Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 206

Blind Box Dianggap Mirip Judi, Singapura Siapkan Regulasi Ketat

0
Pemerintah Singapura susun regulasi usai Blind Box disebut mirip judi. Sumber gambar: x.com/insidefolkative.

batampos – Pemerintah Singapura tengah menyiapkan regulasi baru untuk mengatur penjualan blind box yang dinilai memiliki kemiripan dengan mekanisme perjudian.

Langkah ini muncul di tengah meningkatnya popularitas produk blind box di kalangan kolektor dan anak muda. Otoritas menilai sistem pembelian dengan isi tersembunyi berpotensi memicu perilaku spekulatif, terutama pada anak-anak dan remaja.

Regulasi tersebut disusun oleh Ministry of Home Affairs bersama Gambling Regulatory Authority (GRA). Draf aturan yang tengah dipersiapkan mencakup sejumlah ketentuan baru, termasuk kemungkinan kewajiban bagi penjual untuk mengungkap peluang atau probabilitas setiap item yang terdapat di dalam blind box.

Menteri Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam, menyatakan pemerintah mempertimbangkan langkah transparansi tersebut guna meningkatkan perlindungan konsumen.

“Pemerintah mempertimbangkan untuk mewajibkan penjual mengungkap peluang atau persentase mendapatkan setiap jenis item dalam blind box,” ujarnya seperti dikutip dari Malay Mail, Selasa (17/2).

Blind box sendiri merupakan produk ritel berupa mainan koleksi, figur, atau aksesori yang dijual dalam kemasan tersegel. Konsumen tidak mengetahui isi di dalamnya hingga kemasan dibuka. Mekanisme ini membuat pembeli berharap memperoleh item langka atau bernilai tinggi.

Unsur ketidakpastian dan peluang mendapatkan barang langka inilah yang dinilai memiliki kemiripan dengan praktik perjudian. Karena itu, pemerintah Singapura mengambil pendekatan proaktif untuk mengantisipasi dampak negatifnya.

Meski aturan tersebut belum difinalisasi, langkah ini menunjukkan keseriusan Singapura dalam merumuskan kebijakan khusus terhadap model penjualan berbasis peluang.

Negara tersebut menjadi salah satu yang pertama di kawasan Asia Tenggara yang menyiapkan regulasi spesifik terkait fenomena blind box. (*)

Artikel Blind Box Dianggap Mirip Judi, Singapura Siapkan Regulasi Ketat pertama kali tampil pada News.

Iring-iringan Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Dabo Singkep, Warga Tumpah Ruah

0

 

Warga Kabupaten Lingga memadati lokasi untuk menyaksikan atraksi barongsai dalam perayaan Imlek 2577 di Dabo Singkep, Selasa (17/2). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Iring-iringan barongsai memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (17/2). Atraksi budaya Tionghoa tersebut disambut antusias warga dari berbagai kalangan.

Barongsai menjadi tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan Imlek. Bagi masyarakat Tionghoa, tarian singa ini bukan sekadar pertunjukan kostum, melainkan simbol kekuatan, kebijaksanaan, dan keberuntungan.

Pantauan di lapangan, ratusan warga memadati sejumlah titik yang dilalui rombongan barongsai. Dentuman gendang dan simbal menggema di sepanjang jalan, menarik perhatian masyarakat untuk berkumpul menyaksikan pertunjukan.

Tak hanya warga Tionghoa, masyarakat lintas agama dan suku juga terlihat menikmati atraksi tersebut. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan terasa kental sepanjang perayaan.

Salah seorang warga Dabo Singkep, Robi, mengaku selalu menyempatkan diri bersama keluarga untuk menyaksikan barongsai setiap perayaan Imlek.

“Biasanya saya menonton barongsai bersama keluarga. Anak saya juga sangat suka melihat atraksi ini,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini barongsai lebih sering ia lihat melalui tayangan film di televisi. Namun, menyaksikan langsung pertunjukan tersebut memberikan kesan berbeda.

“Kalau di televisi terlihat menarik, tapi saat melihat langsung ternyata jauh lebih indah dan meriah,” tambahnya.

Atraksi barongsai di Dabo Singkep tidak hanya menjadi simbol perayaan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kuatnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Lingga. Lantunan musik tradisional yang menggema justru menjadi daya tarik, bukan gangguan, bagi masyarakat sekitar.

Perayaan Imlek tahun ini pun menjadi momentum mempererat kebersamaan serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Lingga. (*)

Artikel Iring-iringan Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Dabo Singkep, Warga Tumpah Ruah pertama kali tampil pada Kepri.

Awal Puasa, Distribusi MBG untuk Pelajar Bintan Dihentikan Sementara

0
Ompreng berisi Makan Bergizi Gratis (MBG) disusun di dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di Kabupaten Bintan diliburkan sementara pada awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seri Kuala Lobam, Rizki, mengatakan kebijakan tersebut mengikuti arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait masa libur menyambut dan awal Ramadan.

“Kita libur seminggu ini,” ujar Rizki, Selasa (17/2).

Meski demikian, penyaluran MBG bagi penerima manfaat kategori 3B, yakni balita, ibu menyusui (busui), dan ibu hamil (bumil), tetap berjalan. Di SPPG Seri Kuala Lobam, tercatat sekitar 251 penerima manfaat 3B yang akan menerima rapelan makanan tambahan pada Kamis (19/2).

“Penerima manfaat 3B tetap disalurkan. Kamis ini mereka menerima rapelan snack,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator MBG Wilayah Kabupaten Bintan, Pina Deli, menegaskan distribusi bagi kelompok 3B tetap dilakukan dengan berkoordinasi bersama kader di lapangan.

“SPPG akan koordinasi dengan kader untuk pemberian di awal bulan puasa ini,” katanya.

Adapun penyaluran MBG untuk pelajar dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin (23/2) mendatang.

“Pemberian MBG bagi pelajar akan dimulai kembali pada Senin untuk pemberian di awal puasa,” tambahnya.

Terkait insentif operasional, Rizki menjelaskan bahwa BGN memberikan dana sekitar Rp6 juta per hari kepada SPPG. Anggaran tersebut digunakan untuk membayar sewa bangunan dan peralatan dapur kepada mitra penyedia.

“Istilahnya seperti menyewa rumah. Jadi Rp6 juta itu sudah ditetapkan dari BGN untuk sewa gedung dan alat,” ujar Pina.

Ia menambahkan, meski dapur tidak beroperasi penuh selama masa libur pelajar, insentif tetap dibayarkan karena masih ada aktivitas seperti pembersihan dan kegiatan pendukung lainnya. (*)

Artikel Awal Puasa, Distribusi MBG untuk Pelajar Bintan Dihentikan Sementara pertama kali tampil pada Kepri.

Waspada Penipuan Bermodus ETLE, Jangan Klik APK Sembarangan

0
Ilustrasi penipuan. f istimewa

batampos – Modus penipuan berkedok tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kembali beredar di Batam. Pesan palsu tersebut dikirim melalui WhatsApp maupun SMS dengan melampirkan file berformat Android Package (APK) yang berpotensi membobol data pribadi korban.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polresta Barelang, Iptu Yudhi Patra, mengatakan modus ini sebenarnya bukan hal baru. Namun, hingga kini masih saja memakan korban karena dikemas seolah-olah sebagai surat konfirmasi tilang resmi.

“Satlantas Polresta Barelang menghimbau kepada masyarakat yang mendapat file tersebut untuk tidak mengekliknya,” tegas Yudhi.

Dalam pesan yang beredar, pelaku biasanya mencantumkan ancaman denda tilang, tautan mencurigakan, serta permintaan data pribadi. Korban diarahkan untuk mengunduh file APK yang jika diinstal dapat memberikan akses ke data ponsel, termasuk informasi perbankan.

Yudhi menjelaskan, sesuai Peraturan Kakorlantas Nomor 1 Tahun 2025, konfirmasi ETLE resmi hanya dikirim melalui dua jalur, yakni surat fisik melalui Kantor Pos dan media elektronik seperti email serta WhatsApp resmi.

“Konfirmasi dari Korlantas Polri akan muncul melalui chatbot ETLE Nasional yang sudah centang biru. Jadi bukan dalam bentuk file APK,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelumnya pemberitahuan tilang elektronik hanya dikirim melalui Pos. Namun kini terdapat pembaruan sistem melalui WhatsApp resmi, sehingga masyarakat diminta lebih teliti dan tidak mudah panik saat menerima pesan.

Untuk memastikan keaslian informasi, masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi ETLE. Di dalamnya akan ditampilkan foto pelanggaran, nomor referensi, waktu kejadian, jenis pelanggaran, serta lokasi kejadian.

“Kalau ragu, bisa langsung konfirmasi ke Polda atau Polresta terdekat. Jangan langsung percaya dan jangan pernah mengunduh file mencurigakan,” tutupnya.

Yudhi juga mengingatkan bahwa modus serupa telah muncul sejak 2023 dan terus berulang dengan berbagai variasi pesan. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama agar tidak menjadi korban penipuan digital.(*)

Artikel Waspada Penipuan Bermodus ETLE, Jangan Klik APK Sembarangan pertama kali tampil pada Metropolis.

Update Telegram Terbaru Ubah Navigasi Android Jadi Mirip iOS

0
Telegram Android update Liquid Glass, tampilan kini mirip iPhone. Sumber gambar: x.com/dailytechonx.

batampos – Telegram merilis pembaruan besar untuk pengguna Android dengan perubahan signifikan pada tampilan antarmuka. Update ini menghadirkan desain bertajuk “Liquid Glass” yang mengusung efek transparan, blur, serta elemen visual mengkilap berlapis layaknya kaca.

Aplikasi pesan instan Telegram kini tampil lebih modern dengan panel berlatar buram dan efek visual halus. Gaya tersebut dinilai mirip dengan bahasa desain yang digunakan iPhone, sehingga memicu perbincangan di kalangan pengguna Android.

Pembaruan ini menjadi bagian dari upaya Telegram menyatukan pengalaman pengguna lintas platform. Dengan desain terbaru, pengguna Android dapat merasakan antarmuka yang lebih seragam dengan versi iOS.

Update sudah tersedia melalui Google Play Store dan digulirkan secara bertahap.

Salah satu perubahan mencolok adalah penghapusan menu hamburger yang selama ini identik dengan Android. Sebagai gantinya, Telegram menghadirkan bilah navigasi bawah dengan empat tab utama: Chats, Contacts, Settings, dan Profile. Tata letak ini serupa dengan versi iOS.

Selain itu, akses fitur seperti New Group kini dipindahkan ke menu tiga titik di sudut kanan atas, menggantikan menu samping lama. Perubahan ini diklaim membuat navigasi lebih intuitif dan efisien.

Efek “Liquid Glass” terlihat jelas saat aplikasi digunakan dalam mode terang, dengan panel transparan dan kedalaman visual yang lebih dinamis.

Meski mengadopsi pendekatan desain baru, Telegram tetap mempertahankan opsi kustomisasi tema dan pengaturan warna yang fleksibel bagi pengguna Android.

Langkah ini menunjukkan strategi Telegram dalam menyamakan identitas visual di seluruh platform tanpa mengorbankan fungsi utama sebagai aplikasi pesan instan. (*)

Artikel Update Telegram Terbaru Ubah Navigasi Android Jadi Mirip iOS pertama kali tampil pada Lifestyle.

Residivis Pencuri Belasan Sepeda Motor Ditangkap Polsek Sagulung

0
Salah satu pelaku curanmor yang diamanlan Polsek Sagulung. F istimewa

batampos – Unit Reskrim Polsek Sagulung menangkap 2 spesialis pencuri motor berinisial MI, 20, dan YP, 21. Kedua pelaku merupakan residivis kasus yang sama dan sudah mencuri belasan sepeda motor.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan penangkapan pelaku dilakukan setelah menerima laporan kehilang motor Yamaha Vega di Perumahaan Villa Paradise.

“Dari laporan itu kita melakukan penyelidikan dan menangkap kedua pelaku,” ujarnya.
Kepada polisi, kedua pelaku mengaku sudah mencuri 14 unit motor. Modusnya, keduanya berkeliling menggunakan motor ke perumahan dan pertokoan.

“Pengakuannya sudah ada belasan motor yang dicuri. Motor hasil curian tersebut dijual ke rekannya,” kata Aris.

Aris mengaku masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Pihaknya tengah mencari barang bukti dan rekan pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian ini.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap pelaku,” tegasnya.

Sementara Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Faikar menginbau masyarakat Sagulung untuk waspada dengan aksi pencurian motor selama Ramadan ini.

“Gunakan kunci ganda pada motor, walaupun diparkir dalam waktu sebentar,” ujarnya.

Menurut dia, penggunaan kunci ganda dapat mengantisipasi dan mencegah niat pelaku pencurian.

“Jangan memberikan kesempatan bagi pelaku kajahatan. Karena pelaku ini memanfaatkan kesempatan sekecil apapun,” tutupnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.(*)

Artikel Residivis Pencuri Belasan Sepeda Motor Ditangkap Polsek Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenag Kepri Pantau Hilal 1 Ramadan 1447 H di Pantai Setumu Dompak

0
Pemantauan hilal di Pantai Setumu Dompak, Tanjungpinang, pada pelaksanaan sebelumnya. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Riau akan menggelar pemantauan hilal 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pantai Setumu, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Selasa (17/2).

Ketua Tim Urais Binsyar Kanwil Kemenag Kepri, Titik Hindon, mengatakan rukyatul hilal dilaksanakan serentak di sejumlah titik di Indonesia oleh Kementerian Agama RI, termasuk di Tanjungpinang.

“Pemantauan hilal hari ini kita laksanakan di Pantai Setumu Tanjungpinang. Sore ini mulai dilakukan pengamatan,” ujar Titik.

Ia menjelaskan, hasil pemantauan hilal di daerah akan dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan yang digelar pemerintah pusat.

“Penetapan 1 Ramadan akan disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Kemenag RI hari ini juga,” tambahnya.

Pelaksanaan rukyatul hilal di Pantai Setumu turut melibatkan sejumlah instansi dan organisasi keagamaan. Di antaranya Kanwil Kemenag Kepri, BMKG Stasiun Raja Haji Fisabilillah, Pengadilan Agama, Bagian Kesra, MUI, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), serta STAIN.

Hasil sidang isbat nantinya akan menjadi dasar resmi penetapan awal Ramadan 1447 H bagi umat Islam di Indonesia. (*)

Artikel Kemenag Kepri Pantau Hilal 1 Ramadan 1447 H di Pantai Setumu Dompak pertama kali tampil pada Kepri.

Sayur Masih dari Luar, Perputaran Dana MBG Tanjungpinang Capai Rp800 Juta

0
Murid SD Negeri 007 Bukit Bestari menyantap makanan bergizi gratis yang disalurkan SPPG Basuki Rahmat di Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tanjungpinang mencatat perputaran uang hingga Rp800 juta per hari. Namun, sebagian kebutuhan bahan pangan, terutama sayuran, masih didatangkan dari luar daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan saat ini terdapat 19 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

Setiap SPPG rata-rata menghabiskan anggaran sekitar Rp45 juta per hari untuk melayani 3.000 penerima manfaat MBG.

“Kalau dihitung totalnya sekitar Rp800 juta per hari. Persoalannya, ke mana dan siapa yang menikmati perputaran uang tersebut,” ujar Zulhidayat, Selasa (17/2).

Ia menjelaskan, kebutuhan daging ayam untuk satu SPPG mencapai 300 kilogram per hari. Tingginya permintaan itu bahkan kerap berdampak pada pasokan ayam di Pasar Tanjungpinang.

Sementara untuk kebutuhan sayuran, sebagian besar belum mampu dipenuhi dari hasil pertanian lokal. Pasokan masih bergantung dari luar daerah karena produksi petani setempat belum mencukupi.

Menurut Zulhidayat, kondisi ini seharusnya menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat Tanjungpinang. Ia mendorong warga memanfaatkan program MBG dengan menjadi pemasok bahan pangan, baik melalui beternak ayam maupun menanam sayuran.

“Kebutuhan ayam SPPG sangat tinggi. Kenapa kita tidak mencoba beternak ayam atau bertani sayur, supaya uang MBG itu bisa dinikmati masyarakat Tanjungpinang,” katanya.

Ia merinci, anggaran MBG per siswa ditetapkan Rp15 ribu per hari. Dari jumlah tersebut, Rp2 ribu dialokasikan untuk sewa alat dan dapur SPPG, Rp3 ribu untuk upah kerja dan operasional, serta Rp10 ribu untuk pembelian bahan baku seperti ayam dan sayur.

Selain mendorong partisipasi warga, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga tengah berupaya mengelola sekitar 1.600 hektare lahan terlantar. Lahan tersebut direncanakan untuk mendukung kegiatan pertanian dan peternakan guna memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Saat ini sedang berproses di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Mudah-mudahan dalam waktu dekat lahan itu bisa segera kita kelola,” pungkasnya. (*)

Artikel Sayur Masih dari Luar, Perputaran Dana MBG Tanjungpinang Capai Rp800 Juta pertama kali tampil pada Kepri.

Anggaran Pendidikan 26 Persen dari APBD, DPRD Batam Tegaskan Tidak Dipotong untuk MBG

0
Murid-murid Sekolah Dasar Negeri 010 Batam Kota saat menikmati Makanan Bergizi Gratis, Kamis (7/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Isu soal anggaran pendidikan yang disebut-sebut terdampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menjadi perbincangan. Sejumlah pihak mempertanyakan, apakah alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan dari APBD turut tergerus untuk membiayai program tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution, menegaskan bahwa dana MBG bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam, melainkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“MBG itu tidak ada dana dari APBD. Itu beda. Pendidikan ya pendidikan kita. Kalau MBG dari APBN, tidak sama dengan APBD,” kata Surya.

Untuk tahun anggaran 2026, total APBD Kota Batam ditetapkan sebesar Rp4,29 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 26 persen dialokasikan untuk sektor pendidikan. Artinya, porsi anggaran pendidikan di Batam bahkan melampaui ketentuan minimal 20 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang.

Menurut Surya, alokasi 26 persen tersebut mencakup berbagai kebutuhan pendidikan, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah, hingga tunjangan dan insentif tenaga pendidik.

“Sebanyak 26 persen untuk pendidikan, baik infrastruktur pendidikan, termasuk juga tunjangan dan insentif pendidikan di Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam struktur APBD 2026 memang terdapat pengurangan dana transfer dari pusat sekitar Rp400 miliar lebih. Namun, pengurangan tersebut tidak berkaitan dengan pengalihan anggaran pendidikan untuk MBG.

Surya menilai keliru jika dana MBG dikaitkan dengan anggaran pendidikan daerah. Menurutnya, kewenangan pembahasan MBG berada di level pusat, khususnya DPR RI, karena program tersebut didanai melalui APBN.

“Itu lebih konteksnya orang-orang DPR RI. Kita tidak membahas itu, kewenangan kita juga tidak di situ. Kita hanya membahas APBD saja,” katanya.

Ia memastikan, dalam pembahasan APBD 2026 bersama pemerintah daerah, tidak ada pemotongan anggaran pendidikan untuk disuntikkan ke program MBG. Seluruh alokasi pendidikan tetap difokuskan untuk kebutuhan sektor pendidikan di Batam.

“Kita sudah bahas APBD 2026. Dana pendidikan tetap 26 persen, tidak ada masalah dan tidak ada kaitannya dengan MBG,” tegasnya.

Surya menambahkan, jika ada pertanyaan mengenai korelasi anggaran pendidikan nasional dengan program MBG, maka pihak yang lebih tepat menjawab adalah pemerintah pusat.

“Yang tahu apakah ada kaitannya atau tidak tentu pihak pusat. Kita tidak masuk ke sana,” ujarnya.

Dengan penegasan tersebut, DPRD Batam memastikan bahwa anggaran pendidikan daerah tetap utuh dan tidak terdampak oleh program MBG, sehingga pembangunan sekolah, peningkatan kualitas sarana prasarana, serta kesejahteraan tenaga pendidik tetap berjalan sesuai perencanaan.(*)

Artikel Anggaran Pendidikan 26 Persen dari APBD, DPRD Batam Tegaskan Tidak Dipotong untuk MBG pertama kali tampil pada Metropolis.

Ramadan 1447 H di Bintan: Rumah Makan Wajib Tutup Tirai, THM Hanya Boleh Buka 2,5 Jam

0
Petugas Satpol PP Bintan memberikan sosialisasi kepada pelaku usaha terkait aturan operasional selama Ramadan 1447 H di Kabupaten Bintan. F. Suwarsono untuk Batam Pos.

batampos – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bintan memperketat pengawasan tempat hiburan malam (THM), kafe, dan tempat ketangkasan selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Bupati Bintan Nomor 3/2026 yang mengatur operasional rumah makan, restoran, hotel, tempat hiburan, serta pelaku usaha lainnya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.

Kepala Satpol PP Bintan, Suwarsono, mengatakan rumah makan dan restoran tetap diperbolehkan beroperasi pada siang hari, namun wajib menutup area makan dengan tirai atau penutup sejenis agar tidak terlihat dari luar.

“Kami minta seluruh pelaku usaha menyesuaikan dengan surat edaran yang telah diterbitkan,” ujar Suwarsono, Selasa (17/2).

Sementara itu, operasional THM, kafe, dan tempat ketangkasan dibatasi hanya 2,5 jam per hari, mulai pukul 21.30 WIB hingga 00.00 WIB.

Selain pembatasan jam operasional, pelaku usaha juga dilarang menjual minuman keras, minuman beralkohol, maupun minuman tradisional sejenis tuak selama Ramadan. Setelah bulan suci berakhir, aturan akan kembali menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Satpol PP menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar. Teguran akan diberikan maksimal tiga kali. Jika tetap tidak diindahkan, tempat usaha terancam ditutup sementara.

Pengawasan akan dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta melibatkan unsur masyarakat. Patroli rutin juga akan digelar untuk memastikan aturan berjalan efektif.

Selain itu, camat, lurah, dan kepala desa diminta aktif menyosialisasikan regulasi tersebut kepada masyarakat dan pelaku usaha di wilayah masing-masing.

Suwarsono mengimbau seluruh pelaku usaha agar tetap mematuhi aturan selama Ramadan.

“Silakan tetap berusaha, tetapi patuhi ketentuan yang sudah ditetapkan,” tegasnya. (*)

Artikel Ramadan 1447 H di Bintan: Rumah Makan Wajib Tutup Tirai, THM Hanya Boleh Buka 2,5 Jam pertama kali tampil pada Kepri.