Selasa, 16 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2227

Film Norma yang Angkat Perselingkuhan Masuk Rating Usia 13+

0
Poster film Norma: Antara Mertua dan Menantu. (Istimewa)

batampos – Film Norma: Antara Mertua dan Menantu yang mengangkat tema perselingkuhan masuk rating 13+.

dan didasarkan pada cerita nyata yang sempat viral beberapa tahun silam, ternyata mendapat klasifikasi usia penonton 13+.

Kepastian klasifikasi Film Norma: Antara Mertua dan Menantu diumumkan Dee Company dengan merilis poster ketiga.

Baca juga: Memperkuat Pesan dalam Musik, 5 Musisi Tanah Air Ini Kerap Tampil Misterius

Dalam poster, terlihat sosok Norma yang diperankan Tissa Biani, terlihat berdiri menghadap ke arah depan. Sementara di belakang, ada gambar siluet bayangan Irfan (Yusuf Mahardika) dan Rina (Wulan Guritno) yang juga menjadi pemeran di Film Norma: Antara Mertua dan Menantu.

Produser dan CEO Dee Company Dheeraj Kalwani senang dengan klasifikasi usia yang didapatkan film Norma.

Menurut dia, klasifikasi usia tersebut memang sangat tepat untuk filmnya yang akan tayang di momen lebaran Idul Fitri 2024.

“Kami memang mengadaptasi isu perselingkuhan yang sempat viral. Tapi kami merasa remaja juga sudah harus belajar tentang kesetiaan,” kata Dheeraj Kalwani dalam keterangan tertulis diterima JawaPos.com.

Dia pun memastikan akan ada adegan intim di film Norma: Antara Mertua dan Menantu. Proses syutingnya dilakukan dengan menggunakan intimacy coordinator untuk memastikan kenyamanan pemain dan untuk menghindarkan terjadinya kasus pelecehan.

“Hubungan badan tetap ada tapi porsi dan penggambarannya artistik, tidak vulgar,” terangnya.

Sementara itu, Wulan Guritno menyambut antusias film Norma: Antara Mertua dan Menantu memiliki klasifikasi usia 13+. Dia pun berharap film ini dapat ditonton oleh banyak orang di momen lebaran Idul Fitri 2025.

Baca juga: Berpotensi Ganggu Kesehatan Tubuh, 3 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa

“Senang ya bisa jadi film pilihan keluarga. Karena ketika saya menerima tawaran main di film ini, dari awal saya tahu emosinya bakal kompleks. Ada isu parenting, romantisme, sampai adab dalam pergaulan,” katanya.

Film Norma: Antara Mertua dan Menantu menceritakan tentang Norma (Tissa Biani), seorang pendiam dan pemalu, merasa beruntung akhirnya menikah dengan cinta pertamanya bernama Irfan (Yusuf Mahardika). Kehidupan pernikahan mereka awalnya berjalan bahagia. Irfan melimpahi Norma dengan cinta.

Tak hanya itu, Irfan juga berbakti kepada kedua orang tua Norma yaitu Abdul (Rukman Rosadi) dan Rina (Wulan Guritno).

Namun siapa sangka, di balik fasad sempurna Irfan, ternyata dia berselingkuh dengan mertuanya sendiri. Hati Norma hancur, keluarga besar pun hancur saat mengetahui Irfan nyatanya berselingkuh dengan Rina.

Norma patah hati dan berusaha mencari jawaban mengapa semua ini bisa terjadi pada dirinya. (*)

Sumber: Jpgroup

 

Artikel Film Norma yang Angkat Perselingkuhan Masuk Rating Usia 13+ pertama kali tampil pada Lifestyle.

Puncak Arus Mudik KM Kelud Diprediksi Mulai 23 Maret, Pelni Tambah Jadwal Keberangkatan

0
Ilustrasi. Para penumpang saat akan menaiki kapal Pelni di Pelabuhan Bintang 99. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – PT Pelni Cabang Batam memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 1446 Hijriah untuk kapal KM Kelud akan terjadi mulai 23 Maret 2025. Mengantisipasi lonjakan penumpang pada rute Batam-Belawan, Pelni telah menambah jadwal keberangkatan guna memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi pemudik.

Kepala PT Pelni Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa tren tahunan menunjukkan lonjakan signifikan pada pekan terakhir sebelum Lebaran.

“Kami memprediksi tanggal 23 Maret sebagai puncak arus mudik karena banyak pemudik ingin tiba lebih awal di kampung halaman. Oleh karena itu, kami menambah satu kapal dan mengatur jadwal keberangkatan pada 23, 25, 28, dan 31 Maret,” ujarnya, Jumat (21/3).

Edwin menjelaskan bahwa penambahan jadwal pelayaran ini bertujuan untuk memecah kepadatan yang biasanya terpusat di tanggal tertentu. “Kami ingin menghindari kondisi seperti angkutan Natal dan Tahun Baru kemarin, di mana puncak kepadatan terjadi dalam dua hari tertentu. Dengan tambahan kapal dan jadwal yang lebih terstruktur, diharapkan pemudik memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan,” katanya.

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, Pelni juga mengimbau pemudik agar datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari antrean panjang.

“Kami sarankan penumpang tiba minimal dua jam sebelum keberangkatan, terutama pada tanggal-tanggal padat seperti 23 dan 28 Maret,” tambah Edwin.

Selain menambah kapal dan mengatur jadwal keberangkatan, Pelni Batam juga memperkuat sistem check-in online guna mengurangi antrean panjang di loket pelabuhan. Layanan check-in online ini telah diterapkan sejak Desember 2024 dan dapat diakses melalui aplikasi Pelni Mobile.

“Check-in online bisa dilakukan mulai 12 jam hingga 30 menit sebelum keberangkatan. Ini sangat membantu dalam mengurangi antrean panjang di loket pelabuhan,” jelas Edwin.

Layanan check-in online ini berlaku untuk semua tiket Pelni, baik yang dibeli melalui aplikasi, ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, agen resmi, maupun platform Livin’ by Mandiri. “Penumpang cukup memasukkan kode booking tiket mereka ke dalam aplikasi Pelni Mobile untuk melakukan check-in,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya ini, Pelni Batam berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan tertib.

“Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan online agar terhindar dari kepadatan di pelabuhan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Puncak Arus Mudik KM Kelud Diprediksi Mulai 23 Maret, Pelni Tambah Jadwal Keberangkatan pertama kali tampil pada Metropolis.

Sebanyak 640 Narapidana di Lapas Batam Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

0
Kalapas Batam Yogo Indra Wicaksi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 640 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam diusulkan menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Dari total sekitar 835 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam, hanya mereka yang memenuhi syarat yang diajukan untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman.

Kepala Lapas Batam, Yugo Indra Wicaksi, menjelaskan bahwa remisi diberikan kepada narapidana yang telah menjalani masa pidana minimal enam bulan dan menunjukkan perilaku baik selama berada di dalam tahanan. “Narapidana yang melakukan pelanggaran atau berperilaku tidak baik tidak kami usulkan untuk mendapatkan remisi,” tegasnya.

Dari jumlah tersebut, satu orang narapidana mendapatkan remisi bebas. Namun, ia belum bisa langsung pulang karena masih harus menjalani hukuman subsider. Hukuman subsider merupakan tambahan hukuman yang harus dijalani jika denda yang dikenakan kepada narapidana tidak dibayarkan.

Remisi khusus Idul Fitri ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusi (Kemenkumham) dalam memberikan hak kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan positif. Program ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi WBP lainnya agar terus berkelakuan baik selama menjalani masa hukuman.

Selain sebagai bentuk penghargaan bagi narapidana yang patuh terhadap aturan, remisi ini juga merupakan bagian dari upaya pemasyarakatan untuk memberikan pembinaan yang lebih baik. Diharapkan, para penerima remisi bisa semakin disiplin dan siap untuk kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik.

Menurut Yugo, berbagai program pembinaan telah diterapkan di Lapas Batam untuk membantu narapidana memperbaiki diri. Program tersebut mencakup pembinaan keagamaan, keterampilan kerja, hingga kegiatan sosial yang dapat membantu mereka beradaptasi setelah bebas nanti.

“Dengan adanya remisi ini, kami berharap para narapidana semakin termotivasi untuk mengikuti program pembinaan dengan serius. Ini juga menjadi bekal mereka saat kembali ke lingkungan sosial nanti,” ujar Yugo.

Lapas Batam terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif bagi para WBP. Diharapkan, setiap narapidana yang mendapatkan remisi maupun yang masih menjalani masa hukuman tetap berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat setelah bebas nanti. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Sebanyak 640 Narapidana di Lapas Batam Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Imbau Warga Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

0
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan melakukan pengaturan arus kendaraan. Foto. Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam selama dua hari terakhir menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah titik, menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Menanggapi situasi ini, personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) bergerak cepat ke lapangan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, mengatakan intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang dengan ketinggian air mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa.

Hal ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah lokasi, seperti di depan Koramil Batu Besar, U-Turn Bida Asri 2 Batam Center, depan RS Soedarsono Nongsa, serta kawasan Punggur.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera menerjunkan personel ke lokasi-lokasi terdampak. Kami menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan melakukan pengaturan arus kendaraan agar lalu lintas tetap berjalan lancar. Langkah ini diambil untuk mengurangi kemacetan,” katanya, Jumat (21/3).

Lebih lanjut, langkah Ditlantas Polda Kepri merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem. Pihaknya juga mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat jalanan yang licin dan genangan air dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang berpotensi tumbang akibat angin kencang,” ujarnya .

Langkah ini tidak hanya memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga meminimalisir potensi kecelakaan dan dampak lanjutan dari kondisi cuaca buruk.

Polda Kepri juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait untuk merespons secara cepat apabila terjadi bencana yang lebih besar.

“Warga yang bermukim di daerah rawan, seperti pesisir dan perbukitan, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap melakukan evakuasi jika diperlukan,” ujarnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Polda Kepri Imbau Warga Waspada Banjir dan Pohon Tumbang pertama kali tampil pada Metropolis.

Arus Mudik Diprediksi Membludak, Wabup Bayu Minta Polisi Fokus Atur Pergerakan Penumpang di Pelabuhan

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat (kiri) dan Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu memimpin rapat persiapan pengamanan lebaran Idul Fitri 1446 Hihriyah. f.ihsan

batampos– Pemerintah Kabupaten Anambas bersama Kepolisian Resor (Polres) Anambas melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) dengan melibatkan lintas sektor untuk persiapan pengamanan lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Rakor ini, kita ingin supaya persiapan Idul Fitri di Anambas ini dimanfaatkan dengan baik agar semuanya dalam kondisi aman,” kata Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, Kamis, (20/3).

Rakor tersebut bertujuan memastikan stabilitas keamanan menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA: Manfaatkan Libur Sekolah, Pemudik Pilih Pulang Kampung Lebih Awal

“Kita harus memperhatikan secara bersama dari mulai arus mudik dan arus balik, kemudian kondisi daerah mesti tetap stabil, termasuk juga keamanan dan kenyamanan di lokasi wisata,” ujar Bayu.

Dalam rapat ini, Bayu memprediksi arus penumpang yang akan datang ke Anambas membludak.

“Seperti dari tahun sebelumnya, setiap lebaran banyak warga kita yang merantau di luar pada balek semua ke Anambas. Untuk itu kita semua harus menyiapkan strategi dalam pengamanan mudik,” terang Bayu.

Sementara itu, Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat menegaskan pihaknya siap mengamankan arus mudik di Anambas dengan membangun posko pengamanan dipintu masuk.

“Setiap pelabuhan kita bangun posko pengamanan untuk menjaga situasi terutama jangan ada desak-desakan pemudik yang hendak naik turun kapal,” ujar Ricky.

Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga akan memprioritaskan keamanan selama pelaksanaan ibadah, khususnya Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 28 Maret 2025, disusul dengan Hari Raya Idul Fitri pada 31 Maret 2025. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Arus Mudik Diprediksi Membludak, Wabup Bayu Minta Polisi Fokus Atur Pergerakan Penumpang di Pelabuhan pertama kali tampil pada Kepri.

Berpotensi Ganggu Kesehatan Tubuh, 3 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa

0
Ilustrasi makanan yang harus dihindari dalam menu berbuka puasa. (lifeforstock/freepik.com)

batampos – Saat berbuka puasa, pilihan menu yang berlimpah seoerti jajan pasar, aneka gorengan, minuman manis dan yang lainnya selalu menggoda untuk dicoba setelah puasa seharian.

Hanya saja menurut sejumlah ahli gizi saat berbuka puasa adalah saat memulihkan energi sehingga pilihan menu juga wajib diperhatikan.

Ada beberapa jenis makanan yang akan berdampak buruk pada tubuh jika sering dimakan saat berbuka puasa. Sehingga Anda harus memilih hidangan berbuka yang sehat untuk menjaga kesehatan dan energi.

Menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh, seperti gorengan, kue manis, dan makanan cepat saji sangat dianjurkan. Karena makanan tersebut menimbulkan lonjakan gula darah dengan cepat, membuat tubuh terasa lemas atau kembung.
Makanan pedas dan berminyak juga mampu mengganggu pencernaan. Selain itu, makanan tinggi garam, seperti makanan kalengan atau yang mengandung banyak penyedap rasa, bisa
mengakibatkan dehidrasi.

Mengutip Times of Indian, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari dalam menu berbuka puasa karena dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

1. Minuman yang Berkafein

Mengonsumsi minuman berkarbonasi atau berkafein saat perut kosong, bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh. Minuman seperti ini mampu meningkatkan produksi asam lambung yang memicu keasaman berlebih dan rasa terbakar di perut, terutama
apabila belum ada makanan yang menghadapinya.

Selain itu, kafein yang terkandung dalam teh atau kopi dapat menyebabkan dehidrasi, akibat sifatnya yang bersifat diuretik, di mana ini justru akan membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak. Tidak hanya itu, kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein juga dapat mengganggu pola tidur.

Kafein dapat memicu insomnia atau gangguan tidur, terutama jika dikonsumsi terlalu pagi atau tanpa disertai makanan yang cukup dalam menetralkan efeknya.

Oleh sebab itu, guna menjaga keseimbangan tubuh dan mendukung kesehatan yang optimal, sangat disarankan menghindari minuman dingin, teh, dan kopi pada saat perut masih kosong, terutama di pagi hari.

Sebagai alternatif, Anda bisa memulai hari dengan air putih hangat atau minuman yang lebih ringan dan menyehatkan seperti jus buah segar atau air lemon. Cara ini akan membantu menghidrasi tubuh, menenangkan sistem pencernaan, dan memberikan energi yang lebih stabil tanpa menimbulkan efek samping.

2. Makanan Pedas dan Gorengan

Menurut para ahli gizi, beberapa jenis makanan yang biasa disantap saat berbuka atau sahur, seperti samosa atau gorengan lainnya tidak hanya dapat memicu keasaman, namun juga mengandung kalori tinggi dan rempah-rempah yang mampu memicu gangguan pencernaan selama jam puasa.

Makanan-makanan ini, meskipun lezat dan menggugah selera, bisa menambah beban pada sistem pencernaanmu, terutama ketika tubuh sedang dalam kondisi berpuasa. Selain itu hindari makanan manis sebagai hidangan penutup.

Meskipun menggoda, makanan ini mengandung gula dan lemak tinggi yang dapat memperburuk rasa tidak nyaman di perut, meningkatkan keasaman, dan membuat tubuh terasa lelah atau kembung setelah berbuka.

Dalam menjaga kesehatan pencernaan dan kenyamanan tubuh selama bulan puasa, penting memilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna.

Pilihan seperti sup, salad, atau makanan yang kaya serat dan protein lebih disarankan sebab dapat memberi energi yang lebih stabil dan membantu pencernaan tetap lancar.

Jadi, meskipun makanan berat atau manis mungkin menggoda, memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi saat sahur atau berbuka akan membuat puasamu lebih nyaman dan menyegarkan.

3. Makanan yang Tinggi Natrium

Konsumsi natrium dan lemak tidak sehat dalam jumlah berlebihan bisa mengakibatkan kelesuan dan penurunan energi. Makanan olahan, kalengan, dan cepat saji yang tinggi natrium mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh, menimbulkan retensi air, dan membuatmu merasa lelah. Selain itu, lemak jenuh dalam makanan tersebut mampu memperburuk sirkulasi darah.

Anda sebaiknya menghindari makanan yang kaya natrium dan lemak tidak sehat, seperti camilan kemasan dan makanan cepat saji.

Sebagai alternatif, pilih makanan segar dan bergizi seperti buah, sayuran, dan bahan makanan yang diproses minimal. Dengan mengganti pilihan makanan, kamu tidak hanya
menghindari rasa lemas, tetapi juga meningkatkan kesehatan dan energi tubuh sepanjang hari.

Dengan memilih makanan berbuka yang tepat, maka kamu akan membantu tubuh pulih dan tetap sehat setelah berpuasa. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Berpotensi Ganggu Kesehatan Tubuh, 3 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa pertama kali tampil pada Lifestyle.

BP Batam Dukung Pengembangan Industri MRO di Batam

0

batampos – Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (KEK BAT) di area Bandara Internasional Hang Nadim pada Rabu, (19/3/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kelancaran aktivitas industri kedirgantaraan, khususnya di sektor Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat terbang yang beroperasi di KEK BAT.

“Bapak Presiden mengamanatkan kami untuk mempermudah proses investasi dan mendukung kelancaran bisnis bagi para pelaku usaha di Batam,” ujar Fary usai peninjauan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Fary menegaskan komitmen BP Batam untuk memaksimalkan insentif di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam serta KEK demi menarik lebih banyak investor.

“Meski ada beberapa tantangan, kami siap memfasilitasi kemudahan melalui koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, seperti pemberian insentif pajak dan aspek lainnya,” tambahnya.

Fary optimistis bahwa dengan posisi strategis KEK BAT serta target investasi sebesar Rp 7,29 triliun hingga 2030, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat MRO terkemuka di kawasan Asia.

“Dengan keunggulan dan kapasitas yang dimiliki, saya yakin KEK BAT mampu menjadi salah satu fasilitas MRO terbesar di Asia, bahkan dunia,” harapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fary didampingi oleh Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa, beserta tim. (*)

 

Artikel BP Batam Dukung Pengembangan Industri MRO di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Dukung Pengembangan Industri MRO di Batam

0

batampos – Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (KEK BAT) di area Bandara Internasional Hang Nadim pada Rabu, (19/3/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kelancaran aktivitas industri kedirgantaraan, khususnya di sektor Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat terbang yang beroperasi di KEK BAT.

“Bapak Presiden mengamanatkan kami untuk mempermudah proses investasi dan mendukung kelancaran bisnis bagi para pelaku usaha di Batam,” ujar Fary usai peninjauan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Fary menegaskan komitmen BP Batam untuk memaksimalkan insentif di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam serta KEK demi menarik lebih banyak investor.

“Meski ada beberapa tantangan, kami siap memfasilitasi kemudahan melalui koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, seperti pemberian insentif pajak dan aspek lainnya,” tambahnya.

Fary optimistis bahwa dengan posisi strategis KEK BAT serta target investasi sebesar Rp 7,29 triliun hingga 2030, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat MRO terkemuka di kawasan Asia.

“Dengan keunggulan dan kapasitas yang dimiliki, saya yakin KEK BAT mampu menjadi salah satu fasilitas MRO terbesar di Asia, bahkan dunia,” harapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fary didampingi oleh Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa, beserta tim. (*)

 

Artikel BP Batam Dukung Pengembangan Industri MRO di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Astra Group Batam Pererat Silaturahmi dan Berbagi Berkah di Bulan Ramadan

0

batampos – Astra Group di Kota Batam menggelar serangkaian kegiatan sosial dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Astra Group menyalurkan donasi kepada kaum dhuafa dan masjid. Tak hanya itu, guna mempererat silaturahmi antar anak perusahaan, Astra Group juga menggelar buka puasa bersama di Aston Pelita, Kamis (20/3).

Kepala Cabang PT Astra Graphia, Aria Wira Samudera, menjelaskan bahwa program sosial ini merupakan wujud kepedulian Astra Group terhadap masyarakat sekitar.

“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, terutama di momen Ramadan yang penuh berkah ini. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.

Ada dua kegiatan utama yang dilaksanakan, yaitu pemberian santunan berupa uang tunai dan sembako kepada salah satu panti asuhan di Batam. Astra Group memastikan bahwa bantuan ini diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan secara tepat sasaran.

“Pastinya untuk memberikan manfaat kepada yang menerima di momen Bulan Suci Ramadan ini,” tegas Aria.

Selain kegiatan sosial, Astra Group juga mengadakan buka puasa bersama di Aston Pelita pada Kamis (20/3). Acara ini diikuti oleh sembilan anak perusahaan Astra yang beroperasi di Kota Batam, antara lain Astra Graphia yang bergerak di bidang teknologi informasi, Asuransi Astra Buana (Garda Oto), Astra Credit Companies (ACC) di sektor pembiayaan, Daihatsu di bidang otomotif, Federal International Finance (FIF) yang fokus pada pembiayaan, Patria Maritim Perkasa di industri maritim, Trac dalam bidang rental kendaraan, Toyota Astra Financial Services (TAF) sebagai lembaga keuangan, serta Sigap yang bergerak di bidang keamanan.

Acara buka bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara anak usaha Astra di Batam. “Kami ingin tetap eksis dan menjaga kebersamaan dalam waktu yang lama. Silaturahmi ini penting agar sinergi di antara kami tetap terjalin dengan baik,” tambah Aria Wira Samudera.

Melalui kegiatan ini, Astra Group berharap dapat terus berkontribusi bagi masyarakat serta memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan di Kota Batam. (*)

 

Artikel Astra Group Batam Pererat Silaturahmi dan Berbagi Berkah di Bulan Ramadan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelayanan RSUD Muhammad Sani Dikeluhkan, Pasien Mau Dioperasi, Obat Bius Tidak Ada dan Akhirnya Dirujuk ke RS Lain

0
Pasien dari RSUD Muhammad Sani sedang antri menunggu obat di farmasi RSUD Muhammad Sani. f.sandi

batampos– Keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Muhammad Sani kembali terjadi. Dan masalah yang dikeluhkan terkait ketersediaan obat di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Karimun tersebut.

”Saya mendampingi cucu yang masih usia 1,5 tahun karena penyakitnya, maka harus dioperasi. Dan sebelum menjalani operasi sejak Rabu (19/3) nginap di RSUD M Sani, karena hari ini Kamis (20/3) akan menjalani operasi. Sejak Kamis dini hari pukul 3, cucu saya sudah mulai puasa karena siangnya akan menjalani operasi,” ujar Hasan Sidik kepada Batam Pos.

Tapi, lanjutnya, pada saat akan dilakukan operasi disampaikan oleh pihak rumah sakit bilang operasi tak bisa dilanjutkan karena ada obat bius. Kemudian, operasi mau diundur sampai besok kalau ada obat (bius red), kalau tidak ada obatnya disuruh balek.

BACA JUGA:Sopir Lori dan Pickup Gotong Royong Benahi Akses Jalan Menuju Pelabuhan Roro Penarik

”Cucu saya sudah tiga hari tidak BAB dan dengan usia satu tahun lebih sudah disuruh puasa. Bikin naik darah saja RSUD ni. Akhirnya, cucu saya di rujuk ke RSBT. Semoga di sana ada obat yang dibutuhkan. Kami rutin BPJS Kesehatan bayar,” ungkapnya.

Direktur RSUD Muhammad Sani, dr Dedi Abrianto yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, seperti yang diketahui beberapa waktu lalu pengadaan obat memang mengalami kendala sehingga beberapa jenis obat di rumah sakit habis.

”Termasuk obat bius total memang sedang kosong.l atau habis Tapi, obatnya sudah dipesan dan seharusnya hari ini (Kamis, red) sampai. Namun, disebabkan faktor tertentu maka terjadi keterlambatan. Tapi kalau obat bius yang tidak total di rumah sakit masih tersedia,” jelasnya.

Saat ini, tambah Dedi, ketersediaan obat-obatan yang sempat habis di rumah sakit sudah kembali tersedia. Salah satunya obat penyakit jantung yang sebelumnya kosong sudah ada di rumah sakit. Dan perlu diketahui bahwa pemesanan atau pembelian obat itu di luar kabupaten Karimun. Sehingga, untuk sampai di Karimun butuh waktu.

”Selain itu, obat yang dibutuhkan juga tidak berada di satu tempat. Misalnya, bisa saja ada di Bandung atau Jawa Timur. Untuk itu, kami akan tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien yang datang ke RSUD Muhammad Sani,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Pelayanan RSUD Muhammad Sani Dikeluhkan, Pasien Mau Dioperasi, Obat Bius Tidak Ada dan Akhirnya Dirujuk ke RS Lain pertama kali tampil pada Kepri.