Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2054

Dikaitkan dengan Persebaya Surabaya, Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Masa Depannya

0
Keluarga Justin Hubner bertemu mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. (Dok. Brigitte Hubner)

batampos – Shin Tae-yong akhirnya angkat suara soal masa depannya setelah resmi tak lagi menangani Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu dipecat oleh PSSI pada Januari 2025 usai menjalani kontrak selama lebih dari tiga tahun.

Sebagai pengganti Shin, PSSI menunjuk Patrick Kluivert untuk menangani skuad Garuda di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. Penunjukan Kluivert menjadi babak baru bagi Timnas, sekaligus menutup era Shin yang penuh dinamika.

Hingga awal April 2025, Shin Tae-yong belum memutuskan untuk bergabung dengan klub atau tim nasional manapun. Ia masih menganggur dan menikmati masa rehatnya usai diberhentikan dari kursi pelatih Indonesia.

Meski tak lagi menangani tim, Shin masih aktif hadir di berbagai acara sepak bola di Indonesia. Ia beberapa kali terlihat di acara nonton bareng pertandingan Timnas Indonesia saat menghadapi Australia dan Bahrain.

Kehadiran Shin dalam acara tersebut memicu berbagai spekulasi tentang masa depannya. Rumor pun mulai berembus Shin akan tetap berkarier di Indonesia.

Beberapa media lokal menyebutkan Shin Tae-yong menjadi kandidat pelatih untuk dua tim besar Liga 1. Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya disebut-sebut sebagai calon pelabuhan barunya.

Rumor itu langsung menyedot perhatian pencinta sepak bola nasional, terutama suporter dua klub besar tersebut. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret dari kedua manajemen klub.

Manajemen Persebaya Surabaya menjadi pihak pertama yang merespons isu yang beredar. Mereka menyatakan fokus utama klub saat ini adalah menyelesaikan musim kompetisi dengan hasil terbaik.

Candra Wahyudi selaku Direktur Operasional Persebaya Surabaya menyatakan masa depan pelatih Paul Munster belum ditentukan. Manajemen akan mengevaluasi performa tim hingga akhir musim sebelum membuat keputusan apapun.

“Manajemen belum mengambil keputusan soal kontrak Munster, masih ingin melihat performa tim hingga musim berakhir,” ujar Candra pada 26 Maret 2025 malam. Ia menambahkan, keputusan soal pelatih baru akan sangat bergantung pada hasil tim di sisa kompetisi.

Candra juga menyebut seluruh fokus klub saat ini tertuju pada mendukung tim untuk meraih kemenangan. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap pemain dan pelatih seiring berjalannya waktu.

“Fokus manajemen sekarang adalah mensupport tim ini, meraih hasil maksimal sampai akhir musim,” jelasnya. Ia juga menekankan evaluasi terhadap tim akan berlangsung terus hingga musim usai.

“Untuk posisi pelatih juga akan kami lihat bagaimana hasil maksimalnya di akhir kompetisi nanti,” sambung Candra. Komentar ini juga membantah rumor Persebaya Surabaya telah menjalin komunikasi dengan Shin.

Sementara itu, manajemen Persija Jakarta belum memberikan pernyataan resmi terkait isu Shin Tae-yong. Tidak ada tanggapan atau klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak klub ibu kota hingga saat ini.

Situasi ini akhirnya membuat Shin Tae-yong sendiri buka suara menanggapi berbagai rumor tersebut. Ia membantah keras dirinya telah mendapat tawaran melatih klub Liga 1 Indonesia.

Dalam wawancara yang dikutip dari media Korea Selatan, New Daily, Shin menyebut kabar tersebut tidak berdasar. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada satu pun klub Indonesia yang memberikan tawaran resmi kepadanya.

“Itu tidak berdasar,” kata Shin dalam wawancara dengan New Daily. “Padahal, tidak ada tawaran dari Indonesia,” lanjutnya dengan tegas.

Shin juga menyebut dirinya belum menerima informasi apapun secara langsung dari pihak manapun. Semua rumor yang beredar menurutnya hanyalah spekulasi semata yang tidak bisa dibuktikan.

“Tidak ada tawaran nyata, dan saya tidak mendengar apa pun secara langsung,” ujarnya. Ia tampak tegas dalam membantah segala spekulasi soal dirinya yang akan melatih klub Indonesia.

Soal masa depan kariernya, Shin menyebut belum ingin kembali ke lapangan hijau dalam waktu dekat. Ia memilih untuk istirahat dan menjauh sejenak dari hiruk pikuk dunia kepelatihan.

“Tidak ada rencana,” kata pelatih 54 tahun itu. “Saya berencana untuk beristirahat dari peran saya sebagai manajer selama sekitar satu tahun,” jelasnya.

Shin menuturkan masa rehat ini akan digunakannya untuk belajar dan merenung lebih dalam tentang sepak bola. Ia tidak ingin terburu-buru mengambil pekerjaan hanya karena tekanan eksternal.

“Saya berencana untuk lebih banyak belajar sepak bola selama saya beristirahat,” tambahnya. Ia menyiratkan keinginan untuk memperluas wawasannya sebelum kembali terjun ke dunia pelatih.

“Saya tidak punya rencana untuk posisi manajerial saya berikutnya saat ini,” tegas Shin. Menurutnya, masa depan tidak bisa ditebak dan semua bisa terjadi di waktu yang tak terduga.

“Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” ucapnya. Ia membuka kemungkinan kembali ke dunia kepelatihan jika memang waktunya tepat.

Meski begitu, Shin menolak sikap serakah dalam menentukan langkah selanjutnya. Ia memilih untuk bersikap realistis dan menerima kenyataan tanpa memaksakan kehendak.

“Tentu saja, akan menyenangkan jika saya mendapat tawaran dari tim yang bagus,” akunya. Namun, ia tidak mau tergoda oleh ambisi berlebihan dalam memilih tempat baru.

“Tetapi saya tidak akan terlalu serakah dan hanya beristirahat,” ujar Shin dengan kalimat penutup yang menohok. Pernyataan itu menjadi pesan kuat ia memilih jeda sebagai bentuk penghormatan terhadap kariernya sendiri.

Sejak menangani Timnas Indonesia, Shin memang dikenal sebagai pelatih yang berani membawa perubahan. Ia membawa sistem latihan modern, kedisiplinan tinggi, dan mempercayai pemain muda.

Namun tak semua keputusannya berjalan mulus. Kritik keras datang saat Timnas gagal lolos dari fase grup di Piala Asia 2023 dan tak menunjukkan konsistensi di Kualifikasi Piala Dunia.

Terlepas dari itu, Shin tetap mendapat tempat spesial di hati sebagian suporter Timnas Indonesia. Ia dianggap membawa harapan baru dan memperbaiki fondasi sepak bola Tanah Air.

Kini setelah tidak lagi menjabat sebagai pelatih, publik sepak bola Indonesia tetap mengikuti kabar tentang dirinya. Setiap langkah Shin selalu ditunggu, termasuk jika suatu saat ia benar-benar kembali ke Indonesia.

Apakah Shin Tae-yong akan kembali ke Liga 1 di masa depan? Ataukah ia akan menerima tantangan baru di negara lain dengan atmosfer berbeda?

Semua kemungkinan itu terbuka, namun yang pasti saat ini Shin memilih diam dan fokus pada dirinya sendiri. Ia ingin memastikan ketika kembali nanti, ia benar-benar siap secara fisik dan mental.

Shin Tae-yong telah menunjukkan dalam dunia sepak bola, terkadang jeda adalah bagian dari proses. Dan untuk sekarang, ia ingin menghargai proses itu tanpa tekanan apapun.

Publik Indonesia mungkin harus bersabar lebih lama jika ingin melihat Shin kembali aktif di pinggir lapangan. Karena bagi pelatih sekelas Shin, memilih waktu yang tepat lebih penting daripada sekadar mengisi posisi.

Sikap tenang dan rendah hati Shin dalam menghadapi rumor ini menunjukkan kelasnya sebagai pelatih. Ia tidak terpancing emosi dan justru memilih jalur yang bijak dan elegan.

Masa depan Shin Tae-yong masih misterius, namun jelas satu hal: ia tidak akan gegabah mengambil keputusan. Dengan pengalaman yang ia miliki, tawaran pasti akan datang dengan sendirinya saat waktu tepat tiba.

Dan ketika saat itu tiba, dunia sepak bola akan kembali menyaksikan sosok Shin Tae-yong memimpin di garis pinggir lapangan dengan karisma dan ketegasannya. (*)

Artikel Dikaitkan dengan Persebaya Surabaya, Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Masa Depannya pertama kali tampil pada Olahraga.

Truk Bermuatan Buah Terguling, Muatan Sempat Dijarah Warga, Ini Kata Polisi

0
Truk angkut mangga terguling (kiri), nak pria bertopi itu diduga datang untuk mungut mangga tercecer. Dia marah saat dicegah.

batampos – Satu unit truk bermuatan buah dijarah warga di jalan R Suprapto tepatnya di Kavling Lama, Batuaji beredar di media sosial (medsos). Bak truk tersebut patah hingga muatannya berserakan di jalan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Afiditya Arief Wibowo membenarkan adanya peristiwa ini dan terjadi pada Sabtu (5/4) kemarin.

“Peristiwa itu benar. Tapi bukanlah laka lantas, tetapi faktor jalan, beban muatan. Akhirnya saat menikung baknya patah mengakibatkan buah tumpah ke jalan,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (8/4).

Baca Juga: Truk Angkut Mangga Terbalik, Warga Datang Ambil Mangga, Kok Bisa?!

Dalam peristiwa ini, Afid mengaku pihaknya melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi di sekitar lokasi. Dari keterangan saksi, memang terjadi penjarahan yang dilakukan warga dan pengendara yang melintas.

“Warga secara spontan berupaya mengambil, penjarahan. Sudah ada yang mengambil dan terjadi keributan, dan buahnya dikembalikan. Bahkan, pihak driver malah memberikan ke warga yang membantu ngembalikan buah tersebut,” katanya.

Menurut Afid, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya laka lantas dan penjarahan atau pencurian.

“Pada saat kejadian belum ada laporan ke Satlantas. Karena bukan peristiwa laka lantas dan tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Baca Juga: Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi, 17 Ribu Siswa di Batam Terima Makanan Bergizi Gratis

Dengan adanya peristiwa ini, Afid mengimbau seluruh driver untuk mengangkut muatan sesuai kapasitas truk.

“Driver yang membawa muatan, agar tidak memuat melebihi muatan atau melanggar ODOL (Over Dimension Over Load),” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Truk Bermuatan Buah Terguling, Muatan Sempat Dijarah Warga, Ini Kata Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

Baterai Tower Rusak, Jadi Penyebab Sinyal di Berbagai Daerah Anambas Gangguan

0
Seorang warga Tarempa Selatan sedang berselancar di dunia maya. Baru-baru ini, sinyal telekomunikasi mengalami gangguan karena baterai tower soak. f.ihsan

batampos– Warga Desa Tarempa Selatan mengeluhkan sinyal jaringan telekomunikasi milik provider Telkomsel yang mengalami gangguan.

Warga setempat, Prengky Tanjung mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sejak dua minggu belakangan.

“Sinyal ada sih, tapi hilang timbul. Susah kita mau nelfon orang kalau ada hal penting. Kalau pun mau nelfon terpaksa turun ke bawah (Tarempa Kota),” ujar Prengky Tanjung, Selasa, (8/4).

BACA JUGA: Warga Dabo Keluhkan Gangguan Sinyal Internet

Selain itu, sinyal kerap hilang saat kondisi sedang mati listrik. Seharusnya, kondisi ini tidak akan terjadi karena di setiap tower pemancar sinyal terdapat baterai yang menghandle ketika listrik padam.

“Kalau kondisi listrik mati sinyal hilang itu sudah lama. Belum ada perbaikan, kita minta pihak yang berwenang untuk memperbaiki lah,” tutur Prengky.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Dismominfotik) Anambas, Jeprizal mengatakan kondisi sinyal di Desa Tarempa Selatan sudah ia laporkan ke Telkomsel untuk ditindaklanjuti.

Dari hasil koordinasi dengan provider, diketahui bahwa ada kerusakan pada baterai tower. Hal ini menjadi penyebab distribusi sinyal jadi terhambat.

“Kita akan follow up lagi ke provider agar segera dilakukan pergantian baterai. Biar kondisi ini tidak terus terjadi,” ujar Jeprizal.

Dia menjelaskan kondisi ini tidak hanya terjadi di Tarempa Selatan saja. Melainkan di daerah lain seperti Tiangau, Letung dan Nyamuk juga terjadi.

“Kemarin di Arung Hijau (Tiangau) juga begitu saya dapat laporan dari warga. Saya rasa akan kumpulkan data dimana saja yang kondisinya gangguan. Nanti kita minta provider untuk memperbaiki semuanya,” pungkas Jeprizal. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Baterai Tower Rusak, Jadi Penyebab Sinyal di Berbagai Daerah Anambas Gangguan pertama kali tampil pada Kepri.

Marak PMI Dijual sebagai PSK di Dubai, Ini Tanggapan Kemlu

0
Ilustrasi PSK.

batampos – Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menargetkan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri kian mengerikan. Kali ini, modusnya iming-iming gaji tinggi lalu dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Nasib naas tersebut dialami sejumlah PMI di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Hal ini terungkap dari video salah seorang PMI di Dubai bernama Eni Rohaiti. Dalam video yang viral, ia memohon pertolongan pada Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan PMI-PMI yang menjadi korban eksploitasi seksual sebagai PSK ini.

Dia menyebut, teman-temannya dijual oleh sesama orang Indonesia kepada orang Banggali atau orang luar negeri lainnya. Mereka dipaksa menjadi PSK. “Untuk itu, tolong, tolong dengan sangat untuk pertolongannya untuk teman-teman saya yang sudah kena jual pak. Tolong sekali kepada pemerintah Indonesia untuk mengirim bantuannya, karena KJRI Dubai sangat low, low, bantuannya,” ujarnya dalam video tersebut.

Merespon hal ini, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha menegaskan, bahwa pihaknya dan KJRI Dubai telah memonitor dan menaruh perhatian khusus terhadap kasus TPPO ini. Dimana, sejumlah PMI perempuan dieksploitasi secara seksual sebagai PSK di Dubai.

Menurutnya, selama periode Januari-Maret 2025, KJRI Dubai telah menerima dan menindaklajuti 19 kasus PMI yang dieksploitasi sebagai PSK di sana. “Dari 19 korban tersebut, 7 telah berhasil dipulangkan ke Indonesia, sedangkan 12 lainnya masih berproses penegakan hukumnya. Saat ini, mereka ditampung di shelter KJRI Dubai,” jelasnya, di Jakarta, Selasa (8/4).

Judha melanjutkan, modus yang sering oleh oknum terkait adalah mengiming-imingi para PMI yang telah bekerja sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT) gaji tinggi agar mau kabur dan pindah pekerjaan. Namun sayangnya, mereka kemudian dibawa ke mucikari dan dipekerjakan di tempat prostitusi sebagai PSK.

“Merespon berbagai kasus TPPO tersebut, KJRI Dubai telah bekerja sama dengan Criminal Investigation Division Kepolisian Dubai untuk proses penyelamatan dan penegakan hukum,” tegasnya.

Selain itu, KJRI juga telah siagakan nomor hotline dan shelter untuk respons cepat atas setiap pengaduan. Para WNI ataupun PMI yang mengalami masalah terkait modus serupa diimbau untuk menghubungi hotline Pelindungan WNI KJRI Dubai di nomor +971 56 332 2611.

Selanjutnya, sebagai langkah preventif, KJRI Dubai aktif melakukan sosialisasi dan awareness campaign terkait modus dan bahaya TPPO kepada kelompok PMI, tadbeer (agensi), dan komunitas masyarakat Indonesia di sana. KJRI Dubai bersama KBRI Abu Dhabi juga bekerja sama erat dengan para tokoh masyarakat di 7 Emirat di PEA melalui pembentukan Tim Pendamping PMI.

“Kemlu dan Perwakilan RI di PEA senantiasa mengimbau agar para PMI tidak mudah tergiur iming-iming gaji tinggi dan kemudian kabur dari majikan resminya. Status ilegal akan menempatkan mereka menjadi rentan tereksploitasi, termasuk eksploitasi seksual,” jelasnya.

Selain itu, Judha turut mengingatkan, bahwa sesuai Permenaker No. 260 Tahun 2015, Persatuan Emirat Arab termasuk negara yang masih terlarang untuk penempatan PMI sektor domestik (PLRT) hingga saat ini.

Sementara, terkait video dari PMI Eni, Judha mengatakan, KJRI Dubai telah berhasil berkomunikasi dengan yang bersangkutan. Eni sendiri disebutnya tidak memiliki masalah di Dubai. Sedangkan, kasus yang menimpa teman-temannya telah ditindaklanjuti dan dilaporkan ke kepolisian setempat. (*)

Artikel Marak PMI Dijual sebagai PSK di Dubai, Ini Tanggapan Kemlu pertama kali tampil pada News.

Sempat Alami Gangguan Mesin di Perairan Kabil, KMP Citra Mandala Abadi Lanjutkan Pelayaran

0
KMP Citra Mandala saat merapat di dermaga Pelabuhan roro Telaga Punggur. Foto: Jn Ferry untuk Batam Pos

batampos – Kapal penumpang jenis roro KMP Citra Mandala Abadi mengalami gangguan mesin saat berlayar menuju Mengkapan Tanjung Buton, Riau, Senin malam (7/4). Kapal dilaporkan mengalami insiden mati mesin sekitar pukul 20.00 WIB, tak lama setelah meninggalkan Pelabuhan Punggur, Batam.

“Insiden terjadi di perairan Kabil, Batam, sekitar setengah jam setelah kapal lepas dari dermaga. Kapal diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Buton pada pukul 15.00 WIB, Selasa waktu setempat sesuai jadwal setelah gangguan tertangani,” ujar Branch Manager PT JN Ferry Batam, Beringin Mega, saat dikonfirmasi Selasa (8/4).

Menurut Beringin, penyebab gangguan mesin masih dalam proses penyelidikan. Namun, diduga ada rembesan air ke dalam tangki bahan bakar yang menyebabkan mesin kapal mati.

Baca Juga: Lakukan Verifikasi Ketat, Pemko Batam Tanggung Iuran BPJS untuk Ribuan Pengemudi Online

“Biasanya, kalau air sudah tercampur di sistem bahan bakar, mesin bisa langsung mati,” katanya.

Proses perbaikan berlangsung sekitar satu jam dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran menuju Tanjung Buton setelah tim teknis mengganti filter bahan bakar dan menguras tangki.

Selama proses perbaikan, KMP Citra Mandala Abadi mendapat pendampingan dari kapal KMP Satria untuk memastikan keselamatan para penumpang.

Tercatat, kapal tersebut mengangkut sekitar 179 penumpang. “Tidak penuh, tapi cukup ramai,” kata Beringin.

Baca Juga: Jasad Perempuan Membusuk Dalam Kamar Kos di Lubukbaja

Ia menambahkan, tidak ada gangguan serius atau korban dalam peristiwa ini.

“ABK sedang membersihkan tangki, kemungkinan besar saat itulah air masuk. Tapi situasi tetap terkendali,” jelasnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Sempat Alami Gangguan Mesin di Perairan Kabil, KMP Citra Mandala Abadi Lanjutkan Pelayaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Sufmi Dasco Ahmad Ungkap Fakta Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati di Teuku Umar

0
Momen pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/4) malam. (Instagram Gerindra)

batampos – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membeberkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Pertemuan kedua tokoh bangsa itu digelar di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/4).

Bahkan, Dasco turut mengunggah foto pertemuan antara Prabowo dengan Megawati. Prabowo terlihat mengenakan kemeja khasnya berwarna krem, sedangkan Megawati mengenakan kemeja batik bernuansa bunga.

“Ya semalam memang ada pertemuan silaturahmi antara Pak Prabowo dan bu Megawati, di kediaman Megawati di Teuku Umar. Pertemuan silaturahmi dalam rangka Idul Fitri,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4).

Dasco mengaku turut menemani pertemuan antara Prabowo dengan Megawati. Pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam itu merupakan pertemuan persahabatan. Namun, ia mengklaim tidak mengatahui secara pasti isi pembicaraan antara Prabowo dengan Megawati.

“Saya nggak tahu. Itu kan pertemuannya lebih banyak empat mata,” ujar Dasco.

Meski demikian, Dasco tak menampik, pertemuan keduanya turut membahas agenda masa depan bangsa ke depan. Mengingat, Megawati merupakan Presiden ke-5 RI.

“Ya kalau menyatukan visi, saya nggak tahu persis, tapi kalau bertukar pikiran yang mendalam bagaimana masa depan Indonesia itu pasti. Dan pertemuan dengan penuh keakraban saya dengar juga lebih banyak ketawa-ketawanya juga sih,” pungkasnya. (*)

Artikel Sufmi Dasco Ahmad Ungkap Fakta Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati di Teuku Umar pertama kali tampil pada News.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Taklukkan Duo Taiwan di Laga Pembuka Badminton Asia Championships

0
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. (Antara)

batampos – Hasil berbeda diraih ganda campuran Indonesia saat tampil di laga pembuka Badminton Asia Championships (BAC) 2025. Saat berlaga di Ningbo Olympic Sports Center, Tiongkok, Selasa (8/4), Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menandai laga comeback-nya sebagai duet. Mereka menang atas duo Taiwan Yang Po Hsuan/Hu King Fang (21-12, 21-18).

Kemenangan juga diraih Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang menaklukkan wakil Tiongkok Cheng Xing/Zhang Chi (14-21, 21-15, 21-19. Sedangkan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, takluk dari jagoan tuan rumah Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (11-21, 16-21).

Pitha lega karena bisa menyelesaikan partai perdana di turnamen dengan kemenangan. “Ini jadi pertandingan pertama saya juga kembali dengan Rinov,” ungkapnya. Di laga ini, ujian mental saat poin kritis sudah dihadapi RiPith -sebutan Rinov/Pitha.

Itu setelah mereka tertinggal 16-18 di game kedua. Namun, mereka bisa membalikkan keadaan usai mencatatkan lima poin beruntun.

Pada game kedua, Pitha mengaku terlambat adaptasi dengan perubahan kondisi lapangan. Dia baru sadar menang angin setelah tertinggal. Selain itu, lawan mengubah pola permainan. “Sangat berbeda dengan game pertama di mana mereka banyak melakukan kesalahan sendiri,” tuturnya.

Karenanya, dia berterima kasih untuk sang partner Rinov yang bisa mengcovernya dengan baik.

“Pasti kami saat dikasih kesempatan selalu ada nyawa baru. Saya berharap di nyawa baru ini bisa kasih yang terbaik,” sebut pemain binaan PB Jaya Raya Jakarta itu.

Rinov menambahkan, di laga ini tidak banyak perubahan yang dilakukan. “Tapi memang dari awal kembali berpasangan kan persiapan cukup matang. Jadi kami mau mengeluarkan semua yang sudah didapat di latihan. Ini ujian bagi kam,” katanya.

Sementara itu, Dejan mengakui kalau permainannya kurang baik di game pertama. Baik dari rotasi maupun pola permainan.

“Belum pas strategi yang kami mainkan. Di game kedua kami mencoba mengubah pola dengan bermain lebih menyerang dan mendapat banyak poin hingga sempat unggul 2-3 poin,” katanya. (*)

Artikel Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Taklukkan Duo Taiwan di Laga Pembuka Badminton Asia Championships pertama kali tampil pada Olahraga.

Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi, 17 Ribu Siswa di Batam Terima Makanan Bergizi Gratis

0
Ilustrasi. Murid SDN 03 Bengkong saat menikmati makanan bergizi gratis. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam terus berjalan dan saat ini telah menjangkau belasan ribu siswa. Hingga awal April 2025, tercatat enam dapur MBG telah beroperasi dan tersebar di lima kecamatan di Batam, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 17.217 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan jumlah tersebut mengacu pada data pokok pendidikan (Dapodik). Namun ia menegaskan, jumlah siswa riil yang menerima makanan bergizi masih akan diverifikasi kembali.

“Jumlah siswa yang menerima manfaat berdasarkan data Dapodik. Tapi tentu setelah Dapodik dilakukan cut-off, kami akan cek kembali data riilnya di lapangan,” ujar Tri, Selasa (8/4).

Baca Juga: Warga Batam Diingatkan agar Hati-hati dengan Tipu Daya Orang Tidak Dikenal

Adapun enam dapur MBG yang sudah beroperasi adalah, Dapur Yayasan Darusholihin, Anggrek Mas 1, Batam Kota, Dapur Yayasan Yonkenedia, Panbil, Sei Beduk, Dapur Sinergi Inklusi Akses Pangan, Bengkong City, Bengkong. Selanjutnya, Dapur Yayasan Darusholihin Greenland, Batam Kota, Dapur Yayasan Darusholihin, Kampung Melayu Batu Besar, Nongsa dan Dapur Yayasan Mataram Jaya Sentosa, Tiban Sekupang.

Menurut perhitungan tim MBG, setiap dapur memiliki kapasitas untuk melayani maksimal 3.500 siswa. Dengan target pembangunan 20 dapur hingga tahun 2025, program MBG di Batam diproyeksikan mampu melayani sekitar 57 ribu siswa atau sekitar 19 persen dari total peserta didik.

Tri menjelaskan, seluruh pengelolaan dapur MBG berada di bawah kendali Badan Pangan Nasional (BGN) melalui Satuan Tugas Pangan dan Gizi (SPPG). Pemko Batam juga sudah mengajukan usulan lahan ke BGN melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mendukung pembangunan dapur umum tambahan.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan BGN agar mitra-mitra lainnya bisa memenuhi persyaratan operasional MBG di Batam. Dengan begitu, distribusi makanan akan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadan ini,” katanya.

Baca Juga: Pemko Batam Siapkan Bantuan SPP untuk Siswa Swasta, Prioritaskan Keluarga Tidak Mampu

Tri juga menyebutkan bahwa animo masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk terlibat dalam program MBG sangat tinggi. Sejumlah UMKM diketahui telah mendaftar secara mandiri untuk menjadi bagian dari pelaksana MBG.

“Target kita masih di angka 20 dapur. Namun, kemungkinan bisa bertambah karena alhamdulillah banyak UMKM yang mendaftar secara mandiri untuk bergabung. Hanya saja, mereka masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh BGN,” ujar Tri.

Program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak usia sekolah, mengurangi angka stunting, dan sekaligus mendukung pelaku usaha lokal dalam penyediaan makanan yang sehat dan bergizi. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi, 17 Ribu Siswa di Batam Terima Makanan Bergizi Gratis pertama kali tampil pada Metropolis.

Dituduh Bunuh Anak Majikan, Susanti Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi Terancam Dieksekusi Mati

0
Susanti, PMI asal Karawang yang terancam dieksekusi mati karena dituduh membunuh majikan. (Istimewa)

batampos – Susanti binti Mahfudz, Pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang, Jawa Barat, akan dieksekusi mati di Arab Saudi. Musababnya, Susanti, yang sudah mendekam di penjara sejak 2009 atas tuduhan membunuh anak majikannya di Dawadmi, kini menghadapi tenggat pembayaran diyat (uang ganti rugi) sebesar 30 juta Riyal Saudi, sekitar Rp 120 miliar. Uang tersebut harus dilunasi paling lambat (9/4).

Menurut Ketua Umum Federasi Buminu Sarbumusi, Ali Nurdin, hingga hari ini, dana yang berhasil dikumpulkan baru sekitar 2,27 juta Riyal.

“Jika Susanti sampai dieksekusi besok, maka itu adalah kegagalan telanjang negara dalam menjalankan amanat konstitusi. Ini bukan lagi soal hukum, ini soal moralitas negara dalam melindungi nyawa warganya,” tegas Ali Nurdin dalam pernyataan resminya, Selasa (8/4).

Ali Nurdin menekankan, Susanti bukan sekadar terdakwa, tapi korban dari sistem penempatan tenaga kerja yang amburadul. Susanti diberangkatkan ke Arab Saudi saat masih berusia 16 tahun, tanpa pendampingan hukum, tanpa kemampuan bahasa, dan hanya bekerja tiga bulan sebelum akhirnya dipaksa mengakui pembunuhan yang tidak dia lakukan.

“Bagaimana mungkin seorang anak di bawah umur bisa lolos sistem dan dikirim ke luar negeri? Lalu saat dituduh, dia dipaksa mengaku bersalah dan menjalani persidangan tanpa pendampingan hukum. Ini bukan hanya cacat hukum, ini kejahatan sistemik,” tegas Ali Nurdin.

Ali Nurdin pun menyoroti lemahnya perjanjian bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi, serta ketiadaan nota diplomatik yang tegas dalam memberikan perlindungan hukum kepada pekerja migran yang tersangkut kasus pidana.

“Kalau tidak ada sistem perlindungan yang jelas, maka pemerintah hanya sedang mengirim anak bangsa ke ladang pembantaian,” sindirnya.

Menurut Ali Nurdin, kegagalan diplomasi Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam menyelamatkan Susanti harus dikritisi secara serius. Ia menyayangkan bahwa hingga batas waktu tinggal sehari lagi, pemerintah masih belum bisa menggalang dana tebusan minimal Rp 40 miliar hasil negosiasi.

“Jangan bandingkan nyawa Susanti dengan uang. Bandingkan dengan betapa banyaknya uang negara yang menguap akibat korupsi. Triliunan bisa digelontorkan untuk proyek mercusuar dan insentif politik, tapi menyelamatkan satu nyawa tak bisa?” katanya geram.

Ali juga mengutip Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang menyatakan bahwa negara bertanggung jawab memberikan perlindungan menyeluruh, termasuk bantuan hukum, diplomatik, hingga kepulangan. “Negara tidak boleh menyerah. Jangan biarkan Susanti tewas,” pungkasnya. (*)

Artikel Dituduh Bunuh Anak Majikan, Susanti Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi Terancam Dieksekusi Mati pertama kali tampil pada News.

Jasad Perempuan Membusuk Dalam Kamar Kos di Lubukbaja

0
Polisi mengevakuasi jasad Helen Devita, Senin (7/4). F.Istimewa

batampos – Penghuni kos-kosan Putri Sinar Penuin, Lubukbaja digegerkan dengan tewasnya Helen Devita, Senin (7/4). Wanita 34 tahun ini ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan jasad yang sudah membusuk.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan jasad Helen ditemukan oleh tetangga kosnya. Selain mencium aroma busuk, Helen juga sudah tidak terlihat selama beberapa hari.

“Saat ditemukan jasad bersandar di lemari dan sudah membusuk,” ujarnya.

Baca Juga: Masih Nihil, Pencarian Pemancing Hilang di Belakang Padang Diperluas hingga 3 Mil

Dengan temuan ini, polisi mendatangi lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan jasad Helen yang berasal dari Blitar, Jawa Timur tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuh korban,” kata Noval.

Noval menjelaskan dari penyelidikan, Helen diduga tewas karena sakit yang dideritanya. Hal ini diperkuat dengan temuan sejumlah obat-obatan di kamarnya.

Bahkan, Helen sempat berhenti dari pekerjaannya di Tempat Hiburan Malam (THM) karena sakit.

“Dari keterangan saksi dan rekan-rekannya, korban juga sempat sakit dan dirawat di rumah sakit,” ungkap Noval.

Baca Juga: Cerita Driver Ojol yang Motornya Dibawa Kabur Penumpang, Sempat Salat Berjamaah dan Diajak Makan Siang

Noval menambahkan saat ini jasad Helen sudah diambil oleh pihak keluarga. Bahkan, pihak keluarga menolak untuk mengautopsi jasad karena sudah memastikan korban tewas karena sakit.

“Keluarga dari paguyuban yang mewakili keluarga di kampung menolak melakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan. Mereka sudab memastikan korban meninggal karena adanya penyakit yang dideritanya,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Jasad Perempuan Membusuk Dalam Kamar Kos di Lubukbaja pertama kali tampil pada Metropolis.