Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2023

Ngabuburit di Kota Lama, Nikmati Senja Ramadan Lewat Lensa Kamera

0
Saat bulan Ramadan, suasana di berbagai sudut kota menjadi lebih hidup, termasuk di kawasan Kota Lama Tanjungpinang yang selalu menjadi daya tarik bagi para fotografer. 
***
Fotografer dari berbagai komunitas fotografi menggelar ngabuburit dengan memotret momen di kawasan Kota Lama Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar
Kawasan Kota Lama Tanjungpinang menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat khususnya para fotografer untuk ngabuburit atau menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa.
Menjelang waktu berbuka puasa, banyak fotografer, baik profesional maupun amatir, memanfaatkan waktu untuk berburu momen-momen menarik untuk diabadikan melalui lensa kamera di kawasan bersejarah ini.
Untuk mengisi waktu sebelum berbuka, memotret atau hunting foto bagi para fotografer juga menjadi ajang untuk meningkatkan keterampilan fotografi, sekaligus berinteraksi dengan komunitas fotografi lainnya.
Selain itu, menjelang azan Magrib, kawasan Kota Lama Tanjungpinang mulai dari tepi laut, Jalan Bintan, Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar, Jalan Pos, Jalan Pasar Ikan, Pelantar I, Pelantar II dan Jalan Gambir, dipenuhi oleh berbagai aktivitas.
Bangunan-bangunan khas tempo dahulu yang berwarna-warni, para pedagang, aktivitas di Pelantar II hingga rumah-rumah warga dengan desain klasik, menjadi latar yang sempurna untuk diabadikan dalam bingkai kamera.
Selain arsitektur bangunan dan rumah zaman dahulu yang khas, Kota Lama Tanjungpinang juga menawarkan lebih banyak momen menarik lainnya untuk diabadikan melalui lensa kamera fotografer.
Beberapa komunitas fotografi seperti Kelas Pagi dan Kepri Photo Community bahkan sengaja mengadakan kegiatan hunting foto bersama di kawasan Kota Lama Tanjungpinang. Para fotografer ini berbagi teknik memotret, berdiskusi tentang komposisi, hingga berbagi hasil jepretan di media sosial.
Sebelum berburu foto di Kota Lama Tanjungpinang, para fotografer dari berbagai komunitas fotografi ini, tidak lupa menyempatkan berdoa bersama. Kemudian bersama-sama mengabadikan momen-momen yang tidak terlupakan di Kota Lama Tanjungpinang.
Usai berburu foto dan setelah azan Magrib berkumandang, para fotografer berkumpul untuk berbuka puasa bersama di sekitar Kota Lama Tanjungpinang, menikmati hidangan takjil sederhana sambil tetap berdiskusi tentang dunia fotografi.
*Kota Lama Tanjungpinang, Ruang Ekplorasi Visual yang Menarik
Bagi para pencinta fotografi di Tanjungpinang dan Bintan, kawasan Kota Lama ini bukan hanya menawarkan suasana klasik dan estetika tempo dahulu. Namun menjadi ruang eksplorasi visual yang menarik.
Kota Lama Tanjungpinang selalu menawarkan berbagai momen dan objek menarik untuk diabadikan. Dari bangunan dan rumah yang klasik, lampu-lampu jalanan yang mulai menyala menjelang senja, hingga aktivitas masyarakat yang semakin ramai menjelang waktu berbuka.
Penjual makanan kaki lima di bazar Ramadan yang sibuk menyiapkan takjil, pedagang toko, aktivitas di pasar, bongkar muat barang dan aktivitas penyebrangan menggunakan pompong di Pelantar II serta pemandangan unik lainnya.
Selain itu, suasana lembut yang dihasilkan dari perpaduan cahaya matahari yang mulai meredup dengan arsitektur khas zaman dahulu, membuat Kota Lama Tanjungpinang, menjadi lokasi favorit bagi para fotografer.
“Kawasan Kota Lama itu unik dan punya nuansa tersendiri. Pagi dan sore waktu terbaik buat hunting foto, apalagi saat suasana Ramadan,” kata Fara, 33, penggiat fotografi alumni Kelas Pagi 2024, Selasa (25/3) sore.
Bagi komunitas fotografi, ngabuburit di Kota Lama Tanjungpinang tidak hanya tentang memotret keindahan di lokasi, namun juga menangkap interaksi kehangatan antar manusia di dalamnya.
Selain itu, hunting foto ini ini juga untuk mengisi waktu luang dan ngabuburit bersama rekan-rekan fotografer dari berbagai komunitas fotografi di Tanjungpinang dan Bintan.
“Tidak hanya soal foto saja, hunting foto ini menjadi ajang silahturahmi dan berjejaring dengan rekan-rekan fotografer lainnya,” kata Fara.
Menurutnya, para fotografer yang menggeluti fotografi jalanan (Street Photography), Ramadan di Kota Lama Tanjungpinang, menghadirkan banyak cerita visual yang kaya akan emosi dan kehidupan.
Potret aktivitas pekerja bongkar muat barang, para pedagang takjil yang tersenyum saat melayani pembeli dan ekspresi harap anak-anak yang menunggu waktu berbuka.
Semua visual tersebut menggambarkan esensi Ramadan yakni silaturahmi, kebersamaan dan berbagi serta menjadi momen yang menarik untuk diabadikan.
Berburu foto di Kota Lama Tanjungpinang menjelang buka puasa, lanjut Fara, bukan hanya soal teknik, namun juga terkait cara menangkap cerita dan emosi.
Tak hanya itu, persiapan yang baik dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, fotografer bisa mendapatkan foto yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kaya akan makna.
“Kami mengambil foto candid di sini. Banyak cerita yang bisa diceritakan lewat ekspresi orang-orang. Apalagi saat ngabuburit, atmosfernya lebih hidup,” ungkap Fara.
Saat matahari perlahan mulai tenggelam dan senja mulai menjelang, para pengunjung Kota Lama termasuk komunitas fotografi yang asik berburu, mulai bersiap mencari tempat berbuka.
Beberapa pengunjung memilih berbuka bersama di kursi-kursi yang tersedia di trotoar jalan Kota Lama Tanjungpinang. Sementara pengunjung lain menikmati hidangan berbuka di warung-warung sekitar.
“Komunitas fotografi di Tanjungpinang dan Bintan juga menggelar buka puasa bersama. Kemudian menunaikan salat Magrib di Masjid Agung Al Hikmah. Selanjutnya berbagi pengalaman dan berdiskusi tentang karya fotografi,” sebut Fara.
Fotografer dari Tanjunguban Bintan Robbi Hafzan, 38, menambahkan Kota Lama Tanjungpinang dengan segala keunikannya, menjadikan ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Namun tentang menikmati momen, menemukan inspirasi dan berbagi cerita lewat lensa kamera.
“Sudah lama tidak ke Kota Lama. Ini waktu yang tepat untuk ngabuburit sambil motret dan silaturahmi dengan fotografer di Tanjungpinang,” ujar Robbi yang rela menempuh kejauhan 90 kilometer dari Bintan ke Tanjungpinang.
Menurut Robbi, menunggu waktu berbuka puasa dengan memotret mengabadikan momen di Kota Lama Tanjungpinang, bukan hanya sekadar mengisi waktu, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.
Selain dapat mengabadikan momen-momen unik khas Ramadan dan silaturahmi, para fotografer juga dapat memperluas jaringan dan diskusi serta menikmati suasana kota yang penuh sejarah.
“Bagi fotografer yang menjalankan ibadah puasa, Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan penuh inspirasi visual yang patut diabadikan dalam setiap jepretan kamera,” tutup anggota Kepri Photo Community ini. (*) 
Reporter: Yusnadi Nazar

Artikel Ngabuburit di Kota Lama, Nikmati Senja Ramadan Lewat Lensa Kamera pertama kali tampil pada Kepri.

Sambut Lebaran, Baznas Berbagi Kasih dengan Karyawan RSUD Embung Fatimah

0
Karyawan RSUD Embung Fatimah terima bantuan sembako dari Baznas. Foto. Ellin untuk Batam Pos

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar program berbagi kasih berupa paket sembako dalam rangka Ramadan 1446 Hijriah di RSUD Embung Fatimah, Batam, pada Rabu (26/3). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu karyawan rumah sakit yang bekerja dengan penuh dedikasi, terutama mereka yang berstatus tenaga honorer dan petugas kebersihan.

Kepala Humas RSUD Embung Fatimah, Ellin Sumarni, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kepedulian sosial Baznas terhadap para pekerja di lingkungan rumah sakit.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Baznas. Bantuan ini tentunya sangat berarti bagi para pegawai kami yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Baznas membagikan bantuan sembako kepada berbagai kategori pekerja di RSUD Embung Fatimah. Sebanyak 230 tenaga honorer menerima bantuan, disusul oleh 52 petugas kebersihan, 6 anggota Satpol PP, serta 16 petugas keamanan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban mereka menjelang perayaan Idulfitri.

Direktur RSUD Embung Fatimah, Wijayanti Ndari, turut mengapresiasi program Ramadan 1446 Bahagia ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan kepada para pegawai dan membantu mereka merayakan Idulfitri dengan lebih nyaman. “Kami berharap seluruh karyawan, termasuk tenaga medis, dapat merayakan Lebaran dengan aman dan tenang,” katanya.

Selain itu, Wijayanti menegaskan bahwa RSUD Embung Fatimah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Sebagai rumah sakit pusat rujukan daerah, RSUD berupaya menjaga kualitas layanan meskipun dalam suasana libur Lebaran. “Kami akan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Salah satu pegawai penerima bantuan, Yanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan melalui program ini. “Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Baznas berharap dapat terus menebarkan kebahagiaan dan meningkatkan kepedulian sosial di berbagai sektor. Program berbagi kasih seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di momen-momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Sambut Lebaran, Baznas Berbagi Kasih dengan Karyawan RSUD Embung Fatimah pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Keluhkan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

0
Situasi Pasar Fanindo. Masyarakat mulai mengeluhkan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
(f. Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Harga kebutuhan pokok terus merangkak naik menjelang Lebaran. Pantauan di pasar tradisional Batuaji dan Sagulung menunjukkan kenaikan signifikan, terutama pada daging dan sayuran.

Di Pasar Fanindo, harga daging sapi segar kini berkisar antara Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. Sementara itu, daging sapi beku dijual seharga Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada daging ayam, di mana daging ayam segar dijual Rp39 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam beku berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Tak hanya daging, harga sayur dan bumbu dapur juga mengalami lonjakan tajam. Susi, pedagang sayur di Pasar Fanindo, mengungkapkan bahwa beberapa jenis sayuran mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat.

“Harga kangkung dan sayuran sejenis kini di atas Rp20 ribu per kilogram. Ini naik drastis dibandingkan sebelumnya,” ujarnya, Kamis (27/3).

Menurut para pedagang, kenaikan harga ini merupakan tren tahunan menjelang perayaan keagamaan, terutama Lebaran. Jhoni, pedagang daging di Pasar Fanindo, menyebut bahwa lonjakan harga ini dipicu meningkatnya permintaan, sementara pasokan tetap terbatas.

“Setiap tahun selalu begini, semakin dekat Lebaran, harga semakin mahal. Kami sebagai pedagang juga tidak bisa berbuat banyak karena harga dari pemasok sudah naik lebih dulu,” kata Jhoni.

Lonjakan harga ini menjadi beban berat bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Sumarni, warga Batuaji, mengeluhkan kondisi tersebut.

“Setiap hari ke pasar terasa semakin berat. Harga terus naik, sementara penghasilan tetap. Semoga ada tindakan dari pemerintah,” harapnya.

Masyarakat meminta pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga bahan pokok. Salah satu langkah yang diharapkan adalah memperbanyak operasi pasar murah agar harga lebih terjangkau menjelang Lebaran.

“Operasi pasar selama ini ada, tapi jumlahnya kurang. Kalau bisa, ditambah lagi sampai mendekati Lebaran supaya kami bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” tambah Sumarni.

Pemerintah daerah belum memberikan pernyataan resmi terkait kenaikan harga ini. Namun, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya akan ada intervensi berupa operasi pasar atau subsidi harga tertentu agar lonjakan tidak semakin parah.

Masyarakat berharap ada solusi cepat untuk menekan kenaikan harga yang terus terjadi. Jika tidak ada tindakan konkret, harga kebutuhan pokok dikhawatirkan semakin melambung menjelang hari raya, membuat masyarakat semakin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Keluhkan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Gelar Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias

0
Ilustrasi Pawai mobil hias pada malam takbiran di Engku Hamidah, Batam Centre. F.Cecep Maulana

batampos – Menyambut Idulfitri, Pemko Batam juga menggelar Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias tingkat kota. Pawai Takbir akan dipusatkan di Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Polsek Batuampar pada Minggu, 30 Maret 2025.

“Masjid Agung Raja Hamidah sudah bisa digunakan, jadi kita pusatkan di sana. Masyarakat bisa menyaksikan pawai dari Masjid Agung hingga Seraya Atas,” ujar Sekda Kota Batam, Jefridin.

Selain pawai, Pemko Batam juga mengadakan Lomba Mobil Hias dengan hadiah total Rp36 juta. Lomba ini terbuka bagi Perangkat Daerah, BP Batam, Forkopimda, instansi vertikal, hotel, perbankan, ormas Islam, serta masjid/musala.

Open House Wali Kota Batam

Sebagai bagian dari perayaan Idulfitri, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, akan menggelar open house di kediamannya, Perumahan KDA Cluster Cendrawasih No. 12 A, pada 31 Maret 2025 pukul 09.00–17.00 WIB.

“Silakan datang untuk bersilaturahmi dan berhari raya bersama pimpinan kota,” kata Jefridin. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pemko Batam Gelar Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias pertama kali tampil pada Metropolis.

889 Titik Lokasi Salat Idulfitri di Batam

0
Dataran Engku Putri, Batam Center

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menetapkan 889 titik lokasi Salat Idulfitri 1446 H/2025 M yang tersebar di 12 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 695 titik berada di masjid, 185 di musala, dan 9 titik di lapangan.

“Total titik Salat Idulfitri di Batam tahun ini sebanyak 889 lokasi,” ujar Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, Kamis (27/3).

Jumlah lokasi Salat Idulfitri tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 831 titik. Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menetapkan tiga lokasi utama untuk pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat kota, yakni di Dataran Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Baiturahman Sekupang.

Di Dataran Engku Putri, Salat Idulfitri akan digelar pada Senin, 31 Maret 2025, dengan KH. Ahmad Junaidi sebagai khatib dan Muslim, Imam Masjid Raya Agung Batam Center, sebagai imam serta muazin. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 889 Titik Lokasi Salat Idulfitri di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Sidak Pasar

0

batampos – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1446, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) melalui Subdit I Indagsi melakukan inspeksi di sejumlah pasar, seperti Pasar Summerland Nongsa dan Pasar Botania.

“Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, kestabilan harga, serta kelancaran distribusi pangan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” kata Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, Kamis (27/3).

Pihaknya melakukan pengecekan langsung untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan distribusi berjalan lancar menjelang Idulfitri.

“Dari hasil monitoring, harga masih dalam batas normal. Kami sudah memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak,” ujar Ruslaeni.

Berdasarkan pemantauan Ditreskrimsus Polda Kepri, harga sejumlah bahan pokok masih stabil, meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, seperti daging ayam dan daging sapi, yang mengalami lonjakan Rp2.000 hingga Rp5.000 per kilogram.

Berikut daftar harga bahan pokok di Pasar Summerland Nongsa dan Pasar Botania:

  • Beras: Medium Rp12.000/kg, premium Rp14.500/kg
  • Gula pasir: Curah Rp16.000/kg, kiloan Rp16.000/kg, kemasan Rp18.500/kg
  • Cabai merah keriting: Rp70.000/kg
  • Cabai rawit hijau: Rp55.000/kg
  • Cabai rawit merah: Rp65.000/kg
  • Bawang merah: Rp36.000/kg
  • Bawang putih: Rp30.000/kg
  • Minyak goreng: Curah Rp20.000/liter, kemasan Rp16.000/liter
  • Daging sapi: Segar Rp150.000/kg, beku Rp95.000/kg
  • Daging ayam: Segar Rp40.000/kg, beku Rp33.000/kg
  • Telur ayam: Rp50.000/papan
  • Kedelai: Rp12.500/kg
  • Ikan: Rp22.000/kg
  • Tepung: Rp10.000/kg

Ruslaeni menyebutkan, hasil pemantauan menunjukkan tidak ada kendala berarti dalam supply chain bahan pokok di wilayah Batam. Stok kebutuhan pokok masih mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat hingga Idulfitri.

“Kami pastikan distribusi berjalan lancar dan stok bahan pokok mencukupi. Kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar, sehingga tidak ada indikasi permainan harga yang merugikan masyarakat,” jelasnya.

Polda Kepri juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan tetap membeli kebutuhan sesuai keperluan.

“Sementara itu, pedagang diharapkan tidak menaikkan harga sembako secara tidak wajar agar stabilitas ekonomi menjelang Lebaran tetap terjaga,” ujarnya.

Sidak pasar ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga perayaan Idulfitri. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Artikel Polda Kepri Sidak Pasar pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Lebaran, Stok Beras Aman, Harga Beberapa Kebutuhan Naik Harga

0
Kepala Dinas Koperasi,UMP ESDM Kabupaten Karimun, Basori melakukan pengecekan ke gudang beras milik Meral, Kabupaten Karimun. f.sandi

batampos– Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Dinkop UMP ESDM) Kabupaten Karimun, Rabu (26/3) melakukan pemeriksaan ke beberapaq gudang tempat penyimpanan kebutuhan pokok di Tanjungbvalai Karimun. Hal ini dilakukan untuk memastikan persediaan kebutuhan pokok tersedia menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.

”Sudah dalam dua hari ini kita mendatangi dan mengecek gudang-gudang milik distributor yang menjual atau menduistribusikan kebuthan pokok. Seperti beras, gula pasir, terigu dan juga term,asuk distributor minyak goreng,” ujar Kepala Dinkop UMP ESDM Kabupaten Karimun, Basori didampingi Kabid ESDM, Vandarones kepada Batam Pos.

Hasil dari pemeriksaan dan peninjauan ke gudang-gudang sembako yang ada di Pulau Karimun, lanjut Basori, bahwa persediaan atau stok kebutuhan pokok untuk menyambut lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tahun ini cukup. Seperti beras yang betredar di pasar cukup banyak dan ada berbagai merek. Mulai dari premium dan mediaum dengan kualitas bagus. Stok beras di Karimun aman.

BACA JUGA: Baznas Anambas Salurkan 4 Ton Beras ke Mantan Pegawai Honorer dan Warga Kurang Mampu

”Di gudang beras milik distributor juga kita melihat masih cukup banyak persediaannya. Jika dihitung masih ada di atas 450 ton beras. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir. Bahkan, dengan banyaknya persediaan beras, harga per kg beras tyertentu mengalami penurunan beberapa ratus rupiah. Meski penurunannya rendah, namun harga beras mengalami penurunan,” jelasnya.

Dikataknnya, selain beras merek tertentu yang mengalami penurnan harga, untuk gula pasir juga mengalami penurunan sedikit. Harga per karung 50 kg dari Rp800 ribu lebih turun menjadi Rp700 ribuan lebih. Selain turun ke gudang-gudang milik distributor, pihaknya terus memberikaqn himbauan agar selalu menjaga pasar. Artinya, selagi persediaan masih ada di gudang, maka distribusikan ke pasar atau pedagang. Sehingga, tidak menyebabkan kelangkaan dan harga naik.

”Untuk harga lauinnya, khususnya untuk sayur ada beberapa jenis yang mengalami kenaikan. Paling tinggi itu kenaikan harga cabai merah keriting yang mengalami kenaikan Rp5 ribu. Sebelumnya harga per kg Rp55 ribu dan hari ini (Rabu, red) menjadi Rp60 ribu per Kg. Kemudian, untuk cabai rawit merah naik Rp2.500 per kg dari Rp82.500 menjadi Rp85 ribu per kg. Sementara cabai rawit hijau turun harga dari Rp73 ribu per kg menjadi Rp70 ribu per kg,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Jelang Lebaran, Stok Beras Aman, Harga Beberapa Kebutuhan Naik Harga pertama kali tampil pada Kepri.

Pertumbuhan Ekonomi Bintan Capai 8,89 Persen

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Kabupaten Bintan telah mengalami percepatan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 8,89 persen.

Hal ini diungkapkan Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Angka itu meningkat sebesar 2,75 persen dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 6,14 persen.

Menurut Roby, laju pertumbuhan ekonomi ini dipengaruhi oleh beberapa sektor seperti peningkatan pendapatan daerah, pariwisata, tenaga kerja, investasi, kegiatan ekonomi dan lainnya.

BACA JUGA: Festival KURMA 2025 di Tanjungpinang Resmi Dibuka, Harap Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bintan pada tahun 2024 telah mencapai 77,96 poin, meningkat dari tahun 2023 yang mencapai 77,50 poin.

Angka pengangguran terbuka Kabupaten Bintan juga menurun pada tahun 2024 menjadi 4,53 persen dibandingkan tahun 2023 sebesar 5,43 persen.

Kabupaten Bintan juga berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem dari 0,38 persen di tahun 2021 menjadi 0,19 persen di tahun 2022 dan mencapai target nasional 0,00 persen pada tahun 2023 dan berlanjut hingga saat ini tahun 2024.

Atas prestasi ini, Kabupaten Bintan telah diberikan apresiasi oleh Wakil Presiden RI berupa Dana Insentif Fiskal sebesar Rp 5,90 miliar. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Pertumbuhan Ekonomi Bintan Capai 8,89 Persen pertama kali tampil pada Kepri.

DLH Batam Pastikan Layanan Kebersihan Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran

0
Sampah menumpuk di depan pertokoan Tunas Regency, Sagulung. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam memastikan pelayanan kebersihan tetap berjalan selama libur Lebaran guna mencegah penumpukan sampah di kawasan perumahan, jalan protokol, serta lokasi perayaan. Untuk itu, DLH menyiagakan ratusan petugas kebersihan dan beberapa armada pengangkut sampah di titik-titik strategis.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Batam, Eka Surianto, menegaskan bahwa meskipun libur Lebaran, pengangkutan sampah dari tempat penampungan sementara (TPS) ke tempat pembuangan akhir (TPA) tetap dilakukan.

Pihaknya telah menyiapkan jadwal piket bagi petugas kebersihan agar layanan tetap berjalan optimal.

“Sama seperti tahun sebelumnya, petugas yang non-Muslim akan bertugas pada hari pertama Lebaran, sementara petugas Muslim diberikan kesempatan libur. Pada hari kedua Lebaran, seluruh layanan akan kembali normal seperti biasa,” ujar Eka, Kamis (27/3).

DLH Batam memperkirakan volume sampah akan meningkat menjelang dan selama Lebaran, terutama pada malam takbiran. Untuk mengantisipasi hal ini, DLH menyiagakan puluhan petugas serta armada pengangkut sampah di berbagai titik strategis yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.

“Kami telah menyiapkan dua unit armada pengangkutan sampah khusus untuk malam takbiran. Satu unit akan ditempatkan di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, satu unit di Masjid Baiturrahman, serta dua unit lainnya di Alun-Alun Engku Puteri,” tambahnya.

Selain itu, petugas kebersihan akan melakukan penyisiran dan pembersihan di sejumlah kawasan utama, termasuk jalan protokol, pusat perbelanjaan, serta area publik yang diperkirakan akan ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.

Saat ini, layanan kebersihan DLH Batam didukung oleh sekitar 1.000 petugas kebersihan, yang terdiri dari petugas pengangkut sampah serta penyapu jalan. Mereka bekerja dalam sistem shift agar kebersihan kota tetap terjaga, baik di pagi maupun malam hari.

“Para petugas ini memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan kota, terutama saat libur Lebaran ketika volume sampah cenderung meningkat. Kami berharap dengan kesiapan ini, Kota Batam tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran,” kata Eka.

Pihak DLH juga mengimbau masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mengikuti jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan. (*)

Artikel DLH Batam Pastikan Layanan Kebersihan Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Imigrasi Batam Perkuat Pengawasan Orang Asing

0
APOA mempercepat proses pelaporan dan meminimalisasi potensi pelanggaran.
(f. Rengga Y / Batam Pos)

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan orang asing di Batam dengan menggelar sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Kegiatan ini menyasar para pengusaha hotel dan penginapan di Batam serta berlangsung di Ballroom Wyndham Panbil Batam, Rabu (26/3).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, menegaskan bahwa aplikasi ini memiliki peran penting dalam mempercepat proses pelaporan serta meminimalisasi potensi pelanggaran hukum oleh orang asing yang tinggal sementara di Batam.

“Aplikasi ini sangat penting karena dapat mempercepat proses pelaporan dan meminimalisasi potensi pelanggaran yang dapat merugikan berbagai pihak,” ujarnya.

Hajar Aswad membagikan pengalamannya saat bertugas di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali. Ia menyebut banyak pengelola penginapan di sana mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan tamu asing yang membuat kerusuhan, merusak fasilitas, atau tidak membayar saat check-out.

“Sering kali, kasus seperti ini membutuhkan waktu lama untuk ditangani karena data tamu harus dicari terlebih dahulu. Namun, dengan adanya aplikasi ini, koordinasi bisa lebih cepat antara pengelola hotel, Imigrasi, dan kepolisian,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sejauh ini belum ada laporan serupa di Batam. Namun, dengan kehadiran APOA, Imigrasi berharap dapat memperkuat sinergi dengan Polri serta instansi terkait, seperti Kesbangpol, dalam memantau keberadaan orang asing.

Selain mempermudah koordinasi, aplikasi ini juga mendukung kewajiban pemilik penginapan dalam melaporkan tamu asing sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Tentu setiap tindakan di lingkungan penginapan tetap mengacu pada SOP masing-masing hotel. Namun, dengan adanya APOA, pemilik penginapan memiliki alat yang lebih efektif untuk memenuhi kewajibannya dalam melaporkan (orang asing) sesuai regulasi yang berlaku,” tutupnya. (*)

Artikel Imigrasi Batam Perkuat Pengawasan Orang Asing pertama kali tampil pada Metropolis.