Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2488

Pertama Dalam Sejarah, Timnas Indonesia Lolos Piala Asia di Semua Level

0
Timnas Indonesia U-20 berhasil lolos otomatis ke Piala Asia U-20 setelah berhasil jadi juara grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. (Dok. PSSI)

batampos – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan respons berkelas usai Timnas Indonesia menciptakan sejarah baru. Skuad Garuda untuk pertama kalinya lolos ke Piala Asia di semua level, baik kelompok usia hingga senior.

Torehan sejarah itu tercipta setelah Timnas Indonesia U-17 mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-17 2025. Tim besutan Nova Arianto itu melaju usai bermain imbang tanpa gol dengan Australia U-17 di laga pamungkas grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Minggu (27/10) malam WIB.

Timnas Indonesia U-17 lolos karena menjadi satu dari lima runner-up terbaik dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Keberhasilan itu berarti mereka menyusul jejak senior-seniornya yang lebih dulu lolos.

Sebelumnya ada dua Timnas Indonesia di level berbeda yang sudah memastikan diri lolos ke Piala Asia edisi tahun depan. Yakni tim senior dan U-20. Selain itu, pada awal tahun ini, Timnas U-23 juga bermain di babak utama Piala Asia 2024 di Qatar dan bahkan melaju hingga babak semifinal.

“Ini benar-benar catatan sejarah karena di semua kategori timnas kita bisa berlaga di babak utama Piala Asia. Ini bukti level kita sudah naik dalam waktu yang relatif singkat,” kata Erick Thohir dalam keterangan resminya, Senin (28/10).

Sepanjang sejarah sepak bola nasional, lolos ke Piala Asia memang jadi tantangan besar untuk Timnas Indonesia. Tim seniornya saja, terakhir kali melaju ke Piala Asia sebelum 2023 adalah pada 2007.

Sementara untuk kelompok usia, baik Timnas Indonesia U-16 atau U-17 maupun Timnas Indonesia U-19 atau U-20 kerap lolos ke Piala Asia meski tidak rutin. Tapi pada tahun ini, Timnas Indonesia dari U-16 hingga seniot kompak melaju ke Piala Asia U-20 2025.

Timnas senior yang diasuh Shin Tae-yong misalnya, sudah memastikan lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi, setelah Jay Idzes dan kolega melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan status runner-up grup F, di bawah Irak.

Sementara Timnas Indonesia U-20, berhasio mengunci tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2025 di Tiongkok setelah menjadi juara Grup F. Tim besutan Indra Sjafri itu mampu mengalahkan Timor Leste dan Maladewa lalu bermain imbang 1-1 dengan Yaman.

“Saya apresiasi kerja keras seluruh pemain, tim pelatih, ofisial, dan pengurus PSSI karena pencapaian ini terwujud berkat kerja keras kolektif dan sesuai program yang dicanangkan,” jelas Erick Thohir.

Orang nomor satu di sepak bola Indonesia itu tak lupa memberikan kredit kepada Indra Sjafri dan Nova Arianto yang membawa Timnas Indonesia U-20 dna Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Asia tahun depan.

“Ada peningkatan kualitas pelatih kita. Coach Indra dan Nova telah membuktikan hal itu. Ada transfer knowledge dari STY kepada coach Nova yang sebelumnya jadi asistennya,” jelasnya.

“Nova juga pernah jadi asisten coach Indra. Ini yang memang saya harapkan pelatih yang berpengalaman berbagi ilmu dengan pelatih muda,” pungkas Erick Thohir. (*)

Terik Menyengat Melanda , Dinas Kesehatan: Jaga Cairan Tubuh

0
Cuaca Panas Terik Dalil Harahap8
Ilustrasi. Warga Batam berpayung karena cuaca yang panas. Foto: .Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Cuaca panas yang melanda Kota Batam dalam beberapa hari terakhir diperkirakan akan terus berlanjut hingga sepekan ke depan. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam, suhu udara di kota ini tercatat berkisar antara 32 hingga 34 derajat Celsius.

“Untuk suhu di Batam selama sepekan ini berkisar antara 32 sampai 34 derajat Celsius. Suhu ini dipengaruhi oleh rendahnya kelembapan udara di lapisan atas yang kering, sehingga menghambat pembentukan awan,” kata Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Addini, Rabu (30/10).

Addini menambahkan, kondisi kelembapan yang rendah menyebabkan berkurangnya potensi pertumbuhan awan di Batam, yang pada akhirnya membuat suhu panas semakin terasa oleh masyarakat.

Meskipun begitu, potensi hujan di Kepulauan Riau masih ada, terutama di wilayah Kecamatan Belakang Padang, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Bintan, yang sempat mengalami hujan ringan.

“Potensi hujan masih ada, terutama di daerah Belakang Padang, Karimun, dan Bintan,” tambahnya.

Seiring dengan suhu panas yang diperkirakan akan berlangsung lama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan tetap menjaga tubuh tetap terhidrasi. Beberapa imbauan diberikan untuk menghindari dampak buruk dari cuaca panas ini.

“Kurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak terlalu mendesak. Gunakan payung atau topi jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, serta perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi,” kata Didi.

Selain itu, ia juga menyarankan konsumsi buah-buahan segar yang bisa membantu menjaga cairan tubuh. Didi juga mengingatkan untuk menghindari minuman dingin atau es berlebihan, karena dapat menyebabkan radang tenggorokan.
Gunakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat agar tubuh lebih nyaman.

“Jangan terlalu sering mandi dengan sabun karena bisa membuat kulit kering. Masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dalam menghadapi cuaca panas yang ekstrem dan menjaga kesehatan selama periode ini berlangsung,” tutupnya (*)

Reporter : AZIS MAULANA

Kevin Diks Dibidik Borussia Monchengladbach

0
Kevin Diks saat ini membela F.C. Kobenhavn. Diks adalah salah satu pemain yang diproyeksikan untuk dinaturalisasi. (F.C. Kobenhavn/Instagram)

batampos – Nama Kevin Diks terus melejit. Calon pemain Timnas Indonesia itu dilaporkan masuk dalam bidikan salah satu klub besar Liga Jerman, Borussia Monchengladbach, dalam bursa transfer musim dingin 2024/2025.

Kevin Diks saat ini merupakan pemain FC Copenhagen. Dia telah membela klub asal Denmark itu sejak 5 Juli 2021. Kontraknya pun segera berakhir karena kontraknya akan habis pada Juni 2025.

Situasi itu membuat Borussia Monchengladbach coba melihat celah kemungkinan mendatangkan sang bek. Pemilik lima gelar Bundesliga itu bahkan disebut-sebut sudah melakukannya pada bursa transfer musim panas kemarin.

Kabar itu terkuak berdasarkan laporan salah satu media Jerman, Reinische Post. Borussia Monchengladbach disebut belum menyerah berupaya mendatangkan Kevin Diks meski gagal pada bursa transfer musim panas.

“Borussia Mönchengladbach tidak memperkuat pertahanan mereka di musim panas (tak membeli pemain), meskipun Kevin Diks dinyatakan sebagai target transfer,” tulis Reinische Post, dipetik Selasa (29/10).

Sejak didatangkan 2021, Kevin Diks langsung menjadi andalan di FC Copenhagen, baik itu di era kepelatihan Jess Thorup maupun Jacob Neestrup. Musim perdananya pada 2021/2022 saja, dia memainkan 39 pertandingan dan telah mencetak tiga gol.

Hingga sekarang di musim 2024/2025, sebanyak 147 penampilan telah dicatatkan Kevin Diks untuk FC Copenhagen. Sebagai bek, dia juga cukup produktif karena sudah menyumbang 17 gol dan 18 assist.

Total 147 pertandingan yang dimainkan itupun tidak hanya di kompetisi domestik saja, tapi juga di internasional. Kevin Diks diketahui tampil 14 kali di Liga Champions, kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Jumlah itu dimainkan selama musim 2022/2023 dan 2023/2024.

Catatan itulah yang membuat Borussia Monchengladbach masih menjadikan Kevin Diks sebagai target dan buruan utama. Di satu sisi upayanya dipastikan tak mjdah karena FC Copenhagen tak akan mau melepas Diks begitu saja.

“Kevin Diks masih menjadi kandidat pada ‘hari batas waktu’, namun pemain asal Belanda itu tidak mendapat persetujuan dari FC Copenhagen. Ini adalah kemungkinan di musim dingin,” tulis Reinische Post.

Di luar level klub, Kevin Diks saat ini tengah memulai proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dia telah sepakat untuk membela Timnas Indonesia di masa yang akan datang.

Jika Kevin Diks pada akhirnya benar-benar bergabung dengan Borussia Monchengladbach, maka dia berpeluang mencetak sejarah. Dirinya akan menjadi pemain Indonesia pertama yang akan berlaga di Bundesliga Jerman. (*)

Sengkarut Pengelolaan Sampah di Batam, DPRD Desak Pembenahan Sistem yang Lebih Serius

0
IMG 20240926 120536 scaled e1727402926836
Sampah yang menumpuk di pinggir jalan simpang Kavling Baru, Sagulung, Kamis (26/9). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kondisi persampahan di Batam mendapat kritik keras dari DPRD setempat. Armada pengangkut sampah yang taklayak pakai, hingga TPA yang penuh sesak mengindikasikan sistem pengelolaan sampah yang bertengkarut dan harus segera ditata ulang.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung, menyampaikan komitmennya dalam memperbaiki tata kelola sistem persampahan di Batam. Pengadaan armada sampah baru menjadi salah satu prioritas utama yang diusulkan dan telah masuk dalam rencana APBD 2025. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam mengajukan anggaran sebesar Rp16 miliar guna merealisasikan rencana tersebut.

Di tengah rencana pembaruan ini, muncul kritik tajam dari Wakil Ketua III DPRD Batam, Hendra Asman, terhadap pengelolaan persampahan yang dilakukan pemerintahan sebelumnya. Armada pengangkut sampah yang ada saat ini sudah sangat tua dan sebagian besar tidak layak pakai. Bahkan, insiden ambruknya truk sampah di jalan beberapa waktu lalu menjadi bukti perlunya peremajaan sistem.

“Kami mengapresiasi Pjs Wali Kota yang mengusulkan pengadaan armada sampah baru karena armada yang ada sekarang sudah tua dan banyak yang tidak layak. Beberapa waktu lalu, kita sampai melihat ada yang tumbang di jalan. Untungnya, kejadian itu tidak memakan korban,” ujar Hendra, Rabu (30/10).

Masalah penanganan sampah pun masih jauh dari memadai, mengingat pertumbuhan jumlah penduduk Batam yang turut meningkatkan volume sampah. Berdasarkan data, volume sampah yang dihasilkan warga Batam saat ini mencapai sekitar seribu ton per hari, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pun sudah dalam kondisi membludak.

“Persoalan sampah ini tidak bisa diselesaikan hanya dari sisi hulu. Harus ada penanganan menyeluruh hingga ke hilir. Kepada pemerintahan yang baru nanti, kami harap ada pemikiran lebih jauh dan inovatif untuk mengatasi masalah sampah dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra memberikan penilaian kritis terhadap pengelolaan sampah sebelumnya: 4 dari skala 10. Menurut dia, pengelolaan sampah sangat kurang, dengan bukti bahwa armada yang digunakan sudah tak layak.

Ia turut menyoroti buruknya proses pengangkutan sampah. Tak sedikit warga yang kerap mengeluhkan hal itu, sampah dibiarkan menumpuk hingga berminggu-minggu.

“Mohon maaf, kita bisa melihat bagaimana proses pengangkutan sampah yang ada sekarang. Masyarakat masih teriak-teriak karena ada yang seminggu sekali, dua minggu sekali, bahkan ada yang lebih lama lagi, belum juga diangkut. Tata kelola sistem persampahan di Batam perlu dirombak total,” kata Hendra.

Politisi Golkar itu pun meminta agar DLH segera membenahi pengelolaan sampah ini secara serius dan konsisten. Kritik yang ia layangkan ini perlu diperhatikan oleh dinas terkait, serta mendorong agar langkah-langkah strategis dan terukur segera diterapkan.

“Kalau memang tidak sanggup (mengelola sampah), katakan tidak sanggup,” katanya.

Kepala Ombudsman RI perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, juga mengomentari pengelolaan sampah oleh DLH Batam yang belum maksimal. Ada indikasi jika dinas tak kompeten.

Banyak keluhan yang disampaikan masyarakat kepada Ombudsman melalui kanal media soal pengangkutan sampah yang lamban dilakukan, bahkan harus menunggu 10 hari sekali agar sampahnya dapat diangkut armada.

Terkait persoalan pengangkutan dari sumber sampah ke TPA, ia mengatakan pihak DLH sebelumnya telah berjanji untuk melakukan pengangkutan dalam dua kali sepekan.

“Kami imbau ke Pemerintah Kota Batam untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ada retrbusi yang dibayarkan oleh masyaraka. Sehingga ada kewajiban untuk melakukan pelayanan. Jika tidak dilakukan maksimal maka ada indikasi DLH maladministrasi, tidak memberikan pelayanan,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Bupati Ajak Pemuda Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah

0
Bupati Anambas, Abdul Haris menyerahkan piagam penghargaan kepada salah satu pemuda yang berprestasi. f.ihsan

batampos – Bupati Anambas, Abdul Haris memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pemuda yang telah berhasil menoreh prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah.

Penyerahan piagam penghargaan ini disejalankan dengan doa bersama dalam rangka syukuran atas Hari Sumpah Pemuda yang ke 96 tahun, Selasa, (29/10).

“Saya berikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pemuda yang telah berjasa memberikan kontribusi dalam berbagai bidang yang ada,” kata Haris kepada batampos, Selasa, (29/10).

BACA JUGA: Peringatan Sumpah Pemuda di Karimun Digelar Secara Sederhana

Lebih lanjut dikatakannya, Hari Sumpah Pemuda ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda-agenda pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam Pembangunan Indonesia, baik dalam posisi pemuda sebagai subjek pembangunan maupun sebagai objek pembangunan.

“Pemuda kita masih membutuhkan layanan pemberdayaan untuk membangun potensi yang masih terpendam hingga potensi tersebut menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, kepeloporan dan kewirausahaan,” tutur Haris.

Disegala keterbatasan, ia mengajak pemuda yang berada di Anambas untuk bisa bersaing dengan pemuda daerah lain. Selain itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan ini juga mengingatkan para pemuda selalu berada dijalan yang benar.

“Ingat pada Allah SWT dan orang tua. Ciptakan kegiatan yang positif, jangan sampai salah jalan. Mari kita tunjukkan bahwa kita mampu menjadi pemuda yang tangguh di segala keterbatasan yang ada ini,” pungkas Haris. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Presiden Minta Proses Perundingan IEU-CEPA Segera Diselesaikan

0
Presiden Indonesia ke-8 Prabowo Subianto. (Setneg)

batampos – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta proses perundingan perjanjian kerja sama ekonomi Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) segera diselesaikan.

”Arahan beliau ini supaya segera diselesaikan, supaya ini bisa ditandatangani,” ujar Airlangga usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/10).

Airlangga mengatakan, dalam pertemuan dengan Prabowo tersebut, dirinya melaporkan perkembangan proses perundingan IEU-CEPA. Saat ini, katanya, masih ada tiga isu utama yang masih dibahas, terutama terkait perpajakan transmisi elektronik.

Presiden Prabowo, kata dia, meminta agar hal tersebut dapat segera diselesaikan, mengingat proses pembahasan telah berjalan selama tujuh tahun.

”Ini sebuah perjanjian yang sudah dibahas selama tujuh tahun dan ini menjadi PR agar segera kita bisa selesaikan,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, pada September, Airlangga mengatakan bahwa proses perundingan IEU-CEPA tengah terhambat karena adanya pergantian kabinet di lingkup Uni Eropa.

Dia menjelaskan, proses negosiasi berjalan alot lantaran ada perombakan dalam jajaran pejabat di lingkup komisi Uni Eropa yang membuat adanya perubahan persyaratan bagi Indonesia.

Airlangga menyebut ada tiga isu utama yang diminta untuk segera diselesaikan. Pertama, pihak Uni Eropa menginginkan Indonesia melonggarkan kebijakan impor bagi produk-produk yang berasal dari Eropa. Kedua, terkait kebijakan pembatasan ekspor berupa pengenaan bea keluar, serta ketiga mengenai perpajakan digital. (*)

Masa Tunggu haji di Batam 23 Tahun

0
haji
Jamaah calon haji.
Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Panjangnya masa tunggu haji bagi calon jemaah asal Kota Batam yang kini mencapai hingga 23 tahun, menjadi perhatian serius Kementerian Agama (Kemenag) Batam.
Kepala Seksi Haji Kemenag Kota Batam, Syahbudi, menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi calon jemaah yang harus menunggu hingga 2047 untuk menunaikan ibadah haji.

”Antrean haji di Batam saat ini mengharuskan jemaah yang baru mendaftar untuk menunggu hingga 23 tahun. Ini berarti calon jemaah perlu melakukan persiapan jangka panjang, baik fisik maupun mental, agar tetap sehat dan siap saat giliran mereka tiba,” ujar Syahbudi, Selasa (29/10).

Selain itu, Syahbudi menjelaskan bahwa panjangnya antrean disebabkan oleh tingginya jumlah pendaftar setiap tahun yang tidak diimbangi dengan kuota yang cukup. Kuota haji yang terbatas menjadi tantangan tersendiri, mengingat tingginya minat masyarakat Batam untuk menunaikan ibadah haji.

”Semakin banyak pendaftar setiap tahun, otomatis memperpanjang masa tunggu. Ditambah lagi, kuota untuk wilayah Batam terbatas, sehingga banyak calon jemaah yang harus menunggu lebih lama,” ungkap Syahbudi.

Melihat panjangnya masa tunggu, Kemenag Batam mengimbau masyarakat agar memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa antrean. Menurutnya kesehatan sangat berpengaruh, mengingat perjalanan haji membutuhkan stamina yang baik.

”Kami mengingatkan calon jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti manasik haji dengan serius, agar siap secara fisik dan mental saat waktu keberangkatan tiba,” katanya.

Selain persiapan pribadi, Kemenag Batam berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji. Berbagai program pembinaan, seperti manasik haji dan bimbingan administrasi, terus dilakukan untuk memastikan jemaah siap baik secara administrasi maupun spiritual.
Meski masa tunggu mencapai puluhan tahun, antusiasme masyarakat Batam untuk menunaikan ibadah haji tetap tinggi. Kemenag berharap kuota yang dialokasikan pemerintah pusat dapat ditingkatkan, sehingga waktu tunggu calon jemaah bisa diperpendek.

”Kami terus mendampingi calon jemaah dalam persiapan haji, meskipun masih bergantung pada kuota pusat. Harapannya, antusiasme masyarakat tetap terjaga meskipun masa tunggu panjang,” pungkas Syahbudi. (*)

 

 

Lagi, Tutup Drainase Dicuri dan Sisakan Lubang Menganga di Trotoar, Keselamatan Pejalan Kaki Terancam

0
jalan lubang
Sejumlah penutup drainase yang berada di trotoar Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center, hilang dan rusak, Selasa (29/10).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aset milik pemerintah daerah kembali dicuri. Beberapa tutup drainase di jalur pedestrian Jalan Raja Haji Fisabilillah menuju Flyover Laluan Madani, Batam Center, dilaporkan hilang. Hal itu mengakibatkan lubang menganga yang membahayakan pejalan kaki. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada perbaikan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, menyatakan pihaknya akan segera memperbaiki dan mengganti tutup drainase yang hilang tersebut.

”Terima kasih informasinya. Kami segera memperbaiki agar kembali seperti semula,” kata Suhar, Selasa (29/10).

Suhar juga mengakui bahwa pencurian tutup drainase sering kali terjadi, meskipun pemerintah sudah berulang kali menggantinya.

”Nanti akan dicek oleh tim ke lapangan. Jika ada yang rusak, akan segera diperbaiki, dan yang hilang akan kami ganti agar pejalan kaki merasa nyaman,” ujarnya.

Kasus hilangnya tutup drainase ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat area tersebut sering digunakan untuk berjalan kaki dan berlari pagi. Salah seorang warga, Firdan, menyampaikan kekhawatirannya terkait bahaya yang bisa timbul bagi pejalan kaki.

”Kami khawatir jika ada orang yang jatuh atau terperosok ke dalam drainase karena tidak tertutup. Kami berharap pemerintah lebih tegas menangani masalah ini, karena ini menyangkut keselamatan pengguna jalan,” ujar Firdan.

Pencurian aset daerah seperti tutup drainase ini dianggap mengganggu kenyamanan dan keamanan publik. Warga berharap Pemko Batam dan aparat kepolisian mengambil tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pencurian fasilitas publik di Kota Batam cukup marak sejak beberapa waktu terakhir. Tak hanya tutup drainse, bahkan besi sandaran tangan pada bangku di trotoar juga raib digondol maling. Sebelumnya lagi, besi pada halte bus di Sekupang juga lesap digondol pencuri. Warga berharap agar pencuri tersebut segera ditangkap sehingga fasilitas publik tak lagi jadi sasaran pencurian. (*)

Misi Besar Prabowo-Gibran: Menavigasi Transisi Energi Bersih di Tengah Tantangan Global

0
Ilustarsi; Pembangkit Listrik Surya (PLTS). f. dokumentasi ESDM

batampos – Pemerintahan baru Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memulai babak penting dalam sejarah Indonesia. Tantangan besar telah menanti: bagaimana memimpin transisi energi bersih yang adil di tengah tantangan global dan domestik yang semakin berat?

Dalam pidato pelantikannya pada 20 Oktober 2024 lalu, Presiden Prabowo menekankan komitmennya untuk mencapai ketahanan energi melalui pemanfaatan energi terbarukan, sejalan dengan target ambisius Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih (net zero emissions/NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa perjalanan menuju transisi energi ini tidak akan mudah. Dalam lima tahun terakhir, perkembangan energi terbarukan di Indonesia berjalan lamban, sementara investasi sektor ini masih jauh dari harapan. Di tengah ketergantungan yang besar pada batu bara, pemerintahan Prabowo-Gibran dihadapkan pada dilema: bagaimana mempercepat transisi energi tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi?

Arah Kebijakan Energi di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Dalam diskusi bertajuk “Memimpin Perubahan: Transisi Energi dan Emisi Nol Bersih dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran 2025-2029”, sejumlah lembaga terkemuka seperti Climateworks Centre, Institute for Essential Services Reform (IESR), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) berkumpul untuk membahas masa depan energi Indonesia. Acara ini dihadiri oleh para pakar energi dan lingkungan yang memberikan rekomendasi penting untuk percepatan transisi energi bersih di pemerintahan baru ini.

Guntur Sutiyono, Direktur Indonesia Climateworks Centre, menyampaikan sembilan poin rekomendasi utama. Ia menekankan bahwa reformasi kebijakan subsidi energi menjadi salah satu kunci keberhasilan. “Subsidi harus lebih tepat sasaran, terutama untuk masyarakat di daerah terpencil dan rentan,” ujarnya.

Guntur juga menyoroti pentingnya memisahkan peran regulator dan operator energi untuk meningkatkan efisiensi serta mempercepat adopsi energi bersih di seluruh sektor.

 

Target NZE 2060: Tantangan atau Peluang?

Dalam diskusi tersebut, Deon Arinaldo, Manajer Program Transformasi Sistem Energi dari IESR, mengungkapkan bahwa draf terbaru dari Kebijakan Energi Nasional (KEN) menunjukkan penurunan ambisi dalam target transisi energi. Meski pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki ambisi pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, Deon menegaskan bahwa energi terbarukan harus menjadi motor utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Jika energi terbarukan tidak diprioritaskan, kita akan kehilangan peluang besar. Pengembangan sektor ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki daya saing global Indonesia dalam transisi menuju ekonomi hijau,” tambahnya.

Terkait komitmen global, Kuki Soejahmoen, Direktur Eksekutif Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID), menegaskan bahwa Indonesia masih belum cukup jelas dalam menyatakan kontribusinya untuk pencapaian tujuan iklim dunia.

“Kita harus melipatgandakan kapasitas energi terbarukan dan efisiensi energi untuk memastikan kita berkontribusi signifikan terhadap target global,” jelas Kuki.

Data terbaru menunjukkan bahwa realisasi energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia baru mencapai 13,93 persen hingga pertengahan 2024, jauh dari target 19,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa percepatan transisi energi bersih menjadi sangat krusial, terutama jika pemerintah ingin mencapai target NZE pada 2060 atau bahkan lebih cepat.

 

Pentingnya Reformasi Kelembagaan dan Kebijakan Daerah

Reformasi kebijakan di tingkat daerah juga menjadi sorotan dalam diskusi ini. Filda C. Yusgiantoro dari Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menyoroti peran penting Dewan Energi Nasional (DEN) sebagai pusat koordinasi energi nasional.

“DEN harus memastikan bahwa setiap kementerian dan lembaga berjalan selaras dengan visi ketahanan energi nasional, dengan fokus pada transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Selain itu, reformasi di tingkat daerah juga sangat diperlukan. Pemerintah daerah diharapkan dapat membentuk dinas energi khusus di kota/kabupaten atau memperkuat peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dengan alokasi sumber daya yang memadai. Langkah ini diyakini akan mempercepat penerapan transisi energi hingga ke wilayah-wilayah yang lebih terpencil.

Ruddy Gobel dari Centre for Policy Development (CPD) menambahkan bahwa setiap kebijakan transisi energi harus berbasis pada prinsip keadilan sosial. “Transisi energi harus melibatkan masyarakat lokal, dengan mengubah kebijakan subsidi dari yang berbasis komoditas menjadi subsidi langsung untuk rumah tangga miskin dan rentan,” ujar Ruddy. (*)

Atasi Krisis Dokter, Pemkab Anambas Memberdayakan Dokter Magang

0
Sekretaris Dinkes-PPKB Anambas, Islam Malik. f. ihsan

Anambas – Dinas Kesehatan Kabupaten Anambas berupaya memenuhi ketersediaan dokter untuk melayani masyarakat setempat.

Hal ini menyusul isu bahwa dokter enggan mengabdi di daerah perbatasan. Padahal memang benar, bahwa dokter enggan mengabdi.

Dibuktikan dengan awal terbentuk, Kabupaten Anambas selalu membuka lowongan dokter pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Penerimaan Pegawai dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) selalu sepi pelamar.

BACA JUGA: Dokter Kurang Berminat Mengabdi di Perbatasan Meski Pemkab Anambas Banyak Buka Lowongan Kerja

Sekretaris Dinkes Anambas, Islam Malik menegaskan sejauh ini pihaknya telah berkordinasi dengan beberapa universitas untuk mengajak lulusannya berkarir di perbatasan.

“Seperti Universitas Andalas kita sudah hubungi, bahkan sudah turun ke sini,” kata Islam, Selasa, (29/10).

Mendatangkan dokter intership menjadi salah satu terobosan baru untuk memberdayakan dokter dalam melayani pasien.

“Dokter intership itu istilahnya dokter magang. Tetapi dia dalam melayani pasien didampingi dokter senior,” sebut Islam.

Selain itu, pihaknya juga berusaha untuk meningkatkan sejumlah alat kesehatan (alkes) demi memudahkan dokter dalam memeriksa pasien.

“Intinya kita tingkatkan juga alat kesehatan. Biar sama-sama nyaman, dokter nyaman periksa pasien dan pasien nyaman dengan kinerja dokter,” pungkas Islam. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin