Petugas melakukan pemeriksaan terhadap salah seorang calon PMI ilegal di Pelabuhan Batam Centre, Minggu (26/1). F.Imam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kepri berhasil menggagalkan keberangkatan 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal. Para PMI ini berangkat tanpa dilengkapi dokumen yang lengkap.
Kepala BP3MI Kepri, Kombes Imam Riyadi mengatakan pengungkapan ini dilakukan di Pelabuhan Batam Center dan Harbour Bay, yakni pada tanggal 25 dan 26 Januari lalu.
“Dua hari berturut-turut. PMI ini bermodus jalan-jalan ke Malaysia,” ujarnya.
Ia menjelaskan pencegahan keberangkatan PMI ilegal ini berawal dari kegiatan monitoring Pengawasan, Pelayanan dan Pencegahan oleh Tim Pelindungan BP3MI Kepri. Dari kegiatan tersebut didapati syarat dan dokumen bekerja yang tidak lengkap.
“Kemudian kita lakukan penundaan keberangkatan terhadap penumpang dan sosialisasikan bahaya bekerja secara unprosedural ke luar negeri,” katanya.
Adapun 14 CPMI ilegal tersebut diantaranya 8 orang berasal dari Jawa Timur, 4 orang dari Nusa Tenggara Barat (NTB), 1 orang dari Yogyakarta, dan 1 orang dari Aceh.
Dengan adanya keberangkatan secar ilegal ini, kata Imam, pihaknya berkoordinasi dengan Polda Kepri untuk penyelidikan adanya unsur Tinda Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Kita juga koordinasi dengan BP3MI Jawa Timur, NTB, Yogyakarta dan Aceh untuk pemulangan PMI ke daerah asal,” tutupnya. (*)
Pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin saat tampil di Thailand Masters 2025. (Dok. PBSI)
batampos – Rombongan ganda putra Indonesia berhasil mengamankan tiket melaju ke babak kedua Thailand Masters 2025 yang dihuni oleh tiga wakil. Sementara tiga wakil ganda putri harus kehilangan satu pasangan yang gugur di babak pertama.
Hari pertama Thailand Masters 2025 yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Patumwan, Selasa (28/1) sudah rampung digelar. Sejumlah wakil Indonesia telah berjuang dengan maksimal.
Tiga wakil ganda putra Indonesia tampil gemilang di babak pertama, menyapu bersih kemenangan dan melangkah dengan percaya diri ke babak berikutnya.
Pasangan Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan membuka kemenangan lewat permainan dominan melawan wakil tuan rumah, Neuaduang Mangkornloi/Songpon Sae-ma, dengan skor 21-15, 21-12.
Tak lama kemudian, duet Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin berhasil menyingkirkan pasangan India, Viplav Kuvale/Viraj Kuvale, hanya dalam dua gim langsung, 21-10, 21-13.
Pasangan selanjutnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana juga tampil mengesankan, menaklukkan wakil Malaysia, Chia Weijie/Lwi Sheng Hao, dengan skor identik, 21-15, 21-12.
Di sektor ganda putri juga tak kalah sengit. Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti memulai langkah mereka dengan kemenangan telak atas pasangan Thailand, Pranpriya Pannarai/Sirapat Tepnarong, 21-9, 21-8.
Selanjutnya, Meilya Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose juga berhasil lolos setelah melalui laga dramatis melawan pasangan Tiongkok, Keng Shu Liang/Wang Zi Meng. Mereka bangkit dari kekalahan di gim pertama dan akhirnya menang 21-23, 21-13, 21-13.
Namun, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal. Setelah bertarung sengit melawan wakil Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, mereka kalah dengan skor 21-23, 21-9, 15-21.
Di samping itu, hari pertama juga ada sejumlah pertandingan kualifikasi. Ada tiga wakil Indonesia yang berjuang dari fase tersebut.
Moh. Zaki Ubaidillah telah mengamankan posisi di babak pertama usai memenangkan dua pertandingan di kualifikasi atas Jia Wei Joel Koh (Singapura) 16-21, 21-9, 21-13 dan Eogene Ewe (Malaysia) 21-11, 21-11.
Sayangnya jejak Ubed tidak diikuti oleh Henrikho Wibowo yang harus menelan kekalahan di kualifikasi dari Zhu Xuan Chen dari Tiongkok, 10-21, 16-21.
Di nomor tunggal putri, Bilqis Prasista juga mengalami kekalahan dari wakil tuan rumah, Tidapron Kleebyeesun 11-21, 14-21 yang membuat langkahnya terhenti di kualifikasi.
Berikut hasil lengkap wakil Indonesia di hari pertama Thailand Masters 2025.
WD: Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Pranpriya Pannarai/Sirapat Tepnarong (Thailand) 21-9, 21-8
WD: Meilya Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose vs Keng Shu Liang/Wang Zi Meng (Tiongkok) 21-23, 21-13, 21-13
WD: Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (Indonesia) vs Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan (Taiwan) 21-23, 21-9, 15-21
MD: Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Neuaduang Mangkornloi/Songpon Sae-ma (Thailand) 21-15, 21-12
MD: Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Viplav Kuvale/Viraj Kuvale (India) 21-10, 21-13
MD: Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Chia Weijie/Lwi Sheng Hao (Malaysia) 21-15, 21-12
batampos – Polda Kepri mengerahkan 499 personel dalam pengamanan libur panjang Isra Mi’raj 1446 Hijriah dan Tahun Baru Imlek. Pengamanan akan berlangsung hingga akhir pekan nanti.
“Sebagai antisipasi, kami telah menyiapkan personel di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran dan keamanan aktivitas masyarakat selama libur panjang,” ujar Kabid HumasPolda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad.
Pandra mengatakan pengamanan libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek ini bertujuan untuk meminimalisir potensi ambang gangguan menjadi gangguan nyata. Hal ini selaras dengan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Dengan persiapan yang matang dan pengerahan personel yang memadai, Polda Kepri berharap perayaan Isra Mi’raj dan Imlek di wilayah Kepri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, meskipun diprediksi terjadi peningkatan aktivitas masyarakat karena potensi long weekend,” katanya.
Adapun 499 personel yang dikerahkan pengamanan tersebut meliputi personel untuk patroli cipta kondisi (cipkon), personel siaga, personel tugas rutin Satker, dan personel piket fungsi Mako Polda Kepri.
“Selain itu, disiagakan pula personel Polres jajaran yang difokuskan pada pengamanan peringatan Isra Mi’raj di masjid atau musala, pengamanan perayaan Imlek di vihara atau klenteng, dan pengamanan lokasi tempat wisata,” ungkap Pandra.
Selama libur panjang ini, Pandra juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, seperti tindak kriminal maupun bencana alam.
“Kami mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama, termasuk melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada petugas kepolisian,” tutupnya. (*)
Eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro.
batampos – Sebelum berkas perkara lengkap, kasus persetubuhan anak di bawah umur hingga menyebabkan korban meninggal dunia sempat mandek selama lima bulan. Kala itu, mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) AKBP Bintoro beralasan ada persoalan-persoalan teknis yang membuat penanganan kasus berlangsung lambat.
Kapolres Metro Jaksel Kombes Ade Rahmat Idnal menyampaikan hal itu saat ditanya awak media pada Selasa (28/1). Dia memastikan bahwa dirinya sudah berulang kali menanyakan dan meminta update penanganan kasus tersebut.
Namun demikian, penanganan kasusnya tetap lambat. Ade Rahmat mengaku sempat merasa heran dengan kondisi tersebut.
”Alasan yang bersangkutan (AKBP Bintoro) teknis dan koordinasi seperti pemenuhan P-19, saksi ahli, dan lain-lain,” terang Ade Rahmat.
Karena itu, saat AKBP Bintoro digantikan oleh AKBP Gogo Galesung, orang nomor satu di Polres Metro Jaksel itu meminta agar kasatreskrim baru tersebut segera mempercepat penanganan kasus. Dia ingin dugaan persetubuhan yang berujung kematian seorang anak dibawah umur cepat tuntas dan pelaku diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pada 16 Desember 2024, berkas perkara, tersangka, dan barang bukti, dalam kasus itu akhirnya lengkap. Penyidik Polres Metro Jaksel melimpahkan kasus tersebut kepada pihak kejaksaan.
Sejak saat itu, tersangka menjadi tahanan kejaksaan. Kini mereka tinggal menunggu sidang. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jaksel memastikan persidangan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Berkaitan dengan keputusan Bidang Propam Polda Metro Jaya untuk menerapkan penempatan khusus kepada Bintoro dan Gogo Galesung, Ade Rahmat enggan berkomentar banyak. Menurut dia, kedua mantan anak buahnya di Polres Metro Jaksel itu sudah berada di bawah kewenangan Polda Metro Jaya dan petugas Propam.
Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan atas dugaan pemerasan Rp 20 miliar terhadap tersangka kasus dugaan pembunuhan bernama Arif Nugroho dan Muhammad Bayu Hartanto. Tidak hanya Bintoro, ada tiga polisi lain yang kena patsus. Termasuk di antaranya Gogo Galesung.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa empat polisi yang kena patsus dalam penyelidikan dugaan pemerasan itu berasal dari Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel). Termasuk di antaranya dua mantan kasatreskrim. Yakni AKBP Bintoro dan AKBP Gogo Galesung. Keduanya sempat penanganan kasus dugaan pembunuhan tersebut.
”Empat orang telah di-patsus dalam tahap penyelidikan di Bidang Propam Polda Metro Jaya dengan dugaan penyalahgunaan wewenang,” terang Ade Ary Syam Indradi.
Ade Ary pun mengungkap empat polisi yang sedang menjalani patsus. Yakni B (mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bintoro), G (mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Gogo Galesung ), serta polisi berinisial Z (kanitresmob Satreskrim Polres Metro Jaksel) dan ND (kasubnit Resmob Satreskrim Polres Metro Jaksel). (*)
Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Polri meminta masyarakat hati-hati terhadap penimpuan online dengan modus investasi. Salah satu yang sedang menjadi perhatian adalah penipuan berkedok trading cryptocurrency melalui platform palsu. Platform tersebut dilaporkan telah menelan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa modus operandi para pelaku dimulai lewat menyebarkan tautan melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram. Setelah itu, korban diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp dengan kedok forum edukasi investasi.
”Di grup tersebut, korban diberikan edukasi palsu oleh seseorang yang mengaku sebagai profesor dengan iming-iming keuntungan besar dari investasi cryptocurrency dan trading saham,” ungkap Trunoyudo pada Selasa (28/1).
Perwira tinggi bintang satu Polri itu pun menyampaikan tahap demi tahap penipuan online modus investasi itu dilakukan. Mulai penargetan, membangun kepercayaan melalui edukasi investasi palsu, kemudian eksekusi penipuan dengan meminta korban mengirimkan sejumlah uang.
”Saat korban mencoba menarik dana, mereka diminta membayar biaya tambahan untuk proses verifikasi, pelaku (lantas) memutus kontak dan menghilangkan jejak,” imbuhnya.
Menurut Trunoyudo sudah banyak masyarakat yang menjadi korban dan kehilangan banyak uang atas modus tersebut. Bahkan, ada yang menerima dokumen palsu dari lembaga keuangan luar negeri yang seolah-olah memvalidasi transaksi mereka. Untuk itu, masyarakat diminta waspada.
”Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Lakukan verifikasi menyeluruh terhadap platform atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa platform tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga resmi lainnya,” ujarnya. (*)
Menteri Luar Negeri Sugiono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
batampos – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiano menyesalkan peristiwa penembakan terhadap lima pekerja migran Indonesia (PMI) di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, pada Jumat (24/1). Pasalnya, peristiwa itu menyebabkan satu orang meninggal, satu orang dalam kondisi kritis, dan tiga orang lainnya dirawat di beberapa rumah sakit di Selangor.
“Menlu RI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya satu orang WNI dan juga kepada para korban lainnya yang mengalami luka dalam insiden penembakan tersebut,” kata Sugiono dalam keterangannya, Selasa (28/1).
Politikus Partai Gerindra itu mendorong dilakukannya investigasi menyeluruh terhadap penembakan yang diduga dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).
“Menlu RI mendorong investigasi menyeluruh terhadap insiden penembakan yang dilakukan oleh APMM, termasuk dugaan adanya excessive use of force,” tegasnya.
Sementara, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding sebelumnya meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dapat mendorong transparansi penegakan hukum terkait penembakan warga negara Indonesia (WNI) di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia.
Insiden penembakan oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) mengakibatkan satu orang pekerja migran Indonesia (PMI) meninggal dunia.
“Kita minta Kemenlu untuk mendorong agar penegak hukum yang ada di sini (Malaysia) dibuka transparansinya. Jadi terang benderang proses proses ini, sehingga jauh lebih baik,” ucap Karding di Malaysia, Senin (27/1).
Karding juga mengaku telah berkoordinasi dengan kedutaan hingga atase kepolisian setempat, untuk mengetahui kronologi terkait penembakan tersebut terjadi. Ia juga mengaku tengah berkoordinasi untuk bisa membawa satu jenazah yang tewas dalam peristiwa itu.
“Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak setempat, agar kita bisa mendampingi penanganan jenazah maupun tengok di rumah sakit, yang sakit,” ujar Karding.
Karding juga mengaku pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak keluarga dari para korban. Hal ini untuk memitigasi hal-hal yang perlu disiapkan.
“Sehingga kita bisa mitigasi hal-hal apa saja yang kira-kira kita siapkan untuk nelindungi dan menjaga PMI kita ini,” tegas Karding.
Sebagaimana diketahui, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menembak lima WNI pekerja migran Indonesia (PMI) unprocedural pada Jumat, 24 Januari 2025 sekitar pukul 03.00 WIB di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia. Akibat penembakan itu, satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka kritis, dan tiga lainnya terluka. (*)
Eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro.
batampos – Bid Propam Polda Metro Jaya mengenakan penempatan khusus (patsus) kepada Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro dan 3 orang lainnya. Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan pemerasan senilai Rp 20 miliar terkait penanganan kasus pembunuhan.
Pakar hukum Henry Indraguna mendukung langkah Polda Metro Jaya. Kasus ini harus dituntaskan secara profesional.
“Kita perlu mendukung tindakan Kapolda Metro Jaya yang berkomitmen menindak tegas segala bentuk pelanggaran terhadap oknum personel secara prosedural, proporsional, dan profesional,” kata Henry.
Penanganan perkara ini harus diungkap seluruhnya. Pihak yang bersalah sepantasnya mendapat hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa empat polisi yang kena patsus dalam penyelidikan dugaan pemerasan itu berasal dari Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel). Termasuk diantaranya dua mantan kasat reskrim. Yakni AKBP Bintoro dan dan inisial G. Keduanya sempat penanganan kasus dugaan pembunuhan tersebut.
”Empat orang telah di-patsus dalam tahap penyelidikan di Bidang Propam Polda Metro Jaya dengan dugaan penyalahgunaan wewenang,” terang dia.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pemerasan Rp 20 Miliar, AKBP Bintoro dan 3 Perwira Lainnya Dipatsus Propam Polda Metro Jaya
Ade Ary pun mengungkap empat polisi yang sedang menjalani patsus. Yakni B (mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bintoro), G (mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel), serta polisi berinisial Z (kanit resmob Satreskrim Polres Metro Jaksel) dan ND (kasubnit Resmob Satreskrim Polres Metro Jaksel). (*)
Bhabinkamtibmas Kelurahan Toapaya Asri, Bripka Agung Nurul Kurniawan setelah memasang spanduk untuk mengingatkan masyarakat agar waspada saat melakukan aktivitas di sepanjang area Waduk Gesek. F.Kiriman Jul Ilham untuk Batam Pos.
batampos– Polisi melarang masyarakat berenang atau memancing di sekitar area Waduk Gesek yang berada di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan setelah kemunculan buaya.
Kapolsek Gunung Kijang Iptu Jul Ilham melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Toapaya Asri, Bripka Agung Nurul Kurniawan mengatakan, beberapa hari lalu viral video di media sosial terkait kemunculan buaya di waduk Gesek.
Oleh sebab itu, dia memasang spanduk untuk mengingatkan masyarakat agar hati-hati dan waspada jika melakukan aktivitas di sepanjang area Waduk Gesek.
“Kita berharap masyarakat tidak berenang ataupun memancing di area waduk demi menjaga keselamatan bersama,” imbuhnya.
Sementara Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Jul Ilham mengimbau ke masyarakat apabila melihat kemunculan buaya agar berhati-hati dan tidak menangkapnya sendiri karena dapat membahayakan diri sendiri.
“Sebaiknya menghubungi pihak terkait untuk menanganinya,” imbuhnya. (*)
batampos – Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) (IDX:SRAJ) memperkuat kerja sama klinis dengan Apollo Hospitals India melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Acara ini dihadiri oleh Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, dan Joint Managing Director Apollo Hospitals, Dr. Sangita Reddy, pada Sabtu, 25 Januari 2025, di New Delhi, India. Seremoni ini turut disaksikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan yang melibatkan pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, serta berbagai acara seperti Hari Republik India ke-76 dan CEO Forum Indonesia-India.
Kerja sama ini merupakan kolaborasi nyata sektor swasta kedua negara dalam mendukung sektor kesehatan. Kesepakatan tersebut juga selaras dengan kerja sama strategis antara Kementerian Kesehatan Indonesia dan Kementerian Kesehatan serta Kesejahteraan Keluarga Republik India. Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo mengatakan, “Kami sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk kesehatan, investasi, energi, AI, digital IT, dan lainnya.”
Fokus kerja sama ini meliputi penerapan teknologi di Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH), yang akan dibangun di Batam, serta pengembangan layanan Tele-Radiologi, E-ICU, Artificial Intelligence, dan pertukaran keahlian medis.
Jonathan Tahir, Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare, menyatakan, “Kolaborasi ini membawa visi kami lebih dekat untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia.”
Dr. Sangita Reddy dari Apollo Hospitals menambahkan, “Kemitraan global seperti ini memungkinkan kami menghadirkan inovasi kesehatan terkini di Indonesia.”
Dengan kerja sama ini, Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals berkomitmen meningkatkan kapabilitas operasional dan akses layanan kesehatan berkualitas, menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kesehatan yang tangguh di Indonesia. (*)
batampos – Denada langsung terbang ke Banyuwangi, Jawa Timur ketika dikabari ibundanya, Emilia Contessa meinggal dunia.
Denada mengaku ingin melihat wajah ibunya untuk terakhir kali sebelum dimakamkan.
Menurut Risna Ories selaku manajer, Denada tidak membawa serta buah hatinya, Aisha, saat terbang ke Banyuwangi Jawa Timur. Aisha saat ini berada di Singapura.
“Untuk saat ini posisi Mbak Dena dalam perjalanan ke Banyuwangi. Aisha ada di Singapura. Mbak Dena ke Banyuwangi sendiri,” ujar Risna Ories, manajer Denada, dalam wawancara virtual tadi malam, Senin (27/1).
Terkait alasan Denada tidak membawa buah hatinya ke Banyuwangi, Risna Ories enggan memberikan alasannya. Menurut dia, biar nanti Denada yang memberikan penjelasan secara langsung.
Risna Ories juga enggan menjelaskan terkait lokasi pemakaman ibunda Denada. Menurutnya, informasi tersebut menjadi kewenangan pihak keluarga untuk memberikan penjelasan.
Kini Denada sudah tiba di Banyuwangi setelah menempuh perjalanan 2 jam penerbangan dan sekitar 7 jam perjalanan darat. Risna Ories memperlihatkan foto Denada langsung bersimpuh di hadapan jenazah ibunya setibanya di rumah duka.
“Akhirnya kamu sampai Banyuwangi juga, dan kamu langsung duduk mendoakannya. Aku tahu hati kamu hancur saat ini,” tulis Risna Ories, manajer Denada, dalam unggahannya di Instagram Story.
“Aku juga tahu 2 jam flight 7 jam drive yang kamu tempuh untuk bertemu orang terkasihmu dipenuhi dengan air mata. Kamu orang yang aku kenal sangat care, penurut, dan sangat dekat dengan orang tua,” imbuhnya.
Risna Ories bersaksi bahwa Denada sangat sayang dan dekat dengan ibunya selama ini. Oleh karena itu, meninggalnya Emilia Contessa merupakan hal yang sangat menyedihkan bagi Denada.
“Pasti kehilangan ini sangat membuatmu terpukul. Tapi aku yakin kamu insya Allah bisa melewati kehilangan yang dalam ini. Yang kuat ya. Kamu nggak sendirian kok. Ada Allah yang selalu menemanimu,” kata Risna Ories berusaha menguatkan Denada.
Diketahui, Emilia Contessa, ibunda Denada, meninggal dunia pada Senin (27/1) di RSUD Blambangan Banyuwangi sekitar pukul 18.00 WIB. Penyanyi senior berjuluk Singa Panggung Asia itu mengembuskan napas terakhir di usia 67 tahun.
Emilia Contessa meninggal dunia setelah cukup lama berjuang melawan penyakit diabetes dan darah tinggi dideritanya. Dokter yang menangani menyatakan, Emilia meninggal setelah mengalami gagal jantung. (*)