Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 2340

Sempena Natal, PT PKP Bawa Kebahagiaan untuk Anak-Anak Panti Asuhan di Kota Batam

0

batampos – Dalam semangat Natal yang penuh kasih, PT Putera Karyasindo Prakarsa atau biasa dikenal PKP Batam, pengembang properti terbesar di Batam, kembali menggelar kegiatan bakti sosial melalui program PKP Peduli. Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh PKP disetiap mendekati hari besar keagamaan. PKP Peduli kali ini menghangatkan hati di Rumah Belajar Bethesda dan tiga Panti Asuhan di Batam. Acara ini bukan hanya sekedar kegiatan, tetapi sebuah momen berharga untuk berbagi kebahagiaan dan kasih sayang kepada anak-anak yang sangat dicintai.

Acara dimulai dengan penuh keceriaan di Rumah Belajar Bethesda. Suasana hangat langsung terasa saat para relawan, yang terdiri dari karyawan PT PKP dan masyarakat setempat, menyambut anak-anak dengan senyuman dan pelukan hangat. Berbagai aktivitas edukatif dan permainan menarik pun digelar, membuat anak-anak tak henti-hentinya tertawa dan bermain. Mereka juga menerima donasi berupa alat tulis, perlengkapan belajar dan alat elektronik lainnya yang telah disiapkan dengan penuh cinta oleh perusahaan.

Setelah menghabiskan waktu yang menyenangkan di Rumah Belajar Bethesda, rombongan melanjutkan perjalanan ke Panti Asuhan LKSA Salom dan Panti Asuhan Kasih Karunia. Di sini, interaksi yang hangat dan penuh keceriaan terus berlanjut. Anak-anak diajak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang menyenangkan, sementara relawan PT PKP memberikan perhatian dan kasih sayang yang tulus. Bantuan yang diberikan juga mencakup sembako dan kebutuhan sehari-hari yang sangat berarti bagi Panti Asuhan.

Tempat terakhir yang dikunjungi adalah Panti Asuhan Viran Sejahtera. Acara ditutup dengan ibadah bersama yang penuh haru, di mana anak-anak dan relawan merayakan semangat Natal dengan penuh sukacita. Wajah-wajah ceria anak-anak yang menerima kasih sayang dari para relawan menciptakan momen yang tak terlupakan, mengingatkan kita semua akan pentingnya berbagi dan saling mendukung.

Rio Naldi selaku Manager Promosi PT Putera Karyasindo Prakarsa, mengungkapkan, “Kepada anak-anak terkasih, kami ingin memberikan kebahagiaan dan kasih sayang di momen Natal ini. Natal adalah waktu untuk berbagi, dan melihat senyuman kalian adalah hadiah terindah bagi kami. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kehangatan dan kebahagiaan bagi kalian semua.”ujarnya

Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya melibatkan karyawan PT Putera Karyasindo Prakarsa, tetapi juga mengundang partisipasi dari masyarakat sekitar. Ini adalah contoh nyata bahwa kepedulian sosial dapat terwujud melalui kolaborasi yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak di rumah belajar dan Panti Asuhan dapat merasakan kasih sayang dan perhatian dari masyarakat, serta menumbuhkan rasa solidaritas di kalangan generasi muda. PT Putera Karyasindo Prakarsa berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak lain untuk turut serta dalam aksi sosial demi kesejahteraan anak-anak terkasih. (*)

Artikel Sempena Natal, PT PKP Bawa Kebahagiaan untuk Anak-Anak Panti Asuhan di Kota Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

12 Lansia yang Terlantar di Tanjungpinang Dirawat Dinsos

0
Kondisi Rumah Bahagia Embung Fatimah yang menampung belasan lansia terlantar, Jumat (13/12). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Lansia terlantar di Kota Tanjungpinang, Kepri yang dirawat di Rumah Bahagia Embung Fatimah hingga kini tercatat sebanyak 12 orang. Belasan lansia itu dijamin hidup layak di panti milik Dinas Sosial (Dinsos) tersebut.

Kepala Dinsos Tanjungpinang, Endang Susilawati memastikan bahwa para lansia itu memang sama sekali tidak memilik keluarga alias terlantar. Sehingga, lansia ini diserahkan oleh warga untuk dirawat di Rumah Bahagia Embung Fatimah.

“Ada 12 orang yang dirawat di sini. Rata-rata berusia 60 hingga 80 tahun. Semuanya memang tidak memiliki keluarga sama sekali,” kata Endang, Jumat (13/12).

BACA JUGA: Dirasakan Manfaatnya, Warga Minta Roby-Deby Lanjutkan Program BLT Lansia

Sepanjang tahun 2024, setidaknya terdapat empat orang lansia meninggal dunia di panti tersebut. Mereka meninggal dunia disebabkan usia yang sudah menua. Sementara 12 lansia yang masih ada saat ini, sebagian besar hanya bisa berbaring di dalam kamar saja.

“Untuk yang sekarang, kondisinya ada yang masih bisa berjalan. Kebanyakan cuma bisa tidur,” tambahnya.

Belasan lansia ini juga dijamin kelayakan hidupnya di Rumah Bahagia Embung Fatimah. Seperti, diberi makan tiga kali sekali, hingga dimandikan oleh petugas bagi yang tidak bisa mandi sendiri.

Setiap bulannya, belasan lansia itu juga bakal menjalani pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan. Aktivitas mereka juga dipantau oleh petugas Dinsos.

“Setiap Jumat kita ada kegiatan kerohanian dan kita juga libatkan. Kesehatan mereka juga dipantau oleh petugas Puskesmas dan Dinkes,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel 12 Lansia yang Terlantar di Tanjungpinang Dirawat Dinsos pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Pria Diamankan Usai Pesta Sabu di Kijang, Bintan

0
Polisi menyita satu paket sabu yang ditemukan saat menangkap dua warga Bintan di Pasar Berdikari RT 05 RW 20, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (10/12/2024) malam. F.Kiriman Prasojo untuk Batam Pos.

batampos– Dua orang pria berinisial BH, 46 dan FA, 40 diamankan polisi usai pesta narkoba jenis sabu.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Prasojo mengatakan, dua orang pelaku penyalahgunaan narkoba diamankan di salah satu rumah yang berada di Pasar Berdikari RT 05 RW 20 Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (10/12/2024) malam.

“Salah satu dari pelaku merupakan target operasi,” kata Prasojo, Jumat (13/12/2024).

Prasojo menjelaskan, kasus ini terungkap setelah adanya informasi dari masyarakat bahwa salah satu pelaku memiliki narkoba jenis sabu.

BACA JUGA: Tes Urine Terbukti Konsumsi Narkoba, Pelaku Dikirim ke BNN untuk Rehab

Setelah diselidiki, polisi lalu melakukan pengeledahan di salah satu rumah dan menemukan narkoba jenis sabu.

“Jadi mereka ditangkap setelah pesta narkoba,” katanya.

Usai mengeledah rumah tersebut, polisi membawa kedua pelaku ke kantor polisi.

Polisi juga menyita barang bukti satu paket kecil narkotika jenis sabu dengan berat kotor 3,08 gram.

Selain itu, Polisi menyita satu set alat hisap atau bong, satu unit timbangan digital, dua unit handphone, satu unit mancis dan satu unit sepeda motor yang biasa digunakan pelaku.

Dia mengatakan, saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara atas perbuatan melanggar hukum, kedua pelaku dijerat dengan pasal Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan maksimal hukuman 12 tahun penjara.

Dia mengimbau kepada masyarakat jika menemukan sesuatu yang mencurigakan di lingkungan rumahnya agar segera melaporkan ke polisi. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Dua Pria Diamankan Usai Pesta Sabu di Kijang, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Disebabkan Gelombang Kuat, Arus Penumpang di Bandara Letung Alami Peningkatan

0
Sejumlah penumpang baru saja turun dari pesawat yang mendarat di Bandara Letung. Arus penumpang mulai mengalami peningkatan. f.ihsan

batampos – Arus penumpang di Bandar Udara (Bandara) Letung mulai mengalami peningkatan.

Peningkatan penumpang terjadi setelah kondisi cuaca di Anambas memasuki musim angin utara disertai gelombang kuat.

Dengan kondisi seperti ini, penumpang lebih memilih menggunakan transportasi udara ketimbang transportasi laut.

BACA JUGA: Penjualan Tiket Kapal Masih Sepi, Arus Penumpang di Nataru Diprediksi Tak Ada Lonjakan

“Walau tidak terlalu signifikan, tapi memang ada peningkatan penumpang,” ujar Kepala Unit Penyelenggara Bandara Letung, Andy Hendra Suryaka kepada batampos, Jum’at, (13/12).

Agar bisa mengontrol arus lonjakan penumpang, pihaknya dalam waktu dekat bakal mendirikan posko pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Paling lambat tanggal 18 Desember sudah berdiri. Nanti di posko, penumpang bisa dapatkan informasi tentang penerbangan,” kata Andy.

Ia memprediksi arus lonjakan penumpang bakal terjadi pada tanggal 20 Desember mendatang.

Lalu, Andy menerangkan Bandara Letung dilayani oleh dua maskapai penerbangan, Wings Air dan Susi Air yang melayani rute menuju Tanjungpinang, Batam dan Natuna.

Untuk Wings Air tujuan Batam terbang sebanyak 3 kali dalam seminggu, Senin, Rabu dan Jumat. Kemudian, Susi Air tujuan Tanjungpinang juga sama yakni 3 kali, Selasa, Kamis dan Sabtu.

“Kalau Susi Air tujuan Natuna cuma dua kali seminggu, Senin dan Selasa,” tutur Andy.

Sedangkan untuk harga tiket, kata dia, tidak ada mengalami kenaikkan. Karena, telah diatur oleh Menteri Perhubungan bahwa harga tiket untuk Nataru harus diturunkan dari harga normal.

“Tapi, kalau Susi Air memang tak ada turun atau naik. Harga tetap stabil, karena penerbangan perintis,” ungkap Andy. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Disebabkan Gelombang Kuat, Arus Penumpang di Bandara Letung Alami Peningkatan pertama kali tampil pada Kepri.

Bagikan 90 Paket Makanan Bergizi, Nelayan Anambas Siap Suplai Ikan Untuk Sukseskan Program Nasional

0
Perwakilan siswa SD Negeri 004 Genting menerima paket makanan bergizi dari HNSI Anambas.f.ihsan

batampos – Sebanyak 90 paket makanan bergizi diberikan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Anambas ke siswa SD Negeri 004 Genting, Kecamatan Siantan Selatan, Jum’at, (13/12).

Pemberian paket makanan bergizi ini dalam rangka Hari Nusantara ke-67 dengan mengusung tema ‘Nelayan Sejahtera, Negara Kuat’.

Ketua Harian HNSI Anambas, Yusuf mengatakan pemberian makanan bergizi menjadi langkah nyata nelayan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di kawasan nelayan.

BACA JUGA: Ingin Antar Hasil Tangkapan ke Penampung, Pompong Nelayan Tenggelam Dihantam Angin Kencang

“Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan solidaritas para nelayan, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk anak-anak,” ujar Yusuf.

Ia mengklaim pembagian makan bergizi ini menjadi bukti nyata komitmen nelayan dalam mendukung program pemerintah sekaligus menunjukkan peran aktif nelayan dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

“Ini menjadi langkah nyata kita mendukung program pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming,” sebutnya.

Dirinya berharap aksi ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak, khususnya di kawasan nelayan, untuk mendukung pertumbuhan dan prestasi mereka.

“Kami nelayan siap menyuplai ikan untuk dimanfaatkan pada program makan bergizi. Kita ketahui bersama ikan ini kaya akan gizi, sangat bagus untuk pertumbuhan anak,” pungkas Yusuf. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Bagikan 90 Paket Makanan Bergizi, Nelayan Anambas Siap Suplai Ikan Untuk Sukseskan Program Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

Diskominfo Bintan Sediakan WiFi di 300 Rumah Ibadah dan 64 Titik Akses Internet

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bintan telah menyediakan layanan Wireless Fidelity (WiFi) di 300 rumah ibadah.

“Kita ingin layanan internet merata,” kata Kadiskominfo Bintan, Didi Kurniadi.

Didi juga mengatakan, pemerintah telah menyediakan akses internet di 64 titik.

Pembangunan akses internet merupakan usulan pemerintah daerah ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Komdigi RI atau dulu disebut Kemkominfo.

Dijelaskannya, BAKTI AKSI (Akses Internet) merupakan program penyediaan layanan internet menggunakan teknologi fiber optic, radio link dan VSAT.

BACA JUGA: Permudah Akses Digital, Ansar Ahmad Berhasil Perkuat Jaringan Internet Kepri

Fasilitas ini dibangun di sejumlah aset milik pemerintah daerah mulai sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), puskesmas, posyandu hingga puskesmas pembantu (pustu).

Bupati Bintan Roby Kurniawan menuturkan, ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memanfaatkan peluang kemajuan yang bisa ditangkap dari Pemerintah Pusat.

Kehadiran akses internet di sekolah-sekolah hingga pusat layanan kesehatan di pulau-pulau ini secara nyata memberi manfaat besar baik dalam menunjang proses pembelajaran maupun layanan masyarakat.

“Ya Alhamdulillah Akses Internet sudah mulai masuk di Sekolah-Sekolah, Puskesmas, Polindes bahkan sampai ke Pustu,” ucapnya.

Dia menyebut, lokasinya dominan di pulau-pulau, ada juga di perbatasan. “Kita harap ini bermanfaat untuk kemajuan pelayanan masyarakat di Kabupaten Bintan,” jelas Roby

Roby juga menyebutkan akan terus menjalin sinergitas dengan Komdigi RI dalam mewujudkan percepatan pemerataan akses internet di seluruh wilayah Kabupaten Bintan.

Beberapa sekolah pun cukup terbantu dengan tersedia layanan akses internet ini, khususnya dalam menunjang pembelajaran di era digital. Termasusk Polindes di pulau-pulau yang melakukan penginputan administrasi pelayanan kesehatan masyarakat.

Diketahui hingga saat ini, sekitar 4.078 lokasi BAKTI AKSI menggunakan layanan Satelit Republik Indonesia 1 (SATRIA-1). Ditargetkan hingga akhir 2024, 20 ribu lokasi dapat dilayani SATRIA-1. (*)

Reporter: SLamet

Artikel Diskominfo Bintan Sediakan WiFi di 300 Rumah Ibadah dan 64 Titik Akses Internet pertama kali tampil pada Kepri.

Penerimaan Retribusi Parkir di Batam Mandek, Target Rp15 Miliar Belum Tercapai

0
Seorang warga melakukan pembayaran parkir non tunai dengan menggunakan QRIS di kawasan Palm Spring Batamcenter, Selasa (10/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penerimaan retribusi parkir di Kota Batam masih jauh dari target, meskipun tarif telah dinaikkan 100 persen sejak awal tahun 2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim, mengakui bahwa upaya yang dilakukan belum mampu mengoptimalkan potensi parkir, dengan realisasi pendapatan baru mencapai Rp9,7 miliar dari target Rp15 miliar.

“Tahun lalu penerimaan retribusi parkir hanya Rp4,6 miliar. Tahun ini sudah mencapai Rp9,7 miliar, tetapi target belum terpenuhi,” katanya, Jumat (13/12).

Baca Juga: Diwarnai Perbedaan Pendapat, Ini Usulan UMK Batam 2025

Kenaikan tarif parkir untuk kendaraan roda dua dari Rp1.000 menjadi Rp2.000 dan roda empat dari Rp2.000 menjadi Rp4.000 ternyata belum cukup signifikan meningkatkan pendapatan. Meski angka realisasi lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, pencapaian ini dinilai stagnan.

Berbagai inovasi telah diterapkan untuk meningkatkan pendapatan, termasuk pembayaran non-tunai melalui QR code dan program parkir berlangganan. Namun, kontribusi terbesar penerimaan masih berasal dari transaksi tunai. Transaksi non-tunai dan parkir berlangganan belum menunjukkan hasil yang signifikan.

“Mayoritas pendapatan berasal dari tiket parkir tunai, sedangkan transaksi non tunai dan parkir berlangganan masih rendah,” katanya.

Dishub Batam mencatat, dari 29.000 stiker berlangganan yang dicetak, baru terjual sekitar 1.238 stiker. Rinciannya adalah 144 stiker untuk roda dua, 843 untuk roda empat, dan 251 untuk kendaraan roda enam.

Baca Juga: Satlantas Catat 20 Kecelakaan Terjadi di Batam Akibat Jalan Rusak dan Berlubang

Salim menyebut, rendahnya minat masyarakat terhadap program stiker berlangganan menjadi salah satu kendala utama. Selain itu, implementasi transaksi non-tunai dengan QR code juga belum optimal. Meski fasilitas pembayaran digital telah disediakan, penggunaannya masih minim.

“Dari evaluasi kami, masyarakat yang menggunakan non tunai masih sedikit. Tapi yang penting, infrastrukturnya sudah kami siapkan,” ujar dia.

Selain itu, Dishub Batam telah menggandeng pihak outsourcing untuk merekrut 100 juru parkir (jukir). Akan tetapi, kontribusi mereka terhadap pendapatan retribusi juga belum maksimal.

Baca Juga: DPRD Batam Dorong Disnaker Tingkatkan Kualitas SDM di Tengah Tantangan Pasar Kerja

Salim berharap dapat meningkatkan penerimaan di tahun mendatang dengan mendorong lebih banyak masyarakat menggunakan transaksi non tunai dan memaksimalkan program parkir berlangganan. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mencapai target yang ditetapkan.

“Ke depan, kami akan lebih fokus mendorong transaksi non tunai dan memaksimalkan penjualan stiker berlangganan agar target penerimaan dapat tercapai,” kata dia. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Penerimaan Retribusi Parkir di Batam Mandek, Target Rp15 Miliar Belum Tercapai pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Targetkan Pengerjaan House Connection Proyek IPAL Rampung Akhir Bulan Juli 2025

0

batampos – BP Batam melalui Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan kembali menggelar sosialisasi pengerjaan pipa sambungan rumah (house connection) jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Fasum Perumahan Griya Mas, Rabu (11/12/2024).

General Manager Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan rencana pengembangan IPAL kepada masyarakat.

“Proyek IPAL tujuannya adalah melindungi sumber air bersih di Batam dari polusi. Oleh sebab itu, kami harus menyampaikan manfaatnya kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi ini,” ujar Iyus.

Ia memaparkan bahwa progres proyek secara keseluruhan telah mencapai 94,02 persen. Dimana, pembangunan satu unit IPAL kapasitas 20.000 m3/hari dan 5 unit stasiun pompa telah rampung 100 persen.

“Untuk seluruh konstruksi, termasuk 11.000 sambungan rumah (house connection) kita targetkan rampung pada akhir Juli 2025 nanti,” tambah Iyus.

Proyek IPAL sendiri menjadi salah satu solusi terhadap krisis air di Batam.

Instalasi ini nantinya akan mengolah air limbah domestik menjadi sumber air baku yang bermanfaat.

Tidak hanya itu, pengolahannya juga dapat memproduksi pupuk organik dalam rangka mendukung penghijauan dan kelestarian lingkungan Kota Batam.

“Kami berharap, seluruh elemen masyarakat Batam dapat mendukung dan memberi masukan agar pengerjaan yang sedang berlangsung bisa lebih maksimal,” tutup Iyus. (DN)

Artikel BP Batam Targetkan Pengerjaan House Connection Proyek IPAL Rampung Akhir Bulan Juli 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

12 PSK Asal Vietnam Dideportasi dari Indonesia

0
12 PSK asal Vietnam diamankan Imigrasi. Foto: Ditjen Imigrasi

batampos – Imigrasi menangkap 12 perempuan Vietnam yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Mereka langsung dideportasi dan dikenakan penangkalan masuk ke Indonesia sampai dua tahun.

Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Yuldi Yusman mengatakan, penangkapan 12 PSK itu berlangsung di sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Utara pada Kamis (12/12). Tindakan tersebut diambil setelah imigrasi mendapat laporan dari masyarakat.

“Dari laporan itu, kami la kukan penyelidikan menda lam serta pemantauan intensif selama satu bulan,” terangnya dalam rilis kasus di Jakarta kemarin.

Dari proses itu, kata Yuldi, Imigrasi menyimpulkan memang ada indikasi dan ditemukan praktik prostitusi. Mereka mematok tarif Rp 5,6 juta sekali kencan.

Dari proses pemeriksaan, para warga Vietnam itu mengaku bahwa mereka sudah tinggal selama satu bulan di Indonesia. Mereka masuk ke Indonesia lewat dua cara. Sepuluh orang menggunakan bebas visa kunjungan (BVK) dan dua lainnya memakai visa kunjungan saat kedatangan (VKSK). (*)

Artikel 12 PSK Asal Vietnam Dideportasi dari Indonesia pertama kali tampil pada News.

Penyidikan Dugaan Korupsi Alih Fungsi Hutan Rempang, Kejari Batam Masih Kumpulkan Bukti

0
Kepala Kejari Batam, I Ketut Kasna Dedi. F.Yashinta/Batam Pos

batampos – Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat PT SMS atas alih fungsi hutan lindung Rempang masih bergulir di Kejaksaan Negeri Batam. Saat ini, penyidik pada bidang pidana khusus Kajari Batam masih mengumpulkan bukti untuk proses penetapan tesangka.

Kepala Kajari Batam, I Ketut Kasna Dedi mengatakan saat ini pihaknya masih berkoodinasi dengan Badan Perhitungan Keuangan sebagai ahli untuk memastikan kerugiaan negara. Sebab, perusahaan bergerak dibidang peternakan ini telah beroperasi sekian tahun tanpa izin.

“Ya saat ini, masih berkoordinasi dengan BPK mengenaik kerugiaan negara. BPK adalah ahli yang kami minta untuk memastikan berapa nilai kerugiaan negara dalam dugaan ini,” kata Kasna.

Baca Juga: Dituntut Hukuman Mati dan Seumur Hidup, 3 Terdakwa Kasus Narkoba Minta Keringanan

Dikatakan Kasna, kerugiaan negara adalah salah satu alat bukti dari dua alat bukti yang dibutuhkan untuk penetapan tersangka. Saat ini, selain berkoodinasi dengan BPK, pihaknya masih mengumpulkan bukti lain dari keterangan saksi.

“Ya kami masih kumpulkan bukti dari keterangan saksi juga,” sebut Kasna.

Dikatakan Kasna, sampai saat ini pihaknya sudah memeriksa lebih dari 20 saksi. Ke 20 saksi yang diperiksa itu terdiri dari pihak perusahaan PT SMS, Dinas Kehutanan, KPHL, Dinas Ketahanan Pangan, BP Batam hingga ahli kerugiaan negara.

“Untuk saksi sudah lebih dari 20 orang, diantaranya 7 saksi dari perusahaan tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga: Klarifikasi BI Kepri soal Pegawainya Tolak Warga yang Hendak Tukarkan Uang Logam

Lalu bagaimana terkait penetapan tersangka, menurut Kasna masih berproses. Sebab untuk penetapan tersangka harus memiliki dua alt bukti yang kuat.

“Untuk ini, kami sedang mengumpulkan alat bukti,” tegas Kasna.

Diketahui, Kejaksaan Negeri Batam mulai mendalami untuk mencari dua alat bukti atas dugaan korupsi perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di wilayah Pulau Rempang, Batam. Yang mana perusahaan yang bergerak di bidang pembibitan hewan ternak ini melakukan pemanfaatan kawasan hutan secara ilegal.

PT SMS diduga telah beroperasi sejak empat tahun lalu. Aktifitas perusahaan itu diduga telah merugikan negara miliaran rupiah. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

 

 

Artikel Penyidikan Dugaan Korupsi Alih Fungsi Hutan Rempang, Kejari Batam Masih Kumpulkan Bukti pertama kali tampil pada Metropolis.