
Petugas melakukan olah tempat kejadian di lokasi kecelakaan tunggal di Lagoi, pada Sabtu (29/3/2025) sore. F.Unit Gakum untuk Batam Pos.

batampos– Beredar video berdurasi 29 detik di grup whatsapp yang memperlihatkan mobil Toyota Avanza terbalik di jalan kawasan wisata Lagoi, Bintan.

Pria yang mengabadikan kejadian pascakecelakaan memberikan informasi ke teman-temannya yang barangkali mengenal mobil avanza dengan nomor polisi BP 1659 GT yang terbalik di jalan kawasan wisata Lagoi.

“Ini mobil rental, yang tahu mohon berkabar,” kata pria tersebut. Ia juga memastikan kondisi pengemudi dan penumpang dalam keadaan sehat.

BACA JUGA:  Terlibat Kecelakaan, Pengemudi Toyota Veloz Terjepit di Setir

Kasat Lantas Polres Bintan AKP Firuddin melalui Kanit Gakum, Ipda Tedy Sinaga membenarkan kejadian kecelaakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (29/3/2025) sore.

Petugas telah ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Hasil dari olah TKP bahwa mobil yang dikemudikan Epa, dengan membawa dua orang penumpang melaju dari arah Lagoi menuju pos 1 Lagoi di Simpang Lagoi.

Saat itu, pengemudi mobil yang akan berbelok di jalan tikungan terlalu mengambil ke jalur tengah jalan.

Tiba-tiba dari arah berlawanan datang kendaraan lain.

Pengemudi yang kaget, kemudian membanting setir ke kiri jalan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain.

Akibat kejadian itu, mobil keluar jalur lalu menabrak pembatas jalan hingga terbalik.

Dari kejadian ini, pengemudi mobil dan dua orang penumpangnya tak mengalami luka.

Mobil pun berhasil dievakuasi. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Tabrak Pembatas Jalan, Mobil Terbalik di Lagoi pertama kali tampil pada Kepri.

Polsek Sagulung Sediakan Parkir Gratis untuk Pemudik

0
Polsek Sagulung. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Menyambut perayaan Idul Fitri 2025 atau 1 Syawal 1446 H, Polsek Sagulung menyediakan layanan parkir gratis bagi masyarakat yang hendak mudik. Layanan ini berlaku untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik kendaraan selama mereka merayakan Lebaran di kampung halaman.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini hanya perlu membawa fotokopi KTP pemilik kendaraan serta dokumen kepemilikan kendaraan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kendaraan yang dititipkan benar-benar milik pribadi dan menghindari potensi penyalahgunaan.

Selain kendaraan, Polsek Sagulung juga menerima penitipan barang berharga serta surat-surat penting. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat yang meninggalkan rumah dalam waktu lama tidak perlu khawatir akan keamanan aset mereka.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi tindak pidana pencurian rumah kosong yang sering terjadi saat musim mudik. “Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang meninggalkan rumahnya, sehingga mereka dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Iptu Rohandi Tambunan.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing, baik sebelum maupun setelah mudik. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara warga dan pihak kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib selama perayaan Idul Fitri.

“Jangan beri peluang bagi pelaku kejahatan. Sama-sama kita awasi dan antisipasi agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dalam suasana yang penuh kebahagiaan tanpa adanya gangguan keamanan,” tambahnya. Dengan adanya fasilitas penitipan ini, diharapkan warga dapat mudik dengan lebih tenang dan nyaman. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polsek Sagulung Sediakan Parkir Gratis untuk Pemudik pertama kali tampil pada Metropolis.

Polresta Barelang Buka Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025 di Jembatan I

0
Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025 di Jembatan I Barelang.

batampos – Polresta Barelang resmi membuka Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025 di Jembatan I Barelang. Pos ini melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Ditpam, Pramuka dan Satpol PP untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran masyarakat selama perayaan Lebaran dan liburan.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, mengimbau masyarakat untuk tetap merayakan Lebaran dengan penuh sukacita tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan selama rekreasi di masa liburan ini.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Rekreasi selama liburan tetap harus mengikuti aturan yang ada agar tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.
Salah satu aturan yang ditekankan adalah larangan parkir di lokasi yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Pengunjung kawasan wisata diimbau untuk memarkir kendaraannya di tempat yang telah disediakan guna menghindari kemacetan dan gangguan pada pengguna jalan lainnya.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa di sepanjang Jembatan Barelang, parkir di atas jembatan tidak diperbolehkan. Hal ini demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, terutama untuk mencegah risiko kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan.
Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025 akan beroperasi sepanjang waktu selama periode Lebaran dan liburan. Keberadaan pos ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas atau berwisata di sekitar kawasan Jembatan Barelang.
Selain memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat, pos terpadu ini juga berfungsi sebagai pusat pemantauan untuk mencegah berbagai tindakan berbahaya, termasuk aksi nekat seperti percobaan bunuh diri dari atas jembatan.
“Kami berharap tidak ada lagi kasus bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan. Kehadiran petugas di Pos Terpadu ini juga untuk mengawasi dan mencegah hal tersebut terjadi,” tambah Iptu Rohandi Tambunan.
Dengan adanya pos terpadu ini, masyarakat diharapkan dapat merayakan Idulfitri dan menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan tertib. Semua pihak diimbau untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan guna menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh warga yang beraktivitas di sekitar Jembatan Barelang. (*)
Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polresta Barelang Buka Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025 di Jembatan I pertama kali tampil pada Metropolis.

KBRI Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar

0
Myanmar diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3). (Hindustan Times/AFP) ( )

batampos – Myanmar digoyang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3) kemarin. Gempa tersebut terasa sangat kuat, bahkan hingga berdampak ke negara tetangga mereka.

Dikabarkan bahwa gempa dahsyat tersebut menewaskan ribuan orang. Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Myanmar itu dilaporkan bertambah menjadi 1.644 orang.

Sementara itu tercatat, 3.408 lainnya mengalami luka-luka, menurut laporan media pemerintah pada Sabtu (29/3). Bantuan internasional dan upaya penyelamatan juga terus ditingkatkan seiring dengan proses pemulihan di Myanmar dan Thailand pascagempa tersebut.

Lalu, bagaimana dengan Warga Negara Indonesia atau WNI yang berada di Myanmar?

Dikutip dari ANTARA, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan masih belum menerima informasi bahwa ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar dan Thailand itu.

Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok untuk mengetahui kondisi WNI yang ada di kedua negara Asia Tenggara itu.

“Berdasarkan komunikasi dengan komunitas Indonesia, hingga saat ini belum terdapat informasi adanya korban WNI, baik di Myanmar dan di Thailand,” kata Judha melalui pernyataan

Myanmar diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3). (Hindustan Times/AFP) ( )

tertulisnya.

Dia mengatakan bahwa KBRI Yangon tengah memantau dan berkoordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas WNI untuk mengidentifikasi WNI yang kemungkinan terdampak gempa.

Menurut Judha, sejauh ini WNI yang berada di Mandalay, kota Myanmar yang terdampak cukup parah akibat gempa, telah melaporkan diri dalam kondisi baik.

Dia menambahkan bahwa total WNI yang saat ini tercatat di Myanmar ada sekitar 250 orang. Belum ada pula laporan adanya WNI di Thailand yang terdampak gempa, tutur Judha. Saat ini, jumlah WNI yang menetap di Thailand tercatat ada 2.379 orang. (*)

Sumber: JP Group

Artikel KBRI Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar pertama kali tampil pada News.

Aceh Diguncang Gempa Bumi 5,4 Skala Richter

0
Gempa Bumi 5,4 skala richter guncang Aceh. (Istimewa).

batampos – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menindaklanjuti gempa bumi yang terjadi di wilayah Kota Banda Aceh pada pukul 09.58 WIB pada Minggu (30/3). Mereka memastikan tidak ada korban jiwa pasca gempa bumi berkekuatan 5,4 skala richter itu mengguncang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa bumi tersebut berpusat di daratan dengan kedalaman berada pada 10 kilometer pada parameter 5,63 Lintang Utara (LU) dan 95,47 Bujur Timur (BT). Gempa itu tidak berpotensi tsunami.

”Gempa dirasakan kuat selama 2-3 detik di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil kajian semetara, tidak ada korban jiwa dan hingga rilis ini diturunkan belum ada laporan kerusakan akibat kejadian ini,” terang Abdul Muhari kepada awak media di Jakarta.

Meski begitu, BNPB sudah meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh melakukan monitoring pasca gempa serta mengimbau warga setempat untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan. Mereka juga diminta untuk selalu mengikuti informasi maupun instruksi dari pihak berwenang, khususnya yang terkait dengan langkah kedaruratan bencana.

”BNPB turut mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja. Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan jangan panik, ketika gempa terjadi dapat berlindung di bawah meja yang kuat, menghindari material kaca, melakukan evakuasi ke luar rumah atau lapangan terbuka ketika gempa telah berhenti,” bebernya. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Aceh Diguncang Gempa Bumi 5,4 Skala Richter pertama kali tampil pada News.

Suhadi Soroti Tunda Bayar Rp282 Miliar

0
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, menilai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sepanjang tahun 2024 perlu dievaluasi secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya setelah menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepri.

Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah tingginya nilai tunda bayar yang mencapai Rp282 miliar. Menurutnya, angka ini mencerminkan kondisi keuangan daerah yang kurang sehat.

“Kinerja pemerintah daerah harus memiliki barometer yang jelas. Pemprov Kepri harus transparan dalam mencapai target, seperti peningkatan ekonomi, bantuan yang tepat sasaran, pengurangan angka kemiskinan, serta proyek infrastruktur yang telah dikerjakan selama tahun 2024. Kami ingin tahu skala prioritas dari setiap program yang dijalankan,” ujar Suhadi, Minggu (30/3).

Suhadi menjelaskan bahwa berkurangnya nilai transfer dana dari pemerintah pusat menjadi salah satu penyebab utama tunda bayar ini.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemprov Kepri harus lebih bijak dalam mengelola anggaran agar masalah tunda bayar tidak semakin membesar di masa depan.
Potensi Penerimaan Daerah Belum Maksimal

Selain tunda bayar, Suhadi juga menyoroti potensi penerimaan daerah yang dinilai belum dioptimalkan. Menurutnya, masih banyak sumber pendapatan yang bisa dimaksimalkan, termasuk dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Seharusnya BUMD bisa menjadi sumber penerimaan yang lebih besar bagi Pemprov Kepri. Namun, hingga saat ini, kinerjanya belum menunjukkan hasil yang memuaskan,” katanya.

Sebagai anggota DPRD yang baru menjabat selama enam bulan, Suhadi menyatakan akan terus berfokus pada transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Kami masih belajar tentang pengelolaan keuangan daerah dan akan fokus pada penggunaan anggaran yang lebih jelas dan terukur,” tambahnya.

3 Poin Utama Evaluasi Kinerja Pemprov Kepri 2024

Suhadi menekankan bahwa ada 3 hal utama yang harus menjadi perhatian Pemprov Kepri dalam mengevaluasi kinerjanya pada 2024:

  • Prioritas yang Jelas
    Pemerintah daerah harus memiliki skala prioritas yang terarah dalam menjalankan program, terutama di sektor ekonomi, sosial, dan infrastruktur.
  • Pengelolaan Keuangan yang Lebih Baik
    Nilai tunda bayar yang terus meningkat harus segera diatasi agar tidak membebani keuangan daerah di tahun-tahun mendatang.
  • Optimalisasi Penerimaan Daerah
    Pemprov Kepri harus memaksimalkan potensi penerimaan, khususnya dari BUMD dan sumber lain, guna memperkuat keuangan daerah.

Suhadi berharap evaluasi ini dapat mendorong transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami mendorong Pemprov Kepri untuk lebih terbuka kepada publik mengenai program-program yang sudah dijalankan dan bagaimana skala prioritasnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Azis Maulana

Artikel Suhadi Soroti Tunda Bayar Rp282 Miliar pertama kali tampil pada Kepri.