Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2299

Semarak Senam Gabungan Tutup Tahun 2024: Energi Baru untuk BP Batam yang Lebih Produktif

0

batampos – Ratusan pegawai BP Batam tampak memenuhi lapangan parkir BP Batam dengan antusiasme yang membara pada Jumat pagi (6/12/2024). Mereka bersemangat mengikuti Senam Gabungan Akhir Tahun 2024, sebuah kegiatan penuh energi yang digagas oleh Biro Sumber Daya Manusia BP Batam.

Mengusung semangat Hari Bakti BP Batam ke-53, acara tahunan ini menjadi momen istimewa yang ditutup dengan pembagian doorprize menarik. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, yang memberikan motivasi kepada para pegawai untuk terus menjaga kesehatan dan produktivitas.

“Saya sangat senang melihat antusiasme rekan-rekan BP Batam dalam kegiatan ini. Semangat Hari Bakti BP Batam ke-53 yang kita peringati Oktober lalu masih terasa hingga sekarang,” ujar Alex seusai mengikuti senam bersama.

Turut hadir mendampingi Alex adalah Kepala Biro SDM Lilik Lujayanti, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol Ariastuty Sirait, Kepala Biro Umum Budi Susilo, serta Direktur PTSP Harlas Buana. Mereka semua larut dalam gerakan senam yang dipandu dengan irama musik yang menggugah semangat.

Alex berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan, mengingat manfaatnya yang besar dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas kerja. “Dengan tubuh yang sehat, kita dapat memberikan kinerja terbaik untuk BP Batam. Hal ini tentu akan berdampak positif dalam membangun Batam menjadi lebih maju,” tuturnya dengan penuh optimisme.

Sebagai penyemarak, doorprize menarik yang berasal dari sumbangan berbagai unit kerja di lingkungan BP Batam menambah kebahagiaan peserta. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga mempererat kebersamaan antarpegawai.

Selain menjadi penutup manis untuk tahun 2024, senam bersama ini juga merupakan agenda rutin setiap Jumat pagi pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Komitmen ini mencerminkan betapa pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama dalam membangun BP Batam yang lebih maju dan jaya.(*)

Artikel Semarak Senam Gabungan Tutup Tahun 2024: Energi Baru untuk BP Batam yang Lebih Produktif pertama kali tampil pada Metropolis.

Semarak Senam Gabungan Tutup Tahun 2024: Energi Baru untuk BP Batam yang Lebih Produktif

0

batampos – Ratusan pegawai BP Batam tampak memenuhi lapangan parkir BP Batam dengan antusiasme yang membara pada Jumat pagi (6/12/2024). Mereka bersemangat mengikuti Senam Gabungan Akhir Tahun 2024, sebuah kegiatan penuh energi yang digagas oleh Biro Sumber Daya Manusia BP Batam.

Mengusung semangat Hari Bakti BP Batam ke-53, acara tahunan ini menjadi momen istimewa yang ditutup dengan pembagian doorprize menarik. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, yang memberikan motivasi kepada para pegawai untuk terus menjaga kesehatan dan produktivitas.

“Saya sangat senang melihat antusiasme rekan-rekan BP Batam dalam kegiatan ini. Semangat Hari Bakti BP Batam ke-53 yang kita peringati Oktober lalu masih terasa hingga sekarang,” ujar Alex seusai mengikuti senam bersama.

Turut hadir mendampingi Alex adalah Kepala Biro SDM Lilik Lujayanti, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol Ariastuty Sirait, Kepala Biro Umum Budi Susilo, serta Direktur PTSP Harlas Buana. Mereka semua larut dalam gerakan senam yang dipandu dengan irama musik yang menggugah semangat.

Alex berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan, mengingat manfaatnya yang besar dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas kerja. “Dengan tubuh yang sehat, kita dapat memberikan kinerja terbaik untuk BP Batam. Hal ini tentu akan berdampak positif dalam membangun Batam menjadi lebih maju,” tuturnya dengan penuh optimisme.

Sebagai penyemarak, doorprize menarik yang berasal dari sumbangan berbagai unit kerja di lingkungan BP Batam menambah kebahagiaan peserta. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga mempererat kebersamaan antarpegawai.

Selain menjadi penutup manis untuk tahun 2024, senam bersama ini juga merupakan agenda rutin setiap Jumat pagi pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Komitmen ini mencerminkan betapa pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama dalam membangun BP Batam yang lebih maju dan jaya.(*)

Artikel Semarak Senam Gabungan Tutup Tahun 2024: Energi Baru untuk BP Batam yang Lebih Produktif pertama kali tampil pada Metropolis.

Selundupkan Sabu Mencapai 155 Kg, Sindikat Narkotika Tangkapan BNNP Kepri

0
MR, salah seorang tersangka sekaligus pengendali barang haram  saat diamankan BNNP Kepri.

batampos – Kabid Berantas BNNP Kepri, Kombes Bubung Pramiadi mengatakan 7 orang sindikat narkotika yang diamankannya sudah beraksi selama setahun. Jaringan ini menyelundupkan sabu dari Malaysia.

“Asal barang dari Malaysia. Mereka bekerjasama membawa masuk melalui Batam,” ujarnya, Jumat (6/12).

Dari pemeriksaan petugas BNNP Kepri, sindikat ini beraksi sebanyak 4 kali, dengan total barang selundupan sabu mencapai 155 kilogram.

“Ini yang ke 4. Ada diedarkan di Batam dan Provinsi lain,” katanya.

Bubung menambahkan jaringan ini diotaki oleh MR. MR mengatur orang-orangnya untuk menjemput hingga mengedarkan barang haram tersebut.

“MR ini penggeraknya. Rumah kemaren yang digeledah rumahnya,” ungkapnya.

Dineritakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menggeledah 2 rumah mewah di 2 lokasi, Kamis (5/12) siang. Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut atas pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 40 kg.

Rumah yang digeledah yakni milik MR, salah seorang tersangka sekaligus pengendali barang haram tersebut. Lokasinya di Jalan Cemara Mas nomor 10, Sukajadi, Batam Kota, dan Perumahan Palm Beach nomor 20, Lubuk Baja.

Penggeledahan pertama dilakukan di Jalan Cemara Mas nomor 10, Sukajadi, Batam Kota. Rumah ini merupakan kediaman MR bersama istri dan 3 anaknya.

Dari rumah berlantai II tersebut, petugas menyita uang tunai, dokumen pribadi, seritifikat tanah, sertifikat rumah, sertifikat apartemen, sertifikat ruko, BPKB kendaraan dan perhiasan.

Sedangkan rumah Palm Beach nomor 20, Lubuk Baja merupakan aset MR yang ditempati ibunya. Dari lokasi, petugas juga menyita beberapa aset berupa sertifkat rumah. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Selundupkan Sabu Mencapai 155 Kg, Sindikat Narkotika Tangkapan BNNP Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Naik Motor Satu Keluarga, Ditabrak Rombongan Sapi, Bayi 1 Tahun Alami Luka Serius

0
Saksi mata, Fendi sedang membantu memberikan pertolongan kepada korban, Sapar dan keluarga usai mengalami kecelakaan ditabrak rombongan sapi. f.ihsan

batampos – Akibat rombongan sapi yang berkeliaran, membuat satu keluarga harus mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis di Puskesmas Jemaja Timur, Jum’at, (6/12).

Korban, Sapar menjelaskan dalam peristiwa ini, ia bersama istri serta dua anaknya sedang mengendarai sepeda motor dari Ulu Maras hendak menuju Letung.

BACA JUGA: Antisipasi Penyakit Sapi Ngorok, Bintan Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak

“Tiba di Dusun Dapit, lagi enak-enak bawa motor, datang rombongan sapi lewat sambil berlari. Langsung nabrak motor,” ujar Sapar.

Karena tak sempat menghindar, Sapar beserta keluarga mengalami cedera serius. Bahkan, anaknya yang masih berusia 1 tahun mengalami luka-luka.

“Anak saya trauma, ada luka. Kalau abangnya lecet sedikit. Adeknya yang baru 1 tahun, luka dan trauma,” terang Sapar.

Saksi mata, Fendi menambahkan dari pengamatannya posisi korban dalam lajur yang benar. Tapi, naas datang rombongan sapi yang kurang pengawasan dari pemilik melintas menabrak korban.

“Pas kajadian saya ada dilokasi kebetulan posisi di depan saya saat berkendara, jadi saat itu korban mau mengelak rombongan sapi yang ada di tiba-tiba nabrak dia,” tutur Fendi.

Kejadian ini, menurutnya sudah sering terjadi. Namun, tidak ada itikad baik dari pemilik sapi dalam mengawasi hewan ternaknya itu.

“Pemilik acuh tak acuh. Sudah sering terjadi. Kita meminta kepada Pemerintah Kecamatan untuk bisa menghimbau kepada pemilik sapi untuk bisa dikandang agar tidak terulang lagi,” pinta Pendi.

Sementara itu Camat Jemaja Timur, Wan Marzuni menegaskan segera memanggil para peternak untuk diminta lebih optimal mengawasi hewan peliharannya.

“Kita panggil. Supaya betul-betul dikandangkan lah hewan ternaknya. Ini kan mengancam keselamatan pengendara,” tegas Marzuni. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Naik Motor Satu Keluarga, Ditabrak Rombongan Sapi, Bayi 1 Tahun Alami Luka Serius pertama kali tampil pada Kepri.

Roby-Deby Pemenang Pilkada Bintan 2024

0
Ketua KPU Bintan, Haris Daulay dan saksi paslon disaksikan komisioner KPU Bintan menandatangani berita acara rekapitulasi penghitungan hasil suara di Bintan Agro Hotel di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (6/12/2024) sore. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan telah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Bintan pada Jumat (6/12/2024) sore.

Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilaksanakan di Bintan Agro Hotel di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Deby Maryanti unggul dengan perolehan suara sekitar 49.430 atau 68,29 persen.

Sedangkan kolom kosong  memperoleh suara sekitar 22.949 suara atau 31,71 persen.

Sementara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura dari rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten Bintan memperoleh 41.109 suara atau 56,6 persen.

Sedangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, M Rudi dan Aunur Rafiq mendapat 31.503 suara atau 43,4 persen.

Ketua KPU Kabupaten Bintan, Haris Daulay menyampaikan, tidak ada persoalan dalam rekapitulasi penghitungan hasil suara baik pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri maupun calon bupati dan wakil bupati.

“Tidak ada kendala dari hasil rekapitulasi tingkat kecamatan, angkanya singkron,” ujar Haris usai proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten.

Hanya, katanya, saksi dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri nomor urut 2 menolak untuk menandatangani hasil rekapitulasi dari lima kecamatan yakni Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan Timur, Gunung Kijang, Teluk Sebong dan Teluk Bintan.

BACA JUGA: Roby-Deby Klaim Menang 68,3 Persen di Pilkada Bintan

Alasannya, salah satunya terkait dugaan keberpihakan aparatur sipil negara (ASN).

“Tadi sudah dibantah Bawaslu, tidak ada laporan, hanya ada satu temuan,” katanya.

Setelah rekapitulasi ini, dia mengatakan, pihaknya menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan hasil suara untuk bupati dan wakil bupati Bintan.

“Khusus bupati Bintan akan kami tetapkan dalam SK perolehan suara, SK itu yang kemudian jika ada pihak yang merasa pelaksanaan pilkada kurang adil, ada yang dirugikan maka bisa mengajukan keberatan ke Mahkamah Konstitusi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Roby-Deby Pemenang Pilkada Bintan 2024 pertama kali tampil pada Kepri.

Disnaker Kepri Rampungkan Rekomendasi UMP 2025, Angka Final Menunggu Gubernur

0
Kepala Disnaker Kepri, Mangara Simarmata. F. Arjuna/Batam Pos 
batampos – Pembahasan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) di Kepri tahun 2025 telah selesai. Pemerintah menggunakan formulasi sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 16 Tahun 2024 yang mengatur kenaikan upah sebesar 6,5 persen
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kepri, bakal menyerahkan rekomendasi terkait UMP tahun 2025 kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Rekomendasi tersebut merujuk pada peraturan yang berlaku dan pembahasan saat rapat bersama serikat pekerja dan asosiasi pengusaha.
“Kami akan segera memberikan rekomendasi kepada gubernur terkait UMP 2025. Apapun dari teman-teman serikat pekerja dan asosiasi pengusaha kami harapkan dapat memahami putusan Kemenaker tersebut,” ujar Kepala Disnaker Kepri, Mangara Simarmata, Jumat (6/12) usai rapat pembahasan, di Graha Kepri, Batam.
Proses pembahasan UMP 2025 telah berjalan dengan tertib, meskipun ada beberapa keberatan dari serikat pekerja. Ia menyebut, UMP adalah batasan upah paling rendah untuk wilayah Kepri, khususnya bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.
“Teman-teman serikat pekerja sebenarnya tidak menerima UMP ini karena dianggap terlalu rendah. Namun, bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, sudah ada struktur dan skala upah yang berlaku,” kata dia.
Mangara menambahkan, bahwa Dewan Pengupahan di tingkat kabupaten dan kota akan membahas Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), sehingga fokus pembahasan Disnaker Kepri hanya pada UMP.
Terkait angka pasti UMP 2025, dia enggak menyebut besarannya. Yang jelas, keputusan akhir ada di tangan gubernur.
“Usulannya macam-macam, tapi gubernur nantinya akan menetapkan angka yang sesuai dengan aturan. Saat ini angka pastinya belum ada karena gubernur belum menandatangani keputusan tersebut,” katanya.
Mangara menambahkan, bahwa UMP 2024 sebelumnya digunakan oleh Kabupaten Lingga dan Kota Tanjungpinang sebagai standar minimum upah daerah. Jika UMK lebih rendah dari UMP, maka kabupaten/kota wajib menggunakan UMP sebagai standar pengupahan.
Sementara itu, Disnaker Kepri juga dijadwalkan akan membahas upah minimum sektoral pada Senin mendatang. (*)
Reproter:  Arjuna 

Artikel Disnaker Kepri Rampungkan Rekomendasi UMP 2025, Angka Final Menunggu Gubernur pertama kali tampil pada Metropolis.

Masuk Musim Hujan, Harga Sayur di Anambas Tembus Rp 50 Ribu per Kilo

0
Seorang pedagang di Pasar Inpres Tarempa sedang melayani pembeli. Untuk harga mengalami kenaikkan yang signifikan. f.ihsan

batampos – Harga sejumlah komoditas pangan di Anambas mulai mengalami kenaikan yang signifikan.

Pantauan di Pasar Inpres Tarempa, untuk harga sayur dijual hingga Rp 50 ribu. Biasanya, pedagang menjual hanya kisaran Rp 25 ribu.

BACA JUGA: Hafizha Panen Sayur di Kebun Dasa Wisma Nila

Pedagang mengungkapkan harga sayur naik disebabkan faktor cuaca yang sedang memasuki musim hujan. Mengakibatkan, petani gagal panen.

“Sayur ini dari lokal (Anambas), tak ada dari Bintan. Ya itu, mahal sekali sekarang Rp 50 ribu untuk semua jenis sayur. Kalau kangkung cuma Rp 35 ribu, murah sedikit,” ujar seorang pedagang, Ina, Kamis, (5/12).

Kemudian untuk cabai, kata dia, juga mengalami kenaikkan. Harganya kini mencapai Rp 80 ribu per kilo sedangkan untuk per ons dibanderol Rp 10 ribu.

“Itu untuk semua cabai. Kita ambil dari Batam. Harga disana pun naik juga,” sebut Ina.

Yang membuat harga naik disebabkan oleh ongkos kirim kapal yang mahal. Untuk satu kilo cabai, membutuhkan modal Rp 65 ribu.

“Sudah include itu, dari ongkos kirim kapal, dan upah angkut buruh,” tutur Ina.

Harga tomat pun turut meningkat tajam, biasa per kilo dibanderol Rp 25 ribu. Kini, dijual menjadi Rp 35 ribu per kg.

“Bawang naik juga dek. Bawang merah awalnya Rp 25 ribu per kilo menjadi Rp 35 ribu. Kalau bawang putih per kilo Rp 38 ribu menjadi Rp 45 ribu,” terang Ina.

Ina mengeluhkan untuk daya beli masyarakat saat ini sedang menurun. Menurutnya hal ini dikarenakan sedang musim hujan, sehingga membuat pembeli malas untuk keluar rumah.

“Pernah satu harian hujan, tak ada yang beli. Mau macam mana lagi, sudah musim hujan kan,” pungkas Ina. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Masuk Musim Hujan, Harga Sayur di Anambas Tembus Rp 50 Ribu per Kilo pertama kali tampil pada Kepri.

Kadin Batam Kritik Penghentian Alokasi Lahan, Soroti Dampak Investasi

0
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk. (Dokumentasi pribadi untuk Batam Pos)

batampos – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk, menyampaikan kritik terkait kebijakan penghentian alokasi lahan baru oleh BP Batam. Ia menilai kebijakan ini akan berdampak langsung pada investasi, khususnya di sektor pertanahan.

“Dampaknya investasi di bidang pertahanan pasti berhenti. Pelayanan di pertanahan ini tidak hanya alokasi baru, ada layanan jenis lainnya. Yang tidak dilayani, kan, hanya permintaan alokasi lahan baru. Kalau perpanjangan atau WTO, saya kira tidak termasuk,” ujarnya, Jumat (6/12).

Menurut dia, kebijakan penghentian ini mengikuti arahan Komisi VI DPR RI, namun pelaksanaannya tetap berada di tangan Kepala BP Batam. Aturan tersebut semestinya tidak menghentikan pelayanan sepenuhnya, terlebih jika masalah yang dihadapi hanya terkait sistem yang sedang diperbaiki.

“Kalau sistem LMS (Land Management System) lagi dalam perbaikan, sambil berjalan harusnya layanan tetap dibuka. Kalau sistem ini belum bisa digunakan, ya pakai sistem yang lama,” kata Jadi.

Ia menyebut, BP Batam sebetulnya telah memiliki sistem pengelolaan pertanahan yang baik sejak era kepemimpinan sebelumnya, mulai dari Mustofa, Hartanto, hingga Lukita. Namun, ia mempertanyakan efektivitas implementasi LMS di bawah kepemimpinan saat ini.

“Sebenarnya ini masalah pada orangnya (SDM). Kalau SDM-nya tidak baik, pelayanannya juga tidak baik,” kritik Jadi.

Ia menegaskan, masyarakat dan pelaku usaha sebagai konsumen tidak seharusnya dirugikan oleh persoalan internal sistem atau kebijakan BP Batam.

“Kalau ada dugaan-dugaan (perkara lahan), sepanjang itu benar, kenapa harus takut? Yang diduga itu saja yang diungkapkan, tapi pelayanan tetap dibuka,” kata dia.

Jadi juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan lahan. Ia meminta BP Batam untuk terbuka mengenai perusahaan-perusahaan yang telah menerima Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

Kadin Batam dengan tegas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penghentian layanan pertanahan, karena dianggap menghambat perkembangan investasi khususnya bidang pertanahan di Batam.

Reporter: Arjuna
Foto: Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk. (Dokumentasi pribadi untuk Batam Pos)

Artikel Kadin Batam Kritik Penghentian Alokasi Lahan, Soroti Dampak Investasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Sampah Meluber Hingga ke Jalan di Depan TPU Seitemiang

0
Penumpukan sampah di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Penumpukan sampah kembali menjadi perhatian di Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang. Sedikitnya ada dua titik lokasi yang terlihat penuh dengan sampah rumah tangga, material bekas medis, limbah pasar kaget, hingga material bangunan bekas.

Sepanjang jalan ini, kondisi serupa juga terlihat di beberapa lokasi lain. Sampah meluber hingga ke pinggir jalan, menciptakan pemandangan tak sedap dan mengganggu aktivitas warga sekitar. “Penumpukan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Sebelumnya, sampah juga sempat menumpuk di pinggir jalan masuk TPU umat Kristen, tetapi setelah dibersihkan, muncul lagi lokasi lain,” ungkap Yono, warga setempat.

Suhardi, pedagang bunga yang berjualan di sekitar TPU, menyampaikan bahwa perilaku warga menjadi salah satu penyebab utama. “Banyak yang melintas lalu membuang sampah di sini. Mereka masukkan sampah rumah tangga ke kantong plastik dan lempar begitu saja ke pinggir jalan,” ujarnya.

Suhardi juga menyebut adanya oknum pedagang pasar kaget yang membuang sampah menggunakan mobil pick-up pada malam hari. “Setiap malam makin bertambah sampahnya,” tambahnya.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam. Eka Surianto, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, mengakui pihaknya terus berupaya mengatasi persoalan ini. Namun, upaya tersebut terkendala oleh kebiasaan buruk masyarakat yang enggan membuang sampah pada tempatnya.

“Kami tetap bekerja maksimal di lapangan, armada selalu dikerahkan untuk membersihkan sampah. Tapi kalau masyarakat tidak mendukung dengan tertib membuang sampah, sulit rasanya masalah ini selesai,” kata Eka. Ia juga mengimbau agar masyarakat aktif menjaga kebersihan dengan melakukan gotong royong secara rutin.

Selain itu, DLH juga mempertimbangkan penempatan titik-titik bak sampah baru untuk memudahkan warga. Namun, Eka menegaskan bahwa solusi ini tidak akan efektif tanpa perubahan perilaku dari masyarakat. “Perlu ada kerja sama antara pemerintah dan warga. Disiplin membuang sampah itu kunci utama,” tambahnya.

Beberapa warga mengusulkan pemasangan kamera pengawas di lokasi-lokasi rawan pembuangan sampah ilegal. Mereka berharap langkah ini dapat menindak tegas para pelanggar. “Kalau ada sanksi, mungkin orang-orang akan berpikir ulang sebelum buang sampah sembarangan,” kata Herman, salah satu perangkat RT di Seitemiang.

Fenomena penumpukan sampah di Batam memang bukan hal baru. Berulangnya masalah ini menandakan perlunya langkah yang lebih tegas dari pemerintah, termasuk edukasi kepada masyarakat. Edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dinilai menjadi langkah awal yang perlu diutamakan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Sampah Meluber Hingga ke Jalan di Depan TPU Seitemiang pertama kali tampil pada Metropolis.

Miftah Maulana Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Begini Tanggapan Istana

0
Miftah Maulana Habiburahman (dua dari kanan) mengunjungi rumah Sunjhaji (tengah) di Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, kemarin (4/12). (ROFIK G.P./JAWA POS RADAR MAGELANG)

batampos – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyatakan menghormati keputusan Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, yang mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

“Kita hormati keputusan beliau,” kata Hasan Nasbi kepada wartawan, Jumat (6/12). Meski demikian, Hasan mengaku belum memiliki informasi siapa yang akan menggantikan Miftah.

Ia menekankan, itu merupakan hak prerogratif Presiden Prabowo Subianto. “Itu hak prerogratifnya Presiden,” lanjut Hasan.

Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah sebelumnya mengajukan pengunduran diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Keputusan itu disampaikan Miftah setelah menuai polemik terkait dugaan penghinaan terhadap penjual es teh dalam acara Magelang Bersalawat beberapa waktu lalu.

“Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, dan penuh kesadaran saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan, setelah berdoa, bermuhsabah dan berisitikharah. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai utusan khusus presiden,” ujar Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Jogjakarta, Jumat (6/12).

Miftah menyatakan, keputusan pengunduran diri itu diambil tidak dengan paksaan. Ia menekankan bahwa keputusan itu merupakan bentuk tanggung jawab dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto

“Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapapun, bukan karena permintaan siapapun. Tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggungjawab saya yang mendalam kepada bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” tegas Miftah.

Diketahui, Miftah Maulana Habiburrahman menuai kritik publik setelah terekam video mengolok-olok seorang penjual es teh yang berdagang dalam acara pengajian Magelang Bersholawat beberapa waktu lalu.

Dalam video itu, Miftah yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, berkata kasar kepada pedagang tersebut.

“Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak nggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), goblok. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir),” tutur Miftah kepada pedagang es teh dalam video tersebut.

Akibat perkataan itu, publik banyak menuntut agar Miftah mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Meski memang, Miftah telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pedagang es teh tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Miftah Maulana Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Begini Tanggapan Istana pertama kali tampil pada News.