Presiden Ferdinand Marcos Jr. (x.com/BRICStracker)
batampos – Pemerintah Filipina resmi menetapkan status darurat energi nasional selama satu tahun.
Keputusaan ini diumumkan Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada Selasa (24/3), sebagai respon terhadap ancaman serius terhadap pasokan energi negara.
Melansir reuters.com, langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah yang memicu ketidakstabilan pasar energi global dan lonjakan harga minyak dunia.
Pemerintah Filipina menyebut kondisi global saat ini menimbulkan bahaya nyata terhadap ketahanan energi nasional.
Negara sangat bergantung pada impor minyak, sehingga rentan terhadap gangguan pasokan global.
Jalur distribusi penting seperti Selat Hormuz berisiko terganggu akibat konflik yang dapat memperburuk krisis energi di kawasan.
Cadangan bahan bakar Filipina saat ini diperkirakan hanya cukup untuk sekitar 45 hari konsumsi.
Status darurat energi akan berlaku selama satu tahun dengan memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah untuk mengambil langkah cepat.
Pemerintah diberi kewenangan khusus, dikutip dari Reuters:
– Mempercepat pengadaan energi dengan membeli minyak lebih cepat bahkan dengan pembayaran di muka.
– Penghematan energi nasional melalui kebijakan kerja 4 hari seminggu untuk mengurangi konsumsi BBM dan listrik.
– Pembentukan komite khusus yang mengawasi distribusi BBM, makanan, dan obat – obatan.
– Pembatasan aktivitas perjalanan dinas dan aktivitas non esensial.
Lonjakan harga bahan bakar mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah kelompok transportasi bahkan berencana melakukan aksi protes terhadap kenaikan harga energi.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi pekerja sektor transportasi serta langkah antisipasi terhadap inflasi yang berpotensi meningkat tajam.(*)
Suasana di Pelabuhan Domestik Sekupang beberapa waktu lalu. F.Rengga Yuliandra
batampos – Pergerakan arus balik penumpang di pelabuhan domestik Batam hingga kini masih terpantau dalam kondisi relatif landai. Otoritas pelabuhan memperkirakan peningkatan jumlah penumpang baru akan terjadi menjelang akhir masa libur.
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyampaikan, berdasarkan pemantauan sementara, belum terlihat lonjakan signifikan pada arus balik penumpang.
“Untuk saat ini, pergerakan arus balik penumpang di pelabuhan-pelabuhan domestik Batam masih terpantau relatif normal dan belum terjadi lonjakan yang signifikan,” katanya, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan, tren peningkatan diprediksi mulai terlihat pada 28 Maret, seiring dengan berakhirnya masa libur masyarakat di berbagai daerah.
“Lonjakan arus balik diperkirakan mulai terjadi pada tanggal 28 Maret, seiring dengan berakhirnya masa libur masyarakat,” kata dia.
Berdasarkan data sementara hingga 22 Maret, jumlah penumpang yang berangkat dari Batam tercatat sebanyak 159.997 orang, sementara penumpang yang tiba mencapai 94.309 orang. Dengan demikian, total pergerakan penumpang di pelabuhan domestik Batam mencapai 254.306 orang.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 1,2 persen. Peningkatan ini mencerminkan bertambahnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut selama periode libur.(*)
Yoga Pangestu (15) korban tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
batampos – Seorang remaja laki-laki bernama Yoga Pangestu (15) dilaporkan tenggelam di sebuah danau di wilayah Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (25/3) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian, yang langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Salah seorang warga di sekitar lokasi Rasid menyebutkan, korban sebelumnya sempat terlihat bersama teman-temannya. Mereka diketahui beraktivitas sejak subuh sebelum akhirnya menuju kawasan danau untuk berenang.
“Katanya habis salat subuh mereka ke pantai Nongsa, lalu lanjut ke danau. Di situ korban ikut berenang, tapi memang belum bisa berenang,” ujarnya.
Saat berenang, korban diduga tenggelam karena tidak mampu berenang. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan menghilang ke dasar danau.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian. Proses pencarian berlangsung beberapa jam hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 09.40 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diduga terjebak di dasar lumpur danau,” tambah warga lainnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap saksi-saksi serta memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat berada di lokasi berbahaya seperti perairan terbuka. (*)
Harga ayam di Batam masih tinggi usai lebaran. F.Yashinta
batampos – Tiga hari setelah Hari Raya Idulfitri, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Batam masih tergolong tinggi. Kondisi ini diduga karena pasokan yang belum stabil setelah lonjakan permintaan menjelang dan saat lebaran.
Pantauan di Pasar Botania, Batam Center, harga ayam potong segar masih dijual di kisaran Rp44 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Harga ini memang mulai turun dibandingkan saat lebaran yang sempat menyentuh Rp47 ribu per kilogram.
“Sudah turun sedikit dari lebaran kemarin, tapi memang masih tinggi,” ujar Eri, salah seorang pedagang ayam di pasar tersebut.
Menurut Eri, tingginya harga ayam potong saat ini dipengaruhi oleh pasokan yang belum kembali normal usai momen lebaran. Permintaan yang melonjak sebelumnya membuat distribusi belum sepenuhnya pulih.
“Permintaan kan memang tinggi jelang dan saat lebaran, jadi kemungkinan pasokan belum normal,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir, permintaan ayam potong mulai menunjukkan penurunan. Kondisi ini dinilai sebagai tren normal setelah perayaan hari besar keagamaan.
“Sekarang sudah mulai berkurang. Tidak sebanyak sebelum lebaran. Biasanya memang seperti ini,” tambahnya.
Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Summerland, Nongsa. Di lokasi ini, harga ayam potong segar dijual sekitar Rp45 ribu per kilogram, sementara ada juga yang dijual Rp42 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.
Amri, pedagang ayam potong di pasar tersebut, mengatakan harga masih relatif tinggi meskipun permintaan sudah menurun dibandingkan saat lebaran.
“Memang sekarang permintaan sudah turun, tapi harga masih tinggi karena pasokan belum stabil,” katanya.
Ia memperkirakan harga ayam potong akan berangsur turun dalam waktu dekat, seiring normalisasi distribusi dan pasokan dari peternak.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, belum memberikan keterangan terkait masih tingginya harga ayam potong di pasaran hingga berita ini diturunkan.(*)
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dugaan bunuh diri yang melompat dari Jembatan 5 Barelang. Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Kapling Permata Hijau RT 001 RW 002, Tebing, Kabupaten Karimun.
batampos – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dugaan bunuh diri yang melompat dari Jembatan 5 Barelang. Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Kapling Permata Hijau RT 001 RW 002, Tebing, Kabupaten Karimun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, mengungkapkan bahwa korban ditemukan pada hari ketiga pencarian, Rabu (25/3) sekitar pukul 08.00 WIB.
“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi yang diduga tempat korban terjun,” ujar Dedius.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana levis. Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup.
Peristiwa ini sebelumnya terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi awal diperoleh dari seorang saksi mata bernama Adi yang tengah memancing di sekitar lokasi kejadian.
Adi mengaku mendengar suara dentuman keras seperti benda jatuh ke air dari bawah jembatan. Saat diperiksa, ia melihat seorang pria sudah hanyut terbawa arus laut.
“Saya dengar suara seperti benda jatuh ke air. Waktu dilihat, korban sudah hanyut. Dia pakai baju hitam dan tidak terlihat berusaha berenang,” ungkap Adi.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak berwenang, dan tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 12.00 WIB setelah menerima informasi dari Polsek Galang.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario nomor polisi BP 5707, lengkap dengan kunci, STNK, serta dompet.
Sebanyak 15 personel SAR gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian dengan melakukan penyisiran di perairan sekitar Jembatan 5 Barelang hingga radius yang diperluas.
Sebelumnya, tim SAR juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna laut yang melintas di kawasan Barelang, untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kini, setelah korban berhasil ditemukan, operasi pencarian dinyatakan selesai. (*)
batampos – Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, mengumumkan dirinya akan meninggalkan The Reds pada akhir musim ini atau Juni 2026.
Dikutip dari laman resmi klub, Rabu (25/3), Salah telah mencapai kesepakatan dengan Liverpool untuk tidak memperpanjang kerja sama yang telah berlangsung sembilan tahun.
Salah menyatakan keinginannya untuk menyampaikan pengumuman ini kepada para pendukung sesegera mungkin untuk memberikan transparansi tentang masa depannya sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasihnya kepada mereka.
Selanjutnya, Salah masih sangat fokus untuk mencoba mencapai hasil terbaik bagi Liverpool di akhir musim ini. Karena itu, waktu untuk sepenuhnya merayakan warisan dan prestasinya akan tiba di akhir tahun ketika ia mengucapkan selamat tinggal kepada Anfield.
Salah juga turut mengumumkan keputusannya meninggalkan Liverpool melalui unggahan Instagram pribadinya @mosalah, Selasa (24/3) malam waktu setempat.
“Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan klub ini, kota ini, orang-orang ini akan menjadi bagian dari hidup saya,” ungkap Salah.
“Liverpool bukan hanya klub sepak bola, ini adalah gairah, ini adalah sejarah, ini adalah semangat, saya tidak bisa menjelaskannya kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini,” sambung dia.
Pemain berkebangsaan Mesir tersebut mengatakan jika ia bersama Liverpool berhasil memenangkan berbagai gelar penting dan Salah mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang bekerja sama dengan dirinya di klub.
Salah mengucapkan terima kasih, terutama kepada rekannya dulu dan sekarang serta suporter Liverpool sehingga tak ada kata yang cukup untuk menggambarkan rasa syukurnya terhadap waktu selama ia membela The Reds.
“Perpisahan memang tidak pernah mudah. Kalian telah memberikan waktu terbaik dalam hidupku. Aku akan selalu menjadi bagian dari kalian!” terang Salah.
“Klub ini akan selalu menjadi rumahku, bagiku dan keluargaku. Terima kasih untuk semuanya. Karena kalian semua, aku tidak akan pernah berjalan sendirian,” pungkasnya.
Semenjak didatangkan Liverpool dari AS Roma pada musim panas 2017, pemain berusia 33 tahun tersebut berhasil mengemas 435 penampilan di berbagai ajang dengan mencetak 255 gol.
Selain itu, ia juga meraih dua gelar Liga Inggris, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, Piala Super UEFA, Piala FA, dua Piala Liga Inggris dan Community Shield bersama Liverpool.(*)
Suasana Pelabuhan Tanjungbalai Karimun dipadati penumpang yang akan berangkat tujuan Batam. F.Tri Haryono
batampos – Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun dipadati calon penumpang yang akan berangkat keluar daerah pada hari keempat Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun Joni Hutama mengatakan, secara umum arus penumpang berjalan lancar. Walaupun, terjadi penumpukan penumpang di dalam terminal maupun di halaman loket tiket kapal.
Namun kepadatan calon penumpang menimbulkan masalah lain. Calon penumpang mengeluhkan ruang tunggu yang kurang nyaman karena pendingin ruang tidak memadai.
“Terimakasih atas masukkannya, terhadap keluhan penumpang tentang fasilitas di ruang tunggu. Dan, kita langsung melakukan pembenahan demi kenyamanan penumpang,” terangnya, Selasa (24/3/).
“Sesuai komitmen kita, semua akan dilakukan pembenahan. Mulai dari perbaikan pendingan ruangan yang rusak dan penambahan, termasuk toilet atau kamar kecil secara kontinyu dibersihkan dan sebagainya. Sudah saya informasikan kepada petugas dilapangan, agar diatur jumlah calon penumpang yang akan masuk diruang tunggu,” paparnya.
Sementara itu Kepala Terminal PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Tanjungbalai Karimun, Raja Heri mengungkapkan, pada hari keempat ini penumpang yang berangkat didominasi tujuan Batam. Sehingga, terjadi penumpukan penumpang yang ingin sama-sama berangkat.
“Sebenarnya, normal seperti tahun lalu arus balik lebaran. Dikarenakan, ada satu armada kapal yang tidak beroperasi jadi hanya mengandalkan tiga armada saja Pulang Pergi (PP),” jelasnya.
Walaupun demikian, pihaknya terus mengatur para calon penumpang tersebut untuk masuk ke ruang tunggu hingga turun ke ponton. Agar, tidak terjadi penumpukan didalam ruang tunggu domestik.
“Untuk ruang tunggu international normal seperti biasa. Sudah dua hari ini paling banyak tujuan Batam, ada 5 armada tujuan Harbour Bay Batam dan 9 armada tujuan Sekupang Batam,” katanya.(*)
Sweeper truck milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam saat beroperasi membersihkan debu dan kotoran di kawasan perkotaan, Selasa (24/3). Kendaraan ini masih dalam tahap uji coba sebelum diterapkan secara penuh di berbagai ruas jalan di Batam. Foto: M. Sya’ban/Batam Pos
batampos – Kota Batam mulai mengenal cara baru membersihkan dirinya. Bukan lagi sekadar sapu dan tenaga manual, melainkan mesin yang bergerak pelan di tepi jalan, mengisap debu yang selama ini luput dari pandangan.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendatangkan dua unit sweeper truck, kendaraan penyapu jalan yang dirancang untuk membersihkan debu, pasir, hingga kotoran halus di badan jalan. Saat ini, armada tersebut sudah mulai beroperasi, meski masih dalam tahap uji coba.
Beberapa titik perkotaan menjadi lokasi awal pengujian. Mulai dari kawasan Nagoya, Batam Center, hingga Batuampar, mobil ini tampak bekerja menyisir sisi jalan yang selama ini sulit dijangkau petugas kebersihan.
“Kemarin sudah kita uji coba di daerah perkotaan seputaran Batam Center bahkan di Batuampar,” kata Kepala DLH Kota Batam, Dohar Mangalondo Hasibuan, kepada Batam Pos, Selasa (24/3) siang.
Berbeda dengan metode konvensional, kendaraan ini mampu menjangkau celah sempit di antara aspal dan pembatas jalan, tempat debu dan pasir kerap menumpuk tanpa tersentuh.
Mesin penyedot di bagian bawah kendaraan bekerja mengangkat kotoran halus yang nyaris tak terlihat, lalu menampungnya dalam tangki.
Tak hanya permukaan jalan, Dohar menyebut alat ini juga dapat membantu membersihkan saluran drainase yang tersumbat material ringan.
Untuk sementara, operasional sweeper truck masih bersifat fleksibel. DLH akan menurunkan armada ke lokasi yang dianggap membutuhkan, sembari menyusun pola kerja yang lebih tetap.
“Jadwalnya seperti pengangkutan sampah, bisa tiga hari sekali. Nanti kita lihat timing-nya,” ujarnya.
Saat ini, pengoperasian masih dalam tahap penyesuaian. Petugas tengah dilatih agar mampu mengendalikan teknologi tersebut secara optimal. Setelah mahir, armada akan dilepas untuk bekerja lebih luas di berbagai titik kota.
“Kalau sudah mahir, kita bisa lepas dia di mana-mana untuk menyapu,” kata Dohar.
Setiap kali tangki penampung penuh, hasil sapuan akan dipindahkan ke truk pengangkut, lalu dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur.
Kehadiran kendaraan ini menjadi langkah kecil menuju wajah kota yang lebih bersih. Debu yang selama ini hanya beterbangan, kini perlahan mulai dikumpulkan, ditarik masuk ke dalam mesin, dan dibawa pergi dari jalanan Batam.(*)
Guru dan siswa SDN 03, Menteng, Jakarta, melakukan pembelajaran secara daring semasa PPKM karena pandemi. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
batampos – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, menolak wacana penerapan sekolah daring mulai April 2026 yang diusulkan sebagai bagian dari strategi nasional penghematan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikaji ulang secara mendalam dengan mempertimbangkan pengalaman selama pandemi Covid-19 yang menunjukkan berbagai kelemahan sistem pembelajaran jarak jauh.
“Ketika isu mengenai pembelajaran daring mulai muncul di banyak media, sesungguhnya itu adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan kembali secara mendalam,” kata Esti, Selasa (24/3).
Pemerintah sendiri tengah mengkaji penerapan pembelajaran daring usai libur Lebaran 2026 sebagai bagian dari strategi penghematan energi. Rencana ini muncul di tengah tekanan global terhadap pasokan energi akibat konflik geopolitik yang berdampak pada harga minyak dunia.
Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan skema kerja fleksibel seperti work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) guna mengurangi mobilitas harian masyarakat.
Namun, Esti mengingatkan bahwa pembelajaran daring yang diterapkan selama pandemi meninggalkan berbagai persoalan serius dalam sistem pendidikan nasional.
“Pembelajaran daring pernah kita laksanakan saat wabah Covid-19, dan kita semua tahu sistem tersebut meninggalkan problem yang tidak sederhana bagi dunia pendidikan kita,” tuturnya.
Ia menyoroti sejumlah dampak, seperti menurunnya kemampuan siswa dalam menyerap materi, kedisiplinan, pembentukan karakter, hingga kendala teknologi.
Esti juga menyinggung fenomena learning loss, yaitu ketertinggalan pembelajaran yang dialami siswa selama pandemi. Hal ini sebelumnya juga disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menilai bahwa mengejar ketertinggalan tersebut bukan perkara mudah.
“Walaupun efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19, pembelajaran jarak jauh menyebabkan penurunan kualitas pelajar,” jelas Esti.
Penurunan kualitas tersebut, lanjutnya, tercermin dalam hasil evaluasi internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA). Pada 2022, skor Indonesia tercatat menurun di semua bidang, yakni literasi membaca 359 poin, matematika 366 poin, dan sains 383 poin, dengan total skor 369 poin.
Selain aspek akademik, pembelajaran daring juga berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan fisik siswa. Sistem ini dinilai sulit membentuk aspek afektif seperti kepribadian, sikap, dan karakter.
Pembelajaran jarak jauh juga kerap memicu berbagai masalah lain, seperti penurunan pemahaman materi, kurangnya interaksi sosial, peningkatan stres, kecanduan gawai, hingga ketergantungan pada orang tua.
Sejumlah praktisi pendidikan bahkan menilai pembelajaran daring dapat menyebabkan anak menjadi kurang responsif, cenderung antisosial, hingga meningkatkan risiko pernikahan dini akibat lemahnya pengawasan.
Menurut Esti, kondisi tersebut membuat siswa kehilangan rasa tanggung jawab dalam belajar.
“Sistem pembelajaran jarak jauh juga menyebabkan rendahnya nilai karakter siswa yang memang sulit diajarkan melalui sistem daring,” paparnya.
Karena itu, Esti meminta pemerintah tidak menjadikan pembelajaran daring sebagai alternatif utama kebijakan pendidikan.
“Jangan jadikan pembelajaran daring sebagai alternatif pilihan pembelajaran,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak aspirasi masyarakat yang mayoritas menolak kebijakan tersebut.
“Kami menerima banyak aspirasi dari masyarakat, dan tidak ada yang menyatakan setuju dengan pembelajaran daring,” ujarnya.
Sebagai alternatif penghematan BBM, Esti mengusulkan solusi lain, seperti pengaturan transportasi siswa melalui sistem antar-jemput dengan memanfaatkan angkutan umum. Ia pun mendorong pemerintah mencari langkah lain untuk menghadapi tekanan ekonomi global tanpa mengorbankan sektor pendidikan.
“Keterbatasan fiskal perlu diatasi dengan cara yang lebih baik tanpa mengorbankan pendidikan. Semoga isu pembelajaran daring ini hanya sekadar wacana,” pungkasnya.(*)
Beberapa hari ini kota Batam mengalami cuaca panas. Terpancar terik matahari yang terjadi di kawasan Batamcenter, beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena pemanasan suhu atau El Nino belum memberi pengaruh berarti terhadap cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
Namun, sinyal perubahan mulai terbaca: fase El Nino lemah diperkirakan muncul pada semester II 2026 ini.
Forecaster Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Debora, menyebut hingga dasarian II Maret 2026, kondisi El Nino -Southern Oscillation (ENSO) fenomena iklim global berskala besar masih berada pada fase netral, tidak mendorong peningkatan maupun penurunan curah hujan.
“Namun diprediksi akan masuk dalam kategori El Nino lemah mulai semester II tahun ini,” ujarnya, Selasa (24/3).
Dalam pola umumnya, El Nino identik dengan penurunan curah hujan, terutama di Indonesia bagian timur. Sementara wilayah barat seperti Kepri, dampaknya tidak terlalu tajam.
“Pengaruh El Nino tidak cukup signifikan untuk wilayah Indonesia bagian barat termasuk Kepri,” kata Debora.
Kondisi atmosfer di Kepri saat ini pun belum mendukung pembentukan awan hujan secara optimal. Cuaca cenderung cerah hingga berawan, dengan peluang hujan yang relatif kecil.
Meski begitu, BMKG tetap menjaga kewaspadaan. Informasi cuaca terus diperbarui dan disampaikan ke instansi terkait sebagai langkah antisipasi dini. Di saat yang sama, peta awal musim kemarau mulai terbentuk.
BMKG memprediksi kemarau di Kepri tidak datang serentak, melainkan bergeser perlahan dari satu wilayah ke wilayah lain, mulai akhir Mei hingga pertengahan Juli.
Natuna diperkirakan menjadi wilayah pertama yang masuk kemarau pada akhir Mei. Disusul Jemaja di Anambas pada awal Juni.
Batam bagian timur baru menyusul pada akhir Juni, bersamaan dengan Siantan dan Matak. Sementara Tambelan dan Natuna bagian tenggara menjadi penutup, memasuki kemarau sekitar pertengahan Juli.
Sebaliknya, sejumlah wilayah seperti Batam bagian barat, Rempang, Karimun, dan Kundur bahkan disebut telah lebih dulu mengalami kondisi kemarau.
Namun tidak semua daerah memiliki batas musim yang tegas. Wilayah seperti Bintan, Tanjungpinang, Lingga, hingga Singkep masih memungkinkan hujan turun meski telah memasuki periode kemarau.
BMKG mengingatkan, peralihan musim di Kepri berlangsung dinamis. Hujan lokal masih bisa muncul, terutama pada siang hingga sore hari. Di saat yang sama, masyarakat mulai diminta bersiap menghadapi potensi berkurangnya curah hujan dalam beberapa bulan ke depan.(*)