Ansar-Nyanyang bergembira dengan hasil hitung cepat.
batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad memastikan kemenangan Pilkada Kepri 2024 untuk masyarakat Kepri secara menyeluruh. Ansar menegaskan bahwa kemenangan pasangan Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura, ia persembahkan untuk masyarakat Kepri.
“Kemenangan Sayang adalah punya kepri, kemenangan ini adalah kita semua,” kata Ansar, di Markas Koalisi (Mako) Sayang, Batam, Rabu (27/11/2024).
Ansar meneruskan, kerja keras para pendukung dan relawannya tidak akan berhenti sampai di sini. Ia menegaskan, bahwa suara dukungan untuk Ansar-Nyanyang harus dijaga sampai pada pengukuhan oleh KPU.
“Tapi kita mesti waspada. Di setiap suara kita, kita harus jaga. Agar kita, prinsipnya tidak ingin mencurangi dan dicurangi orang lain,” tutur Ansar.
Di samping itu, Ansar menerangkan bahwa kemenangannya ini tidak didapatkan dengan mudah. Meskipun hanya selisih tipis di beberapa kota/kabupaten, namun efeknya sangat besar.
“Kabupaten kota diluar Batam seperti Karimun, itu pasti ceruk suaranya besar ya. Meskipun bedanya 1-2 persen, kalkukasi perolehan suara maupun selisihnya cukup besar,” ucapnya.
Oleh karena itu, Ansar menegaskan bahwa masyarakat Kepri kompak menginginkan keberlanjutan. Karenanya, ia persembahkan kemenangan ini untuk masyarakat Kepri.
“Dari data yang dimiliki, bahwa insha allah kami memenangkan Pilkada Kepri 2025-2030,” tutup Ansar. (*/adv)
batampos – Calon Wakil Gubernur (cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Nyanyang Haris Pratamura mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para relawan hingga para pendukung di Pilkada Kepri 2024. Menurutnya, para pendukung dan relawan Ansar-Nyanyang (Sayang) sudah bekerja maksimal untuk mewujudkan kemenangan untuk kemajuan Kepri.
“Terima kasih yang telah mendukung Sayang dan mewujudkan kemenangan di kontestasi Pilkada Kepri 2024,” kata Nyanyang, di Markas Koalisi (Mako) Sayang, Batam, Rabu (27/11/2024).
Nyanyang meneruskan, bahwa para pendukung serta relawan tersebut memberikan efek signifikan untuk kemenangan Sayang. Menurutnya, berkat dukungan besar maka visi misi Sayang ke depan bisa berjalan dengan baik.
“Saya dan Pak Ansar bisa pastikan visi misi yang telah berjalan, akan kami perkuat dan kami lanjutkan,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Nyanyang juga mengucapkan terima kasih lantaran dukungan kuat tersebut membuat perolehan suaranya bersama Ansar menang di 6 kabupaten/kota Kepri. Ia menilai, kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan semua pihak.
“Kepada semua pendukung dan relawan, saya ucapkan terima kasih dan bagaimana rekan-rekan menjaga suara-suara yang sudah kita dapatkan, sampai ke kabupaten/kota,” terangnya.
Maka dari itu, Nyanyang menjelaskan bahwa besarnya dukungan tersebut menjadi bukti jika masyarakat Kepri menginginkan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, tanpa dukungan relawan dan simpatisan, kemenangan Sayang ini tidak ada apa-apanya.
“Kemenangan Ansar-Nyanyang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan waktu, tenaga dan pikiran yang telah diberikan para simpatisan hingga pendukung untuk mewujudkan Kepri maju,” tandasnya. (*/adv)
Wakapolda Kepri Brigjen Po melakukan peninjauan pelaksanaa Pilkada di TPS 18 perumahan KDA Batam center, Rabu (27/11) F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Wakapolda Kepri, Brigjen Asep Safrudin memastikan pemungutan suara di seluruh TPS di Kepri berjalan lancar. Hal ini disampaikannya setelah meninjau TPS disejumlah kawasan Batam Kota dan Lubuk Bajaz
“Tidak ada gangguang disemua titik TPS. Mulai dari Natuna sampai Barelang semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Asep mengaku akan terus memonitor keamanan seluruh TPS melalui personel yang bertugas. Pengamanan di TPS ini akan berlangsung hingga penghitungan suara.
“Akan terus dimonitor melaluoi laporan-laporan,” tegasnya.
Selain di Batam, peninjauan TPS ini turut dilakukan Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah. Adapun lokasinya di Karimun, Bintan, dan Tanjung Pinang.
“Dari peninjauan, warga sudah berdatangan dengan aman,” kata Asep.
Sementara, Kapolresta Barelang Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan untuk memberikan rasa aman, pihaknya turut melakukan patroli.
“Kehadiran kami untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses demokrasi di wilayah Batam. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan aman saat memberikan hak pilihnya,” ujarnya.
Ia berharap situasi kondusif akan terus berlangsung hingga penghitungan suara nanti, atau seperti saat pemungutan suara.
“Semoga sampai tahap penghitungan suara nanti tanpa hambatan yang berarti,” tutupnya. (*)
Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian saat konfrensi pers di Posko Pemenangannya yang berada dikawasan Selayang Pandang (SP), Tarempa. f.ihsan
batampos – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian meraih hasil teratas dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Anambas 2024.
Keduanya di usung oleh Partai Golongan Karya (Golkar), Demokrat, Nasional Demokrat (Nasdem) dan Persatuan Indonesia (Perindo).
Dari hasil quick count yang dilakukan oleh internal tim pemenangan, pasangan dengan jargon Energi Baru ini memperoleh 8.843 suara dengan persentase 38.90 persen jauh mengungguli petahana Wan Zuhendra-Amat Yani yang memperoleh 5.391 suara dengan persentase 23.72 persen.
Lalu, diposisi ketiga ditempati oleh pasangan Rusli Effendi-Johari yang mendapatkan 5.017 suara dengan persentase 22.07 persen. Terakhir, Neko Wesha Pawelloy-Taufik yang memperoleh 2.989 suara dengan persentase 13.15 persen. Data ini terakhir update pada pukul 19.30 WIB.
“Alhamdulillah kami unggul di 9 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di Anambas,” ujar Raja Bayu Febri Gunadian dalam konfrensi pers yang dilaksanakan di Posko Pemenangan, Kawasan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kabupaten Anambas.
Raja Bayu mengajak seluruh partisipasi untuk mengawal ketat suara hingga ke tahapan pleno oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Anambas.
Kemenangan ini tak lepas dari racikan tangan dingin dari Ketua Tim Pemenangan, Raja Amirullah yang telah banyak malang melintang dunia politik. Raja Amirullah sempat menjabat Bupati Natuna pada periode 2010-2011.
“Saya dan pak Aneng komitmen terus mengabdi untuk masyarakat. Dan telah menyiapkan 9 program untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Raja Bayu.
Sementara itu, hasil quick count versi Help Desk Pilkada Pemerintah Kabupaten Anambas juga menempatkan pasangan Aneng-Raja Bayu pada posisi teratas.
Dari data terakhir, pasangan ini memperoleh suara 37, 96 persen dengan 9.701 suara.
Adapun paslon Rusli – Johari memperoleh suara 23,32 persen atau 5.944 suara, paslon Wan Zuhendra – Amat Yani 24,81 persen atau 6.419 suara dan paslon Neko 13,59 persen atai 3.515 suara. (*)
Ade Angga menyampaikan keterangan pers terkait hasil Pilgub Kepri 2024.
batampos – Ketua Tim Pemenangan Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura (Sayang), Ade Angga memastikan kemenangan pasangan Ansar-Nyanyang di Pilgub Kepri 2024. Ade menegaskan bahwa Ansar-Nyanyang unggul dari kandidat nomor urut 2, Muhammad Rudi-Aunur Rafiq.
“Bismillahirrahmanirrohim insha Allah pasangan Sayang memenangkan Pilkada Kepri 2024,” kata Ade, di Markas Koalisi (Mako) Sayang, Batam, Rabu (27/11/2024).
Ade meneruskan, kendati demikian, para pendukung dan relawan Sayang tidak boleh berpuas diri terlebih dahulu. Lantaran perjalanan Ansar-Nyanyang ini masih panjang.
“Melalui mimbar ini kami sampaikan kepada seluruh parpol, kita belum boleh bereuforia terlalu tinggi,” ucap Ade.
Lebih lanjut, Ade meyakini, dalam masa penghitungan sampai dengan masa pleno KPU, ia memastikan tidak akan ada satu suara pun yang tidak tercatat. Ia memastikan akan menjaga sampai dengan satu suara pun.
“Kami juga memastikan bahwa tidak akan ada 1 suara pun yang hilang dari quick count,” ucapnya.
Maka dari itu, Ade menerangkan bahwa saat ini dirinya bersama dengan para relawan pendukung Sayang wajib bersyukur. Menurutnya, kemenangan ini menjadi kerja keras bagi kita semua.
“kita patut bersyukur kepada Allah SWT, berkat kerja keras, hasil ini merupakan hasil yang terbaik untuk Provinsi Kepri,” tandasnya. (*/adv)
Pasangan Calon Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad-LiClaudia Chandra bersam tim pemanangan memberikan keterangan di rumah pemenangan Asli di Batamcenter, Rabu (27/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut 02, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI), optimistis memimpin hasil Pilkada Batam berdasarkan hitung cepat atau quick count sementara.
Dalam konferensi pers di Rumah Pemenangan ASLI, Sei Panas, Rabu (27/11) sore, pasangan ini mengklaim memperoleh lebih dari 60 persen suara dari total 80 persen hasil penghitungan suara yang telah masuk.
Atas itu, Amsakar menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh masyarakat Batam atas dukungan yang diberikan. “Atas nama pasangan ASLI, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Batam, terutama atas kontribusi tulus mereka dalam proses demokrasi ini,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar partai pengusung, relawan, anggota DPRD dan DPR RI, serta berbagai elemen masyarakat seperti petani, nelayan, dan buruh yang terus mendukung di sepanjang kampanye. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersatu demi masa depan Batam.
“Kami ingin menekankan, kontestasi ini hanya bagian dari tahapan demokrasi. Saatnya kita memasuki babak baru. Jangan ada lagi faksi dan friksi. Kita semua harus bersama-sama membangun Batam menjadi lebih hebat,” kata Amsakar.
Meski hasil sementara menunjukkan keunggulan ASLI, ia menegaskan pentingnya menjaga kondusifitas kota. “Menjadi pemenang memang penting, tapi menjaga kedamaian kota ini jauh lebih penting,” lanjutnya.
Ketika ditanya soal komunikasi dengan rivalnya, Nuryanto, ia menyebut hubungan baik mereka tetap terjaga. Perbedaan dalam Pilkada tidak seharusnya menciptakan jarak antar kandidat. Amsakar bahkan sempat bercanda, mengakui telah mencoba menghubungi Nuryanto usai pencoblosan untuk berkelakar.
“Saya dan Cak Nur (Nuryanto) bersahabat baik. Kami tinggal di kawasan yang sama, dan komunikasi tetap berjalan. Saya ingin bilang, ‘Cak Nur, jangan lupa pilih nomor 2′, kira-kira begitu. Bisa jadi Cak Nur pun akan berbicara sama. Tapi mungkin beliau lagi sibuk, tak sempat mengangkat (telfon),” katanya sambil tertawa.
Sementara itu, Li Claudia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Batam, baik yang memilih maupun tidak memilih pasangan ASLI. Dia juga memberikan apresiasi khusus kepada kelompok, khususnya para emak-emak yang aktif mendukung selama masa kampanye. Ia meminta doa agar pasangan ASLI selalu sehat untuk melayani masyarakat dengan maksimal.
“Kami akan bekerja untuk semua masyarakat Batam tanpa perbedaan. Kami mengabdi setulus hati,” katanya.
Ketua Tim Pemenangan ASLI, Iman Sutiawan menyebut, meski hasil quick count menunjukkan keunggulan, tugas tim belum selesai. Dia mengingatkan pendukung ASLI agar tidak terlena dalam euforia.
“Kami masih mengawal proses penghitungan suara hingga selesai dan diumumkan secara resmi oleh KPU. Ini adalah tanggung jawab besar. Kami akan terus memastikan kemenangan ini terjaga hingga penetapan resmi,” kata dia.
Di sisi lain, Iman mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat, mulai dari tim koalisi hingga relawan yang bekerja tanpa henti. Kemenangan adalah milik bersama, dan dia meyakini Batam menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan Amsakar-Li Claudia. (*)
Petugas BP3MI mendara pekerja migran Indonesia yang baru tiba di pelabuhan Internasional Batam Center, Rabu (27/11). Para PMI ini dipulangkan dari Malaysia. F Cecep Mulya na/Batam Pos
batampos – Wawan, seorang pria tua yang duduk di kursi roda, tidak mampu membendung tangis saat bertemu dengan Miftahul, seorang pria muda, di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Rabu (27/11). Keduanya adalah ayah dan anak kandung yang telah berpisah selama 7 tahun.
Perpisahan mereka bermula pada tahun 2018, ketika Wawan memutuskan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Untuk masuk ke Malaysia, Wawan menggunakan visa pelancong, namun kemudian bekerja secara ilegal di salah satu perusahaan di sana.
Sebelum bertemu dengan anaknya, kursi roda yang membawa Wawan terlihat didorong oleh seorang petugas dari area kedatangan. Wawan kini harus menggunakan kursi roda karena tidak mampu berjalan normal setelah mengalami stroke beberapa bulan lalu.
Wawan adalah salah satu dari 127 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dideportasi oleh Malaysia karena tinggal atau bekerja tanpa izin. Ia bersama WNI lainnya tiba di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter sekitar pukul 13.09 WIB setelah bertolak dari Pelabuhan Situlang Laut, Malaysia.
Di depan ruang kedatangan, mata Wawan tampak bingung. Ia terlihat mencari seseorang tetapi ragu untuk berbicara. Tiba-tiba, tangannya yang lemah mengangkat sebuah ponsel dan meminta tolong kepada seseorang. “Tolong carikan WA, saya mau telepon anak,” ucapnya pelan.
Melalui ponselnya, Wawan menghubungi seorang bernama Miftahul. Ekspresi bahagia langsung terlihat di wajahnya ketika panggilan itu dijawab.
Tak lama kemudian, seorang pemuda berlari mendekatinya dan langsung memeluk Wawan. Keduanya menangis terharu. “Ini anak kedua saya,” ujar Wawan sambil terisak.
Miftahul, pemuda berusia 27 tahun itu, mengaku baru tiba di Batam untuk menjemput ayahnya. Mereka telah berpisah selama 7 tahun.
“Waktu mau berangkat, bapak sehat. Tapi yang paling penting sekarang bapak bisa pulang. Sudah 7 tahun kami berpisah,” kata Miftahul sambil menangis.
Momen pertemuan Wawan dan anaknya membuat beberapa PMI lain merasa iri, termasuk seorang pria tua lain yang juga duduk di kursi roda. Ia tampak sulit berbicara dan terus menangis karena tidak ada keluarga yang menjemputnya.
Kepala BP3MI, Imam R, mengatakan bahwa sebanyak 127 PMI dipulangkan dengan berbagai alasan, mulai dari tidak memiliki izin kerja hingga tinggal melebihi batas waktu yang diizinkan.
“Dari 127 WNI yang dipulangkan, sebagian ada yang menjalani hukuman di Malaysia, sementara lainnya meminta dipulangkan karena sakit atau usia lanjut,” jelas Imam di tengah proses pemulangan PMI di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter.
Menurut Imam, sebagian besar PMI yang dideportasi adalah laki-laki, dengan jumlah 98 orang. Selain itu, terdapat 27 perempuan dan 3 anak-anak. Ratusan PMI tersebut akan ditampung sementara di rumah penampungan BP3MI di Batamcenter.
“Untuk sementara waktu mereka akan berada di penampungan untuk pendataan. Setelah itu, baru dipulangkan ke daerah masing-masing,” imbuh Imam.
Ia juga menjelaskan bahwa mayoritas PMI yang dipulangkan berasal dari wilayah timur Indonesia, Jawa, hingga Sumatera. Semuanya berada di Malaysia secara ilegal.
Tantowi Yahya, Presiden UID dan Duta Besar Keliling untuk Pasifik.
batampos – Dalam semangat mewujudkan dunia yang lebih harmonis dan berkelanjutan, Yayasan United In Diversity (UID) akan menggelar Tri Hita Karana Universal Reflection Journey (THK U) pada 14 Desember 2024 di Kura Kura Bali.
Acara ini menjadi bagian dari upaya mendukung Deklarasi Bersama Istiqlal, yang menyerukan persatuan global dalam menghadapi tantangan masa depan.
Berlatarkan keindahan alam Bali, THK U menjadi ruang refleksi dan dialog untuk para pemimpin dunia. Acara ini bertujuan menemukan solusi atas tantangan global dengan mengedepankan nilai-nilai 5P Global Movement: Perdamaian, Kesejahteraan, Manusia, Bumi, dan Kemitraan.
“Tri Hita Karana Universal Reflection Journey adalah panggilan bagi kita semua untuk berhenti sejenak, merefleksikan tantangan dunia, dan merumuskan solusi yang berakar pada harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas,” ujar Tantowi Yahya, Presiden UID dan Duta Besar Keliling untuk Pasifik, dalam keterangan pers.
Menurut Tantowi, acara ini juga menjadi platform kolaborasi dan inovasi yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan perdamaian. “Dalam masa penuh tantangan ini, penting bagi kita untuk bekerja bersama, menciptakan masa depan yang lebih harmonis dan bahagia bagi generasi mendatang,” tambahnya.
THK U akan menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh, seperti Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Luhut B. Panjaitan (Ketua Dewan Ekonomi Nasional), Menteri Agama, Nasaruddin Umar; dan Mari Elka Pangestu (Utusan Khusus Presiden untuk Perdagangan Internasional dan Kerjasama Multilateral). Bersama, mereka akan menyuarakan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan membahas langkah konkret untuk menjembatani kesenjangan sosial, ekologis, dan spiritual.
Dalam nuansa Nyepi Bali, kegiatan ini juga akan mencakup sesi penyalaan lilin sebagai simbol harapan. Para peserta dari seluruh dunia dapat bergabung secara daring melalui Zoom, memperkuat pesan persatuan dan empati untuk menciptakan harmoni yang mendalam antara manusia dan alam.
Filosofi Tri Hita Karana yang mengilhami acara ini mengajak semua pihak untuk kembali terhubung, merefleksikan tantangan, dan bersama-sama mencari jalan keluar. “Keterlibatan Anda akan membawa inspirasi besar. Mari bersama-sama menciptakan masa depan berkelanjutan melalui kolaborasi dan inovasi,” ujar Tantowi, mengakhiri pesannya.
THK U diharapkan menjadi langkah nyata menuju dunia yang lebih damai, makmur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat global untuk perubahan transformatif. (*)
batampos – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau Ara mengakui akan memberikan hadiah Rp 8 miliar kepada mereka yang berhasil menemukan Harun Masiku, yang merupakan salah satu buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ara menyebut hal itu menjadi salah satu bentuk partisipasi publik agar di negara ini tidak ada orang yang kebal hukum.
“Iya dong, kita kan partisipasi publik. Kita kan berharap negara ini tidak ada (yang) kebal hukum. Masa ada orang yang sudah bertahun-tahun tersangka, kok bisa bebas berkeliaran?” kata Ara kepada wartawan disela kunjungan kerjanya di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (27/11).
Ia menduga, Harun Masiku yang tak kunjung ditangkap telah melibat orang besar di dalamnya. Sehingga, kata dia, dirinya tertarik untuk berpartisipasi dalam pengungkapannya.
Dengan begitu, lanjut Ara, hukum di negara Indonesia tidak boleh kalah dengan koruptor. Sehingga dipastikan tidak ada orang yang kebal hukum di negara ini.
“Menurut saya pasti ini kan melibatkan kasus besar, melibatkan orang besar. Ya, kita partisipasi dong. Sebagai warga negara, saya diberkati sama Tuhan, saya ada rezeki,” ujar Ara.
“Kita pengen negara ini tidak kalah dengan koruptor. Orang tanah koruptor saja kita jadikan rumah buat rakyat. Jadi nggak boleh ada orang yang kebal hukum di negara ini,” sambungnya.
Dia menilai, soal kasus yang menjerat Harun Masiku itu sudah lama tidak ada perkembangan. Oleh sebabnya, dia mengambil inisiatif sebagai orang pribadi.
“Karena sudah lama-lama nggak ada perkembangannya, saya mengambil inisiatif sebagai pribadi boleh dong, untuk memberikan semangat kepada masyarakat. Dan saya dapat respons positif. Jadi, banyak yang semangat untuk bisa memberikan informasi, mencari Harun Masiku,” jelas dia.
“Orang itu kok hebat sekali sih? Berapa tahun nggak ketemu, nggak ada jejaknya. Nah dengan sekarang kan isu ini terbuka lagi, hangat lagi …. Apa salahnya saya memberikan itu? Kan partisipasi publik, orang uang pribadi kok,” pungkasnya.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video Maruarar yang menyinggung soal niat Hasto yang akan memberikan buku berjudul ‘Politik Itu Suci’ yang ditulis oleh ayahanda Ara, yakni Sabam Sirait. Namun, Ara mengaku hingga kini belum menerima buku tersebut.
“Bukunya Politik Itu Suci belum saya terima. Tolong ya kita terima dari Mas Hasto dan pasti saya senang sekali kalau dapat itu dan membuat saya tambah semangat,” kata Ara dalam video tersebut.
Dia pun mengaku heran, mengapa sosok Harun Masiku yang merupakan buronan sampai saat ini masih belum bisa ditangkap. Itu sebabnya ia tertarik memberi Rp8 miliar bagi siapapun yang menemukannya.
“Harun Masiku itu siapa sih? Kok bertahun-tahun enggak bisa ditangkap ya. Saya akan kasih bonus bagi yang bisa menangkap Harun Masiku Rp8 miliar uang pribadi saya ya, supaya semangat, supaya di negara ini tidak ada yang kebal hukum. Dan saya gunakan berkat dari Tuhan itu untuk memberantas korupsi yang ada di Indonesia,” ungkap Ara.
Dalam video itu, bahkan Ara terlihat mengajak Hasto untuk bersama-sama mencari Harun Masiku. “Ayo Mas Hasto kita cari Harun Masiku sama-sama supaya jelas terang benderang,” pungkasnya. (*)
Sekda Bintan, Ronny Kartika menghadiri kegiatan FGD antara pihak BPS Bintan dan pelaku usaha di Bintan Agro Beach Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (26/11/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Pelaku usaha di Bintan diminta tidak ragu dan tidak perlu khawatir dalam memberikan data ke Badan Pusat Statistik (BPS).
Hal ini disampaikan Sekda Bintan, Ronny Kartika saat membuka kegiatan forum group discussion (FGD) antara pihak BPS Bintan dan pelaku usaha di Bintan Agro Beach Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (26/11/2024).
Menurutnya, data yang diberikan pelaku usaha ke BPS dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah kebijakan ke depan.
Masih menurutnya, data yang diberikan ke BPS ke pemerintah daerah merupakan salah satu dasar untuk menghitung bagaimana naik turunnya tingkat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan.
Hal ini juga untuk menghitung data pertumbuhan indikator lainnya.
Maka dari itu, dia meminta para pelaku usaha yang ada di Bintan untuk dapat berkolaborasi dengan BPS dalam menghasilkan data berkualitas sebagai acuan pemerintah daerah dalam mengambil langkah kebijakan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, pertumbuhan perekonomian Bintan pada tahun 2023 telah mengalami pertumbuhan sekitar 6,14 persen atau telah meningkat sekitar 1,70 persen poin dari tahun sebelumya tahun 2022 yaitu sekitar 4,44 persen.
“Tahun 2023, tingkat pertumbuhan ekonomi di Bintan telah melesat naik dari tahun-tahun terakhir sebelumnya,” ujarnya.
Dia berharap, tahun 2024 ini capaian pertumbuhan ekonomi di Bintan juga dapat bertumbuh dengan lebih baik lagi.
Kegiatan dalam upaya mendukung pelaksanaan sensus ekonomi pada tahun 2026 ini, Ronny menyerahkan piagam penghargaan responden perusahaan dan hotel terbaik di Bintan didampingi Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati dan Kepala BPS Bintan, Nur Ihklas. (*)