Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 2477

Logistik Pilkada 2024 di Batam Siap Didistribusikan, KPU Prioritaskan Wilayah Terpencil

0
Petugas melakukan penyotiran dan pelaksana surat suara di gudang KPU Batam di Sekupang. Foto Rengga / Batam Pos

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam telah menyelesaikan tahap penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

“Proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pilkada, baik pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota maupun pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, sudah kami selesaikan,” kata Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan, Rabu (6/11).

Menurutnya, kebutuhan surat suara untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam tercatat sebanyak 922.994. Namun yang baru diterima KPU dari penyedia yakni 911.516. Lalu dari surat suara yang diterima KPU ini dilakukan sortir lipat dengan hasil 911.456, sementara kekurangan 11.538 surat suara.

Baca Juga: Penetapan Upah Minimum di Kepri Tunggu Surat Edaran, Diskusi Kenaikan Mulai Direncanakan

Sedangkan kebutuhan surat suara untuk Pilgub Kepri sebanyak 922.994 yang diterima KPU dari penyedia sebanyak 927.773, setelah dilakukan sortir lipat sebanyak 927.428. Sementara itu DPT Pilkada Batam sendiri telah ditetapkan sebanyak 899.666 pemilih, terdiri dari 448.965 laki-laki dan 450.701 perempuan, tersebar di 1.821 TPS di seluruh Batam.

“Untuk surat suara yang kurang ini sudah diproses. Nanti kita yang akan jemput,” tambahnya.

Saat ini, kesiapan logistik Pilkada sudah semakin matang dengan 24 item logistik yang hampir seluruhnya sudah tersedia di gudang. KPU Batam berharap, dengan kesiapan logistik yang optimal, seluruh kebutuhan Pilkada 2024 di Batam dapat dipenuhi tepat waktu tanpa kendala.

Selanjutnya, KPU Kota Batam akan memulai distribusi surat suara pada H-7 menjelang hari pemungutan suara. Dalam distribusi ini, KPU Batam memprioritaskan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah pemilih terbanyak serta wilayah-wilayah terluar yang sulit dijangkau. Hal ini bertujuan untuk memastikan semua logistik tiba tepat waktu dan tidak ada pemilih yang terhambat.

Baca Juga: Polisi Ingatkan Warga Batam Tidak Tinggalkan Barang Berharga di Mobil

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi, menyebutkan persiapan distribusi surat suara telah direncanakan dengan matang. “Wilayah dengan akses sulit dan TPS dengan jumlah pemilih terbanyak akan menjadi fokus utama kami agar tidak ada kendala pada hari H. Kami berupaya agar seluruh logistik pemilu tiba di TPS sesuai jadwal dan tidak mengalami keterlambatan,” ujar Mawardi.

Selain surat suara, logistik lainnya seperti tinta, formulir, alat coblos, dan perlengkapan protokol kesehatan juga akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh kecamatan. Semua logistik ini akan disimpan sementara di gudang logistik di masing-masing kecamatan untuk menjaga keamanan serta mempermudah proses distribusi langsung ke TPS pada hari pemungutan suara.

Distribusi logistik pemilu ini melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dari Polri dan TNI, untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pengiriman. Ketua KPU menyebutkan bahwa pihaknya juga telah melakukan pemetaan untuk menentukan wilayah yang memerlukan perhatian khusus.

“Kami memprioritaskan wilayah kepulauan dan daerah-daerah sulit dijangkau sebagai langkah antisipatif. Dengan demikian, diharapkan semua warga Batam dapat menggunakan hak pilihnya dengan mudah,” jelas Mawardi. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Polisi Geledah 2 Money Changer yang Diduga Terkait Judi Online Pegawai Kementerian Komdigi

0
Ilustrasi judi online. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Polda Metro Jaya menyebut, pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerima setoran dari pemilik situs judi online agar tidak diblokir. Uang diberikan secara tunai.

“Uang setoran dari para bandar diberikan kepada para pelaku dalam bentuk cash atau tunai melalui money changer,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).

Penyidik pun telah menggeledah 2 kantor money changer. Namun, belum diketahui pasti lokasi money changer yang dimaksud.

“Terhadap money changer penyidik melakukan penggeledahan di dua money changer. Sampai saat ini masih pendalaman intensif,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 11 orang dalam kasus judi online. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya adalah pegawai dan staf ahli di Kementerian Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI. Mereka pun telah ditetapkan sebagai tersangka dengan berbagai peran.

“11 orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Ade mengatakan, dari 11 orang yang ditangkap beberapa di antaranya adalah staf ahli di Kementeria Komdigi. “Ini 11 orang, beberapa orang diantaranya adalah oknum pegawai Kemkomdigi, antara lain ada juga staf-staf ahli dari Komdigi,” jelasnya.

Setelah dikembangkan, kini jumlah tersangka sebanyak 15 orang. Mereka terdiri dari pegawai Kementerian Komdigi dan warga sipil biasa. (*)

Sumber: JP Group

Jukir Rudapaksa Ramaja 13 Tahun, Korban Dianiaya dan Diancam Dibunuh

0
e0d1d184 4bf7 4fa8 8e9c f9756edfcf5d
Pelaku rudapaksa diamankan Unit Reskrim Polsek Bengkong.

batampos– Unit Reskrim Polsek Bengkong menangkap juru parkir (jukir) bernisial VRB. Pria 24 tahun ini merudapksa remaja 13 tahun EL, di kamar kosnya di Kosan Bengkong Indah Atas.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan mengatakan kasus ini terkuak dari laporan kakak korban, IB pada awal Oktober lalu. Saat itu, korban menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada kakaknya.

“Korban ini yatim dan tinggal bersama kakaknya. Korban sering berdiam di kamar dan mencertakan apa yang dialaminya,” ujarnya.

Rudapaksa ini berawal saat korban meninggalkan rumah dan pergi bersama temannya. Oleh temannya, remaja putus sekolah ini dibawa ke kos-kosan di Bengkong Indah.

“Kenalnya (pelaku dan korban) dari teman korban. Diajak ke kosan untuk menginap, karena korban pergi dari rumah,” kata Marihot.

Marihot menjelaskan pelaku melakukan aksi bejatnya dengan memaksa korban masuk ke dalam kamarnya. Kemudian, pelaku mencekik dan mengancam korban untuk melayaninya.

“Korban ada dicekik oleh pelaku dan akan dibunuh jika tidak melakukan hubungan badan,” ungkap Marihot.

Kepada polisi, pelaku mengaku merudapaksa korban sebanyak 1 kali. Pelaku mengaku melakukannya karena dalam pengaruhan minuman alkohol (mikol).

“Pengakuan pelaku habis minum (alkohol). Kita tangkap pelaku di kawasan Bengkong juga,” tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Tim Verifikator Disdik Kepri Diduga Terlibat, Dibalik Kisruh Seleksi PPPK Pemprov Kepri

0
ilustrasi

batampos-Pegawai Tidak Tetap (PPT) Pemprov Kepri menuding Tim Verifikator Disdik Provinsi Kepri adalah dalang dibalik kisruhnya seleksi PPPK Pemprov Kepri.

“Paska pengumuman yang lulus pendaftaran PPPK Provinsi Kepri muncul sejumlah persoalan. Ini terungkap dari penelusuran yang kami lakukan,” ujar salah satu PPT Pemprov Kepri kepada batampos.co.id, Rabu (6/11)

Disebutkannya, dari penelusuran di lapangan, pihaknya mendapati ada pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat (MS), meskipun sebenarnya adalah tidak memenuhi syarat (TMS).

“Mereka dibantu oleh oknum verifikator dari Disdik Provinsi Kepri, sehingga mereka dinyatakan memenuhi syarat,” jelasnya.

BACA JUGA: Disdik Kepri Ditunding Penyebab Protesnya PTT Pemprov Kepri, Seleksi PPPK di Pemprov Kepri Berpolemik

Bahkan ia menuding, seleksi PPPK lingkungan Pemprov Kepri sekarang ini,sangat kental dgan nuansa politis. Kondisi ini, menimbulkan ketidaknetralan dalam prosesnya,

“Apakah bertepatan dengan memomentum Pilkada, sehingga berbagai cara dilakukan untuk memuluskan orang yang TMS ikut seleksi PPPK Pemprov Kepri,” tegasnya.

Menurutnya, sejumlah PTT Pemprov Kepri sudah melakukan upaya konfirmasi atas persoalan yang ditemukan kepada BKD Pemprov Kepri.

“Namun sampai saat ini, juga tidak ada solusi kongrkit yang ditawarkan BKD. Tentu situasi ini, membuat peluang PTT Pemprov Kepri yang sudah lama mengabdi menjadi PPPK semakin sempit,” cetusnya.

Disebutkannya, adapun beberapa masalah yang terjadi adalah masuknya pelamar dari tenaga administrasi di sekolah SMA/SMK dengan mengisi formasi di Disdik Provinsi Kepri.

“Padahal dalam undang-undang Nomor 22 tahun 2024 pasal 66 tentang kebijakan penyelesaian pegawai non ASN yaitu tenaga non ASN untuk mendaftar PPPK di unit kerja masing-masing dan diusulkan oleh OPD sesuai dengan kualifikasi pendidikan data by name,” tegasnya.

Namun pada pelaksanaanya, ditemukan ada yang tidak diusulkan oleh OPD atau sesuai data by name. Mereka diterima di formasi yang sudah ditetapkan data by name tersebut.

“Sehingga melebihi kuota dan bakal menimbulkan persaingan di formasi yang sudah ditentukan kuotanya, hal ini menimbulkan dugaan adanya titipan dari oknum-oknum yang ingin membuat kisruh penerimaan PPPK ini,”paparnya.

Ditambahkannya, situasi ini, menjadi pertanyaan kawan-kawan adalah tenaga administrasi yang tidak diizinkan melamar di formasi pada Disdik Kepri

“Sementara ada sebagian dari teman-teman mereka bisa masuk dan dinyatakan menuhi syarat. Sehingga kuat dugaan kami, Tim Verifikator Disdik Kepri penyebab kisruh yang terjadi,” tutupnya.

Sementara itu, pihak Disdik Kepri masih belum bisa dikonfirmasi terkait adanya tudingan ini. Sebelumnya, Sekda Provinsi Kepri membantah tidak ada melakukan intervensi ke OPD terkait proses seleksi PPPK yang sedang berjalan.(*)

Reporter: Jailani

Eks Direktur Umum Pertamina Luhur Budi Djatmiko jadi Tersangka Dugaan Korupsi

0
Ilustrasi Gedung Pertamina.

batampos – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri menetapkan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014 Luhur Budi Djatmiko sebagai tersangka pembelian tanah oleh PT Pertamina (Persero) di Komplek Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Pembelian ini diduga terjadi korupsi.

Tanah yang dibeli sebanyak 4 lot, terdiri atas 23 bidang tanah seluas 48.279 meter persegi pada 2013-2014. Pembelian dilakukan dari PT SP dan PT BSU.

“Pada hari Selasa tanggal 5 November 2024, penyidik Dittipidkor Bareskrim Polri telah melakukan gelar perkara penetapan tersangka dan seluruh peserta gelar telah sepakat terhadap saudara LBD selaku Direktur Umum PT Pertamina (Persero) Tahun 2012 sampai dengan 2014, ditetapkan sebagai tersangka,” kata Wadirtipikor Barekrim Polri Kombes Arief Adiharsa dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11).

Kasus ini diselidiki berdasarkan laporan polisi (LP) nomor: LP/250/II/2018/Bareskrim, tanggal 19 Februari 2018, dilanjutkan dengan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan Nomor: SPDP/05/II/2018/ Tipidkor, tanggal 19 Februari 2018. Lalu, surat perintah penyidikan nomor: Sprin.Sidik/04.a/I/2023/Tipidkor, tanggal 9 Januari 2023; surat perintah penyidikan nomor: Sprin.Sidik/18.a/IV/2024/Tipidkor, tanggal 18 April 2024; dan laporan hasil pemeriksaan investigatif atas pembelian tanah yang berlokasi di Komplek Rasuna Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan pada PT Pertamina (Persero) Nomor: 57/LHP/XXI/10/2024, tanggal 15 Oktober 2024.

Kasus ini bermula dari penyusunan anggaran dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Pertamina (Persero) Tahun 2013 dengan nilai sebesar Rp 2,07 triliun. Dana tersebut akan dibelikan kepada tanah di kawasan Rasuna Epicentrum.

Tanah itu dibeli untuk pembangunan Gedung Pertamina Energy Tower (PET) sebagai perkantoran PT Pertamina (Persero) serta seluruh anak perusahaannya. Pada Juni 2013 sampai Februari 2014, Pertamina telah melakukan pembelian tanah sebanyak empat lot. Terdiri dari 23 bidang tanah dengan total luas sebesar 48.279 meter.

Harga tanah ini ditetapkan oleh PT SP dan PT BSU seharga Rp 35 juta per meter persegi. Nilai itu di luar pajak dan jasa Notaris-PPAT yang totalnya sebesar Rp 1.682.035.000.000.

“Bahwa di dalam proses pembelian tanah yang dilakukan oleh PT Pertamina, diduga telah terjadi perbuatan melawan hukum,” imbuh Arief.

Luhur dijerat Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (*)

Sumber: JP Group

Kapolresta: Tindak Tegas Aktivitas Perjudian

0
Judi Dadu dan Sabung Ayam 2 F Cecep Mulyana
Kapolresta Barelang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP M Debby Tri Andrestian dan jajaran menberikan keterangan pengungkapan kasus judi dadu dan judi sambung ayam saat ekspos di Mapolresta Barelang, Selasa (5/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aktivitas perjudian di Batam memberikan dampak negatif terhadap para pemainnya. Para pemain judi ini kerap melakukan kejahatan untuk mendapatkan uang hingga ditindak aparat kepolisian.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan pihaknya akan menindak tegas bagi siapa saja yang masih nekat melakukan aktivitas perjudian di Batam.

“Dampak dari perjudian tidak hanya merusak diri pelakunya, tetapi juga memengaruhi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (5/11).

Heribertus berharap masyarakat Batam menghindari segala jenis perjudian yang ada. Serta bekerjasama dengan pihaknya untuk memberantas kegiatan ilegal tersebut.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan aparat untuk menciptakan Batam yang lebih aman,” katanya.

Diketahui, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan membentuk tujuh desk lintas kementerian, termasuk judi online (judol). Desk judol dipimpin langsung oleh Kapolri.

Dalam rapat pembentukan desk, telah disepakati ada beberapa strategi penanganan judol. Mulai dari memasifkan pendidikan judol hingga membuat peringatan dini dengan mengamankan simpul-simpul aktor judol. Terakhir, jika upaya pencegahan telah dilakukan tetapi masih ada kejadian, hukuman berat akan diterapkan.

“Ini (judol) akan kita tindak lanjuti,” tegas Heribertus.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menggrebek arena judi dadu dan gelanggang sabung ayam di Ruli Rindu Malam, Sei Beduk. Arena judi ini sudah beroperasi selama 2 bulan dan beromset Rp 30 juta permalamnya.

Dari lokasi, polisi menangkap 7 orang yang terdiri dari bandar, ceker, dan joki. Arena perjudian ini beroperasi setiap malam Sabtu dan malam Minggu. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Kompetisi Digital Perkuat Kebanggaan pada Rupiah

0
WhatsApp Image 2024 11 06 at 19.33.17
Bank Indonesia dan Infinite Learning menggelar kompetisi digital pertama di Indonesia yang mengusung edukasi Rupiah sebagai tema utama. F. Infinite Learning untuk Batam Pos

batampos – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau bersama Infinite Learning Indonesia berhasil menyelenggarakan CBP Rupiah Digital Competition 2024, kompetisi digital pertama di Indonesia yang mengusung edukasi Rupiah sebagai tema utama.

Kompetisi ini diawali dengan roadshow ke 80 SMA/SMK dan 14 perguruan tinggi di Kepulauan Riau, disusul dengan sesi workshop dan bootcamp, hingga mencapai acara puncak yang digelar di Panbil Nature Reserve pada 2 November. Rangkaian kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti.

Seluruh kegiatan berlangsung selama hampir dua bulan, sejak akhir September hingga awal November 2024. Kompetisi ini meliputi tiga bidang utama mulai dari desain grafis, motion graphic, dan pengembangan game mobile, yang ditujukan bagi siswa dan mahasiswa di Kepulauan Riau. Program ini menunjukkan komitmen Infinite Learning dalam membangun talenta digital lokal yang siap bersaing di era industri 4.0.

CBP Rupiah Digital Competition menjadi ajang penting yang memperlihatkan visi Infinite Learning dalam memajukan keterampilan digital generasi muda. Acara ini juga menunjukkan dedikasi Bank Indonesia Kepulauan Riau dalam meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

“Kolaborasi dengan Bank Indonesia ini merupakan bagian dari visi kami untuk mengembangkan kompetensi digital pemuda Indonesia. Selain memperkuat keterampilan teknis, kami juga menginspirasi para peserta untuk lebih mencintai, bangga, dan memahami Rupiah sebagai simbol penting bangsa,” ujar Ari Nugrahanto, Program Director Infinite Learning.

Pada acara penutupan, diumumkan para pemenang kompetisi yang menerima penghargaan dari Deputi Gubernur Senior BI. Dengan total hadiah mencapai Rp100 juta serta beasiswa internasional, apresiasi ini diberikan sebagai penghormatan atas ide-ide kreatif yang dikembangkan peserta, yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman publik akan pentingnya Rupiah bagi Indonesia.

Lebih lanjut, Ari menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan awal dari langkah panjang untuk mengembangkan program serupa di tingkat nasional. Ke depannya, Infinite Learning dan Bank Indonesia berencana menggelar kompetisi yang lebih luas guna menghubungkan lebih banyak pemuda Indonesia dengan kesempatan untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa. (*)

Tekan Kasus TBC, Dinkes Batam Gencarkan Skrining TBC

0
TBC
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, mempercepat langkah penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan deteksi dini. Melalui pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TBC), Dinkes Batam melibatkan berbagai instansi untuk mendukung eliminasi TBC pada tahun 2030.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari, menyatakan bahwa TP2TBC menggabungkan peran sejumlah dinas, seperti Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta lembaga kesehatan.

“Kami berharap keterlibatan lintas sektor ini dapat memperkuat layanan bagi masyarakat yang terduga TBC atau memerlukan pengobatan,” ujar Melda, Rabu (6/11).

Selain itu, Dinkes juga membentuk tim kader TBC di 21 puskesmas se-Kota Batam. Para kader ini kata Melda nantinya akan berperan aktif dalam mendampingi puskesmas dalam penanggulangan TBC, baik melalui pemantauan pengobatan pasien yang terdiagnosa TBC maupun edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit tuberkulosis tersebut.

Langkah ini juga didukung dengan peningkatan skrining TBC di Batam. Tahun ini, Dinkes menargetkan 36.000 skrining TBC, dan hingga saat ini sudah mencapai 34.000 skrining dengan 3.648 kasus positif ditemukan. Menurut Melda, semakin tinggi angka skrining, semakin besar peluang untuk mengidentifikasi dan menangani kasus sejak dini.

“Peningkatan angka skrining ini sangat penting, karena makin banyak kasus yang ditemukan, semakin besar peluang kita untuk menanggulanginya sejak dini. Deteksi dini adalah kunci utama dalam mengurangi penyebaran TBC,” kata Melda

Peningkatan cek TBC juga berjalan seiring dengan cek HIV, mengingat hubungan erat antara kedua penyakit ini. “Penderita HIV memiliki sistem imun yang lemah, sehingga rentan terhadap TBC. Kami dorong pemeriksaan keduanya dilakukan bersamaan,” ujar Melda.

Berdasarkan data dari Dinkes Batam, meskipun jumlah kasus TBC terus meningkat, angka tersebut masih berada di bawah target penemuan kasus yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Pada tahun 2021, Batam tercatat memiliki 2.792 kasus TBC, angka tersebut meningkat menjadi 3.564 kasus pada 2022 dan 4.381 kasus pada 2023. Meskipun ada peningkatan setiap tahun, Batam terus berusaha keras agar angka ini tidak melebihi target nasional.

“Kami terus bekerja keras agar kasus TBC bisa terkendali. Meski jumlah kasus meningkat, kami tetap di bawah target penemuan kasus yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat upaya pencegahan, skrining, dan pengobatan agar Batam dapat mencapai target eliminasi TBC pada 2030,” ujar Melda.

Dengan adanya kolaborasi yang lebih erat antara Dinkes, instansi terkait, dan masyarakat, Dinkes Batam berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari TBC, serta mencapai target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Maestro Mangut Lele, Mbok Marto, Berpulang

0
Sosok Mbok Marto ramah diajak foto pembeli di warungnya dan suasana rumah duka dan tamu yang berdatangan untuk melayat Mbok Marto.  (Kolase Ig/@mangutlele.mbahmarto dan foto Khairul Ma’arif/Radar Jogja)

batampos – Dunia kuliner Nusantara berduka. Sosok ikonik yang melegenda dengan racikan mangut lelenya, Mbok Marto, kini telah berpulang. Wanita yang dikenal dengan nama lengkap Marto Ijoyo ini menghembuskan napas terakhir pada Rabu, 6 November 2024, di usia 96 tahun di kediamannya di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Bantul, Yogyakarta.

Poniman, putra Mbok Marto, mengisahkan detik-detik terakhir ibunya yang sangat dihormati para penikmat kuliner. “Simbok sudah sepuh. Sejak tiga hari terakhir kesehatannya mulai menurun dan tidak makan apa pun. Tapi masih bisa diajak bicara,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Di usia yang hampir mencapai satu abad, Mbok Marto tidak memiliki penyakit kronis. “Paling kalau sakit ya hanya meriang atau pusing yang sembuh dengan bodrex atau rheumacyl,” lanjut Poniman.

Lima tahun terakhir, Mbok Marto telah mewariskan dapur mangut lele yang legendaris itu kepada anak-anaknya. Meski tak lagi turun tangan langsung, ia selalu hadir di setiap proses memasak, memastikan cita rasa warisan tetap terjaga. Bahkan hingga dini hari menjelang kepergiannya, Mbok Marto masih menanyakan apakah ada pekerjaan yang bisa ia bantu—mungkin mengupas bawang atau cabai seperti biasanya. “Simbok selalu ingin membantu, bahkan jam 1 pagi sebelum beliau meninggal, masih tanya ke saya apa yang bisa dikerjakan,” kenang Poniman.

Warung Mangut Lele Mbok Marto bukan sekadar tempat makan, melainkan juga cagar rasa dan kisah perjalanan hidup. Perjuangan Mbok Marto merintis usaha ini berawal sejak 1969. Tiap pagi, ia berjalan dari rumahnya di Panggungharjo, Sewon, menuju Pasar Beringharjo, menggendong dagangannya. Lambat laun, pelanggannya bertambah, hingga akhirnya ia menetap di rumah dan membuka warung sendiri pada 1986. Sejak itu, warungnya menjadi persinggahan wajib bagi pecinta kuliner dari berbagai pelosok Tanah Air.

Tokoh-tokoh penting, mulai dari pejabat nasional seperti Retno Marsudi dan Sri Mulyani hingga sejumlah selebriti, pernah merasakan kelezatan racikan mangut lele Mbok Marto. Namun, bagi keluarganya, kenangan yang paling berharga adalah dedikasi dan ketulusan Mbok Marto dalam melayani setiap pelanggan.

Keluarga besar Mangut Lele Mbok Marto memohon maaf atas segala kesalahan dan memohon doa dari semua pelanggan setia. Warung mangut lele yang selalu ramai itu akan tutup selama seminggu untuk menghormati sosok yang telah menanamkan warisan kuliner yang tak terlupakan ini. (*)

Pasokan Listrik Andal, Usaha Berjalan Lancar

0

pln 1 scaledbatampos – Paserta bazar kuliner saat melayani pembeli di standnya, Jumat (1/11). Bazar yang digelar di Dataran Engku Putri, Batamcentre dari Kamis hingga Minggu itu ramai dikunjungi pembeli dari segala penjuru Kota Batam. Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner ikut andil dalam kegiatan tersebut.

Untuk menunjang aktifitas jual beli di bazar tersebut para pelaku UMKM menyusun lampu-lampu yang berjejer di atas stand mereka guna menerangi dagangannya. Para peserta bazar mengaku selama mengikuti bazar, pasokan listrik dari PLN Batam selalu lancar sehingga usaha mereka pun terbantu dan berjalan lancar.

PLN Batam menyediakan solusi listrik yang andal dan inovatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kehidupan masyarakat di Batam. Selain itu PLN Batam berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Digital Marketing dan Tata Kelola Pelaku Usaha UMKM. (*)

Reporter: Iman Wachyudi