Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2294

SK dan Waktu Kerja Tenaga Honorer Tak Sinkron, Jadi Kendala Dalam Peralihan Status Menjadi PPPK

0
Kepala BKPSDM Anambas, Nurgayah. f.ihsan

batampos – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Anambas menemukan sejumlah tenaga honorer yang tidak sinkron antara Surat Keputusan (SK) dengan waktu dimulainya bekerja.

Hal ini menjadi kendala dalam upaya peralihan status tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada gelombang kedua.

“Memang kami menemukan SK nya Januari 2023, fakta kerjanya di Oktober,” ujar Nurgayah, Kamis, (5/12).

BACA JUGA: TPP PPPK Pemko Tanjungpinang Bulan Oktober Belum juga Dibayar

Sebelumnya, PPPK untuk gelombang kedua diperuntukkan tenaga honorer yang bekerja mulai Januari 2023 dan tidak terdata di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Untuk menyiasati ini, BKPSDM meminta pelamar untuk menyertakan amprah gaji dalam proses mendaftar.

“Ini hasil koordinasi kami dan telah sepengetahuan pusat. Tapi ini belum bisa dijadikan patokan, ini bentuk upaya,” terang Nurgayah.

Saat ini proses pendaftaran PPPK gelombang kedua sedang berlangsung hingga 31 Desember 2024 mendatang.

“Mereka yang SK awal Januari 2023 ini kan kalau dihitung juga sudah dua tahun. Kami masih menelaah maksud persyaratan bekerja dua tahun berturut-turut di dinas itu seperti apa, apakah dua SK atau gimana,” tutur Nurgayah.

Kemudian, untuk tenaga honoter yang belum dua tahun bekerja serta yang telah mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tapi tak lolos, BKPSDM sedang mencari solusi ke BKN.

“Persoalan-persoalan ini kami coba konsultasikan ke pusat. Pengoptimalan penataan pegawai ini penting mengingat daerah kita yang kepulauan dan terdepan,” sebut Nurgayah.

Mengacu pada juknis Kemenpam RB rekrutmen PPPK, kata Nurgayah ada klausul yang membuka peluang bagi honorer pelamar yang tak sesuai penempatan posisi untuk menjadi PPPK paruh waktu.

“Peraturan Pemerintahnya sudah ada. Namun kami masih menunggu Peraturan Menterinya terbit, semoga saja segera rampung,” pungkas Nurgayah. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel SK dan Waktu Kerja Tenaga Honorer Tak Sinkron, Jadi Kendala Dalam Peralihan Status Menjadi PPPK pertama kali tampil pada Kepri.

Upah Minimum Sektoral Disorot Pengusaha, Apindo Minta Kajian Mendalam

0
Ilustrasi. Pekerja pabrik menaiki bus saat pulang kerja di Batuaji. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyoroti kebijakan penetapan upah minimum sektoral yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker).

Ia pun mempertanyakan dasar penetapan kenaikan sebesar 6,5 persen. Termasuk meminta agar sektor-sektor yang dianggap berisiko dikaji lebih mendalam.

“Kita mempertanyakan dasar penetapan 6,5 persen. Pemerintah tak bisa menjawab dengan jelas. Tapi karena itu sudah menjadi keputusan Permenaker, maka sesuai komitmen kita, kalau itu sudah jadi keputusan pemerintah, akan kita patuhi dan ikuti,” katanya, Jumat (6/12).

Namun, Rafki menyoroti ketidakjelasan dalam Permenaker terkait sektor-sektor berisiko. Menurutnya, pemerintah belum memberikan panduan spesifik mengenai sektor yang termasuk kategori berisiko. Hal ini menimbulkan kesulitan bagi pengusaha untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

“Permenaker ini belum jelas, tidak disebutkan sektor-sektor yang berisiko itu apa saja. Minimal dikasih panduan lah. Tapi ini diserahkan lagi ke pemerintah daerah, sementara waktunya hanya lima hari untuk menentukan. Sebuah sektor itu berisiko atau tidak butuh kajian mendalam, tak bisa kira-kira,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan para pengusaha dalam diskusi terkait penetapan sektor berisiko. Hal ini memerlukan kesepakatan antara pihak-pihak terkait, karena penyesuaian upah di atas minimum dianggap memberatkan pengusaha.

“Kawan-kawan yang berada di sektor itu juga harus kita ajak dulu. Sepakat enggak mereka ketika sektor usahanya dinaikkan lagi di atas upah minimum? Sementara kenaikan 6,5 persen itu saja sudah cukup berat bagi pengusaha,” ujar dia.

Rafki mengusulkan agar implementasi upah minimum sektoral ditunda hingga dilakukan kajian lebih mendalam. Ia harap, keputusan ini nantinya bisa diterapkan dengan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan pekerja.

“Kami minta upah minimum sektoral ini diundur sampai Senin mendatang. Kita kaji dulu mana sektor-sektor berisiko dan mana yang kurang berisiko sehingga penerapannya lebih enak. Kalau kita buru-buru menetapkannya, nanti juga enggak dilaksanakan, jadi enggak ada manfaatnya,” katanya.

Terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Rafki menyatakan bahwa Apindo tetap mengikuti aturan pemerintah pusat meskipun ada kekhawatiran terhadap kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban tersebut. Ia mengingatkan bahwa perusahaan yang tidak mampu membayar upah sesuai ketentuan dapat melaporkan diri ke Apindo atau Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Kalau pun enggak mampu, mereka akan mengambil langkah sendiri. Yang kita khawatirkan adalah pengurangan karyawan. Kalau itu terjadi, otomatis pengangguran bertambah,” kata Rafki. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Upah Minimum Sektoral Disorot Pengusaha, Apindo Minta Kajian Mendalam pertama kali tampil pada Metropolis.

Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

0
Gus Miftah. (Istimewa)

batampos – Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Keputusan itu disampaikan Miftah setelah menuai polemik terkait dugaan penghinaan terhadap penjual es teh dalam acara Magelang Bersalawat beberapa waktu lalu.

“Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, dan penuh kesadaran saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan, setelah berdoa, bermuhsabah dan berisitikharah. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai utusan khusus presiden,” kata Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Jogjakarta, Jumat (6/12).

Miftah menyatakan, keputusan pengunduran diri itu diputuskan tidak dengan paksaan. Ia menekankan keputusan itu merupakan bentuk tanggung jawab dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto

“Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapapun, bukan karena permintaan siapapun, tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggungjawab saya yang mendalam kepada bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” tegas Miftah.

Diketahui, Miftah Maulana Habiburrahman menuai kritik publik setelah terekam video mengolok-olok seorang penjual es teh yang berdagang dalam acara pengajian Magelang Bersholawat beberapa waktu lalu. Dalam video itu, Miftah yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, berkata kasar kepada pedagang tersebut.

“Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak nggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), goblok. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir),” tutur Miftah kepada pedagang es teh dalam video tersebut

Akibat dugaan hinaan itu, publik banyak meminta agar Miftah mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Meski memang, Miftah telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pedagang es teh tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden pertama kali tampil pada News.

Inspektur Wilayah I Itjen Kemenkumham RI Berikan Penguatan di Lapas Kelas II A Batam

0
Inspektur Wilayah I Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Morina Harahap memberikan pengarahan sekaligus penguatan kepada para pegawai Lapas Kelas II A Batam, Kamis (5/12). Humas Lapas Batam untuk Batam Pos

batampos – Inspektur Wilayah I Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, (Itjen Kemenkumham) Morina Harahap, memberikan pengarahan sekaligus penguatan kepada para pegawai Lapas Kelas II A Batam, Kamis (5/12).

Dalam kunjungan ini, Morina memastikan pelayanan pemasyarakatan berjalan optimal dan kondisi sarana serta prasarana di Lapas sesuai standar yang ditetapkan Kemenkumham.

“Kondisi keamanan di Lapas Batam kondusif, areanya juga bersih, pelayanan yang ada sudah berjalan dengan baik,” ujar Morina.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Bagian Umum Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau, Azwar Anas, dan Kepala Badiklat Hukum dan HAM Kepulauan Riau, Aditya Sarsito Sukarsono. Mereka meninjau langsung fasilitas yang ada di Lapas Batam untuk memastikan kelayakan fasilitas dalam mendukung pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat.

Morina menekankan bahwa fasilitas pemasyarakatan harus memenuhi standar yang ditetapkan.

“Fasilitas yang memadai sangat penting untuk mendukung pelayanan yang optimal,” kata Morina. Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan di lingkungan Lapas sebagai bentuk komitmen pelayanan terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Morina memberikan arahan strategis kepada seluruh pegawai terkait masa transisi di Kementerian Hukum dan HAM RI. Salah satu fokus utama adalah pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan keuangan yang harus dilakukan secara akuntabel dan transparan.

“Kita harus mampu menghadapi tantangan selama masa transisi ini dengan kerja sama dan kewaspadaan yang tinggi,” tegasnya.

Kepala Lapas Batam, Heri Kusrita, mengapresiasi kunjungan Morina dan timnya. Ia menyebutkan bahwa arahan yang diberikan menjadi motivasi penting bagi jajarannya.

“Arahan dari Ibu Morina menjadi panduan bagi kami untuk terus berbenah dan melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar Heri.

Sementara itu, Kepala Badiklat Hukum dan HAM Kepulauan Riau, Aditya Sarsito Sukarsono, menyoroti pentingnya pelatihan dan pengembangan kompetensi pegawai dalam mendukung peningkatan pelayanan pemasyarakatan. Menurutnya, kolaborasi antar instansi akan menjadi kunci menciptakan sistem yang lebih baik dan terintegrasi.

Dengan kunjungan ini, diharapkan pelayanan di Lapas Batam dapat terus meningkat. Komitmen para pegawai dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah tantangan masa transisi menjadi harapan utama Kementerian Hukum dan HAM RI. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Inspektur Wilayah I Itjen Kemenkumham RI Berikan Penguatan di Lapas Kelas II A Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Sayuran Melonjak, Ibu-ibu Menjerit

0
Ilustrasi. Warga saat membeli sayuran di Pasar Botania I Batamcentre. Harga beberapa jenis sayuran mulai beranjak naik. Penyebabnya adalah hasil panen petani berkurang karena curah hujan yang tinggi dalam sebulan terakhir ini. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Harga sayuran di pasaran terus mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Setelah sebelumnya naik dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram, kini harga sayur kembali melonjak hingga Rp24 ribu per kilogram.

Menurut para pedagang, lonjakan harga ini disebabkan oleh musim hujan yang mengakibatkan banyak petani gagal panen. “Iya naik lagi. Stok kurang katanya. Petani gagal panen karena hujan terus,” ujar Imran, salah seorang pedagang sayur di Pasar Victoria Marina, Jumat (6/12).

Sayuran lokal seperti bayam, kangkung, dan daun singkong kini dijual seharga Rp20 ribu per kilogram, sementara sawi, kol, dan jenis sayuran impor sudah mencapai Rp24 ribu per kilogram. Ketersediaan stok yang terbatas menjadi alasan utama lonjakan harga ini.

Kondisi ini menjadi perhatian utama para konsumen. Santi, seorang ibu rumah tangga di Batuaji, mengungkapkan kekhawatirannya. “Sampai Natal dan tahun baru nanti pasti naik terus. Sembako lain pun naik harga kalau ini tidak dikontrol,” keluhnya.

Menurut Santi, harga kebutuhan pokok yang terus meroket akan semakin membebani masyarakat menjelang perayaan akhir tahun.

Lonjakan harga ini tak lepas dari faktor cuaca. Tingginya curah hujan di wilayah sentra produksi menyebabkan banyak petani mengalami kerugian besar karena tanaman mereka rusak atau gagal dipanen. Hal ini berimbas langsung pada pasokan sayuran di pasar yang semakin terbatas.

Namun, fenomena kenaikan harga bahan pangan seperti sayuran bukanlah hal baru. Setiap menjelang hari raya, khususnya di bulan Desember, harga kebutuhan pokok cenderung naik. Momentum Natal dan Tahun Baru yang identik dengan peningkatan permintaan sering kali menjadi pemicu utama.

Para pedagang berharap kondisi cuaca membaik sehingga pasokan sayuran bisa kembali stabil. Di sisi lain, masyarakat juga mendesak pemerintah untuk turun tangan. “Harus ada pengawasan dari pemerintah supaya harga nggak terus naik. Kasihan masyarakat kecil,” ujar Imran.

Diharapkan, pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan. Dengan demikian, masyarakat dapat melewati akhir tahun tanpa dibebani oleh lonjakan harga yang signifikan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Harga Sayuran Melonjak, Ibu-ibu Menjerit pertama kali tampil pada Metropolis.

89.767 Pendatang Masuk Batam Sepanjang 2024, Didominasi Usia Produktif

0
Ilustrasi. Penumpang kapal Pelni saat tiba di Batam beberapa waktu lalu. Disdukcapil Kota Batam mencatat, sepanjang tahun 2024, sebanyak 89.767 jiwa masuk ke Kota Batam melalui 52.194 Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI). Rinciannya, 70.499 orang perempuan dan 19.268 laki-laki. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mencatat, sepanjang tahun 2024, sebanyak 89.767 jiwa masuk ke Kota Batam melalui 52.194 Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI). Rinciannya, 70.499 orang perempuan dan 19.268 laki-laki.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Batam, Ashraf Ali, mengatakan jumlah penduduk yang masuk ke Kota Batam masih lebih tinggi dibandingkan yang keluar. Tercatat, penduduk yang keluar Batam berjumlah 65.171 jiwa melalui 32.813 SKPWNI, dengan rincian 32.254 laki-laki dan 32.917 perempuan.

“Jumlah pendatang yang masuk memang lebih banyak dibanding yang pindah keluar. Sebagian besar yang masuk ke Batam ini adalah usia produktif yang datang ke Batam untuk mencari pekerjaan,” kata Heryanto, Jumat (6/12).

Menurutnya, perpindahan penduduk ke Batam dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kesempatan kerja yang besar, penempatan tugas, mengikuti keluarga, atau pun melanjutkan pendidikan. Kota Batam, sebagai kawasan industri dan perdagangan yang berkembang pesat, menjadi daya tarik bagi pendatang, terutama dari Pulau Sumatera dan Jawa.

Lebih lanjut, Ashraf menjelaskan bahwa pendatang yang masuk ke Batam didominasi oleh warga dari Pulau Sumatera, terutama dari Provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat. Sementara itu, warga yang pindah keluar Batam umumnya menuju wilayah-wilayah di luar Pulau Sumatera serta beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Heryanto menambahkan bahwa beberapa kecamatan di Batam mengalami peningkatan dalam jumlah pendatang. Kecamatan Sekupang mencatat jumlah pendatang terbesar dengan 15.691 orang, disusul Kecamatan Batam Kota dengan 15.503 orang, dan Kecamatan Sagulung dengan 15.088 orang.

Sementara itu, Kecamatan Batam Kota menjadi daerah dengan jumlah masyarakat yang mengurus surat pindah tertinggi, yakni 11.078 orang, diikuti oleh Kecamatan Sagulung dengan 10.624 orang, dan Sekupang dengan 9.159 orang.

“Kebanyakan pendatang datang dengan tujuan mencari pekerjaan, mengingat Batam memiliki banyak industri yang terus berkembang,” ujar Heryanto.

Disdukcapil juga menegaskan bahwa setiap permohonan pindah datang maupun pindah keluar harus melalui proses verifikasi yang ketat. Ashraf menegaskan bahwa pihaknya tidak sembarangan mengeluarkan surat keterangan pindah.

“Semua berkas harus diverifikasi, mulai dari catatan administrasi hingga pencocokan data. Hal ini untuk memastikan tidak ada data ganda atau penyalahgunaan dokumen,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 89.767 Pendatang Masuk Batam Sepanjang 2024, Didominasi Usia Produktif pertama kali tampil pada Metropolis.

Sambut Natal dan Tahun Baru, Polisi Ingatkan Masyarakat untuk Waspada dengan Aksi Kejahatan

0
Ilustrasi. Waspada dengan aksi kejahatan.

batampos – Memasuki bulan Desember, Polresta Barelang mulai meningkatkan pengawasan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Sagulung. Hal ini menjadi fokus utama menyusul selesainya tahapan Pilkada yang baru saja berlangsung. Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, jajaran kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi meningkatnya aksi kejahatan.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa masyarakat harus memperhatikan keamanan di lingkungan masing-masing. “Biasanya, jelang hari raya seperti Natal dan Tahun Baru, aksi kejahatan seperti pencurian, penjambretan, dan penipuan cenderung meningkat. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada,” ujarnya.

Beberapa langkah preventif pun disarankan oleh kepolisian. Di antaranya adalah tidak membawa barang berharga secara berlebihan ketika keluar rumah, karena hal itu dapat menarik perhatian pelaku kejahatan. “Kami ingin masyarakat bijak saat bepergian, terutama di tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan pasar,” tambah Iptu Rohandi.

Kewaspadaan tidak hanya berlaku di luar rumah, tetapi juga untuk keamanan rumah dan kendaraan yang ditinggalkan. Kepolisian mengimbau agar masyarakat memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik. Bagi yang berniat mudik, disarankan untuk menitipkan rumah kepada perangkat lingkungan setempat, seperti ketua RT atau RW, agar dapat dipantau selama ditinggalkan.

Selain itu, transaksi keuangan juga menjadi perhatian utama. “Jika harus melakukan transaksi dalam jumlah besar, jangan ragu meminta bantuan pengawalan dari kepolisian,” kata Kapolsek Sagulung.

Pengawalan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kejahatan seperti perampokan yang kerap terjadi di momen akhir tahun. Iptu Rohandi juga mengingatkan agar masyarakat tetap memprioritaskan keselamatan anggota keluarga.

“Pastikan anak-anak dan anggota keluarga berada di tempat yang aman, terutama saat mengikuti berbagai kegiatan Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan kejahatan selama Desember ini. Masyarakat juga diajak untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

“Kerja sama masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang kondusif,” tegas Iptu Rohandi.

Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sagulung dan sekitarnya dapat berjalan aman dan damai.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan agar kita semua bisa menikmati momen akhir tahun dengan tenang,” tutupnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Sambut Natal dan Tahun Baru, Polisi Ingatkan Masyarakat untuk Waspada dengan Aksi Kejahatan pertama kali tampil pada Metropolis.

Chelsea dan Arsenal Pangkas Jarak dengan Liverpool di Klasemen Liga Inggris

0
Para pemain Chelsea berselebrasi di akhir pertandingan setelah memastikan kemenangan telak 5-1 atas Southampton pada pertandingan pekan ke-14 Liga Inggris di Stadion St. Mary’s, Southampton. (ANTARA)

batampos – Chelsea dan Arsenal memangkas jarak dengan Liverpool di klasemen sementara Liga Inggris setelah rampungnya seluruh pertandingan pekan ke-14, dikutip dari Antara.

Tercatat Chelsea kini menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan 28 poin dari 14 pertandingan, memiliki poin sama dengan Arsenal di posisi ketiga, berjarak tujuh poin dari Liverpool di tempat pertama, demikian catatan Premier League.

Keberhasilan Chelsea memangkas jarak tidak terlepas dari kemenangan yang mereka dapatkan dengan mengalahkan Southampton 5-1 di Stadion St. Mary’s, Southampton, Kamis (5/12) dini hari WIB.

Pada pertandingan tersebut kemenangan Chelsea hadir berkat gol dari Alex Disasi, Christopher Nkunku, Noni Madueke, Cole Palmer, dan Jadon Sancho, sementara Southampton sempat membalas lewat Joe Aribo.

Sementara itu, Arsenal juga turut mengamankan kemenangan dengan skor 2-0 ketika menjamu Manchester United di Stadion Emirates, London, Kamis dini hari WIB.

Arsenal sukses mengamankan kemenangan atas Manchester United berkat gol yang dicetak oleh Jurrien Timber dan William Saliba pada babak kedua.

Terpangkasnya jarak pada klasemen sementara ini juga tidak terlepas dari hasil imbang yang didapatkan Liverpool ketika mengakhiri laga dengan skor 3-3 saat bertandang ke markas Newcastle di Stadion St. James Park, Newcastle, Kamis (5/12) dini hari WIB.

Pada pertandingan ini terjadi saling balas gol, Liverpool mencetak gol lewat Curtis Jones dan Mohamed Salah (2), sedangkan Newcastle melalui Alexander Isak, Antony Gordon serta Fabian Schar. (*)

Artikel Chelsea dan Arsenal Pangkas Jarak dengan Liverpool di Klasemen Liga Inggris pertama kali tampil pada Olahraga.

Kebutuhan Aluminium 1 Juta Ton per Tahun

0
BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus memacu produksi aluminum guna mendukung pemenuhan kebutuhan aluminium nasional.

batampos – BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID terus memacu produksi aluminium guna mendukung pemenuhan kebutuhan aluminium nasional.
Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi dan ekspansi fasilitas pemurnian, guna mewujudkan swasembada aluminium di Indonesia.

“Saat ini, total kebutuhan nasional yang mencapai sekitar 1 juta ton per tahun dengan tingkat pertumbuhan mencapai 5 persen sampai 10 persen setiap tahun,” kata Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, Dilo Seno Widagdo, dalam ke­terangannya dikutip dari Antara, Kamis (5/12).

Adapun, kapasitas produksi PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) sebagai anggota dari MIND ID baru mencapai 275 ribu ton per tahun.

Mengurangi ketergantungan impor, MIND ID berencana meningkatkan kapasitas smelter aluminium di Kuala Tanjung, Sumatra Utara, serta membangun fasilitas produksi aluminium baru di Mempawah, Kalimantan Barat.

Diharapkan, kapasitas produksi nasional dapat mencapai 1 juta hingga 1,1 juta ton dalam lima tahun mendatang. Lebih lanjut, Dilo menyatakan bahwa permintaan aluminium domestik sangat besar. Perseroan pun sudah siap dengan perhitungan investasi sekitar 1 miliar dolar AS per juta ton kapasitas produksi alumina, dan 2,5 miliar dolar AS per juta ton kapasitas produksi aluminium.

“MIND ID konsisten meningkatkan kapasitas produksi untuk menjawab kebutuhan nasional dan mampu mengurangi ketergantungan pada impor aluminium,” ujarnya.

Dilo juga menegaskan bahwa MIND ID tidak berencana memperluas hilirisasi hingga ke segmen produk jadi, seperti pelek mobil, dan akan lebih fokus pada membangun kemitraan strategis dengan pelaku industri hilir di dalam negeri.

“Kami berharap dapat membangun kemitraan yang aktif dengan pelaku industri hilir, sehingga kebutuhan bahan baku dapat dipasok dari produk mineral dalam negeri,” ujarnya. (*)

Artikel Kebutuhan Aluminium 1 Juta Ton per Tahun pertama kali tampil pada News.

Bintan Kembali Raih Penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional

0

batampos– Kabupaten Bintan kembali meraih penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2020.

Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan dalam ajang Innovative Government Award (IGA Award) tahun 2024 yang dihelat Kementerian Dalam Negeri di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (5/12/2024).

Sebagaimana diketahui, pasca emantapan yang dilakukan oleh tim Bapelitbang Bintan, selanjutnya 63 inovasi dikirimkan pada indeks inovasi daerah sebelum diassesment untuk Inovasi Kabupaten Bintan yang bersaing pada IGA Award tersebut.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan bersama Kadisdukcapil Bintan, Rusli dan staf usai menerima penghargaan sebagai daerah perbatasan terinovatif nasional dalam IGA Award 2024 di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (5/12/2024). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, pencapaian ini sangat membanggakan bagi masyarakat Bintan, karena Bintan dinobatkan berada di peringkat satu nasional untuk kategori Daerah Perbatasan Terinovatif.

“Bintan Quintrick IGA Award, ini merupakan persembahan bagi masyarakat yang terus berkolaborasi untuk memberikan masukan maupun kontribusi terhadap peningkatan pelayanan publik,” ujarnya.

Pejabat nomor satu di Pemkab Bintan ini mengatakan IGA 2024 ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat sekaligus kado spesial di umur ke 76 Kabupaten Bintan.

“Alhamdulillah, hasil kolaborasi dari semuanya. Ini untuk seluruh masyarakat Bintan dan salah satu kado terindah Hari Jadi Bintan ke 76. Semua inovasi, program dan kebijakan kita lanjutkan bersama,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pengesahan RKPD 2025 Tercepat, Tiga Kades di Bintan Dapat Penghargaan

IGA 2024 menempatkan Roby sebagai Kepala Daerah termuda yang berhasil membawa Daerahnya memenangkan penghargaan bergengsi ini. Pada gelaran IGA 2024 dirinya mengusung inovasi unggulan Bintan Investment Platform (BIP) sebagai inovasi berbasis digital dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Bintan dan Serving The Villager (STV) sebagai inovasi non digital dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bintan.

Inovasi BIP sejatinya memberi kemudahan ekstra bagi para investor yang akan melakukan investasi di Bintan. BIP adalah situs web promosi digital yang diluncurkan pada Juli 2022 lalu dan mampu mendongkrak nilai investasi menjadi Rp 3,6 triliun pada tahun 2023.

BIP memberikan informasi lengkap tentang potensi investasi, peluang dan panduan, serta menampilkan peta interaktif lokasi investasi dan informasi tentang Grand Design Kabupaten Bintan.

Situs ini juga menampilkan sektor-sektor utama investasi di Bintan, seperti industri, pariwisata, perikanan dan pertanian.

Sementara STV merupakan program inovasi dengan tujuan memberikan layanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, cepat dan transparan kepada masyarakat Bintan khususnya di daerah terpencil. Program ini menggunakan pendekatan jemput bola, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil ataupun Kantor Kecamatan.

Disampaikan Roby bagaimana Tim Dukcapil yang turun ke pulau-pulau terluar seperti Tambelan (18-20 jam perjalanan laut dari Ibu Kota Bintan) harus bertugas hingga pukul 03:00 WIB akibat membludaknya antusias masyarakat setempat.

Bupati termuda se Kepri itu mengatakan sebagai kepala daerah, ini merupakan bukti bakti dan tanggung jawab bahwa pemerintah memang bertugas sebagai pemberi layanan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Bintan Kembali Raih Penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional pertama kali tampil pada Kepri.