Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2170

Efisiensi Anggaran, KPU dan Bawaslu Batam Tak Lagi Sewa Mobil untuk Komisioner

0
Ketua KPU Batam Mawardi. Foto Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam melakukan penyesuaian operasional seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Salah satu dampaknya adalah penghentian sewa lima unit mobil dinas yang sebelumnya digunakan oleh para komisioner.

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi, mengatakan bahwa masa sewa kendaraan dinas itu seharusnya berakhir pada 3 Februari 2025. Namun, pihak penyedia masih memberikan kelonggaran sebelum akhirnya mobil-mobil tersebut ditarik pekan lalu.
“Penyesuaian ini dilakukan di seluruh Indonesia. Sewa kendaraan untuk komisioner tidak lagi difasilitasi oleh APBN. Namun, operasional tetap berjalan, karena masih ada dua unit mobil dinas berpelat merah yang bisa digunakan bersama,” ujar Mawardi, Jumat (21/2).
Para komisioner kini mengandalkan kendaraan pribadi atau transportasi lain untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Batam, Aksara Pandapotan Manurung, misalnya, mengaku harus beradaptasi dengan kondisi ini.
“Kadang saya naik motor, kadang menggunakan transportasi online, atau menumpang rekan kerja. Yang penting, tugas tetap berjalan,” katanya.
Selain kendaraan, kebijakan efisiensi ini juga berdampak pada penyelenggaraan kegiatan KPU. Jika sebelumnya beberapa acara seperti Focus Group Discussion (FGD) diadakan di hotel, kini semuanya dialihkan ke kantor KPU.
Meski demikian, Mawardi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak menghambat jalannya tugas dan tanggung jawab KPU. “Ini bukan kendala besar. Kami tetap bekerja sesuai aturan dan memastikan tahapan pemilu berjalan dengan baik,” tuturnya.
Selain KPU Batam, 6 mobil dinas Bawaslu Batam yang merupakan kendaraan sewaan telah dikembalikan kepada penyedia pada 7 Februari 2025 lalu. Pengembalian mobil dinas ini merupakan bagian dari efesiensi anggaran dari lembaga penyelenggara Pemilu ini. Ketua Bawaslu Batam, Antonius memastikan bahwa penarikan mobil dinas akibat efisiensi anggaran tidak mempengaruhi kinerja pengawasan.
“Sebagai warga negara, kita harus mendukung kebijakan pemerintah. Ada atau tidaknya pemangkasan anggaran, tugas kita tetap bekerja maksimal. Secara pribadi jika pun ada kendala, tak bisa juga kita jadikan alasan,” ujar Antonius.
Ia menegaskan bahwa meskipun ada pengurangan fasilitas, kegiatan Bawaslu Batam akan tetap berjalan seperti biasa.
“Kita maksimalkan sumber daya yang ada. Kalau untuk operasional, kita masih punya kendaraan pribadi atau transportasi umum yang bisa digunakan,” jelasnya.
Kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 juga berlaku di Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam yang mulai menerapkan efisiensi anggaran tanpa mengganggu program-program prioritas yang telah direncanakan tahun ini. Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan bahwa pengurangan anggaran hanya dilakukan pada pos-pos yang tidak bersifat vital.
“Kami melakukan efisiensi anggaran dengan mengurangi pengeluaran yang bukan prioritas utama. Beberapa pos anggaran yang kami kurangi antara lain alat tulis kantor (ATK) sebesar 20 persen, konsumsi rapat 20 persen, sewa hotel untuk acara 30 persen, serta perjalanan dinas yang dikurangi hingga 50 persen,” ujar Didi Kusmarjadi, Jumat (21/2).
Didi memastikan bahwa efisiensi ini tidak akan berdampak pada layanan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Program-program kesehatan seperti imunisasi, pelayanan di puskesmas, pengendalian penyakit, serta kegiatan promotif dan preventif tetap berjalan seperti biasa.
“Kami tetap prioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sampai saat ini, belum ada pengurangan anggaran untuk program-program tersebut,” tambahnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Efisiensi Anggaran, KPU dan Bawaslu Batam Tak Lagi Sewa Mobil untuk Komisioner pertama kali tampil pada Metropolis.

Lulus Akreditasi, STAI Paduka Jamin Kualitas Pendidikan yang Layak untuk Warga Anambas

0
Proses assesnen akreditasi Program Studi Ekonomi Syariah di STAI Paduka Anambas. f.ihsan

batampos– Program Studi Ekonomi Syariah di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Paduka Anambas mendapatkan akreditasi BAIK dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, dan Akutansi (LAMEMBA).

Pengesahan akreditasi ini berdasarkan surat keputusan Nomor: 2022/DE/A.5/AR.10/II/2025.

Ketua STAI Paduka, Sukri mengatakan dengan terakreditasinya program studi ekonomi syariah membuktikan bahwa STAI merupakan satu-satunya kampus di Anambas yang berkompeten melahirkan sarjana di daerah perbatasan.

BACA JUGA: Mahasiswa STAIN SAR Tewas usai Kecelakaan di jalan Lintas Timur, Bintan

“Pencapaian ini merupakan hasil perjuangan, kerja keras dan dedikasi seluruh civitas akademika serta mahasiswa yang dengan sungguh-sungguh menginginkan kampus kita bisa mendapatkan akreditasi yang BAIK,” ujar Sukri, Kamis, (20/2).

Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa STAI terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan akademiknya.

Dalam proses akreditasi ini, STAI Paduka dinilai langsung oleh 2 asesor yaitu Isnaini Harahap dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara dan Dadang Husen Sodana dari UIN Gunung Djati Bandung.

“Kami juga berencana untuk terus memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang lebih besar bagi lulusannya,” tegas Sukri.

Sukri berharap berharap dengan memperoleh akreditasi ini, bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk memilih STAI Paduka Anambas sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

“Sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Anambas sudah layaknya anak-anak kita memilih melanjutkan belajar di STAI Paduka. Mereka tidak butuh merantau, kami siap melayani dan memberikan ilmu yang berkualitas,” pungkas Sukri. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Lulus Akreditasi, STAI Paduka Jamin Kualitas Pendidikan yang Layak untuk Warga Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Gantikan Marsekal Madya Kusworo, Marsekal Muda M. Syafii Resmi Jadi Kepala Basarnas

0
Pelantikan Marsekal Muda TNI M. Syafii sebagai kepala Basarnas pada Jumat (21/2). (Basarnas).

batampos – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas berganti. Jumat (21/2) Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melantik Marsekal Muda TNI M. Syafii. Perwira tinggi bintang dua TNI AU itu menggantikan Marsekal Madya TNI Kusworo yang sudah memasuki masa purna tugas.

Usai pelantikan tersebut, Menhub Dudy menyampaikan bahwa dirinya yakin betul Syafii mampu menjalankan tugas sebagai kepala Basarnas. Dia percaya, Syafii yang sebelumnya bertugas sebagai asisten personalia (aspers) panglima TNI itu punya pengalaman dan kemampuan yang mumpuni untuk memimpin organisasi yang diandalkan dalam tugas pencarian dan penyelamatan tersebut.

”Basarnas adalah garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Tugas ini bukan hanya tanggung jawab biasa, tetapi merupakan tugas mulia yang sangat berarti bagi masyarakat,” terang dia.

Karena itu, Dudy menghaturkan terima kasih kepada Kusworo yang sudah menjalankan tugas dengan baik. Dia pun mengajak seluruh jajaran Basarnas untuk terus mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat kemanusiaan dalam setiap tugas yang diemban. Utamanya setelah Syafii bertugas menggantikan Kusworo.

”Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan,” kata dia.

Dengan tugas baru tersebut, Syafii akan mendapat kenaikan pangkat dari marsekal muda TNI menjadi marsekal madya TNI. Dalam pelantikan yang dilaksanakan di kantor Kemenhub, turut hadir Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kemenhub, serta pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Basarnas. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Gantikan Marsekal Madya Kusworo, Marsekal Muda M. Syafii Resmi Jadi Kepala Basarnas pertama kali tampil pada News.

Waka Polres Lingga Pimpin Langsung Panen Jagung Perdana di Kebun Ketahanan Polres Lingga

0
Wakapolres Lingga, KOMPOL Andi Sutrisno memimpin langsung kegiatan Panen jagung perdana di kebun ketahanan pangan Polres Lingga pada Rabu (19/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Polres Lingga melaksanakan kegiatan Panen Jagung perdana di kebun ketahanan pangan Polres Lingga. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Waka Polres Lingga KOMPOL Andi Sutrisno. Panen perdana ini dilakukan pada hari Rabu(19/2).

Kapolres Lingga yang diwakili Wakapolres Lingga KOMPOL Andi Sutrisno, menyampaikan Panen perdana jagung di kebun ketahanan pangan Polres Lingga ini di ikuti oleh Pejabat Utama Polres Lingga dan Personel Polres Lingga.

Kompol Andi menjelaskan, pelaksanaan panen jagung ini merupakan komitmen Polres Lingga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional Asta Cita dibidang ketahanan pangan perkebunan jagung.

BACA JUGA: Dari Menjual Tamban Salai Hingga Bisa Membeli Tanah dan Membangun Rumah

“Sesuai perintah dan arahan dari Presiden Republik Indonesia dalam Program Asta Cita ketahanan pangan dibidang perkebunan jagung yang langsung di respon dan laksanakan Polres Lingga dengan penanaman jagung, Alhamdulillah saat ini kita panen jagung untuk pertama kalinya,” Ucap Kompol Andi saat dikonfirmasi pada Rabu (19/2)

Kompol Andi menyebutkan, panen jagung ini dilakukan diatas lahan seluas 1200 meter persegi lebih ini dengan hasil jagung sebanyak 3000 biji jagung.

“Adapun lokasi kebun ketahanan milik Polres Lingga yang ditanami pohon jagung ini seluas 1200 meter persegi dengan hasil panen mencapai 3000 biji jagung,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, hasil panen jagung ini selanjutkan akan dibagikan kepada masyarakat disekitar Polres Lingga, sedangkan kebun jagung akan digunakan untuk pemanfaatan kembali, Lahan ketahanan pangan Polres Lingga ini akan ditanami dengan tanaman jagung kembali agar dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat dikabupaten Lingga.

“Adapun untuk hasil panen jagung perdana ini nantinya akan kita bagi-bagikan kepada masyarakat yang ada disekitaran Polres Lingga. Tentunya, lahan ini akan kembali digarap untuk penanaman jagung tahap berikutnya,” tambah Kompol Andi.

Sementara itu sebagai informasi, panen jagung ini merupakan panen jagung perdana yang dilakukan Polres Lingga dilokasi lahan seluas 1200 meter persegi, Program Ketahanan Pangan yang beberapa bulan lalu di launching oleh AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K., Kapolres Lingga pada bulan Desember 2024 lalu.

Dengan ada nya panen perdana jagung ini adalah bagian dari upaya Polri khusus nya Polres Lingga dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan Asta Cita di bidang perkebunan jagung dan berharap dapat memberikan contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif, serta mendukung tercapainya ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat di kabupaten Lingga. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Waka Polres Lingga Pimpin Langsung Panen Jagung Perdana di Kebun Ketahanan Polres Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

PT Blue Steel Disegel DLHK Kepri, NGO Akar Bhumi Soroti Dugaan Pelanggaran Berulang

0
Lahan reklamasi yang dikerjakan oleh PT Blue Steel di Kampung Panau, Kabil, Nongsa. Foto. Hendrik untuk Batam Pos

batampos – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepulauan Riau (Kepri) telah menyegel lahan reklamasi yang dikerjakan oleh PT Blue Steel di Kampung Panau, Kabil, Nongsa. Penyegelan yang dilakukan tiga hari lalu ini disebabkan oleh belum adanya izin lingkungan yang dikantongi perusahaan tersebut.

Ketua NGO Akar Bhumi, Hendrik Hermawan, mengatakan PT Blue Steel bukan pertama kali melakukan pelanggaran serupa. Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, perusahaan tersebut seharusnya dapat dikenai sanksi pidana, bukan hanya administratif.

“Dalam penegakan hukum lingkungan hidup, terdapat beberapa bentuk sanksi, yakni administrasi, perdata, dan pidana. Oleh karena itu, kasus ini seharusnya tidak hanya berujung pada sanksi administratif semata,” ujar Hendrik, Jumat (21/2).

Akar Bhumi juga telah bersurat kepada Komisi IV DPR RI yang membidangi lingkungan hidup untuk meminta perhatian lebih terhadap kasus ini. Hendrik mengungkapkan bahwa setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, pihaknya menemukan dugaan pencemaran lingkungan, pengrusakan, serta konflik sosial yang timbul akibat aktivitas reklamasi yang dilakukan PT Blue Steel.

“Kami meminta DLHK Kepri agar segera mempercepat proses hukum ini. Kewenangan perizinan ada di tangan mereka, namun faktanya izin lingkungan dari perusahaan ini tidak ada. Seharusnya, sebelum memulai kegiatan, izin harus sudah dikantongi. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, proyek berjalan dulu, baru izin diurus. Ini jelas menyalahi aturan,” ujarnya .

Akar Bhumi menekankan pentingnya ketelitian DLHK Kepri dalam menangani kasus ini, mengingat banyaknya kerugian yang dialami masyarakat sekitar.

Hendrik juga berharap pemerintah pusat segera turun tangan untuk menindaklanjuti permasalahan ini dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Blue Steel belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyegelan aktivitas reklamasi mereka. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel PT Blue Steel Disegel DLHK Kepri, NGO Akar Bhumi Soroti Dugaan Pelanggaran Berulang pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Inginkan QRIS Diberlakukan di Operasi Pasar

0
Ilustrasi. Operasi pasar murah di Batam. Foto. Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Batam menjelang Ramadan mencapai hari terakhir pelaksanaannya pada Jumat (21/2). Kegiatan ini diselenggarakan di dua lokasi, yakni Fasos Hang Jebat Perumahan Cendana, Kecamatan Batam Kota, serta di Kaveling Senjulung, Kecamatan Nongsa.

Pantauan di lokasi, operasi pasar di Perumahan Cendana dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan berakhir pukul 11.00 WIB. Sejak pagi, warga sudah mulai berdatangan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Salah satu warga Perumahan Cendana, Julia, mengungkapkan bahwa meskipun harga di operasi pasar lebih murah dibanding harga pasar tradisional, selisihnya tidak terlalu besar.

“Saya sengaja datang pagi-pagi. Tapi harganya tak murah juga. Selisih seribu sampai dua ribu saja,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti metode pembayaran yang digunakan di operasi pasar. Menurutnya, belum semua warga bisa membayar menggunakan QRIS.

“Harapannya biar pakai QRIS jadi lebih praktis. Kalau yang lupa bawa uang lebih, jadi bisa bayar lewat QRIS,” ujarnya.

Dalam operasi pasar kali ini, Perum Bulog Batam menyediakan sekitar tiga ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Ramadan. Beras yang dijual adalah kemasan 5 kilogram merek Gong Gong dengan harga Rp55 ribu per kemasan.

Junior Sales Bulog Batam, Riki Maskudri, menyebutkan bahwa harga beras di pasar tradisional biasanya berkisar antara Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kilogram. Dengan harga yang ditawarkan di operasi pasar, diharapkan warga bisa mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau.

“Kalau total keseluruhan, kami siapkan dua sampai tiga ton beras. Per kecamatan kami siagakan 500 kg beras,” kata Riki.

Ia menyebut, beberapa lokasi operasi pasar yang paling ramai dikunjungi masyarakat adalah Kecamatan Bengkong, Tanjunguma, dan Sengkuang. Selain beras, Bulog juga menyediakan gula pasir dan minyak goreng dengan harga lebih murah dari pasaran.

Di lokasi Perumahan Cendana, Bulog menyiapkan 50 kantong minyak goreng kemasan satu liter serta 80 kantong gula pasir kemasan satu kilogram. Harga minyak goreng bervariasi tergantung jumlah pembelian.

“Biasanya di pasar bisa sampai Rp18.500 per liter, di sini kami jual dari harga Rp17.500,” ujar dia.

Tak hanya bahan pokok, distributor penyedia daging ayam dan daging sapi juga ikut berpartisipasi dalam operasi pasar ini. Madi, salah satu distributor, mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan 50 kilogram ayam beku serta 40 kilogram daging sapi beku.

“Lumayan banyak juga masyarakat yang beli daging ayam dan sapi beku ini. Kami belum hitung berapa yang sudah laku dagangan kami,” katanya.

Harga ayam beku yang dijual dalam operasi pasar ini adalah Rp33 ribu per kilogram, lebih murah dibanding harga di pasar tradisional yang mencapai Rp36 ribu per kilogram. Sementara itu, daging sapi beku untuk rendang dijual dengan harga Rp85 ribu per kilogram, sedangkan di pasar tradisional harganya berkisar antara Rp90 ribu hingga Rp98 ribu per kilogram. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Warga Inginkan QRIS Diberlakukan di Operasi Pasar pertama kali tampil pada Metropolis.

Puluhan Honorer di Pinang Tak Lulus Seleksi Administrasi PPPK

0
Kepala BKPSDM Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebanyak 52 pegawai berstatus honorer dipastikan tidak lolos dalam tahapan adminisstrasi seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Pengumuman hasil seleksi tersebut, diketahui sudah dilakukan pada beberapa hari lalu, berdasarkan Pengumuman Nomor: B/810/4/4.2.02/2025 tentang hasil seleksi administrasi PPPK tahap dua di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Tercatat setidaknya ada 459 orang pelamar yang menjalani seleksi administrasi PPPK tahap dua ini. Namun, hanya 407 orang yang lulus administrasi, sisanya sebanyak 52 orang dinyatakan tidak lolos.

BACA JUGA: THL dan PTT Lulus PPPK di Lingga Masih Belum Jelas Soal Upah Kerja Hingga Menjelang Pembagian SK

“Sudah kita umumkan 18 Febuari kemarin. 407 orang lulus seleksi administrasi, sisanya tidak lulus,” kata Kepala BKPSDM Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, Kamis (20/2).

Puluhan pelamar tersebut tidak lulus seleksi administrasi, disebabkan sejumlah alasan. Seperti masa kerja, hingga ijazah formasi yang dilamar tidak sesuai dengan ketentuan. Sehingga, mereka gugur dan tidak bisa mengikuti tahap selanjutnya.

“Seperti masa kerja belum cukup dua tahun, ijazah tidak sesuai dan formasi yang dilamar tidak relevan,” tambahnya.

Ia menegaskan, pelamar yang merasa keberatan dengan hasil seleksi administrasi, masih diberikan kesempatan untuk melakukan sanggahan. Sanggahan tersebut, dilakukan dari 19 hingga 21 Febuari.

Sementara pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT). Jadwal ujian CAT tersebut masih menunggu teknis dari Kaban Kepegawaian Negara.

“(Jadwal) ujian CAT masih menunggu juknis. Perkirakan ujian dilaksanakan setelah lebaran,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Puluhan Honorer di Pinang Tak Lulus Seleksi Administrasi PPPK pertama kali tampil pada Kepri.

Pending Bayar BPJS Kesehatan di Kepri Mencapai Rp62 Miliar

0
ILUSTRASI dokter menunjukkan hasil rontgen.

batampos – Ombudsman RI Perwakilan Kepri meminta agar seluruh fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di wilayah tersebut tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, meskipun terdapat pending bayar dalam sistem pembayaran klaim.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, menyampaikan bahwa peserta BPJS Kesehatan berhak mendapatkan layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa terpengaruh oleh kendala administratif terkait pembayaran klaim.

“Masyarakat peserta BPJS Kesehatan tetap harus mendapatkan pelayanan yang baik sesuai dengan ketentuan kepesertaan mereka, meskipun ada pending bayar,” katanya, Jumat (21/2).

Menurut data yang diterima Ombudsman Kepri dari BPJS Kesehatan Tanjungpinang, jumlah pending bayar untuk wilayah Kepri—di luar Batam dan Karimun—mencapai Rp12 miliar dari total kewajiban pembayaran sebesar Rp371 miliar pada tahun 2024.

Sementara itu, untuk wilayah Batam dan Karimun, pending bayar mencapai Rp50 miliar dari total kewajiban pembayaran sekitar Rp1,1 triliun di tahun yang sama.

Kondisi ini dinilai tidak terlalu besar dibandingkan daerah lain dan seharusnya tidak menjadi kendala signifikan dalam operasional faskes.

“Pending bayar ini terjadi karena ada dokumen klaim yang perlu diperbaiki. Namun, BPJS Kesehatan tetap membayarkan 50 persen dari klaim tersebut terlebih dahulu, dan sisanya akan dibayarkan setelah data klaim diperbaiki dan diajukan kembali,” ujar Lagat.

BPJS Kesehatan, lanjutnya, mengaku telah mengundang pimpinan rumah sakit dan faskes tingkat pertama untuk membahas persoalan ini guna menghindari polemik. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pihak rumah sakit dan faskes akan menyampaikan informasi ini kepada tenaga medis yang terdampak.

“BPJS Kesehatan menjamin bahwa pembayaran klaim akan segera dilakukan setelah perbaikan data selesai,” kata Lagat.

Ombudsman Kepri menyebutkan, faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan harus tetap menjalankan layanan medis secara normal tanpa mengurangi kualitas atau kuantitas layanan kepada pasien.

“Semoga tidak ada pengurangan layanan seperti pembatasan jumlah pasien di poliklinik, pengurangan layanan operasi, rawat inap, ICU, atau pengadaan obat-obatan,” kata dia.

Sebagai langkah pengawasan, pihaknya akan melakukan pemantauan ke berbagai faskes tingkat pertama dan lanjutan untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pending Bayar BPJS Kesehatan di Kepri Mencapai Rp62 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapolres Apresiasi Warga Jaga Situasi Anambas Tetap Kondusif Saat Pergantian Bupati

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat. f.ihsan

batampos– Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang telah menjaga situasi kondusifitas daerah selama proses pelantikan Kepala Daerah, Kamis, (20/2).

Untuk Anambas, ada dua kepala daerah yang dilantik yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura serta Bupati dan Wakil Bupati setempat, Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian.

“Alhamdulillah, hingga saat ini situasi di wilayah hukum Polres Anambas tetap aman dan terkendali. Kami terus berupaya menjaga stabilitas keamanan agar masyarakat merasa nyaman dan dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang,” ujar Raden Ricky.

BACA JUGA: Proses Pergantian Bupati Lancar, Ini Program Aneng-Raja Bayu Untuk 5 Tahun ke Depan

Ricky mengatakan selama seminggu jelang pelantikan kepala daerah, pihaknya telah menurunkan 200 orang personil untuk melakukan kegiatan operasi ketertiban umum. Dalam operasi ini, polisi mengincar warga yang berbuat keonaran berpotensi kerusuhan.

“Kami juga menjaga sejumlah objek vital yang berpotensi ada demonstrasi. Tapi sampai saat ini, alhamdulillah situasi Anambas lancar dan normal seperti biasanya,” kata Raden Ricky.

Sementara itu, berdasarkan pantauan batampos, kondisi setiap sudut pusat pemerintahan di Tarempa beraktifitas secara normal.

Namun, di area Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati yang terletak di Jalan Imam Bonjol dibanjiri ratusan karangan bunga.

Karangan bunga ini berasal dari rekanan Aneng-Raja Bayu yang ingin menyampaikan selamat atas amanah rakyat yang diembannya.

“Saya selaku warga sangat senang, Bupati baru sudah dilantik. Semoga program-programnya memang pro ke rakyat. Intinya kami mau ekonomi kembali normal, dan lapangan kerja tersedia untuk anak kami,” harap seorang warga, Saleh. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Kapolres Apresiasi Warga Jaga Situasi Anambas Tetap Kondusif Saat Pergantian Bupati pertama kali tampil pada Kepri.

Jalan Rusak Menuju Polsek Batuaji Mulai Ditambal

0
Pekerja dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air melanjutkan perbaikan ke Jalan Bintang menuju Markas Polsek Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Perbaikan jalan rusak di Kota Batam dengan sistem tambal sulam kembali dilanjutkan. Pekerja dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air melanjutkan perbaikan ke Jalan Bintang menuju Markas Polsek Batuaji.

Sehari sebelumnya, perbaikan sudah dimulai dari simpang Basecamp hingga sepanjang Jalan Marina City. Langkah ini merupakan respons atas keluhan masyarakat terhadap semakin banyaknya jalan yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengakui bahwa perbaikan jalan dengan sistem tambal sulam merupakan solusi sementara yang dilakukan secara mobile di seluruh ruas jalan yang rusak.

“Kami melakukan perbaikan secara bertahap dan mobile untuk menangani kerusakan jalan yang ada. Peningkatan atau perbaikan secara menyeluruh akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia tahun ini,” ujarnya.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Jalan Marina City, di mana banyak ditemukan lubang akibat padatnya arus lalu lintas dan kendaraan proyek bermuatan berat seperti truk pengangkut material tanah.

Selain itu, faktor cuaca juga memperparah kondisi jalan. Hujan deras yang terjadi pada awal tahun lalu menyebabkan jalan di simpang Perumahan Jupiter jebol, membentuk lubang besar yang menembus gorong-gorong.

Kerusakan jalan ini dikeluhkan oleh masyarakat karena dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Beberapa warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar jalan lebih aman dan nyaman untuk dilalui.

Mereka juga meminta agar perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan dengan kualitas yang lebih baik agar tidak cepat rusak kembali.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam berjanji akan terus melakukan pemantauan dan perbaikan jalan secara berkala. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalan yang masih dalam proses perbaikan.

Sementara itu, pihak dinas juga akan mengevaluasi kebutuhan anggaran agar peningkatan kualitas jalan dapat dilakukan secara lebih optimal di masa mendatang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jalan Rusak Menuju Polsek Batuaji Mulai Ditambal pertama kali tampil pada Metropolis.