Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2019

Ratusan Kendaraan Roda Dua Ikut Serta Memeriahkan Pawai Takbiran Idul Fitri  di Dabo Singkep

0
Kondisi Pawai Takbiran Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025 Di Dabo Singkep yang dipadati dengan ratusan kendaraan roda dua, Minggu (30/3). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Ratusan Kendaraan Roda Dua ikut serta memeriahkan acara Pawai Takbiran Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025. Kali ini acara Pawai Takbiran Idul Fitri dilaksanakan di Lapangan Bola Dabo Singkep Kabupaten Lingga pada Minggu malam (30/3).

Perayaan Pawai Takbiran Idul Fitri merupakan kegiatan tahunan yang sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat setempat sebagai wujud suka cita menyambut hari kemenangan yaitu Idul Fitri setelah sebulan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Pantauan Batampos, terlihat Ratusan Kendaraan Roda Dua memenuhi area jalan untuk mengikuti Pawai Takbiran yang setahun sekali di adakan. Tidak hanya kendaraan roda dua, terlihat juga Kendaraan Rida empat yang dihias dengan berbagai bentuk menarik ikut serta ambil bagian dalam kegiatan ini.

BACA JUGA: Perlombaan Pawai Takbiran Idul Fitri Kembali Digelar di Kecamatan Singkep

Wakapolres Lingga, Kompol Andri Sutrisno menghimbau kepada seluruh peserta Pawai Takbiran untuk selalaj Berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Untuk para pengendara Roda Dua agar berhati-hati dalam mengendarai kendaraannya. Jangan ugal-ugalan dan utamakan keselamatan, kecerobohan yang kita lakukan dapat membahayakan keselamatan orang lain,” ujar Kompol Andi Sutrisno, Minggu (30/3).

Antusiasme masyarakat begitu tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan iring-iringan kendaraan yang dihiasi dengan lampu warna-warni, tulisan kaligrafi, dan ornamen khas Idul Fitri.

Selain kendaraan hias, pawai takbir keliling juga diiringi dengan gema bedug dan lantunan takbir dari para peserta. Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok pemuda, majelis taklim, serta instansi pemerintahan yang turut memeriahkan acara.

Pawai takbir keliling ini berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian serta dinas perhubungan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Dengan semangat kebersamaan dan kebahagiaan, masyarakat Dabo Singkep menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah dengan penuh sukacita, berharap keberkahan dan kedamaian senantiasa menyertai seluruh umat Muslim. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Ratusan Kendaraan Roda Dua Ikut Serta Memeriahkan Pawai Takbiran Idul Fitri  di Dabo Singkep pertama kali tampil pada Kepri.

Ular Piton Sepanjang 1,5 Meter Nangkring di Tumpukan Kelapa

0
Petugas damkar memasukkan ular ke kain sarung yang sudah ditangkap dari tumpukan kelapa di kios pedagang Pasar Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (29/4). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Warga dibuat kaget dengan munculnya ular Piton sepanjang 1,5 meter.

Ular tersebut “nangkring” di tumpukan kelapa di kios pedagang Pasar Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (29/4).

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, warga yang sedang memilah kelapa tua dibuat kaget setelah melihat ular di tumpukan kelapa.

BACA JUGA: Damkar Selamatkan Ular Piton Terjebak Jaring setelah Mangsa Ayam di Tanjunguban

Warga yang memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap ular itu, langsung melapor ke petugas piket damkar.

“Dia phobia, geli sama ular, tidak berani,” kata Panyodi.

Setelah menerima laporan dari warga, petugas damkar langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi ular.

Proses evakuasi ular berjalan lancar dan aman. Ular kemudian dibawa ke kantor damkar untuk dilepaskan ke alam liar. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Ular Piton Sepanjang 1,5 Meter Nangkring di Tumpukan Kelapa pertama kali tampil pada Kepri.

Tips Cara Menjawab Pertanyaan Pribadi nan Klasik saat Lebaran

0
Ilustrasi kumpul keluarga saat lebaran ditanya ‘kapan nikah?’ (123rf Dicintai.com)

batampos – Pertanyaan klise saat Idul Fitri selalu muncul setiap tahun. Mulai dari pertanyaan “kapan lulus?”, “kapan mendapat kerja?”, “kapan kamu nikah?”. Pertanyaan-pertanyaan ini seolah telah menjadi tradisi.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sulit dihindari karena biasanya disampaikan oleh orang-orang yang lebih tua. Mereka berasal dari generasi yang jauh berbeda.

Pada zaman dulu, pertanyaan semacam itu dianggap wajar. Namun, di era sekarang, pertanyaan pribadi mulai terasa kurang sopan karena menyangkut privasi yang seharusnya tidak diumbar. Meski begitu, kebiasaan tersebut tetap bertahan dan seolah-olah menjadi bagian dari budaya lebaran.

Secara umum, pertanyaan basa-basi bertujuan menunjukkan kepedulian, terutama dari anggota keluarga yang jarang bertemu. Namun, topik pribadi seperti karier, kehidupan, perubahan fisik, dan pencapaian akademik justru bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman, bahkan stres dan tertekan.

Mengutip laman feb.ugm.ac.id, stres adalah respons otomatis terhadap suatu situasi, tergantung pada bagaimana individu menilai keadaan tersebut. Apakah seseorang tersebut menganggapnya sebagai ancaman, tekanan, atau sesuatu yang netral.

Untuk mengatasinya, bersikap bijak adalah kunci. Komunikasi yang efektif dengan jawaban cerdas dapat membantu menegaskan pendirian tanpa mengganggu suasana. Selain itu, mengalihkan topik ke hal yang lebih positif juga bisa menjadi solusi.

Sebagai alternatif, Batam Pos telah menyusun jawaban cerdas no counter yang dapat digunakan untuk merespons pertanyaan-pertanyaan tersebut tanpa memicu perdebatan, sehingga suasana Lebaran tetap nyaman.

Jawaban Cerdas untuk Pertanyaan Basa-Basi

1. Kapan nikah?

  • “Doakan saja yang terbaik, masih dalam proses seleksi”
  • “Masih fokus memperbaiki diri, semua punya waktunya sendiri-sendiri”

2. Kenapa belum dapat kerja?

  • “Lagi proses, om/tante, doain aja biar dapet yang terbaik”
  • “Kalau ada lowongan di tempat om/tante, boleh banget diinfokan”
  • “Iya nih, lagi nunggu yang sesuai passion
  • “Lagi bangun bisnis nih, om/tante follow dong akun bisnis aku”

3. Makin kurus/gendut ya sekarang?

  • “Biar ada perubahan tiap tahun tante/om”
  • “Iya nih, makan enak terus gak bisa nolak”
  • “Lagi eksperimen diet, masih suka gagal”
  • “Yang penting sehat om/tante, bukan soal berat badan aja”

4. Kapan nyusul si …, dia udah sukses sekarang?

  • “Memang si … keren, tapi setiap orang punya jalannya sendiri tante/om”
  • “Lagi fokus sama jalur sendiri tante/om”
  • “Definisi sukses yang gimana nih? versi sukses bisa beda-beda om/tante”

5. Kok masih sendiri aja?

  • “Masih menikmati masa muda tante/om, nunggu yang pas”
  • “Masih fokus kuliah/kerja/berkarya, nanti kalau nemu yang cocok langsung sebar undangan”
  • “Mending single daripada salah pilih”

Artikel Tips Cara Menjawab Pertanyaan Pribadi nan Klasik saat Lebaran pertama kali tampil pada Lifestyle.

Penerapan Pembelian Tiket Secara Online Mampu Mengurai Penumpukkan Penumpang di Pelabuhan

0
Ketua KKML Batam, Okta Robin. f.ist

batampos– Arus mudik lebaran 2025 di Kota Batam berjalan dengan lancar khususnya di Pelabuhan Telaga Punggur.

Di Pelabuhan ini, didominasi pemudik yang hendak berangkat dengan tujuan Kabupaten Lingga.

Ketua Kekerabatan Keluarga Masyarakat Lingga (KKML) Kota Batam, Okta Robin mengatakan arus mudik kali ini lancar berkat penerapan pembelian tiket secara online yang diterapkan oleh BP Batam.

BACA JUGA: Pemudik Diimbau Pastikan Jadwal Kapal dan Gunakan Tiket Sah

“Tahun lalu beli masih ofline dan itu belum teratur dalam mengatur arus mudik. Masih ada pemudik yang tidak terangkut,” kata Okta Robin, Minggu, (30/3).

Menurutnya dengan penerapan tiket online ini, operator kapal bisa mengetahui berapa jumlah calon pemudik yang akan berangkat ke kampung halamannya.

“Ketika dibuka pemesanan tiket secara online dan tiket habis. Jika permintaan tiket banyak, operator bisa mengambil langkah dengan menambah armada kapal,” ujar Okta.

Hal ini dibuktikan dengan H-7 lebaran yang mana jumlah pemudik terus meningkat, sehingga operator menambah armada yang mana dalam sehari bisa dua kapal yang beroperasi tujuan Lingga.

“Khusus hari ini yang mana hari terakhir Ramadan, operator menambah 2 kapal. Jadi yang kapal ke Lingga ada 3 unit. Alhamdulillah semua pemudik terangkut,” ujar Okta.

Selain itu, calon penumpang tidak berdesak-desakan mengantri membeli tiket di loket penjualan. “Kami cukup membeli lewat handphone saja, tak mesti berdesak-desakan,” kata dia.

Dengan kebijakan ini, pemudik bisa terangkut semua dan bisa merayakan lebaran Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman masing-masing.

KKML juga memyampaikan ucapan terimakasih kepada BP Batam, Pemko Batam dan seluruh stekholder yang sama sama bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan mudik lebaran tahun ini

“Semoga dari tahun ke tahun pelayanan terus ditingkatkan sehingga penumpang nyaman dalam melakukan perjalanan,” tutup Okta. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Penerapan Pembelian Tiket Secara Online Mampu Mengurai Penumpukkan Penumpang di Pelabuhan pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukungan Penuh untuk Rempang: BP Batam dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pengembangan Kawasan

0

batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mendampingi Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, dalam kunjungan kerja hari kedua di Kawasan Rempang pada Minggu (30/3/2025).

Li Claudia menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut, mereka meninjau sejumlah rencana pembangunan di Tanjung Banun serta berdialog langsung dengan masyarakat yang terdampak pengembangan kawasan.

Ia menyambut baik inisiatif pemerintah pusat terkait program Transmigrasi Lokal yang dicanangkan oleh Menteri Transmigrasi. Menurutnya, program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan kawasan.

“Kami berharap melalui program ini, Rempang dapat berkembang pesat, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Li Claudia.

Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Rempang yang tetap bersinergi dengan pemerintah dalam proses pengembangan kawasan.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, menegaskan bahwa kehadirannya di Rempang telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto. Ia ingin memastikan bahwa sebelum kawasan Rempang Galang ditetapkan sebagai wilayah transmigrasi, pemerintah terlebih dahulu mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Mendengar keluhan dan harapan mereka adalah hal yang paling penting,” ungkap Iftitah.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menemukan solusi terbaik agar investasi di Rempang dapat berjalan tanpa mengesampingkan kepentingan warga setempat.

“Saya hadir untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak, agar masyarakat Rempang tetap mendapat tempat dan tidak terpinggirkan,” tutupnya. (*)

Artikel Dukungan Penuh untuk Rempang: BP Batam dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pengembangan Kawasan pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukungan Penuh untuk Rempang: BP Batam dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pengembangan Kawasan

0

batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mendampingi Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, dalam kunjungan kerja hari kedua di Kawasan Rempang pada Minggu (30/3/2025).

Li Claudia menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut, mereka meninjau sejumlah rencana pembangunan di Tanjung Banun serta berdialog langsung dengan masyarakat yang terdampak pengembangan kawasan.

Ia menyambut baik inisiatif pemerintah pusat terkait program Transmigrasi Lokal yang dicanangkan oleh Menteri Transmigrasi. Menurutnya, program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan kawasan.

“Kami berharap melalui program ini, Rempang dapat berkembang pesat, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Li Claudia.

Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Rempang yang tetap bersinergi dengan pemerintah dalam proses pengembangan kawasan.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, menegaskan bahwa kehadirannya di Rempang telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto. Ia ingin memastikan bahwa sebelum kawasan Rempang Galang ditetapkan sebagai wilayah transmigrasi, pemerintah terlebih dahulu mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Mendengar keluhan dan harapan mereka adalah hal yang paling penting,” ungkap Iftitah.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menemukan solusi terbaik agar investasi di Rempang dapat berjalan tanpa mengesampingkan kepentingan warga setempat.

“Saya hadir untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak, agar masyarakat Rempang tetap mendapat tempat dan tidak terpinggirkan,” tutupnya. (*)

Artikel Dukungan Penuh untuk Rempang: BP Batam dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pengembangan Kawasan pertama kali tampil pada Metropolis.

Sempat Buang Sabu ke Laut, Penumpang Kapal Pelni Ditangkap Aparat di Tambelan

0
Pelaku dan barang bukti diduga kuat narkoba jenis sabu setelah diamankan aparat. F.Kodim 0315/Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos– Penumpang kapal Pelni KM Sabuk Nusantara 30 diamankan atas kepemilikan narkoba diduga jenis sabu.

Pelaku berinisial TH, 30, ditangkap aparat Kodim 0315/Tanjungpinang di Pelabuhan Sribentayan, Kecamatan Tambelan, Bintan, Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 13.40 WIB.

Pria yang berdomisili di Tambelan ini berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sebagian ke laut.

BACA JUGA: Polisi Amankan 10 Kg Sabu-Sabu, Tangkap Dua Sindikat Narkoba Internasional

Pasintel Kodim 0315/TPI, Kapten Inf Herwansyah Putra mengungkapkan bahwa anggotanya, Peltu M. Hasanuddin sedang memantau arus mudik.

Ia menerima informasi awal bahwa ada salah satu penumpang kapal Pelni dari Kalimantan membawa barang terlarang.

Anggota Unit Intel Kodim 0315/Tanjungpinang itu segera melapor ke Komandan Unit Inteldim 0315/Tanjungpinang, Kapten Inf Maswendra.

Setelah menerima perintah lanjutan, Hasanudin langsung berkoordinasi dengan Babinsa dari Koramil 07/Tambelan Sertu Satya Hadinata dan Polsek Tambelan untuk melakukan penangkapan terhadap salah satu penumpang kapal Pelni.

Herwansyah menjelaskan, pelaku sempat melawan saat akan ditangkap. Bahkan, pelaku sempat membuang beberapa barang bukti ke laut.

Namun, petugas bergerak cepat mengamankan barang bukti.

Barang bukti itu tersimpan dalam beberapa plastik kecil.

“Beberapa barang bukti diduga kuat narkoba,” ujar Herwansyah.

Herwansyah mengatakan, pelaku telah dibawa ke Tanjunguban, Bintan untuk diproses lebih lanjut.

Herwansyah juga menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Davinci Josie mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus ini. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Sempat Buang Sabu ke Laut, Penumpang Kapal Pelni Ditangkap Aparat di Tambelan pertama kali tampil pada Kepri.

Evaluasi Kinerja Pemprov Kepri 2024: DPRD Kepri Soroti Tunda Bayar Senilai Rp282 Miliar

0
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi.

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, menilai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sepanjang tahun 2024 perlu dievaluasi secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya setelah menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepri.

Salah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah tingginya nilai tunda bayar yang mencapai Rp282 miliar. Menurutnya, angka ini menunjukkan kondisi keuangan daerah yang kurang sehat.

“Kinerja pemerintah daerah harus ada barometernya. Pemprov Kepri harus jelas dalam mencapai target seperti peningkatan ekonomi, bantuan yang tepat sasaran, pengurangan angka kemiskinan, serta infrastruktur yang telah dikerjakan selama tahun 2024. Kami ingin tahu skala prioritas dari setiap program yang dijalankan,” ujar Suhadi, Minggu (30/3).

Suhadi menjelaskan, penyebab utama tunda bayar ini adalah berkurangnya nilai transfer dana dari pemerintah pusat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemprov Kepri seharusnya lebih bijak dalam mengelola anggaran agar masalah tunda bayar tidak semakin membesar di masa depan.

Selain tunda bayar, Suhadi juga menyoroti potensi penerimaan daerah yang dinilainya belum dioptimalkan. Menurutnya, masih banyak pos penerimaan yang bisa dimaksimalkan, termasuk dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Seharusnya BUMD bisa menjadi sumber penerimaan yang lebih besar bagi Pemprov Kepri. Namun, hingga saat ini, kinerjanya belum menunjukkan hasil yang memuaskan,”katanya.

Sebagai anggota DPRD yang baru menjabat selama enam bulan, Suhadi menyatakan akan terus fokus pada transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Kami masih belajar tentang pengelolaan keuangan daerah, dan kami akan fokus pada penggunaan anggaran yang lebih jelas dan terukur,”tambahnya.

Suhadi menyebut  ada tiga poin utama yang harus menjadi perhatian Pemprov Kepri dalam evaluasi kinerja 2024 yakni pemerintah daerah harus memiliki prioritas yang jelas dalam menjalankan program, terutama terkait dengan sektor ekonomi, sosial, dan infrastruktur.

Nilai tunda bayar yang terus meningkat perlu segera diatasi agar tidak membebani keuangan daerah di tahun-tahun mendatang.  Potensi penerimaan, khususnya dari sektor BUMD dan sumber lain, harus dimaksimalkan untuk meningkatkan keuangan daerah.

Suhadi berharap evaluasi ini bisa mendorong transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami mendorong Pemprov Kepri untuk lebih terbuka kepada publik tentang program-program yang sudah dijalankan dan bagaimana skala prioritasnya,” tutupnya. (*)

Reporter : Azis Maulana

Artikel Evaluasi Kinerja Pemprov Kepri 2024: DPRD Kepri Soroti Tunda Bayar Senilai Rp282 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Santan di Tanjungpinang Naik Tajam, Jadi Rp45 Ribu per Kg

0
Pemilik Kios Santan di Jalan Kuantan, Bambang sudah menjual santan dengan harga Rp45 ribu per kilogram, Minggu (30/3). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Harga santan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri mengalami kenaikan yang sangat tajam, saat sehari jelang lebaran Idul Fitri 2025 ini. Kini, cairan putih yang berasal sari kelapa bulat itu dijual dengan harga Rp45 ribu per kilogram.

Harga santan di ibu kota Provinsi tersebut diketahui sudah berlaku sejak sehari lalu. Dimana, sebelumnya harga santan itu masih dijual oleh pedagang senilai Rp40 ribu per kilogram.

“Memang mengalami kenaikan. Harganya Rp45 ribu dari Rp40 ribu dan sudah dua hari,” kata Bambang, Pemilik Kios Santan di Jalan Kuantan Tanjungpinang, Minggu (30/3).

BACA JUGA: Harga Santan Capai Rp24 Ribu Per Kg

Ia menerangkan, naiknya harga santan tersebut dipicu dari tingginya harga kelapa bulat yang dijual oleh perkebunan di Natuna. Terlebih lagi, Bambang membutuhkan pengiriman pasokan kelapa bulat yang cepat, untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran Idulfitri.

Saat ini, harga kelapa bulat yang didatangkan dari Natuna tersebut tembus Rp10 ribu per biji, dari harga sebelumnya sebesar Rp8 ribu.

“Naiknya sejak kita pakai kelapa yang mahal. Dari perkebunan, memang minta tambah sedikit harganya, karena ada penambahan pekerja,” tambahnya.

Selain itu, kenaikan harga santan tersebut juga dipicu faktor ekspor kelapa bulat. “Kalau dari kita ya faktor ekspor. Kalau tidak ikut persaingan harga, kita tidak dapat barang (kelapa). Kalau dulukan harga kelapa tidak sampai Rp5 ribu,” tegasnya.

Naiknya harga santan mendekati lebaran, tidak berpengaruh dengan daya beli masyarakat. Dimana, kios-kios santan di Kota Tanjungpinang tetap dipadati oleh masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan lebaran Idulfitri.

Sementara itu, Rudi (50) mengaku mengeluh soal kenaikan harga santan yang terus berlanjut. Kendati demikian, mau tidak mau ia harus membeli santan tersebut.

“Ya mau tidak mau harus beli. Karena santan ini sudah jadi kebutuhan buat masak saat lebaran,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Harga Santan di Tanjungpinang Naik Tajam, Jadi Rp45 Ribu per Kg pertama kali tampil pada Kepri.

Tabrak Pembatas Jalan, Mobil Terbalik di Lagoi

0
Petugas melakukan olah tempat kejadian di lokasi kecelakaan tunggal di Lagoi, pada Sabtu (29/3/2025) sore. F.Unit Gakum untuk Batam Pos.

batampos– Beredar video berdurasi 29 detik di grup whatsapp yang memperlihatkan mobil Toyota Avanza terbalik di jalan kawasan wisata Lagoi, Bintan.

Pria yang mengabadikan kejadian pascakecelakaan memberikan informasi ke teman-temannya yang barangkali mengenal mobil avanza dengan nomor polisi BP 1659 GT yang terbalik di jalan kawasan wisata Lagoi.

“Ini mobil rental, yang tahu mohon berkabar,” kata pria tersebut. Ia juga memastikan kondisi pengemudi dan penumpang dalam keadaan sehat.

BACA JUGA:  Terlibat Kecelakaan, Pengemudi Toyota Veloz Terjepit di Setir

Kasat Lantas Polres Bintan AKP Firuddin melalui Kanit Gakum, Ipda Tedy Sinaga membenarkan kejadian kecelaakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (29/3/2025) sore.

Petugas telah ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Hasil dari olah TKP bahwa mobil yang dikemudikan Epa, dengan membawa dua orang penumpang melaju dari arah Lagoi menuju pos 1 Lagoi di Simpang Lagoi.

Saat itu, pengemudi mobil yang akan berbelok di jalan tikungan terlalu mengambil ke jalur tengah jalan.

Tiba-tiba dari arah berlawanan datang kendaraan lain.

Pengemudi yang kaget, kemudian membanting setir ke kiri jalan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain.

Akibat kejadian itu, mobil keluar jalur lalu menabrak pembatas jalan hingga terbalik.

Dari kejadian ini, pengemudi mobil dan dua orang penumpangnya tak mengalami luka.

Mobil pun berhasil dievakuasi. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Tabrak Pembatas Jalan, Mobil Terbalik di Lagoi pertama kali tampil pada Kepri.

Play sound