Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2475

Kota Lama yang Tetap Tampil Klasik, Jadi Saksi Bisu Kejayaan Masa Lalu

0
Kawasan Kota Lama Jalan Merdeka Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Kota Lama yang legendaris ini berlokasi di Jalan Merdeka Tanjungpinang, Kepri. Kini tampil estetik dan menjadi destinasi wisata bergaya klasik.

***

Tampilan wisata estetik dan klasik Kota Lama berpadu dengan penataan penerangan jalan sepanjang Jalan Merdeka yang bergaya klasik.

Berbagai warna warni cat menghiasi dinding-dinding bangunan yang telah lama berdiri di Kota Lama Jalan Merdeka Tanjungpinang ini.

Selain itu, pedestrian jalan di sepanjang jalan sangat memanjakan kaki para pengunjung untuk melangkah menikmati suasana wisata Kota Lama.

Pembenahan kawasan wisata ini telah tuntas pada tahun 2022. Kini, Kota Lama Tanjungpinang, identik dengan kawasan wisata ikonik Malioboro Yogyakarta.

Kawasan ini kini tampil lebih fresh, mempesona dan instagramable. Sehingga menjadi destinasi wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Tanjungpinang.

BACA JUGA: Kios Arloji Legendaris di Kota Lama Tanjungpinang, Jasa Servis Arloji Pak Achyar yang Beroperasi Sejak Tahun 1966

Wajah Jalan Merdeka semakin estetik dan terkesan klasik ini, layak menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat kota Tanjungpinang.

Fasilitas penunjang sepanjang kawasan wisata Jalan Merdeka Tanjungpinang juga bisa menjadi tempat melepas penat bagi wisatawan.

Tak hanya itu, kawasan ini bisa menjadi tempat bersantai serta bersenda gurau bersama keluarga atau sahabat usai menjalani aktivitas seharian.

Ketika hari berganti malam, warna- warni lampu menghiasi sehingga membuat kesan Jalan Merdeka Tanjungpinang semakin mempesona.

Selain itu, goresan mural juga tampak terukir rapi di setiap sudut dinding ruko di Jalan Merdeka Tanjungpinang, menambah daya tarik tersendiri.

Apalagi pada suasana menyambut Idulfitri dan Imlek, banyak lampu ketupat dan lampion yang menghiasi setiap sudut-sudut kawasan Titik Nol Tanjungpinang ini.

Kemudian, warna-warni bangunan berpadu dengan pedesterian (jalur pejalan kaki) yang membuat langkah menjadi semakin aman dan nyaman.

Sekedar informasi, Pemprov Kepri mengeluarkan anggaran Rp 10 miliar untuk memoles Jalan Merdeka Tanjungpinang menjadi lebih estetik dan bergaya klasik.

Penataan Kota Lama masih akan berlanjut. Tujuannya agar kawasan yang berada di Titik Nol Tanjungpinang akan hidup kembali dan menjadi destinasi wisata pilihan.

Sejarah Kota Lama
Kota Lama Tanjungpinang memiliki sejarah yang panjang dan penting. Pada masa lalu, kawasan strategis ini merupakan pusat ekonomi dan perdagangan.

Kawasan yang berlokasi di Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar ini merupakan salah satu kawasan bersejarah yang kaya akan nilai budaya dan warisan masa lalu.

Kawasan ini juga menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang sejarah Tanjungpinang sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Kepri.

Berdasarkan beragam sumber bacaan, awal abad ke-19, Tanjungpinang berkembang sebagai pusat administratif dan perdagangan. Menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan ekonomi.

Banyaknya bangunan kolonial yang berdiri di kawasan ini terutama di Jalan Teuku Umar, mencerminkan arsitektur khas Eropa mendominasi lanskap kota.

Tidak hanya itu, Jalan Merdeka juga menjadi tempat bertemunya berbagai budaya karena kedatangan pedagang dari berbagai penjuru, termasuk Tionghoa, India, dan Melayu.

Setelah Indonesia merdeka tahun 1945, jalan ini kemudian berubah nama menjadi Jalan Merdeka sebagai simbol kebebasan dan kemerdekaan.

BACA JUGA: PKL di Lorong Gambir dan Trotoar akan Ditertibkan

Revitalisasi Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar
Beberapa tahun terakhir, pemerintah bersama berupaya untuk merevitalisasi dan melestarikan kawasan Kota Lama Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar.

Upaya ini termasuk pelestarian bangunan bersejarah seperti Masjid, Gereja dan bangunan sekolah (SD Bintan) serta peningkatan infrastruktur untuk menarik wisatawan.

Revitalisasi ini bertujuan tidak hanya untuk melestarikan warisan budaya, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian lokal melalui pariwisata.

Acara-acara budaya seperti festival kuliner dan pameran seni kini sering berlangsung untuk merayakan kekayaan budaya kawasan ini.

Warisan Budaya dan Destinasi Wisata
Kota Lama kini menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung yang ingin merasakan nuansa sejarah dan budaya Tanjungpinang.

Selain itu, keberadaan pasar tradisional dan toko-toko lama di sepanjang jalan ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung menikmati keberagaman budaya lokal.

Kawasan ini bukan hanya sekadar kawasan bersejarah, tetapi juga simbol dari perjalanan panjang dan perjuangan masyarakatnya.

Dengan segala upaya pelestarian, kawasan ini terus menjadi saksi bisu dan pengingat akan masa lalu yang penuh dengan dinamika.

Selain itu, Kota Lama di Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar dan Jalan Bintan juga menjadi jembatan antar generasi masa kini dan warisan masa lalu.

Peneliti Sejarah BRIN Dedi Arman, salah satu kekhasan yang dimiliki oleh suatu kota adalah kawasan Kota Lama termasuk Kota Lama di Tanjungpinang.

Menurut Dedi, Tepi Laut, Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar, Jalan Gambir dan Jalan Pos dikenal sebagai kawasan Kota Lama ini sebagai pusat bisnis, pusat informasi, wisata keluarga, hingga kegiatan budaya.

“Kota Lama sebagai pusat magnet baru, selain Pulau Penyengat yang sudah mendunia,” jelas Dedi.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus berupaya menghidupkan kembali gairah perekonomian, bisnis dan pusat budaya di Kota Lama. Selain itu menjadi aset wisata yang bernilai dengan melakukan revitalisasi.

“Saat ini, promosi Kota Lama terus dilakukan untuk memperkuat identitas budaya serta meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan masyarakat,” tegasnya. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Kuatnya Dukungan Bengkong Batam, Ansar Ahmad Siap Pimpin Kepri Lagi

0
ansar terang
Ansar Ahmad, berjumpa pendukungnya kala malam. Lampu terang menerangi pertemuan mereka.

batampos – Dukungan masyarakat Bengkong, Batam semakin memperkuat posisi Ansar Ahmad sebagai calon terkuat dalam Pilgub Kepri 2024. Ansar Ahmad, yang berpasangan dengan Nyanyang Haris Pratamura, terus mendapatkan dukungan besar, menjadikannya pilihan nomor satu masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) untuk kembali memimpin.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Bengkong, Batam, Ahmad Basir, menilai bahwa Ansar adalah pemimpin yang paling diidolakan dan layak menjabat sebagai gubernur Kepri untuk periode berikutnya. Sosoknya yang dekat dengan masyarakat dan rekam jejaknya yang solid membuat warga Bengkong semakin mantap memberikan dukungan penuh.

“Insha Allah masyarakat Bengkong sudah yakin dengan pilihannya mendukung Ansar jadi gubernur Kepri,” ujar Basir.

Kunjungan Ansar ke Kelurahan Sadai di Bengkong beberapa waktu lalu disambut antusias oleh masyarakat setempat. Basir menyampaikan bahwa kehadiran Ansar ini bahkan menarik warga yang awalnya ragu untuk turut hadir dan merasakan kehangatan silaturahmi bersama Ansar.

“Antusias masyarakat menyambut Pak Ansar itu luar biasa. Kini masyarakat semakin yakin dengan pilihannya kepada Pak Ansar,” tambah Basir.

Ansar dikenal sebagai sosok pemimpin yang rendah hati, humoris, dan sangat merakyat. Sifat-sifat ini, menurut Basir, menjadi daya tarik kuat yang mengukuhkan dukungan masyarakat terhadapnya. Lebih dari itu, Ansar juga memiliki bukti nyata dalam pembangunan dan kesejahteraan Kepri, yang semakin meningkatkan keyakinan masyarakat akan kemampuannya.

Basir menegaskan bahwa Ansar adalah figur pemimpin yang ideal untuk keberlanjutan pembangunan di Kepri. Menurutnya, kehadiran Ansar di pucuk kepemimpinan akan menjamin keberlangsungan program-program pro rakyat yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Pak Ansar itu pemimpin yang ideal dan serba bisa untuk Kepri,” tegas Basir.

Dukungan masyarakat yang semakin besar dari berbagai wilayah di Kepri, termasuk Bengkong, Batam, menunjukkan bahwa Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura adalah pasangan pemimpin yang siap membawa Kepri menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (*/adv)

Pertama Sejak 1894, Gunung Fuji Tak Bersalju

0

batampos –  Gunung ikonik Jepang, Gunung Fuji untuk pertama kalinya sejak 1894 atau dalam 130 tahun terakhir mengalami pencairan es. Tidak bersalju. Fenomena ini dianggap sebagai dampak perubahan iklim akibat pemanasan global.

Pemandangan Gunung Fuji tak bersalju. F Getty Image via BBC

Biasanya, memasuki musim gugur di Oktober, gunung ini sudah mulai menampakkan titik salju. Namun hingga memasuki awal November, meski suhu mulai turun memasuki musim dingin, gunung yang dianggap sakral di Jepang ini belum sedikit pun tertutup salju.

Dilansir dari AFP, musim panas ekstrim di Jepang tahun ini dianggap sangat berpengaruh atas kondisi gunung fujiyama tersebut. “Ini menjadi rekor pertama kalinya, Fuji (gunung, red) tidak bersalju sejak pencatatan dimulai 1894 atau 130 tahun lalu,” ujar Yutaka Katsuta dari Kantor Meteorologi Lokal Kofu.

Katsuta menyebutkan, rekor sebelumnya adalah pada 26 Oktober, yang terlihat dua kali pada 1955 dan sekali lagi pada 2016.

Meskipun salju akan datang kembali, tetapi salju akan datang lambat pada tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah Jepang baru saja mengalami summer terpanas yang pernah tercatat. Dimana berdasarkan laporan Badan Meteorologi Jepang, suhu rata-rata antara Juni sampai Agustus 2024 adalah 1,76°C lebih tinggi daripada suhu rata-rata yang tercatat antara 1991 – 2020. Musim gugur kini telah tiba di Belahan Bumi Utara, tetapi suhu hangat masih menyelimuti Jepang dan tempat-tempat lainnya.

Mengutip studi hasil jurnal terbitan Nature awal 2024, menemukan perubahan iklim akibat manusia telah menyebabkan penurunan lapisan salju di banyak bagian Belahan Bumi Utara selama 40 tahun terakhir. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Maling Satroni Apotek Hanya Incar Uang Receh

0
Detik-detik pelaku mengobrak-abrik isi laci apotek dan menggasak uang receh, Sabtu (2/11). F. Apotek Centra Care untuk BATAM POS

batampos– Apotek Centra Care Meja 7 yang berada di Jalan Tugu Pahlawan, Kota Tanjungpinang, Kepri dibobol maling. Aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang pria tersebut juga terekam CCTV.

Saat beraksi pada Sabtu (2/11) dinihari, pelaku masuk ke dalam apotek dengan cara merusak pintu belakang. Pelaku juga menutup kepalanya dengan kain, saat mengobrak-abrik isi laci kasir apotek.

“Saat saya buka apotek, laci sudah terbuka dan yang di dalam laci tersebut juga sudah tidak ada. Itu uang untuk kembalian,” kata Vivi, karyawan apotek tersebut, Minggu (3/10).

Tak Ada Penjaga, Gedung LAM Kepri Dibobol Maling

Melihat adanya kejanggalan, Vivi langsung mengecek CCTV dan mendapati bahwa apotek tempat ia bekerja tersebut telah dibobol maling. Maling itu, kata dia masuk kedalam apotek melalui pintu belakang yang ditutupi pintu besi teralis.

“Pintu teralisnya juga dicongkel hingga rusak. Dinding gypsum juga jebol,” tambahnya.

Dari rekaman CCTV, pelaku sempat membuka sebuah tas yang berisikan laptop, handphone dan uang tunai senilai Rp1 juta. Namun, pria tersebut lenih memilih mengambil uang koin dan beberapa uang kertas, yang ada di dalam laci kasir.

Ia tidak mengetahui secara pasti, berapa nilai uang yang digasak oleh pelaku. Sebab, uang receh tersebut selalu ada di dalam laci, untuk dijadikan uang kembalian para pelanggan.

“Aneh saja. Uang koin dan uang kertas di laci yang diambil. Padahal ada laptop, hp dan uang Rp1 juta didalam tas yang pelaku buka,” sebutnya.

Aksi upaya pencurian di apotek itu, bukanlah pertama kali terjadi. Sebelumnya, toko yang menjual obat-obatan tersebut juga nyaris dibobol maling. “Yang sebelumnya, tidak ada yang hilang. Malingnya tidak bisa masuk ke dalam apotek,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Mesin Rusak, Heli TNI-AD Mendarat di Sawah

0
HELIKOPTER angkut TNI-AD yang mendarat darurat di persawahan warga Dusun Tindik, Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, Sabtu (2/11).
f. LUKMAN HAKIM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO

batampos – Begitu mendengar suara gemuruh Sabtu (2/11) pagi sekitar pukul 07.00, Karmin, seperti juga banyak warga Dusun Tindik, Blora, Jawa Tengah, langsung berlari ke luar rumah. Ternyata, ada helikopter TNI Angkatan Darat yang mendarat darurat.

”Sempat saya cari ke atas dan tidak ada, tiba-tiba ada di bawah. Ada di sawah warga,” katanya.

Saat helikopter mendarat di sawah yang masuk wilayah Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, tersebut, Sab-tu (2/11), lanjut Karmin, seluruh penumpang langsung turun.

”Warga diminta menjauh,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Helikopter angkut Mi-17 milik TNI-AD mendarat darurat di persawahan warga. Penyebabnya, terjadi kerusakan pada bagian mesin. Heli itu pun langsung diperbaiki di lokasi.

”Sudah diperbaiki dan sore ini (kemarin sore, red) sedang cek untuk uji layak terbang,” ujar Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Czi Yuli Hartanto.

Dia menjelaskan, helikopter tersebut merupakan heli yang biasa digunakan untuk mengangkut personel TNI. Pilot melakukan pendaratan darurat karena terjadi kerusakan pada mesin.

Untuk perbaikan, butuh mendatangkan suku cadang heli yang rusak tersebut dari Semarang. Helikopter itu mengangkut 10 personel TNI-AD. Setelah selesai diperbaiki dan diuji kelayakan, heli dijadwalkan balik ke home base di Semarang.

”Semoga tidak ada kendala saat kembali ke home base di Semarang,” harapnya. (*)

Presiden Prabowo ke Merauke Percepat Upaya Swasembada Pangan

0
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbicara kepada Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin saat kunjungan mereka ke lokasi program pertanian berkelanjutan, yang dikembangkan sebagai bagian dari skema nasional untuk mencapai tujuan tersebut, yakni swasembada pangan, di kampung Wanam, Merauke, Provinsi Papua Selatan.
F. SETPRES

batampos – Presiden Prabowo Subianto serius dalam upaya mencapai swasembada pangan. Minggu (3/11) Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Merauke, Papua Selatan untuk meninjau berbagai program pendukung ketahanan pangan. Merauke diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pengem-bangan Kawasan Sentra Produksi Pangan.

Ada sejumlah lokasi yang dikunjungi Presiden Prabowo, diantaranya Desa Wanam yang menjadi percontohan praktik teknik budidaya padi terbaru berupa demontration plot dan Desa Telaga Sari yang melakukan proses tanam padi serta proses panen padi dengan menggunakan metode combine harvester.

Kepala Satgas Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menuturkan bahwa program cetak sawah yang dilakukan di Wanam dan sekitarnya merupakan bagian dari rencana pengembangan lahan pertanian skala besar di Merauke. Ada sekitar 100 ribu hektare lahan pertanian yang akan dicetak, dimulai dari Wanam hingga Muting, dengan total target mencapai 1 juta hektar.

”Yang di Wanam adalah program cetak sawah, diawali di Merauke, di Wanam. Di sekitar Merauke ada juga rencananya 100 ribu hektar. Start dari Wanam sampai ke Muting itu sekitar 1 juta hektar,” ujarnya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah akan membangun sejumlah infrastruktur pendukung berupa dermaga di Wanam dan jalan sepanjang 135 kilometer dari Wanam ke Muting. ”Infrastruktur tersebut akan memberikan akses bagi petani untuk mengangkut alat-alat pertanian dan hasil panen,” jelasnya.

Merauke memiliki kondisi lahan yang rata dan berawa, karena itu daerah tersebut dinilai memiliki ketersediaan air melimpah. Selain itu, tanah di wilayah ini rata-rata subur dengan lapisan tanah hitam yang mencapai 15 sentimeter hingga 30 sentimeter. Sehingga, sangat mendukung program pencapaian swasembada pangan dari Merauke.

”Ini sangat mendukung dan program pencapaian swasembada pangan akan tercapai dari Merauke,” terangnya secara terpisah.

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, Merauke memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan dengan konsep pertanian modern. Langkah strategis pencapaian swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo akan dilaksanakan melalui beberapa program, yaitu cetak sawah seluas 3 juta hektare dalam waktu 3-4 tahun, pompanisasi, optimasi lahan, rehabilitasi jaringan irigasi tertier, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). ”Semua program itu untuk mempercepat proses tanam hingga panen,” terangnya.

Pada 2024, pemerintah telah menyelesaikan tahap pertama program Optimasi Lahan Rawa seluas 40.000 hektare di Kabupaten Merauke. Saat ini 35.000 hektare sudah ditanami, dan 5.000 hektare lainnya dalam proses olah lahan untuk segera ditanami.

”Program ini ditargetkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga mencapai IP 300 dan produktivitas tanaman pangan,” jelasnya.

Rencana strategis berikutnya adalah melaksanakan program cetak sawah seluas 1 juta hektare secara bertahap di Kabupaten Merauke, dengan dimulainya demplot di Kawasan Sentra Produksi Pangan seluas 20 hektar di Distrik Wanam sebagai model.

“Demplot ini berfungsi sebagai sarana percontohan bagi petani di Distrik Wanam agar dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya,” ujarnya.

Amran menegaskan, modernisasi pertanian di Kabupaten Merauke menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan. ”Pertanian skala luas seperti di Merauke membutuhkan alat mesin pertanian seperti traktor, rice transplanter, pompa air, dan combine harvester untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen,” ujarnya.

Langkah lainnya, pemerintah telah memberikan bantuan alsintan Traktor Roda 2 sebanyak 65 unit, Traktor roda 4 sebanyak 113 unit, rice transplanter sebanyak 76 unit, pompa air 638 unit, combine harvester 20 unit, dan Handsprayer 90 unit yang dikela 214 brigade pangan.

”Swasembada pangan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua,” jelasnya. (*)

PDIP Meradang, Cagub KIM Minta Dukungan Jokowi

0
MANTAN Presiden Joko Widodo bersama calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil saat menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (1/11). Keduanya bertemu selama hampir satu jam.
F. SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO

batampos – PDIP menyindir sejumlah calon kepala daerah dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mencoba menarik Jokowi dalam kontestasi. Cara tersebut dinilai menunjukkan mentalitas yang lemah.

Sebelumnya, calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil dan calon gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertemu dengan Jokowi. Pertemuan itu berlangsung usai KIM meng-inginkan Jokowi ”turun gunung” membantu calon kepa-la daerah yang diusung.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai langkah yang dilakukan para cagub mempertontonkan mentalitas yang lemah. Apalagi, momentum itu dilakukan di saat elektabi-litas dalam survei turun.

”(Saat) ketidakpercayaan publik yang makin besar, kemudian Pak RK datang ke Pak Jokowi, itu menunjukkan mentalitas kalah,” ujarnya usai menghadiri lomba lari 10 kilometer ’Victoria Run’, di BSD City, Minggu (3/11).

Situasi serupa, lanjutnya, juga dilakukan Lutfi di Jawa Tengah. Hasto menduga, langkah menemui Jokowi dilakukan untuk meminta restu dan sekaligus memohon agar menang dalam Pilkada. Baginya, praktik itu seperti mengembalikan Indonesia ke budaya Orde Baru.
Padahal, semestinya cagub tidak perlu melakukan itu. Sebab, pemilih lebih suka kandidat menawarkan gagasan dan mempertontonkan prestasi.

”Budaya restu-restuan itu adalah budaya lama, budaya orde baru. Berbeda dengan budaya anak muda, generasi milenial, gen Z ya mengedepankan prestasi, itu bedanya,” kata dia.

Hasto menduga, para calon yang mendatangi Jokowi menginginkan adanya campur tangan dari aparatur negara di Pilkada. Tapi dia yakin, pengaruh Jokowi tak lagi kuat mengingat Presiden Prabowo sudah mene-kankan pentingnya aparat netral pada pilkada.

”Kalau ada aparatur negara termasuk oknum polisi yang bergerak untuk memenangkan pasangan calon tertentu, itu artinya berseberangan dengan garis kebijakan Presiden Prabowo,” jelasnya.

Politisi asal Jogja itu mengajak masyarakat untuk bergerak jika terjadi campur tangan aparat negara dalam Pilkada 27 November. ”Jangan takut mari kita bergerak, kita selamatkan demokrasi, kedaulatan rakyat, apapun resikonya,” tegas Hasto.

Sementara itu, Cagub Jakarta Ridwan Kamil mengakui dalam pertemuan dengan Jokowi ada dukungan yang disampaikan. Bukan hanya dukungan, Joko-wi juga memberikan sema-ngat agar tak lelah meyakinkan masyarakat Jakarta di masa kampanye. ”Intinya, kalau sedang berkontestasi yang dibutuhkan semangat yang lain-lain itu hal teknis,” kata Ridwan dalam rilisnya Sabtu.

Sebagai mantan Gubernur Jakarta, Jokowi juga memberikan nasihat berdasarkan pengalamannya. Kepada RK, jika terpilih agar memperkuat pembangunan Jakarta ke depan. ”Pesan Pak Jokowi jangan hanya membangun gedungnya, tapi bangun juga masyarakat dan komunitas di Jakarta,” kata RK menambah-kan. (*)

Kemenaker Segera Rumuskan Upah Minimum

0
Ilustrasi para pekerja berjalan saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Pemerintah memastikan akan menindak-lanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Cipta Kerja (Ciptaker). Salah satu yang paling mendesak adalah soal pengupahan yang harus diputuskan pada November ini.

”Pemerintah menindaklan-juti keputusan MK terkait dengan ketenagakerjaan dan Menteri Tenaga Kerja segera mempersiapkan regulasi yang akan didorong dan terkait dengan Undang Undang Ketenagakerjaan,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ditemui di Hotel Four Seasons, Jakarta, Minggu (3/11).

Dia melanjutkan, dalam penyusunan UU Ketenagakerjaan itu juga akan ada konsekuensi dari perubahan yang tertuang dalam putusan MK. Selain itu, terdapat pula nomenklatur pemisahan antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Dalam waktu dekat, Kemenaker akan mempersiapkan perumusan upah minimum (UM) yang juga tertuang dalam putusan MK itu. Namun, Airlangga menyebutkan, hal teknis terkait upah perlu disampaikan terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto.

”Secara bertahap dari Kementerian Ketenagakerjaan akan mempersiapkan yang terkait dengan jangka pendek adalah upah minimum, kemudian upah sektoral. Akan ada pemberitahuan kepada para gubernur yang siklusnya ada di sana,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi mengungkapkan, dalam

putusan MK tidak ada amar klaster ketenagakerjaan untuk dicabut. Tetapi, sebagai pertimbangan perbaikan.

Sementara itu, mengenai penentuan UM, pihaknya masih terus menggodok besarannya. Dia meminta masyarakat bersabar hingga nanti akan diumumkan secara terbuka oleh Kemenaker.

”Sebentar lagi, insya Allah kalau sudah selesai kita sampaikan menyangkut hal-hal yang jadi pedoman kebijakan penetapan UM provinsi tersebut,” ungkapnya.

Soal dasar hukum penetapannya apakah masih menggunakan PP Pengupahan, Anwar tidak memberi keterangan pasti. Dia hanya mengatakan, pengumuman akan dilakukan dalam beberapa hari ini.

”Tunggulah, nanti kita keluarkan kebijakan,” katanya singkat.

Terpisah, menurut kelompok buruh, putusan MK diartikan sudah berkekuatan hukum tetap sejak diketok. MK menyatakan bahwa pasal 98 ayat 1 dalam pasal 81 angka 39 UU 6/2023 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak punya kekuatan hukum tetap.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal, hal itu berarti pasal dimaksud dicabut. Sehingga, aturan turunannya pun tidak berlaku.

”Jadi, kebijakan aturan pengupahan harus mengundang dewan pengupahan daerah seluruh Indonesia, termasuk berunding dengan serikat buruh,” tegasnya.

Karenanya, pemerintah tak bisa seenaknya membuat aturan baru melalui permenaker soal pengupahan. Apalagi, jika sampai masih menggunakan PP Pengupahan.

Senada, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban menegaskan bahwa putusan MK sudah berlaku sejak disetujui beberapa hari lalu.

Penetapan UMP harus melibatkan serikat buruh. Bukan lagi menggunakan indeks tertentu yang ada dalam formula perhitungan di PP Pengupahan sebagai turunan UU Ciptaker. (*)

Ribuan Masyarakat Bengkong Batam Antusias Hadiri Kampanye Ansar Ahmad

0
Ansar tg Buntung
Ansar Ahmad (kiri) bersama Cawako Batam, Amasakar Achmad saat berkampanye di Tanjung Buntung, Batam.

batampos – Kampanye Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad berlangsung meriah di Batam. Kampanye yang berkolasi di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong itu dihadiri ribuan masyarakat yang memadati lapangan sepak bola di Tanjung Buntung.

Kehadiran Ansar disambut meriah oleh gemuruh marawis yang dimainkan sekelompok ibu-ibu. Ansar yang memakai kemeja batik lengan panjang tersebut nampak tenggelam dalam ramainya masyarakat yang sudah menantinya.

“Nomor 1, Ansar Ahmad! Nomor 1, menang-menang menang,” kata ribuan masyarakat yang hadir di kampanye terbuka Ansar pada Minggu (3/11/2024).

Sesampainya di lokasi acara, Ansar menyalami warga yang hendak bersalaman dengannya. Terlihat raut wajah bahagia masyarakat saat bertemu dengan bupati Bintan periode 2005-2015 tersebut.

Salah satu warga yang bertemu Ansar, Dewi Ferawati (39) mengatakan, ia sangat senang bertemu dengan Ansar di kampanye terbuka itu. Ia menegaskan, bahwa dirinya memang sudah lama mendukung dan menginginkan Ansar jadi gubernur Kepri satu periode lagi.

“Alhamdulillah bisa bertemu dengan Pak Ansar. Sudah sejak lama saya ingin bertemu karena begitu mengidolakan beliau,” ucap Dewi.

Dewi menuturkan, bahwa dari keberhasilan Ansar di periode sebelumnya semakin membuat yakin masyarakat untuk keberlanjutan di masa mendatang. Karenanya, ia tidak ragu melabuhkan dukungan kepada Ansar menjadi gubernur Kepri satu periode lagi.

“Program Pak Ansar seperti Rumah Singgah, hingga SPP gratis itu banyak memberikan manfaat untuk masyarakat Kepri dan Batam secara keseluruhan,” ujar Dewi. (*/adv)

Keberhasilan Ansar Bangun Infrastruktur Memikat Masyarakat Penyengat Dukung Satu Periode Lagi

0
Ansar Ahmad bersama Amsakar Achmad dan warga pendukung.

batampos – Masyarakat di Pulau Penyengat semakin yakin melabuhkan dukungan kepada Ansar Ahmad untuk menjadi gubernur Kepri satu periode lagi. Ansar dinilai sukses membangun infrastruktur jalan hingga penerangan untuk masyarakat di Pulau Penyengat.

Tokoh Masyarakat Pulau Penyengat, Ummi Kalsum menjelaskan bahwa Ansar merupakan pemimpin yang terbukti kerja nyata membangun wilayah. Salah satu yang dirasakan Ummi yakni terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Penyengat.

“Ya program Pak Ansar bagus. Salah satunya jalan yang ada di Pulau Penyengat ini,” kata Ummi, pada Minggu (3/11/2024).

Tidak hanya itu, Ummi mencontohkan kerja nyata Ansar lain yakni penerangan di Pulau Penyengat. Menurutnya kini listrik di Pulau Penyengat sudah menyala selama satu hari penuh.

“Penerangan, lampu jalan itu berkat Pak Ansar juga,” sambungnya.

Seperti diketahui, kerja nyata Ansar tidak hanya mempercantik jalan dan membuat Pulau Penyengat semakin terang di malam hari. Ansar juga sukses memberikan gerobak listrik (gelis) untuk mempermudah akses wisatawan di Pulau Penyengat.

Oleh karena itu, Ummi menegaskan, Ansar merupakan sosok pemimpin yang bekerja nyata untuk pembangunan Kepri secara menyeluruh. Karenanya, ia menilai, Ansar sosok tepat untuk menjadi gubernur Kepri satu periode lagi.

“Ya mudah-mudahan Pak Ansar bisa memimpin Kepri satu periode lagi,” ujar Ummi. (*/adv)