Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2224

Bripka Zulhamsyah Gelar Razia Perut Lapar di Batam, Bagikan Makanan dan Sembako untuk Warga TPA Punggur

0
Bripka Zulhamsyah Putra, personel Polresta Tanjungpinang berkolaborasi dengan Tim Subbid Multimedia Bidhumas Polda Kepri saat membagikan makanan bergizi dan sembako untuk warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Nongsa. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Bripka Zulhamsyah Putra, personel Polresta Tanjungpinang Polda Kepri kembali turun ke lapangan. Kali ini, ia tidak membawa surat tilang atau senjata api, melainkan makanan bergizi dan sembako untuk warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Nongsa.

Aksi sosial yang ia namai Razia Perut Lapar (RPL) ini sudah berlangsung selama empat tahun, menjangkau pelosok-pelosok Kota Tanjungpinang.

Bripka Zulhamsyah Putra membawa RPL ke Batam, kota dengan jumlah penduduk terbesar di Kepulauan Riau. Ia tidak sendiri. Kali ini, ia berkolaborasi dengan Tim Subbid Multimedia Bidhumas Polda Kepri.

Mereka membagikan ratusan paket makanan bergizi, buku pelajaran, mainan, dan sembako kepada warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, ini pertama kali Kota Batam kita ‘razia’. Razia yang menyenangkan, tentu saja. Saya melakukannya di sela-sela istirahat setelah ujian seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP),” ujar Bripka Zulhamsyah Putra, Jumat (14/2).

Sejak pagi, puluhan warga di TPA Punggur bergegas mendekati Zulhamsyah. Tangannya lincah membagikan nasi kotak berisi ayam, ikan, buah, dan minuman. “Ayo makan, bapak, ibu. Ini rezeki dari orang-orang baik,” katanya.

Salah satu penerima bantuan, seorang ibu yang enggan menyebutkan namanya, mengaku terharu.

“Kami senang kalau ada razia seperti ini. Polisi datang ke tempat seperti ini, berbagi makanan bergizi untuk kami yang mencari nafkah di sini. Semoga ada lebih banyak polisi seperti bapak ini,” ujarnya.

Zulhamsyah bukan polisi biasa. Ia dibesarkan oleh seorang ibu tunanetra yang mengajarkannya untuk peka terhadap penderitaan orang lain. Ibunya wafat pada September 2024, tetapi pesan terakhirnya terus ia ingat.

“Tetaplah berbuat baik, Nak. Jika ibu sudah tiada, tetaplah membantu mereka yang kelaparan. Kebaikanmu akan menolongmu di dunia dan akhirat,” pesan almarhum ibunya ke Zulhamsyah.

Kegiatan RPL mendapat apresiasi luas. Gubernur Kepulauan Riau, Kapolda Kepri, Anggota DPR RI, Lembaga Adat Melayu Kepri, Baznas, hingga tokoh lintas agama mengakui dampak positifnya. Bagi Zulhamsyah, penghargaan itu bukan tujuan utama.

“Alhamdulillah, RPL dicintai semua lapisan masyarakat. Ini juga bagian dari arahan bapak Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, dan Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi,” ungkapnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Bripka Zulhamsyah Gelar Razia Perut Lapar di Batam, Bagikan Makanan dan Sembako untuk Warga TPA Punggur pertama kali tampil pada Metropolis.

Jumlah Pengunjung Wisata Pemandian Batu Ampar Diawal Tahun 2025 Mengalami Penurunan

0
Tempat wisata pemandian Batu Ampar, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga pada Jumat (14/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Pemandian Batu Ampar merupakan Salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar daerah. Namun, mulai dari awal tahun 2025 jumlah Wisatawan yang berkunjung menurun dibandingkan pada tahun 2024 lalu.

Pantauan Batampos, suasana di tempat wisata pemandian Batu Ampar sangat sepi. Banyak bangunan tempat jualan makanan dan minuman yang tutup.

Imay (44) salah seorang penjual makanan dan minuman yang ada di tempat wisata pemandian Batu Ampar mengatakan saat ini jumlah pengunjung di pemandian Batu Ampar menurun dibandingkan tahun 2024.

BACA JUGA: Wisatawan Bisa Interaksi dengan Satwa Langka di Taman Safari Lagoi, Bintan

“Kalau untuk jumlah pengunjung yang datang di pemandian Batu Ampar ditahun 2025 menurun dibandingkan tahun 2024 lalu,” ujar Imai (44) saat diwawancarai pada Jumat (14/2).

Imay (44) menjelaskan, berkurangnya jumlah pengunjung yang datang ke pemandian Batu Ampar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap omset penjualan mereka.

“Dengan berkurangnya jumlah pengunjung yang datang ke pemandian Batu Ampar, keuntungan dari penjualan kami juga ikut menurun. Banyak kawan-kawan yang menutup sementara tempat jualannya,” jelas Imay (44).

Imay menambahkan, ditahun 2024 kemarin biasanya keuntungan dari jualan merekansetiap minggunya mencapai Rp 2 juta. Namun diawal tahun 2025 ini jumlah keuntungan jadi menurun.

“Pada tahun 2024 laku, keuntungan dari penjualan kami kisaran Rp 2 juta setiap minggunya. Namun, pada awal tahun 2025 hingga sekarang keutungan dari penjualan kami hanya tinggal Rp 1 juta saja,” tambahnya.

Menurunnya keuntungan dari penjualan pedagang ini merupakan dampak dari menurunnya jumlah wisatawan yang datang berkunjung ke tempat wisata pemandian Batu Ampar. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Jumlah Pengunjung Wisata Pemandian Batu Ampar Diawal Tahun 2025 Mengalami Penurunan pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Tegur Sopir Truk ODOL yang Melintas Perumahan Alamanda, Bintan

0
Polisi menegur sopir truk yang membawa muatan berlebihan yang melintas jalan Karya Praja, Perumahan Alamanda, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (13/2/2025) malam. F.Kiriman Nugroho Catur untuk Batam Pos.

batampos– Polisi menindak truk yang membawa muatan berlebihan atau over dimension over load (ODOL) yang melintas di jalan Karya Praja, Perumahan Alamanda, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (13/2/2025) malam.

Sopir truk yang melanggar aturan, langsung ditegur oleh polisi dan diberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan di jalan.

Menurut Panit II Unit Lantas Polsek Bintan Utara Iptu Nugroho Catur, pemeriksaan dilakukan terhadap truk-truk yang membawa muatan berlebihan karena kondisi jalan Karya Praja di Perumahan Alamanda, Tanjunguban, yang rusak dan berlubang.

BACA JUGA: Operasi Keselamatan Seligi 2024 Digelar 14 Hari, Polisi Incar Truk Odol

Hal ini dapat menimbulkan kecelakaan dan menganggu kenyamanan masyarakat akibat lalu lalang truk.

“Tadi malam perintah Kapolres. Kita langsung melakukan peneguran truk ODOL. Ada 7 sopir truk yang ditegur,” ujar Nugroho Catur saat dihubungi, Jumat (14/2/2025).

Menurutnya, jalan di sana tidak diperuntukkan untuk truk yang membawa muatan berlebihan.

“Tidak sesuai spesifikasinya, mereka harusnya lewat jalan di depan LPG,” ujarnya.

Menurutnya, jalan yang dibangun di pemukiman warga tidak dirancang untuk dilintasi kendaraan bermuatan berat.

“Intinya tidak diperkenakan dilintasi kendaraan bermuatan berat, itu (jalannya) memang untuk warga sekitar saja,” katanya.

Jika pelanggaran masih berlanjut, dia mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa penilangan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Polisi Tegur Sopir Truk ODOL yang Melintas Perumahan Alamanda, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Satres Narkoba Polres Lingga Hentikan Penyidikan Terhadap Yanuar Hadinata Tersangka Kasus Narkoba

0
Suasana RSUD Dabo Singkep saat tersangka Kasus Narkoba Polres Lingga mendapatkan Perawatan oleh pihak rumah sakit, pada Senin (10/2). F. Vatawari/BATAM POS.

batampos– Satuan Narkoba Polres Lingga menghentikan penyidikan terhadap tahanan Yanuar Hadinata (41) tersangka yang ditangkp karena kasus narkoba. Penangkapan Yanuar Hadinata (41) dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Lingga pada 12 Desember 2024 di Hotel Hans Dabo Singkep, Kabupaten Lingga dengan barang bukti berupa 0,15 gram Narkoba jenis Sabu.

Langkah pengambilan Surat Perintah Penyidikan (SP3) ini dilakukan karena Yanuar Hadinata (41) tersangka kasus narkoba dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam (12/2) setelah mendapatkan perawatan di RSUD Dabo.

“Proses SP3 ini dilakukan karena saksi awal yang juga menjadi tersangka kasus narkoba atas nama Yanuar Hadinata (41) telah meninggal dunia. Dengan tidak adanya lagi tersangka ini, maka proses penyidikan akan dihentikan,” ujar IPTU Romi Charles, Kasat Narkoba Polres Lingga saat dikonfirmasi pada Kamis (13/2).

BACA JUGA: Narapidana Narkoba Tahanan Polres Lingga Meninggal Dunia di RSUD

Romi Charles juga menyampaikan, berdasarkan hasil visum yang dilakukan oleh pihak RSUD Dabo Singkep, penyebab kematian tersangka murni karena serangan jantung dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Dari hasil visum yang dilakukan oleh pihak RSUD Dabo, tersangka meninggal dunia murni karena serangan jantung, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan seperti pukulan, benjolan dan memar di tubuh almarhum,” ucapnya.

Diketahui juga bahwa sebelumnya, Yanuar Hadinata (42) telah memiliki riwayat penyakit. Pihak Dokkes Polres Lingga telah memberikan perawatan terhadapnya, sebelum Yanuar dibawa ke rumah sakit.

“Almarhum pada Senin 10 Februari 2025 sempat demam dan diperiksa serta dikasi obat oleh Dokkes Polres Lingga,” tambah Romi. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Satres Narkoba Polres Lingga Hentikan Penyidikan Terhadap Yanuar Hadinata Tersangka Kasus Narkoba pertama kali tampil pada Kepri.

Anak Dipecat Sepihak, Orang Tua Datangi Kantor PLN Tanjungpinang

0
Nurhayati mendatangi PLN Tanjungpinang untuk mempertanyakan nasib anaknya yang diduga dipecat sepihak, Jumat (14/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Nurhayati, seorang ibu di Kota Tanjungpinang, Kepri ini mendatangi Kantor PLN untuk mempertanyakan nasib anaknya, yang diduga dipecat dari pekerjaannya secara sepihak.

Kedatangan Nurhayati, bersama Wakil Ketua II DPRD setempat, Syarifah pada Jumat (14/2) pun tidak membuahkan hasil. Sehingga, pihak PLN Tanjungpinang pun akan dipanggil, untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Nurhayati mengatakan, anaknya bernama Diyantri merupakan korban kecelakaan lalulintas, yang diduga disebabkan kabel PLN di Jalan Sungai Carang beberapa tahun lalu. Kabel yang terjuntai itu menjerat kepala anaknya, sehingga korban terjatuh dan mengalami luka parah.

BACA JUGA: 151 Honorer Pemkab Anambas Dipecat, Tak Penuhi Persyataran Untuk Diangkat PPPK

“(Luka) sangat parah. Kaki dan tangan sebelah kanan patah, sampai diobati ke laur daerah. Biaya pengobatan juga pakai uang sendiri,” kata Nurhayati di Kantor PLN Jalan Bakar Batu Tanjungpinang.

Nurhayati mengakui, bahwa ia memang tidak menuntut PLN untuk membayar ganti rugi dengan uang kompensasi. Hanya saja, ia menginginkan anaknya mendapatkan pekerjaan di PLN Tanjungpinang, sebagai ganti rugi kecelakaan tersebut.

Seiring waktu, anaknya pun diberikan pekerjaan oleh PLN Tanjungpinang, dengan dititipkan ke pihak ketiga. Bekerja selama lima bulan, anak Nurhayati langsung dipecat.

“Memang dijanjikan pekerjaan (oleh PLN) tapi dititipkan ke PT pihak ketiga. Lalu malah diberhentikan sebelah pihak, bahkan satu bulan sempat tidak digaji,” sebutnya.

Sehingga ia pun datang ke Kantor PLN Tanjungpinang untuk mempertanyakan hal tersebut. Padahal, sebelumnya PLN telah berjanji memberikan pekerjaan kepada anaknya, sebagai ganti rugi kecelakaan akibat kabel PLN.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Syarifah menyampaikan bahwa kehadiran dia dan orang tua korban ke PLN tidak membuahkan hasil. Sebab, Manager di PLN itu dilaporkan tidak berada di lokasi

“Namun tidak ada tanggapan dari Managernya. Nanti akan segera kita lakukan RDP dan akan dipanggil, karena saya kesini pun tidak dilayan (PLN),” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Anak Dipecat Sepihak, Orang Tua Datangi Kantor PLN Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Tertib Berlalu Lintas, Polisi Berikan Minyak Goreng dan Cokelat Kepada Pengendara Bermotor

0
Seorang pengendara sepeda motor mendapat hadiah minyak goreng dari petugas kepolisian karena tertib berlalu lintas. f.ihsan

batampos– Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Anambas kembali menggelar operasi keselamatan seligi 2025 di kawasan Jalan Imam Bonjol, Tarempa, Kecamatan Siantan, Jum’at, (14/2).

Dalam operasi ini, terlihat sejumlah pengendara ketakutakan lalu memutuskan putar balik untuk menghindari razia ini.

Ada juga pengendara yang tidak tertib berlalu lintas tertangkap tangan petugas. Lantas, petugas langsung memberikan himbauan dan teguran secara lisan agar kedepan dengan kesadaran penuh harus tertib berlalu lintas.

BACA JUGA: 20 Pengendara Sepeda Motor Terjaring Razia Seligi, Mayoritas Tak Gunakan Helm

Sedangkan pengendara yang tertib berlalu lintas, petugas memberikan hadiah berupa cokelat dan minyak goreng 1 liter.

“Alhamdulillah, dapat hadiah minyak goreng dari pak polisi. Tadi takut mau lewat karena surat-surat ada dirumah. Cuma kalau helm dan spion lengkap sih,” ujar seorang pengendara, Elfizah.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), Iptu Zulfikar Andri mengatakan pemberian hadiah ini sebagai bentuk inovasi dari polisi untuk mengapresiasi atas kesadaran pengendara yang tertib berlalu lintas.

“Kita sediakan cokelat dan minyak goreng 20 liter untuk pengendara yang tertib. Tujuan kita ya untuk menghimbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas,” kata Zulfikar.

Sejauh ini, pihaknya telah mengeluarkan teguran baik lisan maupun tertulis kepada pengendara yang melanggar aturan.

“Teguran ini sudah dilakukan ini sebelum operasi ini berjalan. Bahkan kami memberikan keringanan lah, apabila pengendara tak gunakan helm, kami kasih pinjam helm kami untuk digunakan mereka pulang kerumahnya agar mengambil helmnya,” terang Zulfikar.

Sasaran dari operasi ini, tambah Zulfikar, mencakup delapan kategori pelanggaran, yaitu tujuh pelanggaran kasat mata dan satu terkait overload serta over dimensi.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas semakin meningkat,” kata dia. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Tertib Berlalu Lintas, Polisi Berikan Minyak Goreng dan Cokelat Kepada Pengendara Bermotor pertama kali tampil pada Kepri.

AZKO Day Hadir di Grand Mall Batam, Perkenalkan Identitas Baru dan Program Berkelanjutan

0
General Manager Sales & Operations AZKO, Pandhu G. Mahardhiko menunjukkan produk unggulan di AZKO Store Grand Mall Batam, Jumat (14/2). F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) resmi menghadirkan AZKO DAY, acara perkenalan identitas merek baru AZKO. Kegiatan ini digelar pada 15-16 Februari di Grand Mall Batam.

General Manager Sales & Operations AZKO, Pandhu G. Mahardhiko mengatakan selama acara ini pihaknya akan menghadirkan berbagai aktivitas menarik. Seperti olahraga, workshop, serta promo eksklusif.

“AZKO berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah pelanggan dalam mewujudkan rumah yang nyaman dan kehidupan yang lebih bermakna,” ujarnya.

Ia menjelaskan AZKO resmi diluncurkan pada 1 Januari 2025 dengan menghadirkan produk unggulan dari 52 merek terpercaya. Seperti KRISBOW, KRIS, KLAZ, dan STORA.

“Kita mengedepan produk-produk yang inovatif. Bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Juknis Pelunasan Bipih 2025 Terbit, Pelunasan Biaya Haji Dimulai 14 Februari

Pandhu menambahkan dalam upaya menjaga lingkungan, AZKO meluncurkan program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik). Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam mengelola limbah elektronik seperti kipas angin, bohlam, penyedot debu, dan setrika secara bertanggung jawab.

Bagi pengunjung yang berpartisipasi dalam program ini akan mendapatkan banyak keuntungan. Diantaranya diskon 10 persen untuk pembelian produk elektronik serupa di toko AZKO.

Drop box khusus akan tersedia di AZKO Grand Mall Batam untuk mengumpulkan sampah elektronik. Kemudian akan didaur ulang guna mengurangi pencemaran lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga: Karantina Kepri Fasilitasi Ekspor 1.600 Ekor Kerapu Hidup ke Singapura

Selain itu tersedia promo harga super hemat untuk produk unggulan Spin Mop Bucket, Organizer Cart, dan Table Fan. Tersedia juga promo Super Online Deal untuk Smart Vacuum Cleaner, diskon hingga 70 persen, cashback hingga Rp2.5 jut, serta berbagai promo menarik lainnya untuk member rupa-rupa rewards.

“Seluruh kegiatan ini dapat diikuti gratis oleh member dengan kuota terbatas, serta peserta akan mendapatkan goodie bag dan voucher belanja AZKO,” terang Pandhu.

Acar ini juga diisi dengn kegiatan zumba, workshop crochet pillow cover, dan hiburan musik. Kemudian kompetisi digital Snap & Win dengan total hadiah Rp13 juta untuk 12 orang pemenang. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel AZKO Day Hadir di Grand Mall Batam, Perkenalkan Identitas Baru dan Program Berkelanjutan pertama kali tampil pada Metropolis.

Beraksi Sudah 10 Kali, Pelaku Cabul di Jemaja Berhasil Diringkus di Hutan Bakau 

0
Pelaku pencabulan anak tiri, Bu (tidak pakai baju) saat diamankan polisi di Hutan Bakau. f.AKP Aang untuk Batam Pos

batampos– Polsek Jemaja berhasil meringkus pelaku pencabulan terhadap anak tiri berinisial Bu (47) di kawasan Bakau Batu Telapan, Kuala Maras, Pulau Jemaja, Kamis, (13/2).

Upaya polisi dalam mengamankan pelaku butuh perjuangan yang keras. Sebab, pelaku sangat gesit dalam melarikan diri.

“Dilaporkan pada Rabu, (12/2) kemarin. Hampir 24 jam anggota kita mencari pelaku dan berhasil kita tangkap di hutan bakau,” ujar Kapolsek Jemaja, AKP Aang Setiawan kepada batampos, Jum’at, (14/2).

BACA JUGA: Pelatih Olahraga Diciduk Polisi, Diduga Cabuli Dua Anak Laki-laki

Aang menjelaskan aksi bejat ini terungkap oleh sang istri pada 23 Januari lalu memergoki pelaku yang sedang berada di dalam kamar korban sebut saja Melati (14).

“Waktu tepergok, pelaku sedang menggerayangi tubuh korban. Tangannya ada di dada dan paha korban,” kata Aang.

Usai aksinya ketahuan, pelaku langsung keluar dari rumah lantaran sudah tak enak hati. Selama keluar dari rumah, sesekali pelaku pulang.

“Hingga Rabu kemarin dilaporkan sama ibu korban. Karena tahu dilaporkan, pelaku lantas kabur. Infonya dia mau kabur ke Tarempa. Tapi keburu kita amankan,” tutur mantan Kapolsek Palmatak ini.

Aang menambahkan dari hasil pemerikaan terhadap korban, aksi pelaku telah berlangsung sejak Desember lalu. Setiap kali beraksi, korban selalu diancam.

“Sekitar 10 kali dari pengakuan korban. Aksinya cuma gerayangin tubuh korban. Cuma kami rasa pasti ada (berhubungan badan). Sebab kami periksa korban masih dalam keadaan tertekan. Karena tak dibolehkan bicara apapun sama pelaku,” jelas Aang.

Atas dasar itu, Polsek Jemaja pun lantas melimpahkan kasus ini ke Satreskrim Polres Anambas karena mengingat perkara ini melibatkan anak dibawah umur.

“Kita limpahkan Polres Anambas. Cuma itu yang bisa saya jelaskan karena interogasi awal,” kata Aang. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Beraksi Sudah 10 Kali, Pelaku Cabul di Jemaja Berhasil Diringkus di Hutan Bakau  pertama kali tampil pada Kepri.

Klasemen Liga Inggris: Chelsea Terancam Terhempas dari Empat Besar

0
Ilustrasi logo Liga Inggris. (Antara)

batampos – Chelsea terancam terhempas dari posisi empat besar setelah dikalahkan Brighton dengan skor mencolok 3-0 pada pekan ke-25 Liga Inggris di Stadion Amex, Brighton, Sabtu (15/2) dini hari WIB.

Dilansir dari Antara, kekalahan Chelsea dari Brighton terjadi lewat gol yang dicetak Kaoru Mitoma dan Yankuba Minteh, demikian catatan Premier League.

Akibat kekalahan ini Chelsea masih tertahan di posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan 43 poin dari 25 pertandingan, terpaut 14 poin dari Liverpool di posisi pertama. Meski masih menempati peringkat keempat, posisi Chelsea berpotensi dikudeta oleh Manchester City, Newcastle dan Bournemouth yang memiliki jarak poin tipis dengan Chelsea.

Manchester City, Newacstle dan Bournemouth dipastikan membutuhkan tiga poin dan kemenangan bagi ketiga tim tersebut memiliki potensi mengangkat mereka hingga peringkat keempat.

Sementara itu, Brighton yang mendapatkan kemenangan masih berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Inggris dengan 37 poin dari 25 dan masih berpotensi untuk disalip tim lain di bawahnya seperti Aston Villa dan Fulham.

Berikut klasemen sementara Liga Inggris, Sabtu (15/2)

1            Liverpool  57 poin

2            Arsenal    50 poin

3            Nottingham Forest 47 poin

4            Chelsea 43 poin

5            Manchester City 41 poin

6            Newcastle 41 poin

7            Bournemouth 40 poin

8            Brighton 37 poin

9            Aston Villa 37 poin

10         Fulham 36 poin

11         Brentofrd 31 poin

12         Crystal Palace 30 poin

13         Manchester United 29 poin

14         Tottenham 27 poin

15         Everton 27 poin

16         West Ham 27 poin

17         Wolves 19 poin

18         Leicester City 17 poin

19         Ipswich Town 16 poin

20         Southampton 9 poin

Artikel Klasemen Liga Inggris: Chelsea Terancam Terhempas dari Empat Besar pertama kali tampil pada Olahraga.

Buron 20 Tahun, Kejati Riau Akhirnya Tangkap Terpidana Korupsi Kredit Macet

0
Terpidana kasus korupsi kredit macet Nader Taher saat tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru usai buron 19 tahun lebih. (F.Annisa Firdausi/Antara)

batampos – Tim Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Riau menangkap terpidana korupsi kredit macet Bank Mandiri senilai Rp 35,9 miliar, Nader Taher, 69. Dia telah buron selama hampir 20 tahun di Bandung, Jawa Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Akmal Abbas mengungkapkan, Nader telah mengubah identitasnya sejak 2014 sebagai Haji Toni untuk menghindari kejaran hukum. Dia akhirnya ditangkap pada Kamis (13/2) Apartemen Gateway Ciracas, Bandung.

”Dalam identitas barunya, dia tercatat sebagai seorang wiraswasta dan telah berkeluarga dengan warga setempat,” kata Akmal seperti dilansir dari Antara.

Menurut Kajati, buronan tersebut telah lama berusaha menghilangkan jejak, termasuk berpindah-pindah hingga ke luar negeri. Awalnya, mengganti kartu tanda penduduk di Kabupaten Cianjur, lalu pada 2018 mendapatkan KTP elektronik dengan nama Haji Toni di Kabupaten Bandung.

Keberadaan Nader Taher akhirnya terendus setelah tim kejaksaan mendapatkan informasi bahwa dia telah kembali ke Indonesia. Penyelidikan mengarah pada identitas baru yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai Haji Toni.

Setelah hampir 20 tahun dalam pelarian, Nader Taher alias Haji Toni akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Pekanbaru.

Kasus yang menjerat Nader Taher berkaitan dengan kredit macet dalam investasi Bank Mandiri pada 2002 untuk pengadaan empat unit rig beserta perlengkapannya yang dipesan PT Caltex Pacific Indonesia. Akibat kasus ini, negara mengalami kerugian Rp 35,9 miliar.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Nader divonis 14 tahun penjara, lebih tinggi dari tuntutan jaksa. Dia kemudian mengajukan banding dan di tingkat Pengadilan Tinggi (PT) Riau hukumannya dikurangi menjadi 7 tahun. Setelah mengajukan kasasi, Mahkamah Agung akhirnya kembali menjatuhkan vonis 14 tahun penjara. (*)

Artikel Buron 20 Tahun, Kejati Riau Akhirnya Tangkap Terpidana Korupsi Kredit Macet pertama kali tampil pada News.