Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 2038

Efisiensi Anggaran Pemerintah Ancam Sektor Perhotelan di Batam

0
Ilustrasi

batampos – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memangkas anggaran perjalanan dinas pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025 mulai memicu kekhawatiran di Kota Batam.

Sejumlah pelaku industri perhotelan di daerah memperkirakan dampak domino yang berpotensi mengurangi pendapatan, tenaga kerja, serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Yeyen Heryawan, mengatakan bahwa dampak kebijakan ini kemungkinan besar akan mulai terasa pada bulan Maret, ketika biasanya banyak acara pemerintah berlangsung.

“Sedikit berdampak sekarang, tetapi biasanya kegiatan pemerintah dimulai bulan Maret. Itu pun hanya akan berpengaruh pada hotel yang memang mengandalkan segmen pasar pemerintahan,” kata dia, Selasa (4/2).

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1,3 Juta, Target 2025 Naik Jadi 1,7 Juta

Meski begitu, ia menyebut potensi efek domino tetap nyata. Jika anggaran acara dan perjalanan dinas dipangkas hingga 50 persen, pendapatan hotel akan menurun drastis.

“Kondisi ini berpotensi memicu pengurangan tenaga kerja harian di sektor perhotelan serta penurunan kontribusi PAD dari sektor pariwisata,” ujar Yeyen.

Sementara, Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, turut mengkritik kebijakan pemangkasan anggaran tersebut. Menurutnya, selama ini kegiatan pemerintah di hotel dan restoran menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, termasuk di kota-kota pariwisata seperti Batam.

“Harapan kita kebijakan ini bisa ditinjau lagi karena kegiatan pemerintah di hotel dan restoran menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca Juga: Target Pajak Kendaraan Kepri 2025 Turun, Bapenda Fokus Perbaiki Data Wajib Pajak

Kebijakan efisiensi anggaran yang dirancang untuk menghemat hingga Rp306,69 triliun, termasuk pemangkasan Rp256,1 triliun dari belanja kementerian dan lembaga, telah menuai berbagai respons dari pelaku ekonomi.

Presiden Prabowo sebelumnya menyatakan bahwa penghematan ini bertujuan untuk memprioritaskan program strategis, seperti perbaikan gedung-gedung sekolah yang rusak. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Efisiensi Anggaran Pemerintah Ancam Sektor Perhotelan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kiper Keturunan Indonesia Emil Audero Resmi Dipinjamkan ke Palermo

0
Emil Audero saat masih membela Inter Milan. (ilovepalermocalcio)

batampos – Kiper keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi, terlempar ke Serie B. Dia baru saja diresmikan sebagai pemain baru Palermo. Ia resmi dipinjamkan ke klub Serie B Italia, Palermo hingga akhir musim 2025.

Emil Audero Mulyadi sebelumnya berseragam Como di Serie A. Di awal musim ia andalan utama Cesc Fabregas dengan memainkan delapan pertandingan.

Langkah ini diambil setelah Como 1907 mendatangkan kiper baru pada bursa transfer Januari 2025, Jean Butez, yang didatangkan dari Royal Antwerp dengan harga mencapai Rp 36.5 miliar.

Kiper asal Prancis tersebut langsung menjadi pilihan utama Cesc Fabregas, pelatih Como 1907, untuk menjaga gawang klub.

Kedatangan Jean Butez mengurangi kesempatan bermain Emil Audero di Como 1907. Sebelumnya, Emil Audero sempat menjadi pilihan utama sejak minggu ke-4 hingga minggu ke-10 Serie A.

Akan tetapi performanya menurun dan mengecewakan Fabregas. Emil pun terpaksa jadi cadangannya kiper berumur 40 tahun asal Spanyol, Pepe Reina.

Setelah keputusan untuk meminjamkan Emil Audero ke Palermo, kiper keturunan Indonesia ini kini berkesempatan untuk memulai babak baru dalam kariernya di Serie B.

Palermo saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Serie B, dan keputusan ini memberikan Emil Audero kesempatan untuk mengumpulkan menit bermain yang lebih banyak serta mengembalikan kepercayaan dirinya. Palermo menawarkan peluang bagi Emil Audero untuk kembali menunjukkan kualitasnya setelah kesulitan di Como 1907.

Dengan bergabung ke Palermo, Emil Audero memiliki peluang besar untuk tampil lebih sering dan mengukir prestasi baru. Serie B menjadi langkah penting bagi Emil Audero untuk kembali ke jalur yang tepat, terlebih dengan ambisi besar untuk kembali ke Serie A di masa depan. (*)

Artikel Kiper Keturunan Indonesia Emil Audero Resmi Dipinjamkan ke Palermo pertama kali tampil pada Olahraga.

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1,3 Juta, Target 2025 Naik Jadi 1,7 Juta

0
Wisman asal Korea Selatan tiba di Bandara Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu. Kunjungan wisman ke Kota Batam menunjukkan tren peningkatan. F. Dokumentasi Batam Pos

batampos – Kota Batam terus menunjukkan pertumbuhan sektor pariwisata dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, sebanyak 1.326.831 wisatawan asing tercatat berkunjung ke Batam, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 1.193.931 wisatawan.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, menyebutkan peningkatan signifikan terjadi pada akhir tahun.

“Dari data BPS, kunjungan wisman mengalami lonjakan pada bulan Desember sebanyak 159.982 orang dibandingkan November yang hanya 112.641 orang,” ujarnya, Selasa (4/2).

Baca Juga: Ada Kemajuan, Indeks Pembangunan Manusia Kota Batam Naik Jadi 83,32

Melihat tren positif ini, Pemerintah Kota Batam menargetkan 1,7 juta kunjungan wisman pada tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan memperkuat promosi pariwisata dengan meluncurkan kalender wisata 2025 serta menyelenggarakan berbagai event menarik.

Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan Batam terus bersinergi dalam membangun infrastruktur guna meningkatkan daya tarik wisata.

Salah satu program unggulan yang akan digelar adalah Kenduri Seni Melayu (KSM), sebuah event budaya yang menghadirkan peserta dari dalam dan luar negeri.

“Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, berbagai event sudah disiapkan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Batam. Salah satunya Kenduri Seni Melayu, yang diikuti peserta dari berbagai negara,” jelas Jefridin.

Baca Juga: Target Pajak Kendaraan Kepri 2025 Turun, Bapenda Fokus Perbaiki Data Wajib Pajak

Selain itu, peningkatan jumlah wisatawan juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Badan Pendapatan Daerah Kota Batam menargetkan pendapatan dari pajak perhotelan sebesar Rp163 miliar pada 2025 meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp157 miliar.

“Tingginya kunjungan wisatawan berdampak pada peningkatan PAD, terutama dari pajak hotel dan restoran. Pajak ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur Kota Batam,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Batam optimistis dapat mencapai target 1,7 juta kunjungan wisman pada 2025 serta memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1,3 Juta, Target 2025 Naik Jadi 1,7 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemendikdasmen Siapkan Bantuan Langsung untuk Guru Honorer

0
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. (Radar Surabaya)

batampos – Kesejahteraan guru masih jadi salah satu fokus utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Tahun ini, sejumlah langkah strategis tengah disiapkan dalam upaya peningkatan kesejahteraan guru ini.

Salah satunya, perubahan mekanisme dalam pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyusun skema transfer langsung.

Yang mana nantinya, tunjangan profesi akan dikirim langsung ke rekening masing-masing guru tanpa melalui perantara. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi hambatan birokrasi dan memastikan bahwa tunjangan diterima secara penuh serta tepat waktu.

“Sudah ada pembahasan dengan Menteri Keuangan dan sudah disetujui, sekarang tinggal verifikasi datanya,” tutur Mendikdasmen dalam keterangannya, Selasa (4/2).

Selain memastikan pembayaran TPG berjalan lebih efisien, Kemendikdasmen juga menyiapkan bantuan untuk para guru honorer yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi.

Hal ini sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya dalam peringatan Hari Guru tahun lalu. Saat ini, kata dia, Kemendikdasmen tengah menyusun skema bantuan langsung dengan besaran antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan bagi guru honorer.

“Tanggal 6 Februari nanti, kami akan melakukan verifikasi dan validasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk transfer langsung kepada guru honorer yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi,” jelasnya.

Mu’ti mengungkapkan,kebijakan ini juga merupakan respons terhadap berbagai aspirasi tenaga pendidik, khususnya guru honorer, yang selama ini menghadapi tantangan ekonomi akibat keterbatasan akses terhadap tunjangan profesi. Selain itu, pemerintah juga telah membuka seluas-luasnya kesempatan tenaga honorer menjadi ASN melalui seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap kesejahteraan guru dapat meningkat dan upaya menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas pun bisa tercapai. (*)

Artikel Kemendikdasmen Siapkan Bantuan Langsung untuk Guru Honorer pertama kali tampil pada News.

Kecanduan Judi Online, Karyawan Pabrik Tahu Gelapkan Sepeda Motor Bos

0
 Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris saat memberikan keterangan kepada media. Foto: Rengga YUliandra

batampos – Polsek Sagulung tengah menangani dua kasus penggelapan sepeda motor yang dilakukan oleh pelaku berbeda. Salah satu kasus melibatkan seorang karyawan pabrik tahu di Bengkong yang nekat membawa kabur sepeda motor milik bosnya. Pelaku, yang diketahui berinisial Dr alias Ra, 33, berhasil diamankan polisi setelah beberapa hari dalam pelarian.

Kasus ini terungkap setelah pemilik pabrik tahu, yang juga korban dalam kejadian ini, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sagulung. Tidak hanya itu, korban juga menyebarkan informasi mengenai tindakan pelaku di grup WhatsApp pengusaha tahu di Batam.

Beruntung, beberapa hari setelah kaburnya pelaku, ia mencoba melamar pekerjaan di pabrik tahu lain yang berlokasi di Sagulung. Dari informasi itulah, polisi akhirnya berhasil menangkap Dr.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, pelaku ditangkap di wilayah Sagulung berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemilik pabrik tahu. “Setelah laporan masuk, kami melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan pelaku. Saat itu, dia baru saja melamar kerja di pabrik tahu lain,” ujarnya.

Baca Juga: Truk Bermuatan Tanah Perparah Kerusakan Jalan di Batuaji dan Sagulung

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa motif utama Dr melakukan penggelapan ini adalah kecanduan judi online. Gaji bulanannya sebagai buruh pabrik tahu telah habis digunakan untuk berjudi. Dalam kondisi terdesak, ia nekat membawa kabur sepeda motor majikannya dengan niat untuk menjualnya dan mendapatkan modal bermain judi lagi.

Atas perbuatannya, Dr kini dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, yang memiliki ancaman hukuman empat tahun penjara. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya, terutama dalam hal kepemilikan barang berharga seperti kendaraan bermotor.

Selain kasus yang melibatkan Dr, Polsek Sagulung juga menangani kasus penggelapan sepeda motor lainnya. Kali ini, korbannya adalah seorang pengemudi ojek online, sementara pelakunya adalah seorang pria berinisial La. Dalam aksinya, La berpura-pura sebagai seorang pengusaha sukses untuk menipu korbannya.

La awalnya memesan jasa ojek online dan kemudian mulai memperdaya korbannya dengan menawarkan pekerjaan. “Pelaku ini mengaku sebagai pengusaha yang bisa memberikan pekerjaan dengan gaji besar. Ia mengajak korban berkeliling Batam dengan alasan ingin menemui rekan bisnisnya,” jelas Kanit Reskrim.

Baca Juga: Aksi Jambret Bermodus Tanya Alamat Terekam CCTV, Pelaku Dibekuk di Bengkong

Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan korban, La mulai melancarkan aksinya. Ia mengajak korban makan di Panbil Mall dan meminta izin untuk meminjam sepeda motor dengan alasan ingin mengambil uang di ATM. Setelah motor diberikan, La langsung melarikan diri, meninggalkan korban dalam keadaan bingung dan tanpa kendaraan.

Polisi akhirnya berhasil menangkap La di kawasan Fanindo, Batuaji, setelah mendapatkan laporan dari korban. Saat diperiksa di Polsek Sagulung, La mengakui perbuatannya dan mengaku bahwa aksinya ini telah direncanakan sejak awal.

Kedua pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mempercayakan kendaraan mereka kepada orang lain, terutama kepada orang yang baru dikenal. Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada korban lain dalam kasus serupa. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Kecanduan Judi Online, Karyawan Pabrik Tahu Gelapkan Sepeda Motor Bos pertama kali tampil pada Metropolis.

Dasco Sebut Pengecer Tak Bisa Jual Gas LPG 3 Kg Bukan Kebijakan Presiden Prabowo

0
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (HENDRA EKA/JAWA POS)

batampos – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pengecer tidak bisa menjual LPG 3 kilogram (kg) bukan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, agar pengecer kembali bisa menjual LPG 3 kg, mulai Selasa (4/2).

“Sebenarnya ini bukan kebijakannya dari presiden untuk kemudian melarang kemarin itu. Tapi melihat situasi dan kondisi, tadi presiden turun tangan untuk menginstruksikan agar para pengecer bisa dapat berjualan kembali,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).

Dasco menjelaskan, kebijakan terkait pengecer agar bisa mengikuti aturan sebagai sub agen berjalan bersamaan sambil mereka berjualan LPG 3 kg. Sehingga, masyarakat tidak kesulitan untuk mendapat LPG kg.

“Sambil kemudian pengecer-pengecer itu akan dijadikan sub daripada pangkalan, sehingga dengan aturan-aturan yang ada nanti akan menertibkan harga supaya tidak mahal di masyarakat. Jadi pengecer yang akan menjadi sub pangkalan ini akan ditentukan juga harganya sehingga harga di masyarakat itu tidak mahal,” tegas Dasco.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan distribusi LPG 3 kg tidak lagi melibatkan pengecer atau warung kelontong. Menurutnya, selama ini PT Pertamina (Persero) menyalurkan LPG ke agen, yang kemudian mendistribusikannya ke pangkalan, dan selanjutnya ke pengecer.

Namun, berdasarkan laporan yang diterima, ditemukan adanya oknum yang memainkan harga di tingkat pengecer, sehingga menyebabkan harga jual LPG 3 kg tersebut menjadi lebih tinggi dari seharusnya.

“Selama ini kan Pertamina menyuplai ke agen, agen menyuplai ke pangkalan, pangkalan menyuplai ke pengecer. Laporan yang masuk ke kami itu kan ada yang memainkan harga,” ujar Bahlil dalam konferensi pers, Senin (3/2).

Bahlil pun mengaku menerima laporan LPG 3 kg yang bersubsidi itu tidak sepenuhnya tepat sasaran, dengan adanya kelompok tertentu yang membeli LPG dalam jumlah tidak wajar dan memainkan harga, menyebabkan kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Ya mohon maaf, tidak bermaksud curiga nih, ada satu kelompok orang yang membeli LPG dengan jumlah yang tidak wajar. Ini untuk apa? Harganya naik. Sudah volumenya tidak wajar, harganya pun dimainkan,” pungkas Bahlil. (*)

Artikel Dasco Sebut Pengecer Tak Bisa Jual Gas LPG 3 Kg Bukan Kebijakan Presiden Prabowo pertama kali tampil pada News.

Seribu Buruh FSPMI Batam akan Gelar Aksi di Kantor Wali Kota

0
Ilustrasi: Ribuan buruh yang tergabung dalam serikat aliansi buruh kota Batam menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Pemko Batam. F.Azis Maulana

batampos – Sekitar seribu buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam pada Kamis, 6 Februari 2025. Aksi ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) FSPMI sekaligus menyampaikan aspirasi terkait berbagai isu perburuhan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua FSPMI Kota Batam, Yapet Ramon, mengatakan bahwa aksi ini merupakan tradisi tahunan yang selalu dilakukan oleh FSPMI untuk menegaskan komitmen perjuangan buruh dalam menuntut keadilan sosial dan kesejahteraan pekerja. Selain itu, aksi ini juga menjadi momen untuk memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pro-rakyat yang telah dijalankan.

“Aksi ini bukan hanya untuk memperingati HUT FSPMI, tetapi juga menjadi momentum bagi buruh untuk menyampaikan tuntutan terkait berbagai permasalahan ketenagakerjaan yang masih belum terselesaikan. Kami ingin memastikan bahwa suara buruh Batam didengar oleh para pemangku kebijakan, terutama terkait revisi rekomendasi Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Batam 2025,” ujar Ramon, Selasa (4/2).

Dalam aksi ini, FSPMI membawa tujuh tuntutan utama, yang terdiri dari satu tuntutan daerah dan enam tuntutan nasional. Tuntutan daerah yang akan disuarakan adalah mendesak Wali Kota Batam agar segera merevisi rekomendasi UMSK Batam 2025.

“Kami meminta Wali Kota Batam segera merevisi rekomendasi UMSK 2025 karena hingga kini belum ada kejelasan terkait penerapannya. Upah sektoral sangat penting bagi kesejahteraan buruh di Batam, mengingat biaya hidup yang terus meningkat,” tegas Ramon.

Baca Juga: Pencarian Buaya Lepas di Pulau Bulan, Total 39 Ekor Tertangkap

Selain itu, enam tuntutan nasional yang akan disuarakan dalam aksi ini meliputi menghapus sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja karena tidak memberikan kepastian kerja dan kesejahteraan. Tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan serta asuransi swasta tambahan yang dianggap membebani pekerja dan segera sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang lebih berpihak pada hak buruh.

Tegakkan aturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan layak bagi pekerja. Sahkan Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga (RUU PRT) agar pekerja domestik mendapatkan perlindungan hukum yang layak.

“Serta menolak kenaikan usia pensiun menjadi 59 tahun, karena dianggap memberatkan pekerja yang sudah memasuki usia lanjut,” tambah Ramon.

Ia menegaskan bahwa FSPMI akan terus menyuarakan aspirasi buruh hingga ada perubahan nyata dalam kebijakan ketenagakerjaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja.

Baca Juga: Jelang Ramadan, DPRD Batam Minta Disperindag Rutin Pantau Harga Bahan Pokok

“Kami akan terus berjuang sampai tuntutan ini didengar dan direalisasikan oleh pemerintah. Jika tidak ada respons yang memadai, kami siap menggelar aksi lanjutan demi memperjuangkan hak-hak buruh,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa ini diperkirakan akan berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Dengan aksi ini, para buruh berharap Pemerintah Kota Batam dan pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap berbagai permasalahan yang mereka hadapi, terutama terkait revisi UMSK Batam 2025 dan perlindungan hak-hak pekerja secara menyeluruh. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Seribu Buruh FSPMI Batam akan Gelar Aksi di Kantor Wali Kota pertama kali tampil pada Metropolis.

Punya Harta Rp 1 Triliun dan Disebut Hasil Pencucian Uang, Raffi Ahmad Tantang Pembuktian

0
Aktor dan presenter Raffi Ahmad yang kini menjabat sebagai waketum Kadin bidang Pariwisara dan Ekonomi Kreatif. (Dok/Jawa Pos)

batampos – Presenter Raffi Ahmad diketahui memiliki harta sekitar Rp 1 triliun berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa hari lalu.

Harta kekayaan yang dimiliki Raffi Ahmad tersebut kini menjadi sorotan. Ada yang tidak percaya harta sebanyak itu didapatkan suami Nagita Slavina dari jalan halal. Ada pihak yang mengaitkan harta yang diperoleh Raffi Ahmad dari jalan haram lewat tindak pidana pencucian uang.

Terkait hal tersebut, Raffi Ahmad menantang siapapun untuk membuktikan tuduhannya jika memang benar dirinya melakukan pencucian uang.

“Ini Raffi pencucian uang, silahkan saja coba dijabarkan. Nggak ada yang aku tutup-tutupin,” ujar Raffi Ahmad dalam video yang beredar di TikTok saat berbincang dengan Irfan Hakim.

Raffi secara tegas mengatakan bahwa harta kekayaannya itu diperoleh dari hasil kerja keras di dunia hiburan. Putra Amy Qanita mengaku bekerja bisa 3 program televisi setiap harinya selama belasan tahun dengan kapasitasnya sebagai presenter.

“Alhamdulillah dipercaya sama beberapa TV itu selama bertahun-tahun,” kata Raffi Ahmad.

Dia juga mengatakan, peningkatan hartanya seiring dengan aset yang dimilikinya secara nilai terus meningkat dari waktu ke waktu. Misalnya aset berupa rumah yang dibeli Raffi Ahmad, harganya terus merangkak naik.

“Aku beliin rumah misalnya, yang dulu harganya berapa, sekarang sudah naik jadi berapa,” kata Raffi Ahmad.

Suami Nagita Slavina itu sempat kaget sendiri melihat harta kekayaannya yang ternyata mencapai angka Rp 1 triliun. Dia pun sempat berpikiran mau pensiun dari dunia hiburan, namun dia merasa belum waktunya pensiun untuk sekarang ini.

“Kalau dipikir-pikir, aku mau pensiun, tapi nggak ah masih suka syuting. Masih mau kerja lah intinya,” ujar Raffi Ahmad. (*)

Artikel Punya Harta Rp 1 Triliun dan Disebut Hasil Pencucian Uang, Raffi Ahmad Tantang Pembuktian pertama kali tampil pada News.

Target Pajak Kendaraan Kepri 2025 Turun, Bapenda Fokus Perbaiki Data Wajib Pajak

0
Warga saat membayar pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri menargetkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2025 sebesar Rp410,65 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemberlakuan opsen pajak.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri, Andi Mardianus menyebutkan opsen pajak merupakan bagian dari pajak kendaraan yang dikumpulkan oleh pemerintah provinsi tetapi hasilnya diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota. Karena mekanisme ini, penerimaan opsen tidak tercatat sebagai pendapatan provinsi dalam APBD, melainkan masuk ke APBD kabupaten/kota.

“Penerimaan opsen tidak dicatatkan sebagai pendapatan provinsi dalam APBD, hanya pokok PKB-nya saja. Sedangkan penerimaan opsen dicatatkan sebagai penerimaan pajak kabupaten/kota,” ujarnya, Senin (3/2).

Dalam menentukan target pajak, Bapenda Kepri tidak hanya melihat jumlah kendaraan yang terdaftar, tetapi juga mempertimbangkan kepatuhan wajib pajak berdasarkan aturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Capai 159.982 di Desember 2024, Usulan Bebas Visa Telah Diajukan

Menurut Bapenda, kendaraan yang sudah berusia lebih dari lima tahun wajib melakukan registrasi ulang. Jika tidak dilakukan, maka kendaraan tersebut tidak lagi dianggap sebagai potensi pajak.

“Ketika tidak dilakukan registrasi, berarti kendaraan itu tidak kami anggap sebagai potensi pajak. Oleh karena itu, tingkat kepatuhan pajak kendaraan sulit dihitung secara langsung,” jelasnya.

Bapenda hanya memasukkan data kendaraan yang masih aktif dan memiliki riwayat pembayaran pajak sebelumnya. Tren pembayaran pajak juga menjadi faktor dalam menentukan target penerimaan.

Selain itu, Bapenda juga menekankan pentingnya sinergi antara provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan pajak kendaraan.

Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2022, yang mengatur mekanisme pembagian hasil pajak kendaraan antara provinsi dan daerah.

“Dalam aturan PP 35, kami diminta bersinergi dengan kabupaten/kota, baik dalam peran sebagai role model maupun role sharing. Harapannya, data kendaraan yang tidak valid bisa diperbaiki,” katanya.

Baca Juga: Disperindag Tegaskan di Batam Tak Ada Pengecer Gas Melon Tapi Pengumpul

Untuk memastikan keakuratan data kendaraan, Bapenda Kepri menggandeng perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW. Pendataan ini mencakup kendaraan yang sudah tidak layak pakai, disita, atau telah dilelang.

“Kami melibatkan perangkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW untuk mendata kendaraan yang tidak layak pakai, telah disita, atau dilelang,”* ujar Andi.

Selain itu, kerja sama juga dijalin dengan seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) di wilayah Kepulauan Riau untuk *mengoptimalkan potensi pajak daerah melalui integrasi pendataan dan penagihan tunggakan pajak.

Bapenda Kepri memprioritaskan penagihan tunggakan pajak yang baru berumur satu tahun. Hal ini dilakukan karena data kendaraan dalam kategori ini dianggap lebih valid dan masih bisa ditindaklanjuti dengan lebih mudah.

Namun, ada tantangan yang dihadapi di lapangan. Salah satunya adalah ketidaksesuaian data alamat wajib pajak, yang menyulitkan petugas dalam melakukan penagihan.

“Sering kali, petugas kami tidak menemukan wajib pajak di alamat yang terdaftar. Oleh karena itu, kami akan memanfaatkan sinergi dengan perangkat RT/RW untuk memetakan permasalahan ini. Prinsipnya, tugas utama kami adalah memastikan data kendaraan dan pemiliknya benar-benar akurat,” tambah Andi.

Bapenda Kepri berharap langkah-langkah strategis ini dapat meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan, mengingat pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan utama daerah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera membayar pajak kendaraan dan memastikan data kendaraan mereka sesuai. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mendukung pembangunan daerah,” katanya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Target Pajak Kendaraan Kepri 2025 Turun, Bapenda Fokus Perbaiki Data Wajib Pajak pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Berhemat, Perhotelan Terancam

0

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memangkas anggaran perjalanan dinas pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025 mulai memicu kekhawatiran di Kota Batam. Sejumlah pelaku industri perhotelan di daerah memperkirakan dampak domino yang berpotensi mengurangi pendapatan, tenaga kerja, serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).