
batampos– Pemadam kebakaran (Damkar) berhasil melepas cincin yang menyebabkan jari pasien di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) membengkak, Jumat (7/3/2025) sore.
Proses pelepasan cincin dilakukan di rumah sakit yang beralamat di jalan raya Busung, Kelurahan Teluk Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan bahwa setelah menerima laporan, timnya langsung bergerak menuju rumah sakit untuk membantu pasien.
Kejadian itu bermula ketika perawat yang menangani pasien baru di rumah sakit pelat merah itu melihat ruas jari pasien tersebut membengkak.
BACA JUGA: Pelajar di Bintan Datangi Damkar karena Cincin Tak Bisa Dilepas
Menurut keluarga pasien, cincin tersebut telah digunakan oleh pasien selama bertahun-tahun.
“Sudah tahunan, kata keluarganya,” ujar Panyodi.
Dokter rumah sakit berhasil membujuk pasien agar bersedia melepas cincin yang menyebabkan ruas jarinya membengkak.
Karena pasien bersedia, pihak rumah sakit kemudian menghubungi Damkar.
Sebelum eksekusi dilakukan, dokter memberikan obat penenang kepada pasien tersebut.
“Dikasih obat penenang dulu, takutnya dia ngamuk,” ujar Panyodi.
Meskipun proses eksekusi berjalan lancar, namun Panyodi memastikan bahwa pasien tersebut merasakan sakit karena ruas jari sudah membengkak besar.
Namun, pasien tersebut justru tidak merasakan sakit apapun.
“Kita tanya apakah terasa sakit? Dia menjawab tidak, katanya seperti digigit semut saja,” ujar Panyodi. (*)
Reporter: Slamet
Artikel Pemadam Berhasil Lepas Cincin yang Menyebabkan Jari Pasien di RSJKO EHD Membengkak pertama kali tampil pada Kepri.



batampos– Kapal offshore/platform survey vessel, WM Natuna, mengalami kecelakaan di perairan Telaga Punggur, Batam, pada Sabtu (8/3) siang.


batampos – Sebuah kapal supply minyak bernama WN Natuna menabrak pelantar rumah, speed boat, serta bangunan pos milik Ditpolairud Polda Kepri di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa, Sabtu (8/3).


