Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 235

Terkait Kasus Sabu 2 Ton, Warga Thailand Divonis Seumur Hidup dan 17 Tahun Penjara Langsung Ajukan Banding

0
Dua warga Thailand divonis seumur hidup dan 17 tahun terkait sabu 2 ton dalam sidang putusan di PN Batam, Jumat (6/3/2026). F. Azis Maulana

Batampos – Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan hukuman berat terhadap dua warga negara Thailand dalam perkara penyelundupan sabu hampir dua ton yang sempat menyita perhatian publik. Majelis hakim yang dipimpin Tiwik memvonis terdakwa Weerapat Phongwan dengan pidana penjara seumur hidup, sementara terdakwa Teerapong Lekpradube dijatuhi hukuman 17 tahun penjara, Jumat (6/3).

Putusan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam pada Jumat, 6 Maret 2026. Majelis hakim menilai kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika sebagaimana dakwaan primer jaksa penuntut umum.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan Weerapat terbukti melakukan permufakatan jahat tanpa hak dan melawan hukum sebagai perantara dalam jual beli narkotika golongan I.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Weerapat Phongwan dengan pidana penjara seumur hidup,” kata Ketua Majelis Hakim Tiwik saat membacakan putusan.

Hakim menilai tidak terdapat hal yang meringankan bagi Weerapat. Sebaliknya, hal yang memberatkan adalah jumlah barang bukti sabu yang mencapai hampir dua ton dan berpotensi merusak generasi bangsa apabila beredar di masyarakat.

Sementara itu, majelis hakim menjatuhkan hukuman 17 tahun penjara kepada terdakwa Teerapong Lekpradube. Dalam pertimbangannya, hakim menyebut Teerapong terbukti melanggar Pasal 114 Undang-Undang Narkotika sebagaimana dakwaan primer jaksa.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Teerapong Lekpradube dengan pidana penjara selama 17 tahun dan menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” ujar Tiwik.

Majelis hakim menyatakan jumlah barang bukti sabu yang sangat besar menjadi hal yang memberatkan. Adapun yang meringankan, Teerapong dinilai bersikap sopan dan kooperatif selama persidangan.

Usai sidang, Teerapong sempat menyampaikan keberatan terhadap putusan tersebut. Saat digiring menuju ruang tahanan, ia mengatakan vonis yang dijatuhkan kepadanya tidak adil.

“Not fair. Seharusnya hukuman saya sama dengan Fandi, ABK kapal Sea Dragon yang divonis lima tahun,” kata Teerapong. Ia mengaku tidak mengetahui isi kardus yang diangkut di kapal tersebut.

Penasihat hukum kedua terdakwa, Jefri, menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Menurut dia, vonis terhadap kliennya, terutama Weerapat, belum mencerminkan rasa keadilan.

Jefri menilai fakta persidangan menunjukkan Weerapat tidak mengetahui bahwa barang yang diangkut merupakan sabu. Berdasarkan keterangan yang diterimanya dari kapten kapal, muatan tersebut disebut sebagai uang dan emas.

Ia juga menjelaskan adanya temuan uang yang telah dilaminasi yang disebut sebagai mata uang Myanmar. Menurut Jefri, Weerapat sempat menanyakan hal itu kepada seseorang bernama Tanzen yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

“Tanzen hanya mengatakan itu barang dan meminta agar langsung dimuat. Werapat juga diminta mengurus bagian mesin kapal,” kata Jefri.

Karena itu, ia menilai hukuman penjara seumur hidup terhadap kliennya tidak sebanding dengan fakta yang terungkap di persidangan.

Jefri juga menilai peran Teerapong dalam perkara tersebut sangat terbatas. Menurut dia, Teerapong hanya menjalankan perintah chief officer untuk memindahkan 67 kardus ke atas kapal.

“Perannya tidak berbeda dengan Fandi, yang sebelumnya divonis lima tahun,” ujarnya.

Sementara itu, jaksa penuntut umum menyatakan masih mempertimbangkan sikap atas putusan majelis hakim tersebut. Jaksa menyatakan pikir-pikir sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.(“)

 

Artikel Terkait Kasus Sabu 2 Ton, Warga Thailand Divonis Seumur Hidup dan 17 Tahun Penjara Langsung Ajukan Banding pertama kali tampil pada News.

Pemkab Lingga Alihkan Parkir Mobil Ekspedisi ke Dekat Pelabuhan Dabo

0
Sejumlah mobil ekspedisi pengangkut barang kebutuhan pokok terlihat parkir di Lapangan Implasmen Dabo Singkep sebelum diberlakukannya kebijakan pemindahan lokasi parkir selama Ramadan. F. Ilwa untuk Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menegaskan mobil ekspedisi pengangkut barang kebutuhan pokok tidak lagi diperbolehkan parkir di Lapangan Implasmen Dabo selama Ramadan hingga Idulfitri.

Sebagai solusi sementara, kendaraan ekspedisi dialihkan ke lahan kosong di samping Pelabuhan Dabo Singkep. Kebijakan ini diambil setelah rapat koordinasi yang melibatkan berbagai stakeholder di Kecamatan Singkep.

Camat Singkep, Agustiar, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus menghindari potensi kemacetan di kawasan pusat kota.

“Berdasarkan hasil rapat hari ini, mobil ekspedisi tidak lagi diperbolehkan memarkirkan kendaraannya di Implasmen Timah Dabo Singkep selama Ramadan,” kata Agustiar, Jumat (6/3).

Menurutnya, kendaraan ekspedisi seharusnya memiliki lokasi parkir khusus untuk aktivitas bongkar muat barang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Agustiar menegaskan kebijakan ini bersifat sementara dan bukan keputusan permanen. Pemerintah kecamatan masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati dan Wakil Bupati Lingga terkait penetapan lokasi parkir yang lebih tepat.

“Penataan parkir harus dihitung dengan matang, terutama terkait jarak dan kapasitas kendaraan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan aktivitas transit barang yang dilakukan oleh perusahaan ekspedisi. Penataan parkir diharapkan tetap mendukung kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok kepada para pedagang.

Ia menambahkan, pemerintah tidak ingin kebijakan penataan parkir justru menimbulkan masalah baru bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Prinsipnya, kelancaran distribusi barang harus tetap berjalan, tetapi kenyamanan lingkungan masyarakat juga harus terjaga,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Singkep berharap kebijakan sementara ini dapat menjaga ketertiban kawasan kota Dabo selama Ramadan hingga Idulfitri tanpa menghambat distribusi logistik. (*)

Artikel Pemkab Lingga Alihkan Parkir Mobil Ekspedisi ke Dekat Pelabuhan Dabo pertama kali tampil pada Kepri.

Kecelakaan dengan Mobil MBG di Bintan, Siswi 15 Tahun Dirujuk ke RSAL Tanjungpinang

0
Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan yang melibatkan mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sepeda motor di Jalan Nusantara Km 20, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (5/3). F. Unit Gakkum Satlantas Polres Bintan untuk Batam Pos.

batampos – Seorang remaja berusia 15 tahun bernama Abellina Rahman yang mengalami kecelakaan lalu lintas dengan mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Nusantara Kilometer (Km) 20, Kecamatan Bintan Timur, dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat BP 2981 BQ tersebut mengalami patah pada tangan kanan. Ia sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RSUD Bintan sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut Tanjungpinang.

Kabid Pengembangan dan Humas RSUD Bintan, Murnilawati, mengatakan pasien dirujuk pada Kamis (5/3/2026) sore untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Pasien sudah dirujuk ke RSAL Tanjungpinang pada Kamis sore,” kata Murnilawati, Jumat (6/3/2026).

Direktur RSUD Bintan, dr Toni Masruri menjelaskan, korban dirujuk karena membutuhkan penanganan dokter spesialis bedah ortopedi.

“Kami rujuk ke RSAL karena pasien memerlukan penanganan dokter bedah ortopedi,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Km 20 menyebutkan satu unit mobil MBG yang terlibat kecelakaan saat ini masih diamankan pihak kepolisian. Meski demikian, proses distribusi makanan bergizi gratis kepada penerima manfaat tetap berjalan normal.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi pada Kamis (5/3/2026) pagi. Mobil MBG jenis Suzuki Carry dengan pelat nomor BP 8357 TY melaju dari arah Km 18 menuju Km 20.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban keluar dari Gang Jintan menuju Jalan Nusantara Km 20 tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas, sehingga terjadi tabrakan.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuh. Ia sempat dilarikan ke RSUD Bintan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP HP Bako mengatakan korban mengalami luka lecet di kedua kaki, luka robek di kepala dan bibir, serta menjalani pemeriksaan rontgen.

“Pengendara motor mengalami luka lecet di kaki kiri dan kanan, luka robek di kepala serta bibir,” katanya.

Sementara pengemudi mobil MBG dilaporkan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. (*)

Artikel Kecelakaan dengan Mobil MBG di Bintan, Siswi 15 Tahun Dirujuk ke RSAL Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Anne Hathaway Rilis Lagu “Burial” untuk Soundtrack Film Mother Mary

0
Debut lagu baru, Anne Hathaway rilis “Burial” untuk soundtrack Mother Mary. Sumber gambar: x.com/EntertnmentNow.

batampos – Aktris Hollywood Anne Hathaway resmi merilis lagu berjudul “Burial” yang menjadi bagian dari soundtrack film Mother Mary. Lagu tersebut langsung menarik perhatian publik karena judulnya sama dengan nama produser musik elektronik asal Inggris, Burial.

Meski memiliki judul yang sama, lagu tersebut tidak memiliki hubungan atau kolaborasi dengan musisi elektronik tersebut.

“Burial” menjadi single pertama dari album soundtrack film Mother Mary yang dijadwalkan rilis pada 17 April 2026 melalui label A24 Music.

Album soundtrack tersebut akan berisi tujuh lagu yang seluruhnya dinyanyikan oleh Anne Hathaway. Lagu-lagu itu dibuat untuk mendukung karakter bintang pop yang diperankannya dalam film tersebut.

Dalam proses penulisan lagu “Burial”, Anne Hathaway bekerja sama dengan sejumlah musisi pop ternama, yakni Charli XCX, Jack Antonoff, serta George Daniel dari band The 1975.

Secara musikal, lagu ini mengusung gaya synth-pop dengan nuansa dramatis yang menonjolkan vokal Anne Hathaway. Lagu tersebut dirancang sebagai bagian dari performa karakter bintang pop yang ia perankan di dalam film.

Film Mother Mary sendiri disutradarai oleh David Lowery. Ceritanya mengikuti perjalanan seorang bintang pop yang kembali bertemu dengan sahabat lamanya yang juga mantan stylist-nya.

Pertemuan tersebut memunculkan kembali konflik lama serta tekanan emosional yang harus dihadapi sang penyanyi menjelang comeback besar dalam kariernya.

Selain menulis lagu bersama Anne Hathaway, tim produksi musik film ini juga melibatkan sejumlah musisi ternama seperti FKA twigs untuk menciptakan nuansa pop yang kuat dan mendukung cerita tentang dunia musik serta ketenaran.

Album soundtrack film ini akan berisi tujuh lagu, yakni Holy Spirit, Burial, My Mouth Is Lonely For You, Holy Spirit 2, Dark Candle, Blue Flame, dan Cut Ties.

Perilisan lagu “Burial” menjadi bagian dari promosi awal film sekaligus memperlihatkan kemampuan bernyanyi Anne Hathaway dalam perannya sebagai bintang pop di layar lebar. (*)

Artikel Anne Hathaway Rilis Lagu “Burial” untuk Soundtrack Film Mother Mary pertama kali tampil pada Lifestyle.

PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Pelajar SMP Korban Kecelakaan di Kundur Barat

0
Perwakilan PT Timah (Persero) Tbk menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Rizki Ajijah, pelajar SMP di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Karimun, yang mengalami patah tulang akibat kecelakaan. F. Batam Pos.

batampos – PT Timah (Persero) Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Kali ini, perusahaan tambang tersebut memberikan bantuan biaya pengobatan kepada seorang pelajar SMP di Kabupaten Karimun yang mengalami patah tulang akibat kecelakaan.

Bantuan diberikan kepada Rizki Ajijah (15), pelajar yang merupakan warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. Remaja tersebut mengalami patah tulang pada bagian kaki setelah mengalami kecelakaan dan sudah lebih dari satu bulan hanya bisa terbaring di rumah.

Orang tua Rizki, Nurhasanah, mengatakan kecelakaan yang dialami anaknya terjadi sekitar dua bulan lalu. Setelah kejadian tersebut, Rizki sempat dibawa berobat ke rumah sakit di Tanjungbalai Karimun.

“Namun dari rumah sakit disarankan agar Rizki dirujuk ke Batam untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut,” ujarnya.

Meski demikian, keterbatasan biaya membuat keluarga belum dapat melanjutkan pengobatan ke Batam. Kondisi tersebut memaksa keluarga memilih pengobatan alternatif sebagai langkah sementara.

Namun biaya pengobatan alternatif juga tidak sedikit karena harus membeli berbagai obat-obatan yang dibutuhkan selama proses penyembuhan.

Nurhasanah yang merupakan orang tua tunggal mengaku sempat kebingungan mencari biaya pengobatan anaknya. Apalagi selama hampir dua bulan terakhir dirinya tidak bekerja karena harus merawat Rizki di rumah.

Ia pun mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh PT Timah karena dinilai sangat membantu meringankan beban keluarga.

“Sebagai orang tua tunggal saya sempat kebingungan mencari biaya pengobatan. Alhamdulillah bantuan dari PT Timah ini sangat membantu meringankan beban kami,” katanya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pengobatan Rizki sehingga ia dapat segera mendapatkan penanganan medis yang lebih baik dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. (*)

Artikel PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Pelajar SMP Korban Kecelakaan di Kundur Barat pertama kali tampil pada Kepri.

Bazar Ramadan Masjid Agung Tarempa Dongkrak Ekonomi Pedagang, Omzet Capai Rp150 Juta

0
Wabup Raja Bayu meninjau bazar Ramadan di pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (6/3). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bazar Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, membawa dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi para pedagang. Hingga pertengahan Ramadan, perputaran uang di bazar tersebut diperkirakan telah mencapai ratusan juta rupiah.

Sejak pertama kali digelar, bazar yang berlokasi di pusat Kota Tarempa ini selalu ramai dikunjungi masyarakat yang mencari menu untuk berbuka puasa. Setiap sore menjelang waktu berbuka, kawasan bazar dipadati warga yang berburu aneka makanan dan minuman.

Berbagai jenis kuliner dijajakan para pedagang, mulai dari takjil, kue tradisional, minuman segar hingga lauk pauk untuk menu berbuka puasa.

Ramainya pengunjung membuat perputaran uang di bazar tersebut terbilang cepat. Para pedagang mengaku pendapatan mereka meningkat dibandingkan saat berjualan secara terpisah di lokasi lain.

Salah satu pedagang, Nevil, mengatakan bazar Ramadan tahun ini memberikan dampak positif terhadap penjualannya. Ia mengaku omzet yang diperoleh cukup stabil sejak hari pertama bazar dibuka.

“Setiap hari alhamdulillah tembus Rp500 ribu. Pernah dua hari berturut-turut dapat Rp1 juta lebih. Antusias masyarakat luar biasa,” ujar Nevil yang menjual Es Kelapa Rainbow, Jumat (6/3).

Menurutnya, keberadaan bazar Ramadan memudahkan masyarakat mencari berbagai menu berbuka puasa dalam satu lokasi. Kondisi tersebut juga menguntungkan pedagang karena pengunjung terkonsentrasi di satu tempat.

Ia menilai situasi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika pedagang harus berjualan secara berpencar di berbagai titik.

“Sekarang masyarakat tinggal datang ke bazar, pilihan banyak. Beda tahun sebelumnya, pedagang jualannya berpencar,” katanya.

Hal serupa disampaikan pedagang lainnya, Yati. Ia mengaku pendapatan yang diperoleh selama berjualan di bazar Ramadan meningkat cukup signifikan.

Menurut Yati, pada tahun lalu saat berjualan di pinggir jalan, pendapatannya tidak sebesar tahun ini.

“Tahun lalu dapat Rp500 ribu saja susah. Sekarang bisa tembus Rp1 juta sehari. Kami jual macam-macam kue dan lauk,” ujarnya.

Dalam bazar Ramadan tersebut terdapat sekitar 20 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berpartisipasi menjual berbagai produk makanan dan minuman.

Jika rata-rata setiap pedagang memperoleh omzet sekitar Rp500 ribu per hari, maka total perputaran uang di bazar diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta setiap harinya.

Bazar Ramadan ini sendiri telah berlangsung sejak 20 Februari lalu. Hingga saat ini kegiatan tersebut telah berjalan sekitar 15 hari.

“Sejak 20 Februari sampai sekarang sudah 15 hari berjalan. Jadi sudah sekitar Rp150 juta uang berputar di sini,” ungkap Yati.

Para pedagang pun mengaku bersyukur kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang memberikan izin pemanfaatan pelataran Masjid Agung sebagai lokasi bazar Ramadan.

Selain lokasinya strategis, fasilitas lapak juga disediakan secara gratis sehingga membantu para pedagang kecil.

“Kalau bisa setelah Ramadan kami pedagang tetap bisa jualan di Masjid Agung. Tempatnya strategis dan masyarakat juga nyaman,” pungkasnya. (*)

Artikel Bazar Ramadan Masjid Agung Tarempa Dongkrak Ekonomi Pedagang, Omzet Capai Rp150 Juta pertama kali tampil pada Kepri.

Sony Dikabarkan Hentikan Rilis Gim Single Player PlayStation ke PC

0
Sumber gambar: x.com/PSUdotcom.

batampos – Perusahaan teknologi asal Jepang, Sony, dilaporkan mulai mengubah strategi bisnisnya di industri gim dengan menghentikan rencana membawa gim eksklusif single player milik PlayStation ke platform PC.

Perubahan kebijakan ini disebut menjadi langkah baru setelah sekitar enam tahun terakhir Sony aktif merilis sejumlah gim eksklusif konsolnya ke PC guna memperluas jangkauan pemain.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa ke depan Sony akan kembali memperkuat eksklusivitas konsolnya dengan menahan beberapa judul besar agar hanya tersedia di PlayStation.

Beberapa gim yang diperkirakan tidak akan hadir di PC antara lain Ghost of Yotei serta gim mendatang Saros. Kedua judul tersebut diprediksi tetap menjadi eksklusif untuk PlayStation 5.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sony memang mulai membuka akses bagi pengguna PC untuk memainkan beberapa gim unggulan PlayStation. Strategi tersebut dilakukan untuk menjangkau pasar yang lebih luas di luar ekosistem konsol.

Sejumlah judul populer seperti God of War, Marvel’s Spider-Man Remastered, serta The Last of Us Part I akhirnya dirilis di PC setelah sebelumnya hanya tersedia di konsol PlayStation.

Namun, strategi itu kini disebut mulai mengalami perubahan. Sony dikabarkan akan tetap merilis gim berbasis layanan online atau multiplayer ke berbagai platform karena jenis permainan tersebut membutuhkan basis pemain yang lebih besar.

Sementara itu, gim single player yang selama ini menjadi ciri khas PlayStation akan kembali difokuskan sebagai konten eksklusif konsol.

Sejumlah analis industri gim menilai keputusan tersebut berkaitan dengan performa penjualan gim PlayStation di PC yang dianggap belum memenuhi ekspektasi perusahaan.

Selain itu, Sony juga disebut khawatir terlalu banyak merilis gim ke PC dapat mengurangi daya tarik utama konsol PlayStation dan berpotensi memengaruhi penjualan perangkat kerasnya di masa depan.

Meski demikian, strategi tersebut masih bisa berubah mengingat industri gim yang sangat dinamis. Sony disebut ingin kembali menegaskan posisi gim eksklusif sebagai daya tarik utama dalam ekosistem PlayStation. (*)

Artikel Sony Dikabarkan Hentikan Rilis Gim Single Player PlayStation ke PC pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pemkab Karimun Target Lelang 100 Kendaraan Dinas Rusak, Ada Bus hingga Kapal Laut

0
Dua unit bus milik Dinas Perhubungan Karimun yang mangkrak bertahun-tahun dan direncanakan masuk daftar aset kendaraan yang akan dilelang Pemkab Karimun. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun menargetkan pelelangan sekitar 100 unit kendaraan dinas yang sudah rusak dan tidak lagi digunakan pada tahun ini. Aset yang akan dilepas melalui lelang tersebut terdiri dari kendaraan darat, kapal laut hingga alat berat milik sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karimun, Dwiyandri Kurniawan melalui Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah, Agus Arfiansyah mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan kendaraan milik pemerintah daerah yang sudah tidak layak pakai.

Menurutnya, kendaraan yang masuk dalam daftar lelang merupakan aset yang rusak berat, tidak dapat diperbaiki lagi, atau sudah lama tidak digunakan.

“Kami sudah menyurati OPD yang memiliki aset milik Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya kendaraan yang sudah tidak digunakan karena usia atau kerusakan yang tidak bisa diperbaiki lagi,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (6/3).

Selain itu, terdapat pula kendaraan yang sudah lebih dari lima tahun mangkrak akibat kerusakan berat. Aset tersebut dinilai lebih baik dilelang agar hasilnya dapat dimasukkan ke kas daerah.

“Daripada menjadi beban aset dan tidak termanfaatkan, lebih baik dilelang sehingga hasilnya bisa menambah pemasukan daerah,” katanya.

Agus menjelaskan, jumlah kendaraan yang ditargetkan untuk dilelang tahun ini mencapai sekitar 100 unit. Angka tersebut lebih banyak dibandingkan pelelangan tahun sebelumnya.

Adapun jenis kendaraan yang akan dilepas meliputi bus milik Dinas Perhubungan, alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kapal laut jenis speedboat milik Dinas Perikanan, hingga sejumlah kendaraan roda dua.

“Sementara laporan yang sudah kami terima di antaranya dari Dishub ada empat unit bus, satu mobil patwal, satu mobil Taruna dan tiga sepeda motor. Kemudian dari Disnakerin satu mobil dan satu sepeda motor, serta dari Dinas Pangan dan Pertanian satu unit mobil Taruna,” ungkapnya.

Aset kendaraan yang akan dilelang tidak hanya berada di Pulau Karimun, tetapi juga tersebar di beberapa kecamatan luar pulau.

Di Kecamatan Kundur Barat misalnya, terdapat lima unit sepeda motor, satu unit bus, serta satu unit mobil Taruna yang masuk dalam daftar pendataan. Selain itu masih ada kendaraan di Kecamatan Moro dan Durai yang juga tengah didata.

“Saat ini proses pendataan masih berjalan. Kami berharap dalam waktu dekat seluruh data aset sudah terkumpul,” jelasnya.

Setelah pendataan rampung, BPKAD akan meminta tim penilai untuk melakukan penilaian harga terhadap seluruh kendaraan yang akan dilelang.

Hasil penilaian tersebut kemudian akan diajukan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam untuk proses lelang resmi.

“Setelah penilaian selesai, baru kita sampaikan ke KPKNL Batam untuk pelaksanaan lelang. Targetnya paling cepat pada semester kedua tahun ini sudah bisa dilakukan,” kata Agus. (*)

Artikel Pemkab Karimun Target Lelang 100 Kendaraan Dinas Rusak, Ada Bus hingga Kapal Laut pertama kali tampil pada Kepri.

Pemkab Karimun Target Lelang 100 Kendaraan Dinas Rusak, Ada Bus hingga Kapal Laut

0
Dua unit bus milik Dinas Perhubungan Karimun yang mangkrak bertahun-tahun dan direncanakan masuk daftar aset kendaraan yang akan dilelang Pemkab Karimun. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun menargetkan pelelangan sekitar 100 unit kendaraan dinas yang sudah rusak dan tidak lagi digunakan pada tahun ini. Aset yang akan dilepas melalui lelang tersebut terdiri dari kendaraan darat, kapal laut hingga alat berat milik sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karimun, Dwiyandri Kurniawan melalui Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah, Agus Arfiansyah mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan kendaraan milik pemerintah daerah yang sudah tidak layak pakai.

Menurutnya, kendaraan yang masuk dalam daftar lelang merupakan aset yang rusak berat, tidak dapat diperbaiki lagi, atau sudah lama tidak digunakan.

“Kami sudah menyurati OPD yang memiliki aset milik Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya kendaraan yang sudah tidak digunakan karena usia atau kerusakan yang tidak bisa diperbaiki lagi,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (6/3).

Selain itu, terdapat pula kendaraan yang sudah lebih dari lima tahun mangkrak akibat kerusakan berat. Aset tersebut dinilai lebih baik dilelang agar hasilnya dapat dimasukkan ke kas daerah.

“Daripada menjadi beban aset dan tidak termanfaatkan, lebih baik dilelang sehingga hasilnya bisa menambah pemasukan daerah,” katanya.

Agus menjelaskan, jumlah kendaraan yang ditargetkan untuk dilelang tahun ini mencapai sekitar 100 unit. Angka tersebut lebih banyak dibandingkan pelelangan tahun sebelumnya.

Adapun jenis kendaraan yang akan dilepas meliputi bus milik Dinas Perhubungan, alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kapal laut jenis speedboat milik Dinas Perikanan, hingga sejumlah kendaraan roda dua.

“Sementara laporan yang sudah kami terima di antaranya dari Dishub ada empat unit bus, satu mobil patwal, satu mobil Taruna dan tiga sepeda motor. Kemudian dari Disnakerin satu mobil dan satu sepeda motor, serta dari Dinas Pangan dan Pertanian satu unit mobil Taruna,” ungkapnya.

Aset kendaraan yang akan dilelang tidak hanya berada di Pulau Karimun, tetapi juga tersebar di beberapa kecamatan luar pulau.

Di Kecamatan Kundur Barat misalnya, terdapat lima unit sepeda motor, satu unit bus, serta satu unit mobil Taruna yang masuk dalam daftar pendataan. Selain itu masih ada kendaraan di Kecamatan Moro dan Durai yang juga tengah didata.

“Saat ini proses pendataan masih berjalan. Kami berharap dalam waktu dekat seluruh data aset sudah terkumpul,” jelasnya.

Setelah pendataan rampung, BPKAD akan meminta tim penilai untuk melakukan penilaian harga terhadap seluruh kendaraan yang akan dilelang.

Hasil penilaian tersebut kemudian akan diajukan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam untuk proses lelang resmi.

“Setelah penilaian selesai, baru kita sampaikan ke KPKNL Batam untuk pelaksanaan lelang. Targetnya paling cepat pada semester kedua tahun ini sudah bisa dilakukan,” kata Agus. (*)

Artikel Pemkab Karimun Target Lelang 100 Kendaraan Dinas Rusak, Ada Bus hingga Kapal Laut pertama kali tampil pada Kepri.

KLM Putra Natuna Bocor di Perairan Serasan, Tim SAR Selamatkan 4 Awak

0
Petugas SAR mengevakuasi kapal pompong KLM Putra Natuna yang mengalami kebocoran di perairan Serasan, Natuna, Jumat (6/3) dini hari. Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sebuah kapal pompong bernama KLM Putra Natuna mengalami kebocoran saat melintas di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (6/3) dini hari. Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan oleh Tim SAR Gabungan.

Insiden terjadi ketika kapal tersebut sedang berlayar dari Kalimantan Barat menuju Serasan. Kapal diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung saat berada tidak jauh dari perairan Serasan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menerima laporan kejadian sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu posisi kapal berada sekitar 2,10 mil laut dari Unit Siaga SAR (USS) Serasan.

Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan. Tim terdiri dari Unit Siaga SAR Serasan, Pos TNI AL Serasan, Polsek Serasan, serta dibantu masyarakat setempat.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan tim menuju lokasi menggunakan Combat Boat milik Pos AL Serasan agar dapat menjangkau kapal dengan cepat.

“Begitu menerima informasi adanya kapal yang mengalami kebocoran, tim langsung bergerak ke lokasi menggunakan Combat Boat milik Pos AL Serasan,” kata Abdul Rahman.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi terhadap seluruh awak kapal. Proses penyelamatan berlangsung cepat karena posisi kapal masih dapat dijangkau oleh tim.

Empat awak kapal kemudian dipindahkan ke kapal penyelamat untuk menghindari risiko tenggelam. Setelah itu mereka dibawa menuju Pelabuhan PLBN Serasan.

Di pelabuhan, para awak kapal dimintai keterangan terkait kejadian yang dialami serta diperiksa kondisi kesehatannya setelah insiden di laut tersebut.

Abdul Rahman memastikan seluruh awak kapal dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka.

“Kami bersyukur seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat dan sehat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kesigapan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut. Menurutnya, koordinasi yang baik membuat proses evakuasi berjalan lancar.

“Kami mengapresiasi kerja sama semua unsur SAR di Serasan yang bergerak cepat sehingga para awak kapal bisa segera dievakuasi,” kata Abdul Rahman.

Kapal KLM Putra Natuna diketahui memiliki kapasitas sekitar 98 Gross Ton (GT). Kapal tersebut diawaki empat orang, yakni Sunardi (49) sebagai nahkoda serta tiga anak buah kapal (ABK) yakni Payadi (47), Tira Rasa (26), dan Murandika (30).

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang berkisar 1,0 hingga 1,1 meter. Suhu udara sekitar 27–28 derajat Celsius dengan kecepatan angin 10–12 knot yang bertiup dari arah utara. (*)

Artikel KLM Putra Natuna Bocor di Perairan Serasan, Tim SAR Selamatkan 4 Awak pertama kali tampil pada Kepri.