Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 2174

75 Kasus DBD di Batam Sepanjang Januari 2025, Dinkes Imbau Warga Waspada

0
Ilustrasi demam berdarah

batampos – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam masih tergolong tinggi. Sepanjang Januari 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat sebanyak 75 kasus DBD yang tersebar di berbagai kecamatan.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya pencegahan.

“Kasus DBD di Batam cenderung meningkat saat musim penghujan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M Plus,” ujar Didi, Minggu (2/2).

Baca Juga: Bundaran Ditutup, Jalan Duyung Kerap Macet

Didi menjelaskan, dari 75 kasus yang tercatat, sebagian besar terjadi di kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki banyak tempat penampungan air. Beberapa kecamatan dengan kasus tertinggi di antaranya Sekupang, Batuaji, dan Bengkong.

Untuk menekan angka kasus, Pemerintah Kota Batam telah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 23 Tahun 2024 tentang Kewaspadaan Dini Peningkatan Kasus DBD. Selain itu, Dinkes juga terus menggencarkan program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) yang melibatkan masyarakat dalam memantau jentik nyamuk di lingkungan masing-masing.

“Kami juga bekerja sama dengan puskesmas untuk melakukan sosialisasi dan fogging di daerah rawan. Namun, fogging bukan solusi utama, karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Yang paling penting adalah mencegah perkembangbiakan nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Baca Juga: Liburan Usai, Ribuan Penumpang Tinggalkan Batam

Dinkes mengimbau warga yang mengalami gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri sendi, dan muncul bintik merah di kulit untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya DBD dan bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Jangan menunggu sampai kasus semakin meningkat,” tegas Didi.

Hingga saat ini, Dinkes Batam terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan upaya pencegahan berjalan maksimal. Masyarakat diharapkan tidak lengah dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 75 Kasus DBD di Batam Sepanjang Januari 2025, Dinkes Imbau Warga Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

Lagi Istirahat Usai Intai Rumah Kosong, Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Bintan dan Tanjungpinang Ditangkap

0
Dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong di Bintan dan Tanjungpinang ditangkap polisi di wilayah Km 8, Tanjungpinang, Jumat (31/1/2025) pagi. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos– Polsek Bintan Timur mengamankan dua pelaku spesialis rumah kosong di Bintan dan Tanjungpinang.

Terakhir, dua pelaku pencurian masing-masing berinisial Wd, 43 dan Hr, 38, beraksi di rumah dan toko kelontong milik Asing pada Kamis (30/1/2025) malam.

Aksi mereka terekam Cctv saat masuk ke dalam rumah dan warung di jalan Nusantara Kilometer (Km) 20, Kecamatan Bintan Timur, itu.

BACA JUGA: Aksi Pencurian di Bintan Terekam Cctv, Pencuri Gasak Lima Slop Rokok

Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi mengatakan, kedua pelaku merupakan pencuri spesialis rumah kosong.

Keduanya ditangkap di wilayah Km 8, Tanjungpinang, Jumat (31/1/2025) pagi.

“Tidak sampai 24 jam, kedua pelaku berhasil ditangkap,” kata mantan Kasat Lantas Polres Bintan, Sabtu (1/2/2025).

Dia menjelaskan, kedua pelaku ditangkap setelah mengintai salah satu rumah kosong yang akan dijadikan untuk target selanjutnya.

Usai melakukan pemetaan terhadap rumah kosong, keduanya pun beristirahat sejenak di mobil.

“Waktu keduanya sedang istirahat di mobil, langsung kita tangkap,” katanya.

Dari hasil interogasi, dia mengatakan, kedua pelaku sudah beraksi tiga kali. Dua kali di Tanjungpinang dan sekali di Bintan.

“Keduanya sudah tiga kali masuk penjara. Kemarin, baru keluar bulan Oktober 2024 lalu,” ujarnya.

Dari pengakuan keduanya, katanya, mereka sempat bekerja sebagai tukang bangunan. Namun mereka kembali melakukan aksi pencurian karena desakan ekonomi.

“Kebutuhan, katanya. Memang, sebelumnya mereka sempat kerja bangunan,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman atas kasus ini.

Polisi juga telah menyita sejumlah slop rokok hasil pencurian di rumah maupum warung di Km 20 arah Kijang.

Atas perbuatan melanggar hukum, kedua pelaku dikenakan sanksi pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. (*)

Reporter: slamet

Artikel Lagi Istirahat Usai Intai Rumah Kosong, Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Bintan dan Tanjungpinang Ditangkap pertama kali tampil pada Kepri.

DPRD Sarankan Penangkaran Buaya di Pulau Bulan Ditutup, Manajemen PT PJK Bungkam

0
Lokasi penangkaran buaya PT PJK di Pulau Bulan. Eusebius Sara

batampos – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau (Kepri) menyoroti keberadaan penangkaran buaya milik PT PJK di Pulau Bulan. Sorotan ini muncul setelah insiden lepasnya puluhan buaya dari lokasi tersebut yang menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar, khususnya nelayan.

Ketua DPRD Kepri, Imam Setiawan, yang memimpin kunjungan ke lokasi, menegaskan bahwa perusahaan harus bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari lepasnya buaya-buaya tersebut. Berdasarkan data sementara dari pihak perusahaan, dari total 105 ekor buaya yang ada di penangkaran, sebanyak 39 ekor sempat lepas.

Dari jumlah tersebut, 38 ekor telah berhasil ditangkap, tiga di antaranya ditemukan mati, sementara satu ekor lainnya masih belum ditemukan.

Imam Setiawan menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa langsung percaya begitu saja dengan laporan perusahaan. Ia meminta agar pencarian buaya yang masih belum ditemukan terus dilakukan hingga benar-benar dipastikan semua kembali ke penangkaran.

“Kami ingin perusahaan tolong cari semua yang lepas. Tolong dihitung lagi jumlah yang ada di dalam (penangkaran). Kami ingin ada pertanggungjawaban,” tegasnya.

Baca Juga: LAM Batam Desak Polisi Hapus Status Tersangka Nek Awe dan Dua Warga Rempang

Selain itu, Imam menekankan bahwa setiap buaya dari penangkaran PT PJK memiliki tanda pada siripnya. Dengan demikian, jika di kemudian hari ada kejadian buaya menerkam warga dan identitasnya berasal dari penangkaran tersebut, maka perusahaan harus bertanggung jawab.

“Jika ada masyarakat yang menjadi korban, perusahaan harus memberikan kompensasi,” tambahnya.

DPRD Kepri juga menyoroti dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar, terutama para nelayan yang merasa takut untuk melaut akibat insiden ini. Menurut Imam, hal ini telah berdampak terhadap perekonomian mereka, sehingga perlu ada bentuk kompensasi dari perusahaan kepada masyarakat yang terdampak.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kepri bahkan menyarankan agar penangkaran buaya PT PJK di Pulau Bulan sebaiknya ditutup. “Penangkaran ini sudah beroperasi selama 36 tahun. Namun, kondisi saat ini tidak cocok lagi. Tidak ada juga pendapatan yang masuk ke negara dari sini, pajak pun tidak ada. Kami sudah diskusikan, dan saran kami lebih baik ditutup,” ujar Imam.

Masyarakat setempat pun mendukung usulan tersebut. Mereka menilai bahwa keberadaan penangkaran buaya di Pulau Bulan tidak memberikan manfaat bagi mereka, justru lebih banyak membawa keresahan.

Seorang warga menyampaikan bahwa insiden kaburnya buaya membuat para nelayan dan penduduk takut untuk berlayar mencari ikan. “Imbasnya besar, kami jadi takut melaut,” ujar salah satu warga.

Baca Juga: Gagal Panen Jadi Pemicu Harga Sayur Melambung

Sementara itu, Toni, perwakilan dari pihak perusahaan yang menemui rombongan DPRD Kepri di lokasi, enggan memberikan tanggapan terhadap kritik dan saran yang dilontarkan. Saat ditanya oleh wartawan, ia hanya menjawab singkat,

“Ke Tim Terpadu saja kalau mau minta keterangan. Jangan dari kami,” katanya.

DPRD Kepri menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan kasus ini. Mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa buaya yang masih berkeliaran segera ditemukan dan langkah-langkah pengamanan lebih lanjut diterapkan guna mencegah kejadian serupa di masa depan. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel DPRD Sarankan Penangkaran Buaya di Pulau Bulan Ditutup, Manajemen PT PJK Bungkam pertama kali tampil pada Metropolis.

Indonesia Hanya Bawa Pulang Satu Gelar Thailand Masters 2025

0
Lanny/Fadia akhirnya meraih gelar juara Thailand Masters 2025. Ini jadi gelar pertama dan terakhir mereka setelah dipasangkan sejak menjelang akhir tahun lalu. (Dok. PBSI)

batampos – Tim bulu tangkis Indonesia hanya membawa pulang satu gelar juara dari Thailand Masters 2025 lewat pasangan ganda putri, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka sukses menaklukkan wakil tuan rumah, Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong, dalam pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-13, 21-8 di Nimibutr Stadium, Bangkok, pada Minggu (2/2).

Keberhasilan ini menjadi gelar pertama Indonesia di ajang BWF World Tour tahun ini, sekaligus pencapaian bersejarah bagi Lanny/Fadia sejak dipasangkan pada Oktober 2024. Meski harus kehilangan gim pertama, mereka mampu bangkit dengan strategi permainan yang lebih agresif di gim kedua dan ketiga.

“Alhamdulillah, bersyukur banget dan senang bisa kembali juara Super 300 dengan pasangan yang berbeda,” ujar Lanny.

Gelar ini menjadi sangat emosional bagi Lanny yang mempersembahkannya untuk mendiang ayahnya. Sementara itu, Fadia mendedikasikan kemenangan ini untuk pelatih baru sektor ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari, mantan pemain yang pernah meraih emas Asian Games 2014 bersama Greysia Polii.

“Hari ini full main enam gim, tetapi semuanya terbayarkan dengan kemenangan di ganda putri. Setelah ini, saya akan kembali berpasangan dengan Kak Apri (Apriyani Rahayu) di turnamen berikutnya. Namun, siapa pun pasangannya, kami akan terus memberikan yang terbaik untuk ganda putri Indonesia,” tambah Fadia.

Lanny/Fadia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil meraih gelar di final. Tiga wakil lainnya, yaitu ganda putra Fikri/Daniel, tunggal putri Komang Ayu Cahya Dewi, dan ganda campuran Dejan/Fadia, harus puas dengan posisi runner-up setelah kalah dari lawan masing-masing.

Berikut hasil final Thailand Masters 2025:

  • Ganda Campuran: Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia) vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand) – 21-19, 17-21, 13-21
  • Tunggal Putra: Wang Zheng Xing (Tiongkok) vs Jia Heng Jason Teh (Singapura) – 18-21, 21-15, 19-21
  • Ganda Putra: Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia) vs Jin Yong/Seo Seung-jae (Korea Selatan) – 18-21, 17-21
  • Ganda Putri: Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia) vs Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong (Thailand) – 15-21, 21-13, 21-8
  • Tunggal Putri: Komang Ayu Cahya Dewi (Indonesia) vs Pornpawee Chochuwong (Thailand) – 21-18, 16-21, 13-21.

Artikel Indonesia Hanya Bawa Pulang Satu Gelar Thailand Masters 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Kabagops dan Kasat Intelkam Polresta Barelang Berganti

0
Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu menyaksikan penandatanganan serah terima jabatan Kabgops dan Kasat Intelkam di Mapolresta Barelang, Sabtu (1/2). F.Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos – Jabatan Kabgops dan Kasat Intelkam Polresta Barelang berganti. Pergantian ini ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu, Sabtu (1/2).

Pergantian jabatan ini berdasarkan surat telegram Kapolda Kepri Nomor: STR/20/I/KEP./2025 Tanggal 15 Januari 2025 Tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Jabatan di Lingkungan Polda Kepri.

“Selamat bertugas di tempat yang baru kepada pejabat lama, yang mana selama bertugas di Polresta Barelang dinilai cukup baik,” ujar Heribertus.

Baca Juga: Brigjen Pol Asep Safrudin Jabat Kapolda Kepri

Adapun jabatan Kabagops Polresta Barelang yang sebelumnya dijabat Kompol Z.A.C Tamba diserahkan kepada AKP Yudi Kurniadi dan jabatan Kasat Intelkam Polresta Barelang dari Kompol Edi Buce diserahkan kepada Kompol Yudiarta Rustam.

“Kami ucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama bertugas di Polresta Barelang. Dan kepada pejabat yang baru saya ucapkan agar segera menyesuaikan diri,” kata Heribertus.

Herbertus juga berpesan kepada personelnya untuk terus berbuat baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada semua masyarakat.

Baca Juga: Realisasi Pajak Reklame 2024 Capai 95,46 Persen, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi di 2025

“Selalu berbuat baik kepada masyarakat adalah salah satu amanah yang harus kita emban. Semoga setiap tindakan kita menjadi ibadah bagi kita semua,” tutupnya.

Sertijab ini ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab serta penandatangan pakta integritas. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kabagops dan Kasat Intelkam Polresta Barelang Berganti pertama kali tampil pada Metropolis.

Liburan Usai, Ribuan Penumpang Tinggalkan Batam

0
Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter ramai selama akhir pekan. F.Yashinta

batampos – Masa liburan tahun baru China atau Imlek telah usai. Ribuan penumpang yang rata-rata warga negara asing meninggalkan Batam melalui Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter Minggu (2/2).

Pantauan Batam Pos, lonjakan penumpang mulai terjadi sejak siang hingga sore. Meski ramai, arus penumpang dapat terurai dengan baik karena adanya autogate.

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Erik Mario Sihotang mengatakan arus penumpang masih dalam suasana liburan imlek. Penumpang yang rata-rata yang berangkat merupakan WNA.

Baca Juga: Regulasi Baru, Pengikatan Jaminan Dana Bergulir Gunakan Hak Tanggungan Elektronik

“Masa di momen liburan Imlek, yang berangkat ada yang tujuan Malaysia dan Singapura. Dan penumpang kali ini didominasi WNA,” ujar Erik.

Menurut Erik, arus penumpang cukup padat pada sore, karena banyak penumpang memilih check in sore. Hal itu diduga karena penumpang masih memilih untuk berbelanja atau menikmati suasana Batam pada pagi dan siang hari.

“Jadi banyak yang memilih sore dari pada pagi. Rata-rata bawa belanjaan,” sebut Erik.

Dikatakan Erik, arus penumpang hari Minggu lebih padat dibanding hari Sabtu. Meski tak ada extra trip, namun banyak kapal berangkat dalam kondisi penuh.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ini Jadwalnya

“Untuk penumpang hari sebelumnya yang berangkat sekitar 6000-an, untuk hari ini (kemarin) diperkirakan lebih banyak,” tegas Erik.

Masih kata Erik, adanya autogate sangat membantu jalur keberangkatan penumpang. Dimana pada kedatangan ada enam autogate untuk penumpang keluar.

“Selain petugas manual, juga ada autogate. Jadi cukup membantu mengurai antrean. Tak terlihat lagi antrean mengular seperti biasa kan,” imbuh Erik. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Liburan Usai, Ribuan Penumpang Tinggalkan Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Karyawannya Viral Hina Honorer Antre BPJS Kesehatan, PT Timah Minta Maaf dan Beri Tindakan Tegas

0
ILUSTRASI: Petugas melayani warga di kantor BPJS Kesehatan di kawasan Matraman, Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – PT Timah (Persero) Tbk, buka suara terkait informasi viral di media sosial yang diduga karyawannya menyampaikan hinaan kepada profesi honorer. Dalam video yang berdurasi 23 detik itu, perempuan yang diduga merupakan karyawan PT Timah menyampaikan sindiran kepada honorer pengguna BPJS Kesehatan karena kerap antre di rumah sakit.

“Ngantre ya dek, BPJS ya, hahaha, oh BPJS, masih honorer ya? kebetulan saya kan (menunjukkan nama perusahaan tempatnya bekerja PT Timah). Saya enggak ngantre dek, pasien prioritas, hahaha,” ujar perempuan itu dalam video.

Merespons hal itu, Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan menyeselkan dan menyayangkan kegaduhan yang ditimbulkan akibat unggahan karyawan PT Timah tersebut.

“Perusahaan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, harmoni, dan saling menghormati, dalam hal ini sangat menyesalkan dan menyayangkan kegaduhan yang telah ditimbulkan dari hal tersebut,” kata Anggi dalam keterangannya, Minggu (2/2).

Mewakili perusahaan, pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu dengan aktifitas media sosial salah satu karyawan yang diduga menyebarkan informasi yang telah mendeskreditkan pihak tertentu.

Ia menegaskan bahwa konten yang disampaikan oleh pemilik akun yang merupakan oknum karyawan PT Timah itu tidak berhubungan atau mewakili karakter dan budaya kerja perusahaan.

Pasalnya, kata Anggi, karyawan PT Timah Tbk juga menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Bahkan, fasilitas dan layanan yang diterima sama dengan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan lainnya sesuai dengan kelas kepesertaan masing-masing.

PT Timah Tbk secara tegas bakal menegakkan aturan yang berkaitan dengan kekaryawanan yang berlaku di perusahaan. Pihaknya pun memastikan telah memanggil karyawan tersebut.

“Perusahaan telah memanggil yang bersangkutan dan kemudian akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan kekaryawanan yang berlaku di perusahaan” jelasnya.

Kedepan, kata Anggi, PT Timah Tbk akan terus bertransformasi, melakukan perbaikan khususnya melakukan edukasi dan internalisasi kepada seluruh karyawan dalam menggunakan media sosial.

“Bijak dalam bermedia sosial, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan,” pungkasnya. (*)

Artikel Karyawannya Viral Hina Honorer Antre BPJS Kesehatan, PT Timah Minta Maaf dan Beri Tindakan Tegas pertama kali tampil pada News.

Batam Kantungi Pajak Senilai Rp1,4 Triliun

0

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mengintensifkan upaya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Berbagai program sosialisasi digencarkan guna memastikan warga memahami kewajiban perpajakan, khususnya Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (Opsen PKB), Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (Opsen BBNKB), serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis guna meningkatkan kesadaran warga agar taat pajak, terutama di Kecamatan Batamkota dan Kecamatan Nongsa.

“Pemko Batam ingin memastikan bahwa informasi mengenai pajak daerah dapat diterima dengan jelas dan dipahami oleh masyarakat,” kata Jefridin, Sabtu (1/2).

Pajak daerah berperan vital dalam menopang pembangunan Batam. Salah satu instrumen utama adalah opsen pajak yang secara otomatis masuk ke Kas Daerah Pemko Batam untuk membiayai berbagai program pembangunan.

“Pembayaran opsen pajak secara otomatis masuk ke Kas Daerah Pemko Batam. Semoga ini menjadi langkah baik dalam peningkatan pendapatan daerah,” ujar Jefridin.

ilustrasi (pixabay.com)

Tahun 2024, penerimaan pajak daerah Kota Batam mencapai angka signifikan, yakni Rp1,4 triliun. Beberapa sektor bahkan mencatat realisasi melebihi target. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai 116,07 persen dari target. Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dari sektor perhotelan mencapai 105,59 persen.

Namun, di sisi lain, realisasi PBB-P2 masih tergolong rendah dibandingkan dengan pajak lainnya. Pemko Batam pun menjadikan hal ini sebagai salah satu fokus utama dalam program sosialisasi.

Menurut Jefridin, pajak ini sebenarnya memiliki nilai yang relatif kecil, namun tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayarnya masih belum optimal.

“Oleh karena itu, PBB-P2 menjadi salah satu fokus dalam sosialisasi ini. Pajaknya relatif kecil, tetapi tingkat realisasinya masih belum optimal,” ujarnya.

Pemko Batam mengajak seluruh masyarakat untuk lebih sadar dan taat membayar pajak. Dengan pajak yang dibayarkan, pembangunan Batam akan semakin maju, dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Batam untuk lebih sadar dan taat membayar pajak. Dengan pajak yang dibayarkan, pembangunan Batam akan semakin maju, dan insentif bagi masyarakat juga semakin baik,” ujarnya. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

 

Artikel Batam Kantungi Pajak Senilai Rp1,4 Triliun pertama kali tampil pada Metropolis.

Situs Resmi Pemkab Anambas Teralifiasi Dengan Situs Judol Asal Thailand, Tawarkan Permainan Slot Dengan Keuntungan Melimpah

0

batampos– Situs resmi milik Pemerintah Kabupaten Anambas dengan domain www.anambaskab.go.id diduga teralifiasi dengan situs judi online (judol) asal Thailand dengan alamat web beton.cloudinfo.app.

Hal ini diketahui oleh warga setempat sejak Sabtu, (1/2) kemarin. Saat batampos mencoba menelusuri melalui pencarian google dengan mengetik “Pemerintah Kabupaten Anambas” lalu mengklik situs resminya langsung diarahkan ke situs judol.

Halaman tersebut menawarkan berbagai permainan slot dengan janji keuntungan berlimpah dan kemudahan akses melalui metode pembayaran QRIS.

BACA JUGA: Warga Geram Pohon Gaharu di Area Situs Cagar Budaya Makam Datok Bujuk di Desa Bintan Buyu Ditebang

Tautan tersebut menggunakan subdomain yang mengindikasikan afiliasi dengan situs resmi Pemerintah Kabupaten Anambas, yaitu “anambaskab”.

Munculnya konten perjudian pada domain yang terkait dengan situs pemerintah menimbulkan dugaan bahwa situs resmi Pemerintah Kabupaten Anambas telah disusupi oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Namun, tidak menutup kemungkinan adanya kerja sama antara oknum di pemerintahan ini dengan operator judi online, mengingat penggunaan subdomain resmi yang seharusnya berada di bawah kendali pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui perihal situs resmi Pemkab Anambas yang terconnect dengan situs judol.

“Mohon kiranya kirim linknya, biar saya konfirmasi ke admin yang pegang wesibte kita,” ujar Sahtiar.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (KIP) Diskominfotik Anambas, Hani Eska Saragih menegaskan saat ini, timnya selaku operator mencoba untuk memulihkan website resmi Pemkab Anambas. “Sedang tahap perbaikan website,” ujar Hani.

Ia menduga ada oknum tak dikenal yang mencoba meretas website Pemkab Anambas.

Hani mengaku heran ada oknum yang tidak bertanggung jawab mencoba untuk meretas situs resmi milik Pemkab Anambas.

“Niat kali dia (oknum) ngejar Pemkab Anambas. Setelah kemarin server Kominfo pusat yang di hack. Tapi ya udahlan intinya tim kita sedang telusuri bang mohon doanya agar cepat selesai,” sebut Hani.

Perlu diketahui, Kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, di mana situs-situs pemerintah disusupi konten perjudian.

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), sejak tahun 2018 hingga 22 Agustus 2022, telah dilakukan pemutusan akses terhadap 566.332 konten di ruang digital yang memiliki unsur perjudian, termasuk akun platform digital dan situs yang membagikan konten terkait kegiatan judi. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Situs Resmi Pemkab Anambas Teralifiasi Dengan Situs Judol Asal Thailand, Tawarkan Permainan Slot Dengan Keuntungan Melimpah pertama kali tampil pada Kepri.

Kemkomdigi Berencana Batasi Akses Media Sosial Bagi Anak

0
Menkomdigi Meutya Hafid saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (9/1). (Nanda Prayoga/ JawaPos.com)

batampos – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berencana membatasi akses penggunaan media sosial berdasar usia. Hal itu dalam rangka percepatan aturan perlindungan anak di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap, telah menandatangani Surat Keputusan (SK) untuk membentuk tim kerja khusus yang akan menggodok kajian mengenai pembatasan tersebut. Termasuk aturan lain terkait perlindungan anak di ruang digital.

”Sesuai arahan dan semangat presiden untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital, kami menindaklanjuti dengan pembentukan SK Tim Kerja untuk aturan perlindungan anak di internet yang di antaranya kemungkinan memasukkan pembatasan akses sosial media untuk usia tertentu,” kata Meutya Hafid seperti dilansir dari Antara.

Berdasar Surat Keputusan itu, Menkomdigi mengungkap, tim kerja yang terdiri atas perwakilan beberapa kementerian, akademisi, tokoh pendidikan anak, lembaga pemerhati anak Save The Children Indonesia, Lembaga Psikolog, Lembaga Perlindungan Anak yang diwakili Kak Seto, dan banyak lembaga terkait lainnya akan bekerja mulai Senin 3 Februari.

”Presiden menyampaikan kepada kami menginginkan adanya percepatan aturan perlindungan anak di ruang digital ini agar dapat diselesaikan dengan secepatnya dan timeline kami diberi waktu satu sampai dua bulan,” ujar Meutya.

Menkomdigi mengatakan upaya ini untuk menangani maraknya konsumsi pornografi yang dilakukan anak-anak di internet. Indonesia saat ini tercatat di peringkat keempat di dunia dalam ranah akses konten pornografi terbesar.

”Ini belum menyinggung perjudian online yang juga menyasar anak-anak, perundungan, kekerasan seksual terhadap anak, dan juga aspek-aspek negatif lainnya,” imbuh Meutya Hafid.

Berdasar data National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) 2024, konten kasus pornografi anak Indonesia selama empat tahun terakhir mencapai lebih dari 5 juta kasus. Berkaca dari survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2023, diketahui bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 79,5 persen dari total penduduk Indonesia yang sebesar 279,3 juta jiwa berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS).

Penetrasi internet cukup besar disumbang oleh kelompok generasi Z atau mereka yang lahir antara 1997 hingga 2012 yaitu sebesar 87,02 persen. Angka lumayan tinggi juga turut disumbang generasi post-Z atau mereka yang lahir setelah 2013 yakni dengan penetrasi sebesar 48,10 persen.

Mereka umumnya menghabiskan 97 persen waktunya berselancar di dunia maya menggunakan gawai seperti telepon seluler (ponsel) pintar (smartphone). Sayangnya, tak sedikit dari mereka yang singgah di situs-situs judi online. (*)

Artikel Kemkomdigi Berencana Batasi Akses Media Sosial Bagi Anak pertama kali tampil pada News.