batampos – Penggantian meteran air oleh PT Air Hilir Batam (ABH) masih berjalan di lapangan. Total ada 95 ribu meteran air yang sudah tidak normal dan sudah termakan usia atau lebih dari lima tahun yang akan diganti.
Penggantian ditengah mengalirnya keluhannya masyarakat akan aliran air yang tidak lancar ini, juga disebut sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Akurasi catatan penggunaan volume air perlu dijaga dengan peremajaan meteran ini.
“Meteran air juga memiliki usia rentang pakai maksimal, semakin tua usia meteran sebabkan penurunan akurasi pengukuran karena kerusakan alami. Meteran yang berusia tua tidak dapat mencerminkan pemakaian air yang sebenarnya karena meter dapat berputar lebih cepat atau lebih lambat dari yang seharusnya yang akan merugikan bagi pelanggan, ” ujar Humas ABH Ginda Alamsyah.
Dari target yang ada, yang sudah diganti sudah diatas 72 persen. Target penggantian hingga akhir tahun. Dijelaskan Ginda, penggantian meteran air ini sesuai dengan Perka BP Batam nomor 2 tahun 2022 Bab IX Pasal 43 tentang Hal dan Kewajiban Penyelenggara SPAM dan sesuai komitmen untuk melayani pelanggan dengan baik.
“Total ada sekitar 95 ribu meteran yang memang harus diganti (se kota Batam). Kita sudah sampaikan surat edaran dan pemberitahuan kepada masyarakat melalui perangkat RT/RW untuk memberikan akses kepada petugas melakukan penggantian ini, ” kata Ginda.
Sebanyak 95 ribu meteran yang akan diganti ini terdiri dari 80 ribu penggantian terencana karena usia pemakaian sudah diatas lima tahun dan 15 ribu untuk meteran yang bermasalah atau tidak normal.
“Untuk penggantian meteran ini tidak dikenakan biaya apapun. Ini murni untuk meningkatkan pelayanan kami kepada pelanggan, ” ujar Ginda.
Selain penggantian meteran air, ABH juga sedang gencar dengan proyek peningkatan produksi air dan jaringan pipa. Target akhir tahun semuanya sudah rampung dan aliran air ke masyarakat sudah lancar semuanya.
Sementara keluhan akan ketersendatan aliran air masih berdatangan dari masyarakat di kelurahan Tanjunguncang, Batuaji. Air masih sulit di sana sehingga warga harus berkutat keras untuk mendapatkan pasokan air bersih yang ideal.
Masyarakat RW 23 Tanjunguncang misalkan beberapa pekan terakhir ini kembali menjerit karena aliran air ngadat. Air hanya mengalir sekali dalam seminggu. Suplai air dengan mobil tanki belum maksimal sehingga mereka mendesak ABH untuk segera merampungkan semua proyek peningkatan suplai air yang ada, agar pemukiman mereka juga lancar dengan aliran air seperti di pemukiman lain.
“Masih susah air. Kami berharap segala upaya ABH dengan kelancaran suplai air ini segera dirampungkan biar kami bisa seperti masyarakat di pemukiman lain. Air tak susah lagi, ” ujar Amran, warga perumahan Central Park, Tanjunguncang. (*)
Tumpukan sampah di Seilekop. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Pihak Kecamatan Sagulung masih menitikberatkan perhatian dengan persoalan sampah. Gotong royong membersihkan lingkungan kembali digalakkan agar lingkungan bebas dari serakan dan tumpukan sampah.
Gotong royong massal yang dilakukan akhir pekan kemarin merupakan respon atas persoalan sampah yang menumpuk di berbagai tempat. Camat Sagulung M Hafiz Rozie mengajak masyarakat untuk rutin melakukan goro di lingkungan masing-masing.
“Kita sampaikan ke Lurah agar diteruskan ke RT/RW untuk rutin dengan kegiatan gotong royong. Minimal seminggu sekali, ” ujar Hafiz.
Lurah Seilekop Bida Agusta yang wilayahnya cukup banyak dengan penumpukan sampah di pinggir jalan juga telah mengerahkan masyarakat di sana untuk lakukan aksi gotong royong rutin. Persoalan sampah tanggung jawab bersama dan masyarakat diharapkan tidak lagi buang sampah ke sembarangan tempat.
Terkait masyarakat yang sebelumnya disebutkan enggan membayar iuran sampah dan menjadi penyebab tumpukan sampah di pinggir jalan ataupun drainase, kelurahan rutin memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk taat dengan aturan yang ada. Masyarakat membayar iuran sampah sehingga sampahnya diangkut oleh armada pengangkut sampah.
“Kita imbau terus untuk iuran sampah ini, biar semuanya tertib dengan membuang sampah. Jangan lagi buang ke pinggir jalan, ” ujar Bida Agusta.
Senada disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam Eka Surianto, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat di Batam untuk budayakan kegiatan gorong membersihkan lingkungan. Dia juga berharap goro rutin dilakukan setiap pekan.
“Kita tetap bekerja maksimal di lapangan, namun masyarakat juga harus dukung dengan tertib buang sampah. Rutin lakukan goro bersih kan lingkungan, ” ujar Eka.
Begitu juga terkait retribusi sampah yang belum semua masyarakat membayar, dihimbau untuk mentaati aturan yang ada, agar terjangkau oleh armada pengangkut sampah.
“Untuk retribusi ini kita tidak bisa paksakan begitu saja. Belum ada aturan atau sanksi untuk mereka yang menolak membayar retribusi. Konsekuensi nya ya sampah harus jadi tanggungjawab sendiri. Tidak boleh buang sembarangan ke pinggir jalan. Kalau itu (buang sampah sembarangan) terjadi tentu ada sanksinya karena ada Perda yang mengaturnya. Makanya kita imbau agar semua masyarakat untuk membayar iuran sampah biar dicover oleh armada, ” ujar Eka. (*)
Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu Alson saat melakukan olah tempat kejadian perkara. F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos- Seorang pria ditemukan berlumuran darah di semak belukar yang ada di kampung Sei Ladi, Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (4/11).
Korban berinisial BS (34) warga Kijang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar RT02 RW03 sekitar pukul 10.30 WIB. Awalnya, warga mencurigai banyaknya ceceran darah di jalan setapak, sejauh 300 meter.
“Ditemukan 300 meter dari sepeda motornya. Di semak semak, yang memang jarang dilalui oleh masyarakat,” Kata Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu Missyamsu Alson di lokasi kejadian.
Ia menerangkan, bahwa korban ditemukan oleh warga dengan kondisi tidak sadarkan diri. Kemudian, terdapat luka yang diduga merupakan bekas tusukan bagian perut korban.
Saat ini, kata Alson korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk diberikan pertolongan. “Untuk barang bukti senjata tajam, masih kita cari di lokasi kejadian,” tambahnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab korban mengalami luka serius di bagian perut. “Dugaan awal kita depresi karena masalah keluarga. Karena 08.30 WIB dia sempat menghubungi kakak nya lewat telpon,” pungkasnya. (*)
batampos – Kawasan wisata terpadu Marina sedang berbenah. Kawasan ini sempat mati suri saat pandemi Covid-19 mengguncang dunia selama tiga tahun sejak 2019 lalu. Marina dulunya adalah kawasan wisata terpadu yang dilengkapi dengan perhotelan, resort dan bahkan kawasan agro wisata yang menyajikan spot wisata perkebunan nan alami.
Kawasan ini perlahan kembali dihidupkan. Pengelola sedang berbenah dan komit bahwa kawasan ini akan kembali berjaya kedepannya.
Kawasan Perhotelan dan resort misalkan terus mengupayakan agar semakin diminati. Sejumlah pembangunan tengah dilakukan untuk menarik minat wisatawan. Perhotelan yang sudah ada seperti Harris Resort dan Holiday In semakin memantapkan layanan mereka dengan menambah fasilitas dan program unggulan lainnya.
Pantauan di lapangan tidak saja hotel lama yang berbeda, hotel dan hunian apartemen baru juga bermunculan untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata di kota Batam. Salah satunya ialah Opus Bay yang dibangun di tepi pantai Marina. Ini merupakan kawasan integrasi yang terdiri dari hunian, fasilitas hiburan, perhotelan dan bisnis.
Kehadiran Opus Bay ini diyakini masyarakat ataupun pengelola lokasi wisata sekitar kembali menggairahkan sektor pariwisata di kawasan Marina dan Batam pada umumnya.
“Itu sangat bagus karena lengkap juga nantinya. Selain hotel, resort, juga ada pusat perbelanjaan. Akan semakin ramai Marina ini nantinya,” ujar Amran, tokoh masyarakat di Marina.
Lurah Tanjungriau Syamsuddin mengakui kawasan ini tengah berbenah. Proyek pembangunan perhotelan dan resort cukup banyak di sana. Dia berharap ini berjalan dengan baik dan bisa menopang perekonomian masyarakat sekitarnya.
“Kawasan ini juga berdekatan dengan pemukiman padat, semoga berjalan dengan baik dan bisa menopang perekonomian masyarakat, ” ujar Syamsuddin. (*)
Wisman asal Singapura dan Malaysia memadati Pelabuhan Internasional Batam Center beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Kota Batam mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 115.384 pada bulan September 2024. Jumlah ini mengalami penurunan 3,99 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Agustus 2024, yang mencapai 120.185 kunjungan. Namun, jika dibandingkan dengan September 2023, jumlah kunjungan justru meningkat sebesar 12,90 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam Eko Aprianto menyebutkan, sebagian besar wisman yang berkunjung ke Batam pada periode ini berasal dari Singapura, yaitu sebanyak 52.780 kunjungan atau 45,74 persen dari total kunjungan.
Malaysia berada di peringkat kedua dengan 35.154 kunjungan atau 30,47 persen, disusul oleh China sebanyak 3.787 kunjungan (3,28 persen) dan India sebanyak 2.516 kunjungan (2,18 persen).
“Kunjungan wisman asal Malaysia mengalami peningkatan signifikan sebesar 48 persen dibandingkan bulan sebelumnya, ” ujarnya, Senin (4/11).
Penurunan jumlah wisman di Batam terlihat di sejumlah pintu masuk utama, seperti Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang, dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.
Sementara itu Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau juga mengalami penurunan pada bulan September 2024, dengan rata-rata TPK mencapai 54,06 persen, turun 2,29 poin dari Agustus 2024 yang tercatat sebesar 56,35 persen. Meski begitu, dibandingkan dengan September 2023, TPK hotel berbintang mengalami kenaikan sebesar 8,61 poin.
Kategori hotel bintang 4 mencatat TPK tertinggi pada bulan ini dengan tingkat hunian sebesar 60,11 persen, sedangkan hotel bintang 2 mencatat TPK terendah sebesar 41,12 persen.
Rata-rata lama menginap tamu, baik asing maupun domestik, di hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada September 2024 adalah 1,84 hari, sedikit menurun 0,07 poin dari bulan sebelumnya. Tamu asing mencatat rata-rata lama menginap yang lebih tinggi, yakni 1,97 hari, dibandingkan tamu domestik yang rata-rata menginap selama 1,76 hari.
Dengan data ini, sektor pariwisata Batam perlu terus beradaptasi dan memperkuat daya tariknya untuk menjaga momentum peningkatan kunjungan wisatawan, terutama dari negara-negara tetangga yang mendominasi jumlah wisman.
Dinas Pariwisata Kota Batam, optimis sektor pariwisata Batam akan bangkit sepenuhnya dan mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 1,5 juta orang pada akhir tahun 2024. Kepala Dinas Pariwisata Batam Ardiwinata menyebutkan hingga Agustus 2024, jumlah wisman yang berkunjung ke Batam telah mencapai 941.384 orang, mendekati angka pra-pandemi pada 2019 yang mencapai hampir 2 juta pengunjung.
“Selama empat bulan terakhir, rata-rata kunjungan wisman mencapai 100.000 hingga 120.000 orang per bulan. Ini progres yang sangat positif, dan kami optimis dapat memenuhi target akhir tahun,” katanya, Minggu (3/11).
Menurut Ardi, meskipun kebijakan Visa on Arrival (VOA) sudah berlaku, masih dibutuhkan pelonggaran akses untuk wisatawan dari negara-negara seperti Jepang, India, China, dan Korea Selatan.
“Kemudahan akses ini penting agar kita dapat memaksimalkan kunjungan dari negara-negara tersebut,” tambahnya.
Ia menyebutkan bahwa sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, mencapai 24 persen. “Kami sangat optimis dengan target-target yang ditetapkan oleh pemerintah, dan siap berjuang bersama untuk mencapainya,” ujarnya.
Ardi juga menyatakan apresiasinya terhadap para pelaku pariwisata di Batam yang terus berinovasi dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pariwisata daerah. “Pelaku pariwisata sangat serius dan fokus pada pengembangan sektor pariwisata Batam,” pungkasnya. (*)
Calon Bupati Bintan, Roby Kurniawan menemui warga di Pantai Batumpang, Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (1/11/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Calon Bupati Bintan, Roby Kurniawan berencana membangun jalan di kawasan pemukiman baru di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong.
Diketahui, selama ini warga menempati lahan PT. Buana Megawisatama (BMW). 2018, perusahaan menyerahkan lahan seluas lebih kurang 98 hektare untuk warga di kawasan pemukiman yang baru.
“Kita sudah anggarkan untuk DED perencanaan di kawasan pemukiman warga yang baru, kita perlu membangun akses jalan yang baik,” katanya saat menemui masyarakat di Pantai Batumpang, Desa Pengudang pada Jumat (1/11/2024).
Dia juga mengatakan, sekitar 300an warga Desa Pengudang telah menerima surat lahan di kawasan pemukiman baru tersebut.
“Masih tersisa 120an warga belum menerima surat lahan, mudah-mudahan bisa diselesaikan cepat,” ujarnya.
Tidak hanya akses jalan, dia mengatakan, akan melengkapi lampu penerangan jalan di kawasan pemukiman warga yang baru.
Dalam kesempatan itu, Roby bersyukur karena badan jalan dari jalan lama menuju ke Desa Pengudang sudah lebar.
Dia akan berusaha melengkapi lampu penerangan jalan umum dari jalan lama menuju ke jalan Desa Pengudang.
Dengan badan jalan yang lebar dan penerangan jalan yang terbangun, Roby berharap, lalu lintas masyarakat Desa Pengudang semakin lancar dan ekonomi masyarakat meningkat. (*)
Mahasiswa polibatam dan para pebimbing foto bersama di 10th IBAC 2024, Banjarmasin, Kamis (31/10/2024). F Polibatam
POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 7 penghargaan skala internasional dari sembilan kategori dalam kompetisi 10th International Business Administration Competition (IBAC) 2024, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Senin (28/10/2024) sampai Kamis (31/10/2024).
Acara diikuti 21 Politeknik se-Indonesia dan Malaysia, dengan ratusan peserta yang turut bersaing di event ini.
Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Terapan dan Akuntansi Manajerial Polibatam berhasil menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai kategori lomba. Baik secara individu maupun tim.
Frinki, mahasiswa berbakat dari Polibatam, meraih medali perak dengan menjadi Juara 2 dalam kategori Business Data Processing. Sementara Shakira Hitomi juga menorehkan prestasi dengan meraih medali perak di kategori Secretarial.
Tak hanya itu, Firly H Aththariq dinobatkan sebagai Best Performance dalam kategori Master of Ceremony. Sementara Reza Virgiawan memperoleh penghargaan serupa di bidang Web Design.
Adelia Freeyandita Tazqirah menambah daftar prestasi Polibatam dengan menyabet gelar Best Presenter dalam kategori Meeting Plan, dan Andy Nugraha Setiawan meraih gelar Best Accurate untuk kategori Typing Speed.
Dalam kategori tim, kolaborasi antara Akmal I Hamdi dan Gryson K Haloho menghasilkan penghargaan Best Prototype dalam kategori Business Plan. Prestasi luar biasa ini semakin mengukuhkan posisi Polibatam sebagai institusi yang mampu melahirkan mahasiswa dengan kompetensi unggul, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Keberhasilan Polibatam dalam IBAC 2024 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan berprestasi, serta memperkuat kontribusi Polibatam dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. (adv)
Wajah Jalan Merdeka semakin estetik dan terkesan klasik ini, layak menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat kota Tanjungpinang.
Fasilitas penunjang sepanjang kawasan wisata Jalan Merdeka Tanjungpinang juga bisa menjadi tempat melepas penat bagi wisatawan.
Tak hanya itu, kawasan ini bisa menjadi tempat bersantai serta bersenda gurau bersama keluarga atau sahabat usai menjalani aktivitas seharian.
Ketika hari berganti malam, warna- warni lampu menghiasi sehingga membuat kesan Jalan Merdeka Tanjungpinang semakin mempesona.
Selain itu, goresan mural juga tampak terukir rapi di setiap sudut dinding ruko di Jalan Merdeka Tanjungpinang, menambah daya tarik tersendiri.
Apalagi pada suasana menyambut Idulfitri dan Imlek, banyak lampu ketupat dan lampion yang menghiasi setiap sudut-sudut kawasan Titik Nol Tanjungpinang ini.
Kemudian, warna-warni bangunan berpadu dengan pedesterian (jalur pejalan kaki) yang membuat langkah menjadi semakin aman dan nyaman.
Sekedar informasi, Pemprov Kepri mengeluarkan anggaran Rp 10 miliar untuk memoles Jalan Merdeka Tanjungpinang menjadi lebih estetik dan bergaya klasik.
Penataan Kota Lama masih akan berlanjut. Tujuannya agar kawasan yang berada di Titik Nol Tanjungpinang akan hidup kembali dan menjadi destinasi wisata pilihan.
Sejarah Kota Lama Kota Lama Tanjungpinang memiliki sejarah yang panjang dan penting. Pada masa lalu, kawasan strategis ini merupakan pusat ekonomi dan perdagangan.
Kawasan yang berlokasi di Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar ini merupakan salah satu kawasan bersejarah yang kaya akan nilai budaya dan warisan masa lalu.
Kawasan ini juga menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang sejarah Tanjungpinang sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Kepri.
Berdasarkan beragam sumber bacaan, awal abad ke-19, Tanjungpinang berkembang sebagai pusat administratif dan perdagangan. Menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan ekonomi.
Banyaknya bangunan kolonial yang berdiri di kawasan ini terutama di Jalan Teuku Umar, mencerminkan arsitektur khas Eropa mendominasi lanskap kota.
Tidak hanya itu, Jalan Merdeka juga menjadi tempat bertemunya berbagai budaya karena kedatangan pedagang dari berbagai penjuru, termasuk Tionghoa, India, dan Melayu.
Setelah Indonesia merdeka tahun 1945, jalan ini kemudian berubah nama menjadi Jalan Merdeka sebagai simbol kebebasan dan kemerdekaan.
Revitalisasi Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar Beberapa tahun terakhir, pemerintah bersama berupaya untuk merevitalisasi dan melestarikan kawasan Kota Lama Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar.
Upaya ini termasuk pelestarian bangunan bersejarah seperti Masjid, Gereja dan bangunan sekolah (SD Bintan) serta peningkatan infrastruktur untuk menarik wisatawan.
Revitalisasi ini bertujuan tidak hanya untuk melestarikan warisan budaya, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian lokal melalui pariwisata.
Acara-acara budaya seperti festival kuliner dan pameran seni kini sering berlangsung untuk merayakan kekayaan budaya kawasan ini.
Warisan Budaya dan Destinasi Wisata
Kota Lama kini menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung yang ingin merasakan nuansa sejarah dan budaya Tanjungpinang.
Selain itu, keberadaan pasar tradisional dan toko-toko lama di sepanjang jalan ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung menikmati keberagaman budaya lokal.
Kawasan ini bukan hanya sekadar kawasan bersejarah, tetapi juga simbol dari perjalanan panjang dan perjuangan masyarakatnya.
Dengan segala upaya pelestarian, kawasan ini terus menjadi saksi bisu dan pengingat akan masa lalu yang penuh dengan dinamika.
Selain itu, Kota Lama di Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar dan Jalan Bintan juga menjadi jembatan antar generasi masa kini dan warisan masa lalu.
Peneliti Sejarah BRIN Dedi Arman, salah satu kekhasan yang dimiliki oleh suatu kota adalah kawasan Kota Lama termasuk Kota Lama di Tanjungpinang.
Menurut Dedi, Tepi Laut, Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar, Jalan Gambir dan Jalan Pos dikenal sebagai kawasan Kota Lama ini sebagai pusat bisnis, pusat informasi, wisata keluarga, hingga kegiatan budaya.
“Kota Lama sebagai pusat magnet baru, selain Pulau Penyengat yang sudah mendunia,” jelas Dedi.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus berupaya menghidupkan kembali gairah perekonomian, bisnis dan pusat budaya di Kota Lama. Selain itu menjadi aset wisata yang bernilai dengan melakukan revitalisasi.
“Saat ini, promosi Kota Lama terus dilakukan untuk memperkuat identitas budaya serta meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan masyarakat,” tegasnya. (*)
Ansar Ahmad, berjumpa pendukungnya kala malam. Lampu terang menerangi pertemuan mereka.
batampos – Dukungan masyarakat Bengkong, Batam semakin memperkuat posisi Ansar Ahmad sebagai calon terkuat dalam Pilgub Kepri 2024. Ansar Ahmad, yang berpasangan dengan Nyanyang Haris Pratamura, terus mendapatkan dukungan besar, menjadikannya pilihan nomor satu masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) untuk kembali memimpin.
Tokoh Masyarakat Kecamatan Bengkong, Batam, Ahmad Basir, menilai bahwa Ansar adalah pemimpin yang paling diidolakan dan layak menjabat sebagai gubernur Kepri untuk periode berikutnya. Sosoknya yang dekat dengan masyarakat dan rekam jejaknya yang solid membuat warga Bengkong semakin mantap memberikan dukungan penuh.
“Insha Allah masyarakat Bengkong sudah yakin dengan pilihannya mendukung Ansar jadi gubernur Kepri,” ujar Basir.
Kunjungan Ansar ke Kelurahan Sadai di Bengkong beberapa waktu lalu disambut antusias oleh masyarakat setempat. Basir menyampaikan bahwa kehadiran Ansar ini bahkan menarik warga yang awalnya ragu untuk turut hadir dan merasakan kehangatan silaturahmi bersama Ansar.
“Antusias masyarakat menyambut Pak Ansar itu luar biasa. Kini masyarakat semakin yakin dengan pilihannya kepada Pak Ansar,” tambah Basir.
Ansar dikenal sebagai sosok pemimpin yang rendah hati, humoris, dan sangat merakyat. Sifat-sifat ini, menurut Basir, menjadi daya tarik kuat yang mengukuhkan dukungan masyarakat terhadapnya. Lebih dari itu, Ansar juga memiliki bukti nyata dalam pembangunan dan kesejahteraan Kepri, yang semakin meningkatkan keyakinan masyarakat akan kemampuannya.
Basir menegaskan bahwa Ansar adalah figur pemimpin yang ideal untuk keberlanjutan pembangunan di Kepri. Menurutnya, kehadiran Ansar di pucuk kepemimpinan akan menjamin keberlangsungan program-program pro rakyat yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Pak Ansar itu pemimpin yang ideal dan serba bisa untuk Kepri,” tegas Basir.
Dukungan masyarakat yang semakin besar dari berbagai wilayah di Kepri, termasuk Bengkong, Batam, menunjukkan bahwa Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura adalah pasangan pemimpin yang siap membawa Kepri menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (*/adv)
batampos – Gunung ikonik Jepang, Gunung Fuji untuk pertama kalinya sejak 1894 atau dalam 130 tahun terakhir mengalami pencairan es. Tidak bersalju. Fenomena ini dianggap sebagai dampak perubahan iklim akibat pemanasan global.
Pemandangan Gunung Fuji tak bersalju. F Getty Image via BBC
Biasanya, memasuki musim gugur di Oktober, gunung ini sudah mulai menampakkan titik salju. Namun hingga memasuki awal November, meski suhu mulai turun memasuki musim dingin, gunung yang dianggap sakral di Jepang ini belum sedikit pun tertutup salju.
Dilansir dari AFP, musim panas ekstrim di Jepang tahun ini dianggap sangat berpengaruh atas kondisi gunung fujiyama tersebut. “Ini menjadi rekor pertama kalinya, Fuji (gunung, red) tidak bersalju sejak pencatatan dimulai 1894 atau 130 tahun lalu,” ujar Yutaka Katsuta dari Kantor Meteorologi Lokal Kofu.
Katsuta menyebutkan, rekor sebelumnya adalah pada 26 Oktober, yang terlihat dua kali pada 1955 dan sekali lagi pada 2016.
Meskipun salju akan datang kembali, tetapi salju akan datang lambat pada tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah Jepang baru saja mengalami summer terpanas yang pernah tercatat. Dimana berdasarkan laporan Badan Meteorologi Jepang, suhu rata-rata antara Juni sampai Agustus 2024 adalah 1,76°C lebih tinggi daripada suhu rata-rata yang tercatat antara 1991 – 2020. Musim gugur kini telah tiba di Belahan Bumi Utara, tetapi suhu hangat masih menyelimuti Jepang dan tempat-tempat lainnya.
Mengutip studi hasil jurnal terbitan Nature awal 2024, menemukan perubahan iklim akibat manusia telah menyebabkan penurunan lapisan salju di banyak bagian Belahan Bumi Utara selama 40 tahun terakhir. (*)