Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2356

CPNS Lulus 2024 Tak Jadi Diangkat Tahun Ini

0
Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – CPNS yang telah lulus seleksi pada 2024 ini harus gigit jari. Pasalnya, pemerintah memastikan kalau pengangkatan CPNS 2024 tidak akan dilakukan tahun ini.

Dilansir dari Radar Bogor (Grup JawaPos), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, mengatakan, pemerintah menunda pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024.

Ia menyebut kalau calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru aakan resmi diangkat pada Oktober 2025 mendatang. Sementara untuk pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), akan dilakukan di bulan Maret 2026.

“Pemerintah mengusulkan dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN,” sebut Rini Widyantini.

Ditundanya pengangkatan CPNS 2024 langsung ramai di media sosial (medsos). Netizen, yang mungkin ada juga yang merupakan CPNS yang berhasil lolos tahun lalu, banyak yang kesal.

“Pemerintah tiap hari ada aja gebrakannya, kami udah siapin semuanya, bahkan ada yg udah resign sebelum terima SK yang rencananya maret/april. Eh ini malah pengangkatan PPPK dan CPNS ditunda sampai berbulan-bulan. Marah, sedihh, emosii banget Ya Allah,” kata posting-an di akun X @tanyakanrl.

Posting-an tersebut ditanggapi ratusan ribu view dan ratusan repost atau retweet. Komentar netizen beragam terkait hal tersebut.

“kan bukan pertama kali di tipu pemerintah,” komentar pengguna X dengan akun @comeoel sembari memberikan emoticon tertawa.

Komentar netizen lainnya seragam. Banyak juga yang menanggapi santai hal tersebut lantaran bikin susah masyarakat sudah dianggap jadi semacam kegiatan rutin pemerintah.

“Rakyat ga menderita, pemerintah ga kenyang,” komentar akun X @yeoollyy_.

Dalam rapat bersama Komisi II DPR, Menpan-RB Rini Widyantini, menjelaskan, perkiraan pengangkatan akan dilaksanakan pada akhir 2025 atau di awal
2026. Rini menjabarkan, penundaan pengangkatan CASN 2024 ini dikarenakan beragam pertimbangan.

Contohnya, ia melanjutkan, adanya kebutuhan penataan dan penempatan ASN untuk mendukung beragam program prioritas pembangunan nasional. Hal ini membutuhkan dukungan Sumber Daya Manusia ASN dengan kompetensi sesuai kebutuhan.

Tidak hanya itu, alasan lainnya adalah rencana pemerintah untuk menyelesaikan penyelarasan formasi, jabatan, dan penempatan terhadap ASN.

Rini menjabarkan, adanya penundaan pengangkatan CASN 2024 ini karena adanya usulan dari sejumlah daerah. (*)

Sumber: JP Group

Artikel CPNS Lulus 2024 Tak Jadi Diangkat Tahun Ini pertama kali tampil pada News.

Hutan Bukit Daeng Dibabat untuk Pematangan Lahan, Warga Cemas Ancaman Banjir

0
Hutan Bukit Daeng yang dibabat untuk dijadikan ruko. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aktivitas pembabatan hutan di kawasan Bukit Daeng, yang berada di sebelah kiri tanjakan arah Mukakuning, tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Batuaji dan Sagulung. Warga yang telah lama mengetahui bahwa kawasan ini merupakan hutan lindung mempertanyakan kegiatan tersebut, terutama terkait legalitasnya.

Masyarakat merasa heran karena selama ini pemanfaatan hutan lindung tidak bisa dilakukan sembarangan, apalagi hingga meratakan bukit. “Sudah hampir sebulan ini proyek itu berjalan. Mulai dari pembabatan pohon, sekarang sudah masuk tahap pematangan lahan. Ini sebenarnya untuk apa? Tak ada informasi sama sekali. Ini hutan lindung atau bukan? Penjelasan pemerintah mana?” ujar Handoko, tokoh masyarakat di Tembesi.

Kekhawatiran masyarakat semakin besar mengingat dampak lingkungan yang mungkin terjadi, terutama terkait ancaman banjir. Andre, salah seorang warga di sekitar lokasi, mengaku risih dengan kegiatan tersebut. “Wilayah Tembesi ini sudah langganan banjir. Kalau hutan ini dirusak dan digunakan lagi untuk pembangunan, nanti bagaimana? Bisa-bisa kami dikepung banjir,” katanya dengan nada kesal.

Pihak Kecamatan Batuaji saat dikonfirmasi mengakui bahwa mereka telah menerima pemberitahuan terkait pematangan lahan tersebut. Namun, mereka tidak bisa berbuat banyak karena pihak proyek mengklaim telah mengantongi izin alokasi lahan. “Iya, kemarin mereka ada menyampaikan ke kita, katanya untuk pembangunan ruko. Mereka bilang sudah ada PL (Perizinan Lokasi),” ungkap Lurah Kibbing, Wiwid.

Meski demikian, belum ada kejelasan dari pihak berwenang apakah kawasan yang dibabat itu benar-benar termasuk hutan lindung atau tidak. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi. Pihak KLHK menyarankan agar hal ini dikonfirmasi lebih lanjut ke Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL).

Sementara itu, pihak pelaksana proyek di lokasi juga enggan memberikan komentar terkait keluhan masyarakat. Para pekerja yang berada di lokasi hanya menyebutkan bahwa mereka menjalankan tugas sesuai instruksi dan tidak mengetahui lebih jauh mengenai legalitas lahan yang mereka garap.

Banyak warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memastikan status kawasan ini dan memberikan kejelasan terkait izin pembabatan hutan. “Kalau memang ada izin, tunjukkan kepada masyarakat. Jangan sampai kami hanya jadi korban akibat banjir dan kerusakan lingkungan,” tegas Handoko. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Hutan Bukit Daeng Dibabat untuk Pematangan Lahan, Warga Cemas Ancaman Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

Mengganggu Akses Ambulans, Warga Minta Penertiban Kendaraan yang Parkir Sembarangan di Pelabuhan Jagoh

0
Kondisi kendaraan Roda Dua yang parkir sembarangan di jalan akses masuk pelabuhan Jagoh, Rabu (5/3). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Kondisi kendaraan roda dua yang diparkir di sepanjang jalan masuk Pelabuhan Penyeberangan Jagoh, Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, semakin memprihatinkan.

Pantauan Batampos, banyaknya sepeda motor yang diparkir sembarangan di sepanjang jalan dalam area pelabuhan kerap menghambat aktivitas, terutama bagi kendaraan yang memiliki kepentingan darurat seperti ambulans.

Kejadian ini kembali terjadi pada Rabu (5/3), di mana sebuah ambulans yang membawa pasien yang akan dirujukan ke rumah sakit di luar Kabupaten Lingga mengalami kesulitan saat hendak memasuki pelabuhan.

BACA JUGA: Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Bintan Gelontorkan Rp 3,5 Miliar Buat Beli Ambulans dan Motor 

Ambulans yang ingin mengantarkan pasien rujukan menggunakan kapal feri menuju Tanjungpinang atau Batam, namun aksesnya terganggu akibat deretan motor yang diparkir di bahu jalan pelabuhan Jagoh.

Salah seorang pengunjung Pelabuhan Jagoh, Kelan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya kesadaran masyarakat terkait masalah ini yang dapat merugikan pihak lain.

“Kita berharap pemerintah, khususnya dinas terkait, bisa turun tangan dan melakukan penertiban. Kasihan ambulans yang membawa pasien sakit, terkadang harus terhambat masuk karena banyaknya motor yang parkir sembarangan. Ini bukan kali pertama terjadi,” ujar Kelana, Rabu (5/3)

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dari para pengguna kendaraan roda dua agar tidak lagi memarkirkan kendaraannya di dalam pelabuhan demi kelancaran akses bagi kendaraan yang lebih membutuhkan.

“Sebagai pengguna kendaraan, kita juga harus sadar diri. Parkirlah motor di luar pelabuhan agar akses bagi ambulans dan kendaraan lain lebih aman dan nyaman. Ini demi kebaikan kita bersama,” tambahnya.

Fenomena parkir liar ini memang menjadi masalah yang berulang di Pelabuhan Jagoh. Selain menghambat ambulans, kondisi ini juga dapat mengganggu arus lalu lintas kendaraan lain yang keluar-masuk pelabuhan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak berwenang segera mengambil langkah tegas dalam mengatasi permasalahan ini.

Penertiban, pengawasan lebih ketat, serta penyediaan tempat parkir yang lebih tertata menjadi solusi yang dinantikan agar Pelabuhan Jagoh tetap berfungsi dengan baik dan tidak menghambat mobilitas, terutama bagi kendaraan yang membawa pasien dalam kondisi darurat. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Mengganggu Akses Ambulans, Warga Minta Penertiban Kendaraan yang Parkir Sembarangan di Pelabuhan Jagoh pertama kali tampil pada Kepri.

Tanggul Drainase Jebol, Jalan Utama di Batuaji Terancam

0
Kondisi drainase di pinggir Jalan R. Suprapto Batuaji.
Foto: Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Drainase induk di pinggir Jalan R. Suprapto, Batuaji, tepatnya di depan Perumahan Cemara Asri, mengalami kerusakan parah. Tanggul drainase jebol, menyebabkan ancaman longsor di jalan utama yang menjadi akses penting bagi masyarakat sekitar. Jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini bisa memperparah kerusakan dan membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan drainase ini sudah terjadi sejak awal Januari lalu dan semakin mengkhawatirkan seiring dengan masuknya musim hujan. Curah hujan yang tinggi dapat memperburuk kondisi drainase yang sudah melemah. Jika jebol semakin parah, longsor bisa terjadi dan berpotensi memutus akses Jalan R. Suprapto dari arah Mukakuning.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan drainase bermula dari jebolnya batu miring yang berfungsi sebagai penguat tebing drainase. Akibatnya, beberapa pohon penghijauan di sekitar lokasi juga ikut tumbang karena kehilangan penopang tanah. Jika tidak ada langkah penanganan cepat, kerusakan akan semakin melebar dan memperparah dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Hendrik, salah seorang warga Perumahan Cemara Asri, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi tersebut. “Sudah lama ini rusak. Kalau tak segera diperbaiki, akan tambah parah. Jalan bisa jebol, apalagi sekarang sudah kembali musim hujan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Sumarno, tokoh masyarakat di Batuaji. Menurutnya, masalah drainase dan infrastruktur jalan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota (Pemko) Batam. “Banyak PR Pemko Batam sepanjang tahun ini, terutama terkait persoalan infrastruktur jalan dan drainase,” katanya.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk mencegah dampak yang lebih besar. Selain mengganggu aktivitas warga, kerusakan ini juga berisiko menimbulkan kecelakaan bagi pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

Menanggapi kondisi ini, Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air menyatakan sedang mengupayakan perbaikan drainase dan peningkatan infrastruktur jalan. Namun, proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Suhar, mengatakan pihaknya sudah memasukkan perbaikan drainase tersebut dalam daftar prioritas. “Kami menyadari pentingnya perbaikan drainase ini agar tidak berdampak lebih luas. Namun, semua harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Selain perbaikan drainase, Pemko Batam juga tengah mengkaji solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Salah satunya dengan memperkuat sistem drainase dan melakukan pemeliharaan rutin agar infrastruktur lebih tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Masyarakat berharap agar pemerintah tidak hanya sekadar berjanji, tetapi benar-benar merealisasikan perbaikan dalam waktu dekat. Jika dibiarkan terlalu lama, dampak yang ditimbulkan bisa semakin besar dan berakibat pada gangguan akses serta keselamatan pengguna jalan. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Tanggul Drainase Jebol, Jalan Utama di Batuaji Terancam pertama kali tampil pada Metropolis.

Paket Berbuka Kampung Ramadan Vista, Tersedia Ratusan Menu dan Lucky Draw

0
Menu spesial Kambing guling, dan kari kambing di Kampung Ramadan Vista di Hotel Crown Vista. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Hotel Crown Vista menyuguhkan ratusan menu makanan dan minuman dalam paket berbuka puasa di bulan Ramadan ini. Dalam paket bertema Kampung Ramadan Vista ini konsumen berkesempatan mememangkan lucky draw dengan hadiah yang menarik.

Food and Beverage Manager Hotel Vista, Junaidi mengatakan, dalam paket berbuka puasa tahun ini, pihaknya menyediakan menu makanan spesial. Yakni kambing guling, dan kari kambing.

“Kambing guling ada setiap hari Jumat dan Sabtu. Untuk kari kambingnya itu ada setiap hari,” ujarnya.

Selain menu spesial kambing, Hotel Crown Vista juga menyediakan lemang ketan. Menu spesial yang dibakar ini juga tersedia setiap hari.

“Lemang ketan ini kita buat sendiri, produk sendiri, dibakar sendiri. Dan masih banyak lagi makanannya,” katanya.

Junaidi menjelaskan setiap paket berbuka puasa ini ditawarkan dengan harga Rp200 ribu perpaket untuk dewasa. Sedangkan anak-anak dengan usia 5-11 tahun Rp 120 ribu.

“Ada promo beli 10 free 1. Dan pengunjung kelipatan 5 dapat voucher lucky draw. Khusus lucky draw ini akan diundi pada 28 Maret mendatang. Dengan hadiah diantaranya kulkas, tv, dan magic com,” katanya.

Tidak hanya menyediakan makanan yang enak. Junaidi mengatakan, masyarakat dapat berbuka sembari menikmati pemandangan yang indah. Sebagian Kota Batam terlihat dari Hotel Vista ini.

“Pemandangannya ciamik, jadi untuk warga Batam segera reservasi. Untuk rasa makanan digaranti, tempatnya bagus, dan harga bersaing,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Paket Berbuka Kampung Ramadan Vista, Tersedia Ratusan Menu dan Lucky Draw pertama kali tampil pada Metropolis.

Barang Ilegal Marak di Anambas, Bupati Tegaskan Tak Beri Ruang untuk Penyelundup

0
Aneng. f.ist

batampos – Bupati Anambas, Aneng berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan barang ilegal di Anambas.

Komitmen ini ia sampaikan saat menghadiri konfrensi pers penangkapan rokok ilegal di Mako Lanal Tarempa, Kamis, (6/3).

Dalam kesempatan ini Aneng mengapresiasi langkah Lanal Tarempa yang telah lebih dulu menerapkan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk berantas penyelundupan.

“Luar biasa, ada penyelundupan barang ilegal diamankan. Ini senilai Rp 1,7 Miliar,” kata Aneng.

BACA JUGA: Lanal Bintan Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal dari Malaysia tujuan Batam di Perairan Selat Riau

Lebih jauh ia mengungkapkan selama mengikuti retret di Akmil Magelang, seluruh kepala daerah ditekan oleh Presiden untuk mencegah potensi kebocoran dari pendapatan negara.

“Ini salah satu pencegahan dari kebocoran itu. Bayangkan kalau rutin terus patroli, saya rasa sudah banyak uang negara yang diselamatkan,” tutur Aneng.

Sejauh ini, barang ilegal kian marak beredar di Anambas. Barang yang beredar berupa minuman berakohol (mikol), rokok bahkan balpress (pakaian bekas) yang bebas dijual belikan.

Biasanya, oknum pemain memasok barang ilegal dari Bintan dan Batam. Dikirim menggunakan kapal roro maupun kapal kayu yang biasa melayani rute ke Anambas.

“Saya tegaskan (ini) perintah Presiden Prabowo tidak ada lagi maling-maling, kita harus tegak lurus untuk memberantas barang ilegal,” tegas politisi Demokrat ini.

Atas perintah Presiden ini, seluruh unsur Forum Komunimasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan berkumpul dalam waktu dekat untuk membahas masalah barang ilegal.

Kemudian ia akan memastikan Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) untuk membantu Bea Cukai membasmi peredaraan barang ilegal. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Barang Ilegal Marak di Anambas, Bupati Tegaskan Tak Beri Ruang untuk Penyelundup pertama kali tampil pada Kepri.

MBG Ramadan di Batam, Ada Roti, Kurma, Susu, dan Buah untuk Berbuka

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam tetap berjalan selama bulan Ramadan. Hanya saja, terdapat penyesuaian pada menu makanan yang disediakan agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan bahwa selama bulan puasa, MBG akan tetap diberikan kepada siswa dengan menu yang lebih tahan lama dan sesuai untuk berbuka.

“InsyaAllah makanan yang bertahan lama dan bisa sampai waktu berbuka. Contohnya roti, kurma, susu, telur ayam, dan buah seperti jeruk,” katanya, Kamis (6/3).

Sesuai dengan kebutuhan selama Ramadan, makanan MBG nantinya akan dikemas dan dibawa pulang oleh siswa untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Saat ini, MBG di Batam telah melibatkan tiga dapur yang beroperasi untuk melayani siswa di 13 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP yang tersebar di Kecamatan Bengkong, Sei Beduk, dan Batam Kota.

Total sasaran penerima manfaat program ini mencapai 9.758 siswa, dengan pendistribusian makanan yang dilakukan setiap hari efektif sekolah selama Ramadan.

Tiga dapur MBG yang beroperasi saat ini merupakan milik mitra Badan Gizi Nasional (BGN), yaitu Yayasan Siap di Kecamatan Bengkong, Yayasan Darul Solihin di Kecamatan Batamkota, dan Yayasan Yon Kenedia di Kecamatan Seibeduk.

Menurut Tri, hingga saat ini dapur MBG milik BGN sendiri belum beroperasi. Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terbaru dari BGN terkait pengadaan dapur setelah melalui evaluasi program yang telah berjalan.

Sementara itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPB) Kawasan Bengkong, Defri Frenaldi, menyebut selama Ramadan, makanan MBG akan didistribusikan menggunakan totebag berbahan spunbond berukuran 20×26 cm, bukan kotak makan seperti sebelumnya.

“Menu MBG saat puasa berupa makanan kering dan takjil. Penyalurannya akan menggunakan totebag agar lebih praktis dibawa pulang oleh siswa,” kata dia.

Distribusi MBG akan dimulai pada hari pertama siswa masuk sekolah saat Ramadan, dengan pengiriman dilakukan secara bertahap sejak pukul 09.00 pagi. Setelah pengiriman, siswa akan mengambil totebag berisi makanan dan membawanya pulang. Totebag tersebut harus dikembalikan setelah tiga jam atau sesuai waktu yang telah disepakati.

Pendistribusian MBG selama Ramadan dilakukan lima kali dalam seminggu, yaitu dari Senin hingga Jumat, dengan total 14 hari efektif sekolah selama bulan puasa.

Adapun menu yang akan diberikan kepada siswa antara lain roti manis, telur ayam, telur puyuh, susu, kurma, jeruk, serta bubur kacang hijau. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel MBG Ramadan di Batam, Ada Roti, Kurma, Susu, dan Buah untuk Berbuka pertama kali tampil pada Metropolis.

109 Sanggahan Diterima, Pelamar PPPK di Batam Bersiap Ikuti SKD

0
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Batam, Hasnah.

batampos – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, menerima 109 sanggahan dari total 182 yang diajukan oleh pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tidak lulus seleksi administrasi.

Dengan diterimanya sanggahan ini, para pelamar berhak melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi dasar (SKD). Demikian disampaikan oleh Kepala BKPSDM Batam, Hasnah.

Katanya, salah satu penyebab utama ketidaklulusan pelamar pada tahap administrasi adalah tidak melampirkan ijazah asli.

“Banyak pelamar yang tidak menyertakan dokumen tersebut sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujarnya, Kamis (6/3).

Dari 182 pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi dan mengajukan sanggahan, satu orang berasal dari formasi tenaga kesehatan, tiga orang dari formasi guru, dan sebanyak 178 orang dari formasi teknis. BKPSDM Batam memastikan bahwa seluruh sanggahan telah ditinjau dengan cermat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Saat ini, pihaknya tengah dalam proses penarikan data dan persiapan untuk pelaksanaan ujian SKD. Tahapan ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan seleksi PPPK di berbagai daerah.

Ujian SKD akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang dijadwalkan berlangsung antara bulan April hingga Mei 2025. Namun, Hasnah mengetakan jadwal pastinya masih menunggu keputusan resmi dari BKN.

“Kami masih menunggu kepastian tanggal dari BKN untuk pelaksanaan tes SKD di Batam,” katanya.

Para pelamar yang sanggahannya diterima kini memiliki kesempatan untuk bersaing dalam tahapan seleksi berikutnya. Mereka diminta mempersiapkan diri dengan baik agar dapat memenuhi standar kelulusan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami akan segera mengumumkan jika ada informasi terbaru terkait seleksi ini,” kata Hasnah. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 109 Sanggahan Diterima, Pelamar PPPK di Batam Bersiap Ikuti SKD pertama kali tampil pada Metropolis.

Hakim Pengadilan Agama Batam Dirawat di RSBP Usai Diserang OTK

0
Hakim Pengadilan Agama Batam, H. Gusnahari saat dirawat di RSBP Batam.

batampos – Hakim Pengadilan Agama Batam, H. Gusnahari, menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (6/3) pagi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di Perumahan Cipta Garden, RT 1 RW 15, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Humas Pengadilan Agama Batam, Azizon, mengatakan bahwa kejadian bermula saat korban baru keluar dari rumahnya dan bersiap menuju kantor. “Saat itu, beliau berjalan menuju mobil yang terparkir sekitar 100 meter dari rumah. Tiba-tiba, seorang pelaku menyerangnya dengan senjata tajam. Akibat serangan itu, tangan beliau mengalami luka,” ujar Azizon dikonfirmasi.

Menurut keterangan saksi di lokasi, pelaku yang mengenakan helm langsung melarikan diri setelah melancarkan aksinya. Ia diduga sudah ditunggu oleh seorang rekan yang siap dengan sepeda motor. Setelah kejadian, korban segera mendapat pertolongan warga dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Pihak Pengadilan Agama Batam juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti, ” ungkap Azizon.

Saat ini, H. Gusnahari, masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, kondisi korban dalam keadaan stabil, meski masih mengalami luka pada bagian tangannya akibat serangan tersebut.

Pihak Pengadilan Agama Batam menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini dan berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku serta mengungkap motif di balik aksi penyerangan tersebut.

Sementara itu, polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini dan memburu para pelaku.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi. Kasus ini telah resmi dilaporkan dan saat ini sedang kami selidiki. Tim sudah diterjunkan untuk mengungkap motif di balik penyerangan ini,” ujar Kompol Benhur Gultom.

Menurut keterangan Kapolsek, kejadian terjadi saat korban hendak berangkat kerja sekitar pukul 07.15 WIBWIB. “Saat korban berjalan menuju mobil, ada satu pelaku menggunakan penutup wajah dan langsung menusuk korban,” ujarnya.

Korban yang sempat menghindar sehingga mengenai tangan kanannya. “Ada dua orang pelaku dan saat ini masih kita lakukan pengejaran. Untuk korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, ” jelasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Hakim Pengadilan Agama Batam Dirawat di RSBP Usai Diserang OTK pertama kali tampil pada Metropolis.

Hakim Pengadilan Agama Batam Diserang Saat Berangkat Kerja, Pelaku Masih Diburu Polisi

0

batampos – Hakim Pengadilan Agama Batam, H. Gusnahari, menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (6/3) pagi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di Perumahan Cipta Garden, RT 1 RW 15, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Humas Pengadilan Agama Batam, Azizon, mengatakan bahwa kejadian bermula saat korban baru keluar dari rumahnya dan bersiap menuju kantor.

“Saat itu, beliau berjalan menuju mobil yang terparkir sekitar 100 meter dari rumah. Tiba-tiba, seorang pelaku menyerangnya dengan senjata tajam. Akibat serangan itu, tangan beliau mengalami luka,” ujar Azizon saat dikonfirmasi.

Menurut keterangan saksi di lokasi, pelaku yang mengenakan helm langsung melarikan diri setelah melancarkan aksinya. Ia diduga sudah ditunggu oleh seorang rekan yang siap dengan sepeda motor. Setelah kejadian, korban segera mendapat pertolongan warga dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Pihak Pengadilan Agama Batam juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti,” ungkap Azizon.

Saat ini, H. Gusnahari masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, kondisi korban dalam keadaan stabil, meski masih mengalami luka pada bagian tangannya akibat serangan tersebut.

Pihak Pengadilan Agama Batam menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini dan berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku serta mengungkap motif di balik aksi penyerangan tersebut.

Sementara itu, polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini dan memburu para pelaku.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi. Kasus ini telah resmi dilaporkan dan saat ini sedang kami selidiki. Tim sudah diterjunkan untuk mengungkap motif di balik penyerangan ini,” ujar Kompol Benhur Gultom.

Menurut keterangan Kapolsek, kejadian terjadi saat korban hendak berangkat kerja sekitar pukul 07.15 WIB.

“Saat korban berjalan menuju mobil, ada satu pelaku menggunakan penutup wajah dan langsung menusuk korban. Korban sempat menghindar, tetapi terkena di tangan kanannya. Ada dua orang pelaku, dan saat ini masih dalam pengejaran polisi. Untuk korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam,” jelasnya. (*)

Artikel Hakim Pengadilan Agama Batam Diserang Saat Berangkat Kerja, Pelaku Masih Diburu Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.