Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2202

Iman Sutiawan Meninjau Program Makan Bergizi Gratis di Bengkong

0
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau, Iman Sutiawan (bertopi), meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bengkong, tepatnya di SDN 010 dan SMPN 30, Rabu (5/2).

batampos – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bengkong, tepatnya di SDN 010 dan SMPN 30, Rabu (5/2). Iman menyampaikan bahwa pihaknya bersama Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Kepri dan Dinas Pendidikan menindaklanjuti arahan dari Deputi 2 dan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Kabinda Kepri dan Dinas Pendidikan menindaklanjuti arahan Deputi 2 serta BGN. Kami memastikan program Presiden berjalan sesuai rencana dan mengevaluasi kendala yang perlu dibahas lebih lanjut,” ujar Iman Sutiawan.

Ia menekankan bahwa dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah provinsi, pemerintah kota, DPRD, dan pengusaha, sangat diperlukan agar program ini berjalan optimal.

“Ini demi kepentingan bangsa dan negara ke depan. Anak-anak generasi emas yang diharapkan oleh Presiden harus mendapatkan makanan bergizi sejak dini, karena pertumbuhan otak dan fisik mereka sangat bergantung pada asupan nutrisi,” lanjutnya.
Dukungan Penuh untuk Keberlanjutan Program

Dalam kesempatan yang sama, Kabinda Kepri mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengikuti video conference bersama Deputi 2 Kepala BIN dan Deputi BGN. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh gubernur dan DPRD se-Indonesia untuk mengevaluasi kesiapan daerah dalam menjalankan program MBG.

“Hari ini kami turun langsung bersama DPRD untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Kami menyadari bahwa setiap program baru pasti memiliki tantangan. Oleh karena itu, kami bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya akan terus mendorong agar program ini berjalan sesuai harapan,” kata Kabinda Kepri.

Ia juga menyarankan pembentukan posko evaluasi yang dapat memberikan laporan mingguan mengenai perkembangan program.

“Kami perlu mendapatkan pembaruan rutin terkait kendala di lapangan agar solusi dapat segera ditemukan. Selain itu, ada arahan dari pusat agar pemerintah daerah dan pihak swasta berkolaborasi dalam mendukung keberlanjutan program ini,” tambahnya.

Pemerintah pusat menargetkan percepatan program MBG, dengan rencana cakupan 82 juta anak penerima manfaat di seluruh Indonesia pada September mendatang.

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan stakeholder terkait, untuk bersama-sama mendukung program ini agar dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045,” sebutnya.
Evaluasi dan Kendala di Lapangan

Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan demi penyempurnaan program MBG.

“Program baru tentu memerlukan evaluasi berkelanjutan agar bisa berjalan lebih baik ke depannya. Kami akan memastikan segala perbaikan yang dibutuhkan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Rubianto, menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam pengantaran makanan bagi siswa dalam program MBG.

Ia menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk mencatat waktu pengantaran guna memastikan tidak ada keterlambatan yang dapat mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami perintahkan seluruh kepala sekolah untuk mencatat waktu pengantaran, karena keterlambatan dapat berdampak pada proses pembelajaran,” ujarnya.

Selain ketepatan waktu, evaluasi menu dan sisa makanan juga menjadi perhatian. Pihak dapur umum diminta untuk meninjau kembali menu yang disajikan berdasarkan respons siswa terhadap makanan yang tersisa.

“Kami sudah meminta dapur umum untuk mengevaluasi sisa makanan guna memahami minat siswa. Ini penting agar makanan yang disajikan lebih sesuai dengan selera mereka,” tambah Tri Rubianto.

Ia juga menyoroti potensi peningkatan volume sampah akibat pelaksanaan program ini dan memastikan evaluasi dilakukan setiap dua minggu sekali. Evaluasi terdekat akan dilakukan bersama stakeholder terkait untuk periode 13 Januari 2025 hingga Kamis (6/2).

Saat ini, perluasan penerima manfaat MBG bergantung pada jumlah dapur umum yang tersedia. Di wilayah Bengkong, misalnya, hanya terdapat satu dapur umum yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan saat ini melayani 3.294 siswa dari kapasitas maksimal 3.500 siswa.

“Jika ditambahkan sekolah lain, kapasitas akan terlampaui. Maka, perlu ada penambahan dapur umum,” jelasnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Artikel Iman Sutiawan Meninjau Program Makan Bergizi Gratis di Bengkong pertama kali tampil pada Metropolis.

Dorong Kemandirian SMKN 2 Batam, Aman Tinjau Teaching Factory

0
Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Aman, saat mengunjungi SMKN 2 Batam. (foto: Arjuna / Batam Pos)

batampos – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Aman, bersama jajaran dewan melakukan kunjungan kerja ke SMKN 2 Batam, Rabu (5/2). Kunjungan ini bertujuan untuk mendengar langsung keluhan pihak sekolah sekaligus meninjau sarana dan prasarana yang dimiliki SMKN 2 Batam.

“Hari ini kami berkunjung ke SMKN 2 Batam karena sekolah ini merupakan mitra kami. Kami ingin memastikan kondisi sekolah, mulai dari sarana, prasarana, hingga kendala yang dihadapi, untuk kemudian kami diskusikan lebih lanjut,” kata Aman.

SMKN 2 Batam menjadi salah satu sekolah favorit di Batam. Menurut Aman, setiap tahun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah tersebut selalu membludak. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sejumlah jurusan unggulan, seperti tata boga, perhotelan, pariwisata, kuliner, tata rias, hingga akuntansi yang akan segera dibuka.

“Kami ingin memastikan setiap jurusan memiliki teaching factory yang berfungsi sebagai tempat praktik sekaligus produksi. Setelah kami tinjau, semua teaching factory di sini sudah ada dan bahkan produktif,” ujarnya.

Salah satu jurusan yang menarik perhatian Aman adalah tata boga. Teaching factory tata boga di SMKN 2 Batam telah mampu memproduksi 600-700 kue setiap hari. Produk ini bahkan telah menerima pesanan rutin dari masyarakat dan pelaku usaha kuliner di Batam.

“Jika sarana dan prasarananya semakin didukung, tentu produksi dan daya saingnya akan semakin meningkat,” tambahnya.

Aman menegaskan bahwa konsep SMK berbeda dengan SMA. SMK lebih menitikberatkan pada pendidikan vokasional, yang menghasilkan lulusan siap kerja atau mandiri berwirausaha. Hal ini sangat relevan dengan kebutuhan Batam sebagai pusat ekonomi yang terus berkembang.

Dalam kunjungan tersebut, Aman juga membahas keberadaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang telah diinisiasi di SMKN 2 Batam. Namun, implementasi BLUD di sekolah ini masih terkendala regulasi.

“Jika regulasinya dapat segera diselesaikan oleh Pemprov Kepri, BLUD akan memberikan keleluasaan bagi SMKN 2 Batam untuk mengelola keuangannya secara mandiri. Dengan begitu, pengelolaan dana tidak hanya bergantung pada dana BOS,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa BLUD memungkinkan sekolah lebih fleksibel dalam mengelola keuangan sesuai kebutuhan, sementara dana BOS memiliki regulasi ketat yang membatasi penggunaannya.

Dalam diskusi dengan kepala sekolah, terungkap bahwa BLUD di SMKN 2 Batam belum berjalan optimal. Aman menilai hal ini sebagai tantangan yang perlu segera diatasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

“Kami akan segera menggelar rapat kerja dengan kepala-kepala SMK, Dinas Pendidikan, dan Biro Hukum Pemprov Kepri untuk mempercepat penyelesaian regulasi terkait BLUD,” kata Aman.

Ia juga menyoroti kebijakan gubernur yang menghapus SPP di SMK. Kebijakan ini, lanjutnya, menciptakan tantangan baru karena biaya praktik siswa di SMK cukup besar. Tanpa SPP, sekolah tidak bisa memungut dana dari orang tua siswa, sehingga perlu solusi alternatif seperti BLUD.

“SMK memiliki banyak kebutuhan biaya untuk praktik siswa. Dengan SPP yang gratis, SMK kesulitan membiayai praktik. Maka, pemberdayaan BLUD menjadi solusi utama,” katanya.

Aman optimistis bahwa apabila regulasi BLUD rampung dan usaha sesuai jurusan masing-masing dapat ditingkatkan, SMKN 2 Batam akan semakin produktif dan mandiri secara finansial.

“Dengan pengelolaan BLUD yang optimal, kami yakin SMKN 2 Batam dapat berkontribusi lebih besar, baik untuk siswa maupun masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Dorong Kemandirian SMKN 2 Batam, Aman Tinjau Teaching Factory pertama kali tampil pada Metropolis.

MK Tolak Gugatan Nuryanto-Hardi Selamat Hood, Pilwako Batam 2024 Tetap Sah

0
Proses penghitungan suara Pilwako Batam di TPS 18, Perumahan KDA, Batamcenter. (Arjuna)

batampos – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2024 yang diajukan pasangan calon nomor urut 1, Nuryanto dan Hardi Selamat Hood. Dalam putusan Nomor 169/PHPU.WAKO-XXIII/2025 yang dibacakan dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Rabu (5/2), MK menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima.

Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo dan didampingi delapan hakim konstitusi lainnya. Dalam pertimbangannya, Wakil Ketua MK Saldi Isra menyebutkan bahwa permohonan pemohon tidak memenuhi syarat formil dan dinilai kabur atau obscuur.

“Dengan demikian, Mahkamah menyatakan tidak terdapat keraguan untuk menyatakan bahwa permohonan pemohon adalah tidak jelas,” ujar Saldi dalam sidang yang disiarkan langsung melalui YouTube Mahkamah Konstitusi RI.

Saldi juga menegaskan bahwa karena permohonan dinilai kabur, MK tidak mempertimbangkan lebih lanjut eksepsi lain, jawaban termohon, keterangan pihak terkait, keterangan Bawaslu, maupun pokok permohonan. Dengan demikian, perkara ini dipastikan tidak berlanjut ke tahap persidangan berikutnya.

Sebelumnya, pasangan Nuryanto-Hardi Selamat Hood menggugat hasil Pilwako Batam 2024 dengan dalil adanya pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang diduga dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

Dalam gugatannya, pemohon menuduh adanya ketidaknetralan aparat pemerintah, pejabat struktural, Polri, serta penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu. Dugaan pelanggaran tersebut disebut berdampak pada selisih suara antara pemohon dan pasangan calon nomor urut 2, yakni sebesar 134.887 suara.

Namun, karena MK menilai permohonan pemohon tidak jelas, dalil-dalil tersebut tidak dipertimbangkan lebih lanjut.

“Terhadap dalil-dalil lain serta hal-hal lain tidak dipertimbangkan lebih lanjut karena dinilai tidak ada relevansinya,” ujar Saldi.

Dengan putusan ini, hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2024 tetap sah dan tidak mengalami perubahan. Artinya, pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra tetap menjadi pemenang dalam Pilwako Batam 2024.

Putusan MK ini sekaligus mengakhiri seluruh proses sengketa Pilwako Batam 2024, sehingga tahapan berikutnya, yakni pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih, dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel MK Tolak Gugatan Nuryanto-Hardi Selamat Hood, Pilwako Batam 2024 Tetap Sah pertama kali tampil pada Metropolis.

Masyarakat Antusias Sambut Program Makan Bergizi Gratis di Batam

0
Muri SDN 03 Bengkong menikmati makan bergizi gratis, Senin (13/1). Penyaluran tahap pertama program makan bergizi gratis dilakukan di empat sekolah. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah sekolah dasar di Kota Batam menyambut baik rencana penerapan program makan bergizi gratis bagi siswa. Kepala SDN 08 Sagulung, Sarino, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada arahan resmi terkait program tersebut. Namun, pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini demi peningkatan gizi anak-anak.

“Untuk sementara belum ada arahan, tapi kami menyambut baik untuk kebaikan anak-anak. Kami sangat mendukung dan sudah menyiapkan tempat transit jika program ini diterapkan di sekolah kami,” ujar Sarino.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala SDN 013 Sekupang, Musarman. Ia menyebut bahwa pihak sekolah menantikan penerapan program ini dan telah melakukan persiapan awal agar pelaksanaannya berjalan dengan baik.

Secara umum, masyarakat di daerah Batuaji dan Sagulung menyambut program ini dengan antusias. Banyak keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah berharap program ini segera terealisasi karena asupan gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Antusiasme juga datang dari para orang tua siswa. Marta, salah satu wali murid di Sagulung, mengatakan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Ia berharap agar program ini segera direalisasikan sehingga anak-anak bisa mendapatkan makanan bergizi secara rutin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyebut bahwa sekitar 213.700 siswa di Batam akan menjadi penerima manfaat program ini. Jumlah tersebut mencakup siswa tingkat TK, SD, dan SMP yang membutuhkan asupan makanan bergizi untuk menunjang aktivitas belajar mereka.

(*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Masyarakat Antusias Sambut Program Makan Bergizi Gratis di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ariel Tatum Pilih Child Free

0
Ariel Tatum. (JAWAPOS.COM)

batampos – Ariel Tatum memilih untuk child free. Alasannya pilihan itu yang dirasakan paling pas saat ini.

Menurut Ariel Tatum kondisi yang sekarang dirasakan tidak cukup ideal jika harus dikaruniai buah hati.

“Di titik ini dalam hidup, aku cukup ke arah child free sih,” kata Ariel Tatum, dikutip pada dari pernyataannya ketika berbincang dengan Denny Sumargo melalui YouTube Curhat Bang Denny, Rabu (5/2).

Baca juga: Tampil Berkelas Seiring Bertambahnya Usia, Ini Kuncinya

Bintang film A Business Proposal versi Indonesia ini bahkan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengadopsi anak saja.

Bukan tanpa sebab, Ariel Tatum punya sejumlah alasan kuat mengapa dirinya berpikir demikian.

Pertama, Ariel Tatum sadar bahwa dirinya pernah merasakan beratnya mengidap masalah mental. Ya, diketahui Ariel memang pernah didiagnosa borderline personality disorder (BPD) yaitu gangguan mental yang mempengaruhi perasaan, perilaku, hingga cara berpikir.

Imbasnya, ada perasaan tidak yakin dalam diri Ariel mengenai kesiapannya ketika kelak sampai memiliki anak.

“Aku tahu ketika seorang perempuan punya anak itu akan ada banyak sekali perubahan hormon yang sangat berdampak terhadap dirinya, aku tidak tau siap melalui itu atau tidak,” lanjutnya.

Alasan selanjutnya berkaitan dengan pasangan hidup yang hingga saat ini belum dia temukan. Hal ini membuat Ariel belum kunjung membahas masa depan jika nantinya punya anak, bagaimana cara membesarkan buah hati, dan nilai-nilai apa
yang sebaiknya ditanamkan.

Baca juga: “Tabayyun”: Ketika Cinta, Fitnah, dan Rahasia Kelam Bertemu dalam Drama Paling Mengguncang 2025

Di samping itu ada satu alasan yang cukup bijak mengapa Ariel ingin child free dan membuka kemungkinan adopsi. Dia melihat banyak anak-anak di Indonesia yang belum mendapatkan sepenuhnya hak mereka.

Pemikiran ini berangkat dari komunitas yang dibentuk Ariel bersama teman-temannya. Dalam komunitas tersebut, aktris berusia 28 tahun gencar membantu anak-anak jalanan untuk meraih hak-hak yang semestinya mereka dapatkan seperti belajar, bermain, mendapatkan asupan makanan sehat, dan lain-lain.

“Kalau memang aku gak menemukan pasangan hidupku yang tepat, kayanya lebih baik aku membantu ngurus anak-anak ini yang sudah terlanjur ada di dunia,” kata Ariel Tatum.

Ariel merasa ini adalah pilihan hidup yang lebih ideal bagi dirinya sendiri, setidaknya untuk saat ini. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Ariel Tatum Pilih Child Free pertama kali tampil pada Lifestyle.

12.096 Botol Miras dan 611 Karton Rokok Ilegal di Bintan Dimusnahkan

0
Pemusnahan barang bukti miras, rokok dan lainnya di kantor Kejari Bintan di Bintan Buyu, Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– 12.096 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan 611 karton rokok ilegal dimusnahkan.

Selain itu, 2 buah gunting, 14 unit handphone, 28 helai pakaian bekas dan barang bukti lain seperti kayu, tas tenteng dan lainnya turut dimusnahkan.

Pemusnahan berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan di Bintan Buyu, Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: Anak Wabup Karimun Ikut Saksikan Pemusnahan 1,8 Kilogram Sabu di Polres

Kajari Bintan, Andy Sasongko mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang telah diputus oleh Pengadilan untuk periode Oktober 2024 sampai Januari 2025.

“Barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” katanya.

Dia menyebut, barang bukti yang dimusnahkan barang bukti 16 perkara nonnarkotika seperti perkara persetubuhan, perkara imigrasi, perikanan, pencurian dan penipuan serta lingkungan hidup.

Selain itu, barang bukti dari tiga perkara tindak pidana khusus yakni 2 perkara cukai dan 1 perkara kepabeaan.

611 kardus rokok yang dimusnahkan, katanya, terdiri dari 498 karton rokok merek Hmild dan 113 karton merek Hmind.

Kemudian, 12.096 botol minuman keras (miras) berbagai merek diantaranya merek jamerson, chivas, glenfiddich dan lainnya.

Pemusnahan barang bukti botol mikol dan rokok ilegal serta barang bukti lainnya dilakukan dengan dibakar, sedangkan barang bukti handphone dihancurkan.

Setelah dimusnahkan, barang bukti tersebut dihancurkan kembali dengan alat berat excavator lantas ditimbun dengan tanah. (*)

Reporter: Slamet

Artikel 12.096 Botol Miras dan 611 Karton Rokok Ilegal di Bintan Dimusnahkan pertama kali tampil pada Kepri.

Tampil Berkelas Seiring Bertambahnya Usia, Ini Kuncinya

0
Ilustrasi seorang perempuan yang tampil berkelas dan elegan seiring bertambah usia. (Freepik/lam_samm)

batampos – Seiring bertambahnya usia, Anda tetap bisa tampil elegan. Dalam artian rapi, bersih tanpa terkesan terlalu berusaha keras tampil lebih muda.

Menurut psikolog, hal terpenting untuk tampil elegan seiring bertambahnya usia adalah Anda cara membawa diri dan kebiasaan yang dibangun setiap hari.

Jadi, tampil elegan dan berkelas bukan melulu soal mempunyai banyak uang atau mengikuti tren.

Baca juga: Richeese Factory Tegaskan Komitmen Terhadap Keamanan Pangan dan Kepuasan Pelanggan Indonesia

Kuncinya seperti yang dilansir dari geediting, adalah melakukan kebiasaan-kebiasaan sederhana berikut ini:

1. Menjaga Postur Tubuh yang Baik

Cara seseorang membawa dirinya sangat memengaruhi kesan yang diberikan. Postur tubuh yang tegap dengan bahu ke belakang dan kepala terangkat bukan hanya mencerminkan
kepercayaan diri, tetapi juga membuat Anda terlihat lebih anggun.

Sebaliknya, membungkuk dapat memberikan kesan lelah atau kurang bersemangat.

Jadi, mulailah membiasakan diri untuk duduk dan berdiri dengan postur yang baik agar penampilan Anda semakin berkelas secara alami.

2. Mengutamakan Kualitas daripada Kuantitas

Dulu, mungkin Anda sering membeli banyak pakaian murah hanya untuk mengikuti tren. Namun, orang-orang yang selalu tampil elegan justru lebih memilih sedikit pakaian berkualitas tinggi yang nyaman dan tahan lama.

Investasi pada busana yang baik akan membuat Anda terlihat lebih rapi dan stylish tanpa perlu banyak usaha.

Prinsip ini juga berlaku untuk aksesori, perabotan, atau barang lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Menjaga Perawatan Diri Tetap Sederhana dan Konsisten

Gaya elegan bukan tentang mengikuti setiap tren kecantikan, melainkan menemukan rutinitas yang cocok dan menjalankannya secara konsisten.

Kulit yang sehat, rambut yang terawat, dan penampilan yang bersih lebih berpengaruh dibandingkan makeup tebal atau gaya rambut yang selalu berubah.

Baca juga: Tips Merawat Rambut dan Cara Mengaplikasikan Pelembap Agar Bekerja Maksimal

Kuncinya adalah perawatan yang sederhana tetapi rutin, seperti menjaga kulit tetap terhidrasi, memilih gaya rambut yang sesuai, dan merawat kebersihan diri.

4. Memilih Warna Netral dan Klasik

Busana dengan warna netral seperti hitam, putih, krem, navy, atau abu-abu selalu terlihat elegan dan tidak mudah ketinggalan zaman.

Warna-warna ini juga lebih mudah dipadukan, sehingga Anda bisa tampil menarik tanpa harus menghabiskan banyak waktu dalam memilih pakaian.

Pakaian dengan warna klasik juga sering terlihat lebih mahal, meskipun sebenarnya tidak harus berharga tinggi.

5. Mengutamakan Kesederhanaan dalam Penampilan

Elegansi sejati tidak datang dari pakaian mencolok atau aksesori berlebihan, tetapi dari kesederhanaan yang menampilkan kepercayaan diri.

Orang yang tampil anggun tidak berlebihan dalam berdandan, memilih aksesori yang pas, dan menggunakan pakaian yang nyaman namun tetap stylish.

Mereka tahu bahwa kesan berkelas lebih banyak dipengaruhi oleh bagaimana mereka membawa diri daripada seberapa mahal pakaian mereka.

6. Merawat Tubuh dengan Tujuan Kesehatan, Bukan Kesombongan

Banyak orang berolahraga atau menjaga pola makan hanya demi penampilan. Namun, orang-orang yang tetap anggun seiring bertambahnya usia melakukannya karena mereka menghargai tubuh mereka.

Mereka memilih makanan sehat dan rutin bergerak bukan untuk mengejar bentuk tubuh tertentu, tetapi untuk merasa lebih kuat dan berenergi.

Hasilnya, mereka terlihat lebih segar, bugar, dan memiliki postur tubuh yang lebih baik secara alami.

7. Berbicara dengan Sopan dan Mendengarkan dengan Perhatian

Penampilan bukan satu-satunya faktor yang membuat seseorang tampak berkelas. Cara berbicara dan bersikap dalam percakapan juga berperan besar.

Baca juga: UNIQLO Memperkenalkan Ibnu Jamil Serta Enzy Storia Sebagai Muses Sport Utility Wear UNIQLO Indonesia

Orang yang elegan tidak terburu-buru berbicara hanya untuk menarik perhatian. Mereka berbicara dengan tenang, memilih kata-kata dengan baik, dan menghindari gosip atau percakapan negatif.

Selain itu, mereka juga pendengar yang baik, membuat orang lain merasa dihargai dan nyaman saat berbicara dengan mereka.

8. Setia pada Gaya Pribadi

Tren mode terus berubah, tetapi orang-orang yang selalu terlihat elegan dan berkelas tidak terpaku pada apa yang sedang populer.

Mereka tahu gaya apa yang paling cocok untuk mereka dan memakainya dengan percaya diri.

Orang yang berkelas seiring bertambahnya usia tidak berpakaian untuk mengesankan orang lain, tetapi untuk merasa nyaman dan autentik dengan diri sendiri.

Kepercayaan diri inilah yang membuat mereka tampak semakin menarik tanpa perlu berusaha keras. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Tampil Berkelas Seiring Bertambahnya Usia, Ini Kuncinya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Eksport Batam Meningkat Signifikan, Tembus US$ 16,08 Miliar pada Tahun 2024

0
Pelabuhan peti kemas Batu Ampar Batamm

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatatkan nilai ekspor Kota Batam sepanjang tahun 2024 mencapai US$ 16.087,05 juta. Angka ini mengalami kenaikan sebesar US$ 1.476,15 juta atau 10,10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 14.610,09 juta.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa peningkatan ekspor tersebut didorong oleh kenaikan ekspor baik di sektor migas maupun nonmigas. Selama periode Januari-Desember 2024, ekspor sektor migas tercatat mengalami kenaikan sebesar US$ 143,62 juta atau 17,16 persen dibandingkan tahun 2023.

“Sementara itu, ekspor sektor nonmigas meningkat sebesar US$ 1.332,52 juta atau 9,67 persen,” ungkapnya, Rabu (5/2).

Menurut Eko, sektor nonmigas masih menjadi penyumbang utama ekspor Batam. Komoditas dengan nilai ekspor tertinggi adalah Mesin/Peralatan Listrik dengan total nilai US$ 6.960,59 juta, yang berkontribusi sebesar 46,08 persen terhadap total ekspor nonmigas.

Selain itu, beberapa komoditas lain juga memiliki kontribusi besar terhadap ekspor Batam selama 2024, antara lain benda dari besi dan baja US$ 2.349,42 juta (15,55%), mesin-mesin/pesawat mekanik US$ 1.417,59 juta (9,38%), Coklat/Kokoa US$ 637,44 juta (4,22%), serta Minyak dan Lemak Hewan/Nabati US$ 629,33 juta (4,17%).

Komoditas lainnya yang berkontribusi besar adalah berbagai produk kimia US$ 609,57 juta (4,04%), kapal laut US$ 585,25 juta (3,87%), dan plastik serta barang dari plastik US$ 337,32 juta (2,23%). (*)

 

Reporter: Rengga Y

Artikel Eksport Batam Meningkat Signifikan, Tembus US$ 16,08 Miliar pada Tahun 2024 pertama kali tampil pada Metropolis.

Distribusi LPG 3 Kilogram di Batam Tetap Kondusif, Tidak Ada Kelangkaan dan Antrian Mengkhawatirkan

0
Warga membawa gas melon yang dibeli .
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pertamina Patra Niaga Area Kepulauan Riau memastikan distribusi LPG 3 kilogram di Batam tetap lancar tanpa adanya kelangkaan atau antrean yang meresahkan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Gilang Hisyam, Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Area Kepri, setelah melakukan pengecekan stok secara intensif di beberapa titik distribusi dalam beberapa hari terakhir.

“Hari ini kami sudah memeriksa di tiga titik, kemarin di delapan titik, dan pada hari Senin di sepuluh titik. Alhamdulillah, kondisi Batam secara keseluruhan cukup kondusif. Tidak ada kelangkaan atau antrean yang signifikan,” ujar Gilang, Rabu (5/2).

Stok LPG 3 kilogram di pangkalan-pangkalan resmi Pertamina di Batam tetap terjaga dengan baik. Gilang menegaskan, pasokan yang ada bukan barang yang baru tiba, melainkan telah dikirim beberapa hari sebelumnya oleh agen resmi. Harga jual LPG 3 kilogram di Batam sesuai dengan ketetapan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Batam, yakni Rp21.000 per tabung di pangkalan resmi.

Mengenai kebijakan pemangkasan pangkalan yang baru-baru ini dibahas pemerintah, Gilang menjelaskan bahwa mekanisme tersebut belum diterapkan di Batam. “Di Batam, kami tidak mengenal sistem pengecer, karena jumlah pangkalan sudah cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Saat ini, Batam memiliki sekitar 2.300 pangkalan LPG, dengan setiap RT minimal memiliki satu pangkalan. Gilang memastikan, rasio antara jumlah pangkalan dengan kepadatan penduduk di Batam cukup ideal.

Pertamina juga membuka peluang untuk pendaftaran pangkalan tambahan atau sub-pangkalan melalui fitur Merchant Apps Pangkalan (MAP). Meskipun demikian, pendaftaran sub-pangkalan masih dapat dibantu oleh pangkalan resmi yang ada.

“Sejauh ini, sub-pangkalan belum ada di Batam, namun kami siap mendukung proses pendaftarannya,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Distribusi LPG 3 Kilogram di Batam Tetap Kondusif, Tidak Ada Kelangkaan dan Antrian Mengkhawatirkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Awal 2025 Ratusan Warga Ber-KTP Lingga Pindah Domisili

0
Masyarakat mengurus dokumen pendudukan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Lingga, Selasa (4/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebanyak ratusan warga ber KTP Kabupaten Lingga, Kepri berinisiatif pindah domisili pada awal tahun 2025 ini. Setidaknya terdapat 112 penduduk yang pindah dari daerah berjuluk “Bunda Tanah Melayu” ke daerah lain.

Sementara sepanjang Januari hingga Desember 2024, penduduk yang pindah dari Kabupaten ada sebanyak 1.842 orang. Kebanyakan dari mereka pindah domisili ke kota dan kabupaten yang ada di Provinsi Kepri.

“Penduduk yang pindah ke luar Kabupaten Bintan itu ada 1,8 ribu orang. Sementara untuk awal Januari 2025 ini ada sebanyak 112 orang, pindahnya masih di Kepri,” kata Kadisdukcapil Lingga, Recky Sarman Timur, Selasa (4/2).

BACA JUGA: Jemput Bola Perekaman e-KTP ke Wilayah Terluar di Bintan,  Disdukcapil akan Manfaatkan Starlink

Kendati demikian, angka warga dari luar daerah yang pindah menjadi penduduk Kabupaten Lingga juga cukup tinggi. Awal tahun 2025 saja, tercatat ada 103 orang yang resmi menjadi warga Kabupaten Lingga.

Mereka kebanyakan berasal dari Kepri dan sebagian kecil lagi berasal dari daerah Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, sulawesi Selatan dan Kalimantan Utara.

“Untuk penduduk yang datang itu ada selama tahun 2024 ada sebanyak 1.112 orang. Dari daerah di Kepri hingga Jawa Barat, Sulawesi dan Kalimantan Utara,” tambahnya.

Ia menambahkan, sebagian besar mereka yang pindah ke Kabupaten Lingga itu karena berkaitan dengan pekerjaan tetap, seperti menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Lingga.

“Alasan mereka pindah ke Kabupaten Lingga ini karena pekerjaan tetap. Seperti menjadi pegawai negeri sipil,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Awal 2025 Ratusan Warga Ber-KTP Lingga Pindah Domisili pertama kali tampil pada Kepri.