batampos – Seorang pemuda menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Lubuk Baja, Kota Batam. Pelaku yang diketahui bernama Aditia (27) berhasil ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri usai kejadian.
Peristiwa penusukan tersebut terjadi di Perumahan Batam Park Blok D No.23, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Senin (9/3) sekitar pukul 12.30 WIB. Korban bernama Agus Suwandi (26) mengalami beberapa luka tusuk akibat serangan menggunakan senjata tajam.
Kasus ini terungkap setelah ayah korban, Nurdin (51), mendapat kabar dari pihak Rumah Sakit Elisabeth bahwa anaknya dalam kondisi luka parah. Mendengar informasi tersebut, Nurdin langsung menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi korban.
Setibanya di rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa korban mengalami tiga luka tusuk akibat senjata tajam. Luka tersebut berada di bagian bokong dan tulang rusuk sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari keluarga korban. Tim gabungan kemudian bergerak mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar tempat kejadian perkara.
“Setelah menerima laporan, kami bersama tim Jatanras Polda Kepri dan Polresta Barelang langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil pengumpulan keterangan saksi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku,” ujar Kompol Deni Langie.
Menurutnya, polisi kemudian melakukan pencarian terhadap tersangka hingga akhirnya mendapatkan informasi keberadaan pelaku di sebuah hotel di kawasan Nagoya, Batam. Tim opsnal langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penangkapan.
“Pelaku berhasil kami amankan pada Rabu (11/3) sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah hotel di kawasan Nagoya. Dari tangan pelaku kami juga menyita barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis karambit dan satu helai kaos hitam,” kata Deni. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Lubuk Baja dan dijerat dengan pasal penganiayaan, sementara proses penyidikan masih terus berlangsung.(*)
batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3).
Kehadiran Amsakar dan Li Claudia merupakan wujud komitmen dalam menindaklanjuti dan menyelesaikan hambatan perizinan maupun operasional yang dihadapi pelaku usaha secara cepat.
Beragam permasalahan investasi menjadi pembahasan utama dalam forum ini mulai dari Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), pengalokasian lahan hingga percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Di hadapan Menteri Keuangan RI, Amsakar dan Li Claudia pun menegaskan komitmennya untuk membenahi berbagai persoalan tersebut guna mendorong iklim investasi inklusif dan transparan.
“Masukan dari Menteri Keuangan akan kami tindak lanjuti agar pertumbuhan investasi dan ekonomi di Batam semakin meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Merespons soal Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam dalam kurun waktu terakhir belum mengalokasikan lahan sepeser pun imbas dari moratorium beberapa waktu lalu.
Di samping itu, lanjut Amsakar, pihaknya juga tengah memperbaiki LMS (Land Management System) agar pembaruan database untuk meningkatkan layanan pertanahan lebih optimal.
“Selain itu, ada beberapa hal dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang perlu didetailkan kembali,” jelas Amsakar.
Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang berkaitan dengan keluhan pelaku usaha atau investor.
Dengan harapan, pertumbuhan investasi di Batam dapat lebih kondusif dan transparan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti beberapa persoalan terkait investasi. Tujuannya agar Batam dapat tumbuh pesat dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Li Claudia. (*)
batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3).
Kehadiran Amsakar dan Li Claudia merupakan wujud komitmen dalam menindaklanjuti dan menyelesaikan hambatan perizinan maupun operasional yang dihadapi pelaku usaha secara cepat.
Beragam permasalahan investasi menjadi pembahasan utama dalam forum ini mulai dari Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), pengalokasian lahan hingga percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Di hadapan Menteri Keuangan RI, Amsakar dan Li Claudia pun menegaskan komitmennya untuk membenahi berbagai persoalan tersebut guna mendorong iklim investasi inklusif dan transparan.
“Masukan dari Menteri Keuangan akan kami tindak lanjuti agar pertumbuhan investasi dan ekonomi di Batam semakin meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Merespons soal Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam dalam kurun waktu terakhir belum mengalokasikan lahan sepeser pun imbas dari moratorium beberapa waktu lalu.
Di samping itu, lanjut Amsakar, pihaknya juga tengah memperbaiki LMS (Land Management System) agar pembaruan database untuk meningkatkan layanan pertanahan lebih optimal.
“Selain itu, ada beberapa hal dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang perlu didetailkan kembali,” jelas Amsakar.
Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang berkaitan dengan keluhan pelaku usaha atau investor.
Dengan harapan, pertumbuhan investasi di Batam dapat lebih kondusif dan transparan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti beberapa persoalan terkait investasi. Tujuannya agar Batam dapat tumbuh pesat dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Li Claudia. (*)
batampos – Hal yang biasa dianggap remeh namun riskan adalah sistem pengereman. Ini merupakan bagian penting yang berperan besar dalam menjaga keselamatan keluarga saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Terlebih saat mudik, mobil sering membawa beban yang berlebih, sehingga meningkatkan gaya inersia dan memperpanjang jarak yang diperlukan untuk berhenti.
Maka sebaiknya pastikan kondisi rem tetap optimal bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga kebutuhan esensial untuk menghadapi berbagai potensi risiko di jalan.
Hariadi, Asisten Kepala Departemen Aftersales di PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengungkapkan bahwa keselamatan keluarga selama perjalanan mudik sangat dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, terutama kinerja rem yang baik—terlebih saat mobil dalam keadaan membawa beban penuh.
“Kami menghimbau bagi pengendara agar melakukan pengecekan menyeluruh agar rem tetap responsif di segala situasi dan kondisi jalan raya,” ujarnya di Jakarta (Jumat 13/3).
Hal penting yang harus dilakukan bagi pemilik mobil sebelum melakukan perjalanan jauh.
1. Inspeksi Komponen Mekanis dan Gesekan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa ketebalan kampas rem (brake pads/shoes) untuk memastikan daya cengkram tetap optimal. Jika ketebalan sudah di bawah batas minimal, segera lakukan penggantian sebelum merusak bagian lain.
Perhatikan juga kondisi permukaan piringan cakram (Disc Brake) agar tetap rata dan tidak mengalami gejala warped yang dapat menimbulkan getaran pada setir saat pengereman.
Selain bagian depan, pemeriksaan rem tromol pada roda belakang juga tidak boleh terlewatkan untuk menjaga keseimbangan daya henti. Lakukan penyetelan ulang celah sepatu rem agar kinerja rem tangan tetap pakem saat kendaraan harus berhenti di tanjakan curam.
Pastikan juga piston pada kaliper rem dapat bergerak bebas tanpa hambatan dengan memberikan pelumasan khusus pada pin caliper.
2. Pemeliharaan Sistem Hidraulis dan Cairan
Kualitas minyak rem (brake fluid) memegang peranan kunci dalam menyalurkan tekanan dari pedal ke seluruh roda secara akurat. Karena bersifat higroskopis, minyak rem dapat menyerap uap air yang menurunkan titik didih minyak rem dan berisiko memicu korosi internal.
“Pastikan mobil Suzuki Anda menggunakan cairan Ecstar dengan standar DOT 3 atau DOT 4 sesuai spesifikasi pabrikan guna menghindari kerusakan seal karet,” tambah Hariadi.
Jika terdapat udara pada sistem hidraulis rem, maka dapat menyebabkan pedal rem terasa lemah. Lakukan proses bleeding rem dengan benar agar seluruh udara yang terperangkap pada sistem hilang, sehingga tekanan booster rem dan master rem tetap berada pada kondisi prima.
Periksa juga apakah ada gejala selang fleksibel yang mengembang atau retak, karena kerusakan kecil pada bagian ini dapat menyebabkan kebocoran tekanan.
3. Antisipasi Panas Berlebih dan Optimalisasi Teknologi Keselamatan
Saat melintasi di jalur pegunungan dengan turunan tajam, risiko brake fade atau penurunan daya pengereman akibat panas ekstrem sering kali terjadi. Kondisi ini bisa diperparah oleh vapor lock, yaitu penguapan minyak rem yang membuat rem kehilangan daya tekan sepenuhnya.
Untuk menghindarinya, kombinasikan penggunaan rem dengan teknik engine brake guna membantu mengurangi beban kerja mekanis pada piringan dan kampas rem.
Bagi mobil modern yang dilengkapi dengan fitur ABS (Anti-lock Braking System), pastikan seluruh sensor kecepatan roda dalam kondisi bersih. Keberadaan EBD dan Brake Assist sangat membantu distribusi gaya pengereman secara elektronik, terutama saat mobil bermuatan penuh penumpang serta barang bawaan.
Hariadi mengingatkan, “Bagi pemilik mobil Suzuki Apabila lampu peringatan rem atau simbol ABS pada dashboard menyala, segera lakukan diagnosa di Bengkel Resmi Suzuki untuk memastikan komputerisasi sistem tetap bekerja dengan baik.”
Komitmen Keselamatan dan Perawatan Preventif
Melakukan servis berkala sebelum berangkat mudik adalah bentuk tanggung jawab pengemudi terhadap keselamatan seluruh pengguna jalan. Pembersihan debu sisa gesekan dan pengecekan kebocoran pada silinder roda akan memberikan ketenangan batin selama berkendara.
Hindari menunda penggantian komponen rem, karena risiko kegagalan fungsi, terutama dalam kondisi lalu lintas padat, dapat berakibat fatal dan mengancam keselamatan seluruh pengguna jalan.
Perhatikan selalu tanda-tanda abnormal seperti suara berdecit, bau terbakar, atau tarikan rem tidak seimbang. Sebagai ahli di bidangnya, Hariadi berpesan, “Respon cepat terhadap gejala awal kerusakan dapat menyelamatkan Anda dari biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari.”
Persiapan matang pada sistem pengereman adalah kunci untuk menikmati momen lebaran di kampung halaman dengan penuh suka cita.(*)
Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. (Salman Toyibi/JPG)
batampos – Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menyebut keluarga menjadi sumber motivasi terbesarnya untuk bangkit hingga kembali menembus semifinal turnamen internasional setelah sempat dilanda cedera.
Ginting memastikan tempat di empat besar BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2026 setelah mengalahkan wakil India Tharun Mannepalli dengan skor 21-19, 19-21, 21-13 pada laga perempat final di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (13/3) waktu setempat.
“Pertama-tama pasti mengucap syukur, happy bisa tembus ke semifinal setelah waktu yang cukup lama. Bersyukur dengan perjalanan yang sudah dicapai, setiap cedera yang ada pastinya juga membuat saya lebih kuat lagi,” kata Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI, Sabtu.
Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu mengatakan kehidupan setelah menikah dan memiliki anak memberinya perspektif baru dalam menjalani karier sebagai atlet.
Menurut dia, kehadiran keluarga membuatnya bisa membagi fokus secara seimbang antara latihan dan kehidupan pribadi.
“Setelah menikah dan punya anak, sekarang jadi salah satu kebahagiaan. Setiap pulang ke rumah ada yang dicari,” ujar Ginting.
“Jadi waktu latihan bisa fokus 100 persen, tapi setelah pulang ke rumah waktunya untuk keluarga. Mereka sebagai sumber motivasi dan inspirasi saya,” katanya menambahkan.
Ginting juga mengakui pertandingan melawan Mannepalli berlangsung tidak mudah karena lawan mampu memberikan tekanan melalui permainan menyerang.
“Pertandingan hari ini tidak mudah juga. Dia serangannya bagus dan dari gim pertama sampai terakhir dia mencoba push semaksimal mungkin,” ujarnya.
Ia mengatakan kunci kemenangan terletak pada kemampuannya memaksimalkan momentum pada gim ketiga setelah mulai menemukan pola permainan sejak gim sebelumnya.
“Di gim ketiga saya mencoba memaksimalkan kondisi yang ada. Dari gim kedua sebenarnya sudah mulai dapat caranya, hanya saat itu sudah tertinggal cukup jauh,” kata Ginting.
Hasil ini menjadi penting bagi Ginting yang kembali ke semifinal turnamen individu sejak terakhir kali mencapainya pada Hong Kong Open 2024, sekaligus menjadi bagian dari proses kebangkitannya setelah cedera.
Pada semifinal Swiss Open 2026, Ginting akan berhadapan dengan wakil Jepang Yushi Tanaka.(*)
Warga melakukan penukaran uang kertas baru di mobil layanan kas Keliling Bank Indonesia perwakilan Kepri di bundaran dekat Masjid Agung Batam Center, Selasa (4/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Warga Batam mengeluhkan sulitnya menukar uang pecahan baru menjelang Idulfitri 2026. Kuota penukaran uang melalui aplikasi PINTAR (BI Smart Cash) milik Bank Indonesia disebut cepat habis hanya dalam waktu singkat.
Kamal, salah seorang warga Batam, mengaku sudah beberapa kali mencoba memesan kuota penukaran melalui aplikasi tersebut. Namun, upayanya selalu gagal karena kuota sudah habis.
“Saya sudah coba beberapa kali buka aplikasi, tapi kuotanya cepat sekali habis. Padahal saya ingin menukar uang pecahan baru untuk Lebaran,” kata Kamal.
Menurutnya, tradisi membagikan uang kepada anak-anak saat Lebaran membuat kebutuhan pecahan kecil menjadi penting bagi banyak keluarga.
“Biasanya untuk bagi-bagi keponakan atau anak tetangga. Tapi kalau susah ditukar begini jadi bingung juga,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Dina, warga Batuampar. Dia juga sudah mendatangi sejumlah bank konvensional untuk menukarkan uang pecahan baru. Namun, lagi-lagi pihak bank menyatakan tak ada lagi kuota yang tersedia.
”Katanya enggak ada masuk lagi yang pecahan baru, jadi diminta tukar lewat aplikasi PINTAR. Tapi ya itu, mau lewat aplikasi kuota penuh terus,” katanya geram.
Menanggapi hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap layanan penukaran uang digital tersebut.
Deputi Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau Ardhienus mengatakan tingginya animo masyarakat terlihat dari cepatnya kuota pemesanan penukaran uang di berbagai wilayah Indonesia melalui aplikasi PINTAR.
“Bank Indonesia mengapresiasi tingginya animo masyarakat yang tercermin dari cepatnya penyerapan kuota pemesanan penukaran di seluruh wilayah Indonesia melalui aplikasi PINTAR,” kata Ardhienus, Jumat (13/3).
Ia mengakui masih ada sebagian masyarakat yang belum berhasil memperoleh kuota penukaran melalui aplikasi tersebut.
Karena itu, Bank Indonesia akan terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan layanan penukaran uang ke depan dapat berjalan lebih optimal.
Selain meningkatkan layanan penukaran, Bank Indonesia juga menyiapkan pasokan uang tunai dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,9 triliun untuk periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026.
“Nilai tersebut meningkat sekitar 38 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,1 triliun,” jelasnya.
Menurut Ardhienus, sebagian besar distribusi uang tunai tersebut akan disalurkan melalui jaringan perbankan yang beroperasi di wilayah Kepulauan Riau.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.
Lonjakan kebutuhan uang tunai pada periode ini umumnya dipicu meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat serta tradisi berbagi uang dalam bentuk pecahan kecil saat Idul Fitri.
“Bank Indonesia berharap ketersediaan uang yang cukup mendukung kelancaran transaksi ekonomi masyarakat selama momentum tersebut,” ujarnya. (*)
Buka puasa bersama Astra Group Batam di Hotel Wyndham Panbil Batam, Kamis (12/3) sore. Foto: Astra Group untuk Batam Pos
batampos – Astra Group Batam menggelar acara buka puasa bersama pada 21 Ramadan yang berlangsung hangat di Hotel Wyndham Panbil Batam, Kamis (12/3) sore. Kegiatan yang digelar di lantai Grand Floor (GF) itu dihadiri para perwakilan perusahaan yang tergabung dalam Astra Group, mitra kerja, tokoh masyarakat, serta insan pers di Kota Batam.
Suasana acara berlangsung penuh keakraban. Para tamu undangan terlihat saling berbincang santai sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Momen tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota Astra Group yang selama ini lebih sering berinteraksi dalam urusan pekerjaan.
Branch Manager Astra Group Batam, Aria Wira Samudera, mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun selama bulan Ramadan.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut adalah mempererat hubungan antarperusahaan yang berada di bawah naungan Astra Group di Batam, sekaligus memperkuat hubungan dengan para mitra dan media.
“Hari ini sifatnya silaturahmi. Semua affiliate company atau anggota Astra Group Batam kita undang beserta perwakilannya supaya kita bisa saling kenal dan lebih akrab,” kata Aria.
Ia menjelaskan, dalam aktivitas sehari-hari banyak anggota yang hanya mengenal nama perusahaan atau rekan kerja tanpa pernah bertemu langsung. Karena itu, momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat.
“Kadang-kadang kita tahu nama, tapi tidak tahu wajahnya. Di momen Ramadan yang penuh berkah ini kita bisa saling menyapa dan bersua,” ujarnya.
Selain itu, kata Aria, Astra Group Batam juga memiliki sejumlah anggota baru yang baru bergabung atau berpindah penugasan. Acara ini menjadi sarana untuk memperkenalkan mereka kepada seluruh jaringan Astra Group di Batam.
“Ada juga anggota yang baru bergabung atau baru pindah. Jadi kita bisa saling kenal di sini,” katanya.
Aria menyebutkan, total undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 70 orang, yang terdiri dari perwakilan perusahaan Astra Group, masyarakat, serta rekan-rekan media di Kota Batam.
“Kegiatan ini memang rutin kita lakukan setiap tahun. Selain buka puasa bersama, biasanya juga ada kegiatan sosial seperti donasi dan halal bihalal,” ujarnya.
Ia menambahkan, Astra Group Batam secara konsisten menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan kaum duafa.
Namun untuk nilai donasi secara keseluruhan, pihaknya tidak merinci secara detail karena bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai perusahaan anggota Astra di Batam dengan lokasi yang berbeda-beda.
“Donasi tetap kita lakukan setiap tahun, fokusnya kepada anak yatim, kaum duafa, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Lokasinya berpindah-pindah di berbagai wilayah di Batam,” kata Aria.
Dalam kesempatan yang sama, Ulun, perwakilan dari Asuransi Astra, mengatakan pihaknya juga menyalurkan bantuan kepada panti asuhan sebagai bagian dari kegiatan sosial perusahaan selama Ramadan.
Menurutnya, Asuransi Astra menyalurkan bantuan kepada dua panti asuhan di Batam, masing-masing sebesar Rp10 juta. “Masing-masing panti asuhan menerima bantuan sekitar Rp10 juta. Bantuan itu biasanya kami sesuaikan dengan kebutuhan mereka,” kata Ulun.
Bantuan tersebut tidak selalu dalam bentuk uang tunai, tetapi juga dapat berupa barang kebutuhan panti asuhan seperti sembako maupun perlengkapan lainnya.
Ia mencontohkan, salah satu panti asuhan yang menerima bantuan adalah Panti Asuhan Assalam di wilayah Baloi Indah, Batam Center.
“Selain sembako, ada juga yang meminta ranjang, kasur, bahkan kulkas. Jadi kita menyesuaikan dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Saat ini pihaknya juga sedang memproses pengadaan beberapa kebutuhan tersebut agar dapat segera disalurkan kepada panti asuhan yang membutuhkan.
Ulun menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberi dampak positif bagi masyarakat di sekitar lingkungan kerja Astra.
“Kami berusaha mencari masyarakat di sekitar kantor yang memang membutuhkan bantuan. Kegiatan ini bukan untuk mencari profit, tapi bagaimana kehadiran perusahaan juga bisa memberikan dampak bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan sosial yang dilakukan Astra Group Batam dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan lingkungan sekitar.(*)
Kapal feri berlayar dari Pelabuhan Batam Center, beberapa waktu lalu. Penumpang kapal kini dikenai surcharge untuk menyebarang dari Batam menuju Singapura dan sebaliknya. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Kenaikan harga bahan bakar mulai berdampak pada sektor transportasi laut di Batam. Sejumlah operator kapal feri internasional yang melayani rute Batam–Singapura dan Batam–Malaysia mulai memberlakukan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge kepada penumpang.
Pantauan di Pelabuhan Internasional Batam Center, kebijakan tersebut telah diterapkan sejak Kamis (12/3). Penumpang yang berangkat dari Batam menuju Singapura dikenakan tambahan biaya sebesar Rp65 ribu per orang.
Dengan kebijakan tersebut, harga perjalanan feri dari Batam Center menuju HarbourFront Centre maupun Tanah Merah Ferry Terminal yang sebelumnya sekitar Rp730 ribu kini menjadi Rp730 ribu ditambah fuel surcharge Rp65 ribu.
Posko pengaduan THR di kawasan industri Batamindo, Mukakuning.
batampos – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para buruh dan karyawan. Posko ini salah satunya didirikan di kawasan industri Batamindo, Mukakuning, untuk memudahkan pekerja menyampaikan laporan terkait pembayaran THR.
Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan posko tersebut mulai difungsikan sebagai sarana pengaduan bagi pekerja yang mengalami keterlambatan pembayaran atau tidak menerima THR dari perusahaan tempat mereka bekerja.
“Mulai hari ini kami sudah mendirikan posko pengaduan THR. Di sana juga ada pengawas ketenagakerjaan, dan kami mencantumkan nomor HP serta email agar pekerja yang ingin melapor bisa lebih mudah,” ujar Yudi, Kamis (12/3).
Menurutnya, pemilihan kawasan industri Batamindo sebagai salah satu lokasi posko karena wilayah tersebut merupakan pusat aktivitas industri dengan jumlah pekerja yang cukup besar di Batam.
Selain di Batamindo, Disnaker Batam juga membuka posko pengaduan di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam di Sekupang serta di UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau di kawasan KBC Batam Center.
“Total ada tiga posko yang kami siapkan. Jadi pekerja yang mengalami keterlambatan pembayaran THR atau tidak menerima haknya bisa langsung melaporkan ke posko yang tersedia,” jelasnya.
Yudi menambahkan, hingga saat ini sudah ada beberapa pekerja yang datang ke posko untuk berkonsultasi. Namun laporan yang masuk masih sebatas meminta penjelasan mengenai aturan dan batas waktu pembayaran THR.
Ia menegaskan seluruh perusahaan di Kota Batam wajib membayarkan THR keagamaan secara penuh dan tidak boleh dicicil. Pembayaran THR harus dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan 2026 atau maksimal pada 14 Maret 2026.
Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan.
“Untuk aturan pokoknya tidak ada perubahan. Namun ada klausul baru berupa imbauan agar THR sebaiknya dibayarkan 14 hari sebelum hari raya,” katanya.
Melalui posko pengaduan ini, Disnaker Batam berharap tidak ada pekerja yang berlebaran tanpa menerima haknya, sekaligus menjaga hubungan industrial di Batam tetap kondusif menjelang Idulfitri.(*)
batampos – Hari Sabtu tersebut jatuh pada Hari Sukses Babi Api yang tergolong cukup langka.
Dalam kalender Tiongkok, Hari Sukses dikenal sebagai hari yang membawa hasil nyata dari usaha yang telah dilakukan.
Unsur Api (Fire) menambah semangat dan energi. Energi Babi (Pig) melambangkan kemurahan hati serta kenikmatan hidup.
Simak enam shio yang keuangan dan keberuntungannya meningkat pada 14 Maret 2026, sebagaimana dirangkum dari yourtango.com;
1. Babi
Kamu mungkin bangun pada 14 Maret dengan suasana hati yang jauh lebih baik dari biasanya. Energi positif tersebut justru menarik berbagai hal baik.
2. Kuda
Hari Sabtu membawa momen ketika kamu menyadari bahwa sesuatu akhirnya mulai berjalan sesuai harapan.
Situasi yang sebelumnya terasa tidak pasti kini menunjukkan kemajuan nyata.
3. Tikus
Kamu menemukan sesuatu yang berguna yang mungkin terlewat oleh orang lain. Bisa berupa informasi tentang suatu acara atau peluang baru.
4. Ular
Seseorang mungkin membagikan kabar baik pada 14 Maret yang ternyata juga menguntungkan kamu.
Awalnya situasi itu mungkin tidak berhubungan langsung dengan kamu, tetapi efeknya membawa peluang baru.
5. Monyet
Keberuntungan kamu pada hari Sabtu datang melalui orang lain. kamu mungkin bertemu seseorang yang masih mengingat, menghargai, dan ingin kembali terhubung.
6. Naga
Kamu membuat keputusan yang nantinya akan disyukuri di masa depan. Keputusan itu mungkin berkaitan dengan cara kamu menggunakan waktu atau peluang.
Ramalan shio 14 Maret 2026 diprediksi menjadi hari yang penuh keberuntungan bagi enam shio dalam astrologi Tiongkok.(*)