Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2166

Pencuri Spesialis Tabung Gas Ditangakp Polisi

0
Polsek Balai Karimun berhasil menangkap AM (tidak pakai baju) dan Alex Fransisco pelaku Curat rumah kosong dan spesialis tabung gas 3 kg di salah satu hotel di Tanjungbalai Karimun. f.sandi

batampos– Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Kecamatan Karimun dan dua kecamatan lainnya, yakni Meral dan Tebing dalam dua bulan terakhir berhasil diungkap Polsek Balai Karimun pada Sabtu (12/4) yang dipimpin Iptu Rizky selaku Kanit Reskrim Polsek Balai Karimun. Dua orang pelaku berhasil ditangkap dari salah satu kamar wisma di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Karimun.

”Setelah menerima laporan pada Rabu (2/4) dari korban yang tinggal di Jalan Teluk Air, RT 006/ RW 001, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun yang mengelami kerugian total Rp22 juta. Rincian kerugian korban telah kehilangan uang tunai Rp4,4 juta, satu unit ponsel, 3 gelang emas, satu cincin emas dan satu liontin emas,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Robby TM melalui Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri kepada Batam Pos, Minggu (13/4).

BACA JUGA: Maling Congkel Rumah Warga di Bintan, Gasak Tabung Gas 3 Kilogram

Berdasarkan laporan tersebut, lanjutnya, polisi melakukan penyelidikan untuk melakukan pengungkapan. Sesuai dengan hasil penyelidikan yang dilakukan, maka keberadaan pelaku diketahui menginap di pada salah satu wisma yang ada di Kecamatan Karimun. Setelah itu polisi masuk ke dalam kamar dan berhasil mengamankan dua orang pelaku.

”Pelaku yang diamankan ada dua orang dan salah satunya masih berusia 17 berinisial Am. Sedangkan, satu orang tersnagka lagi FAlex Fransisco yang merupakan otak dari pelaku Curat. Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan, ternyata kasus pencurian yang dilakukan kedua tersangka ini tidak hanya satu lagi,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan sementarayang dilakukan penyidik Unit Reskrim Polsek Balai, tambah Andri, diketahui bahwa bukan hanya rumah korban yang ada di Teluk Air saja yang menjadi sasaran pencurian. Melainkan, sementara ada 8 lokasi termasuk di Kecamatan Meral dan Tebing yang pernah dicuri kedua pelaku.

”Selain menyasar rumah kosong, kedua tersangka juga menyasar warung yang pada malam hari tidak dijaga oleh pemilioknya. Khususnya, warung yang menjual gas elpiji 3 kg. Sesuai laporan yang diterima dalam dua bulan terakhi8r ada puluhan tabung gas yang berhasil dicuri kedua pelaku. Seperti di Jalan Pendidikan dan yang terbaru pada malam lebaran di Jalan Teuku Umar pemiliknya kehilangan 10 tabung gas,” terangnya.

Tindak pidana Curat yang dilakukan kedua tersangka ini, kata Andri, masih dilakukan pengembangan lebih lanjut. Tidak menutup kemungkinan masih ada keterangan yang belum disampaikan oleh pelaku. Untuk barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua tersangka saat diamankan berupa satu unit ponsel. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Pencuri Spesialis Tabung Gas Ditangakp Polisi pertama kali tampil pada Kepri.

Kembali Aktifkan Penjurusan di SMA, Mendikdasmen Segera Keluarkan Permen

0
Ilustrasi: Siswa mengikuti ujian nasional berbasis komputer. (Arifin/Radar Sampit/Jawa Pos Group)

batampos – Perubahan di bidang pendidikan segera bergulir kembali. Terutama di jenjang sekolah menengah atas (SMA).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti berencana menghidupkan lagi sistem penjurusan IPA, IPS, dan bahasa di SMA.

Kebijakan yang sebelumnya dihapus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tersebut rencananya dihadirkan kembali mulai tahun ajaran (TA) baru 2025/2026.

Sebagaimana diketahui, melalui Kurikulum Merdeka, Nadiem menghapus penjurusan di jenjang SMA dengan dalih tak ingin ada pengotak-kotakan. Sudah sekitar tiga tahun kebijakan tersebut berlaku.

’’Ini bocoran. Nanti ada lagi jurusan IPA, IPS, dan bahasa,’’ kata Mu’ti saat berbincang bersama forum wartawan pendidikan (fortadik) dalam momen halalbihalal di Jakarta, Jumat (11/4) malam.

Dia menjelaskan, penjurusan tersebut ditujukan untuk menunjang tes kemampuan akademik (TKA). Tes itu bakal menjadi salah satu pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru. Artinya, seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tak sepenuhnya mengandalkan nilai rapor lagi.

Mu’ti menyebutkan, uji coba TKA berlangsung November nanti khusus bagi siswa kelas XII atau 3 SMA. Sementara siswa jenjang SD dan SMP mengikuti pada tahun berikutnya.

Berbeda dengan ujian nasional (UN), tes itu tidak bersifat wajib. Tes bisa diikuti oleh mereka yang memang siap dan mampu menghadapi tes guna menambah penilaian individu.

Dia berharap TKA dan penjurusan di tingkat SMA bisa memberikan gambaran yang lebih jelas soal kemampuan siswa. Termasuk kecocokan siswa dengan program studi yang dipilih di jenjang perguruan tinggi.

Penerapan kembali penjurusan SMA juga memberikan kepastian kepada lembaga pendidikan di luar negeri mengenai standar penilaian yang jelas di Indonesia. ’’Jadi, pas Pak Nadiem dulu, diambil sampelnya saja. Banyak kampus di luar negeri enggak mau terima soalnya enggak jelas ukuran kemampuan pelajar. Sekarang dengan hasil TKA, kemampuan masing-masing individu akan terukur,’’ katanya.

Mu’ti segera mengeluarkan peraturan menteri (permen) tentang kebijakan tersebut. Dengan demikian, permen itu akan menggugurkan aturan sebelumnya, yakni Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 soal kurikulum pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. (*)

Artikel Kembali Aktifkan Penjurusan di SMA, Mendikdasmen Segera Keluarkan Permen pertama kali tampil pada News.

Kargo Internasional Melonjak

0

Jumlah Penumpang Moda Transportasi Udara dan Laut Turun

Jumlah Penumpang Tujuan Matak Membeludak, Keberangkatan RoRo dari Tanjunguban Molor 1,5 Jam

0
Penumpang sudah masuk ke dalam kapal RoRo tujuan Matak yang hendak bertolak dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sabtu (12/4/2025) malam. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Jumlah penumpang kapal RoRo KMP Bahtera Nusantara (BN) 01 yang berangkat di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Sabtu (12/4/2025) malam, membeludak.

Akibatnya, keberangkatan kapal RoRo tujuan Matak molor kurang lebih 1,5 jam dari jadwal seharusnya.

Menurut Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, ada peningkatan jumlah penumpang kapal RoRo rute Tanjunguban-Matak-Midai-Penagi, dari hari biasa.

Sekitar 66 penumpang yang awalnya tidak mendapatkan tiket.

BACA JUGA: Salah Naik Kapal, Dua Penumpang RoRo Tujuan Batam Terangkut RoRo ke Matak, Natuna

Rata-rata mereka adalah warga dari Batam yang telah menyeberang ke Tanjunguban untuk melanjutkan perjalanan ke Matak dan Penagih.

“Mereka belum punya tiket tapi minta naik ke atas kapal,” kata Sukma.

Namun, setelah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, diputuskan mereka dapat ikut berangkat.

Pihak agen kemudian membantu para penumpang yang belum mempunyai tiket.

Hal ini dilakukan agar penumpang yang tidak memiliki tiket dapat mengakses tiket lebih cepat sehingga mereka tidak tertinggal kapal.

Jumlah penumpang yang berangkat dengan kapal tujuan Matak sekitar 411 orang, 10 truk dan 6 mobil.

Keberangkatan kapal yang seharusnya berangkat sekitar pukul 21.00 WIB, molor 1,5 jam menjadi sekitar pukul 22.30 WIB.

Sukma mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket secara online di aplikasi resmi sebelum datang ke pelabuhan agar tidak terjadi keterlambatan.

Sementara bagi masyarakat yang belum memiliki tiket agar tidak memaksakan datang ke pelabuhan.

Salah satu penumpang kapal RoRo tujuan Matak, Masenah yang awalnya tidak mendapat tiket, tetap nekat datang bersama keluarganya ke pelabuhan.

“Iya, mau pulang Matak,,” kata wanita itu yang sedang menunggu salah satu anaknya mengurus tiket.  (*)

Reporter: Slamet

Artikel Jumlah Penumpang Tujuan Matak Membeludak, Keberangkatan RoRo dari Tanjunguban Molor 1,5 Jam pertama kali tampil pada Kepri.

142 Calon Jamaah Haji Sekupang dan Belakang Padang Ikuti Manasik Perdana

0
manasik haji untuk jemaah calon haji.
f. Rengga / Batam Pos

batampos – Sebanyak 142 calon jamaah haji (CJH) dari Kecamatan Sekupang dan Kecamatan Belakang Padang mengikuti kegiatan manasik haji perdana yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baiturrahman, Sekupang, pada Sabtu (12/4).

Dengan mengusung tema “Dengan Bimbingan Manasik Haji Kita Wujudkan Jamaah Haji yang Mandiri, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan Menuju Haji yang Mabrur”, kegiatan ini menjadi momen penting bagi para calon jamaah dalam memahami secara menyeluruh tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Dari total peserta, 126 orang berasal dari Kecamatan Sekupang dan 16 lainnya dari Kecamatan Belakang Padang. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, hadir membuka kegiatan secara resmi sekaligus memberikan materi pembekalan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para calon jamaah untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan berharga yang diberikan oleh Allah SWT.

“Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan Allah SWT. Maka dari itu, mari kita syukuri nikmat ini. Saya berharap seluruh peserta bisa serius dan fokus dalam mengikuti manasik ini agar ilmu yang diperoleh bisa menjadi bekal penting saat menunaikan ibadah haji nanti,” ujarnya.

Materi yang diberikan pada manasik perdana ini mencakup hak dan kewajiban jamaah haji, serta adab dan kebiasaan selama berada di Tanah Suci, khususnya di Kota Makkah. Materi disampaikan secara interaktif oleh para pemateri dan disesuaikan dengan kondisi peserta, yang sebagian besar merupakan jamaah haji reguler lansia.

Sebagai informasi, manasik haji merupakan simulasi atau latihan pelaksanaan ibadah haji yang bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon jamaah tentang tahapan dan tata cara ibadah yang sesuai dengan syariat Islam.

Salah seorang peserta, Nurhayati, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan manasik ini.

“Kami sangat bersyukur ada pembekalan seperti ini. Banyak hal yang sebelumnya kami belum ketahui, terutama mengenai tata cara ibadah yang benar. Semoga setelah ini kami bisa lebih siap secara lahir dan batin untuk berangkat ke Tanah Suci,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan manasik ini dirancang dalam beberapa tahap dan akan berlangsung secara berkala hingga menjelang keberangkatan jamaah. Setiap sesi diharapkan mampu memperkuat kesiapan fisik, mental, dan spiritual para peserta.

Melalui bimbingan ini, Kemenag Kota Batam berharap seluruh calon jamaah haji dari Sekupang dan Belakang Padang dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih mandiri, tenang, dan optimal, serta mampu meraih predikat haji yang mabrur. Kegiatan manasik perdana ini berlangsung dengan khidmat dan mendapat sambutan hangat dari para peserta. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 142 Calon Jamaah Haji Sekupang dan Belakang Padang Ikuti Manasik Perdana pertama kali tampil pada Metropolis.

Sempat Dikabarkan Hilang, Seorang TU SD Negeri 016 Senayang Kembali dengan Selamat

0
Jumaidi Baidillah bersama TNI, Polri dan BPBD Lingga saat sudah kembali kerumahnya dengan selamat, Minggu (13/4). F. Oktanius Wirsal/BATAM POS

batampos– Salah Seorang warga Desa Baran Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga atas nama Jumaidi Baidillah yang berprofesi sebagai Tata Usaha (TU) di SD Negeri 016 Buyu, Senayang yang sempat dikabarkan hilang kini kembali ke rumah dengan selamat. Jumaidi Baidillah pulang kerumahnya dengan selamat pada Minggu (13/4) sekitar pukul 09.30 WIB.

Informasi yang diterima oleh Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga dari istri Jumaidi Baidillah, korban berangkat dari dari pulau Buyu pada Sabtu 12 April 2025 sekitar pukul 13.30 WIB menuju Desa Baran, namun suaminya tak kunjung sampai.

“Berdasarkan keterangan dari istri korban, suaminya berangkat dari Desa Buyu menuju Desa Baran pada Sabtu 12 April 2025 sekitar pukul 13.30 WIB namun sudah beberapa jam suaminya tidak kunjung sampai,” ujar Oktanius Wirsal saat dikonfirmasi Batampos, Minggu (13/4).

BACA JUGA: Aplikasi dengan Anggaran Rp 177 Juta Hanya Bertahan Sebulan, Kini Menghilang Bak Ditelan Bumi

Kepala BPBD Lingga mengungkapkan, warga setempat dan keluarga sempat melakukan pencarian terhadap Jumaidi Baidillah hingga malam hari, namun Jumaidi Baidillah tak kunjung ditemukan.

“Warga setempat bersama keluarga telah melakukan pencarian terhadap Jumaidi Baidillah, namun hingga malam menjelang Jumaidi tak kunjung ditemukan,” ungkap Oktanius.

Selanjutnya, Oktanius menambahkan pada Minggu 13 April 2025 sekitar pukul 09.30 WIB korban sampai dirumahnya dengan selamat.
Saat dikonfirmasi korban menjelaskan kronologis kejadian kenapa dirinya baru sampai kerumah pada hari ini.

“Saat saya dalam perjalanan dari Desa Buyu menuju Desa Baran pada Sabtu 12 April 2025, dalam perjalanan pompong yang saya bawa mengalami kerusakan dan mati mesin dan saya hanyut terbawa ombak laut,” ujar Jumaidi.

Jumaidi menjelaskan, saat dirinya hanyut terbawa ombak karena pompongnya rusak, salah satu nelayan menemukan dirinya dan di bawa ke Tanjung Lipat. Dirinya bermalam disana dan tidak mengabari ke keluarga karena tidak punya alat komunikasi. s
Setelah perbaikan kapal pompong korban kembali ke rumah.

“Saya tidak bisa menghubungi keluarga karena memang tidak memiliki alat komunikasi dan tidak memiliki nomor keluarga untuk di hubungi,” tambahnya.

Kedepannya untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lingga agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan kemungkinan terburuk pada saat melakukan pelayaran di laut. Masyarakat harus melakukan persiapan untuk antisipasi kemungkinan terburuk agar nantinya jika terjadi sesuatu dapat menghubungi keluarga agar tidak menimbulkan kekhawatiran. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Sempat Dikabarkan Hilang, Seorang TU SD Negeri 016 Senayang Kembali dengan Selamat pertama kali tampil pada Kepri.

BPS: Penumpang Udara dan Laut Batam Turun, Kargo Internasional Melonjak

0
AKtivitas pelabuhan Batu Ampar di Batam (istimewa)

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik di Kota Batam pada Februari 2025 sebanyak 275.519 orang. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 16,11 persen dibandingkan Januari 2025.

“Penurunan jumlah penumpang ini merupakan hal yang lumrah, mengingat Februari memiliki jumlah hari yang lebih sedikit, sehingga aktivitas penerbangan dan pelayaran cenderung menurun,” ujar Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, Minggu (13/4).

Berdasarkan data, jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat sebanyak 275.519 orang, turun 16,11 persen dibanding Januari 2025 yang mencapai 328.430 orang. Jumlah penumpang yang datang ke Batam sebanyak 135.758 orang, turun 17,80 persen. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Bandara Hang Nadim tercatat 139.761 orang, turun 14,40 persen.

Untuk penumpang internasional, tercatat sebanyak 8.476 orang, juga mengalami penurunan sebesar 4,83 persen. Rinciannya, penumpang yang datang menurun dari 4.599 orang menjadi 3.912 orang, sementara yang berangkat justru meningkat dari 4.307 menjadi 4.564 orang, atau naik sebesar 5,97 persen.

Tak hanya di udara, moda transportasi laut juga mencatat penurunan jumlah penumpang. Jumlah penumpang angkutan laut domestik tercatat sebanyak 285.210 orang, turun 19,23 persen dibanding Januari. Rinciannya, sebanyak 147.030 penumpang datang ke Batam, sementara 138.180 penumpang berangkat dari pelabuhan di Batam.

“Untuk penumpang laut internasional, jumlah kedatangan sebanyak 185.959 orang, turun 23,91 persen dari bulan sebelumnya. Sedangkan keberangkatan tercatat 199.976 orang, turun 7,93 persen,” jelas Eko.

Sementara itu, dari sisi logistik, trennya justru berbeda. Angkutan udara domestik mengalami penurunan volume bongkar sebesar 52,85 persen menjadi 1.209,53 ton. Namun, volume muat kargo justru naik 8,04 persen menjadi 643,46 ton.

Untuk kargo internasional, volume bongkar turun menjadi 3,99 ton, sementara volume muat naik menjadi 1,43 ton atau meningkat 35,97 persen dibanding Januari.

Berbeda dengan udara, angkutan barang lewat laut menunjukkan tren positif. Volume bongkar barang domestik tercatat naik 17,08 persen menjadi 871.513 ton, sedangkan volume muat naik 8,04 persen menjadi 236.926 ton.

Kenaikan juga terjadi pada volume bongkar barang internasional yang melonjak 25,54 persen menjadi 431.386 ton. Namun, volume muat barang internasional justru menurun 38,01 persen dari bulan sebelumnya menjadi 187.718 ton.

“Kenaikan kargo laut, khususnya internasional, menjadi indikator meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang yang patut kita dorong terus ke depannya,” terang Eko. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel BPS: Penumpang Udara dan Laut Batam Turun, Kargo Internasional Melonjak pertama kali tampil pada Metropolis.

Bertolak dari Selaut, Dua Warga Munjan Terkatung-katung di Laut, Diduga Akibat Mesin Kapal Rusak

0
Kapal warga Munjan yang dikabarkan terkatung-kartung di laut usai bertolak dari Selaut, Natuna diduga akibat mesin kapal rusak. f.adnan untuk batampos

batampos– Dua orang warga Desa Munjan, Anambas dikabarkan terkatung-katung dilaut saat hendak pulang dari Pulau Selaut, Natuna.

Kabar hilangnya dua warga ini terungkap setelah Adnan, paman dari salah satu korban Asrikandi melapor ke Basarnas Natuna.

Adnan saat dikonfirmasi menjelaskan ponakannya berlayar menuju Desa Munjan bersama rekannya pada Jum’at, (11/4) pukul 19.00 WIB dengan menggunakan kapal kayu dengan berukuran 7 Gross Tone (GT).

BACA JUGA: Salah Naik Kapal, Dua Penumpang RoRo Tujuan Batam Terangkut RoRo ke Matak, Natuna

“Ponakan saya ke Selaut itu ada sesuatu hal urusan keluarga disana. Setelah urusan selesai, dia pulang bersama rekannya sesama warga Munjan juga,” kata Adnan kepada Batam Pos, Minggu, (13/4).

Biasanya, kata dia, perjalanan dari Selaut menuju Munjan memakan waktu 13 hingga 15 jam jika kondisi cuaca normal.

“Tapi sampai sekarang ini, sudah dua malam tidak kunjung tiba,” sebutnya.

Meski terkatung-katung dilaut, korban masih bisa dihubungi oleh keluarga yang berada di Selaut.

“Alhamdulillah masih bisa komunikasi dengan abangnya yang ada di Selaut. Terakhir malam tadi jam 19.00 WIB. Tapi kami tidak tahu koordinat kapal yang dibawa ponakan kami ini,” terang Adnan.

Sampai saat ini pihak keluarga belum bisa mendapatkan kabar terkait belum sampainya korban ke daerah tujuan. Namun, ia menduga tidak sampainya korban ke daerah tujuan diduga ada kerusakan mesin kapal.

“Kalau diperhitungan akal mungkin masalah mesin. Tapi, berdasarkan pengakuan abang dia disana, sejak kapal itu dipegang sama abangnya, tak ada masalah mesin. Sampai sekarang saya masih menunggu kabar baik dari ponakan,” harap Adnan.

Sementara itu, Kepala Operasi (Kasi Ops) Basarnas Natuna, Budiman membenarkan adanya laporan warga hilang asal Desa Munjan, Anambas.

“Tadi laporan sudah disampaikan oleh pak Adnan, Kepala Desa Nyamuk yang kebetulan merupakan paman dari korban Asrikandi,” kata Budiman.

Berdasarkan investigasi awal, Basarnas mendapati lokasi terakhir korban yang berada di titik koordinat 3° 18.620’N, 106° 47.968’E.

Saat ini, pihaknya telah menyiapkan operasi pencarian yang melibatkan unsur gabungan Polairud Polres Anambas, Pos SAR Anambas, Nelayan dan BPBD Anambas.

“Karena lokasi kejadian lebih dekat ke Anambas, kami arahkan ke Pos SAR Anambas,” pungkas Budiman. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Bertolak dari Selaut, Dua Warga Munjan Terkatung-katung di Laut, Diduga Akibat Mesin Kapal Rusak pertama kali tampil pada Kepri.

Pengakuan Lisa Mariana: Saya Sedang Subur dan Ridwan Kamil Tak Mau Pakai Pengaman saat Berhubungan Layaknya Suami Istri

0
Lisa Mariana menyampaikan keterangan kepada awak media ihwal hubungannya dengan Ridwan Kamil. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Model cantik Lisa Mariana akhirnya muncul ke publik pada saat isu perselingkuhan dirinya dengan mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil semakin panas.

Dalam kesempatan itu, Lisa mengungkap bahwa pria yang akrab disapa Kang Emil itu tak ingin memakai pengaman saat berhubungan dengan dirinya.

Ditambah, Lisa mengklaim saat itu ia masih berusia 21 tahun dan dalam kondisi sedang subur-suburnya pasca menstruasi.

“Itu lagi subur-suburnya ya, 21 tahun, habis mens ya sudah dan dia tidak mau pakai pengaman, padahal saya sudah tawarin, kang pakai pengaman ya. Dia nggak mau,” kata Lisa Mariana dalam jumpa pers pada Jumat (11/4).

Meski begitu, saat ditanyakan bukti komunikasi, Lisa menegaskan bahwa riwayat percakapan sudah tak tersedia. Bahkan, ia mengaku akun Telegram Kang Emil yang biasa digunakan untuk bermesraan dengan dirinya tel

“Udah nggak ada (bukti chat-nya) karena kan di Telegram. Sudah di delete account-nya sama dia (Ridwan Kamil),” tutur Lisa.

Sementara itu, Lisa mengungkapkan kejadian tersebut tepatnya terjadi pada 2021 dan berawal saat dikenalkan oleh seorang teman bernama Ayu Aulia.

Namun, salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah pengakuan mengenai perbedaan usia antara mereka, yang ternyata cukup terpaut jauh. Lisa saat itu masih berusia 21 tahun dan Kang Emil berusia 50 tahun.

Kini, Ridwan Kamil, yang lahir pada 4 Oktober 1971 berusia 53 tahun. Sementara Lisa Mariana, yang dilahirkan pada 2000 berusia 25 tahun. (*) 

Sumber: JP Group

Artikel Pengakuan Lisa Mariana: Saya Sedang Subur dan Ridwan Kamil Tak Mau Pakai Pengaman saat Berhubungan Layaknya Suami Istri pertama kali tampil pada News.

Tipu Pelamar Kerja di Perusahaan Migas, Hakim Vonis Ketua SPSI Anambas Selama 1 Tahun 4 Bulan Penjara

0

batampos– Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Anambas, Sahtiar dijatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Natuna).

Ketua SPSI Anambas, Sahtiar.f. ist

Majelis hakim yang dipimpin oleh Binsar Parlindungan Tampubolon menyatakan perbuatan Sahtiar bersalah karena telah melakukan penipuan dalam proses rekrutmen karyawan di PT Global Dharma Sarana Karya (GDSK). Terdakwa Sahtiar melanggar pasal 378 KUHP jo 65 KUHP tentang penipuan.

Kepala Seksi (Kasi) intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Anambas, Bambang Wiratdany mengatakan vonis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan oleh pihaknya.

“Akhir bulan lalu putusan hakim. Terdakwa kami tuntur hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan, tapi hakim vonis lebih ringan dua bulan,” ujar Bambang Wiratdany, Minggu, (13/4).

Bambang menegaskan pihaknya menerima atas putusan hakim mengenai hukuman yang dijatuhkan terhadap terdakwa.

“Kita terima, tidak ajukan banding ke Pengadilan Tinggi. Begitu juga terdakwa menerima. Setelah putusan ini, kita langsung eksekusi terdakwa ke Rutan Tanjungpinang,” jelas Bambang.

Sebagaimana diketahui, perkara ini mencuat pada akhir tahun lalu yang mana masyarakat resah atas adanya praktik calo agar bisa bekerja di sub contraktor (subcon) perusahaan migas di Anambas.

Terdakwa berperan sebagai humas PT GDSK yang bisa mengakomodir pelamar kerja untuk bekerja di perusahaannya sejak April 2023 hingga Februari 2024 lalu.

BACA JUGA: Wanita Hamil di Anambas Lakukan Penipuan hingga Korban Alami Kerugian Setengah Miliar

Sejauh ini terdapat dua korban yang dirugikan atas perkara ini. Yang mana, korban dijanjikan bisa bekerja dengan cara menyetor sejumlah uang.

Tetapi, setelah korban telah menyetorkan sejumlah uang yang diminta tak kunjung mendapatkan panggilan kerja. Atas perbuatannya, para korban mengalami kerugian sebesar Rp 33 juta. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Tipu Pelamar Kerja di Perusahaan Migas, Hakim Vonis Ketua SPSI Anambas Selama 1 Tahun 4 Bulan Penjara pertama kali tampil pada Kepri.