Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2155

Sah, DPR dan Pemerintah Sepakat Biaya Haji 2025 Rp 55,4 Juta per Jamaah

0
Ilustrasi jemaah haji menumpang pesawat Garuda Indonesia (Dok/JawaPos.com)

batampos – Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI bersama Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 89.410.258,79. Terdapat penurunan anggaran dari sebelumnya diusulkan senilai Rp 93.389.684,99.

Sementara, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang dibebankan per jamaah sejumlah Rp 55.431.750,78. Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja yang dilakukan oleh Kemenag dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

“Biaya perjalanan ibadah haji atau BIPIH yang dibayar langsung oleh jamaah haji rata-rata per jemaah sebesar Rp 55.431.750,78 atau 62 persen dari BPIH 1446 H/2025 M,” kata Ketua Panja Haji DPR Abdul Wachid saat memimpin rapat.

“Komposisi BPIH tahun 1446/2025 M terdiri dari biaya yang bersumber nilai manfaat pengelolaan keuangan haji rata-rata perjamaah Rp 33.978.508,01 atau sebesar 38 persen dari rata-rata BPIH 2025,” sambungnya.

Wachid menjelaskan, pemerintah dan DPR bersepakat untuk menggunakan kurs mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sebesar 16.000 dan riyal Saudi Arabia 4.266,67. Nantinya, nominal uang tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan penerbangan, akomodasi di Mekkah dan Madinah, serta living cost.

“Angka (BPIH) ini mengalami penurunan sebesar Rp 4.000.027,21,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) menurunkan usulan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) 2025 menjadi Rp 89.666.469,26. Pemerintah melalui Kemenag sebelumnya telah mengusulkan BPIH 2025 sebesar Rp 93.389.684,99 per jamaah.

“Setelah kami kaji rasionalitasnya, kualitas layanan dan tentu saja efisiensi di sana sini kami saat ini mengajukan Rp 89.666.469,26,” ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

Menurunnya BPIH itu berimbas pada penurunan anggaran yang dibebankan kepada jamaah haji. Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) per jamaah kini sebesar Rp 55.593.201,57.

Sementara itu, nilai manfaat yang dianggarkan oleh Kemenag sebesar Rp 34.073.267,69 atau sekitar 38 persen dari keseluruhan BPIH. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Sah, DPR dan Pemerintah Sepakat Biaya Haji 2025 Rp 55,4 Juta per Jamaah pertama kali tampil pada News.

Sah, DPR dan Pemerintah Sepakat Biaya Haji 2025 Rp 55,4 Juta per Jamaah

0
Ilustrasi jemaah haji menumpang pesawat Garuda Indonesia (Dok/JawaPos.com)

batampos – Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI bersama Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 89.410.258,79. Terdapat penurunan anggaran dari sebelumnya diusulkan senilai Rp 93.389.684,99.

Sementara, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang dibebankan per jamaah sejumlah Rp 55.431.750,78. Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja yang dilakukan oleh Kemenag dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

“Biaya perjalanan ibadah haji atau BIPIH yang dibayar langsung oleh jamaah haji rata-rata per jemaah sebesar Rp 55.431.750,78 atau 62 persen dari BPIH 1446 H/2025 M,” kata Ketua Panja Haji DPR Abdul Wachid saat memimpin rapat.

“Komposisi BPIH tahun 1446/2025 M terdiri dari biaya yang bersumber nilai manfaat pengelolaan keuangan haji rata-rata perjamaah Rp 33.978.508,01 atau sebesar 38 persen dari rata-rata BPIH 2025,” sambungnya.

Wachid menjelaskan, pemerintah dan DPR bersepakat untuk menggunakan kurs mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sebesar 16.000 dan riyal Saudi Arabia 4.266,67. Nantinya, nominal uang tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan penerbangan, akomodasi di Mekkah dan Madinah, serta living cost.

“Angka (BPIH) ini mengalami penurunan sebesar Rp 4.000.027,21,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) menurunkan usulan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) 2025 menjadi Rp 89.666.469,26. Pemerintah melalui Kemenag sebelumnya telah mengusulkan BPIH 2025 sebesar Rp 93.389.684,99 per jamaah.

“Setelah kami kaji rasionalitasnya, kualitas layanan dan tentu saja efisiensi di sana sini kami saat ini mengajukan Rp 89.666.469,26,” ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

Menurunnya BPIH itu berimbas pada penurunan anggaran yang dibebankan kepada jamaah haji. Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) per jamaah kini sebesar Rp 55.593.201,57.

Sementara itu, nilai manfaat yang dianggarkan oleh Kemenag sebesar Rp 34.073.267,69 atau sekitar 38 persen dari keseluruhan BPIH. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Sah, DPR dan Pemerintah Sepakat Biaya Haji 2025 Rp 55,4 Juta per Jamaah pertama kali tampil pada News.

BMKG Batam Peringatkan Potensi Banjir Rob Akibat Fase Perigee, Masyarakat Diminta Waspada

0
Ilustrasi, banjir Rob yang masuk pekerangan warga, rumah dan jalan di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (21/2).
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Stasiun BMKG Batam, Ramlan, menginformasikan  fenomena fase Perigee yang terjadi pada 7 Januari 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. Kondisi ini dapat memicu banjir pesisir atau rob, khususnya di wilayah pesisir Kepulauan Riau.

“BMKG memperkirakan banjir rob akan terjadi pada periode 12 sampai 18 Januari 2025 di sejumlah wilayah pesisir Batam, Lingga , Karimun, Tanjung Pinang dan Bintan,” katadia, Senin (6/1).

Ramlan menyebutkan di Kota Batam seperti di Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya.

Kabupaten Lingga, Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, dan sekitarnya.  Kabupaten Karimun, Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Meral, dan sekitarnya.

Kota Tanjung Pinang, Kecamatan Tanjung Pinang Barat, Tanjung Pinang Kota, Bukit Bestari, dan sekitarnya. Kabupaten Bintan, Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur, dan sekitarnya.

Fenomena ini diperkirakan akan berdampak pada aktivitas masyarakat di pesisir, transportasi di sekitar pelabuhan, serta kegiatan bongkar muat barang.

Meskipun ketinggian gelombang laut saat ini tergolong rendah, Ramlan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perubahan kondisi cuaca.

Akhir pekan ini, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi terjadi, terutama pada siang dan sore hari.

“Kecepatan angin yang cukup tinggi dan kelembapan udara yang mendukung pembentukan awan hujan menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan,” jelas Ramlan.

Selain itu, BMKG juga memberikan peringatan potensi angin kencang dan gelombang laut tinggi di perairan Bintan, Anambas, dan Natuna. Gelombang laut diperkirakan mencapai 1,5 meter di wilayah Bintan,  2,5 meter di Anambas,  3,5 meter di Natuna.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan gelombang tinggi.

Untuk informasi cuaca terkini hingga tingkat kecamatan dan desa, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG di [https://cuaca.bmkg.go.id](https://cuaca.bmkg.go.id).

“Masyarakat diharapkan tetap siaga dan mengikuti informasi terkini agar dapat memitigasi risiko yang mungkin terjadi,” kata Ramlan.  (*)

Reporter: Azis Maulana

Artikel BMKG Batam Peringatkan Potensi Banjir Rob Akibat Fase Perigee, Masyarakat Diminta Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

Lampu Jalan Padam, DPRD Batam Minta Dinas Bina Marga Tanggap Atasi Masalah

0

batampos – Komisi I DPRD Kota Batam mendesak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk segera menangani permasalahan padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik.

Hal ini dinilai krusial karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat saat berkendara.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Tumbur Hutasoit, menegaskan bahwa masalah ini telah berulang kali terjadi, termasuk di jalan menuju kediamannya. Ia meminta dinas terkait segera mengambil langkah konkret.

“Lampu PJU di beberapa titik padam, termasuk di jalan ke arah rumah saya. Saya minta Dinas Bina Marga segera menangani persoalan ini karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Tumbur, Senin (6/1).

Ia juga menyebutkan bahwa DPRD Batam telah mengesahkan anggaran APBD 2025 untuk perawatan aset, termasuk PJU. Tumbur berharap anggaran tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk mengatasi masalah ini.

“Tindak lanjutnya harus segera dilakukan. Sudah banyak laporan dari masyarakat terkait lampu jalan padam, jadi saya harap teknisi Dinas Bina Marga bisa segera bekerja,” tegasnya.

Tumbur juga menyoroti adanya dugaan pencurian kabel PJU yang memperparah kondisi ini. Ia meminta Dinas Bina Marga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan.

“Dinas Bina Marga harus berkoordinasi dengan Polsek setempat dan Satpol PP untuk melakukan patroli rutin. Jika ada pelaku pencurian, segera tindak agar menimbulkan efek jera,” tambahnya.

Beberapa lampu penerangan jalan di Jalan Raja Isa, Batam Center, padam, Kamis (14/11).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Kukuk, menjelaskan bahwa padamnya lampu PJU di Jalan Raja Ali Haji, Seijodoh, Kecamatan Batuampar, disebabkan oleh masalah jaringan.

“Kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan. Beberapa tiang yang sebelumnya mati kini sudah berfungsi kembali,” jelas Kukuk.

Namun, ia juga mengungkapkan bahwa pencurian kabel sering menjadi penyebab padamnya lampu PJU. Kukuk menyatakan pihaknya telah mengganti sebagian besar kabel yang hilang akibat pencurian.

“Sebagian besar kabel yang hilang sudah diganti. Kami terus berupaya menjaga agar penerangan jalan tetap berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, pada Kamis (2/1) malam, panel PJU beserta KWH meter di kawasan Sambau juga dilaporkan hilang dicuri, menyebabkan padamnya seluruh lampu jalan di area tersebut.

Kukuk mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan yang berpotensi merugikan fasilitas umum.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga aset pemerintah dan melaporkan jika ada tindakan mencurigakan di sekitar fasilitas umum,” tutup Kukuk.

Masalah ini menjadi perhatian serius karena penerangan jalan adalah kebutuhan mendasar untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan warga Batam (*)

 

 

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel Lampu Jalan Padam, DPRD Batam Minta Dinas Bina Marga Tanggap Atasi Masalah pertama kali tampil pada Metropolis.

Lagi Santai di Pantai Sekera, Bintan, Pengunjung Dikejutkan Kemunculan Ular

0
Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi ular yang muncul melingkar di kayu di salah satu pantai yang ada di Pantai Sekera, Tanjunguban, Bintan pada pada Minggu (5/1/2025) sore. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Pengunjung dikejutkan kemunculan seekor ular phyton di Pantai Sekera, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Minggu (5/1/2025) sore.

Kejadian bermula saat seorang pengunjung sedang duduk bersantai di salah satu objek wisata yang ada di Pantai Sekera, Tanjunguban.

Kemunculan seekor ular dengan panjang lebih kurang 1,5 meter itu sangat mengejutkan pengunjung tersebut.

BACA JUGA: Tak Jumpa Ular, Petugas Malah Diminta Musnahkan Sarang Tawon Vespa yang Resahkan Warga di Bintan

Ular itu melingkar di kayu di bawah atap.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pengunjung yang melihat seekor ular melingkar di kayu di bawah atap.

“Jadi pengunjung itu lagi duduk-duduk santai menoleh ke atas melihat ular melingkar di kayu,” katanya.

Dirasa membahayakan pengunjung lain, apalagi banyak anak-anak bermain di Pantai Sekera, pengunjung itu meminta bantuan Damkar.

Dia mengatakan, petugas tidak menemukan kendala saat mengevakuasi ular tersebut.

“Ularnya masih kita amankan di kantor, kemungkinan besok dilepasliarkan ke hutan,” pungkasnya.

Dia mengimbau ke masyarakat agar menghubungi Damkar apabila melihat hewan berbahaya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Lagi Santai di Pantai Sekera, Bintan, Pengunjung Dikejutkan Kemunculan Ular pertama kali tampil pada Kepri.

Lagi Santai di Pantai Sekera, Bintan, Pengunjung Dikejutkan Kemunculan Ular

0
Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi ular yang muncul melingkar di kayu di salah satu pantai yang ada di Pantai Sekera, Tanjunguban, Bintan pada pada Minggu (5/1/2025) sore. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Pengunjung dikejutkan kemunculan seekor ular phyton di Pantai Sekera, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Minggu (5/1/2025) sore.

Kejadian bermula saat seorang pengunjung sedang duduk bersantai di salah satu objek wisata yang ada di Pantai Sekera, Tanjunguban.

Kemunculan seekor ular dengan panjang lebih kurang 1,5 meter itu sangat mengejutkan pengunjung tersebut.

BACA JUGA: Tak Jumpa Ular, Petugas Malah Diminta Musnahkan Sarang Tawon Vespa yang Resahkan Warga di Bintan

Ular itu melingkar di kayu di bawah atap.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pengunjung yang melihat seekor ular melingkar di kayu di bawah atap.

“Jadi pengunjung itu lagi duduk-duduk santai menoleh ke atas melihat ular melingkar di kayu,” katanya.

Dirasa membahayakan pengunjung lain, apalagi banyak anak-anak bermain di Pantai Sekera, pengunjung itu meminta bantuan Damkar.

Dia mengatakan, petugas tidak menemukan kendala saat mengevakuasi ular tersebut.

“Ularnya masih kita amankan di kantor, kemungkinan besok dilepasliarkan ke hutan,” pungkasnya.

Dia mengimbau ke masyarakat agar menghubungi Damkar apabila melihat hewan berbahaya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Lagi Santai di Pantai Sekera, Bintan, Pengunjung Dikejutkan Kemunculan Ular pertama kali tampil pada Kepri.

Presiden Prabowo Pelototi Program Makan Bergizi Gratis yang Mulai Diterapkan di 26 Provinsi

0
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/11/2023). (ANTARA/Sanya Dinda)

batampos – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan Presiden Prabowo Subianto memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar secara serentak pada 190 titik yang tersebar di 26 provinsi mulai hari ini, Senin (6/1). Muzani memastikan, laporan dari berbagai daerah sampai ke kepala negara.

“Ya, beliau memantau dan beliau terus mengikuti perkembangan makan siang bergizi ini, dan beliau terus mendapatkan berbagai macam laporan dari berbagai macam daerah,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

Ketua MPR RI ini mengaku bersyukur pemerintah mulai merealisasikan program prioritas MBG mulau hari ini. Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintahan Prabowo yang mulai merealisasikan janji kampanyenya.

Muzani berharap, tidak ada kendala dalam pelaksanaan program MBG tersebut. Program MBG diharapkan bisa terus berjalan dan banyak memberi manfaat bagi anak-anak di Tanah Air.

“Kami berharap mulai hari ini dan seterusnya bisa berjalan lancar sehingga makan bergizi bisa dilaksanakan makin luas, makin banyak, dan makin melibatkan siswa, anak-anak, termasuk para vendor yang makin banyak terlibat lagi,” ucap Muzani.

Lebih lanjut, Muzani juga merespons ihwal masih adanya beberapa sekolah yang belum mendapatkan susu dari pelaksanaan program tersebut. Dia menuturkan, program ini memang masih dilakukan secara bertahap, sehingga wajar jika masih ada sebagian sekolah yang belum mendapatkan susu.

“Ya kan memang ini masih bertahap sehingga pelaksanaannya masih dilakukan di beberapa tempat dan anggaran yang ada memang dicukupkan untuk daerah-daerah yang sudah ditunjuk,” tegas Muzani.

Menteri Komunukasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid sebelumnya telah meninjau langsung lokasi penerapan MBG di Depok, Jawa Barat. Meutya mengungkapkan, menu dalam MBG tersedia karbohidrat, protein, hingga sayur. Ia menyebut, menu MBG memang tidak dibuat baku serupa seluruh Indonesia.

“Jadi pada prinsipnya makanannya, tentu MBG ini ada nasinya, ada karbohidrat, ada sayur, ada protein. Menu juga tidak dibuat baku harus sama seluruh Indonesia. Tapi ada standar-standarnya,” ucap Meutya usai meninjau program MBG di SDN Cilangkap 5 Depok Jawa Barat, Senin (6/1).

Meutya menyatakan, menu yang tidak baku secara nasional ini untuk melihat potensi kekuatan di setiap daerah. Menurutnya, menu makan di setiap daerah melihat potensi kearifan lokal untuk menunjang UMKM.

“Jadi kalau memang di situ kekuatannya di peternakan ayam, maka yang diserap itu. Kalau memang ada ternak sapi, maka yang diserap itu. Jadi semuanya juga nanti kita lihat kearifan-kearifan lokal dari sisi menu makanannya,” ucap Meutya.

Meski menu makan berbeda-beda pada setiap wilayah, lanjut Meutya, anggaran MBG tetap Rp 10.000 per porsi.

“Sama. Jadi tetap anggarannya sama. Hanya untuk menu makanan kita sesuaikan,” ujar Meutya.

Politikus Partai Golkar ini tak memungkiri, Indonesia memiliki beragam masakan. Karena itu, Pemerintah tidak memaksakan menu makanan yang sama secara nasional.

“Jadi Indonesia ini ragam masakannya juga banyak, dari Sabang sampai Merauke. Kita enggak mau paksakan satu rasa untuk seluruh anak-anak di Indonesia,” urai Meutya.

Lebih lanjut, Meutya mengamini bahwa beragam menu MBG pada 26 provinsi yang mulai menerapkan program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran itu sangat melihat potensi kearifan lokasi di setiap wilayah.

“Jadi memang ini salah satu yang kita dorong. Untuk memang berbeda untuk kearifan lokal di daerah sesuai,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, program Makan Bergizi Gratis sudah mulai berjalan pada 26 provinsi di Indonesia di antaranya Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogjakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat dan Papua Selatan. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Presiden Prabowo Pelototi Program Makan Bergizi Gratis yang Mulai Diterapkan di 26 Provinsi pertama kali tampil pada News.

Jadwal Lengkap MotoGP 2025: Musim Baru Dibuka Grand Prix Thailand

0
Jorge Martin dengan Marc Marquez saat melakukan race di MotoGP Thailand (Crash)

batampos – Jadwal MotoGP 2025 telah dirilis oleh Dorna Sports. Sebanyak 22 seri akan digelar musim ini, termasuk Grand Prix Mandalika yang kembali menggelar balapan di paruh kedua musim.

Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, MotoGP 2025 akan dibuka dengan Grand Prix Thailand di Chang International Circuit, Buriram, pada Jumat (28/2/2025), hingga Minggu (2/3/2025).

Sebanyak 22 pembalap bakal bersaing di MotoGP 2025 termasuk sejumlah rookie seperti Somkiat Chantra, Fermin Aldeguer, dan Ai Ogura.

Selain itu sejumlah pembalap juga bakal memulai petualangan baru dengan tim anyar, salah satunya adalah sang juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin yang bergabung dengan Aprilia Racing.

Jadwal MotoGP 2025 Dibuka dengan Grand Prix Thailand

MotoGP 2025 akan dimulai dengan balapan di Grand Prix Thailand. Ini akan menjadi sejarah baru dalam balapan motor paling bergengsi di dunia karena memulai musim di Asia Tenggara.

Pada beberapa musim terakhir MotoGP selalu dibuka di Qatar, dan sempat juga di Portimao, Portugal. Namun, pada musim ini Grand Prix Qatar digeser ke seri keempat yang akan berlangsung pada 11-13 April 2025.

Sama seperti dua musim terakhir, MotoGP 2025 akan berlangsung sebanyak 22 seri dalam satu kalender kejuaraan.

Kendati jumlah balapan tetap sama, terdapat satu seri baru yakni MotoGP Hungaria yang menggantikan Grand Prix India karena tidak memperpanjang kontrak dengan Dorna Sports.

MotoGP Mandalika 2025 Berlangsung di Bulan Oktober

Sementara itu, MotoGP Mandalika di Indonesia akan kembali digelar pada bulan Oktober 2025, tepatnya pada tanggal 3-5.

MotoGP Mandalika bakal masuk putaran Asia, bersama dengan Grand Prix Motegi, Philip Island, dan Sepang yang memasuki periode krusial dalam perebutan gelar juara dunia.

Oleh sebab itu, MotoGP Mandalika 2025 bakal menghadirkan balapan yang sengit antara pembalap-pembalap yang bersaing dalam perebutan gelar juara.

Sejumlah pembalap yang dijagokan untuk menjadi juara MotoGP 2025 antara lain Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan juara bertahan Jorge Martin.

Mereka bakal bersaing dengan 22 pembalap di MotoGP 2025 dalam 22 balapan yang bakal digelar. Berikut ini adalah jadwal lengkap kalender kejuaraan musim ini.

  1. Buriram, Thailand, 28 Februari-2 Maret 2025
  2. Termas de Rio Hondo, Argentina, 14-16 Maret 2025
  3. Austin, Amerika Serikat, 28-30 Maret 2025
  4. Lusail, Qatar, 11-13 April 2025
  5. Jerez, Spanyol, 25-27 April 2025
  6. Le Mans, Prancis, 9-11 Mei 2025
  7. Silverstone, Inggris, 23-25 Mei 2025
  8. MotorLand Aragon, Aragon, 6-8 Juni 2025
  9. Mugello, Italia, 20-22 Juni 2025
  10. Assen, Belanda, 27-29 Juni 2025
  11. Sachsenring, Jerman, 11-13 Juli 2025
  12. Automotodrom Brno, Ceko, 18-20 Juli 2025
  13. Red Bull Ring, Austria, 15-17 Agustus 2025
  14. Balaton Park, Hungaria, 22-24 Agustus 2025
  15. Barcelona-Catalunya, Catalunya, 5-7 September 2025
  16. Misano, San Marino, 12-14 September 2025
  17. Motegi, Jepang, 26-28 September 2025
  18. Mandalika, Indonesia, 3-5 Oktober 2025
  19. Phillip Island, Australia, 17-19 Oktober 2025
  20. Sepang, Malaysia, 24-26 Oktober 2025
  21. Portimao, Portugal, 7-9 November 2025
  22. Ricardo Tormo, Valencia, 14-16 November 2025

 

Artikel Jadwal Lengkap MotoGP 2025: Musim Baru Dibuka Grand Prix Thailand pertama kali tampil pada Olahraga.

Pak Wali, Warga Keluhkan Jalan di Tanjungsengkuang yang Rusak Parah

0
Jalan di Tanjungsengkuang Rusak Parah, Warga Keluhkan Bahaya Pengendara

batampos – Kondisi jalan rusak di kawasan Jalan Tenggiri, Tanjungsengkuang, Batam, semakin memprihatinkan. Lubang-lubang besar di sisi kanan dan kiri jalan membuat pengendara kesulitan melintas, bahkan beberapa ibu rumah tangga dilaporkan terjatuh saat melintasi jalan ini menggunakan sepeda motor. Warga pun mempertanyakan lambatnya perbaikan jalan tersebut, mengingat Jalan Tenggiri merupakan akses utama menuju Lantamal IV.

“Jalan rusak parah, kanan-kiri berlubang. Kendaraan yang lewat susah, apalagi ini akses penting. Sudah banyak warga yang mengeluhkan, tapi kok belum juga diperbaiki,” ujar Wati, seorang warga Tanjungsengkuang, Senin (6/1).

Menurutnya, kondisi jalan ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan. Warga mengingatkan pemerintah agar segera mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan semakin parah dan menyebabkan lebih banyak kecelakaan.

Selain Jalan Tenggiri, kerusakan serupa juga ditemukan di Jalan Kerapu. Jalan tersebut sering terendam banjir, yang membuat struktur jalan cepat rusak. Warga khawatir apabila hujan mulai turun dengan intensitas tinggi, jalan akan semakin sulit dilalui.

“Biasanya jalan itu terendam banjir, makanya cepat rusak. Sekarang sudah parah banget, mestinya Dinas Bina Marga segera turun tangan memperbaiki mumpung belum hujan terus-menerus,” ungkap Andri, seorang pengendara yang sering melintasi kawasan tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Dohar Hasibuan, memastikan perbaikan akan segera dilakukan.

“Minggu ini kami akan mulai pekerjaan perbaikan. Anggarannya sudah disiapkan di APBD, proses perencanaannya juga sudah selesai. Sekarang tinggal pelaksanaan,” ujar Dohar, Senin (6/1).

Ia menambahkan bahwa perbaikan jalan rusak di Tanjungsengkuang telah melalui proses lelang. Dohar berharap pekerjaan ini dapat segera diselesaikan sebelum musim hujan tiba.

“Kita fokus untuk menyelesaikan perbaikan jalan yang paling parah dulu, termasuk Jalan Tenggiri. Dengan kondisi cuaca yang masih memungkinkan, kami optimistis pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pak Wali, Warga Keluhkan Jalan di Tanjungsengkuang yang Rusak Parah pertama kali tampil pada Metropolis.

Pencari Besi Tua Hilang di Perairan Sekupang, Basarnas Temukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

0
Basarnas saat mengevakuasi jasad Sandy Suwardi. Foto: Basarnas untuk Batam Pos

batampos – Seorang warga bernama Sandy Suwardi, 42 ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan hilang saat menyelam di perairan Sekupang, Batam, tepatnya di depan galangan kapal Bandar Victory Shipyard, Senin (6/1).

Korban ditemukan sekitar pukul 15.50 WIB, berjarak sekitar 300 meter dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam. Tim gabungan dari Basarnas Kota Batam, dibantu oleh unsur kepolisian, dan masyarakat setempat, melakukan pencarian sejak laporan diterima pada pagi hari. Proses evakuasi korban ke rumah duka dilakukan setelah penemuan jasadnya.

Menurut laporan, korban terakhir terlihat menyelam secara manual pada pukul 06.00 WIB. Sandy diketahui sedang mencari besi tua di dasar laut tanpa menggunakan peralatan menyelam yang memadai.

Baca Juga: Pencari Besi Tua di Sekupang Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Namun, hingga siang hari, korban tidak muncul kembali ke permukaan, sehingga keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB melalui Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang (KPP TPI). Setelah menerima informasi, kami segera menurunkan tim dengan enam personel untuk melakukan operasi pencarian,” ungkap Kepala Pos Basarnas Kota Batam, Dedius.

Dalam operasi ini, Basarnas mengerahkan berbagai peralatan, seperti Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk penyisiran di permukaan air, drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban dari udara, serta Aqua Ace untuk mendukung pencarian di bawah air.

“Pencarian kami fokuskan di sekitar lokasi awal korban diduga tenggelam. Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Dedius.

Proses evakuasi korban dilakukan dengan hati-hati. Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.

Dedius mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut, terutama yang berisiko tinggi seperti menyelam atau mencari besi tua di dasar laut.

Ia juga menekankan pentingnya menggunakan peralatan yang memadai serta memprioritaskan keselamatan diri.

“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di perairan memiliki risiko tinggi, apalagi jika dilakukan tanpa peralatan yang memadai. Kami harap masyarakat lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pencari Besi Tua Hilang di Perairan Sekupang, Basarnas Temukan dalam Kondisi Meninggal Dunia pertama kali tampil pada Metropolis.