Sabtu, 6 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2490

Pelaku Curanmor Ditangkap Sedang Tidur

0
Pelaku Curanmor berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Tebing. F.Polsek Tebing

batampos– Unit Reskrim Polsek Tebing berhasil melakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di Perumahan Gladiola 6, Kecamatan Tebing. Pelaku ditangkap pada saat aedang tidur di dalam sebuah rumah.

Kapolsek Tebing, AKP S BInsar Samosir yang dikonfirmasi batam Pos, Selasa (7/1) mengatakan, pengungkapan dan penangkapan satu orang tersangka tindak pidana Curanmor atas nama Tryasha dilakukan pada Minggu (5/1) pukul 23.00 WIB pada saat tersangka sedang tidur. ”Berdasarkan laporan dari korban pemilik sepeda motor yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BP 5160 SK,” ujarnya.

BACA JUGA: Polsek Bintan Utara Ungkap Kasus Curanmor, Modus Pelaku Berkeliling Cari Motor Lalu Didorong ke Bengkel

Kejadian Curanmor ini, kata Kapolsek, dialami korban atas nama Putri Diana yang melaprokan telah kehilangan sepeda motor Honda Scoopy di teras rumahnya pada Sabtu, 18 Desember 2024. Sepeda motor tersebut diparkir oleh abang korban, Thomas Saputra. Pada saat sepeda motor diparkirkan di teras rumah korban, kunci sepeda motor diletakkan di dalam dashborad.

”Sore hari pada saat Thomas Saputra akan keluar rumah melihat sepeda motor yang diparkir di teras rumah saudah tidak ada lagi. Hal ini diberitahukan kepada adiknya Putri Diana dan kemudian membuat lapioran ke Polsek Tebing. Dengan laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan. Dan, pada Minggu (5/1) anggota mendapatkan informasi bahwa ada yang melihat sepeda motor tersebut berada di sekitar perumahan Gladiola. Kanit Reskrim, Iptu Sukri bersama anggotanya langsung melakukan penyelidikan,” paparnya.

Sampai pada malam hari, kata Kapolsek, diketahui keberadaan pelaku ada di sekitrar lapangan bola Tebing, Kecamatan Tebing. Pukul 23.00 WIB pelaku berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya. Perbuatan tersangka melaakukan Curanmor karena tidak ada pekerjaan dan untuk kebutuhan pribaduinya melakukan pencurian,” ungkap Binsar. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Pelaku Curanmor Ditangkap Sedang Tidur pertama kali tampil pada Kepri.

BPHTB dan PBG Dihapus, Peluang Warga Batam Miliki Rumah Makin Terbuka

0

batampos – Pemerintah pusat berencana menghapus beberapa pungutan yang selama ini menjadi beban masyarakat dalam proses pembelian rumah. Langkah ini diambil untuk mempermudah akses masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dalam memiliki hunian.

Salah satu pungutan yang akan dihapus adalah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sudah tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) yang ditandatangani bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

“BPHTB yang selama ini sebesar 5 persen dari harga jual (dikurangi Nilai Perolehan Objek Tidak Kena Pajak) akan menjadi 0 persen. Ini sangat membantu masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, untuk memiliki rumah,” ujar Maruarar di Komplek Istana Kepresidenan, Selasa (7/1).

Selain BPHTB, pemerintah juga akan menghapus pungutan terkait Persetujuan Bangun Gedung (PBG). PBG adalah perizinan teknis yang diperlukan untuk membangun, memperluas, atau merawat bangunan. Biaya PBG untuk rumah biasanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp12 juta, tergantung pada luas bangunan dan komponen administrasi lainnya.

Langkah ini juga diikuti dengan kebijakan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah dengan harga di bawah Rp2 miliar. Pembebasan PPN akan berlaku selama enam bulan ke depan, sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat kepemilikan rumah bagi masyarakat. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel BPHTB dan PBG Dihapus, Peluang Warga Batam Miliki Rumah Makin Terbuka pertama kali tampil pada Metropolis.

BPHTB dan PBG Dihapus, Peluang Warga Batam Miliki Rumah Makin Terbuka

0

batampos – Pemerintah pusat berencana menghapus beberapa pungutan yang selama ini menjadi beban masyarakat dalam proses pembelian rumah. Langkah ini diambil untuk mempermudah akses masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dalam memiliki hunian.

Salah satu pungutan yang akan dihapus adalah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sudah tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) yang ditandatangani bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

“BPHTB yang selama ini sebesar 5 persen dari harga jual (dikurangi Nilai Perolehan Objek Tidak Kena Pajak) akan menjadi 0 persen. Ini sangat membantu masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, untuk memiliki rumah,” ujar Maruarar di Komplek Istana Kepresidenan, Selasa (7/1).

Selain BPHTB, pemerintah juga akan menghapus pungutan terkait Persetujuan Bangun Gedung (PBG). PBG adalah perizinan teknis yang diperlukan untuk membangun, memperluas, atau merawat bangunan. Biaya PBG untuk rumah biasanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp12 juta, tergantung pada luas bangunan dan komponen administrasi lainnya.

Langkah ini juga diikuti dengan kebijakan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah dengan harga di bawah Rp2 miliar. Pembebasan PPN akan berlaku selama enam bulan ke depan, sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat kepemilikan rumah bagi masyarakat. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel BPHTB dan PBG Dihapus, Peluang Warga Batam Miliki Rumah Makin Terbuka pertama kali tampil pada Metropolis.

Zudan Arif Dilantik Sebagai Kepala BKN

0
Zudan Arif Fakrulloh

batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah (PANRB) Rini Widyantini resmi melantik Zudan Arif Fakrulloh sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Jakarta, Selasa (07/01/2025). Sejumlah pekerjaan rumah atau PR besar menanti Zudan dengan tanggung jawabnya yang baru, dalam memperbaiki serta transformasi manajemen aparatur sipil negara (ASN).

“UU ASN telah mengamanatkan arah transformasi manajemen ASN ke depan. Saya mengharapkan agar sinergi, kolaborasi dan kerja bersama yang selama ini telah terbangun dengan sangat baik, agar terus ditingkatkan,” ungkap Rini dalam sambutannya.

Kolaborasi yang baik bersama instansi paguyuban PANRB, yakni BKN, LAN, dan ANRI, menjadi poin yang ditekankan Rini. Menurutnya outcome tidak bisa tercapai tanpa kolaborasi yang kuat.

PR pertama yang dijelaskan Rini kepada Zudan adalah memperkuat sistem merit. BKN harus bisa pastikan rekrutmen, penempatan, dan promosi ASN dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Kedua, yakni pembinaan manajemen ASN. “Laksanakan pengawasan, pembinaan, dan penyempurnaan sistem manajemen ASN,” tegas Rini.

Ketiga adalah penilaian kompetensi ASN. Rini berharap Zudan dan jajaran BKN bisa memastikan pelaksanaan asesmen bagi ASN dapat menilai dan mengembangkan kompetensi ASN secara profesional serta objektif.

Pesan terakhir adalah, BKN diharapkan menciptakan budaya pelayanan publik yang prima. BKN sebaiknya mampu meningkatkan pelayanannya kepada ASN dengan penerapan teknologi. “Pastikan bahwa pelayanan kepegawaian kepada ASN dilakukan secara profesional, efisien, dan berbasis teknologi serta data yang semakin baik dan akurat,” ujar Rini.

Zudan bukan sosok baru dalam bidang birokrasi. Ia sempat menjabat sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sejak 1 Juli 2015 hingga 15 Maret 2023.

Ia juga menjadi Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan sejak 15 Maret 2023. Menteri Dalam Negeri juga pernah mempercayakan Zudan menjadi Penjabat Gubernur Gorontalo dan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.

Kini, Zudan menggantikan posisi Haryomo Dwi Putranto yang sebelumnya menjabat Plt. Kepala BKN. “Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momen penting untuk melanjutkan transformasi ini,” pungkas Rini. (*)

Artikel Zudan Arif Dilantik Sebagai Kepala BKN pertama kali tampil pada News.

NETA Pastikan Mobil Listrik Aman di Jalur Laut

0

batampos – Mobil listrik kini semakin diminati masyarakat, tidak hanya untuk perjalanan dalam kota, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh hingga lintas pulau. Di tengah meningkatnya popularitas kendaraan listrik, muncul kekhawatiran akan risiko kebakaran saat mobil listrik berada di atas kapal laut. Menjawab hal ini, PT NETA Auto Indonesia (NETA) memastikan bahwa mobil listrik produksinya aman untuk segala jenis perjalanan, termasuk pengangkutan melalui jalur laut.

Mobil Listrik NETA Terbukti Aman di Kapal Laut
Fajrul Ilhami, External Affairs and Product Director PT NETA Auto Indonesia, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak pernah terjadi insiden kebakaran pada mobil listrik NETA yang dikirim melalui jalur laut. Semua unit NETA yang diproduksi di Tiongkok dalam kondisi Completely Built-Up (CBU) dan didistribusikan ke pasar global, termasuk Indonesia, telah melalui pengangkutan laut tanpa masalah.

“Seluruh unit mobil listrik NETA yang dikirim dari Tiongkok ke Indonesia menggunakan kapal laut terbukti aman. Hal ini menunjukkan bahwa mobil kami juga sangat aman untuk perjalanan lintas pulau menggunakan kapal ferry atau transportasi laut lainnya. Pengguna tidak perlu khawatir dan dapat bepergian dengan aman dan nyaman,” ungkap Fajrul.

Pengalaman Perjalanan Lintas Pulau: Jakarta-Mandalika
Keamanan mobil listrik NETA di jalur laut tidak hanya dibuktikan melalui distribusi antarnegara, tetapi juga dalam kegiatan nyata. Dalam acara PLN Icon Plus EV Journey tahun 2024, NETA sukses menyelesaikan perjalanan dari Jakarta ke Mandalika, yang melibatkan beberapa penyeberangan laut.

Januar Eka Sapta, After Sales Senior Manager PT NETA Auto Indonesia, menjelaskan bahwa perjalanan tersebut melibatkan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang (Jawa Timur) menuju Gilimanuk (Bali) dan dari Padang Bai (Bali) menuju Lembar (Lombok). “Selama perjalanan ini, mobil listrik NETA berada di atas kapal ferry dalam kondisi aman tanpa insiden. Ini membuktikan bahwa mobil kami dirancang dengan standar keamanan yang tinggi,” kata Januar.

Komitmen NETA: Rasa Aman dan Nyaman untuk Pengguna
Selain memastikan keamanan kendaraan, NETA juga berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan. Layanan Roadside Assistance dan Customer Service 24 jam tersedia untuk membantu pengguna kapan saja. NETA juga membagikan sejumlah tips penting bagi pengguna yang ingin bepergian dengan mobil listrik melalui jalur laut:

1. Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Perjalanan
Pastikan baterai terisi penuh, karena fasilitas pengisian daya biasanya tidak tersedia di kapal laut. Periksa juga kondisi kendaraan, termasuk mesin, tekanan ban, dan komponen penting lainnya.

2. Matikan Mesin dan Aktifkan Rem Parkir
Saat mobil diparkir di kapal, pastikan mesin dalam keadaan mati dan rem parkir aktif untuk mencegah pergerakan selama pelayaran.

3. Ikuti Prosedur dan Petunjuk Kapal
Patuhi semua arahan petugas kapal mengenai pengaturan parkir dan langkah-langkah keselamatan untuk menghindari risiko selama perjalanan. (*)

Artikel NETA Pastikan Mobil Listrik Aman di Jalur Laut pertama kali tampil pada Lifestyle.

Warga Tembesi Tower Akhirnya muali Digusur

0
Suasana saat penggusuran di Tembesi Towwr. F.azis

batampos– Penertiban bangunan di kawasan Tembesi Tower, Sagulung, Batam, akhirnya dilakukan pada Rabu (8/1). Proses penggusuran ini melibatkan Tim Terpadu Kota Batam, dengan dukungan beberapa unit ekskavator, untuk merelokasi ratusan warga yang telah menempati lahan seluas 12 hektare tersebut. Lahan tersebut diketahui telah dialokasikan kepada PT Tanjung Piayu Makmur (TPM)

Sebanyak 1.400 personel gabungan dari Satpol PP, Kepolisian, Ditpam BP Batam, dan TNI dikerahkan untuk memastikan proses berjalan lancar.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, mengungkapkan bahwa proses pengosongan bangunan ditargetkan selesai dalam satu hingga dua hari.

BACA JUGA: Tim Terpadu Kota Batam Berikan Surat Peringatan Pembongkaran kepada Warga Tembesi Tower

“Kami berusaha humanis dalam penertiban ini. Petugas membantu warga mengeluarkan barang-barang dari rumah mereka,” ujar Imam.

Sebanyak 310 bangunan ditertibkan, namun sebagian warga sudah terlebih dahulu memindahkan barang-barangnya. Imam menjelaskan bahwa rencana relokasi ini telah berlangsung selama lebih dari dua tahun.

“Pihak pengembang telah menyediakan lokasi relokasi di Tanjung Piayu, Sei Beduk, untuk menampung warga yang terdampak,” katadia.

Di sisi lain, beberapa warga tetap bertahan di lokasi. Ketua RW 16 Tembesi Tower, Fahrudin, menegaskan bahwa warga memiliki dasar legalitas yang kuat, seperti SK Walikota, izin prinsip, dan surat dari Ombudsman yang melarang pembongkaran.

“Warga sebenarnya siap untuk direlokasi demi kepentingan bersama. Namun, komunikasi dengan pihak terkait sangat singkat. Malam sebelumnya kami bernegosiasi, tetapi pagi harinya langsung diminta pindah tanpa lokasi sementara yang jelas. Kami hanya meminta waktu untuk mempersiapkan barang-barang kami,” kata Fahrudin.

Ia juga menyebutkan bahwa proses hukum terkait sengketa lahan ini masih berlangsung di PTUN. Warga berharap agar pemerintah menghormati proses tersebut hingga ada keputusan inkrah dari pengadilan.

Warga mempertanyakan urgensi penertiban yang dilakukan secara paksa, mengingat sebagian dari mereka sudah bersedia untuk relokasi. Mereka juga menyesalkan minimnya waktu untuk persiapan.

“Surat peringatan ketiga (SP3) baru diberikan dua minggu lalu. Kami berharap penertiban ini tidak dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat masih ada warga yang belum mendapatkan solusi relokasi,” kata Fahrudin. (*)

Reporter: Azis

Artikel Warga Tembesi Tower Akhirnya muali Digusur pertama kali tampil pada Metropolis.

Mitsubishi Motors Pamerkan Modifikasi Futuristik Triton dan Outlander di Tokyo Auto Salon 2025

0

batampos – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) siap mencuri perhatian di Tokyo Auto Salon 2025, salah satu ajang pameran modifikasi otomotif terbesar di dunia, yang akan digelar pada 10–12 Januari di Makuhari Messe, Chiba, Jepang. MMC akan memamerkan delapan kendaraan, dengan fokus utama pada beragam versi modifikasi Mitsubishi Triton, serta model konsep Outlander PHEV yang terinspirasi dari serial video game Metal Gear Solid.

Deretan Triton Modifikasi yang Memukau

Mitsubishi Motors menampilkan inovasi kreatif pada Triton, sebuah pikap serbaguna yang telah dimodifikasi untuk beragam kebutuhan:

1. Triton Hiromi
Karya brand ambassador Mitsubishi Motors, Hiromi, yang menampilkan Triton dalam gaya urban futuristik. Dengan desain lebih rendah mendekati tanah, roda berdiameter besar, dan lapisan matte metalik, mobil ini memancarkan kesan mewah dan modern, cocok untuk lingkungan perkotaan.

2. Triton Pemenang Kontes Modifikasi
Model ini merupakan hasil dari kontes modifikasi Triton di Jepang. Karya ini memperlihatkan kreativitas tinggi para penggemar dalam mengubah Triton menjadi kendaraan yang unik dan penuh gaya.

3. Triton Event dengan Stan DJ
Hasil kolaborasi dengan Red Bull Japan, model ini dirancang sebagai pusat hiburan. Bak kargo Triton dilengkapi dengan stan DJ, memungkinkan pertunjukan musik langsung untuk memeriahkan acara dansa dan aktivitas lainnya.

Outlander PHEV Bertema Metal Gear Solid

Tidak hanya Triton, Outlander PHEV yang baru diperbarui pada Oktober 2024 hadir dengan konsep Night Seeker. Mobil ini dirancang dengan elemen futuristik yang terinspirasi dari serial video game populer Metal Gear Solid. Konsep ini menggambarkan ketangguhan Outlander sebagai SUV plug-in hybrid yang mampu menaklukkan segala medan, selaras dengan tema aksi siluman dari video game tersebut.

Delica D:5 dan Mini: Mobil Petualangan Andal

Mitsubishi Motors juga membawa modifikasi menarik dari lini Delica, yang menonjolkan kemampuannya di medan berat:

• Delica D:5 Black Edition Active Seeker
Mobil ini menampilkan warna gunmetal matte dengan aksen hijau bersaturasi rendah, dilengkapi grafis peta topografi daerah Tokachi, Hokkaido. Desain ini menginspirasi petualangan dan eksplorasi di berbagai medan ekstrem.

• Mobil Pendukung Delica di AXCR 2024
Kendaraan ini dilengkapi suspensi yang dapat diangkat, ban off-road, dan pelindung mesin untuk menunjang performa di medan berat. Selama Asia Cross Country Rally 2024, mobil ini sukses mendukung tim Mitsubishi Ralliart melintasi jalur reli sejauh lebih dari 2.000 km.

• Delica Mini di AXCR 2024
Kei-car ini, meski kecil, mampu menyelesaikan jalur reli berat dengan modifikasi suspensi dan ban segala medan. Kekuatan Delica Mini membuktikan kemampuan Mitsubishi di berbagai segmen kendaraan.

Triton Reli di AXCR 2024: Unggul di Kecepatan dan Ketangguhan

Untuk ajang reli AXCR 2024, Triton yang telah dimodifikasi sesuai standar FIA Group T1 tampil dengan peningkatan performa tenaga dan suspensi. Dengan tapak yang lebih lebar serta sistem pegas belakang empat tautan, Triton berhasil menjaga keseimbangan di medan berat sekaligus bersaing di lintasan berkecepatan tinggi.

Komitmen Mitsubishi Motors pada Inovasi dan Elektrifikasi

Sebagai anggota Aliansi Renault-Nissan, Mitsubishi Motors terus menjadi pemimpin inovasi dalam segmen SUV, pikap, dan kendaraan listrik. Dengan target menjadikan 100% penjualan berasal dari kendaraan listrik pada tahun 2035, Mitsubishi Motors tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga kontribusi terhadap lingkungan melalui pengembangan kendaraan ramah lingkungan. (*)

Artikel Mitsubishi Motors Pamerkan Modifikasi Futuristik Triton dan Outlander di Tokyo Auto Salon 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ratusan Peserta PPPK Masuk Daftar Tunggu MCU di RSUD Bintan

0

batampos– Ratusan peserta yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bintan masuk daftar tunggu untuk pemeriksaan medical check up (MCU) di RSUD Bintan.

“Pemeriksaan medical check up peserta PPPK sudah dimulai sejak 6 Januari. Hingga 20 Januari nanti, sudah ada sekitar 700 sampai 800 peserta PPPK masuk daftar tunggu,” kata Direktur RSUD Bintan, dr Toni Masruri.

Peserta PPPK mengunggu di lorong sebelum dipanggil untuk pemeriksaan kesehatan kejiwaan di RSUD Bintan yang berada di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Dia mengatakan, agar pelayanan kesehatan pasien umum tidak berbenturan, pihak rumah sakit menjadwalkan terpisah pemeriksaan medical check up peserta PPPK.

“Kita ada membagikan link sejak Jumat kemarin ke BKPSDM, jadi peserta mendaftar lewat link dan dibatasi 70 orang per hari yang dilayani,” katanya.

BACA JUGA:  Surati Pemerintah Pusat Perjuangkan Nasib Ratusan Honorer Tak Lulus PPPK

“Dan, peserta yang sudah mendaftar melalui link, tidak perlu khawatir karena akan dilayani sesuai jadwal,” tambahnya.

Terkait tarif medical check up, peserta dikenakan tarif sekitar Rp 768 ribu per orang.

“Bisa bayar tunai dan nontunai,” ujarnya.

Dia menjelaskan, peserta akan menjalani pemeriksaan jasmani dan rohani, diantaranya pengambilan darah dan rontgen, pemeriksaan jantung dan mata serta pemeriksaan kejiwaan.

“Pemeriksaan kesehatan peserta PPPK melibatkan 7 dokter spesialis,” pungkas Toni.

Peserta PPPK yang ikut dalam pemeriksaan medical check up, Meivani Elisa menyampaikan, pelayanan medical check up yang dilakukan rumah sakit sudah baik.

“Tapi kita harus bersabar, karena peserta yang mau medical check up, banyak,” ujarnya.

Dia mengaku tidak menemukan kendala dan sudah menjalani tes mulai pengambilan darah dan urine, kemudian rontgen, kejiwaan dan jantung.

“Setelah hasilnya keluar, kita baru ketemu dengan dokternya,” katanya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Ratusan Peserta PPPK Masuk Daftar Tunggu MCU di RSUD Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Iman: Jabatan Ex-Officio Kepala BP Batam Masih Diperlukan

0
Ketua DPRD Kepri H Iman Sutiawan

batampos-Ketua DPRD Kepri H Iman Sutiawan menegaskan bahwa jabatan Ex-Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam masih sangat diperlukan. Namun, ke depan perlu diperkuat lagi struktur di bawahnya untuk mewujudkan visi misi BP Batam dan kemajuan daerah.

“Selalu Ketua DPRD Kepri, menurut saya masih diperlukan. Wali Kota Batam yang menjadi Ex-Officio Kepala BP Batam sangat perlu. Plus dan minus selama empat tahun terakhir pada kepemimpinan BP Batam bukan alasan untuk dipisahkan seperti sebelumnya,” kata Iman Sutiawan di Telaga Punggur, Kota Batam, Rabu (8/1).

BACA JUGA: Wali Kota Batam Ex Officio Kepala BP Batam, Anggota DPR RI: Sudah Tepat

Iman memang mengikuti perkembangan dan polemik di masyarakat soal kepemimpinan BP Batam ke depan. Apalagi, kepengurusan yang mengacu Peraturan Pemerintah Tahun 2019, bahwa Kepala BP Batam yang dijabat oleh Ex-Offico berakhir Februari 2024.

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra Kepri ini, sistem dan regulasi yang diatur dalam PP 62 Tahun 2019 itu sudah sangat baik. Hanya pelaksanaannya saja yang belum sesuai. Terutama pelaksana di bawah Kepala BP Batam.

“Perlu diperkuat dengan pelaksana di bawahnya. Mereka harus orang-orang yang mengerti dan memahami visi BP Batam,” kata lelaki kelahiran Pulau Kasu ini.

Selain itu, Iman juga ingin agar fungsi pengawasan ikut diperkuat. Kalau selama ini Dewan Pengawas lebih banyak dari Pusat, ke depan, perlu melibatkan unsur dan masyarakat lokal untuk pengawasan.

Pentingnya melibatkan unsur lokal, kata Iman, ikut memperkuat kontrol. Dengan demikian, jika ada keluhan-keluhan dari masyarakat bisa segera ditanggapi dan didapatkan solusinya dengan cepat.

Iman menyebutkan, perlunya Wali Kota Batam sebagai Ex-Officio BP Batam akan disampaikannya ke Pemerintah Pusat. Termasuk untuk penguatan struktur di bawah Kepala BP Batam.

“Kami yakin Bapak Presiden Prabowo memberi perhatian dan konsen untuk ini. Karena Batam menjadi salah satu tempat investasi terbaik di Indonesia,” kata Iman.

Iman pun melihat, ke depan, akan semakin banyak investor yang siap berinvestasi di Batam. Gairah investasi yang besar ini, kata Iman harus dijaga dan ditangkap.

“Tentu dengan memberi kepastian peraturan yang berlaku,” kata Iman. (*)

Artikel Iman: Jabatan Ex-Officio Kepala BP Batam Masih Diperlukan pertama kali tampil pada Metropolis.

Iman: Jabatan Ex-Officio Kepala BP Batam Masih Diperlukan

0
Ketua DPRD Kepri H Iman Sutiawan

batampos-Ketua DPRD Kepri H Iman Sutiawan menegaskan bahwa jabatan Ex-Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam masih sangat diperlukan. Namun, ke depan perlu diperkuat lagi struktur di bawahnya untuk mewujudkan visi misi BP Batam dan kemajuan daerah.

“Selalu Ketua DPRD Kepri, menurut saya masih diperlukan. Wali Kota Batam yang menjadi Ex-Officio Kepala BP Batam sangat perlu. Plus dan minus selama empat tahun terakhir pada kepemimpinan BP Batam bukan alasan untuk dipisahkan seperti sebelumnya,” kata Iman Sutiawan di Telaga Punggur, Kota Batam, Rabu (8/1).

BACA JUGA: Wali Kota Batam Ex Officio Kepala BP Batam, Anggota DPR RI: Sudah Tepat

Iman memang mengikuti perkembangan dan polemik di masyarakat soal kepemimpinan BP Batam ke depan. Apalagi, kepengurusan yang mengacu Peraturan Pemerintah Tahun 2019, bahwa Kepala BP Batam yang dijabat oleh Ex-Offico berakhir Februari 2024.

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra Kepri ini, sistem dan regulasi yang diatur dalam PP 62 Tahun 2019 itu sudah sangat baik. Hanya pelaksanaannya saja yang belum sesuai. Terutama pelaksana di bawah Kepala BP Batam.

“Perlu diperkuat dengan pelaksana di bawahnya. Mereka harus orang-orang yang mengerti dan memahami visi BP Batam,” kata lelaki kelahiran Pulau Kasu ini.

Selain itu, Iman juga ingin agar fungsi pengawasan ikut diperkuat. Kalau selama ini Dewan Pengawas lebih banyak dari Pusat, ke depan, perlu melibatkan unsur dan masyarakat lokal untuk pengawasan.

Pentingnya melibatkan unsur lokal, kata Iman, ikut memperkuat kontrol. Dengan demikian, jika ada keluhan-keluhan dari masyarakat bisa segera ditanggapi dan didapatkan solusinya dengan cepat.

Iman menyebutkan, perlunya Wali Kota Batam sebagai Ex-Officio BP Batam akan disampaikannya ke Pemerintah Pusat. Termasuk untuk penguatan struktur di bawah Kepala BP Batam.

“Kami yakin Bapak Presiden Prabowo memberi perhatian dan konsen untuk ini. Karena Batam menjadi salah satu tempat investasi terbaik di Indonesia,” kata Iman.

Iman pun melihat, ke depan, akan semakin banyak investor yang siap berinvestasi di Batam. Gairah investasi yang besar ini, kata Iman harus dijaga dan ditangkap.

“Tentu dengan memberi kepastian peraturan yang berlaku,” kata Iman. (*)

Artikel Iman: Jabatan Ex-Officio Kepala BP Batam Masih Diperlukan pertama kali tampil pada Metropolis.