Helena Lim, saat menjalani Sidang dengan Agenda Pledoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (12/12/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)
batampos – Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi telah mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) untuk terdakwa Helena Lim. Kejagung menilai putusan lima tahun penjara untuk crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) itu tidak memenuhi rasa keadilan.
Apalagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Helena Lim dengan tuntutan delapan tahun penjara, denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti Rp 250 miliar. Namun, oleh majelis hakim, yang bersangkutan hanya divonis lima tahun penjara, denda Rp 750 juta, dan uang pengganti Rp 900 juta. Untuk itu, Kejagung mengajukan banding.
”Semua telah diajukan banding dan telah pula diserah memori bandingnya,” ungkap Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung Sutikno.
Selain Helena Lim, Kejagung juga mengajukan banding atas putusan terhadap terdakwa Emil Ermindra, Gunawan, Tamron, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, Hasan Tjhie, Kwan Yung alias Buyung, dan Achmad Albani. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyatakan bahwa ada beberapa alasan pengajuan banding tersebut.
Diantaranya putusan Pengadilan Tipikor Pada PN Jakpus yang dinilai masih jauh dari rasa keadilan di masyarakat. ”Tentu putusan PN Tipikor belum memenuhi rasa keadilan hukum di masyarakat,” imbuhnya. Selain itu, Harli menyampaikan bahwa ada beberapa barang bukti dalam putusan yang justru dikembalikan oleh majelis hakim kepada para terdakwa. (*)
batampos – PT PLN Batam kembali menguatkan peranannya dalam memberi pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan PLN Batam mengamankan sistem kelistrikan pada periode siaga Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Natal dan Tahun Baru merupakan momen istimewa yang membutuhkan suplai kelistrikan yang unggul. Merupakan bentuk komitmen kami menjamin keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menikmati waktu liburan dengan nyaman bersama keluarga tercinta,” kata Direktur Utama PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra, Kamis (9/1/2025).
Menurut Irwansyah, kesuksesan ini tidak terlepas dari kematangan persiapan yang telah dilakukan. Sebanyak 668 personel siaga dikerahkan yang tersebar di 27 posko di lokasi-lokasi vital Kota Batam, tak lupa dilengkapi 38 unit peralatan pendukung dan 44 unit kendaraan pendukung. Infrastruktur bagi pengguna kendaraan listrik pun tersedia berupa 12 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 11 titik strategis di Kota Batam.
Tidak hanya itu, PLN Batam juga menyiapkan serangkaian agenda guna menyokong keunggulan pasokan listrik, mulai dari Apel Siaga Kelistrikan pada 16 Desember 2024 hingga Kunjungan Siaga ke Unit dan Board of Directors (BOD) Menyapa pada 31 Desember 2024 yang melibatkan peran Dewan Direksi dan Komisaris PLN Batam secara langsung guna memastikan semua peralatan dan personel siaga dalam kondisi prima.
Dengan kesiapan tersebut, PLN Batam kapabel untuk menyediakan daya mampu sebesar 796,3 MW. Beban puncak tertinggi pada malam pergantian tahun tercatat mencapai 645 MW, sehingga anak perusahaan dari PLN (Persero) ini sukses mengawal keamanan kondisi kelistrikan dengan cadangan daya 151,3 MW.
Irwansyah pun menyatakan penghargaan kepada seluruh personel yang terlibat atas kerja sama yang telah terjalin dengan apik, mulai dari bagian pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga pelayanan kepada pelanggan, selama masa siaga Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang telah berjalan sejak 16 Desember 2024 sampai 8 Januari 2025.
Apresiasi juga diberikan kepada para pemangku kebijakan terkait seperti pengelola titik-titik umum dan pelayanan, TNI, dan Polri yang telah bersama-sama mewujudkan pencapaian ini.
“Tim yang berdedikasi secara penuh didukung oleh kinerja prima dari seluruh peralatan yang siap menghadapi potensi kendala menjadi bagian dari faktor kunci guna mengendalikan kecukupan kesediaan listrik. Dengan sinergi mumpuni dan rangkaian strategi yang telah disusun dengan matang, PLN Batam senantiasa siap siaga berkontribusi mengamankan momen-momen penting di Indonesia,” tutup Irwansyah. (*)
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) antara kedua Kementerian, Kamis (9/1/25) di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta. Sumber: Humas Kementrans, Bintang
batampos – Petani dan Transmigran akan didorong untuk bisa memperoleh pendapatan di atas gaji Menteri. Demikian komitmen Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) antara kedua Kementerian, Kamis (9/1/25) di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta.
“Kita tidak ingin petani dan transmigran dipandang lagi sebagai warga negara kelas dua. Mereka adalah Soko Guru pembangunan bangsa. Kita yakin dengan kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi yang menyediakan lahan dan tenaga kerja, serta Kementerian Pertanian yang menyiapkan sawah, alat mesin pertanian dan bimbingan, petani dan transmigran bisa lebih sejahtera, dengan pendapatan di atas gaji Menteri,” kata Menteri Transmigrasi di depan media.
“Ini bukan lagi konsep, tapi sudah terbukti di lapangan. Dengan teknologi dan alat mesin pertanian, petani muda dari Aceh hingga Papua, sudah bisa mendapatkan Rp 15-20 juta bersih per bulan. Kita ingin mewujudkan community welfare (kesejahteraan komunitas),” kata Menteri Pertanian, melanjutkan.
Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Transmigrasi ini dilakukan sebagai wujud sinergi serta kolaborasi guna mencapai target swasembada pangan pada tahun depan.
“Kami siap mendukung Kementerian Pertanian sebagai leading sector dalam swasembada pangan ini. Ibaratnya, Kementan sebagai Infanteri, kami siap mendukung sebagai Kavaleri,” kata Menteri Iftitah, mengutip istilah militer.
Swasembada pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintah Presiden Prabowo. Untuk ini, Kementerian Pertanian berencana melakukan optimalisasi 500 ribu hektar lahan dan mencetak 500 ribu hektar sawah baru, di sejumlah kawasan prioritas.
Dengan menggunakan pendekatan Brigade Pangan, untuk setiap 200 hektar lahan sawah, akan dikelola oleh 15 petani yang dilatih dan dilengkapi dengan peralatan mesin pertanian.
Penandatanganan ini disaksikan Wamentrans Viva Yoga Mauladi, Sekjen Kementan Ali Jamil, dan para pejabat dari kedua Kementerian
Dejan/Gloria resmi berpisah setelah kalah di 16 besar Malaysia Open 2025. (Dok: PBSI)
batampos – Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, tersingkir dari Malaysia Open 2025. Mereka kalah dari Hiroki Midorikawa/Natsu Saito asal Jepang dengan skor 17-21, 17-21 di babak 16 besar, Kamis (9/1).
Kekalahan ini sekaligus menjadi penampilan terakhir mereka sebagai pasangan, menandai akhir kerja sama setelah berbagai pencapaian internasional.
Dejan/Gloria, satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia di turnamen ini, kesulitan melawan tekanan pasangan Jepang. Interval gim pertama ditutup dengan skor 6-11, meski sempat memperkecil jarak menjadi 16-19, mereka menyerah 17-21.
Di gim kedua, situasi serupa terjadi dengan ketertinggalan 7-11 di interval, hingga akhirnya kalah dengan skor identik.
Setelah Malaysia Open, Dejan akan bergabung dengan Pelatnas PBSI dan dipasangkan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti, sementara Gloria akan berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto di bawah naungan PB Djarum.
Meski ganda campuran telah habis, asa Indonesia masih hidup di sektor lain. Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani, yang sebelumnya menyingkirkan Gregoria Mariska Tunjung, akan menghadapi Julie Dawall Jakobsen dari Denmark.
Di sektor ganda putri, kombinasi baru Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi sorotan setelah mengalahkan unggulan ketiga tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Mereka akan menghadapi pasangan Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, di laga berikutnya.
Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani juga melanjutkan perjuangan setelah laga singkat di babak pertama akibat lawan mereka mengalami cedera.
Kini, mereka harus lebih siap menghadapi Lane/Vendy asal Inggris yang tampil mengejutkan dengan menundukkan pasangan unggulan Tiongkok.
Perjuangan Indonesia di Malaysia Open 2025 masih panjang, dengan peluang besar dari berbagai sektor. (*)
Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. (BELGA MAG/AFP)
batampos – Rumor tentang bergabungnya Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia akhirnya menemui titik terang. Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengumumkan peresmian sang pelatih pada Rabu (8/1).
Patrick Kluivert sendiri akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dari Shin Tae-yong yang sudah mengabdi di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Laga perdana Patrick Kluivert sendiri akan berlangsung melawan Australia pada Maret 2025 mendatang.
Pekerjaan berat tentunya harus dihadapi oleh sang pelatih asal Belanda tersebut. Soalnya ia akan menggantikan sosok STY yang sudah sangat membekas di benak pemain maupun suporter tim Garuda.
Demi menjalankan tugasnya dengan baik, Patrick Kluivert dipastikan akan membawa dua orang kepercayaannya. Alex Pastoor dan Danny Landzaat akan menjadi dua asisten pelatih ditambah dua pelatih asal Indonesia yang akan bergabung dalam staf kepelatihan.
Nama Alex Pastoor sendiri terbilang cukup mentereng. Ia pernah membawa tiga tim yang berbeda, yaitu Excelsior, Sparta Rotterdam, dan Almere City promosi ke Eredivisie. Sementara itu Danny Landzaat pernah bergabung di staf kepelatihan tim top liga Hungaria.
Meskipun sudah diperkenalkan secara resmi, namun banyak warganet yang bertanya-tanya tentang kapan Kluivert akan mengunjungi Indonesia. PSSI sendiri sudah menjadwalkan kunjungan pertama Kluivert ke Jakarta.
Patrick Kluivert rencannya akan datang ke Jakarta pada Sabtu (11/1) lusa. Agenda resmi pertamanya adalah diperkenalkan secara resmi oleh PSSI sebagai pelatih baru Indonesia sehari setelahnya, tepatnya pada Minggu (12/1). (*)
pegawai honorer yang lulus P3K sedang antri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD M Sani. f.sandi
batampos– RSUD M Sani menyiapkan puluhan tenaga kesehatan (Nakes). Hal ini untuk memberikan pelayanan terhadap tenaga honorer yang dinyatakan lulus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Pelayanan yang diberikan berupa pemeriksaan kesehatan umum untuk kelengkapan berkas administrasi yang dibutuhkan oleh P3K saat melakukan pendaftaran ulang.
Kabid Pelayanan RSUD M Sani, dr Dedi Abrianto yang dikonfirmasi Batam Pos, Rabu (8/1) mengatakan, pelayanan yang disiapkan oleh pihak RSUD M Sani untuk pemeriksaan kesehatan terhadap honorer yang lulus P3K. ”Kita sudah mulai melayani sejak Kamis (2/1) pekan lalu. Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan nyaman, maka kita siapkan 30 orang Nakes yang mengambil tempat aula RSUD,” ujarnya.
Sejak dibukanya pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk P3K, lanjutnya, pihaknya sudah melayani pemeriksaan kesehatan khusus P3K sebanyak 460 orang. Dengan rata-rata per hari 150 orang lebih. Bahkan dalam dua hari terakhir, seperti Senin (6/1) dan Selasa (7/1) per harinya mencapai 190 orang. Dan untuk hari ini (Rabu, red) kemungkinan bisa mencapai 200 orang.
”Dengan banyaknya peserta P3K yang dilayani untuk pemeriksaan kesehatan, maka kita menerapkan sistim jadwal. Artinya, setiap P3K yang akan mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan terlebih dulu menyampaikan daftarnya kepada kita. Kemudian, kita buatkan jadwalnya. Dengan jadwal tersebut dapat ditentukan kapan bisa mendapatkan pelayanan,” ungkapnya .
Sebagai contoh, kata Dedi, ada daftar pegawai honorer yang lulus P3K yang dikirimkan suatu OPD kepada pihaknya dengan jumlah 50 orang. Daftar tersebut langsung dimasukkan dalam jadwal. Begitu seterusnya. Namun, pihaknya tetap melayani P3K yang tidak masuk dalam jadwal. Hanya saja, sifatnya harus menunggu selesainya pemeriksaan kesehatan P3K yang sudah masuk dalam jadwal.
”Perlu diketahui, pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk lulusan P3K bukan hanya yang berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun saja. Tapi, juga ada dari instansi vertikal. Seperti dari KSOP Kelas 1 Tanjungbalai Karimun dan Kantor Kemenag Kabupaten Karimun. Bahkan, saat ini juga ada yang berasal dari Selatpanjang, Kabupaten Meranti. Untuk itu, kita sarankan mendaftar terlebih dulu agar masuk dalam jadwal,” jelasnya.
Pemeriksaan kesehatan untuk lulusan P3K ini, sambung Dedi, sesuai yang dibutuhkan . Yakni, pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani. Serta pemeriksaan bebas Narkoba. Untuk biaya pemeriksaan sesuai dengan tarif yang berlaku sebesar Rp830 ribu. (*)
batampos – Trio Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar alias MSN sempat meneror benua Eropa pada pertengahan 2010-an. Tiga pemain depan FC Barcelona tersebut memiliki kerja sama yang apik di lini depan El Barca dan sangat ditakuti oleh lawan-lawannya.
Berbagai gelar juara berhasil mereka dapatkan saat bermain bersama. Mulai dari Liga Spanyol, Piala Spanyol, hingga trofi Liga Champions tak luput dari genggaman mereka.
Sayangnya mereka bertiga kini sudah berpisah dan tidak lagi bermain di Camp Nou. Lionel Messi dan Luis Suarez sedang bertualang di Amerika Serikat bersama Inter Miami, sementara Neymar kini bermain di Arab Saudi bersama Al-Hilal.
Ketiganya juga tidak hanya kompak di lapangan, namun juga di luar lapangan. Beberapa kali wartawan asing mendapati ketiganya kerap menghabiskan waktu bersama di sela-sela kesibukan mereka masing-masing.
Kedekatan mereka bertiga membuat rumor reuni mereka bertiga mendadak ramai dibicarakan oleh penggemar sepak bola internasional. Pasalnya Neymar baru-baru ini menyatakan tidak menutup kemungkinan buat meninggalkan Al-Hilal, dan menyusul dua rekannya ke Inter Miami.
Melansir situs Miami Herald, Neymar mengaku tertarik buat menghidupkan kembali trio MSN yang dulu sempat berjaya di Eropa. Meskipun ia merasa bahagia di Al-Hilal, namun ia tidak menutup kemungkinan jika suatu saat akan menyusul keduanya ke Inter Miami.
“Tentu saja kembali bermain dengan Messi dan Suarez akan sangat luar biasa. Mereka adalah teman baik saya. Kami masih berbicara satu sama lain. Ini akan sangat menarik jika kami menghidupkan kembali trio MSN. Saya sangat senang di Al-Hilal, dan saya sangat senang di Arab Saudi, namun siapa yang tahu. Sepak bola adalah olahraga yang penuh kejutan,” ucap Neymar dalam sebuah sesi wawancara.
Rumor soal Neymar ke Inter Miami memang berhembus agak kencang. Miami Herald menyatakan jika Neymar baru-baru ini membeli sebuah rumah di pinggir pantai yang terletak di Bal Harbour, Florida yang hanya berjarak setengah jam dari pusat kota Miami.
Akhir pekan lalu Neymar juga sempat mengunggah sebuah foto di Instagram pribadinya. Ia mengunggah foto dirinya dan sang anak yang mengenakan seragam Inter Miami.
Kontrak Neymar di Al-Hilal sendiri kabarnya akan berakhir pada musim panas 2025. Selama bermain buat Al-Hilal, Neymar justru lebih sering absen karena cedera. Ia sempat absen lebih dari setahun lantaran menderita cedera ACL pada Oktober 2023.
Inter Miami sendiri saat ini dilatih oleh Javier Mascherano, yang juga merupakan eks rekan Neymar saat masih di FC Barcelona. Makanya rumor jika reuni trio MSN di Inter Miami terus berhembus kencang. (*)
Siswa SD di Kota Batam menikmati makanan bergizi gratis di sekolah. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Dalam persiapan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pendidikan Kota Batam mulai mendistribusikan formulir survei kepada orang tua siswa untuk mendata potensi alergi makanan pada anak-anak. Pendataan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar program MBG dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, tanpa menimbulkan risiko kesehatan bagi siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyebutkan bahwa survei ini merupakan inisiatif dari Dinas Pendidikan Kota Batam, guna mendukung keberhasilan program MBG yang akan dimulai pada 13 Januari mendatang.
“Kami menyadari bahwa saat ini semakin banyak anak yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Pendataan ini penting agar tim penyedia makanan bergizi dapat menyesuaikan menu berdasarkan kebutuhan setiap siswa. Ini adalah bagian dari antisipasi kami untuk memastikan keberhasilan program di lapangan,” jelas Tri, Kamis (9/1).
Tri Wahyu menegaskan bahwa seluruh sekolah diberikan waktu satu minggu untuk menyelesaikan survei tersebut. “Kami menargetkan seluruh sekolah sudah selesai mendata alergi makanan siswa dalam minggu ini. Data ini akan sangat berguna bagi tim BGN dan mitra mereka dalam penyediaan makanan yang aman dan sesuai bagi anak-anak,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa survei ini juga mencakup siswa dengan kebutuhan khusus, seperti vegetarian. “Ada beberapa sekolah yang memiliki siswa vegetarian. Maka, menu makanan yang disediakan harus disesuaikan agar tetap memenuhi kebutuhan gizi mereka,” terangnya.
Kadisdik mengungkapkan bahwa tahap awal program MBG akan difokuskan di empat sekolah di wilayah Bengkong. Meski demikian, persiapan sudah dilakukan secara menyeluruh di seluruh sekolah.
“Kemarin saat rapat koordinasi bersama tim BGN, Polres, Kodim, dan Dinas Kesehatan, kami membahas bagaimana program ini nantinya bisa diterapkan secara menyeluruh. Oleh karena itu, pendataan awal ini menjadi acuan penting,” jelasnya.
Data yang diperoleh dari survei ini nantinya akan diserahkan kepada tim penyedia makanan bergizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) dan mitranya. Hal ini untuk memastikan bahwa dapur penyedia makanan dapat menyesuaikan menu sesuai kondisi kesehatan siswa.
“Tim BGN tidak memiliki data detail terkait alergi siswa, sehingga kami memberikan informasi ini kepada mereka. Harapannya, makanan yang disiapkan benar-benar sesuai dan aman untuk semua siswa,” ungkap Tri Wahyu.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Batam untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah. Dengan adanya pendataan ini, diharapkan kendala teknis dapat diminimalkan, sehingga program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pertumbuhan siswa. (*)
Peserta pelatihan Barista membuat kopi di Balai Latihan Kerja Batam, Rabu (10/7).
batampos – Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bandar Dunia Madani pada Agustus 2024 tercatat sebesar 7,68 persen.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,46 persen dibandingkan dengan TPT pada Agustus 2023 yang mencapai 8,14 persen. Meski penurunan ini menggembirakan, jumlah penganggur di Batam masih cukup signifikan.
Kepala Bidang Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Isra Wira Sanjaya, menyebutkan bahwa pengangguran di Batam tidak hanya diukur berdasarkan TPT.
“Kami di Disnaker tidak melihat hanya dari tingkat pengangguran terbuka, karena itu adalah ranah BPS. Kami lebih fokus pada jumlah pencari kerja terdaftar yang berhasil mendapatkan pekerjaan,” katanya, Kamis (9/1).
Menurut data BPS, angkatan kerja di Batam mencapai 940,72 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 69,83 persen atau 606,49 ribu orang telah bekerja, sedangkan 50,43 ribu orang masih menganggur. Walau TPT menunjukkan penurunan, masih terdapat sekitar 50 ribu orang yang belum mendapatkan pekerjaan.
Disnaker mencatat, jumlah pencari kerja terdaftar di Batam pada tahun 2024 sebanyak 24.690 orang. Dari jumlah tersebut, 17.329 orang telah berhasil ditempatkan di pekerjaan, meninggalkan sekitar 7 ribu orang yang masih menganggur.
Isra menyebut, bahwa pihaknya terus berupaya mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelatihan kerja yang terus ditingkatkan.
Upaya ini terbukti efektif dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di 2024 lalu, meskipun tantangan masih tetap ada. Sebagai tindak lanjut untuk tahun 2025, rencana untuk menggelar job fair kembali digalakkan dengan sistem pendaftaran yang lebih modern melalui platform online.
“Job fair akan kami selenggarakan untuk warga yang memiliki KTP Batam saja. Pendaftarannya akan dilakukan secara online, dan proses perekrutan akan dilakukan secara daring,” kata dia.
Sementara itu, BPS juga mencatat bahwa sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Batam, menyumbang 57,22 persen dari total angkatan kerja. Sektor manufaktur juga berkontribusi signifikan dengan 41,33 persen. Sebaliknya, sektor pertanian hanya menyumbang 1,45 persen dari total tenaga kerja di Batam.
Selain itu, sektor formal juga menunjukkan angka yang positif. Sekitar 72,03 persen pekerja Batam bekerja di sektor formal, dengan peningkatan 1,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menandakan adanya perbaikan dalam kualitas pekerjaan yang tersedia di Batam.
Tingkat pengangguran juga bervariasi berdasarkan tingkat pendidikan. Pekerja dengan latar belakang pendidikan rendah, seperti tamatan SD ke bawah, mencatatkan tingkat pengangguran tertinggi, yaitu sebesar 11,77 persen. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi mencatatkan tingkat pengangguran terendah, yakni 5,33 persen.
Pencapaian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara lapangan kerja untuk mereka yang memiliki pendidikan tinggi dan yang hanya memiliki pendidikan dasar. Hal ini mencerminkan peran vital pelatihan keterampilan dan pendidikan lanjutan dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja di Batam.
Sektor pendidikan tampaknya berperan dalam menentukan keberhasilan dalam mencari pekerjaan. Peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi seharusnya membuka peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan, meskipun tantangan dalam sektor ini masih ada.
BPS juga melaporkan penurunan signifikan pada tingkat pengangguran di kalangan lulusan SMK/MAK, yang turun 3,79 persen poin dibandingkan tahun lalu. Namun, tingkat pengangguran bagi lulusan perguruan tinggi justru mengalami kenaikan 2,00 persen poin, yang menjadi perhatian bagi pihak terkait.
Tantangan terbesar dalam mengatasi pengangguran di Batam adalah pencocokan antara kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja. Dinas terkait terus mendorong pelatihan kerja dan memastikan keterampilan yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Selain itu, penting untuk terus meningkatkan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga pendidikan untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang. Hal ini kemungkinan dapat mengurangi ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki oleh tenaga kerja dan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Tak cuma itu saja, kebijakan yang mendukung pengembangan tenaga kerja lokal juga harus jelas, seperti meningkatkan keterampilan dan mendorong peluang kerja melalui investasi. (*)
Ilustrasi. Penyerahan SK PPPK Guru beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Anggota DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus, mengusulkan agar proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilakukan dengan klasifikasi yang lebih jelas dan tidak digabungkan antara tenaga honorer Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan honorer Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Pemisahan ini penting untuk menciptakan sistem yang lebih terstruktur, transparan, dan adil, terutama dalam perekrutan guru PPPK,” kata dia, Kamis (9/1).
Selama ini, proses seleksi PPPK guru dilakukan secara gabungan, yang kerap memicu kecemburuan di kalangan peserta. Hal ini disebabkan pengumuman hasil seleksi didasarkan pada peringkat nilai, bukan masa pengabdian.
“Harusnya tidak digabung. Mereka yang sudah lama mengabdi bersaing dalam kategori tersendiri, dan yang baru beberapa tahun juga dipisahkan. Kalau digabung terus, ya pasti terjadi keributan. Seharusnya diatur seperti Kategori 2 (K2) dulu,” ujar Yunus.
Ia berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan usulannya demi pengelolaan tenaga PPPK yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, pemisahan kategori seleksi diyakini akan memberi peluang lebih besar bagi honorer maupun PPPK untuk berkembang sesuai standar kompetensi masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang BKSDM Batam, M. Ikhsan, menjelaskan bahwa status honorer Pemko Batam dan honorer BOS sama. Oleh karena itu, kelulusan seleksi PPPK didasarkan pada peringkat nilai yang diolah oleh sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semua peserta, baik honorer Pemko maupun BOS, terdata di BKN. Hasil seleksi ditentukan melalui sistem peringkat nilai. Misalnya, jika formasi yang tersedia hanya 70, tetapi pendaftar ada 100 orang, maka 70 yang memiliki nilai tertinggi akan lolos,” jelas Ikhsan.
Ikhsan menambahkan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi hasil seleksi karena seluruh pengolahan nilai dilakukan oleh BKN. BKSDM hanya bertugas mengumumkan hasil seleksi tersebut.
“Kami mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Sesuai Undang-Undang Tahun 2023, tenaga honorer teknis, termasuk honorer BOS, diizinkan mengikuti seleksi PPPK. Kami masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan pelaksanaan lebih lanjut,” ujarnya .
Dengan adanya usulan ini, Yunus berharap pemerintah pusat segera menindaklanjuti agar rekrutmen PPPK lebih transparan, adil, dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat. (*)