Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2296

Bintan Kembali Raih Penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional

0

batampos– Kabupaten Bintan kembali meraih penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2020.

Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan dalam ajang Innovative Government Award (IGA Award) tahun 2024 yang dihelat Kementerian Dalam Negeri di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (5/12/2024).

Sebagaimana diketahui, pasca emantapan yang dilakukan oleh tim Bapelitbang Bintan, selanjutnya 63 inovasi dikirimkan pada indeks inovasi daerah sebelum diassesment untuk Inovasi Kabupaten Bintan yang bersaing pada IGA Award tersebut.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan bersama Kadisdukcapil Bintan, Rusli dan staf usai menerima penghargaan sebagai daerah perbatasan terinovatif nasional dalam IGA Award 2024 di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (5/12/2024). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, pencapaian ini sangat membanggakan bagi masyarakat Bintan, karena Bintan dinobatkan berada di peringkat satu nasional untuk kategori Daerah Perbatasan Terinovatif.

“Bintan Quintrick IGA Award, ini merupakan persembahan bagi masyarakat yang terus berkolaborasi untuk memberikan masukan maupun kontribusi terhadap peningkatan pelayanan publik,” ujarnya.

Pejabat nomor satu di Pemkab Bintan ini mengatakan IGA 2024 ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat sekaligus kado spesial di umur ke 76 Kabupaten Bintan.

“Alhamdulillah, hasil kolaborasi dari semuanya. Ini untuk seluruh masyarakat Bintan dan salah satu kado terindah Hari Jadi Bintan ke 76. Semua inovasi, program dan kebijakan kita lanjutkan bersama,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pengesahan RKPD 2025 Tercepat, Tiga Kades di Bintan Dapat Penghargaan

IGA 2024 menempatkan Roby sebagai Kepala Daerah termuda yang berhasil membawa Daerahnya memenangkan penghargaan bergengsi ini. Pada gelaran IGA 2024 dirinya mengusung inovasi unggulan Bintan Investment Platform (BIP) sebagai inovasi berbasis digital dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Bintan dan Serving The Villager (STV) sebagai inovasi non digital dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bintan.

Inovasi BIP sejatinya memberi kemudahan ekstra bagi para investor yang akan melakukan investasi di Bintan. BIP adalah situs web promosi digital yang diluncurkan pada Juli 2022 lalu dan mampu mendongkrak nilai investasi menjadi Rp 3,6 triliun pada tahun 2023.

BIP memberikan informasi lengkap tentang potensi investasi, peluang dan panduan, serta menampilkan peta interaktif lokasi investasi dan informasi tentang Grand Design Kabupaten Bintan.

Situs ini juga menampilkan sektor-sektor utama investasi di Bintan, seperti industri, pariwisata, perikanan dan pertanian.

Sementara STV merupakan program inovasi dengan tujuan memberikan layanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, cepat dan transparan kepada masyarakat Bintan khususnya di daerah terpencil. Program ini menggunakan pendekatan jemput bola, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil ataupun Kantor Kecamatan.

Disampaikan Roby bagaimana Tim Dukcapil yang turun ke pulau-pulau terluar seperti Tambelan (18-20 jam perjalanan laut dari Ibu Kota Bintan) harus bertugas hingga pukul 03:00 WIB akibat membludaknya antusias masyarakat setempat.

Bupati termuda se Kepri itu mengatakan sebagai kepala daerah, ini merupakan bukti bakti dan tanggung jawab bahwa pemerintah memang bertugas sebagai pemberi layanan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Bintan Kembali Raih Penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

LSI Ungkap Tingginya Angka Golput saat Pilkada di 7 Provinsi

0
Denny Januar Ali selaku Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA  (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM )

batampos – Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkap penyebab angka golput me-ngalami kenaikan pada Pilkada 2024 di 7 provinsi.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengungkap penyebab angka golput mengalami karena beberapa faktor.

Pertama karena jarak Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 berdekatan, sehingga membuat daya tarik masyarakat menurun dan kelelahan. “Pertama, kelelahan pemilu. Perhatian dan energi sudah terkuras dalam pilpres dan Pileg 2024. Pertarungan pilkada menjadi kurang daya tariknya,” kata Adjie, Rabu (4/12).

Faktor kedua, kandidat yang bertarung dianggap kurang pesonanya. Terutama terjadi di Jakarta dan Sumatra Utara. “Kandidat yang lebih favorit di daerah itu seperti Anies Baswedan dan Ahok di Jakarta terhambat maju secara politik untuk maju,” ucap Adjie.

Faktor ketiga penyebab tingginya golput dalam pilkada yakni, masyarakat semakin tidak yakin seberapa besar kepala daerah bisa mengubah hidup mereka. Menurut Adjie, rakyat semakin yakin keputusan penting yang berdampak dalam hidup mereka lebih ditentukan oleh pemerintah pusat.

“Karena banyak sekali sekarang program pemerintah pusat yang populis yang menyentuh masyarakat bawah,” ucap Adjie.

Faktor terakhir karena bertambahnya apatisme politik. Hal ini terjadi karena ada polarisasi politik, korupsi dan gaya hidup mewah para pejabat negara. “Isu polarisasi politik, korupsi di pemerintahan, kemewahan hidup sebagian pejabat negara, membuat apatisme politik meninggi,” ujar Adjie.

Adjie juga mengungkap data golput yang mengalami kenaikan pada Pilkada 2024 di 7 provinsi. Rata-rata angka golput dari total 7 provinsi mencapai 37,63 persen.

“Data quick count kita menunjukkan bahwa rata-rata angka golput di 7 provinsi ini 37,63 persen, jadi ini dibikin rata rata dari golput di 7 provinsi ini,” kata Adjie. Angka golput Jakarta pada pilgub sebelumnya ialah 20,5 persen. Sedangkan di 2024 naik jauh mencapai 46,91 persen.

Kemudian, lanjut Adjie, angka golput di Banten pada pilgub sebelumnya naik sedikit dari 36,1 persen, kini menjadi 37,78 persen pada Pilgub 2024. Untuk Jawa Barat juga naik signifikan dari 29,7 persen di pilgub sebelumnya, menjadi 36,98 persen di Pilgub 2024.

Sedangkan untuk Jawa Te-ngah turun sedikit dari pilgub sebelumnya 32,36, menjadi 29,48 persen pada Pilgub 2024. Berikutnya, angka golput di Jawa Timur pada pilgub sebelumnya naik dari 33,08 persen persen, kini menjadi 34,68 persen pada Pilgub 2024.

Di Sumatra Utara pada pilgub sebelumnya 38,22 persen. Pada 2024 naik signifikan menjadi 46,41 persen. Sementara itu, angka golput di Provinsi Sulawesi Selatan pada pilgub sebelumnya 29,84 persen, kini di Pilgub 2024 menjadi 31,14 persen. (*)

Artikel LSI Ungkap Tingginya Angka Golput saat Pilkada di 7 Provinsi pertama kali tampil pada News.

Kenaikan MinyaKita Bukan Karena Stok Menipis

0
Pedagang memperlihatkan minyak goreng kemasan bersubsidi MinyaKita di Pasar Kebayoran Lama belum lama ini.

batampos – Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan (Kemendag) ,Bambang Wisnubroto, menekankan harga minyak goreng kemasan rakyat atau MinyaKita yang tak kunjung turun bukan karena stoknya yang menipis.

Wisnu menyebutkan bahwa pemerintah terus berupaya untuk menurunkan harga MinyaKita yang secara rata-rata nasional mencapai Rp17.000, sedang harga eceran tertinggi (HET) hanya Rp15.700.

”Intinya perlu waktu. Tapi yang jelas, yang kita tekankan bahwa secara stok, ketersediaan terutama, MinyaKita itu sangat-sangat cukup,” kata Wisnu di Kantor Badan Pangan Nasional, Jakarta, Kamis (5/12) dikutip dari Antara.

Wisnu menjelaskan, MinyaKita tidak mengalami kelangkaan, begitu juga dengan minyak goreng kemasan premium dan minyak curah yang bisa didapatkan di pasar dengan mudah.
Yang perlu diselesaikan adalah masalah rantai distribusi yang dianggap panjang, sehingga menyebabkan terjadinya transaksi antar pengecer.

”Rantainya kepanjangan artinya itu kan harus yang diefisiensikan, terus kita lakukan pengawasan. Ya, itulah kita lagi berupaya, tapi poin pentingnya, stressing kita bahwa secara ketersediaan nggak ada masalah, nggak kayak dulu, kan kosong-kosong banget, itu langka,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan dugaan adanya upaya menjual MinyaKita sebagai minyak curah, sehingga menyebabkan harga minyak goreng rakyat menjadi mahal, Wisnu belum dapat memastikannya.

Diketahui, harga minyak curah sangat dipengaruhi dengan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Dengan naiknya harga CPO, maka minyak curah pun ikut naik, lantaran sudah tidak lagi diatur oleh pemerintah.

Kemudian, terdapat dugaan bahwa MinyaKita tersebut akhirnya dibuka kemasannya dan dijual sebagai minyak curah karena harganya yang lebih mahal. Namun menurut Wisnu, hal ini masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

”Ada indikasi (MinyaKita dijual sebagai minyak curah), nanti kita pelajari lah. Tapi kalau seperti itu kan, ada ranah hukumnya, ada penindakan, kita ada dari Direktorat Tertib (Direktorat PKTN), ada yang sudah mengawasi hal itu biar enggak terjadi,” ucap Wisnu. (*)

Artikel Kenaikan MinyaKita Bukan Karena Stok Menipis pertama kali tampil pada News.

Gugatan Pilkada Mulai Membanjiri MK

0
KETUA Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (tengah) didampingi enam anggota majelis hakim lainnya dalam salah satu sidang gugatan sengketa pemilu.
F. JAWAPOS.COM/jpg

batampos – Seiring dengan tuntasnya rekapitulasi di level kabupaten/kota, gugatan perselisihan hasil pilkada (PHP) 2024 mulai membanjiri Mahkamah Konstitusi (MK). Hingga berita ini ditulis pukul 16.00 WIB, Kamis (5/12), tercatat sudah ada 24 perkara dari sejumlah daerah.

Dari 24 perkara itu, 14 kasus berasal dari pemilihan bupati di Klaten, Pangandaran, Pasaman, Morotai, Pesawaran, Kuantan, Empat Lawang, Buton Tengah, Ogan Komering Ulu, Bolaang Mongondow Selatan, Murung Raya, dan Bireuen. Selebihnya, 10 pemilihan wali kota (pilwali) di Langsa, Tomohon, Banjarbaru, Lhokseumawe, Padang Panjang, dan Pare-Pare.

Pilwali Banjarbaru termasuk yang banyak menyedot perhatian. Sebab, hanya ada satu pasangan calon (paslon), Erna Lisa Halaby-Wartono, tanpa melawan kotak kosong.

Kasus itu bermula saat paslon lainnya, Aditya Mufti Ariffin-Said Abdullah, didiskualifikasi pada H-27 coblosan. KPU memutuskan tetap menjalankan pemilihan secara normal dengan mempertimbangkan tidak cukup waktu untuk mencetak ulang surat suara.

Imbasnya, pasangan Erna-Wartono dinyatakan menang 100 persen. Meski, dalam kenyataannya jumlah suara tidak sah melampaui perolehan suara pasangan tersebut.
Persoalan itu digugat kelompok Mahkamah Konstitusi Tim Hukum Banjarbaru Hanyar (Haram Manyarah) yang dimotori advokat Denny Indra-yana dan Muhamad Pazri. Dengan fakta lebih banyaknya suara tidak sah, Pazri meminta MK memenangkan kolom kosong.

’’Hingga terjadi pilkada ulang pada 2025 atau setidak-tidaknya menetapkan pemungutan suara ulang,’’ ujarnya, kemarin.

Denny Indrayana yang juga mantan wakil menteri hukum dan hak asasi manusia menambahkan, kebijakan KPU bertentangan dengan desain sistem pemilihan pada UU Pilkada. Padahal, pasal 54C ayat (1) dan (2) menyebut dalam hal hanya ada satu pasangan calon, pemilihan harus digelar dengan kotak kosong.

 

Respons Bawaslu
Sementara itu, Bawaslu RI menilai tak ada tindakan yang salah dari KPU dalam pilkada Banjarbaru. Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty menga-takan, langkah KPU Banjarbaru merupakan tindak lanjut putusan Bawaslu.

Meski demikian, Lolly menyadari bahwa petunjuk teknis versi KPU tidak mengantisipasi kondisi yang terjadi di Banjarbaru. Yakni, paslon tersisa hanya satu di tengah surat suara yang sudah dicetak.

’’Ketika ada orang yang merasa keadilannya tidak terpenuhi, dia dipersilakan menempuh upaya hukum lainnya (gugat MK),’’ katanya. (*)

Artikel Gugatan Pilkada Mulai Membanjiri MK pertama kali tampil pada News.

Chelsea Pesta Gol Hancurkan Southampton 5-1 Tapi Tetap Dikritik

0
Ilustrasi: Penggawa Chelsea, Noni Madueke ketika mencetak gol kedua untuk kemenangan Chelsea atas Crystal Palace di Stamford Bridge pada Kamis (28/12) dini hari WIB. (Sumber: REUTERS/Matthew Childs)

batampos – Pelatih Chelsea Enzo Maresca mengkritisi permainan The Blues terutama pada 15 hingga 20 menit awal meski menang 5-1 dari Southampton saat pertandingan Liga Inggris di St. Mary Stadium, Southampton, Kamis (5/12) dini hari WIB.

Dikutip dari Antara, Maresca mengungkapkan timnya begitu kesulitan untuk mengalirkan bola dan kurang bisa menerapkan strategi di awal pertandingan.

“Saya tidak senang dengan 15 hingga 20 menit pertama di mana kami begitu kesulitan. Kami cukup kesulitan, meski kami mempersiapkan permainan untuk bermain man to man (di luar penguasaan bola), dan kami tidak menekan man to man dalam 15 hingga 20 menit pertama,” kata Enzo Maresca dilansir dari laman resmi klub.

“Jika kami tidak bertarung secara man to man melawan tim ini, kami kesulitan untuk menguasai permainan. Setelah cukup kesulitan, kami menyesuaikannya dan permainan jauh lebih baik. Itu benar-benar berubah,” imbuh pelatih asal Italia tersebut.

Lima gol dari The Blues masing-masing disumbangkan oleh lima pemain yang berbeda yakni Axel Disasi (menit ke-7), Christopher Nkunku (menit ke-17), Noni Madueke (menit ke-34), Cole Palmer (menit ke-76) dan Jadon Sancho (menit ke-87).

Sedangkan Southampton yang harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 39, mendapatkan satu gol yang dicetak oleh Joe Aribo pada menit ke-11.

Maresca merasa senang atas dukungan dari para suporter Chelsea yang hadir di St. Mary Stadium sehingga menjadi motivasi untuk Cole Palmer dan kawan-kawan memenangkan pertandingan.

“Ini adalah perasaan yang sangat baik (mendengar nyanyian dari suporter) terutama karena saya dapat melihat mereka bahagia. Itu target kami. Kami bekerja setiap hari untuk membuat mereka (suporter) bahagia,” ujar Enzo.

Tambahan tiga poin membawa tim asuhan Enzo Maresca tersebut kini menduduki peringkat kedua klasemen sementara dengan meraih 28 poin atau unggul margin gol atas Arsenal yang berada di peringkat ketiga.

Dengan kemenangan ini juga membawa The Blues memangkas jarak dari Liverpool, yang notabene merupakan pemuncak klasemen sementara, kini hanya menyisakan selisih menjadi tujuh poin. (*)

 

Artikel Chelsea Pesta Gol Hancurkan Southampton 5-1 Tapi Tetap Dikritik pertama kali tampil pada Olahraga.

KSOP Siapkan 50 Kapal Angkutan untuk Nataru

0
Feri Dumai Express salah satu kapal yang biasa digunakan penumpang dari dan ke Tanjungbalai Karimun. f.sandi

batampos– KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun sudah menyiapkan berbagai persiapan untuk memberikan pelaynan penumpang yang akan melaksakan mudik pada saat libur natal dan tahun baru (Nataru) nanti. Salah satunya, sudah melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang akan digunakan pada saat mudik dan libur Nataru

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Captain Supendi yang dikonfirmasi Batam Pos, Kamis (5/12) mengatakan, jika melihat perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Karimun, maka diprediksi akan terjadi peningkatan arus pemudik saat Nataru tahun ini dibandingkan tahun lalu.

”Pemudik saat Nataru melalui pelabuhan Tanjungbalai Karimun tahuin ini kita prediksi mengalami kenaikan 14,8 persen atau sebanyak 141.504. Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Natal,. Tepatnya, pada 23-24 Desember 2024. Kemudian, untuk puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada H+3, yaitu pada 4-5 Januari 2025,” ujarnya.

BACA JUGA: Gunakan 2 Kapal Tujuan 10 Kecamatan, KPU Mulai Distribusikan Logistik ke Luar Pulau Karimun

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik dan libur Nataru, tambahnya, pihaknya telah dilakukan mempersiapkan sejumlah armada kapal sebanyak 50 kapal feri. Jumlah armada kapal ini dinilai cukup untuk melayani kebutuhan transportasi penumpang selama periode Nataru. Tapi, sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan penumpang yang tidak terduga, pihak KSOP telah menyiapkan 3 kapal feri tambahan yang dapat dioperasikan sebagai extra trip atau tambahan trip.

”Selain itu, untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan dalam berlayar serta memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, kita sudah melakukan pemeriksaan kelayakan kapal atau ramp check. Hal ini dilakukan pada bulan lalu. Tepatnmya, pada 16 November 2024. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh armada kapal yang beroperasi dalam masa angkutan Nataru berada dalam kondisi yang laik laut dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku,” terang Supendi.

Captain Supendi berpesan, alam melakukan perjalanan, khsusunya saat mudik Nataru kepada para calon penumpang atau pemudik untuk selalu memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Pastikan membawa dokumen perjalanan yang lengkap dan tiba di pelabuhan lebih awal. Serta, selalu mengikuti arahan dan petunjuk petugas. Dengan selau bekerja sama, dapat memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik Nataru tahun ini. (*)

Reporter: Sandi

Artikel KSOP Siapkan 50 Kapal Angkutan untuk Nataru pertama kali tampil pada Kepri.

Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

0

batampos – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menggeledah dua rumah mewah di dua lokasi pada Kamis (5/12) siang. Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut atas pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 40 kilogram.

Rumah yang digeledah adalah milik MR, salah seorang tersangka sekaligus pengendali barang haram tersebut. Lokasinya berada di Jalan Cemara Mas Nomor 10, Sukajadi, Batam Kota, dan Perumahan Palm Beach Nomor 20, Lubukbaja.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Hanny Hidayat, mengatakan bahwa penggeledahan ini terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan jaringan tersebut. Selain sabu, petugas juga menangkap tujuh orang tersangka, yaitu MR, SY, MD, MS, MH, IS, dan AD.

“Penggeledahan ini untuk mendalami dugaan TPPU terkait aset-aset yang dimiliki tersangka,” ujarnya.

Penggeledahan pertama dilakukan di Jalan Cemara Mas Nomor 10, Sukajadi, Batam Kota. Rumah tersebut merupakan kediaman MR bersama istri dan tiga anaknya.

Dari rumah berlantai dua itu, petugas menyita uang tunai, dokumen pribadi, sertifikat tanah, sertifikat rumah, sertifikat apartemen, sertifikat ruko, BPKB kendaraan, dan perhiasan. Sementara itu, rumah di Palm Beach Nomor 20, Lubukbaja, merupakan aset MR yang ditempati ibunya. Dari lokasi tersebut, petugas juga menyita beberapa aset berupa sertifikat rumah.

Hanny mengatakan bahwa pengungkapan 40 kilogram sabu ini dilakukan di Pantai Nemo, Teluk Mata Ikan, Nongsa, pada Jumat (29/11) lalu. Saat itu, pihaknya menangkap MD dan SY yang membawa dua tas berisi 40 bungkus plastik sabu bertuliskan Good Day Chinese Pin Wei.

“SY berperan untuk menjemput, sedangkan MD yang membawa sabu tersebut dari Malaysia,” sebut Hanny.

Hanny menambahkan bahwa dari pengembangan dua tersangka ini, pihaknya menangkap MS di Pelabuhan Internasional Batam Center. MS bertugas sebagai pemberi sabu kepada MD di Sungai Rengit, Malaysia.

“Kemudian kami melakukan control delivery dan mengamankan pemesan sabu ini, MH, di kawasan Batuampar,” ungkapnya.

Hanny menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan hingga menangkap tiga tersangka lainnya, termasuk MR, di Medan, Sumatra Utara. “MR ini pengendali para pelaku lainnya. Kami tangkap di Medan. Untuk lengkapnya nanti akan disampaikan oleh BNN Pusat,” tutupnya.

Bandar Harus Dihukum Mati, Pengguna Direhabilitasi

Sementara itu, pemberantasan narkotika di Indonesia diklaim bakal semakin masif. Sebab, pemerintah telah membentuk Desk Pemberantasan Narkoba yang dipimpin langsung Menko Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Komjen Pol (Purn) Budi Gunawan (BG).

Dalam rapat koordinasi Desk Pemberantasan Narkoba, Kamis (5/12), diputuskan sejumlah langkah krusial. Yakni, mengharamkan pengguna dipenjara, bandar narkotika dihukum mati, dan memperkuat tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan menyi-ta aset bandar.

BG menuturkan, pada 2024 angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai 3,3 juta orang. Ironisnya, angka sebanyak itu didominasi generasi muda. Khususnya remaja berusia 15 hingga 24 tahun.

”Selanjutnya, berdasar laporan intelijen keuangan, dalam periode 2022 hingga 2024, total perputaran dana tindak pidana pencucian uang narkotika mencapai Rp99 triliun,” terangnya.

Dengan kondisi itu, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Desk Pemberantasan Narkoba akan terus melakukan upaya penindakan dan penegakan hukum secara lebih masif dan keras. ”Termasuk penelusuran dan pemblokiran aliran dana, penerapan pasal TPPU bagi pengedar dan bandar, serta melakukan kampanye dan edukasi untuk pencegahan narkoba,” jelasnya.

Ada tiga hal yang menjadi komitmen bersama pada rapat koordinasi itu. Pertama, komitmen penuh dari seluruh kementerian dan lembaga untuk memperkuat sinergi dan saling mendukung pemberantasan narkoba. ”Sinergi ini mencakup koordinasi yang semakin intensif dalam tindakan preventif, penegakan hukum, rehabilitasi, edukasi, dan kampanye pemberantasan narkoba,” terangnya.

Kedua, pemerintah akan memasifkan penelusuran dan pemblokiran dana rekening terkait peredaran narkoba serta mengkaji percepatan eksekusi hukuman mati bagi terpidana narkotika yang sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap. ”Sehingga tidak ada lagi ruang peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan,” jelasnya.
Ketiga, pemerintah akan terus menggencarkan langkah-langkah edukasi dan kampanye bahaya narkoba kepada komunitas masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan berbagai kelompok lainnya.

”Edukasi melalui penggunaan berbagai platform untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba dan mencegah penyalahgunaan narkotika sejak usia dini,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, dalam kasus narkotika, terdapat perbedaan penafsiran penanganan pengguna. Kondisi itu terkait pemberian hukuman berupa penjara atau rehabilitasi. ”Padahal, sudah ada UU Narkotika yang memastikan pengguna direhabilitasi dan surat edaran Mahkamah Agung 4/2010 tentang narkotika. Dua regulasi itu memastikan bahwa pengguna harus direhabilitasi,” paparnya.

Karena itu, aturan tersebut akan disosialisasikan lagi ke jajaran kepolisian dari polda hingga polsek. Sesuai regulasi, rehabilitasi diberlakukan untuk pengguna yang kedapatan memiliki barang bukti di bawah 1 gram. ”Saya akan pastikan tidak ada perbedaan penafsiran,” tegasnya.

Meski begitu, saat ini jumlah tempat rehabilitasi memang belum ideal. Karena itu, pemda diharapkan terlibat. ”Kami akan dorong pemda agar membuat puskesmas menjadi tempat rehabilitasi. Dengan begitu, setiap kecamatan memiliki tempat rehabilitasi,” ujarnya.

Langkah lainnya, pihaknya telah mendeteksi 2.900 kampung narkoba se-Indonesia. Dari angka tersebut, Polri telah menangani 90 kampung narkoba. Ke-90 kampung narkoba itu berhasil diubah menjadi kampung antinarkoba. ”Untuk memberikan motivasi, kami akan gelar kompetisi kampung antinarkoba,” paparnya.

Di lain pihak, Jaksa Agung S.T. Burhanuddin menegaskan jaksa di setiap daerah diharamkan menuntut pengguna narkotika atau melimpahkan ke persidangan. Pengguna wajib mendapatkan hukuman berupa rehabilitasi agar terlepas dari kecanduan narkotika.

”Ini untuk restorasi justice dalam kasus narkotika,” paparnya.

BG menambahkan, pengguna narkotika wajib menempuh tahap asesmen atau penilaian di Badan Narkotika Nasional (BNN). Dengan demikian, mereka dapat dipastikan masuk rehabilitasi. ”Tidak diperbolehkan pengguna langsung diadili. Tanpa ada asesmen dari BNN,” tegasnya.

Setelah berhasil menangkap tersangka pengendali peredaran narkoba Medan-Lombok Aiptu Arip Susilo (AS) pada pertengahan Oktober lalu, BNNP Jawa Timur kemarin menggeledah rumah tersangka di Sidoarjo. Hasilnya, penyidik menyita empat buku rekening atas nama pelaku.

Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jatim Kombes Noer Wisnanto menjelaskan, penggeledahan itu merupakan pengembangan dari penangkapan pelaku pada 19 Oktober lalu. Dari penyelidikan, Aiptu AS merupakan pengendali jaringan narkoba Medan-Lombok.
Sebelumnya, BNN dan BNNP Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil mengamankan penge-dar narkoba Fatah (F) di Lombok dengan barang bukti sabu seberat 2 kilogram.

”Dari pendalaman, F ini dikendalikan oknum polisi AS berpangkat aiptu,” paparnya.

Noer mengatakan, AS yang berdinas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3) bertugas sebagai pengendali pengiriman sabu. Dalam kurun waktu setahun sejak tahun lalu, terjadi transaksi hingga tujuh kali.

”Sekali pengiriman Medan–Lombok 1 hingga 5 kilogram sabu,” tuturnya. Jika ditotal, dalam setahun sabu yang dikirim lebih dari 25 kilogram.

Dia mengungkapkan, sebelumnya AS bertugas sebagai anggota kesatuan narkoba di kepolisian NTB. Namun, pada 2015 dia pindah tugas ke Surabaya. Perkenalannya dengan F terjadi saat dia berdinas di NTB. Lalu, F dijadikan kurir narkoba Medan–Lombok. ”Barang langsung dikirim dari Medan ke Lombok,” ungkapnya.

Pengedar narkoba bisa berasal dari beragam kalangan. Di Madura, polisi membekuk pengedar narkoba bernama Bambang Eko Iswanto (BEI). Dia adalah anggota DPRD Sumenep dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Penangkapan Bambang berawal dari pengembangan kasus yang dilakukan polisi. Sebelumnya, sekitar pukul 15.30, polisi menangkap Edi Subaidi, 33, warga Desa Palasa, dan Khairil Anwar, 23, warga Desa/Kecamatan Talango. Mereka ditangkap saat me-ngonsumsi sabu di rumah warga, Dusun Palasa, Desa Gapurana, Kecamatan Talango.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti SS kurang lebih 0,21 gram beserta alat isapnya. Mereka juga mengakui kepemilikan barang haram tersebut. Kedua tersangka mengaku mendapat barang haram itu dari BEI. Berbekal informasi itulah polisi meringkus BEI di rumahnya sekitar pukul 16.30.

”Satresnarkoba melakukan penggeledahan ke rumah BEI. Di kamar tidurnya ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu kurang lebih 15,76 gram,” ungkap Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, Kamis (5/12).

Saat diinterogasi, BEI mengakui barang haram tersebut miliknya. ”Kalau tersangka BEI itu statusnya sebagai pe-ngedar. Sedangkan dua tersangka lainnya itu pemakai,” jelasnya. (*)

Artikel Bongkar Sindikat Narkoba Internasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Bulog Salurkan Bantuan Beras Tahap Akhir

0
Dua pekerja menyusun beras di gudang Bulog Batam di Batumerah, Batuampar.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perum Bulog Cabang Batam kembali menyalurkan bantuan pangan berupa cadangan beras pemerintah untuk alokasi Desember 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Pos Cabang Batam dan melibatkan 34.952 penerima bantuan pangan (PBP) di Kota Batam, Kamis (5/12).

Kepala Perum Bulog Cabang Batam, Meirizal, menyampaikan bahwa program penyaluran beras ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pokok berupa beras.

“Kami memastikan distribusi dilakukan secara tepat sasaran, tepat kualitas, dan tepat kuantitas,” ujar Meirizal di sela kegiatan penyaluran bantuan tersebut.

Menurutnya, penyaluran kali ini merupakan tahap III dari program bantuan beras tahun 2024. Pada tahap ini, distribusi mencakup 1.654 warga di Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong.
Selain Kota Batam, penyaluran juga dilakukan di wilayah Tanjungbalai Karimun, yang mencatat total 10.759 penerima bantuan untuk alokasi Desember 2024. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang akhir tahun.

“Ini adalah tahap akhir untuk tahun 2024. Tahun depan akan ada program bantuan lanjutan di tahun 2025, tetapi jumlah tahapannya masih menunggu keputusan dari pusat,” jelas Meirizal.
Bulog mencatat bahwa sepanjang tahun 2024, total bantuan yang disalurkan di Kota Batam mencapai lebih dari 314.568 kilogram. Jumlah ini didistribusikan melalui sembilan tahap, dengan masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram per tahap.

“Konsistensi Bulog dalam menyalurkan bantuan pangan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau dan terpenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Cabang Batam, Khresna Adi Nugraha, menyatakan bah-wa pihaknya akan menyelesaikan penyaluran tahap III ini pada bulan Desember. Ia juga menyampaikan bahwa penerima yang berhalangan hadir, seperti karena sakit, disabilitas, atau sedang berada di luar kota, dapat diwakilkan untuk pengambilan bantuan.

“Kantor Pos, alhamdulillah, diberi kepercayaan untuk menyalurkan bantuan beras. Insyaallah, kami akan menyelesaikannya dalam waktu dua minggu dengan penyaluran dilakukan setiap hari,” ucap Khresna.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan bahwa penyaluran bantuan beras ini sudah tepat sasaran. “Penerima bantuan adalah masyarakat yang datanya sudah diverifikasi oleh pusat,” tegasnya.

Eka, salah satu penerima bantuan dari Bengkong, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia juga menyebutkan bahwa kualitas beras yang diterima sangat baik.

“Alhamdulillah, meskipun tidak banyak, bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan keluarga kami. Harapannya, bantuan seperti ini bisa diberikan lebih banyak dan rutin setiap bulan,” tutup Eka. (*)

 

Reporter : Yashinta

Artikel Bulog Salurkan Bantuan Beras Tahap Akhir pertama kali tampil pada Metropolis.

DPRD Kepri ‘Kejar’ Retribusi Labuh Jangkar

0
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan berupaya untuk mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat, terkait pemungutan retribusi sektor labuh jangkar di perairan Provinsi Kepri.

Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan mengatakan bahwa retribusi labuh jangkar tersebut, menjadi sumber pendapatan daerah yang menjanjikan kedepannya. Sehingga, DPRD Kepri harus “mengejar” retribusi itu.

“Kami (DPRD) akan mengejar. Karena bagi kami, labuh jangkar ini menjadi sumber untuk pendapatan kita ke depan,” kata Iman Sutiawan, Kamis (5/12).

BACA JUGA: Tengah Labuh Jangkar, Kapal Barang Terbakar

Iman menegaskan, DPRD akan terus berupaya melobi pemerintah pusat, agar pemungutan retribusi labuh jangkar itu dilakukan oleh Pemprov Kepri. Keinginan itu, kata Iman juga telah disampaikan ke komisi V DPR RI.

Jika hal itu terealisasi, APBD sekotor pendapatan darah Kepri bakal mengalami peningkatan. “Kita coba. Sudah kita sampaikan ke DPR juga akan kita kejar labuh jangkar itu. Optimis 2025,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pelabuhan Kepri, Awaluddin mengatakan retribusi labuh jangkar di Perairan Kepri saat ini masih di pungut oleh pemerintah pusat. Jika ditunjuk sebagai operator penggerak, PT. Pelabuhan Kepri mengklaim siap.

Kendati demikian, menurutnya pemungutan retribusi labuh jangkar tersebut haruslah berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) hingga Peraturan Menteri terkait.

“Kami memang di disain untuk operator (pemungut retribusi labuh jangkar). Namun bergeraknya berdasarkan perda,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel DPRD Kepri ‘Kejar’ Retribusi Labuh Jangkar pertama kali tampil pada Kepri.

80 Hektare Lahan Belum Dialokasikan

0
Ilustrasi: Alat berat melakukan pematangan lahan Kaveling di Seibinti, Sagulung, Rabu (22/2). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk menghentikan sementara proses alokasi lahan. Langkah ini diambil untuk memastikan penataan dan pemanfaatan lahan berjalan lebih optimal.

Hingga kini, tersedia kurang dari 100 hektare lahan di Batam, dengan sekitar 80 hektare lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) yang belum teralokasi. Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, baru-baru ini menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan verifikasi di lapangan.

”Kami harus memastikan apakah lahan tersebut memiliki kendala, seperti keberadaan permukiman liar (ruli), kontur berbukit, atau hambatan lainnya,” katanya.

BP Batam juga berencana membuat data ketersediaan lahan lebih transparan dan mudah diakses oleh publik. Ke depan, pengalokasian lahan akan dilakukan melalui dua mekanisme utama. Pertama, kawasan strategis tertentu akan dialokasikan melalui metode tender, yang ditetapkan langsung oleh BP Batam.

Kedua, alokasi lahan secara reguler akan dilakukan untuk lahan tanpa hambatan seperti ruli atau masalah kontur.

Selain itu, BP Batam sedang mengevaluasi lahan-lahan yang telah diterbitkan sertifikat hak atas tanah, tetapi belum dimanfaatkan oleh pemiliknya. ”Lahan yang selama dua tahun tidak dibangun akan kami berikan surat peringatan. Proses ini terus berjalan, dan saat ini ada sekitar 3.000 hektare yang dalam tahap evaluasi,” ujar Sudirman.

Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kawasan strategis di Batam yang dapat dimanfaatkan lebih optimal. ”Setelah dievaluasi, ternyata banyak lahan strategis yang bisa dimaksimalkan pemanfaatannya,” katanya.

Terpisah, Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyambut baik langkah tersebut dengan catatan bahwa penghentian ini harus diikuti dengan perbaikan yang nyata. ”Kita sejak lama sudah menyoroti persoalan lahan di Batam menjadi salah satu hambatan investasi yang ada,” ujarnya, Kamis (5/12).

Rafki menjelaskan, banyak alokasi lahan di masa lalu yang tidak tepat sasaran. Alih-alih dimanfaatkan langsung investor untuk pembangunan, sejumlah oknum justru memanfaatkan lahan tersebut sebagai komoditas bisnis dengan menjadi calo. Hal ini menyebabkan harga lahan melonjak dan sulit dijangkau pelaku usaha yang membutuhkan.

”BP Batam perlahan sudah mulai membenahi hal itu. Dalam pertemuan dengan pelaku usaha beberapa minggu yang lalu, BP Batam menjelaskan bahwa pembenahan sedang berlangsung. Karena itu, pengalokasian lahan dihentikan sementara,” kata Rafki.

Meskipun mendukung langkah tersebut, dia mengingatkan agar penghentian sementara ini tidak berlangsung terlalu lama, karena dapat menghambat arus investasi di Batam. ”Asalkan tujuannya benar-benar membenahi persoalan lahan yang ruwet, kita tidak masalah. Tapi, jika tidak membuahkan hasil yang baik, tentunya kita akan memberikan kritik kepada BP Batam,” ujar dia.

DPR RI turut melakukan pengawasan terhadap BP Batam dalam hal pengelolaan lahan. Rafki berharap sinergi ini akan membawa perbaikan signifikan, sehingga di masa depan investor yang membutuhkan lahan dapat mengaksesnya langsung melalui BP Batam tanpa perantara calo.

”Dengan begitu, harga lahan akan lebih wajar, dan iklim investasi di Batam bisa lebih maju lagi,” kata Rafki. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel 80 Hektare Lahan Belum Dialokasikan pertama kali tampil pada Metropolis.