Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2545

Pemerintahan Pindah ke IKN Ditargetkan Paling Lambat 2029

0
Potret pembangunan Ibu Kota Negara. (Foto: Tangkap layar Instagram.com/@ikn_id)

batampos – Istana Kepresidenan memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan, diharapkan IKN resmi menjadi ibu kota pemerintahan pada 2029.

“Pembangunan IKN akan terus dilanjutkan. Jika tidak ada kendala, maka tahun 2028, atau paling lambat 2029 IKN sudah bisa menjadi ibu kota politik,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi kepada wartawan, Selasa (10/12).

Menurut Hasan, pemindahan ibu kota negara ke IKN setelah seluruh fungsinya bisa diterapkan, khususnya sebagai ibu kota politik.

Tentunya, menunggu tersedianya kantor eksekutif, legislatif dan yudikatif terselesaikan sepenuhnya.

“Presiden mengatakan bahwa kepindahan pemerintahan ke IKN, setelah IKN bisa memerankan fungsi sebagai ibu kota politik,” ucap Hasan.

Adapun, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti memastikan kesiapan infrastruktur dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam rangka persiapan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada awal tahun 2025 dan rencana pemindahan ibu kota negara pada tahun 2028.

Menurutnya, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto pemindahan ibu kota negara ke IKN harus tetap dilakukan, salah satunya karena peningkatan air muka laut yang mengancam wilayah Jakarta.

Selain itu, Presiden Prabowo juga berencana untuk mulai berkantor di IKN pada 17 Agustus 2028.

“Kami tetap semangat untuk menyesaikan IKN, alokasi anggarannya pun tetap ada juga di Kementerian untuk melanjutkan infrastrukturnya. Persiapan untuk pemindahan ke IKN juga sudah mulai kita lakukan dari sekarang,” pungkas Diana dalam Rapat Strategi Re-Introduksi IKN di kantor Otorita IKN (OIKN), Jakarta, Senin (9/12). (*)

Sumber: JP Group

Artikel Pemerintahan Pindah ke IKN Ditargetkan Paling Lambat 2029 pertama kali tampil pada News.

Guru Tak Harus Mengajar 24 Jam Seminggu di Kelas, Bisa Diganti Keaktifan di Masyarakat Hingga Kepanitiaan Sekolah

0
ILUSTRASI: Guru  mengajar siswa. (Suriani Mappong/Antara)

batampos – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akan mengubah sistem pengelolaan kinerja perangkat sekolah. Kali ini, aturan tak hanya berlaku untuk guru dan kepala sekolah, tapi juga pengawas sekolah.

Mu’ti menyampaikan, pembaruan ini merupakan respons atas masukkan para guru yang merasa bahwa pengelolaan e-kinerja sebelumnya ribet dan belibet. Bahkan, mereka harus meninggalkan kelas demi mengejar pemenuhan administrasi.

Dengan sistem yang baru, waktu mengajar 24 jam seminggu tak harus 100 persen dipenuhi melalui tatap muka di kelas seperti aturan sebelumnya.

Pemenuhan dapat ditempuh dengan membimbing peserta didik. Dapat pula dipenuhi melalui peningkatan kompetensi guru.

Pelatihan akan diselenggarakan oleh Kemendikdasmen guna menghindari seminar yang kaleng-kaleng, yang bahkan tidak memiliki bagian dari peningkatan kompetensi dan kualitas guru.

Sebelumnya, dikatakan Mu’ti, aturan mengajar 24 jam seminggu ini membuat para guru keteteran. Mereka tidak bisa memenuhi target tersebut di satu sekolah lantaran jumlah kelas dan jam mengajar yang juga terbatas.

Imbasnya, mereka harus harus mengejar dari lonceng ke lonceng lain sehingga tugas utama guru untuk membimbing para murid seringkali tidak dapat terlaksana dengan baik.

“Saya sering menyebut sebagian guru itu adalah guru yang hit and run. Datang untuk mengajar, setelah itu kabur entah kemana kita tidak tahu,” ujarnya dalam acara peluncuran pembaruan sistem pengelolaan kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di Jakarta, Senin (9/12).

Bukan hanya bimbingan siswa ataupun peningkatan kualitas guru saja, mulai tahun depan, keaktifan guru di masyarakat juga bisa dihitung jadi bagian kewajiban pemenuhan mengajar 24 jam.

Keaktifan guru dalam kegiatan-kegiatan di sekolah juga nantinya bisa dihitung untuk menjadi pengganti jam mengajar di kelas. Misalnya, ikut kepanitian, upacara, dan aktivitas lainnya.

“Sehingga 24 jam itu tidak hanya guru mengajar. Tapi juga kegiatan-kegiatan lain yang berkait dengan kompetensi dan profesi guru,” jelasnya.

Yang baru lagi, lanjut Mu’ti, pelaporan ini tak perlu dibuat 1 tahun 2 kali seperti sebelumnya. Cukup 1 kali dalam 1 tahun.

Selain itu, pelaporannya tidak perlu diunggah oleh masing-masing guru. “cukup nanti dibuat, diverifikasi kepala sekolah, yang mengunggah adalah kepala sekolah,” jelasnya.

Mu’ti menegaskan, adanya sistem pelaporan baru ini tak lantas melonggarkan atau mengurangi tugas dan kewajiban para guru.

Melalui aturan baru ini guru justru diharapkan lebih aktif terlibat sebagai pendidik, pengajar, dan pembimbing untuk memperkuat pendidikan karakter. Sekaligus aktif dalam kegiatan masyarakat dan terlibat dalam berbagai macam kegiatan yang diselenggarakan di satuan pendidikan.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GKT) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengungkapkan, pihaknya tengah menyempurnakan juknis perhitungan bobot untuk masing-masing kegiatan tersebut untuk bisa dikonversi ke jam mengajar. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Guru Tak Harus Mengajar 24 Jam Seminggu di Kelas, Bisa Diganti Keaktifan di Masyarakat Hingga Kepanitiaan Sekolah pertama kali tampil pada News.

Ingin Hengkang, Justin Hubner Unfollow Akun Instagram Wolves

0
Justin Hubner terpantau berhenti mengikuti akun media sosial resmi milik Wolves (istimewa)

batampos – Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, kembali menjadi sorotan setelah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Wolverhampton Wanderers. Tak hanya itu, langkah drastis lain yang ia ambil adalah berhenti mengikuti akun resmi Wolves di Instagram, memicu spekulasi mengenai retaknya hubungan antara dirinya dan klub Liga Inggris tersebut.

Keputusan ini muncul setelah Hubner merasa tidak mendapatkan cukup waktu bermain di Wolves, meski sebelumnya ia pernah menjadi kapten tim U-21 klub tersebut. Kariernya di Wolves mengalami penurunan signifikan setelah kembali dari masa peminjaman di klub Jepang, Cerezo Osaka, pada pertengahan 2024.

Langkah berhenti mengikuti akun resmi klub di media sosial dianggap sebagai buntut dari kekecewaannya terhadap situasi saat ini. Hubner yang hanya tampil satu kali di Premier League 2 musim ini, mulai merasa bahwa posisinya tidak lagi dihargai.

Melalui unggahan Instagram story di akun pribadinya, Hubner mengungkapkan niatnya untuk meninggalkan Wolves.

“Banyak orang bertanya mengapa saya tidak bermain di sini (Wolves U-21). Saya akan meninggalkan klub ini musim ini,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti ketidakadilan dengan mengatakan, “Bek terbaik di sini tidak punya kesempatan bermain.”

Keputusan berhenti mengikuti Wolves di Instagram ini semakin mempertegas keretakan hubungan tersebut. Sikap Hubner yang dinilai blak-blakan juga menuai pro dan kontra di kalangan netizen.

Sebagian pihak menganggap tindakannya tidak etis karena ia masih memiliki kontrak dengan Wolves. Sementara yang lain memaklumi langkah tersebut sebagai ungkapan kekecewaan seorang pemain muda yang ingin berkembang.

Di sisi lain, kontribusi Hubner bersama Timnas Indonesia tetap menjadi sorotan positif. Di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, ia menjadi andalan lini belakang Garuda. Penampilan solidnya di berbagai turnamen internasional telah menjadikannya salah satu pemain inti di skuad Timnas Indonesia.

Namun, tantangan tetap ada. Dalam laga terakhir melawan Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Hubner menerima kartu merah. Hal ini membuatnya harus absen dalam dua laga berikutnya melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025.

Dengan situasi ini, Hubner merasa bahwa mencari klub baru adalah langkah terbaik untuk menjaga konsistensi waktu bermain sekaligus performanya di level internasional. Langkahnya menghentikan interaksi media sosial dengan Wolves pun semakin menegaskan keinginannya untuk benar-benar meninggalkan klub tersebut.

Keputusan Justin Hubner ini menjadi pengingat bahwa perkembangan karier pemain muda tidak hanya bergantung pada bakat, tetapi juga pada lingkungan yang mendukung. Langkahnya mencari klub baru menunjukkan bahwa ia siap mengejar peluang untuk terus berkembang sebagai pemain profesional, baik di level klub maupun internasional. (*)

Artikel Ingin Hengkang, Justin Hubner Unfollow Akun Instagram Wolves pertama kali tampil pada Olahraga.

Pemuda Kristen se-Kota Batam Gelar Natal Oikumene 2024, ‘Mempererat Kebersamaan Antarpemuda Lintas Gereja’

0

batampos– Ribuan pemuda Kristen dari berbagai denominasi gereja di Kota Batam akan berkumpul dalam perayaan Natal Oikumene Pemuda se-Kota Batam 2024 yang akan digelar  Selasa (10/112) di Gereja GBI Tabgha Botania 1, Batam Center.

Acara ini dimulai pukul 18.00 WIB hingga selesai dengan tema Natal yang penuh makna, yakni “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem”, berdasarkan Lukas 2:15.

Ketua Panitia Pelaksana, Thomson Sitompul, menjelaskan bahwa perayaan Natal ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga kesempatan untuk mempererat kebersamaan antar pemuda lintas gereja.

BACA JUGA: Aktivitas di Pusat Perbelanjaan Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru

“Kami ingin Natal ini menjadi ajang persekutuan dan refleksi iman bagi para pemuda Kristen di Batam. Selain itu, kami juga ingin memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial untuk pulau-pulau terluar di sekitar Kota Batam, agar mereka turut merasakan sukacita Natal,” ujar Thomson Sitompul.

Dalam perayaan ini, jemaat akan dilayani oleh Pendeta Aurelius Porawouw, seorang pendeta muda yang dikenal juga aktif dalam advokasi isu dan korban perdagangan orang. Acara juga dirancang dengan berbagai rangkaian, mulai dari pujian dan penyembahan, refleksi firman Tuhan, hingga momen berbagi kasih melalui aksi sosial yang akan dilaksanakan di hari terpisah.

Ketua Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Kepri dan Batam sekaligus Ketua Panitia Pengarah, Rikson Tampubolon, menegaskan pentingnya semangat inklusivitas dan solidaritas dalam perayaan ini.

“Natal adalah tentang cinta kasih yang universal. Dengan tema ‘Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem,’ kami mengajak pemuda untuk kembali kepada esensi Natal: melayani dan peduli kepada sesama, terutama mereka yang berada di wilayah terluar. Aksi sosial yang kami rancang adalah bentuk nyata dari pesan ini,” jelas Rikson Tampubolon.

Acara ini diharapkan menjadi perayaan yang bukan hanya memperkuat iman para pemuda, tetapi juga menjadi inspirasi untuk bertindak nyata dalam membangun komunitas yang peduli dan inklusif.

Masyarakat Kota Batam diundang untuk berpartisipasi, baik dalam doa maupun dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilakukan panitia. Panitia berharap bahwa semangat Natal ini akan menyebarkan sukacita, damai, dan harapan bagi semua yang merayakannya, baik di dalam gereja maupun di masyarakat sekitar. (*)

Artikel Pemuda Kristen se-Kota Batam Gelar Natal Oikumene 2024, ‘Mempererat Kebersamaan Antarpemuda Lintas Gereja’ pertama kali tampil pada Metropolis.

Asnawi Mangkualam Dapat Sebutan Golden Oldie dari Media Internasional

0
Asnawi Mangkualam jadi pemain tertua di skuad Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024. (Instagram Aswani Mangkualam)

batampos – Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 1-0 melawan Myanmar di Grup B Piala AFF 2024. Laga tersebut berlangsung di Stadion Thuwunna, Senin (9/12)

Di babak pertama, Timnas Indonesia mempunyai beberapa peluang untuk menjebol gawang Myanmar yang dikawal Zin Nyi Nyi Aung. Asnawi Mangkualam yang masuk di awal babak kedua memberikan dampak positif dengan melakukan tendangan di menit ke-76 hasil umpan pendek Kadek Arel yang membuat Timnas Indonesia unggul hingga akhir pertandingan.

Pemain asal klub Thai Port FC itu mendapatkan perhatian dari salah satu media internasional ESPN yang juga menyoroti turnamen Piala AFF 2024. Bahkan, mereka menyebut Asnawi sebagai ‘Golden Oldie’ atau yang bisa diartikan sebagai ‘Si Tua yang Gemilang’.

“Memang agak menyakitkan jika menyebut Asnawi Mangkualam dengan sebutan ‘tua’, tetapi faktanya, di usianya yang masih muda, 25 tahun, ia sudah menjadi anggota tertua skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2024,” tulis ESPN, Selasa (10/12).

Dari 11 pemain utama yang dimainkan sejak babak pertama, hanya Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan yang sudah pernah mencicipi gelaran Piala AFF.

Karena beberapa pemain masih minim pengalaman, membuat Shin Tae-yong memasukkan pemain seperti Asnawi Mangkualam dan Rafael Struick saat memasuki babak kedua. Alhasil, pemain nomor punggung 14 itu mampu membantu Timnas Indonesia mencuri tiga poin dari tim asuhan Myo Hlaing Win.

Timnas Indonesia sangat terbantu dengan kehadiran pemain senior seperti Asnawi dalam ajang Piala AFF. Dalam pertandingan ini, mantan pemain Ansan Greeners tersebut mendapatkan rating 7,8 melalui data Sofascore yang mengutip dari akun Instagram @bloopersfootball.

Di laga selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Laos, (12/12) di Stadion Manahan, Solo. Saat ini, mereka berada posisi kedua klasemen Grup B di bawah Vietnam yang berhasil mengalahkan Laos 4-1. (*)

 

Artikel Asnawi Mangkualam Dapat Sebutan Golden Oldie dari Media Internasional pertama kali tampil pada Olahraga.

PT Pelni Batam Prediksi Puncak Lonjakan Penumpang di Akhir Tahun

0
KM Kelud.

batampos – PT Pelni cabang Batam mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.

Kepala cabang (Kacab) PT Pelni Batam, Muhammad Iqbal, memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada 20 dan 21 Desember, serta 26 Desember mendatang. Jalur perjalanan tujuan Medan dan Jakarta diperkirakan menjadi rute tersibuk.

Untuk memastikan kelancaran pelayanan, PT Pelni mengoperasikan kapal bantuan KM Doloronda yang akan mendukung KM Kelud dalam melayani rute Batam-Medan.

“Sama seperti tahun sebelumnya, KM Kelud akan dibantu oleh KM Doloronda, terutama untuk jalur menuju Medan yang biasanya ramai di akhir tahun,” katanya, Selasa (10/12).

Selain menambah armada kapal, PT Pelni juga memprioritaskan perbaikan fasilitas pendukung demi kenyamanan penumpang. Salah satu fokus utama adalah akses jalan menuju Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batuampar, yang kini menjadi lokasi sandar KM Kelud.

“Akses jalan utama masih berupa jalan tanah yang menyulitkan calon penumpang, terutama saat hujan. Kami akan segera berkoordinasi dengan BP Batam untuk perbaikannya,” ujar Iqbal.

Pemindahan lokasi dermaga sandar KM Kelud dari Pelabuhan Bongkar Muat Batuampar ke Pelabuhan Bintang 99 Persada juga menjadi langkah strategis PT Pelni. Pelabuhan ini dilengkapi fasilitas yang lebih memadai untuk menghadapi lonjakan penumpang, yang diperkirakan mencapai hingga 3.000 orang.

Menurut Iqbal, Pelabuhan Bintang 99 Persada memiliki area tunggu yang nyaman, baik di dalam maupun luar ruangan. Ruang tunggu dalam mampu menampung hingga 1.200 orang, sementara area luar dilengkapi tenda tambahan untuk para penumpang.

Selain itu, PT Pelni juga mengatur jalur khusus bagi penumpang dan porter untuk menghindari kerumunan dan memperlancar proses masuk ke kapal.

“Jalur bagi penumpang sudah terpisah dari jalur porter, sehingga tidak saling bersenggolan lagi saat akan memasuki kapal,” ujar dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel PT Pelni Batam Prediksi Puncak Lonjakan Penumpang di Akhir Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Bintan Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika yang mewakili Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima penghargaan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2024 yang diserahkan Asisten 1 Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah di Aula Wan Seri Beni Dompak, Senin (9/12/2024). F.Kiriman Andi untuk Batam Pos.

batampos– Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bintan sebagai Badan Publik kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dengan kualifikasi informatif dalam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2024.

Penghargaan diserahkan oleh Asisten 1 Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah yang mewakili Gubernur Kepri, Ansar Ahmad kepada Sekda Bintan, Ronny Kartika mewakili Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Aula Wan Seri Beni Dompak, Senin (9/12/2024).

Sekda Bintan, Ronny Kartika menyampaikan, Kabupaten Bintan meraih predikat  dengan capaian nilai 98,7 poin dengan kualifikasi informatif.

BACA JUGA: Kakanwil Ingatkan Peran Strategis Humas, Informasi Harus Tersebar Merata dan Tidak Terdistorsi

Capaian ini merupakan tertinggi di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri. Anugerah ini juga kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mengimplementasikan Undang-undang (UU)  Keterbukaan Informasi Publik.

Ronny menuturkan bahwa penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Bintan merupakan upaya untuk memberikan layanan kepada masyarakat dengan kemudahan mengakses berbagai informasi maupun pelayanan.

Menurutnya, Pemkab Bintan juga telah menyiapkan berbagai aplikasi yang saat ini telah dikembangkan sebagai bentuk keseriusan dalam keterbukaan informasi.

Diketahui juga berbagai aplikasi yang telah  diluncurkan tersebut juga telah menjadi bagian dari corong keterbukaan informasi itu sendiri.

Dia mengatakan, Pemkab Bintan tentu sangat konsen serta  memberikan atensi yang besar dalam keterbukaan informasi publik, baik dengan meningkatkan sarana dan prasarana, perbaikan kualitas informasi serta digitalisasi.

“Berbagai aplikasi yang kita siapkan juga sangat mudah bagi masyarakat untuk mengakses dan mendapatkan informasi seluas-luasnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Bintan Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik pertama kali tampil pada Kepri.

88 WBP Nasrani Lapas Batam Diusulkan Terima Remisi Natal

0
Ilustrasi. Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 88 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani di Lapas Kelas II Batam diusulkan menerima remisi khusus Hari Raya Natal.

Pengusulan remisi tersebut telah disampaikan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau. Dari total 947 WBP di Lapas Kelas II Batam, tercatat 104 orang beragama Nasrani.

Kepala Lapas Kelas II Batam, Heri Kusrita menyampaikan bahwa 88 orang WBP yang diusulkan menerima remisi Natal telah memenuhi persyaratan administratif maupun perilaku. Jika disetujui, remisi akan diberikan tepat pada perayaan Natal, 25 Desember 2024.

Syarat utama penerima remisi meliputi telah menjalani masa pidana minimal enam bulan, tidak melanggar tata tertib, tidak sedang menjalani hukuman disiplin, dan tidak sedang menjalani pidana kurungan pengganti denda. Persyaratan ini bertujuan untuk mendorong WBP agar tetap menjaga perilaku baik selama masa pidana mereka.

Remisi yang diusulkan tahun ini merupakan remisi khusus I, yang berarti WBP penerima masih harus melanjutkan sisa masa hukuman setelah memperoleh pengurangan. Remisi khusus II, yang langsung bebas tidak ada Natal tahun ini.

Durasi remisi khusus I yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan, tergantung pada lamanya masa pidana dan penilaian atas perilaku WBP. Mekanisme ini dinilai adil dan memberikan penghargaan bagi mereka yang menunjukkan perubahan positif selama berada di Lapas.

Kepala Lapas juga mengungkapkan harapan besar bahwa program remisi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh WBP untuk terus berkelakuan baik. Mereka yang melanggar aturan atau terlibat tindakan onar tidak hanya akan menerima sanksi, tetapi juga kehilangan hak istimewa seperti remisi ini.

Pemberian remisi khusus Hari Raya Natal merupakan salah satu bentuk apresiasi negara terhadap hak asasi manusia, khususnya hak WBP untuk menjalankan ibadah dan tradisi keagamaannya. Ini juga mencerminkan upaya pembinaan yang mengedepankan aspek kemanusiaan dan reintegrasi sosial.

Selain itu, remisi ini memberikan dampak positif dalam mengurangi over kapasitas di lapas. Dengan mengurangi masa pidana, lapas dapat lebih fokus pada pembinaan dan program rehabilitasi lainnya yang bertujuan untuk menyiapkan WBP kembali ke masyarakat.

Diharapkan keputusan Kemenkumham terkait usulan remisi ini dapat segera diterima sebelum perayaan Natal. Dengan demikian, WBP yang berhak dapat merasakan kebahagiaan bersama keluarga di tengah perayaan yang penuh sukacita.

Langkah ini diharapkan menjadi cerminan bahwa Lapas tidak hanya tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembinaan untuk menciptakan pribadi yang lebih baik, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidana. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel 88 WBP Nasrani Lapas Batam Diusulkan Terima Remisi Natal pertama kali tampil pada Metropolis.

Upaya Perbaikan Suplai Air Bersih di Batam Memasuki Tahap Uji Coba

0
Ilustrasi.

batampos – Persoalan suplai air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Batam kini mulai diatasi oleh PT Air Batam Hilir (ABH) selaku pengelola. Upaya tersebut mencakup peningkatan produksi air serta pemasangan jaringan pipa baru yang saat ini memasuki tahap uji coba. Jika berjalan sesuai rencana, aliran air diproyeksikan akan lancar dan mencukupi seluruh wilayah Batam mulai awal tahun 2025.

Proyek perbaikan ini melibatkan peningkatan produksi air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang dan Tembesi. “Kita uji coba dulu pada jalur survei untuk memastikan penambahan volume suplai air baru ini berjalan lancar. Mudah-mudahan segera dapat difungsikan sepenuhnya,” ujar Humas PT ABH, Ginda Alamsyah.

Pemasangan jaringan pipa baru juga telah selesai dilakukan dan menjadi salah satu fokus uji coba. Jalur uji coba untuk IPA Duriangkang direncanakan akan mengalirkan air ke wilayah Nongsa melalui jalur punggur, sementara Dam Tembesi akan menyuplai wilayah Batuaji, Sagulung, dan sekitarnya.

ABH mencatat bahwa total produksi air bersih setelah proyek ini rampung diperkirakan mencapai 730 liter per detik (lps). Peningkatan kapasitas ini berasal dari IPA Duriangkang yang akan menghasilkan 500 lps, serta IPA Tembesi sebesar 230 lps. “Ini solusi konkret untuk menjawab persoalan suplai air bersih yang selama ini menjadi keluhan warga,” kata Ginda.

Ginda juga menekankan bahwa perbaikan ini tidak hanya bertujuan mengatasi gangguan suplai air yang selama ini terjadi, tetapi juga untuk mengimbangi pertumbuhan populasi dan ekonomi Batam yang semakin pesat. “Dengan pertumbuhan masyarakat dan ekonomi yang pesat, kapasitas suplai air harus seimbang agar kebutuhan semua wilayah dapat terpenuhi,” tambahnya.

Tahap uji coba untuk IPA Duriangkang dijadwalkan berlangsung pada 22 Desember 2024. Jika hasil uji coba menunjukkan keberhasilan, sistem ini akan segera difungsikan untuk melayani seluruh wilayah yang terdampak.

Masyarakat Batam menyambut baik langkah perbaikan ini. Suhardi, warga Tanjunguncang, mengungkapkan harapannya agar proyek ini dapat berjalan lancar. “Kami sudah sering menghadapi suplai air yang ngadat. Semoga setelah ini, air bisa lancar dan tidak ada masalah lagi,” katanya.

Sebelumnya, gangguan suplai air bersih menjadi keluhan utama masyarakat di beberapa wilayah Batam, terutama pada musim kemarau atau saat kebutuhan air meningkat. Dengan proyek ini, diharapkan tekanan air yang lebih kuat dapat dirasakan oleh seluruh warga.

PT ABH mengimbau masyarakat untuk bersabar selama masa uji coba berlangsung. “Kami akan terus memantau dan melakukan perbaikan jika ada kendala. Mohon doa dan dukungannya agar proyek ini berjalan lancar,” tutup Ginda.

Dengan optimisme dari masyarakat dan pengelola, upaya perbaikan suplai air bersih di Batam ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang efektif untuk memenuhi kebutuhan warga dan mendukung perkembangan kota ke depan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Upaya Perbaikan Suplai Air Bersih di Batam Memasuki Tahap Uji Coba pertama kali tampil pada Metropolis.

UPT Samsat Batuaji Capai Target Pendapatan 103,76 Persen pada 2024

0
Ilustrasi. Pengendara kenderaan bermotor roda dua dan empat saat melintas di Simpang Kara Batamcentre. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Kepala UPTD Pelayanan Pajak Daerah (PPD) Batuaji, Patrick Nababan, menyebutkan hingga 9 Desember 2024, pihaknya berhasil melampaui target pendapatan yang telah ditetapkan. Dari target perubahan sebesar Rp50 miliar, realisasi pendapatan mencapai Rp 51,1 miliar, atau 103,76 persen.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras dari seluruh tim kami di UPTD Samsat Batuaji, serta kesadaran masyarakat yang semakin meningkat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Patrick, Senin (9/12).

Menurut Patrick, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat agar capaian ini terus meningkat hingga akhir tahun. Salah satu strategi dilakukan adalah memperbaiki proses pelayanan, mempermudah pembayaran, serta mengoptimalkan inovasi pembayaran.

Namun, Patrick tidak memungkiri bahwa masih ada kendala dalam menarik tunggakan pajak kendaraan bermotor. Proses pendataan tunggakan membutuhkan waktu lebih lama karena harus dipisahkan berdasarkan tahun dan status terakhir kendaraan.

“Untuk tunggakan, agak lama prosesnya karena harus dicek satu per satu, baik dari sisi administrasi maupun status kendaraan itu sendiri,” jelasnya.

Selain itu, UPTD PPD Batuaji juga melakukan berbagai langkah strategis guna meningkatkan kesadaran wajib pajak, termasuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.

“Kesadaran masyarakat sangat penting untuk mendukung keberhasilan kami. Dengan membayar pajak kendaraan, masyarakat tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi juga berkontribusi langsung pada pembangunan daerah,” tambah Patrick.

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sektor utama yang mendukung anggaran pembangunan daerah. Dengan pendapatan yang telah melampaui target, UPTD PPD Batuaji optimistis mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Patrick optimistis, dengan waktu yang tersisa di bulan Desember, realisasi pendapatan UPTD PPD Batuaji dapat terus meningkat. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan guna mencapai hasil yang lebih maksimal di tahun-tahun mendatang.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah membayar pajak tepat waktu. Bagi yang masih memiliki tunggakan, kami siap membantu proses pembayaran agar lebih mudah dan cepat,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel UPT Samsat Batuaji Capai Target Pendapatan 103,76 Persen pada 2024 pertama kali tampil pada Metropolis.