Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 252

Mutasi Polres Bintan: AKP Surya Jadi Kasat Intelkam, AKP Jul Ilham Kapolsek Bintan Utara

0
Pejabat baru Polres Bintan saat diambil sumpah dalam upacara serah terima jabatan di Mapolres Bintan. F. H.P Bako untuk Batam Pos.

batampos – Polres Bintan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres, Kasat Intelkam, dan Kapolsek Bintan Utara, Rabu (13/5). Sejumlah pejabat resmi berganti dalam rotasi jabatan di lingkungan kepolisian tersebut.

Dalam sertijab itu, Kompol Ahmad Rudi Prasetyo resmi menjabat Wakapolres Bintan menggantikan Kompol Heri Sujati. Sebelumnya, Ahmad Rudi menjabat Wakapolres Natuna dan terakhir bertugas di SPN Polda Kepri. Sementara Kompol Heri Sujati mendapat penugasan baru sebagai Wakapolres Karimun.

Pergantian juga terjadi pada jabatan Kasat Intelkam Polres Bintan. AKP Surya kini dipercaya mengisi posisi tersebut menggantikan AKP Ridwan Saleh. AKP Surya sebelumnya menjabat Wakapolsek Bintan Timur, sedangkan AKP Ridwan Saleh dimutasi ke Direktorat Intelkam Polda Kepri.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Bintan Utara kini dijabat AKP Jul Ilham, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Bintan Utara. Ia naik menggantikan Kompol Nurman yang dipindahkan menjadi Kepala SPKT Polda Kepri.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas. Ia juga meminta pejabat baru segera beradaptasi dengan dinamika wilayah hukum Polres Bintan.

“Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” tegas Argya.

Ia menekankan pentingnya soliditas internal untuk memperkuat pelayanan publik. Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya bisa dijaga melalui kerja yang profesional, transparan, dan responsif terhadap setiap laporan.

Argya berharap rotasi jabatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kinerja serta meningkatkan pelayanan kepolisian dan menjaga situasi kamtibmas di wilayah Bintan. (*)

Artikel Mutasi Polres Bintan: AKP Surya Jadi Kasat Intelkam, AKP Jul Ilham Kapolsek Bintan Utara pertama kali tampil pada Kepri.

Prabowo Sebut Bulan Depan Negara Terima Rp49 Triliun, Berasal dari Uang Koruptor di Rekening Bank

0
Presiden Prabowo Subianto. F Istimewa

batampos – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, negara akan menerima tambahan sekitar Rp49 triliun pada bulan depan yang berasal dari uang-uang koruptor yang tidak diurus dalam rekening-rekening bank.

“Jadi bulan depan kurang lebih akan ada Rp49 triliun,” kata Prabowo dalam sambutannya pada acara penyerahan hasil penertiban berupa denda administrasi dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp10,27 triliun di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu.

Presiden mengatakan dirinya memperoleh laporan mengenai rencana penyerahan sekitar Rp11 triliun kepada negara pada bulan depan.

Selain itu, terdapat pula sekitar Rp39 triliun dana yang disebut berasal dari uang-uang tidak jelas milik koruptor atau pelaku kriminal yang sudah lama tidak diurus.

Presiden menyebut dana tersebut berada di rekening-rekening yang tidak jelas kepemilikannya dan sudah diumumkan selama satu tahun, namun tidak ada pihak yang mengambil atau mengurusnya.

Prabowo mengatakan dana yang tidak diurus tersebut kemudian dipindahkan untuk kepentingan rakyat.

“Mungkin dia banyak istri muda atau peliharaan-peliharaan. Jadi istri-istrinya, ahli warisnya tidak tahu bahwa dia punya uang di bank-bank tersebut sudah sekian tahun tidak diurus ya. Saya katakan kamu sudah sekian tahun tidak diurus dan sudah satu tahun kita umumkan-umumkan tidak ada yang datang. Ya sudah pindahin untuk rakyat,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atas upaya penyelamatan keuangan negara.

Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penertiban berupa denda administrasi dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp10,27 triliun di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu.

Penyerahan tersebut merupakan hasil penagihan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara tahun 2026 senilai Rp10.270.051.886.464. Tumpukan uang triliunan rupiah itu turut dipajang dalam acara penyerahan tersebut.

Di hadapan Presiden Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Wakil Ketua I Pengarah Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menyerahkan secara simbolis nominal tersebut kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam kesempatan tersebut turut dilakukan penyerahan aset negara berupa kawasan taman nasional hasil penguasaan kembali oleh Satgas PKH seluas 2.373.171,75 hektar dari Jaksa Agung kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Selain itu, diserahkan pula perkebunan kelapa sawit tahap tujuh hasil penguasaan kembali Satgas PKH seluas 2.373.171,75 hektar dari Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan, yang kemudian dilanjutkan kepada CEO Danantara Dony Oskaria dan diteruskan kepada Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku bangga menyaksikan penyerahan hasil denda administratif. Menurut Presiden, uang Rp10 triliun merupakan bukti yang harus dilihat oleh rakyat Indonesia.

Dengan uang tersebut, pemerintah bisa menyelesaikan renovasi sebanyak 5.000 puskesmas melalui dana Rp10 triliun.(*)

Artikel Prabowo Sebut Bulan Depan Negara Terima Rp49 Triliun, Berasal dari Uang Koruptor di Rekening Bank pertama kali tampil pada News.

‎LAM Batam Usulkan 24 Nama Simpang dan Bundaran Diganti Bernuansa Melayu

0
LAM Batam mendorong Pemko Batam untuk merapikan nama-nama jalan dan sejenisnya dengan nama yang mencerminkan sejarah maupun tokoh Melayu. (inzet) YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin / Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos
batampos – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam mengusulkan pergantian nama 24 simpang dan bundaran di berbagai wilayah Kota Batam kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

‎Usulan tersebut dilakukan agar identitas ruang publik di Batam lebih mencerminkan budaya dan sejarah Melayu sebagai jati diri daerah.

‎Ketua LAM Kota Batam, Raja Muhammad Amin, mengatakan pergantian nama difokuskan pada sejumlah simpang dan bundaran yang dinilai paling mendesak untuk diubah, terutama nama-nama yang selama ini berkembang di masyarakat namun dianggap kurang pantas dan tidak mencerminkan budaya Melayu.

‎“Banyak nama simpang yang diberi masyarakat dengan nama-nama yang kurang baik. Seperti simpang di Bengkong atau Aljabar itu dikenal dengan sebutan Simpang Pant*k,” ujar Raja kepada Batam Pos, Rabu (13/5).

‎Menurutnya, istilah tersebut kemungkinan muncul dari kebiasaan masyarakat atau situasi lalu lintas di kawasan itu yang semrawut hingga memicu pengendara saling memaki menggunakan kata-kata kasar.

‎“Mungkin karena kondisi lalu lintasnya semrawut, pengendara saling maki. Akhirnya nama itu melekat. Itu tidak baik dan tidak bagus. Maka kita usulkan diganti dengan nama yang sesuai budaya Melayu,” katanya.

‎Untuk kawasan Bengkong tersebut, LAM Batam mengusulkan nama baru yakni Simpang Junjung Budaya.

‎Raja menjelaskan nama itu dipilih karena dianggap memiliki makna luas, bukan hanya soal budaya Melayu, tetapi juga budaya tertib dalam kehidupan sosial termasuk budaya berlalu lintas.

‎“Budaya itu juga berkaitan dengan budaya lalu lintas. Junjung budaya itu maknanya semua budaya kita dijunjung. Melayu sebagai payung negeri dan budaya lain ikut bersama menjaga,” ujarnya.

‎Usulkan Nama Tokoh Melayu dan Warisan Budaya

‎Selain mengganti nama yang dianggap kurang pantas, LAM Batam juga mengusulkan sejumlah nama tokoh sejarah Melayu Kepulauan Riau hingga tokoh Batam untuk dijadikan identitas simpang dan bundaran.

‎Simpang Frengky misalnya diusulkan berubah menjadi Simpang Opu Daeng Celak, sedangkan Simpang Kara diusulkan menjadi Simpang Raja Idris Bin Raja Haji Fisabilillah.

‎Kemudian Simpang KDA diusulkan menjadi Simpang Opu Daeng Kamboja, sementara Bundaran BP Batam diusulkan memakai nama Bundaran Raja Ali Bin Raja Ja’far Yang Dipertuan Muda VIII.

‎Tak hanya tokoh sejarah, unsur warisan budaya Melayu juga dimasukkan dalam usulan tersebut. Simpang KBC misalnya diusulkan menjadi Simpang Mahkota Alam, sedangkan Simpang Planet Holiday Hotel diusulkan menjadi Simpang Tebing Laksamana.

‎Nuansa sejarah Melayu juga tampak dalam usulan nama bundaran di sejumlah kawasan strategis Batam.
‎Di antaranya Bundaran Sultan Abdul Rahman Muazamsyah II di kawasan Punggur, Bundaran Raja Haji Abdullah di sekitar Asrama Haji, hingga Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan di kawasan Nongsa dekat bandara.

‎Nama Mantan Wali Kota Batam Juga Diabadikan

‎LAM Batam juga mengusulkan nama sejumlah mantan tokoh dan wali kota Batam yang telah wafat untuk diabadikan menjadi nama simpang.

‎Simpang Indomobil misalnya diusulkan menjadi Simpang H Raja Usman Deraman, sedangkan Simpang Nagoya atau Mandiri HUB Batam diusulkan menjadi Simpang H Raja Abdul Aziz.

‎Selain itu, sejumlah tokoh Melayu Kepri kontemporer turut diusulkan menjadi nama simpang jalan, seperti Simpang Dato’ H Machmur Ismail di kawasan Baloi, Simpang Dato’ H Imran AZ di kawasan Windsor, hingga Simpang Dato’ H Nyat Kadir di wilayah Tiban.

‎Nama terakhir merupakan mantan Wali Kota Batam yang dinilai memiliki jasa besar dalam pembangunan kota.
‎Sudah Diajukan ke Pemko dan BP Batam
‎Raja Muhammad Amin mengatakan usulan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam.

‎Menurutnya, perubahan nama simpang dan bundaran memerlukan sinergi antara LAM, Pemko Batam dan BP Batam karena menyangkut kawasan infrastruktur kota.

‎“Kalau simpang, bundaran atau infrastruktur itu bukan hanya Pemko, tapi juga ada peran BP Batam. Jadi ini kombinasi antara LAM, Pemko dan BP Batam,” katanya.

‎Ia berharap usulan tersebut bisa segera dibahas dan direalisasikan, terlebih Wali Kota Batam saat ini, Amsakar Achmad, juga merupakan Ketua Dewan Kehormatan LAM Batam.

‎Tidak hanya nama, LAM Batam juga turut melampirkan desain konsep tugu dan ornamen untuk beberapa simpang dan bundaran yang diusulkan.

‎Meski demikian, LAM tetap membuka ruang bagi Pemko Batam maupun BP Batam, termasuk Dinas Perhubungan dan Deputi Infrastruktur, apabila ingin melakukan penyesuaian desain.

‎“Silakan kalau mau didesain ulang. Itu kan versi LAM. Tapi tetap harus melibatkan LAM supaya tidak keluar dari unsur budaya Melayu,” harap Raja.(*)

Artikel ‎LAM Batam Usulkan 24 Nama Simpang dan Bundaran Diganti Bernuansa Melayu pertama kali tampil pada Metropolis.

Rezvani Fortress, Pikap Taktis Super Sangar Siap Tantang Medan Ekstrem

0
Teaser Rezvani Fortress memperlihatkan desain truk off-road bergaya militer dengan tampilan agresif dan fitur keamanan ekstrem. Sumber gambar: x.com/CarFlowJP.

batampos – Produsen otomotif asal Amerika Serikat, Rezvani, kembali menarik perhatian publik setelah merilis teaser kendaraan terbarunya bernama Rezvani Fortress.

Mobil ini disebut sebagai ultimate tactical off-road truck atau truk off-road taktis paling ekstrem yang pernah dibuat perusahaan tersebut.

Rezvani Fortress dijadwalkan meluncur secara resmi pada Juni 2026. Melalui teaser yang dibagikan, kendaraan tampil dengan desain agresif bergaya militer lengkap dengan garis bodi tajam khas produk-produk Rezvani.

Sejumlah pengamat otomotif menduga Fortress dibangun menggunakan basis Ford F-150 Raptor R. Meski begitu, pihak perusahaan hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait platform kendaraan yang digunakan.

Di sektor performa, Fortress disebut bakal mengusung mesin V8 supercharged 5,2 liter dengan tenaga mencapai 850 horsepower. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem penggerak empat roda yang dirancang khusus untuk melibas medan ekstrem.

Tak hanya mengandalkan tenaga besar, Rezvani juga menyematkan berbagai fitur keamanan ala kendaraan militer. Fortress dikabarkan dapat dibekali armor komposit ringan, smoke-screen system, handle pintu elektrik anti-serangan, hingga paket perlindungan darurat khusus.

“Fortress dibuat untuk menghadirkan kombinasi performa ekstrem, keamanan tinggi, dan utilitas pikap modern dalam satu kendaraan,” ujar Pendiri Rezvani, Ferris Rezvani, dikutip dari Milled, Rabu (13/5).

Rezvani Fortress akan diproduksi sangat terbatas, yakni hanya 100 unit di seluruh dunia. Harga kendaraan diperkirakan menembus lebih dari USD 200 ribu atau sekitar Rp3,2 miliar sebelum tambahan opsi personalisasi.

Perusahaan juga telah membuka reservasi awal bagi konsumen yang tertarik memiliki kendaraan tersebut dengan deposit refundable sebesar USD 500.(*)

Artikel Rezvani Fortress, Pikap Taktis Super Sangar Siap Tantang Medan Ekstrem pertama kali tampil pada Lifestyle.

2,37 Juta Hektare Hutan Diserahkan ke Negara, Satgas PKH Sebut Sebagian Besar dari Sektor Perkebunan Sawit

0
Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan arahan kepada jajarannya. (Puspenkum Kejagung).

batampos – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali, ke negara.

Penyerahan tahap ketujuh ini dilaksanakan secara estafet dari Satgas PKH kepada Kementerian Keuangan yang dilanjutkan kepada BPI Danantara dan PT Agrinas Palma Nusantara, dengan disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu.

Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH dalam paparannya menjelaskan bahwa sejak dibentuknya pada Februari 2025 hingga hari ini, satgas telah berhasil menguasai kembali sejumlah lahan kawasan hutan dari sektor perkebunan sawit dan sektor pertambangan.

Dari sektor perkebunan sawit, satgas telah berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas 5.889.141,31 hektare. Sementara itu, dari sektor pertambangan, luas kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali sebesar 12.371,58 hektare.

Dari total penguasaan kembali tersebut, pada hari ini satgas menyerahkan kembali lahan kawasan hutan tahap yang ketujuh seluas 2.373.171,75 hektare.

“Satgas PKH hari ini akan menyerahkan kembali lahan kawasan hutan kepada kementerian/lembaga terkait dari Satgas PKH ke Kementerian Keuangan, selanjutnya ke BP Investasi Danantara, kemudian diserahkan ke PT Agrinas Palma Nusantara,” ucapnya.

Ia merinci, jutaan hektare lahan tersebut terdiri atas pencabutan izin konsesi seluas 733.180,200 hektar dari 29 subjek hukum. Lalu, pencabutan perizinan berusaha pemanfaatan hutan seluas 1.045.219 hektare dari 22 subjek hukum.

Kemudian, pelanggaran sawit dan kawasan hutan tanaman industri seluas 420.472,2 hektare dari 159 subjek hukum. Terakhir, kewajiban plasma seluas 192.300,32 hektare dari 106 subjek hukum.

“Apabila diakumulasikan pada tahap ketujuh, PT Agrinas Palma Nusantara telah menerima penyerahan lahan kawasan hutan hasil penguasaan kembali Satgas PKH seluas 4.120.915,75 hektare,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, pemimpin Korps Adhyaksa itu mengatakan bahwa penyerahan kembali kawasan hutan ini bertujuan untuk mewujudkan cita-cita bangsa, yakni kekayaan alam dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat yang luas.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran Satgas PKH atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang telah ditunjukkan dalam menjaga kedaulatan hutan serta menyelamatkan kekayaan alam Indonesia dari berbagai bentuk penyalahgunaan, kebocoran yang merugikan negara.

“Capaian yang telah diraih merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menegakkan hukum dan memastikan bahwa pengelolaan sumber daya alam dilaksanakan secara tertib, adil, dan berpihak kepada kepentingan nasional,” ucapnya.(*)

Artikel 2,37 Juta Hektare Hutan Diserahkan ke Negara, Satgas PKH Sebut Sebagian Besar dari Sektor Perkebunan Sawit pertama kali tampil pada News.

Dekranasda Anambas: Banyak UMKM Belum Kantongi NIB dan Sertifikat Halal

0
Pengurus Dekranasda Kepulauan Anambas melakukan monitoring usaha rumahan di Desa Piasan dan menemukan masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki legalitas usaha. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas menemukan masih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis rumahan yang belum memiliki legalitas usaha.

Temuan tersebut didapat saat Dekranasda melakukan monitoring usaha inkubasi di sejumlah desa untuk melihat langsung perkembangan produk lokal masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas usaha.

Monitoring dilakukan terhadap pelaku usaha rumahan yang memproduksi kerupuk atom, ikan asin, cumi kering, hingga kerupuk ikan tongkol di Desa Piabung, Desa Belibak, dan Desa Piasan.

Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas, Sinta mengatakan usaha berbasis inkubasi memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi produk unggulan daerah apabila mendapat pendampingan yang tepat.

“Usaha inkubasi ini harus terus didampingi agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh menjadi produk unggulan daerah yang memiliki nilai jual tinggi,” kata Sinta, Rabu (13/5).

Menurutnya, kualitas produk makanan olahan masyarakat sebenarnya sudah cukup baik. Namun, pelaku usaha masih membutuhkan pembinaan dari sisi pengemasan, pemasaran hingga legalitas usaha.

“Produk masyarakat sebenarnya sudah bagus. Tinggal bagaimana kita membantu mereka agar lebih siap masuk pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Dekranasda juga melihat langsung proses produksi makanan olahan yang masih dilakukan secara tradisional di rumah-rumah warga. Meski sederhana, hasil produksinya dinilai memiliki cita rasa khas daerah yang potensial dikembangkan.

Selain monitoring, Dekranasda turut memberikan edukasi kepada para pelaku usaha terkait pentingnya legalitas usaha. Sebab, sebagian besar usaha rumahan yang dikunjungi belum memiliki dokumen pendukung usaha.

Beberapa legalitas yang belum dimiliki pelaku usaha antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), hingga sertifikasi halal.

Sinta menegaskan legalitas tersebut menjadi syarat penting apabila produk ingin dipasarkan lebih luas, termasuk masuk ke toko modern maupun pasar luar daerah.

“Kalau produknya ingin masuk toko modern atau dipasarkan lebih luas, legalitas seperti NIB, SPP-IRT dan sertifikasi halal itu wajib dipenuhi,” tegasnya.

Ia mengakui masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memahami proses pengurusan legalitas usaha. Karena itu, Dekranasda berencana melakukan pendampingan secara bertahap agar masyarakat tidak mengalami kesulitan saat mengurus izin usaha.

“Kami tidak ingin masyarakat merasa kesulitan. Nanti akan kami bantu dan arahkan supaya usaha mereka memiliki izin yang lengkap,” katanya.

Sinta berharap pelaku usaha di Anambas terus termotivasi meningkatkan kualitas produk dan menjaga konsistensi produksi agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

“Kami ingin produk-produk lokal Anambas tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional bahkan nasional,” tutupnya. (*)

Artikel Dekranasda Anambas: Banyak UMKM Belum Kantongi NIB dan Sertifikat Halal pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenkes Pantau Penerbangan dari Amerika Selatan untuk Mencegah Masuknya Hantavirus

0
Ilustrasi penyebaran Hantavirus. (Ratopati)

batampos – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi perhatian khusus bagi warga yang masuk ke Indonesia dari Amerika Selatan untuk mengantisipasi penularan hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang sebelumnya berlayar dari Argentina menuju Cape Verde.

“Perhatian khusus diberikan kepada penumpang yang berasal dari negara-negara di Amerika Selatan, seperti Argentina dan negara lain di kawasan tersebut. Kalau di All Indonesia kan sudah terekam itu, disampaikan bahwa sebelumnya berasal dari negara mana, jadi walaupun misalnya di Singapura atau di negara mana, sistem perekaman dari All Indonesia itu bisa dibaca,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni di Jakarta, Rabu.

Andi menjelaskan, penyakit tersebut dapat menimbulkan hantavirus pulmonary syndrome atau HPS (sindrom paru berat akibat hantavirus) dan hemorrhagic fever with renal syndrome atau HFRS (demam berdarah dengan gangguan ginjal).

Di Indonesia, varian yang ditemukan yakni HFRS, yang berasal dari strain Seoul, dan belum pernah ditemukan penularan dari tikus ke manusia seperti strain Andes yang ditemukan di kapal MV Hondius.

Meski demikian, Kemenkes terus mengawasi kasus kontak erat Warga Negara Asing (WNA) laki-laki berinisial KE (60) yang berdomisili di Jakarta Pusat dan berkontak erat dengan korban di kapal pesiar MV Hondius. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena hasil pemeriksaan laboratorium WNA tersebut dinyatakan negatif hantavirus.

“Ia merupakan kontak erat dari kasus kedua (perempuan 69 tahun, meninggal) dan sempat satu penerbangan dari Saint Helena ke Johannesburg. Kondisi KE tidak bergejala, tetapi memiliki komorbid hipertensi yang tidak terkontrol dan riwayat vaping (rokok elektrik). Namun berdasarkan hasil laboratorium, pasien dinyatakan negatif hantavirus,” tuturnya.

Andi menjelaskan, masa inkubasi HPS berkisar sekitar 45 hari. Oleh karena itu, Kemenkes tetap akan melakukan pemantauan secara intensif selama periode tersebut sambil terus mencermati perkembangan situasi. Hingga saat ini, pasien kontak erat tersebut masih dikarantina di RSPI Sulianti Saroso.

Meski demikian, Andi menegaskan bahwa kondisi ini berbeda dengan pandemi COVID-19. Kemenkes berharap kasus tersebut tidak berkembang menjadi pandemi dan hanya terbatas pada klaster kapal MV Hondius saja.

“Setelah melewati masa pemantauan (selama 30 hari) selama isolasi mandiri dan seluruh penumpang dipastikan telah menjalani pemeriksaan kesehatan, situasi dapat dinyatakan aman sehingga intensitas pengawasan dapat dikurangi secara bertahap,” ucap Andi.(*)

Artikel Kemenkes Pantau Penerbangan dari Amerika Selatan untuk Mencegah Masuknya Hantavirus pertama kali tampil pada News.

Efek Konflik Timur Tengah, Bandara Dubai Kehilangan Jutaan Penumpang

0
Suasana terminal Dubai International Airport mengalami penurunan aktivitas penumpang setelah konflik Timur Tengah memicu gangguan penerbangan di kawasan Teluk. Sumber gambar: x.com/SAlwashahi.

batampos – Dubai International Airport (DXB) yang selama ini dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia mengalami penurunan aktivitas penumpang secara drastis akibat konflik di Timur Tengah yang memicu gangguan penerbangan di kawasan Teluk.

Gangguan tersebut terjadi setelah konflik Timur Tengah berdampak pada ruang udara regional dan memicu pembatalan ribuan jadwal penerbangan internasional.

Otoritas penerbangan Uni Emirat Arab sebenarnya telah mengembalikan lalu lintas udara ke kondisi normal pada Sabtu (2/5) setelah pembatasan darurat yang berlaku sejak 28 Februari resmi dicabut.

Namun demikian, dampak terhadap trafik penumpang di Dubai International Airport masih terasa cukup besar.

“Bandara hanya melayani 18,6 juta penumpang pada kuartal I 2026,” tulis laporan trafik penumpang Dubai International Airport, dikutip dari Reuters, Rabu (13/5).

Jumlah tersebut turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 23,4 juta penumpang. Bahkan, trafik penumpang pada Maret 2026 disebut anjlok hingga 66 persen.

Target ambisius Dubai International Airport untuk mencapai 100 juta penumpang pada 2026 kini diperkirakan mundur ke tahun 2027.

Dampak penurunan trafik juga terlihat pada operasional maskapai Emirates. Sejumlah penerbangan dari Eropa dan Amerika Serikat dilaporkan hanya terisi sekitar 5 hingga 10 persen kapasitas penumpang.

Bahkan, beberapa penerbangan menggunakan Airbus A380 yang biasanya mengangkut hampir 500 penumpang hanya diisi kurang dari 35 orang.

Penyebab utama penurunan tersebut adalah terganggunya penerbangan di kawasan Teluk akibat perang Iran, termasuk penutupan wilayah udara sementara dan tingginya pembatalan jadwal penerbangan.

Meski begitu, Emirates dikabarkan telah memulihkan sekitar 96 persen jaringan penerbangannya. Namun, dari total 90 maskapai yang biasanya beroperasi di DXB, baru 51 maskapai yang kembali aktif.

Sejumlah maskapai dari Eropa Barat dan Amerika Serikat masih menghadapi kendala terkait asuransi perjalanan serta advis perjalanan dari pemerintah masing-masing negara.

Manajemen bandara optimistis pemulihan trafik akan kembali meningkat dalam beberapa bulan mendatang, terutama didorong arus penumpang transit selama musim libur musim panas.(*)

Artikel Efek Konflik Timur Tengah, Bandara Dubai Kehilangan Jutaan Penumpang pertama kali tampil pada News.

Lautaro Martinez: Final Coppa Italia Lawan Lazio Adalah Laga yang Berat

0
Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez. (inter.it)

batampos – Lautaro Martinez memberikan komentarnya jelang laga final Coppa Italia antara Inter Milan melawan Lazio. Laga final tersebut akan dimainkan di Stadio Olimpico, Kamis (14/5) pukul 02.00 WIB.

Kapten Inter Milan tersebut menyatakan kesiapannya menjelang laga melawan Lazio. Lautaro Martinez menjanjikan permainan timnya yang lebih intens.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting, sebuah final. Kami akan bermain dengan intens, tetapi tenang. Hanya tinggal beberapa jam lagi… Kami siap,” kata Lautaro Martinez yang dikutip dari Tutto Mercato Web, Rabu (13/5).

Lazio akan selalu menjadi lawan yang sulit bagi Inter Milan. Martinez mengatakan bahwa lawannya itu merupakan tim dengan permainan yang teroganisir.

“Ini pasti akan menjadi pertandingan yang berbeda, dengan stadion penuh dan bahkan penggemar Lazio. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Secara taktik, mereka terorganisir, jadi kita harus memiliki rencana permainan kita dan memanfaatkannya,” ujar penyerang 28 tahun tersebut.

Sebagai kapten, Martinez tentu memberikan motivasi kepada rekan setimnya di laga final. Namun, dia belum tahu apa yang bakal dikatakannya di ruang ganti.

“Tidak ada yang salah dengan saya sekarang, tetapi besok semuanya akan terungkap. Saya akan lihat apa yang bisa saya katakan kepada mereka,” pungkas Lautaro Martinez.

Inter Milan sudah mengoleksi sembilan gelar Coppa Italia yang terakhir kali diraihnya pada musim 2022/2023. Sementara Lautaro Martinez punya dua gelar Coppa Italia.(*)

Artikel Lautaro Martinez: Final Coppa Italia Lawan Lazio Adalah Laga yang Berat pertama kali tampil pada Olahraga.

KPK Sebut Ada Pihak yang Berupaya Menghalani Penyidikan Kasus Korupsi di Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu

0
Jubir KPK
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan adanya upaya pihak-pihak eksternal menghambat penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan. Ihwal adanya hal ini dikatakan juru bicara KPK Budi Prasetyo.

Menurut Budi Prasetyo, lembaga antirasuah itu menemukan informasi tersebut setelah menyita sejumlah catatan dan barang bukti elektronik dari penggeledahan rumah pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang, Jawa Tengah, pada 11 Mei 2026. Adapun Heri Black diduga terafiliasi dengan PT Blueray Cargo.

“Dari barang bukti yang diamankan dan disita tersebut, penyidik mendapatkan informasi adanya upaya untuk menghambat proses penyidikan perkara ini,” ujar Budi kepada para jurnalis dilansir dari Antara, Rabu (13/5).

Lebih lanjut dia menjelaskan penghambatan penyidikan tersebut berupa upaya pengondisian terhadap penyidikan kasus Bea Cukai.

“Hal ini bisa dipandang atau masuk kategori upaya merintangi penyidikan baik langsung maupun tidak langsung,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, penyidik KPK akan mempertimbangkan perbuatan-perbuatan tersebut masuk dalam unsur perintangan penyidikan atau tidak.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam operasi tersebut, salah satu pihak yang diamankan adalah Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat Rizal.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan enam dari 17 orang yang diamankan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan di lingkungan Bea Cukai.

Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai periode 2024-Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono (SIS), serta Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan (ORL).(*)

Artikel KPK Sebut Ada Pihak yang Berupaya Menghalani Penyidikan Kasus Korupsi di Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu pertama kali tampil pada News.