Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2396

Hari Jadi ke-195 Batam, Batam Baru Indonesia Maju

0

batampos – Kota Batam memasuki usianya ke-195 tahun yang perayaannya jatuh pada Rabu (18/12/2024) ini. Hingga Hari Jadi Batam (HJB) ke-195 ini, sejumlah kemajuan dan perubahan signifikan sudah dirasakan, hingga Batam bertransformasi menjadi kota baru.
Perubahan Batam saat ini terbilang singkat, utamanya dalam 10 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Pada kepemimpinan Muhammad Rudi yang banyak dikenal sebagai bapak pembangunan, ia dinilai sukses mengubah Batam maju dan sejahtera. Selama ia memimpin Batam sebagai Wali Kota maupun Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, sederet prestasi sudah diukir dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Kemajuan Batam menjadi kado penting di momen HJB ini. Sejumlah pembangunan sudah dilakukan seperti pembangunan jalan yang lebar, bandara, dan pelabuhan sebagai akses keluar masuk Batam, masjid-masjid berdiri mewah. Pembangunan pun tak hanya di perkotaan saja, tapi juga sampai ke permukiman di pulau penyangga.

Tak hanya sukses di bidang infrastruktur, di bidang ekonomi, Kota Batam mampu tumbuh cemerlang. Ekonomi Batam tumbuh 4,75 persen pada 2021, kembali meningkat 6,84 persen pada 2022, dan 2023 meroket di angka 7,04 persen. Pertumbuhan ekonomi pada 2023 ini, melebihi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri yang berada di angka 5,2 persen dan nasional di angka 5,05 persen.

Bahkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam juga ikut terus melejit dari tahun ke tahun. Dalam lima tahun terakhir, atau pada 2020, APBD Batam hanya di angka Rp2,5 triliun, meningkat pada 2021 di angka Rp2,9 triliun, 2022 Rp3,2 triliun, 2023 meningkat jadi Rp3,3 triliun. APBD Batam kembali meningkat pada 2024 di angka Rp3,8 triliun dan tahun 2025 mencapai Rp4,07 triliun.

Tak hanya itu, masih banyak prestasi-prestasi lainnya yang terukir untuk Kota Batam. Prestasi yang diukir mampu menjadikan Batam terus maju dan menjadi penyokong kemajuan ekonomi hingga pariwisata di Indonesia.

”Kemajuan Batam saat ini menjadi kado bagi masyarakat di momen HJB ke-195,” ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Rudi berharap, kemajuan Batam saat ini terus dipertahankan. Untuk itu, semua pihak harus menjaga pembangunan yang sudah berjalan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Batam. ”Pilkada sudah selesai, jaga kekompakan dan teruslah bersatu menciptakan keamanan dan kenyamanan serta pembangunan di Kota Batam,” ujar Rudi.

“Warga Batam butuh hidup yang layak, kita jaga, kita kontrol apa yang baik dan sudah jalankan, jika ada yang tidak baik silakan sampaikan ke pemerintahan ke depan,” tambah Rudi.

 

Perayaan HJB ke-195
Pemerintah Kota (Pemko) Batam melibatkan masyarakat dalam memeriahkan HJB ke-195. Rangkaian HJB tahun ini sudah dimulai Kamis (12/12) hingga Kamis (18/12).
Rangkaian HJB ke-195 ini diawali dengan Ziarah ke Makam Zuriat Nong Isa di Nongsa. Ziarah ini sebagai bentuk penghormatan kepada Nong Isa, pemegang titah pemerintahan atau kerajaan pada 18 Desember 1829 Masehi.

Momentum historis perpindahan Raja Isa atau Nong Isa dari pusat Kerajaan Riau-Lingga ke Nongsa pada awal abad ke-19, telah menjadi titik-tolak penetapan hari jadi Batam.

Selain ziarah, rangkaian HJB ke-195 digelar Pawai Budaya pada Minggu, 15 Desember pukul 07.30 WIB. Pawai Budaya ini dipusatkan di kawasan Dataran Engku Putri, Batam Center.
Selain itu, pada hari puncaknya, pada 18 Desember 2024, digelar Upacara Hari Jadi Batam pada pagi hari, dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa, dan pada malam harinya digelar Malam Anugerah Batam Madani. Sepanjang rangkaian HJB, pegawai mengenakan pakaian Melayu.

”Selamat Hari Jadi Batam ke-195, Batam Baru Indonesia Maju,” ucap Rudi. (*)

Artikel Hari Jadi ke-195 Batam, Batam Baru Indonesia Maju pertama kali tampil pada Metropolis.

Karim Benzema Berencana Kembali ke Real Madrid

0
Karim Benzema yang kini membela Al Ittihad Club berencana kembali ke Real Madrid. (AFP-OSCAR DEL POZO/AFP)

batampos – Karim Benzema dikabarkan akan pensiun pada akhir musim menjelang ulang tahunnya yang ke-37. Sebelumnya, pada tahun 2022, pemain Al Ittihad itu juga telah memutuskan untuk pensiun dari Timnas Prancis.

Keputusan Karim Benzema untuk pensiun juga bisa membuatnya kembali ke Real Madrid. Media Spanyol, Relevo mengabarkan bahwa ia berencana untuk kembali ke kota Madrid setelah gantung sepatu.

Melansir Talk Sport, Rabu (18/12), Los Blancos sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan Karim Benzema untuk menjadikannya duta klub setelah dirinya pensiun. Kesepakatan tersebut terjadi setelah sang pemain mampu mencetak sepuluh gol dalam sepuluh pertandingan di Liga Pro Saudi musim ini.

Namun, Al Ittihad sebagai klub yang dibelanya saat ini berharap Karim Benzema tetap menyelesaikan kontraknya yang masih tersisa 18 bulan. Itu berarti, usianya sudah menginjak umur ke-38 tahun.

Bersama Real Madrid, Benzema telah menghabiskan kariernya selama 14 tahun. Ia berhasil mencetak 354 gol dalam 648 pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa serta pemain dengan penampilan terbanyak keempat.

Kariernya juga sangat cemerlang bersama klub ibu kota Spanyol itu yang mampu meraih 25 trofi. Termasuk beberapa diantaranya mendapatkan lima gelar Liga Champions dan empat gelar Liga Spanyol. (*)

Artikel Karim Benzema Berencana Kembali ke Real Madrid pertama kali tampil pada Olahraga.

PT Multi Hanna Kreasindo Tbk Wujudkan Solusi Limbah B3 Terintegrasi di Kawasan Bintan Industrial Estate Bintan

0
Direktur PT Multi Hanna Kreasindo Tbk, Alwi menunjukkan surat perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani bersama General Manager PT Bintan Inti Industrial Estate, Aditya Laksamana di Bintan Inti Executive Village pada Selasa, 17 Desember 2024. (Dokumen Pribadi untuk Batam Pos)

batampos – PT Multi Hanna Kreasindo Tbk bersama PT Bintan Inti Industrial Estate resmi menandatangani kerja sama strategis dalam penyediaan layanan pengangkutan dan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berkelanjutan.

Acara penandatanganan dilakukan Selasa, 17 Desember 2024 di Bintan Inti Executive Village.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan tenant Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) berjalan sesuai standar peraturan perundangundangan yang berlaku, serta menciptakan ekosistem industri ramah lingkungan.

Baca juga: DKPP Pastikan Stok Daging Ayam Potong Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat Bintan

Direktur PT Multi Hanna Kreasindo Tbk, Alwi, menyampaikan, pihaknya sangat bangga dapat bermitra dengan PT Bintan Inti Industrial Estate dalam upaya mengelola limbah B3 secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

”Kerja sama ini mencerminkan komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung target industri hijau di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, General Manager PT Bintan Inti Industrial Estate, Aditya Laksamana, menambahkan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini karena akan memberikan manfaat signifikan bagi operasional tenant.

Dengan dukungan PT Multi Hanna Kreasindo Tbk, PT. Bintan Inti Industrial Estate optimis pengelolaan limbah B3 di Kawasan BIE akan berjalan profesional, efisien, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca juga: Lubang Menganga di Jalan Bakti Sosial Tanjunguban Bahayakan Pengendara

Penandatanganan ini turut dihadiri oleh perwakilan tenant Kawasan Industri, antara lain PT Cedar Accessories, PT Bintan Industrial Estate, PT Sanden, PT Singatac, PT CCI, dan PT Bionesia Organic Foods.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan serta komitmen untuk bersama-sama mewujudkan pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab.

Melalui kerja sama ini, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk berkomitmen untuk memastikan seluruh proses pengelolaan limbah B3 mulai dari pengangkutan hingga pengolahan dilakukan secara aman dan profesional.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi role model bagi kawasan industri lain di Indonesia dalam menerapkan praktik pengelolaan limbah yang mendukung pertumbuhan ekonomi, melestarikan lingkungan, serta mewujudkan industri yang berkelanjutan. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Artikel PT Multi Hanna Kreasindo Tbk Wujudkan Solusi Limbah B3 Terintegrasi di Kawasan Bintan Industrial Estate Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Netizen Kompak Kritik Singkatan Kementerian Kebudayaan, Begini Komennya

0
Ilustrasi: Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) di forum pertemuan Menteri Kebudayaan di G20 di Brasil (8/11). Foto : Humas Kementerian Kebudayaan

batampos – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan awalnya disatukan dalam satu kementerian. Namun pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran, keduanya secara resmi dipisah dengan harapan keduanya bidang tersebut dapat lebih tertangani dengan baik.

Namun sayangnya netizen justru menganggap aneh singkatan dari Kementerian Kebudayaan yang saat ini dipimpin oleh Fadli Zon. Kemenkebud yang merupakan singkatan dari Kementerian Kebudayaan dianggap kurang pas oleh para pengguna media sosial.

Oleh karena itu, netizen pun kompak melayangkan kritikan meminta agar singkatan Kemenkebud diganti. Bukan sekedar mengkritik, sejumlah netizen pun memberikan opsi solusi untuk kebaikan Kementerian Kebudayaan ini ke depannya.

“Min, akronimnya ganti dong yang lebih enak, KEMENDAYA/ KEMENBUD jangan ada kebudnya, terdengar kurang pas,” kritik salah salah satu netizen.

“Bagus Logonya tapi akronimnya kureng. KEMENDAYA lebih terdengar masuk akal dan langsung ngeh kalau itu kementrian kebudayaan,” timpal yang lainnya.

Atas munculnya singkatan tersebut, netizen lain justru semakin tercerahkan menganggap singkatan yang saat ini dipakai Kementerian Kebudayaan memang kurang tepat atau mengganjal di hati. Mereka pun mendukung supaya Kementerian Kebudayaan mengganti akronimnya.

“Dukung akronim Kemendaya menjadi resmi, makasih mas/ mbak yang sudah mencetuskan ide ini,” komentar salah satu warganet.

“Ayo serukan dan suarakan KEMENKEBUD menjadi KEMENDAYA. Sebutan KEMENDAYA terasa indah dan puitis,” timpal yang lainnya.

Selain melayangkan kritikan soal singkatan, netizen juga menyoroti kehadiran logo baru Kementerian Kebudayaan. Mayoritas dari mereka menganggap logo barunya sangat keren.

“Filosofinya dalam dan luar biasa. Selamat buat logonya bro Wamen, keren pol,” komentar salah satu netizen.

“Sekelebat mirip logo IKJ, tapi pas ditegesin, wah ini beda. Cakeplah pokoknya,” timpal yang lainnya.

“Logo sudah oke. Tinggal akronim kemenkebud ini yang mengganjal.”

Artikel Netizen Kompak Kritik Singkatan Kementerian Kebudayaan, Begini Komennya pertama kali tampil pada News.

Pemerintah Dorong Kesejahteraan Pekerja, Menaker Puji Program Rusunawa BPJS Ketenagakerjaan di Batam

0
Mentri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) bersama Wakil Mentri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan didampingi didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo dan rombongan melakukan kunjungan di Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Bumi Lancang Kuning di Batuampar, Selasa (17/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI), Yassierli, bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer meninjau Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Griya Pekerja Bumi Lancang Kuning di Kota Batam pada Selasa (17/12) sore. Kunjungan ini untuk melihat secara langsung fasilitas hunian yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu upaya mendukung kesejahteraan pekerja di Indonesia.

Usai berkeliling rusun dan melihat beberapa contoh kamar di rusun, Menaker Yassierli mengapresiasi program rusun sebagai terobosan nyata meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja. Keberadaan rusun bukan hanya memberikan tempat tinggal yang layak bagi pekerja, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung produktivitas mereka.

“Dengan fasilitas seperti ini, para pekerja memiliki lingkungan yang lebih baik untuk hidup dan bekerja,” ujar Yassierli.

Menurut dia, pemerintah berkomitmen mendukung inisiatif serupa agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja di berbagai wilayah di Indonesia. Namun, ia mengingatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan rusunawa, terutama terkait aspek kebersihan, keamanan, dan keselamatan para penghuni.

Baca Juga: Pembangunan Ruko di Depan Ikon Welcome To Batam Disorot DPRD dan Dinas Pariwisata

“Memelihara hunian dengan ribuan penghuni tentu bukan pekerjaan mudah. Kebersihan, keamanan, dan kenyamanan harus menjadi prioritas. Selain itu, ruang terbuka hijau dan penanganan isu sosial juga harus diperhatikan agar rusun ini menjadi tempat tinggal yang ideal,” tegasnya.

Dalam dialognya dengan penghuni rusun, Yassierli mendapatkan sejumlah masukan positif mengenai kenyamanan dan manfaat rusun ini. Namun, ia juga mencatat adanya sejumlah keluhan dari penghuni terkait kenaikan harga sewa. Salah satu penghuni, Muhidil, mengungkapkan kepuasannya tinggal di Rusun Griya Pekerja meski ada kenaikan biaya sewa.

“Tempat ini nyaman dan strategis, dekat dengan tempat kerja saya. Tapi tahun ini harga sewanya naik cukup signifikan. Tahun lalu masih Rp500 ribu per bulan untuk kamar di lantai empat, sekarang naik jadi Rp1 juta. Meski begitu, saya masih memilih tinggal di sini karena fasilitasnya cukup memadai,” ujar Muhidil.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa program pembangunan rusun pekerja ini akan terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia. Ia menyambut baik masukan dari Menaker dan memastikan pihaknya akan memperhatikan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan di rusunawa.

“Masukan dari Bapak Menteri menjadi perhatian kami. BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan rusun ini agar menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman. Ke depan, kami juga akan memperluas program ini ke daerah lain, termasuk Jawa Barat dan Jawa Tengah,” ungkap Anggoro.

Baca Juga: Polda Kepri Turunkan Kekuatan Maksimal untuk Pengamanan Nataru

Anggoro menjelaskan, saat ini di Kepri terdapat tiga rusun pekerja yang dibangun oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dari ketiga rusun, terdapat 2000 lebih kamar yang diperuntukan khusus pekerja.Untuk memperluas program tersebut, ia berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan sewa jangka panjang.

“Model pembangunan rusun seperti ini sudah terbukti bermanfaat bagi pekerja. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis bisa menyediakan lebih banyak hunian layak yang terjangkau untuk tenaga kerja di seluruh Indonesia,” tambahnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Pemerintah Dorong Kesejahteraan Pekerja, Menaker Puji Program Rusunawa BPJS Ketenagakerjaan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Daftar Pemenang Penghargaan The Best FIFA 2024

0
Selebrasi Vinicius Junior usai mencetak gol untuk Real Madrid dalam pertandingan Liga Spanyol lawan RCD Mallorca pada Minggu (11/9). (Thomas Coex/AFP/Antara)

batampos – Malam penganugerahan The Best FIFA Football Awards 2024 telah rampung digelar di Aspire Academy, Doha, Qatar pada Selasa (17/12) waktu setempat.

Dikutip dari Antara, Vinicius Junior menjadi peraih penghargaan pemain terbaik FIFA 2024. Penyerang Brasil dan Real Madrid itu unggul dari kandidat lain seperti Dani Carvajal, Florian Wirtz, Federico Valverde, Lamine Yamal, Toni Kroos, Erling Haaland, Kylian Mbappe, hingga Lionel Messi.

Selain Vinicius terdapat peraih penghargaan lain dalam acara tersebut. Untuk kategori perseorangan pria lainnya, Emiliano Martinez terpilih sebagai kiper terbaik 2024 dengan Carlo Ancelotti dinobatkan sebagai pelatih terbaik.

Pemain Manchester United, Alejandro Garnacho mendapat penghargaan Puskas Award atau gol terbaik berkat tendangan saltonya kala membobol gawang Everton.

Adapun, tim terbaik yang terdiri dari 11 pemain dihuni oleh Martinez (Aston Villa/Argentina), Dani Carvajal (Real Madrid/Spanyol), Antonio Rudiger (Real Madrid/Jerman), Ruben Dias (Manchester City/Portugal), William Saliba (Arsenal/Prancis); Jude Bellingham, (Real Madrid/Inggris),Toni Kroos (Real Madrid/Jerman), Rodri (Manchester City/Spanyol) Lamine Yamal (Barcelona/Spanyol), Erling Haaland (Manchester City/Norwegia), Vinicius Jr (Real Madrid/Brasil).

Sementara pemain wanita terbaik jatuh kepada sosok asal Spanyol Aitana Bonmati. Ini merupakan kali kedua Bonmati meraih penghargaan The Best FIFA setelah tahun lalu.

Alyssa Naeher terpilih menjadi kiper terbaik, sedangkan Emma Hayes dinyatakan sebagai pelatih terbaik. Gol terbaik untuk kategori wanita yang baru diadakan tahun ini diberi nama Marta Award dan yang memenangkannya adalah sang pemain yang menjadi nama penghargaan tersebut alias Marta berkat gol ke gawang Jamaika dalam laga uji tanding.

Kategori fair play award menjadi milik pemain Brasil yang membela klub Internacional Thiago Maia lantaran membantu korban banjir.

Sementara untuk fan terbaik diberikan kepada Guilherme Gandra Moura asal Brasil yang bertemu dengan idolanya Gabriel Pec setelah terbangun dari koma lantaran penyakit epidermolysis bullosa.

Daftar Lengkap Peraih Penghargaan The Best FIFA Football Awards 2024:

Pemain pria terbaik / The Best FIFA Men’s Player: Vinicius Junior (Real Madrid/Brasil)

Pemain wanita terbaik / The Best FIFA Women’s Player: Aitana Bonmati (Barcelona/Spanyol)

Kiper pria terbaik: Emiliano Martinez (Aston Villa/Argentina)

Kiper wanita terbaik: Alyssa Naeher (Chicago Red Stars/AS)

Gol terbaik pria / Puskas Award: Alejandro Garnacho (Manchester United/Argentina)

Gol terbaik wanita / Marta Award: Marta (Orlando Pride/Brasil)

Pelatih tim putra terbaik: Carlo Ancelotti (Real Madrid)

Pelatih tim putri terbaik: Emma Hayes (Timnas AS dan Chelsea)

FIFA Men’s World 11: Emiliano Martinez; Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Ruben Dias, William Saliba; Jude Bellingham, Toni Kroos, Rodri; Lamine Yamal, Erling Haaland, Vinicius Jr.

FIFA Women’s World 11: Alyssa Naeher, Lucy Bronze, Naomi Girma, Irene Paredes, Ona Battle, Gaby Portilho, Patricia Guijarro, Lindsey Horan, Aitana Bonmati, Salma Paraluello, Graham Hansen

FIFA Fair Play Award: Thiago Maia (Internacional/Brasil)

FIFA Fan Award: Guilherme Gandra Moura (Brasil)

 

Artikel Ini Daftar Pemenang Penghargaan The Best FIFA 2024 pertama kali tampil pada Olahraga.

Buralimar: Pembangunan Ruko Tutup WTB dapat Merusak Citra Batam Sebagai Kota Pariwisata

0
Ikon Welcome to Batam yang mulai terhalang dengan bangunan ruko. F.Cecep Mulyana

batampos– Keberadaan ikon “Welcome to Batam” (WTB) di Bukit Clara yang telah menjadi simbol Kota Batam selama bertahun-tahun kini terancam oleh pembangunan gedung di sekitarnya.

Hal ini memicu kekhawatiran dari berbagai kalangan, termasuk praktisi pariwisata Kepri, Buralimar. Dia menilai, ancaman tersebut dapat merusak citra Batam sebagai kota pariwisata.

Buralimar menyayangkan kondisi ini, yang tidak hanya menuai kekecewaan dari warga Batam tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman).

“Bukit Clara dengan tulisan Welcome to Batam sudah menjadi ikon Batam selama bertahun-tahun. Sangat disayangkan jika tertutup oleh pembangunan. Seharusnya pemerintah daerah menjaga ikon yang sudah menjadi daya tarik wisata ini,” ujarnya.

Landmark WTB selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi wisatawan untuk berfoto, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika ikon ini tertutup sepenuhnya tanpa ada solusi, Batam akan kehilangan salah satu daya tarik utamanya.

“Kalau wisman kecewa, itu wajar. Kita, sebagai warga Batam saja, ikut kecewa,” katanya.

BACA JUGA: Pembangunan Ruko di Depan Ikon Welcome To Batam Picu Disorot DPRD dan Dinas Pariwisata

Aspek Sejarah dan Budaya Harus Diperhatikan
Buralimar juga menyoroti pentingnya mempertahankan Bukit Clara sebagai bagian dari sejarah dan budaya kota. Ia menyebut, adanya patok peninggalan zaman Belanda di lokasi tersebut yang seharusnya mendapat perhatian lebih.

“Bukit ini sebaiknya dijadikan cagar budaya dan dijaga kelestariannya,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah dan pemangku kebijakan, termasuk BP Batam, untuk segera mencari solusi bersama. “Stakeholder terkait perlu duduk bersama untuk mencari solusi agar tulisan Welcome to Batam dan Bukit Clara tetap bisa dipertahankan,” tambahnya.

Sebagai kota perdagangan, industri, dan pariwisata, ia menilai Batam harus lebih berpihak kepada sektor pariwisata.

“Pariwisata adalah salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi di Batam. Pemko Batam, Disbudpar Batam, dan BP Batam perlu lebih peduli dan proaktif mempertahankan ikon-ikon wisata, termasuk Welcome to Batam,” kata Buralimar.

Ia juga menyoroti perlunya pengembangan destinasi baru di Batam untuk menarik lebih banyak wisatawan. Pertumbuhan destinasi Batam menurutnya melambat. Sangat sedikit destinasi baru yang dikembangkan. Semua pihak perlu lebih peduli pada sektor ini, karena di dalamnya juga ada peran UMKM.

Buralimar berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai situasi ini sekaligus menawarkan solusi terbaik agar ikon WTB tetap dapat dinikmati. Ia mengusulkan pembenahan area di sekitar ikon tersebut, termasuk lahan kuliner di samping Masjid Agung, untuk mendukung pariwisata Batam secara keseluruhan.

“Dengan adanya solusi yang menguntungkan semua pihak, kita bisa memastikan keberlanjutan ikon Welcome to Batam sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata di Batam,” ujarnya.

Berbeda dengan Buralimar, Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie, menilai kawasan WTB sudah tak begitu layak jadi ikon pariwisata di Batam. Bukan tanpa alasan, ia berpendapat bahwa di lokasi tersebut tak lagi tertata.

“Di sana itu sudah tak tertata. Kawasan sudah kotor dan berserakan. Kiranya perlu kita membangun destinasi wisata atau ikon wisata yang baru untuk Batam,” ujar Andi.

Meski demikian, dia tetap tak setuju dengan pembangunan yang sedang tergarap di Bukit Clara itu. Terlepas apapun dan bagaimana pun, monumen WTB harus steril dari segala bentuk bangunan gedung.

“Ya, pastinya saya sepakat bahwa itu mengganggu (pembangunan gedung di WTB). Walaupun kawasan itu saya nilai sudah tak begitu layak untuk wisatawan, tapi apapun yang dibuat, seperti membangun gedung di sana adalah sebuah kesalahan. Bukit di WTB itu harus bersih dan steril. Pemerintah harus turun tangan mengatasi ini,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Buralimar: Pembangunan Ruko Tutup WTB dapat Merusak Citra Batam Sebagai Kota Pariwisata pertama kali tampil pada Metropolis.

Pembangunan Ruko di Depan Ikon Welcome To Batam Picu Disorot DPRD dan Dinas Pariwisata

0
Ikon Welcome to Batam yang mulai terhalang dengan bangunan ruko. F.Cecep Mulyana

batampos – Pembangunan ruko di sekitar ikon wisata Welcome To Batam (WTB) menuai perhatian serius dari Anggota Komisi III DPRD Batam, Suryanto, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam. Ikon yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata di Batam terancam kehilangan daya tarik visual akibat bangunan tersebut.

Anggota DPRD Batam dari Fraksi PKS, Suryanto menegaskan masalah ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama Dinas Pariwisata dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Menurutnya, koordinasi lintas sektoral masih kurang dalam menyikapi persoalan ini dan pengalokasian lahan dari Badan Pengusaha (BP) Batam.

“WTB itu ikon wisata yang tanggung jawabnya ada di Dinas Pariwisata dan Dinas Cipta Karya. Pembangunan ruko ini jelas berdampak, tetapi apakah sudah ada komunikasi terhadap dampak yang ditimbulkan? Karena pembangunan ini butuh proses panjang,” ujar Suryanto, Selasa (17/12).

Baca Juga: Monumen WTB Terancam Tertutup Bangunan, Praktisi Pariwisata Kepri Soroti Dampaknya

Ia menyayangkan kurangnya koordinasi yang jelas antarinstansi terkait, meski keputusan akhir tetap berada di tangan Wali Kota Batam.

“Jadi peran Dinas Pariwisata dalam menjaga ikon wisata serta Dinas Cipta Karya yang berwenang dalam perizinan pembangunan harus berjalan beriringan,” kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa ikon Welcome To Batam telah lama menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berfoto, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia mengakui bahwa kehadiran ruko yang tengah dibangun di dekat ikon tersebut menimbulkan gangguan bagi pengunjung yang ingin berfoto atau membuat konten.

“WTB adalah spot ikonik bagi wisatawan yang datang ke Batam. Mereka datang untuk melihat, berfoto, bahkan membuat konten di sana. Dengan adanya bangunan ruko ini, tentu keindahan dan daya tarik ikon tersebut terganggu,” kata Ardi.

Baca Juga: Malaysia akan Terapkan Pemeriksaan di Imigrasi dengan QR Code, Ini Tanggapan Pengusaha Batam

Ardi menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan travel agent agar persoalan ini menjadi perhatian, terutama bagi wisatawan yang datang secara personal maupun melalui agen perjalanan.

Namun, ia juga menyadari bahwa kewenangan Dinas Pariwisata dalam persoalan ini sangat terbatas.

“Kami berharap para pemilik lahan dan stakeholder terkait bisa memahami pentingnya menjaga ikon wisata Batam ini. Banyak pihak yang menanyakan hal ini, dan saya sudah menjelaskan secara personal bahwa WTB adalah destinasi yang harus dipertahankan karena Batam membutuhkan daya tarik seperti ini,” ujarnya.

Masalah ini dinilai membutuhkan koordinasi lintas sektoral yang lebih baik antara Dinas Pariwisata, Dinas Cipta Karya, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Suryanto pun berharap persoalan ini segera diselesaikan melalui komunikasi dan solusi yang menguntungkan semua pihak tanpa mengabaikan kepentingan pariwisata.

“DPRD Batam bersama dinas terkait akan terus memantau perkembangan ini dan memastikan bahwa ikon Welcome To Batam tetap terjaga sebagai wajah pariwisata Kota Batam,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Pembangunan Ruko di Depan Ikon Welcome To Batam Picu Disorot DPRD dan Dinas Pariwisata pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Turunkan Kekuatan Maksimal untuk Pengamanan Nataru

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah.

batampos – Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah menegaskan pihaknya akan melakukan pengamanan maksimal selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini sesuai intruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Kami telah memetakan berbagai titik krusial, termasuk gereja, pusat keramaian, dan jalur transportasi utama. Sinergi antara TNI-Polri dan instansi terkait akan terus diperkuat untuk memastikan keamanan masyarakat, khususnya di wilayah Kepri,” ujar Yan.

Yan menjelaskan pengamanan akan difokuskan pada dua aspek utama, yakni kelancaran arus mudik dan balik. Kemudian pengamanan perayaan Natal di tempat-tempat ibadah.

“Kami memastikan kesiapan personel, termasuk menurunkan kekuatan maksimal untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama libur panjang ini,” katanya.

Baca Juga: BP Batam Siapkan Posko dan Koordinasi Lintas Instansi untuk Kelancaran Nataru

Yan juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar berhati-hati dalam membawa barang berharga atau uang dalam jumlah banyak.

“Mintalah bantuan pengawalan dari pihak kepolisian bila diperlukan. Pastikan juga rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan, seperti mematikan aliran listrik, mengunci rumah, dan melapor kepada RT/RW serta Bhabinkamtibmas setempat,” ungkapnya.

Selain itu, Polri juga mengingatkan masyarakat yang hendak mudik terkait layanan penitipan kendaraan yang tersedia di kantor-kantor polisi, mulai dari tingkat polsek.

“Bagi masyarakat yang tidak ingin meninggalkan kendaraan pribadi di rumah, kami menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor polisi terdekat. Silakan datang ke polsek di wilayah masing-masing untuk mendapatkan informasi dan menggunakan layanan ini,” tutupnya.

Baca Juga: Malaysia akan Terapkan Pemeriksaan di Imigrasi dengan QR Code, Ini Tanggapan Pengusaha Batam

Diketahui, dalam pengamanan Nataru tahun ini, Polri mendirikan 2.794 posko di berbagai titik strategis. Rinciannya meliputi 1.852 Pos Pengamanan (Pospam), 735 Pos Pelayanan, dan 207 Pos Terpadu.

Posko-posko ini akan mengamankan lebih dari 61 ribu objek, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga tempat wisata. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Polda Kepri Turunkan Kekuatan Maksimal untuk Pengamanan Nataru pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Siapkan Posko dan Koordinasi Lintas Instansi untuk Kelancaran Nataru

0
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar, Minggu (8/12). Menjelang Natal dan Tahun Baru penumpang kapal mengalami peningkatan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), BP Batam mengambil langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para pengguna jasa pelabuhan di wilayah kerjanya.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana guna menghadapi lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kami telah mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana di pelabuhan, termasuk koordinasi intens dengan stakeholder, pengerahan personel tambahan, serta pendirian posko angkutan laut terpadu untuk mendukung kelancaran arus penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru,” katanya, Selasa (17/16).

BP Batam akan mendirikan Posko Angkutan Laut Nataru di dua pelabuhan utama, yaitu Terminal Ferry Domestik Punggur dan Terminal Ferry Domestik Sekupang, yang dikelola langsung oleh BUP BP Batam. Selain itu, posko tambahan akan disediakan di Terminal Bintang 99 Persada di Batuampar, untuk melayani Kapal Pelni, bekerja sama dengan pengelola pelabuhan tersebut.

Baca Juga: SIMBG Jadi Kunci Percepatan Perizinan Bangunan di Kota Batam

Dendi menyebut, penumpukan penumpang diperkirakan mencapai puncaknya pada H-1 Natal di pelabuhan domestik. Sementara lonjakan di pelabuhan internasional terjadi pada H-2 Natal.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan selama masa angkutan Nataru,” kata dia.

BUP BP Batam mencatat, selama Nataru 2023, sebanyak 44.027 penumpang Kapal Pelni tercatat naik dan turun, meningkat 14 persen dibanding tahun sebelumnya. Di Terminal Ferry Domestik Telagapunggur, jumlah penumpang mencapai 144 ribu orang, sedangkan di Terminal Ferry Domestik Sekupang mencapai 106 ribu orang.

Arus penumpang di Terminal Ferry Internasional bahkan lebih tinggi, dengan 341 ribu penumpang tercatat selama periode Nataru 2023. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat pada libur Nataru 2024/2025.

Baca Juga: Cegah Kriminalitas dan Perjudian, Polresta Barelang Gencarkan Pembangunan Pos Siskamling

Untuk memastikan kelancaran perjalanan, BP Batam juga menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Instansi yang terlibat meliputi KSOP, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Besar Karantina Kesehatan, serta otoritas TNI/Polri.

“Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Kami mengapresiasi dukungan semua pihak yang terlibat,” kata dia.

Langkah antisipatif ini dia harapkan mampu memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat Batam dan sekitarnya selama musim liburan. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Siapkan Posko dan Koordinasi Lintas Instansi untuk Kelancaran Nataru pertama kali tampil pada Metropolis.