Air berwarna hijau/ (foto kiriman warga kepada Batam Pos)
batampos – Hari ini, Kamis, 26 Desember 2024, sebagian warga Batam di Batam Center mengeluhkan kondisi air di tempat tinggalnya. Air mengalir di kediaman mereka berwarna hijau.
Kok bisa?!
Sini, kami kasih tahu sebabnya. Batam Pos langsung kontak Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah. Sudah pada tahu kan, ABH adalah perusahaan operasional pengelola air bersih di Batam.
Ginda menjelaskan,kondisi tersebut disebabkan liburan panjang yang telah tiba. Seperti ditulis Batam Pos, ribuan warga Batam meninggalkan Batam untuk berlibur. Akibatnya, terjadi penurunan permintaan air bersih. banyak krup tertutup.
Ginda menuturkan, “sehingga terjadi peningkatan press (tekanan, red) jaringan beberapa jalur, yang mengakibatkan efek turbulen.”
Apa yang dilakukan ABH?
“Kami melakukan flushing (gelontor, red) jaringan pelanggan/ komplek pelanggan,” terang Ginda. Langkah serupa dilakukan untuk jaringan pipa induk.
Ginda menambahkan, semoga langkah ini bisa memperbaiki kondisi air. (*)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas di Kota Batam. F. Azis Maulana/Batam Pos
batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi keua-ngan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas melalui kegiatan sosialisasi di Kota Batam.
Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan akses keuangan yang aman dan legal bagi penyandang disabilitas.
“Kami ingin memastikan 50 penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang setara dalam merencanakan keuangan secara mandiri, serta terhindar dari jebakan investasi ilegal, pinjaman online ilegal, judi online, dan berbagai modus kejahatan digital di sektor jasa keuangan,” ujar Sinar, Selasa (24/12).
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Batam, Addi Harnus, menyampaikan apresiasi atas inisiatif OJK Kepri. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap penyandang disabilitas dapat memahami produk dan jasa keuangan, serta mampu mengelola keuangan dengan lebih baik,” kata Addi.
Lebih lanjut, OJK Kepri juga memberikan bantuan kepada dua Sekolah Luar Biasa (SLB) di Batam, yaitu SLB Putra Kami dan SLB Anak Brilliant. Bantuan berupa sarana pembelajaran dan peralatan lainnya diberikan untuk mendukung pendidikan serta literasi keuangan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang literasi keuangan kepada penyandang disabilitas sekaligus membantu mereka memanfaatkan produk keuangan guna meningkatkan kesejahteraan.
“OJK Kepri berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, agar mereka dapat berpartisipasi aktif dalam perekonomian,” kata Sinar. (*)
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Batam mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang yang menggunakan KM Kelud selama periode mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Sejak 11 hingga 24 Desember 2024, tercatat sebanyak 21.702 penumpang dilayani oleh kapal ini.
Kepala Cabang Pelni Batam, Muhammad Iqbal, mengatakan, dari total jumlah tersebut, 6.626 penumpang turun di Batam, sedangkan 15.076 penumpang lainnya naik untuk menuju berbagai tujuan.
”KM Kelud menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik tahun ini, terutama untuk tujuan seperti Belawan dan daerah lainnya,” ujarnya, Rabu (25/12).
Iqbal menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 20 Desember lalu dan akan kembali mencapai puncaknya pada Kamis (26/12). ”Besok (hari ini, red), KM Kelud diperkirakan membawa jumlah penumpang terbanyak dengan tujuan utama Pelabuhan Belawan, Medan,” tambah Iqbal.
KM Kelud sendiri memiliki kapasitas reguler sebanyak 2.600 seat, dengan tambahan dispensasi 1.100 penumpang sehingga total kapasitas mencapai 3.700 penumpang.
”Kapasitas ini hampir selalu terisi penuh selama periode mudik ini,” tuturnya.
Iqbal memastikan, fasilitas terminal sudah tertata dengan baik untuk mendukung kenyamanan para penumpang. ”Alhamdulillah, kondisi terminal aman dan nyaman. Kami terus meningkatkan pelayanan agar para penumpang puas,” ujarnya.
Selain itu, jadwal kedatangan dan keberangkatan KM Kelud telah disesuaikan dengan kondisi pasang surut di pelabuhan. Hal ini dilakukan untuk memastikan operasional kapal berjalan lancar tanpa hambatan.
Dengan angka penumpang yang terus meningkat, Pelni Batam berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik selama periode mudik Natal dan Tahun Baru. ”Kami bekerja keras memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman dan tepat waktu,” kata Iqbal.
KM Kelud saat proses sandar di Pelabuhan Batuampar, beberapa waktu lalu. F. Dalil Harahap/Batam Pos
KM Kelud masih menjadi andalan utama dalam melayani kebutuhan transportasi laut masyarakat. Hingga masa arus balik nanti, Pelni akan terus memantau kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran perjalanan para penumpang.
Sedang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memprioritaskan pengamanan kesehatan di pelabuhan selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Empat pelabuhan strategis, yakni Pelabuhan Sekupang, Domestik Punggur, Roro Punggur, dan Pos Pengamanan Batuampar, menjadi fokus dengan penempatan tim kesehatan sebagai bagian dari Operasi Lilin Seligi 2024-2025.
Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa pos kesehatan di pelabuhan akan beroperasi dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, mulai 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi situasi darurat akibat lonjakan aktivitas masyarakat, baik bagi yang melakukan perjalanan maupun perayaan libur panjang.
”Kami ingin memastikan masyarakat yang bepergian merasa aman dengan adanya tenaga kesehatan di lokasi-lokasi strategis,” ujarnya.
Dikatakan Didi, setiap pos kesehatan dilengkapi tim Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang terdiri dari dokter dan perawat, serta peralatan dan obat-obatan kedaruratan. Model rotasi tenaga kesehatan dari dua puskesmas setiap hari diterapkan untuk menjaga pelayanan optimal tanpa mengganggu operasional puskesmas.
Misalnya, tim dari Puskesmas Lubukbaja bertugas pada sif pagi, sementara tim dari Puskesmas Bulang menggantikannya pada sif siang. ”Dengan formasi ini, kami memastikan kesiapan 24 jam di puskesmas tetap berjalan seperti biasa,” jelas Didi.
Langkah preventif ini juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan laut di pelabuhan-pelabuhan utama Batam, mengingat kota ini adalah pintu gerbang internasional yang sibuk.
Selain kesiagaan di pelabuhan, Dinkes Kota Batam turut berkoordinasi dengan instansi lain untuk mendukung kelancaran Operasi Lilin Seligi. Dengan layanan kesehatan yang siaga, pemerintah berharap perayaan Nataru tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pihak.
Tak hanya di pelabuhan, Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat lonjakan signifikan dalam pergerakan penumpang dan pesawat. Sejak posko terpadu angkutan Nataru hingga Senin (23/12) tercatat jumlah penumpang mencapai 84.651 orang.
Dari total tersebut, 44.760 merupakan penumpang berangkat, sementara 39.891 adalah penumpang yang tiba. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 14,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Peningkatan ini juga terlihat pada pergerakan pesawat yang mencapai 571 penerbangan, naik 16,5 persen dari tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, Rabu (25/12).
Pikri menjelaskan bahwa lonjakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya harga tiket yang kompetitif, meningkatnya aktivitas mudik Natal, liburan akhir tahun, serta pemulihan ekonomi yang mendorong mobilitas masya-rakat.
”Puncak pergerakan penumpang pada periode arus mudik Nataru tercatat pada 19 Desember 2024, dengan jumlah penumpang mencapai 15.203 orang, meningkat 39,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari angka tersebut, 8.265 adalah penumpang berangkat, sementara 6.938 adalah penumpang yang tiba,” terang Pikri.
Menghadapi lonjakan ini, manajemen Bandara Internasional Batam telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang. ”Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, kami telah melayani ekstra penerbangan, memperkuat operasional, dan mengoptimalkan beautifikasi terminal,” tambah Pikri.
Selain itu, Bandara Hang Nadim Batam juga menghadirkan sejumlah fasilitas baru untuk mendukung kenyamanan para penumpang. Fasilitas tersebut meliputi dekorasi bertema Natal, ruang istirahat transit, mesin self check-in, musala, toilet modern, area bermain anak, layanan customer service terpadu, transportasi online dan taksi bandara, serta area komersial yang menyediakan berbagai oleh-oleh khas Nusantara dan foodcourt dengan cita rasa lokal.
Manajemen BIB juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran proses check-in. ”Kami inginnya penumpang memanfaatkan fasilitas yang telah kami sediakan demi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan,” kata Pikri.
Sementara itu, Kapolda Kep-ri, Irjen Yan Fitri, bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan keamanan dan kenyamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah Kepri. Hal ini disampaikan Ansar usai menggelar beberapa rapat koordinasi pengamanan bersama Forkopimda.
“Kami telah mengadakan beberapa kali rapat bersama Forkopimda untuk memastikan pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar. Malam ini, kami hadir di Gereja Immanuel Batam sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin ketenangan dan keamanan umat kristiani yang melaksanakan misa dan perayaan Natal,” ujar Ansar, Selasa (24/12).
Gubernur Ansar juga menjelaskan bahwa Batam menjadi fokus perhatian karena merupakan pusat konsentrasi penduduk di Kepulauan Riau. Untuk itu, dirinya bersama jajaran Forkopimda mengunjungi sejumlah gereja di Batam guna memastikan situasi kondusif.
“Semua berjalan dengan baik dan lancar. Kami doakan seluruh rangkaian kegiatan hingga perayaan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tenteram, dan membawa kegembiraan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan gubernur, Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah, menyampaikan bahwa pengamanan di tujuh kabupaten/kota di Kepri berjalan sesuai harapan.
“Dari tujuh kabupaten/kota, seluruh kegiatan ibadah dan misa di gereja-gereja berlangsung lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran kami bersama Forkopimda yang dipimpin gubernur adalah bentuk perhatian kepada masyarakat,” kata Kapolda.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap melaksanakan ibadah dengan penuh semangat. “Kami melihat antusiasme masyarakat luar biasa malam ini. Aktivitas berjalan normal, dan secara keseluruhan situasi di tujuh kabupaten/kota tetap kondusif,” jelasnya.
Forkopimda dan Pemprov Kepri berharap suasana aman dan damai ini terus terjaga hingga pergantian tahun. “Semoga Kepri tetap kondusif, dan masyarakat yang mudik dapat kembali dengan selamat dan sehat,” kata Kapolda. (*)
Air berwarna hijau/ (foto kiriman warga kepada Batam Pos)
batampos – Pengusaha binatu (laundry)di kawasan KDA, Syafliana, mengeluhkan kualitas layanan air Batam Selama lebih dari sebulan, air yang mengalir ke tempat usahanya berwarna hijau. Kondisi ini memaksa dirinya menggunakan penyaring untuk memastikan air dapat digunakan.
“Jika tidak pakai penyaring, airnya hijau. Awalnya bersih, tapi lama-kelamaan berubah warna. Saya tidak tahu apa penyebabnya,” kata Syafliana, Senin (25/12).
Syafliana mengaku kondisi ini sangat mengganggu kelangsungan usahanya. Ia harus menyaring air setiap hari bahkan membeli filter tambahan untuk mengatasinya.
Keluhan serupa disampaikan Ketua RT Taman Raya Tahap III, Rahman. Ia mengungkapkan sudah memasang filter air di rumahnya, tetapi tetap harus membersihkannya setiap hari.
“Kalau tidak pakai filter, airnya sangat keruh dan tidak layak digunakan. Parah sekali,” ujar Rahman.
Menurut Rahman, keluhan soal layanan air bersih sudah sering disampaikan warga Taman Raya melalui grup WhatsApp. Namun hingga kini belum ada solusi konkret.
“Di grup warga, hampir setiap hari ada yang mengeluh soal air,” tambahnya.
Warga berharap ada langkah cepat dari ABH, sebagai pengelola air bersih di Batam, untuk memperbaiki kualitas air yang mereka terima, demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)
Sekda Bintan, Ronny Kartika meninjau layanan kesehatan di RSUD Bintan, Selasa (24/12/2024). F.Fandi untuk Batam Pos.
batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memastikan layanan kesehatan tetap buka selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
“Layanan kesehatan di puskesmas dan RSUD tetap buka seperti biasa selama libur Nataru,” kata Sekda Bintan, Ronny Kartika setelah meninjau layanan kesehatan di RSUD Bintan, Selasa (24/12/2024).
Mantan kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Bintan itu mengharapkan layanan medis darurat atau IGD 24 jam, layanan rawat inap, dan layanan kesehatan masyarakat di RSUD Bintan dan puskesmas tetap berjalan optimal selama libur Nataru.
batampos – Gelombang penolakan terhadap keputusan pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) terus bermunculan. Kali ini disuarakan para ulama yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI). Mereka menilai, masyarakat kecil bakal terpukul dengan adanya kenaikan PPN tersebut.
Ketua Umum LPOI Said Aqil Siroj mengatakan, para ulama adalah penyambung komunikasi antara petinggi negara dan masyarakat di bawah. ”Semua warga prihatin. Semua masyarakat menjerit. Pasti dampaknya dirasakan orang kecil,” katanya dalam pembacaan refleksi akhir tahun di Jakarta, Rabu (25/12).
Dia menuturkan, bagi kelas ekonomi menengah ke atas, tentu kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen tidak terasa. Tetapi, bagi kelas ekonomi menengah ke bawah, kenaikan PPN itu cukup besar dampaknya.
Kenaikan PPN akan diikuti efek domino. Misalnya, kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari. Padahal, kenaikan pendapatan masyarakat tidak signifikan. Said khawatir, kenaikan PPN tersebut bakal diiringi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya. Perusahaan atau industri menjadi punya alasan tambahan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja.
Menurut Said, pemerintah bisa menambah pemasukan tanpa mengambil solusi singkat dengan menaikkan pajak. Misalnya, mencegah korupsi atau kebocoran anggaran. ”Jadi sikap kita, cobalah untuk ditinjau ulang,” tuturnya.
Implementasi penyesuaian tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen berdampak signifikan terhadap industri jasa layanan tran-saksi uang elektronik dan digital. Kenaikan tarif tersebut menggerus pendapatan perusahaan jasa sistem pembayaran pada tahun depan.
Direktur Bisnis PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) Heru Perwito menjelaskan, prinsip dasar dari layanan yang disediakan dalam sistem pembayaran, pendapatan didapat melalui mekanisme merchant discount rate (MDR). Angkanya telah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI). Nah, besaran MDR sudah termasuk PPN untuk setiap transaksi yang dilakukan melalui sistem pembayaran berbasis quick response code Indonesian standard (QRIS).
“Kami menyadari ada pendapatan yang berkurang dari kenaikan PPN tersebut,” kata Heru kepada, Selasa (24/12).
Meskipun demikian, potensi besar perkembangan transaksi QRIS memberikan keyakinan perseroan mempertahankan momentum pertumbuhan positif. “Dengan tren transaksi yang terus meningkat secara signifikan, kami optimistis tetap mencapai target pertumbuhan yang diharapkan,” tegasnya.
Terpisah, Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios) Media Wahyudi Askar menilai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) gagal mempertimbangkan multiplier effect dan reaksi dari pelaku pasar. Padahal, ketika PPN dinaikkan, gejolak harga barang bisa lebih besar dibandingkan persentase kenai-kan pajak itu sendiri.
“Ini pasti terjadi karena adanya gejolak pada permintaan dimana masyarakat cenderung mengurangi belanja. Apalagi, momen penyesuaian PPN 12 persen juga bersamaan dengan Natal dan tahun baru (nataru) dimana kenaikan harga secara musiman terjadi,” ujarnya.
Media juga menyoroti pernyataan DJP bahwa kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen tidak berdampak signifikan terhadap harga barang dan jasa. Ditambah, estimasi hanya menyebabkan kenaikan harga sebesar 0,9 persen bagi konsumen sangat menyesatkan dan keliru secara statistik dan substansi ekonomi.
“Perhitungan itu sangat sesat. Karena, estimasi tersebut tidak mempertimbangkan efek kumulatif. Ketika PPN naik, maka pembentuk harga barang jasa juga mengalami perubahan. Sehingga, setiap perubahan harga komponen yang ada dalam rantai pasok dan proses produksi harus diestimasi satu per satu. Jadi, harga akhirnya pasti tidak akan sama dengan sebelum PPN,” terang alumnus doktoral University of Manchester itu.
Menurut dia, meski dibebankan pada penyedia layanan, kenaikan tarif PPN akan masuk dalam hitungan komponen harga. “Yang akhirnya juga harus dibayar konsumen,” tuturnya. (*)
batampos – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional melonjak tajam menjelang perayaan Natal 2024. Kenaikan harga ini membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, resah karena kebutuhan dapur semakin mahal.
Pantauan di beberapa pasar, harga cabai rawit kini mencapai Rp80-90 ribu per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp70 ribu per kg, dan cabai rawit merah (cabai lombok) mencapai Rp80 ribu per kg. Kenaikan ini cukup signifikan dibandingkan dengan harga dua hari sebelumnya, yang masing-masing tercatat Rp50-60 ribu untuk cabai rawit hijau, Rp45 ribu untuk cabai merah keriting, dan Rp45 ribu untuk cabai lombok.
Adi, seorang pedagang di Pasar Botania, Batam Center, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai sudah biasa terjadi setiap menjelang Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, pasokan cabai dari luar daerah berkurang karena banyak jalur distribusi terhambat oleh libur Natal.
“Setiap tahun menjelang Natal, harga cabai pasti naik. Pasokan dari luar, seperti Jawa dan Sumatra, terhambat sementara karena banyak pengirim yang libur. Jadi stok yang ada terbatas, sementara permintaan tetap tinggi,” ungkap Adi, Rabu (25/12).
Menurutnya, banyak pelanggan yang terkejut dengan lonjakan harga yang terjadi dalam waktu singkat. “Ada yang belanja kemarin, lalu kaget dengan harga cabai yang naik,” tambahnya.
Hal serupa juga terjadi di Pasar Toss 3000, Lubukbaja, salah satu pasar tradisional terbesar di Batam. Harga cabai rawit hijau naik dari Rp50 ribu per kg menjadi Rp80 ribu per kg. Para pedagang mengaku kesulitan untuk menurunkan harga karena mereka membeli cabai dari distributor dengan harga lebih tinggi.
“Harga dari agen sudah mahal, jadi kami terpaksa menaikkan harga jual di sini. Kalau tidak begitu, kami bisa rugi,” kata seorang pedagang di Pasar Jodoh.
Pedagang memprediksi lonjakan harga cabai ini masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, mengingat permintaan cabai meningkat di musim liburan sementara stok yang ada belum mencukupi kebutuhan pasar.
Tampak warga Batam belanja sayur di Pasar Mega Legenda, Batam Kota, Rabu (4/12). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos
“Biasanya harga akan turun setelah Natal, saat pengiriman cabai kembali lancar. Sekarang ini memang puncaknya,” ujar pedagang tersebut.
Kenaikan harga ini tentu berdampak langsung pada masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang bergantung pada cabai sebagai bahan utama masakan. Siti, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di Pasar Botania, mengaku terkejut dengan lonjakan harga ini.
“Baru dua hari lalu saya beli cabai rawit Rp60.000 per kilogram, sekarang sudah Rp80.000. Ini benar-benar bikin pusing, karena naiknya mendadak,” keluh Siti.
Harga Kebutuhan Pokok di Batam Masih Tinggi
Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Batam masih mengalami lonjakan saat momen Natal dan Jelang Tahun Baru. Salah satunya adalah cabai, yang terus mencatatkan harga tinggi. Di Pasar Victoria, Sekupang, cabai merah dijual seharga Rp58.000 hingga Rp60.000 per kg, sedangkan cabai hijau panjang mencapai Rp50.000 per kg.
“Harga cabai merah per seperempat kilogram dihargai Rp16.000, dan cabai hijau dijual seharga Rp13.000 ribu,” ujar Yudi, pedagang cabai di Pasar Victoria, Rabu (25/12).
Tak hanya cabai, harga bawang merah juga meroket. Bawang merah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp24.000 per kg kini melonjak hingga Rp49.000 per kg.
“Stok bawang merah yang masuk banyak yang rusak. Padahal, harganya sudah mahal sekali. Kami juga sulit menjualnya,” tambah Yudi.
Kenaikan harga juga terjadi pada tomat, yang saat ini dibanderol dengan harga Rp26.000 per kg, lebih tinggi dari harga normal Rp20.000. ”Tomat merah dan hijau juga naik sejak beberapa pekan terakhir,” kata Arif, pedagang lainnya.
Harga telur juga mengalami kenaikan, dengan harga rata-rata per butir mencapai Rp2.300 hingga Rp2.500.
Namun, harga ikan segar di pasar tradisional Batam relatif stabil. Ikan selar tetap dijual dengan harga Rp40.000 per kg, sementara ikan tongkol berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kg.
”Untuk ikan segar, sejauh ini tidak ada kenaikan. Stok masih lancar, dan permintaan juga tidak banyak berubah,” kata Siti, pedagang ikan di Pasar Sungai Harapan, Sekupang.
Kondisi ini menjadi perhatian banyak warga, terutama mereka yang berpendapatan harian terbatas. Lina, seorang ibu rumah tangga, berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga. ”Kalau harga terus naik begini, kami yang penghasilannya pas-pasan makin sulit,” katanya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Batam bersama instansi terkait dapat mencari solusi untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, seperti memastikan pasokan yang berkualitas serta melakukan operasi pasar guna menjaga kestabilan harga di pasar-pasar tradisional. (*)
batampos – Swiss-Belhotel International, salah satu jaringan manajemen hotel terkemuka di Indonesia bersama dengan enam hotel di bawah manajemennya, telah dianugerahi tujuh penghargaan bergengsi di ajang Indonesia Travel Tourism Awards ke-15 2024/2025 yang diadakan di Jakarta pada hari Selasa, 17 Desember 2024 lalu, dimana Swiss-Belhotel International dinobatkan sebagai Indonesia’s Leading Global Hotel Chain 2024/2025.
Kemenangan di ajang Indonesia Travel Tourism Awards ini merupakan yang ke-10 bagi Swiss-Belhotel International. Dengan pencapaian yang konsisten ini, merupakan bukti komitmen nyata dari Swiss-Belhotel International dalam memberikan pengalaman menginap luar biasa kepada tamu selama lebih dari tiga dekade.
Selain Swiss-Belhotel International, bersama dengan enam hotel lain di bawah manajemennya juga meraih penghargaan. MĀUA Nusa Penida dinobatkan sebagai Indonesia’s Leading Island Resort, menawarkan pengalaman menginap tak terlupakan di pulau yang eksotis. Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya, diakui sebagai Indonesia’s Leading Business Hotel Surabaya, menyediakan fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Hotel Ciputra Semarang dan Ciputra World Surabaya keduanya memenangkan penghargaan Indonesia’s Leading 5-star hotel di Semarang dan Surabaya.
Swiss-Belresort Dago Heritage dinobatkan sebagai Indonesia’s Leading Resort Bandung, memadukan pesona alam dengan sejarah. Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin menerima penghargaan Indonesia’s Leading 4-star hotel, menjadikannya pilihan ideal untuk pelancong bisnis dan wisata.
“Swiss-Belhotel International sangat bangga menerima penghargaan bergengsi ini di ajang Indonesia Travel Tourism Awards ke-15 2024/2025. Pengakuan sebagai Indonesia’s Leading Global Hotel Chain ini mencerminkan komitmen kami yang nyata terhadap keunggulan, inovasi, dan menghadirkan pengalaman luar biasa bagi tamu di seluruh portofolio kami yang beragam. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim kami atas dedikasinya yang tinggi, mitra kami untuk dukungan tak terhingga, dan tamu setia yang terus menginspirasi perjalanan pertumbuhan dan kesuksesan kami. Pencapaian luar biasa ini menyoroti dedikasi kuat Swiss-Belhotel International dalam memberikan pengalaman tamu yang luar biasa di seluruh portofolio hotelnya yang beragam di seluruh Indonesia. ” ujar Emmanuel Guillard, Senior Vice President of Operations and Development, Swiss-Belhotel International untuk Indonesia.
Indonesia Travel Tourism Awards memberikan penghargaan kepada hotel, resor, vila, serviced apartment, agen travel, operator tur, taman hiburan, maskapai penerbangan, bandara, dan destinasi terkemuka di Indonesia yang memenuhi standar tinggi untuk memenuhi kualitas dan kepuasan tamu. Penghargaan ini berfungsi sebagai tolok ukur untuk industri pariwisata yang sedang berkembang dan juga menyoroti keragaman dan keunggulan industri pariwisata Indonesia. (*)
batampos – Kapal Roll On Roll Off (RoRo) Mulia Nusantara yang melayani rute Tanjunguban, Bintan menuju Telaga Punggur, Batam dan sebaliknya, terbakar saat hendak bersandar di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Nongsa, Rabu (25/12) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden ini terjadi saat kapal sedang dalam perjalanan melayani penumpang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025. Kebakaran ini mengejutkan banyak calon penumpang yang berada di sekitar pelabuhan.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri, Dini Kusumahati, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa api berasal dari ruang kru di bagian bawah kapal.
”Kapal tiba dari Tanjunguban sekitar pukul 10.30 WIB dan seharusnya bersandar pada pukul 12.00 WIB. Kebakaran terjadi di ruang kru yang terletak di bagian bawah kapal,” jelasnya.
Meski insiden ini cukup mengkhawatirkan, Dini memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan cepat, dengan 122 penumpang dan 47 unit kendaraan berhasil dievakuasi dengan aman.
“Tim pemadam kebakaran mengerahkan lima unit mobil pemadam, ditambah bantuan dari kepolisian untuk memadamkan api,” tambahnya.
Saat ini, kondisi ruang mesin kapal masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
”Kami sudah memastikan bahwa pengecekan rutin terhadap kapal di pelabuhan ini dilakukan 100 persen. Namun, penyebab kebakaran masih perlu diselidiki lebih lanjut,” ujar Dini.
Setelah lebih dari satu jam proses pemadaman, pelayanan di Pelabuhan Telaga Punggur kembali normal.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan ekstra selama musim liburan, terutama untuk memastikan keselamatan transportasi publik.
Sementara itu, Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan api berasal dari ruang mesin kapal. ”Kejadian ini terjadi saat kapal hendak bersandar di Dermaga Telaga Punggur,” ujarnya.
Penumpang dan kendaraan yang berada di kapal berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal sandar di dermaga pelabuhan. ”Tidak ada korban jiwa,” katanya.
Pihak berwenang mengerah-kan KN Rantos P 210 untuk membantu memadamkan api, sementara di pelabuhan Tela-ga Punggur juga dikerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dari BP Batam dan satu kapal KM Horison IU.
KMP Mulia Nusantara Dialihkan ke Kapal Roro Lain
PT ASDP mengalihkan seluruh penumpang KMP Mulia Nusantara yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, sekitar pukul 15.00 WIB, ke kapal RoRo lainnya setelah terbakarnya KMP Mulia Nusantara di perairan Telaga Punggur, Batam, Rabu (25/12) siang.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, menyampaikan bahwa dua dari 11 jadwal keberangkatan penumpang dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban dilayani oleh KMP Mulia Nusantara, yaitu sekitar pukul 10.30 WIB dan sekitar pukul 15.00 WIB.
Akibat kebakaran ini, Sukma mengungkapkan kemungkinan akan terjadi penumpukan penumpang karena keberangkatan kapal pada pukul 15.00 WIB tidak dapat dilaksanakan.
”Penumpang yang sudah memesan tiket untuk keberangkatan pukul 15.00 WIB akan dialihkan ke kapal roro lain,” kata Sukma.
Meskipun demikian, Sukma menyatakan bahwa hingga saat ini penumpang yang hendak berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban masih terbilang sepi. Namun, pihaknya siap menambah kapal atau menambah trip ekstra jika terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan. (*)
Berangkat dari inisiatif yang peduli terhadap kehidupan sosial, anak yatim, dan juga masyarakat duafa di lingkungan sekitar, BIP hadir memberikan manfaat dan berkontribusi menyejahterakan.
Senin (23/12), Batam Pos mengunjungi kediaman Dedi Fitra, yang berlokasi di Tiban BTN Blok Q 29, Sekupang, Batam. Rumah berlantai tiga itu, dijadikan sebagai markas atau sekretariat dari Yayasan Barisan Indonesia Peduli (BIP).
”Tia ya? Ayo masuk,” ucap pria paruh baya yang rambutnya mulai memutih.
Dalam ruangan yang berukuran 2×3 meter itu, terdapat tiga orang pria paruh baya. Dedi Fitra sebagai tuan rumah sekaligus pembina BIP, lalu Adrizal sebagai ketua BIP, dan Afdhol sebagai bendahara BIP.
Yayasan Barisan Indonesia Peduli (BIP) lahir dari kegelisahan beberapa aktivis sosial di Kota Batam. Berawal dari kepedulian aktivis melihat kondisi rakyat Palestina yang terus membutuhkan perhatian dunia, serta kondisi masyarakat di Batam sendiri, khususnya di pulau-pulau sekitar Batam yang juga membutuhkan perhatian.
Seiring waktu, para aktivis kembali memikirkan agar bisa lebih maksimal dalam upaya memberikan bantuan secara terprogram dan berkelanjutan. Maka untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, pada tanggal 25 Oktober 2021 didirikanlah lembaga resmi yakni BIP yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
”Jadi di dalam BIP ini tergabung beberapa komunitas di Kota Batam, yang sama-sama konsen terhadap kegiatan sosial,” terang Dedi. ”Kalau untuk jumlah pengurus BIP ada sekitar 10 orang,” tambah Adrizal.
Dedi, Adrizal, Afdhol, dan pengurus BIP lainnya, di Sekretariat BIP, Tiban BTN Blok Q 29, Sekupang, Batam. F. Tia Cahya Nurani untuk Batam Pos
Program kerja yang telah dilakukan BIP juga beragam, di antaranya Jum’at Berkah, Kenduri Idul Qurban, yaitu kegiatan pemotongan hewan kurban di Hari Raya Iduladha, yang dilaksanakan di hinterland, sehingga dapat menjangkau daerah pesisir, dimana mereka sangat jarang mendapatkan daging kurban sebagaimana mestinya.
Selanjutnya ada Yatim Dhuafa Family Gathering, yaitu kegiatan membawa dan membiayai anak yatim dan duafa untuk menikmati liburan di tempat hiburan. Dalam kegiatan ini BIP melakukan pendampingan penuh, sehingga anak yatim bisa merasakan memiliki orangtua.
Lalu bakti sosial pembagian sembako atau biasa disebut Baksoma, yang mana sembako tersebut akan diantar langsung ke rumah-rumah masyarakat yang kekurangan. Baik yang ada di Kota Batam maupun di daerah pesisir pulau atau daerah terpencil.
Kemudian Kenduri Sunatan Massal. Kegiatan yang diperuntukkan untuk anak dari keluarga kurang mampu untuk melakukan sunat. Selain gratis, juga disediakan kegiatan kenduri yang berbentuk acara syukuran dengan pelaminan.
Lalu ada sedekah Al-Qur’an. Program penyaluran Al-Qur’an dari para donatur, maupun dari yayasan kepada umat Islam yang membutuhkan. Dan Grebek Panti Asuhan, yaitu program penyaluran sembako kepada Panti Asuhan yang membutuhkan.
”Sedangkan aksi penggalangan dana, biasanya dilakukan saat ada bencana ataupun tragedi,” ujar Dedi.
Dedi menyampaikan bahwa pengurus BIP, bukanlah orang-orang yang berada. Kebanyakan wiraswasta dan ibu rumah tangga, semuanya murni tergerak atas dasar kemanusiaan.
”Contohnya saya, saya ini berprofesi sebagai tukang ojek,” beber Dedi.
BIP akan berkhidmat untuk mengangkat harkat sosial kemanusiaan, membangun kepedulian dengan lingkungan dan pendidikan anak yatim, duafa dengan dana SIWAK (Sadakah, Infak, Wakaf, dan Zakat), serta dana lainnya yang halal dan legal. Baik itu dari perorangan, kelompok, perusahaan atau lembaga yang tidak terikat.
Target dalam waktu dekat, Dedi dan Adrizal menyampaikan bahwa BIP berencana akan membuat panti asuhan dan rumah tahfiz, serta membeli mobil pikap untuk memudahkan dalam penyaluran sembako.
Mereka menyampaikan bahwa akan sangat menyambut jika ada donatur yang ingin turut andil dalam ladang amal jariyah ini.
”Setiap perbuatan baik dan buruk kita di dunia ini tentu ada nilai di hadapan sang Khalik, semoga segala usaha kita untuk mencapai ridho Illahi dimudahkan oleh Allah,” ucap Adrizal menutup perbincangan. (*)