Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2385

Menyambut Ramadan, Siswa-Siswi MA Al-Barakah Singkep Laksanakan Kegiatan Masak-Masak

0
Pelaksanaan kegiatan masak-masak dan Doa bersama siswa-siswi MA Al-Barakah Singkep, Rabu (26/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah yang bertepatan pada 1 Maret 2025, Siswa-Siswi Madrasah Aliyah (MA) Al-Barakah Singkep melaksanakan kegiatan masak-masak yang nantinya akan menjadi hidangan untuk santapan makan dan Doa bersama. Kagitan masak-masak ini dilaksanakan di gedung MA Al-Barakah Singkep dan dilanjutkan dengan Doa bersamaan di musholla MA Al-Barakah Singkep pada Rabu (26/2).

Nurkumala Sari, yang merupakan koordinator dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur dan kegembiraan dari seluruh keluarga MA Al-Barakah Singkep dalam menyambut tamu yang dinanti-nanti yaitu Bulan Suci Ramadan.

“Pelaksanaan kegiatan ini sebagai wujud Rasya syukur kami karena akan dipertemukan dengan Bukan Suci Ramadan. Kami juga bergembira karena masih diberikan Allah SWT kesempatan untuk bertemu dengan bulan yang penuh dengan kemuliaan ini,” ujar Nurkumala Sari saat diwawancarai pada Rabu (26/2).

BACA JUGA: Selama Ramadan, THM Harus Tutup Full dan Tidak Ada Jual Beli Mikol

Selanjutnya, Nurkumala Sari menjelaskan kegiatan ini juga disejalankan dengan pengambilan nilai akhir ujian praktik untuk siswa-siswi kelas XII MA Al-Barakah Singkep pada mata pelajaran Prakarya.

“Kegiatan ini juga kami sejalankan dengan pengambilan nilai akhir ujian praktik bagi siswa-siswi kelas XII MA Al-Barakah Singkep pada mata pelajaran Prakarya,” jelasnya.

Kepala MA Al-Barakah Singkep, Darwis mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman dan memberikan kesan baik bagi siswa-siswi yang nantinya menjadi bekal untuk kehidupan mereka.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan kesan yang baik dan pengalaman berharga bagi siswa-siswi kami. Semoga ini bisa menjadi bekal bagi mereka untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Darwis menambahkan, kegiatan ini akan di tutup dengan Doa bersama dan bermaaf-maafan sesama guru dan siswa. Semoga kita semua dipertemukan dengan bulan yang penuh dengan kemuliaan ini serta diberikan kesehatan agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dibulan Ramadan ini dengan semaksimal mungkin. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Menyambut Ramadan, Siswa-Siswi MA Al-Barakah Singkep Laksanakan Kegiatan Masak-Masak pertama kali tampil pada Kepri.

Maling Tas dari Mobil, Satu Pelaku Nyaris Tewas Diamuk Massa di Sagulung

0
Anggota polsek Sagulung mengamankan pelaku pencurian dari amukan massa. Foto Netizen

batampos – Seorang pria babak belur diamuk massa setelah tertangkap mencuri tas dari dalam mobil di Perumahan PGRI, Sagulung, pada Senin (25/2) malam. Kejadian ini mengundang kemarahan warga, yang geram dengan maraknya aksi pencurian di lingkungan mereka.

Insiden berawal saat seorang wanita tengah berbelanja di warung. Mobilnya diparkir di pinggir jalan dengan kaca depan yang setengah terbuka. Tiba-tiba, dua pria datang menggunakan satu sepeda motor. Salah satu pelaku dengan cepat meraih tas yang ada di dalam mobil tersebut.

Namun, aksi itu diketahui oleh korban yang langsung berteriak “maling!” Spontan, warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung bereaksi. Pelaku yang mengambil tas berusaha melarikan diri, tetapi massa berhasil mengepungnya. Sementara itu, rekannya yang berada di atas motor langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Pelaku yang tertangkap tidak bisa berkutik saat warga mulai menghakiminya. Dia dipukuli hingga babak belur sebagai bentuk luapan emosi masyarakat yang sudah muak dengan aksi kriminal di kawasan tersebut. Bahkan, ketika pihak kepolisian datang untuk mengamankan situasi, sempat terjadi kericuhan antara warga dan petugas.

Baca Juga: Dituntut 1 Tahun Penjara, Ibu yang Rantai Anak Minta Keringanan Hukuman

“Masyarakat geram karena sering kali kemalingan. Ini bukan pertama kali terjadi, makanya pelaku langsung dihajar ramai-ramai,” ujar Aldi, salah satu warga Perumahan PGRI Sagulung.

Menurutnya, kejadian pencurian di lingkungan tersebut sudah cukup sering terjadi, tetapi pelaku jarang tertangkap.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Aris, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pelaku sudah diamankan di kantor polisi meskipun sempat mendapat perlakuan kasar dari massa.

“Iya, anggota kami juga sempat kena serang saat mengevakuasi pelaku. Tapi situasi bisa kita atasi, dan pelaku saat ini sudah berada di polsek,” ungkapnya.

Baca Juga: Setelah Gelar Perkara Rampung, Polisi Bidik Tersangka Kasus Pencabulan

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang berwenang. “Kami memahami kemarahan warga, tetapi tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan. Jika ada kejadian serupa, sebaiknya segera laporkan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tambah Iptu Aris.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, juga memberikan pesan kepada warga untuk selalu waspada dalam menjaga barang berharganya. “Jangan sampai memberikan peluang kepada pelaku kejahatan. Pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan jangan meninggalkan barang berharga di dalamnya,” pesannya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Maling Tas dari Mobil, Satu Pelaku Nyaris Tewas Diamuk Massa di Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Tersangka Bertambah, Kejagung Ungkap Lokasi ‘Oplos’ RON 88 dan RON 92

0
Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Jumlah tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina bertambah menjadi sembilan orang. Dua tersangka baru diumumkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (26/2) malam. Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama Kejagung membeber lokasi blending atau ’oplos’ RON 88 dan RON 92 dilakukan di perusahaan milik anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR).

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung Abdul Qohar menyampaikan bahwa dua orang tersangka baru dalam kasus tersebut adalah Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya (MK) dan Edward Corne (EC) selaku Vice President Trading PT Pertamina Patra Niaga. Mereka menyusul tujuh tersangka lain termasuk Kerry dan Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.

”Jadi, pada malam hari ini penyidik telah menemukan dua orang tersangka. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, dokter menyatakan bahwa kedua orang tersebut dinyatakan sehat jasmani dan rohani. Selanjutnya tim penyidik pada malam hari ini melakukan penahanan selama 20 hari ke depan,” terang Abdul Qohar.

Kejagung juga menjelaskan posisi kedua tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang kini tengah menjadi perhatian publik itu. Menurut Abdul Qohar, Maya Kusmaya dan Edward Corne dengan persetujuaan Riva Siahaan membeli produk kilang RON 90 atau lebih rendah dengan harga RON 92. Akibatnya, mereka harus melakukan pembayaran impor produk kilang dengan harga tinggi dan tidak sesuai dengan kualitas barang yang dibeli.

Tidak sampai di situ, Abdul Qohar menyatakan bahwa Maya Kusmaya memberikan persetujuan kepada Edward Corne untuk melakukan blending atau ’oplos’ produk kilang jenis RON 88 dengan RON 92 agar menghasilkan RON 92. Berdasar informasi yang diperoleh Kejagung, oplos tersebut dilakukan di terminal milik PT Orbit Terminal Merak yang berada di wilayah, Banten. Perusahaan itu milik tersangka MKAR.

”Tersangka MK memberitakan dan atau memberikan persetujuan kepada EC untuk melakukan blending produk kilang jenis RON 88 dengan RON 92 agar dapat menghasilkan RON 92 di terminal PT Orbit Terminal Merak milik tersangka MKAR dan tersangka GRJ (Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak), yang dijual dengan harga RON 92. Hal itu tidak sesuai dengan proses pengadaan produk kilang dan bisnis PT Pertamina Patra Niaga,” bebernya.

Sebelumnya, Kejagung menyampaikan bahwa dugaan korupsi tersebut menyebabkan kerugian negara dengan nilai sangat besar. Yakni mencapai Rp 193,7 triliun. Angka itu berasal dari kerugian ekspor minyak mentah dalam negeri sekitar Rp 35 triliun, kerugian impor minyak mentah melalui broker sekitar Rp 2,7 triliun, kerugian impor BBM melalui broker sekitar Rp 9 triliun, kerugian pemberian kompensasi 2023 sekitar Rp 126 triliun, dan kerugian pemberian subsidi 2023 Rp 21 triliun. (*)

Artikel Tersangka Bertambah, Kejagung Ungkap Lokasi ‘Oplos’ RON 88 dan RON 92 pertama kali tampil pada News.

Elkan Baggott Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026

0
Elkan Baggott. (Dok.Blackpool)

batampos – Nama Elkan Baggott kembali menjadi sorotan setelah ia hampir dipastikan tidak akan memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Bek tengah berusia 22 tahun itu kemungkinan besar tidak akan masuk dalam daftar pemain yang dipilih oleh pelatih Patrick Kluivert untuk menghadapi Australia dan Bahrain di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret mendatang.

Terakhir kali Baggott memperkuat Timnas Indonesia adalah saat menghadapi Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023. Setelah itu, namanya tak lagi muncul dalam daftar pemain yang dipanggil, meskipun sempat mendapat panggilan dari Shin Tae-yong untuk laga putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam pada Maret 2024.

Namun, cedera menghambat kehadirannya. Ia juga direncanakan membela Timnas U-23 di Piala Asia U-23 2024, tetapi tidak mendapat izin dari klubnya. Puncaknya, ia absen dari laga playoff Olimpiade 2024 melawan Guinea pada Mei 2024, yang semakin memperkecil peluangnya kembali ke tim nasional.

Perubahan kepelatihan dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert ternyata belum membuka jalan bagi Baggott untuk kembali ke skuad Garuda.

Menurut pengamat sepak bola Haris Pardede alias Bung Harpa dalam kanal YouTube pribadinya, keputusan Kluivert untuk tidak memasukkan Baggott ke dalam skuad Timnas Indonesia tampaknya sudah final.

“Situasi yang kurang menggembirakan, hampir bisa dipastikan Elkan Baggott tidak akan membela Timnas Indonesia setidaknya hingga Maret ini,” ungkap Bung Harpa.

Adanya faktor non-teknis pun turut menjadi spekulasi atas absennya Baggott.

“Pernah beredar kabar mengenai ketidakharmonisannya dengan Shin Tae-yong. Namun kini STY sudah tidak lagi melatih, jadi seharusnya dia bisa kembali. Kenyataannya, hal itu tidak terjadi, dan ini menjadi tanda tanya besar,” tambahnya.

Penampilan Baggott bersama Blackpool di League One sebenarnya cukup mengesankan. Ia menjadi andalan di lini pertahanan bersama Oliver Casey dan turut membantu The Seasiders bertengger di peringkat ke-11 klasemen dengan 44 poin, hanya terpaut 9 poin dari zona playoff.

Meski tampil solid, performanya tampaknya belum cukup untuk meyakinkan Kluivert agar memasukkannya ke dalam skuad Timnas Indonesia untuk laga penting bulan Maret.

Absennya Baggott dari daftar panggilan Timnas menimbulkan banyak spekulasi mengenai masa depannya di skuad Garuda. Apakah ini pertanda bahwa Patrick Kluivert sedang mempersiapkan alternatif lain, seperti Dean James, yang tengah dalam proses naturalisasi?

Jika Baggott tidak bergabung, Timnas Indonesia membutuhkan bek tengah berkaki kidal untuk menjaga keseimbangan lini pertahanan.

Menarik untuk ditunggu, apakah ini hanya sementara atau justru menjadi awal dari babak baru bagi lini pertahanan Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert. (*)

Artikel Elkan Baggott Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Motif Perkelahian Maut Prajurit TNI di Leko Cafe Masih Diselidiki

0
Kondisi THM Leko Jalan Aisyah Sulaiman usai terjadinya perkelahian yang menewaskan seorang anggota TNI AL, Minggu (23/2) malam. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Pemeriksaan terhadap Prada YHS, terduga pelaku perkelahian berdarah di Leko Cafe & Lounge Jalan Aisyah Sulaiman, Kota Tanjungpinang, Kepri masih terus dilakukan. Pemeriksaan itu, untuk mengetahui penyebab perkelahian yang menewaskan Serda DL, seorang prajurit TNI AL.

Selain korban meninggal dunia, terdapat empat orang korban lainnya yang mengalami luka-luka, setelah terlibat perkelahian di Tempat Hiburan Malam (THM) tersebut. Saat ini, kondisi empat korban itu sudah membaik.

“(Empat) korban sudah kita jenguk kemarin, kondisinya sudah membaik,” kata Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033 Wira Pratama, Mayor Inf Rahmat Mulya kepada Batam Pos, Rabu (26/2).

BACA JUGA: BP2RD Pinang Wacanakan Periksa Wajib Pajak Cafe Leko, Setahun Hanya Setor Rp11 Juta

Saat ini, kata dia Polisi Militer Angkatan Darat dan Angkatan Laut juga masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap Prada YHS. Polisi Militer juga belum melakukan pemeriksaan terhadap saki-saksi lainnya.

“Kita masih fokus ke si anggota kami (Prada YHS) dulu. Kalau sudah selesai baru ke tahap lain,” tambahnya.

Ia juga belum bisa menjelaskan, soal penyebab satu anggota TNI AD dan lima anggota TNI AL tersebut berkelahi di THM. Sebab, hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh Polisi Militer belum diserahkan.

“Belum bisa kita sampaikan apakah ada senggolan (kesalahpahaman) atau tidak. Karena pelaku saat ini masih diperiksa,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Motif Perkelahian Maut Prajurit TNI di Leko Cafe Masih Diselidiki pertama kali tampil pada Kepri.

Jalan Menuju Bandara Hang Nadim Berlubang, Ancam Keselamatan Pengendara

0
Sejumlah kendaraan berjalan pelan menghindari jalan rusak dan berlubang di jalan dekat Simpang Cikitsu Batam Center, Minggu (8/12).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kondisi jalan menuju Bandara Hang Nadim Batam, tepatnya di Jalan Hang Tuah simpang Cikitsu, Batamkota, dikeluhkan warga akibat berlubang dan licin. Jalan yang menjadi akses utama ke bandara ini tak hanya rusak, tetapi juga dipenuhi kerikil, membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, Rabu (26/2).

Pantauan di lokasi menunjukkan banyak pengendara yang belum mengetahui keberadaan lubang tersebut, sehingga sering kali menghindarinya secara mendadak. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terlebih jalan tersebut merupakan jalur cepat.

Seorang warga Botania I, Mulyadi, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan yang semakin membahayakan.

“Aduh, ini bahaya sekali! Jalur cepat menuju bandara malah ada jalan rusak dan berlubang. Semoga pemerintah segera tanggap sebelum ada korban kecelakaan,” ujarnya.

Baca Juga: Evaluasi Pilkada Serentak 2024: Partisipasi Pemilih di Kepri Tak Capai Target

Tak hanya Jalan Hang Tuah, warga juga mengeluhkan kondisi jalan simpang Cikitsu atau Jalan Tengku Sulung yang sudah lama rusak tanpa perbaikan. Padahal, jalan ini sering mengalami kemacetan, terutama saat jam sibuk pagi dan sore.

“Hampir setiap sore, jalan yang hanya satu lajur untuk dua jalur itu dialihkan karena sering macet,” kata Aulus, warga Batamkota.

Untuk mengurangi kemacetan, polisi disiagakan di lokasi guna mengatur arus lalu lintas. Bahkan, sebagian kendaraan dialihkan ke komplek Ruko Cikitsu untuk mengurai kepadatan yang terjadi hampir setiap hari.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam, Suhar, menyatakan bahwa proses perbaikan jalan saat ini masih dalam tahap lelang.

“Biasanya, proses lelang memakan waktu sekitar satu bulan. Perkiraan perbaikan akan dimulai pada Maret,” ujarnya.

Baca Juga: Kawasan PRSNP Sintai Tanjunguncang Siap Patuhi Aturan Jam Operasional Saat Ramadhan

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di Batam, terutama yang menjadi akses utama seperti menuju Bandara Hang Nadim.

Keamanan dan kenyamanan pengendara harus menjadi prioritas agar tidak terjadi kecelakaan akibat infrastruktur yang kurang layak. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Jalan Menuju Bandara Hang Nadim Berlubang, Ancam Keselamatan Pengendara pertama kali tampil pada Metropolis.

Hasil Hitungan Kejagung: Kerugian Negara Akibat Korupsi di Pertamina Bisa Lebih dari Rp 193,7 Triliun

0
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta. (Puspenkum Kejagung).

batampos – Hasil penghitungan awal Kejaksaan Agung (Kejagung) atas kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina mencapai Rp 193,7 triliun. Namun, angka kerugian negara itu sangat mungkin bertambah. Mengingat, Kejagung baru menghitung kerugian negara pada 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media pada Rabu (26/2). Dia mengakui, angka kerugian negara dalam kasus tersebut bisa lebih dari Rp 193,7 triliun. Keterangan itu dia sampaikan karena penyidik mengusut kasus tersebut medio 2018-2023.

”Terkait kerugian, kami sampaikan bahwa yang dihitung sementara, kemarin yang sudah disampaikan dirilis itu Rp 193,7 triliun. Itu tahun 2023. Kami sampaikan secara logika hukum, logika awam, kalau modusnya itu sama, ya berarti kan bisa dihitung, berarti kemungkinan lebih (besar dari itu),” terang Harli.

Untuk memastikan hal itu, penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagaung melakukan pendalaman. Mereka juga meminta bantuan dari para ahli untuk menghitung angka kerugian negara yang lebih terperinci. Untuk sementara, Harli menyampaikan bahwa dugaan awa kerugian negara dalam kasus tersebut menembus Rp 193,7 triliun.

Angka itu berasal dari kerugian ekspor minyak mentah dalam negeri sekitar Rp 35 triliun, kerugian impor minyak mentah melalui broker sekitar Rp 2,7 triliun, kerugian impor BBM melalui broker sekitar Rp 9 triliun, kerugian pemberian kompensasi 2023 sekitar Rp 126 triliun, dan kerugian pemberian subsidi 2023 Rp 21 triliun. Pendalaman terus dilakukan untuk memastikan komponen kerugian itu terjadi pada 2028-202 atau tidak.

”Karena, ini adalah awal kami sampaikan, ini adalah perkiraan antara penyidik dengan ahli sementara. Rp 193,7 triliun itu ada beberapa komponen. Sudah disampaikan setidaknya ada lima komponen. Apakah setiap komponen di 2023 itu juga berlangsung di 2018, 2019, 2020, dan seterusnya. Kan juga harus dilakukan pengecekan,” terang dia.

Namun demikian, Harli memastikan bahwa angka kerugian negara dalam kasus itu tidak lebih sedikit dari hasil hitungan awal. Dalam kasus tersebut, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan turut menjadi tersangka bersama enam tersangka lainnya. Salah satu modus korupsi itu adalah membeli BBM RON 90 dengan harga BBM RON 92 dan mencapur kedua jenis BBM itu di depo.(*)

Artikel Hasil Hitungan Kejagung: Kerugian Negara Akibat Korupsi di Pertamina Bisa Lebih dari Rp 193,7 Triliun pertama kali tampil pada News.

Bantah Isu Pengoplosan BBM, Pertamina Pastikan Pertamax RON 92

0
Karyawan SPBU mengisi BBM untuk mobil.

batampos – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa kualitas bahan bakar minyak (BBM) Pertamax tetap sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah, yakni RON 92. Klarifikasi ini disampaikan untuk merespons isu yang beredar di masyarakat mengenai dugaan pengoplosan BBM.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menegaskan bahwa produk yang diterima di terminal BBM merupakan produk jadi dengan nilai oktan yang sudah ditentukan.

“Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Pertalite memiliki RON 90, sementara Pertamax memiliki RON 92. Spesifikasi ini tetap terjaga dari penerimaan di terminal hingga penyaluran ke masyarakat sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Heppy, Selasa (25/2).

Baca Juga: Kebutuhan Air Batam Meningkat, Kapasitas Sistem Penyedia Tertinggal

Menurutnya, proses yang dilakukan di terminal BBM hanya sebatas injeksi warna (dyes) sebagai pembeda produk serta injeksi additive untuk meningkatkan performa Pertamax, bukan untuk mengubah RON.

“Jadi bukan pengoplosan atau perubahan nilai oktan. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax yang kami pasarkan,” tegasnya.

Pertamina Patra Niaga juga memastikan bahwa seluruh proses distribusi BBM diawasi secara ketat melalui prosedur Quality Control (QC). Selain itu, pengawasan juga dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna memastikan mutu dan keamanannya tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

“Kami mengikuti prosedur ketat dalam setiap tahap distribusi dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kualitas BBM tetap sesuai standar,” kata Heppy.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik, Warga Harapkan Operasi Pasar Murah

Sebagai badan usaha milik negara (BUMN), Pertamina berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dalam penyediaan energi bagi masyarakat.

“Pertamina terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan kualitas produk dan layanan terbaik,” tutup Heppy. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Bantah Isu Pengoplosan BBM, Pertamina Pastikan Pertamax RON 92 pertama kali tampil pada Metropolis.

Rumah Lunas Tanpa Sertifikat

0

SEJUMLAH pemilik rumah di Pondok Permata Sagulung, Kota Batam, kecewa. Hal itu terjadi lantaran rumah yang mereka beli dan sudah lunas tak juga mendapatkan sertifikat.

Lionel Messi Cekik Pelatih New York City FC, MLS Jatuhkan Denda

0
Messi terlibat insiden panas dengan pelatih lawan usai laga Inter Miami vs NYCFC. (Dok. NY Post)

batampos – Musim reguler MLS 2025 baru saja dimulai, tetapi laga pembuka antara Inter Miami dan New York City FC sudah diwarnai insiden kontroversial. Megabintang Inter Miami, Lionel Messi, terlibat dalam kejadian mengejutkan ketika dirinya terlihat mencekik leher pelatih tim lawan, Mehdi Ballouchy.

Tindakan tersebut memicu reaksi dari banyak pihak dan membuat Messi harus menerima sanksi dari Komite Disiplin MLS.

Pertandingan yang berlangsung di Chase Stadium, Florida, pada Minggu (23/2) itu berlangsung sengit. Messi tetap menunjukkan kelasnya sebagai pemain bintang dengan menyumbang dua assist krusial. Ia membantu Tomas Aviles mencetak gol cepat di menit ke-5, serta memberikan umpan matang kepada Telasco Segovia yang berhasil menjebol gawang lawan di menit ke-90+10.

Sayangnya, meskipun Messi berperan besar dalam serangan Inter Miami, timnya gagal mengamankan kemenangan setelah New York City FC menyamakan kedudukan melalui gol Mitja Ilenic di menit ke-26 dan Adrian Martinez di menit ke-55. Hasil imbang 2-2 ini membuat Messi terlihat frustrasi saat pertandingan berakhir.

Usai peluit panjang dibunyikan, Messi tampak kesal dengan beberapa keputusan wasit Rosendo Mendoza. Ia terus mendekati wasit dan melontarkan protes meskipun sudah diperingatkan untuk menjauh. Sikapnya ini berujung pada kartu kuning yang diberikan oleh wasit sebagai peringatan.

Namun, situasi semakin panas ketika Messi meninggalkan lapangan. Dalam perjalanan menuju ruang ganti, ia terlibat pertikaian dengan pelatih asisten New York City FC, Mehdi Ballouchy.

Ketegangan memuncak hingga Messi tertangkap kamera meletakkan tangannya di leher Ballouchy dalam aksi yang menyerupai cekikan. Insiden ini langsung memicu respons cepat dari para pemain dan staf kedua tim, yang berusaha melerai sebelum keadaan semakin memburuk.

Tindakan Messi yang dianggap tidak sportif itu tidak luput dari perhatian Komite Disiplin MLS. Liga dengan tegas memberikan sanksi kepada Messi atas pelanggaran tersebut.

“Komite Disiplin MLS telah menjatuhkan denda kepada Lionel Messi atas tindakannya yang tidak sesuai dengan aturan liga. Jumlah denda tidak diungkapkan,” demikian pernyataan resmi MLS.

Lebih lanjut, MLS menegaskan bahwa peraturan liga secara eksplisit melarang pemain melakukan kontak dengan wajah, kepala, atau leher lawan, terutama dalam situasi di luar permainan.

Sanksi terhadap Messi menjadi bukti bahwa MLS berkomitmen untuk menjaga disiplin dan sportivitas dalam kompetisi mereka. Liga ingin memastikan bahwa setiap pemain, termasuk megabintang seperti Messi, tetap mengikuti etika permainan dan menjunjung tinggi prinsip fair play.

Bagi Messi, insiden ini menjadi pengingat bahwa tindakan emosional di atas lapangan bisa berdampak besar. Sementara itu, bagi pemain lain, kasus ini bisa menjadi pelajaran bahwa setiap tindakan yang melanggar aturan akan mendapatkan konsekuensi, tanpa memandang status atau reputasi sang pemain.

Dengan insiden ini, MLS 2025 baru saja dimulai, tetapi drama sudah terjadi. Apakah ini akan memengaruhi performa Messi dan Inter Miami di pertandingan selanjutnya? Semua mata kini tertuju pada sang legenda Argentina dan bagaimana ia akan merespons situasi ini di laga-laga mendatang. (*)

Artikel Lionel Messi Cekik Pelatih New York City FC, MLS Jatuhkan Denda pertama kali tampil pada Olahraga.