Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 2580

Chery Luncurkan SUV 7-Seater TIGGO 8 di Makassar

0

batampos – Chery resmi memperkenalkan SUV 7-seater terbaru mereka, Chery TIGGO 8, di Makassar. Peluncuran ini menunjukkan komitmen Chery dalam menyediakan kendaraan berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya Makassar, yang dikenal memiliki preferensi tinggi terhadap kendaraan dengan desain elegan, performa tangguh, dan fitur-fitur canggih.

Chery TIGGO 8 hadir dengan Platform T1X, yang menjadi pondasi kuat bagi SUV 7-seater ini. Platform ini dirancang untuk memberikan kenyamanan, keselamatan, dan performa maksimal. Dengan performa tangguh serta kenyamanan premium, TIGGO 8 siap bersaing di pasar SUV Indonesia.

Antusiasme Peluncuran di Makassar

Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing PT Chery Sales Indonesia, menyatakan kebahagiaannya atas peluncuran TIGGO 8 di Makassar. “Kami sangat antusias dengan peluncuran TIGGO 8 di Makassar. Kami yakin SUV ini akan menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan desain elegan, performa andal, dan fitur lengkap,” ujar Ilham.

SUV ini dilengkapi dengan suspensi McPherson independent di bagian depan dan multi-link independent di bagian belakang, yang memastikan stabilitas dan kenyamanan saat bermanuver di berbagai kondisi jalan. Kombinasi antara ketangguhan dan kenyamanan menjadikan TIGGO 8 kendaraan yang sempurna untuk perjalanan panjang di berbagai medan.

Performa Tangguh dan Efisiensi Bahan Bakar

Mesin 1.6 TGDI yang dipadukan dengan transmisi 7-percepatan DCT membuat TIGGO 8 mampu memberikan akselerasi halus serta efisiensi bahan bakar yang tinggi dengan rasio 1:11. Ini sangat sesuai dengan kebutuhan konsumen Makassar yang sering melakukan perjalanan jauh.

Fitur Premium dan Harga Terjangkau

Chery TIGGO 8 tidak hanya menawarkan ketangguhan, tetapi juga fitur keamanan dan kenyamanan kelas atas. Dengan 9 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan 6 airbag, SUV ini memberikan perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang. Fitur lain termasuk sunroof panoramic elektrik, keyless entry, kursi pengemudi dengan lumbar support, AC hingga baris ketiga, dan ambient light multicolor.

Harga Chery TIGGO 8 dibanderol mulai dari Rp 356.500.000 untuk varian Comfort, dan Rp 396.500.000 untuk varian Premium. Dengan harga ini, konsumen mendapatkan SUV yang tangguh dengan fitur mewah dan teknologi canggih, yang biasanya hanya ditemukan pada mobil-mobil mewah dengan harga jauh lebih tinggi.

Penawaran Eksklusif untuk Konsumen

Chery menawarkan berbagai promo menarik bagi 1.000 konsumen pertama. Konsumen akan mendapatkan garansi mesin hingga 1.000.000 kilometer atau 10 tahun, jaminan buy-back sebesar 70%, asuransi gratis selama satu tahun, serta layanan roadside assistance gratis selama setahun.

Dengan peluncuran ini, Chery TIGGO 8 hadir sebagai pilihan ideal bagi masyarakat Makassar yang membutuhkan kendaraan tangguh, nyaman, dan penuh fitur inovatif untuk menunjang mobilitas sehari-hari. (*)

Tes SKD CPNS Tanpa Nilai Ambang Batas

0

batampos– Pelamar CPNS tahun ini bisa bernafas lega. Pasalnya, untuk tes seleksi kompetensi dasar (SKD) sudah tidak ada lagi nilai ambang batas seperti tahun-tahun sebelumnya. Sistim yang digunakan adalah nilai tertinggi yang lulus untuk mengikuti seleksi selanjutnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karimun, MS Sudarmadi yang dikonfirmasi Batam Pos, Rabu (16/10) mengatakan, untuk tes SKD tidak ada nilai ambang batas. ”Hasil tes SKD yang diambil nanti adalah nilai tertinggi,” ujarnya.

BACA JUGA: 738 Orang Pelamar Penuhi Syarat pada Seleksi Administrasi CPNS Pemkab Bintan

Dengan sistim nilai tertinggi ini, tambahnya, maka persaingan akan lebih ketat. Untuk pelamar CPNS Kabupaten Karimun pelaksanaan tes SkD akan dimulai selama dua hari. Yakni, pada Sabtu (26/10) dan Minggu (27/10). Lokasi pelaksanaan tersebar di beberapa provinsi. Tapi, paling banyak yang ikut tes bertempat di Batam.

”Sisanya ada ujian di Jakarta, Jambi, Kalimantan dan juga Pekanbaru. Untuk lokasi yang berada di luar Provinsi Kepri dan Riau, kita sudah menitipkan ke masing-masing Kantor BKN yang ada di wilayah pelaksanaan tes SkD. Sehingga, pengawasan dilakukan oleh petugas yang ada di sana,” jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, dari 1.232 pelamar CPNS untuk Kabupaten Karimun yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, maka tidak semuanya yang akan ikut tes SKD. Jumlahnya ada 5 orang yang tersebar di beberapa daerah. Kelima orang tersebut menyatakan tidak ikut tes SKD karena menggunakan hasil nilai SKD tahun 2023.

”Hanya 5 orang pelamar yang tahun lalu ikut tes CPNS dan tahun ini kembali lulus seleksi administrasi. Mereka sudah menyampaikan secara resmi tidak ikut tes SKD tahun ini dan menggunakan nilai hasil tes SKD tahun lalu. Hal ini diperbolehkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Apa penyebab pasti kelima orang tersebut tidak mau ikut tes SKD dan menggunakan nilai SKD tahun lalu tidak disebutkan secara rinci. Kemungkinannya khawatir nilai tes SKD yang akan diikuti tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu bisa saja menjadi alasan,” terang Sudarmadi. (*)

Reporter: Sandi

Harmonisasi SMK dan DUDI

0
F Opini Ibu Emilia Harmonisasi SMK dan DUDI
Emilia Ayu Dewi Karuniawati, S.Pd., M.Par
Konsorsium Politeknik Se-Kepri
Direktur Politeknik Bintan Cakrawala)

Emilia Ayu Dewi Karuniawati, S.Pd., M.Par

Konsorsium Politeknik Se-Kepri
Direktur Politeknik Bintan Cakrawala)

Batam sebagai kota industri menjadi tujuan bagi tenaga-tenaga kerja di Indonesia untuk mencari pekerjaan. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pekerja yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya adalah saya. Lalu, kemana masyarakat tempatan? Data yang diperoleh dari hasil survey yang dilakukan oleh tim konsorsium TKDV Kepulauan Riau menyatakan bahwa tingkat migrasi usia kerja ke Batam tinggi, hal tersebut terjadi karena peluang kerja yang besar di sektor industri. Hal ini mengakibatkan persaingan usia kerja di Kepri cukup tinggi (Gambar 1).

1 1

Gambar 1. Migrasi tenaga kerja di Kepulauan Riau
Berkaca pada fenomena tersebut dan dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK, diharapkan dapat memberikan jawaban untuk pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang kompeten. Pada saat ini peminatan masyarakat terhadap SMK semakin besar dengan harapan untuk dapat langsung terserap industri setelah lulus (Gambar 2).

2

Gambar.2. Ketertarikan masyarakat terhadap SMK
Demikian pula sebaliknya, dari industri berharap mendapatkan tenaga kerja muda yang proaktif, lincah dan kompeten. Sehingga kebutuhan tenaga kerja dapat dipenuhi dari masyarakat tempatan agar dapat menurunkan turn over karyawan yang diakibatkan karena keinginan untuk kembali ke daerah asalnya. Dalam perjalanannya, tenyata masih muncul gap antara kebutuhan dan ketersediaan (demand & supply) tenaga kerja tersebut.

Data jumlah pengangguran dari lulusan sekolah kejuruan dan pendidikan vokasi di Kepri cukup tinggi jika dibandingkan dengan sekolah non kejuruan dan pendidikan non vokasi (Gambar 3). Hal tersebut dikarenakan banyaknya peminatan terhadap SMK tidak diimbangi dengan kualitas lulusan yang dapat diterima oleh industri.

3

Gambar 3. Tingkat pengangguran lulusan vokasi vs non vokasi
Pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa kualitas lulusan SMK sulit untuk bersaing di dunia industri? Beberapa kondisi yang terjadi adalah: Ketidaksesuaian kurikulum di SMK yang mengakibatkan keterampilan yang dimiliki lulusan kurang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia
Fasilitas praktek di SMK yang kurang memadai atau terbatas yang mengakibatkan siswa tidak mendapat kesempatan untuk melakukan praktek dengan teknologi terbaru.
Dari sisi pendidik/ guru kurang mendapat pelatihan atau enggan untuk mengikuti perkembangan terbaru di industri, sehingga metode pembelajaran yang digunakan kurang relevan. Hal ini berdampak pada ketidak sesuaian kompetensi antara lulusan dengan kebutuhan industri.

BACA JUGA: Bambang Hendrawan Pimpin Polibatam

Untuk menyikapi kondisi tersebut, maka dibutuhkan hubungan yang harmonis antara keduanya (SMK dan DUDI) agar kesenjangan yang ada dapat diminimalisir. Permasalahan tidak dapat diselesaikan hanya dengan memperbanyak magang atau praktek industri saja, tetapi yang terpenting adalah meningkatkan kualitas dan kompetensi dari pendidiknya. Pelatihan yang diberikan dan diikuti tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan administrasi di pelaporan dinas, tetapi juga perlu kesadaran bahwa kualitas lulusan serta serapannya di industri juga sangat penting.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Dari sisi sekolah, perlu keselarasan dalam penyusunan kurikulum terkini sesuai dengan kebutuhan industri. Kurikulum disampaikan kepada siswa dengan metode pembelajaran yang menarik dan up to date. Project based leraning (PBL) dapat diterapkan juga di SMK dengan tujuan agar siswa dapat memunculkan kreativitasnya serta memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah. Hard skill dan soft skill harus seimbang agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dari sisi industri, perlu dikaji kembali mengenai CSR yang dilakukan. Pelatihan kepada pendidik di SMK dapat menjadi kegiatan rutin, agar transfer knowledge tidak hanya ke siswa tetapi juga ke gurunya, dengan demikian industri akan sangat terbantu karena dasar-dasar keahlian dari industri telah mampu diberikan oleh guru di SMK.

BACA JUGA: 123 Mahasiswa se-Nusantara Hadir di Polibatam

Kolaborasi ini sangat dibutuhkan, untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK di Kepulauan Riau agar dapat bersaing di dunia global. Sehingga harapan dari masyarakat yang memilih SMK sebagai sekolah yang mencetak tenaga kerja yang terampil dapat terpenuhi. Ketika kolaborasi telah terjalin dengan baik, maka harmonisasi akan terwujud.

Harmonisasi sebagai proses penyelarasan berbagai elemen sehingga SMK dan DUDI dapat bekerja bersama secara efisien dan efektif. Dengan memastikan bahwa kurikulum dan pelatihan yang diberikan di sekolah sesuai dengan kebutuhan dan standar industri. Sehingga ketika kesenjangan ketrampilan berkurang maka kualitas lulusan tentunya memiliki kompetensi yang relevan dan dapat di terima oleh industri. Kerjasama ini akan baik jika setiap pembaruan dan penyesuaian selalu dilakukan terus menerus karena perubahan akan terjadi seiring berjalannya waktu. (*)

PT. BMW dan Sundoyo Masih Bersikukuh Mengklaim Lahan di Desa Ekang Anculai, Bintan

0
Camat Teluk Sebong, Julpri Ardani. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Pemerintah Kecamatan Teluk Sebong kembali memfasilitasi mediasi antara pihak PT. BMW dengan Sundoyo alias Sondong serta istrinya Suciyati terkait saling klaim lahan di Desa Ekang Anculai seluas lebih kurang 8.000 meter per segi.

“Kedua belah pihak masih bersikukuh tetap mengakui hak atas lahan tersebut,” kata Camat Teluk Sebong, Julpri Ardani, Rabu (16/10/2024).

Dia mengatakan, dalam mediasi terakhir dihadiri pihak BRI Tanjunguban. “Kita minta respon dari BRI terkait mekanismenya (Pak Sundoyo) mendapat surat itu,” katanya.

BACA JUGA: Beli Tanah dari Kredit Macet Nasabah BRI, Warga Bintan Kesal Tanah Malah Diklaim PT BMW

Kemudian, dalam pertemuan sempat ditawarkan ke Sundoyo terkait ganti rugi lahan tersebut.

“Dulu pak Sondong membeli surat atas lahan itu seharga Rp 35 juta, tapi pak Sondong minta ganti rugi lebih dari itu,” kata dia.

Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu respon dari BRI. “Dari perwakilan BRI saat itu akan melaporkan ke pimpinan,” pungkasnya.

Sementara Sondong yang merupakan suami dari Suciyati mengatakan, mereka membeli lahan itu dari seorang warga bernama Mustika Ajie dengan perantara BRI.

Surat atas nama Suciyati itu terbit tahun 2006, lalu dioperkan ke istrinya pada 2009. Tapi belakangan lahan itu diklaim milik PT. BMW. (*)

Reporter: Slamet

Disambut Konvoi Boat Pancung di Pulau Terong, Amsakar Terharu: Saya Makin Bersemangat Mengabdi untuk Masyarakat

0
e02f521c 2e71 47ab 9e47 6ffc9cfe2273
Calon Wali Kota Batam nomor urut 02 di Pilkada Kota Batam 2024, Amsakar Achmad disambut pawai pancung saat menuju Pulau Terong

batampos– Calon Wali Kota Batam nomor urut 02 di Pilkada Kota Batam 2024, Amsakar Achmad, mengaku tersanjung atas sambutan masyarakat Pulau Terong, Kecamatan Belakangpadang pada Rabu (16/10/2024). Ia tak menyangka warga sampai mengadakan konvoi  boat Pancung, membentuk iringan menyambut kedatangannya di sana.

BACA JUGA: Di Bawah Terik Matahari, Warga dan Tokoh Rempang-Galang Antuasias Hadiri Kampanye Amsakar-Claudia

Tidak hanya di laut, kemeriahan juga menyertai Amsakar dan rombongannya ketika merapat ke dermaga. Warga yang sudah menunggu menyambut dengan tabuhan kompang dan untaian pantun. Membersamainya sampai ke lokasi acara yang terletak di lapangan Kampung Pulau Terong.

Awalnya satu boat pancung mengibarkan spanduk. Kemudian ada ratusan boat pancung lain, mengiringi perjalanan kami sampai ke pulau,

Sambutan seperti ini, lanjut Amsakar, baru pertama kali ia dapatkan. Wakil Wali Kota Batam dua periode ini bersyukur dan meyakini apa yang dilakukan masyarakat Pulau Terong ini adalah kabar baik baginya yang akan ambil bagian dalam Pilkada Kota Batam 2024 ini.

Antusiasme masyarakat ini, kata dia, membuatnya semakin bersemangat dan semakin mantap untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat Kota Batam. Untuk dapat segera bergerak merealisasikan program-program yang itu berdampak langsung untuk kebaikan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Batam yang ada di pesisir.

Amsakar Achmad dan pasangannya, Li Claudia Chandra, telah menyiapkan program BPJS Ketenagakerjaan untuk memberi jaminan bagi nelayan dan mereka yang beraktivitas dengan boat pancung. Amsakar dan Li Claudia (ASLI) begitu mereka memperkenalkan diri, juga menyiapkan program pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta UMKM; seragam gratis untuk anak sekolah tingkat SD dan SMP.

Selanjutnya, pasangan ASLI juga menyiapkan insentif bagi lansia di Kota Batam; memberikan akses pengobatan gratis bagi masyarakat yang memegang KTP Kota Batam.

Program-program ini, kata Amsakar, bisa langsung dijalankan jika nantinya ia ditakdirkan menjadi Wali Kota Batam. Program-program yang dicanangkan pasangan ASLI ini sudah masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk tahun 2025 mendatang.

Lebih lanjut, Amsakar mengajak masyarakat untuk menjalani proses politik pada Pilkada Kota Batam 2024 ini dengan cara riang gembira. Mengambil sebanyak-banyaknya pengalaman dan manfaat dari kontestasi politik lima tahunan ini.

“Tidak usah kita menjelek-jelekkan. Jangan membahas personal seseorang. Kita ingin kontestasi ini berjalan baik. Bercerita jelek tentang saudara-saudara kita, kendatipun itu benar, dalam perspektif islam itu sama dengan memakan bangkai saudara kita.”

Tokoh masyarakat Pulau Terong, Laode Salman, mengatakan para simpatisan Amsakar sudah bersemangat menunggu sejak pagi. Mereka tetap bertahan menanti kedatangan Amsakar dan rombongan meskipun hujan sempat mengguyur kawasan Pulau Terong.

“Tak hanya yang di darat, yang di laut sejak pagi menunggu Pak Am,” kata dia. (*/adv)

Progres Rempang Eco City, Satu Kepala Keluarga Bergeser ke Hunian Sementara

0

pindahanbatampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City. Satu Kepala Keluarga (KK) bersedia pindah ke hunian sementara pada Kamis, (17/10/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga yang berada di hunian sementara sebanyak 199 KK. Jumlah itu, mengingat 12 KK telah berada di hunian baru Tanjung Banun.

“BP Batam terus berupaya untuk menyelesaikan investasi di Rempang, dengan harapan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari investasi itu sendiri,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

Tuty kembali menekankan bahwa BP Batam menjamin hak warga yang telah bergeser ke hunian sementara. Warga yang bersedia bergeser ke hunian sementara akan diberikan biaya santunan sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta untuk tiap KK.

“BP Batam juga memberikan santunan biaya hidup senilai Rp 1,2 juta per jiwa,” ujarnya.

Sementara, Warga Rempang, M. Taufik Haji Kadri, berucap kesediaan dirinya bersama keluarga pindah ke hunian sementara bentuk dukungan yang diberikan kepada pemerintah dalam pengembangan kawasan Rempang dan kesejahteraan keluarganya.

“Mudah-mudahan investasi berjalan lancar, pembangunan terus berlanjut hingga anak cucu kami bisa juga bekerja di sana (Rempang Eco City),” ucap M. Taufik. (*)

Tantangan Pendidikan Tinggi Vokasi di Kepulauan Riau

0
F Opini Ibu Siska Politeknik Pariwisata Batam Jumat 18 Oktober 2024
Siska Amelia Maldin, M.Pd.
Direktur Politeknik Pariwisata Batam
(Konsorsium Politeknik Se-Kepri)

Siska Amelia Maldin, M.Pd.

Direktur Politeknik Pariwisata Batam
(Konsorsium Politeknik Se-Kepri)

PENDIDIKAN tinggi vokasi memainkan peran penting dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Untuk mencapai visi ini, di mana Kepulauan Riau diharapkan menjadi salah satu provinsi maju dengan ekonomi berdaya saing khususnya pada tahun 2045. Sejalan dengan hal itu, penting untuk memahami tantangan yang dihadapi oleh pendidikan tinggi vokasi di Kepulauan Riau dimana sinergi pentahelix—yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media—adalah strategi yang menjanjikan.

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Merujuk kepada hal tersebut di atas, sebagai bentuk nyata peran serta Pendidikan Tingi Vokasi dalam memberikan gambaran terhadap pencapaian sinergitas pentahelix di Kepulauan Riau maka tim konsorsium yang diinisiasi oleh Politenik Negeri Batam, Politeknik Pariwisata Batam, dan Politeknik Bintan Cakrawala mendiseminasikan hasil riset tentang gambaran ekosistem kemitraaan untuk pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah pada 28 September 2024 via daring. Serta dari diseminasi hasil tersebut, terdapat 7 Sektor Unggulan yang menjadi tantangan untuk dikembangkan oleh Perguruan Tinggi Vokasi di Kepulauan Riau yaitu sektor manufaktur, fabrikasi dan galangan, logistic, pariwisata, perikanan dan kelautan, pertanian dan peternakan, serta ekonomi kreatif dan digital dengan 3 luaran Program Unggulan ekosistem Kemitraan yaitu Worforce Planning, Innovation Planning dan Policy Paper.

BACA JUGA: 123 Mahasiswa se-Nusantara Hadir di Polibatam

Adapun sektor unggulan dan luaran program tersebut di atas membutuhkan peran Pendidikan Tinggi Vokasi untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Usulan sektor unggulan dan luaran program ini terancang atas sejumlah pertimbangan terhadap kesenjangan antara rancangan pendidikan vokasi dan apa yang diharapkan oleh industri dan unsur pentahelix lainnya mengakibatkan beberapa permasalahan seperti Kurikulum pendidikan vokasi seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

BACA JUGA: Bambang Hendrawan Pimpin Polibatam

Banyak institusi masih menggunakan kurikulum yang tidak diperbarui, yang membuat lulusan tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri. Hal ini menyebabkan ketidaksesuaian antara kebutuhan dunia kerja dan lulusan, yang pada gilirannya berdampak pada tingkat penyerapan tenaga kerja. Industri masih kurang terlibat dalam pendidikan vokasi. Banyak program pendidikan tidak melibatkan praktisi industri dalam memberikan pelatihan atau mengembangkan kurikulum. Akibatnya, siswa seringkali tidak memiliki pengalaman praktis yang cukup dan tidak siap untuk menghadapi masalah di lapangan.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Kualitas pengajar juga menjadi masalah di lembaga pendidikan vokasi. Banyak dosen memiliki gelar tinggi tetapi tidak banyak pengalaman kerja di industri. Ini menghasilkan kurangnya pemahaman tentang kebutuhan nyata di lapangan, yang menyebabkan materi yang diajarkan tidak relevan secara keseluruhan. Kekurangan infrastruktur yang memadai merupakan kendala yang signifikan untuk pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi tidak dapat memberikan pengalaman belajar yang berkualitas karena banyak institusi tidak memiliki fasilitas dan peralatan praktik yang cukup. Pendidikan vokasi masih dipandang negatif di Indonesia. Banyak masyarakat dan orang tua yang lebih mengutamakan pendidikan daripada karier. Hal ini membuat siswa kurang tertarik untuk pergi ke pendidikan vokasi, meskipun ada banyak peluang karir yang menjanjikan di bidang ini.

Sehingga sebagai solusi dalam membangun sinergitas yang erat pada unsur pentahelix maka sebagai bentuk usulan pengembangan yang telah dirancang konsorsium 3 perguruan tinggi (Politeknik Negeri Batam, Politeknik Pariwisata Batam, dan Politeknik Bintan Cakrawala) diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengakomodir pengembangan SDM Unggul Pendidikan Tinggi Vokasi di Kepulauan Riau dalam langkah-langkah strategis sebagai berikut:

Pertama, Kolaborasi Kurikulum oleh institusi pendidikan bekerja sama dengan industri dalam pembuatan kurikulum. Melibatkan praktisi dalam pembuatan kurikulum dapat memastikan bahwa materi yang diajarkan sesuai dengan permintaan pasar. Untuk memberi mahasiswa pengalaman langsung, program magang dapat dimasukkan ke dalam kurikulum.

Kedua, Pelatihan dan Pengembangan Dosen dalam dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pelatihan dan pengembangan dosen harus dilakukan. Dosen harus diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan industri dan mengikuti pelatihan agar mereka dapat memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan perkembangan terbaru di bidang mereka.

Ketiga, Pembangunan Infrastruktur menjadi sarana pembelajaran pendidikan vokasi, pemerintah dan sektor swasta harus bekerja sama. Untuk mendukung pembelajaran berkualitas tinggi, investasi dalam praktik, laboratorium, dan peralatan canggih sangat penting. Mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk belajar dengan baik jika mereka memiliki fasilitas yang memadai.

Keempat, Peningkatan kesadaran masyarakat melalui media dan masyarakat tentang keuntungan dan peluang karir yang ada di sana. Masyarakat harus disadarkan bahwa pendidikan vokasi sama pentingnya dengan pendidikan formal.

Kelima adalah Dukungan Pemerinta. Pemerintah harus membuat kebijakan untuk mendukung pendidikan vokasi. Perusahaan dapat mendorong partisipasi aktif dalam pendidikan vokasi dengan memberi industri insentif seperti program magang atau pelatihan. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa pendidikan vokasi didanai dengan cukup.

Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa Pendidikan tinggi vokasi di Kepulauan Riau dapat menjadi lebih relevan, berkualitas, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja jika pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan media bekerja sama untuk menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan bangsa. Ini adalah langkah penting menuju Indonesia Emas 2045, yang akan menjadi maju dengan sumber daya manusia yang kompetitif dan berdaya saing. (*)

Langgar Keimigrasian, Dua WN Singapura Dideportasi

0
pelabuhan ferry
Suasana Pelabuhan Internasional Batam Center.

batampos– Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Batam mendeportasi dua warga negara Singapura karena pelanggaran keimigrasian. Kasus tersebut ditemukan saat aparat terkait melakukan penegakan hukum melalui operasi Jagratara Tahap III Pengawasan Orang Asing yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2024.

Kepala Kanim Kelas I Khusus TPI Batam, Samuel Toba, menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan mengawasi aktivitas orang asing di wilayah Indonesia, khususnya Batam. Operasi ini dilakukan untuk mencegah potensi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban negara.
Salah satu warga negara Singapura yang terjaring dalam operasi ini adalah pria berinisial MR. Ia diduga melakukan kegiatan yang dianggap membahayakan keamanan dan ketertiban umum, serta melanggar peraturan keimigrasian yang berlaku di Indonesia.

MR diketahui melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Proses deportasi dilakukan pada 7 Oktober lalu.

”MR dibawa ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan akhirnya diputuskan untuk dideportasi serta dimasukkan dalam daftar penangkalan,” kata Samuel, Rabu (16/10).

Selain MR, warga Singapura lainnya berinisial MAB juga terkena tindakan serupa. MAB terbukti melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian karena tinggal di Indonesia selama 479 hari setelah izin tinggalnya berakhir. Ia dideportasi pada 8 Oktober.

Setelah pemeriksaan, pihak Kanim Batam memutuskan untuk mendeportasi MAB. Yang bersangkutan pun dicantumkan namanya ke dalam daftar penangkalan.

Samuel mengatakan bahwa operasi pengawasan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan kendali pusat. Kanim Batam berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban serta keamanan warga negara asing di wilayah kerjanya.

Samuel juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat Batam dalam mendukung operasi semacam ini. Baginya, operasi tersebut telah berjalan lancar dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Batam.

”Kami akan lebih sering menggelar kegiatan serupa demi memastikan stabilitas keamanan keimigrasian di masa depan,” kata dia. (*)

 

Reporter : Arjuna

BG Ikut Pembekalan Menteri, Sinyal PDIP Gabung Prabowo

0
Gerbang Padepokan Garuda Yaksa di kediaman Prabowo Subianto, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024). ANTARA/M. Fikri Setiawan

batampos  – Para calon menteri, kemarin, dikumpulkan oleh Prabowo Subianto di Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Mereka mengikuti pembekalan sebelum ditetapkan dalam struktur kabinet.

Sesuai jadwal, mereka mengikuti pembekalan yang digelar dua hari hingga malam nanti (17/10). Pada hari pertama kemarin, acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu memiliki beberapa sesi. Antara lain, sambutan Prabowo, pengenalan materi geopolitik, materi kesuksesan sebuah negara, dan gross domestic product (GDP). Gibran juga hadir pada acara itu. Namun, dia tidak ikut memberikan arahan.

Total ada 59 orang yang mengikuti pembekalan. Di antara mereka terdapat sosok Budi Gunawan. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu dikenal sebagai orang dekat Megawati Soekarnoputri. Kemunculan BG sempat mengundang pertanyaan. Sebab, dia tidak ada dalam daftar nama yang dipanggil Prabowo di Kertanegara.

Menkominfo Budi Arie yang juga calon menteri di kabinet Prabowo mengatakan, BG menjadi satu-satunya yang hadir dari unsur PDIP. ”Nggak ada (kader PDIP lainnya, red). Hanya Pak Budi Gunawan saja tadi yang terakhir (tiba),” ujarnya tadi malam usai pembekalan.

Masuknya BG dalam kabinet menguatkan isu merapatnya PDIP ke pemerintahan Prabowo. Apalagi, sehari sebelumnya, politisi senior PDIP Pramono Anung menemui Prabowo dengan membawa pesan Megawati.

Namun, hingga berita ini ditulis tadi malam, baik Gerindra maupun PDIP belum mau mengkonfirmasi status BG di kabinet. Politisi Gerindra yang juga Menkumham Supratman Andi Agtas saat ditemui di Hambalang tadi malam enggan mengomentari kehadiran BG.

”Saya tidak berkompeten untuk menyam-paikan siapa-siapa yang hadir,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ada banyak materi yang akan menjadi pegangan para menteri Prabowo. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah semua menteri harus bekerja sesuai dengan tupoksi, saling berkoordinasi, dan menjalankan visi misi presiden.

Prabowo juga meminta jajarannya mendukung visi kemandirian pangan, energi, air, dan komoditas primer lainnya. ”Beliau meminta kepada kami semua untuk tidak mencoba memanfaatkan APBN untuk kepentingan diri sendiri,” tegasnya. Prabowo juga akan membawa para menterinya untuk menjalani penggemblengan di Akademi Militer Magelang. Menkominfo Budi Arie menyebut kegiatan itu digelar Jumat depan.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga tak mau berkomentar soal status BG dalam pembekalan menteri. Dia meminta publik menunggu Prabowo yang mengumumkan siapa saja figur yang akan membantunya di pemerintahan mendatang. ”Kita tunggu presiden yang mengumumkan,” kata Puan.

Di sisi lain, Wapres Ma’ruf Amin berharap orang-orang yang dipanggil Prabowo adalah sosok yang tepat. Khusus bagi yang sekarang sudah menjadi menteri atau wakil menteri, diharapkan bisa langsung tancap gas untuk bekerja.

Ma’ruf mengatakan, sejak kampanye dulu, Prabowo mengusung tema keberlanjutan. Jadi, wajar jika banyak figur di Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang kembali jadi menteri atau wakil menteri. ”Harapannya mereka bisa maksimal membantu Pak Prabowo,” tegasnya.

 

Herindra Resmi Gantikan BG

Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra sebelum menjalani fit and proper test di gedung DPR RI, Nusantara II, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Sementara itu, setelah delapan tahun dinakhodai purnawirawan polisi, Badan Intelijen Negara (BIN) dipas-tikan kembali ke pangkuan militer. Itu setelah DPR menyetujui Letjen TNI (Purn) M. Herindra menjadi kepala baru di BIN menggantikan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

Persetujuan itu diberikan setelah pimpinan DPR bersama tim perwakilan delapan fraksi DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Herindra, Rabu (16/10). ”Calon kepala BIN (Herindra) dinyatakan kami terima untuk bisa dilantik,” kata Ketua DPR Puan Maharani.

Pantauan di lapangan, tahap fit and proper test calon kepala BIN dilakukan secara tertutup di ruang Komisi I DPR. Saat tiba di DPR pukul 10.50 WIB, Herindra masuk ke dalam ruangan ditemani pimpinan DPR. Yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucun A. Syam-surijal, Adies Kadier, dan Saan Mustopa. Uji kelayakan dan kepatutan itu selesai pukul 12.30 WIB.

Puan menambahkan, DPR meminta Herindra menjaga stabilitas NKRI. Wakil rakyat, kata Puan, juga meminta BIN bekerja secara netral. Tidak hanya tugas intelijen dalam negeri. Tapi juga tugas intelijen luar negeri. Semua tugas prioritas itu, lanjut Puan, mesti dilakukan guna menjaga keutuhan negara.

Di sisi lain, Herindra me-ngatakan akan berkolaborasi untuk menjaga keutuhan negara. Mengenai strategi intelijen ke depan, Herindra irit berkomentar. ”Nanti saja,” ujar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) tersebut singkat.

Analis intelijen pertahanan dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai, kepala BIN saat ini harus memiliki pengalaman yang cukup untuk memahami dan merespons perkembangan global, regional, dan nasional. “Herindra, dengan latar belakang yang panjang di Kopasus dan Kementerian Pertahanan, saya kira adalah sosok yang tepat untuk mengembangkan BIN ke depan,” kata pria yang akrab dipanggil Simon itu.

Dia menambahkan, Herindra telah mendampingi Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dengan posisi tersebut, Simon menilai Herindra bisa memberikan keuntungan strategis bagi Prabowo.

“Karena akan terjadi proses komunikasi yang lebih efektif, cepat, dan responsif dalam mengolah informasi intelijen oleh Kepala Negara,” kata Simon.

Menurut dia, saat ini BIN menghadapi tantangan internal dan eksternal. Secara internal, BIN dituntut mampu merepresentasikan berbagai lembaga intelijen sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2011. Artinya, ada komposisi yang proporsional di dalam pimpinan BIN, termasuk representasi dari kelompok berlatar belakang sipil.

“Ini supaya terjadi keberimbangan dalam melakukan analisa-analisa intelijen di dalam tubuh BIN itu sendiri,” kata Simon.

Sementara dari sisi eksternal, ada tantangan arus Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang kian hari kian masif. Serangan siber saat ini digunakan tidak hanya mencuri informasi rahasia, tapi untuk menyerang balik negara kita.

“Kita sering kecolongan dan belum siap menyikapi berbagai serangan siber ini,” imbuhnya. (*)

Selundup Mobil Mewah Dilakukan Orang Kuat lewat Pelabuhan Resmi

0

batampos – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreksimsus) Polda Kepri berhasil menangkap tiga unit mobil mewah di Baloi, Lubukbaja, beberapa waktu lalu. Mobil tersebut terdiri dari dua unit mobil Nissan Fairlady dan satu unit Honda NSX.

“Masuknya mobil selundupan ini dari Pelabuhan Batuampar melalui kontainer. Namun, dalam manifes kapal, mobil ini tidak dilaporkan,” ujar salah seorang sumber Batam Pos.

Ia menjelaskan bahwa mobil selundupan tersebut biasanya langsung disembunyikan para importir maupun pemiliknya. “Sekarang yang diselundupkan itu nilainya miliaran rupiah saja, atau yang diperuntukkan bagi koleksi para pengusaha,” katanya.

Pada 2019 lalu, Bea Cukai Batam juga berhasil menggagalkan pengiriman dua unit mobil jenis Ferrari dan Porsche di Pelabuhan Tanjung Priok. Mobil tersebut dikirim dari Batam dan barangnya berasal dari Singapura.

Sejumlah pengusaha mobil di Batam saat ini enggan memasukkan barang melalui jalur tidak resmi, sebab pemeriksaan barang masuk ke Batam saat ini diperketat Bea Cukai (BC) Batam.

“Sudah tidak ada saya dengar penyelundupan (mobil), karena pemeriksaannya ketat,” ujar Andi, salah seorang pengusaha mobil di Nagoya, Rabu (16/10).

Menurutnya, para pengusaha lebih memilih memasok barang melalui jalur resmi, meskipun lebih memakan waktu dan biaya yang lebih besar.

“Karena pemeriksaannya ketat, kita memikirkan risikonya. Kalau tertangkap, rugi besar,” katanya.

Menurutnya, penyelundupan mobil ke Batam saat ini hanya bisa dilakukan oleh orang kuat.

“Sekarang yang bisa (melakukannya) hanya orang kuat saja. Yang lain tidak akan berani,” ungkapnya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, mengatakan dalam beberapa tahun ini pihaknya memang sedang menangani kasus penyelundupan mobil.

Namun, ia mengaku belum mengetahui jumlah kasus yang ditangani pihaknya tersebut.

“Datanya ada di unit pengawasan. Saya masih di Jakarta,” katanya.

Selain menggagalkan penyelundupan mobil, Bea Cukai Batam juga rutin melakukan pemeriksaan mobil yang masuk ke Batam. Terbaru, petugas memeriksa dua unit mobil mewah jenis Nissan GTR R35 berwarna biru dan Toyota Land Cruiser 2024 berwarna hitam di Pelabuhan Bintang 99, Batuampar, Agustus lalu.

“Pemasukan kendaraan ke Batam dalam kondisi baru sesuai dengan daftar yang dikeluarkan oleh BP Batam,” ujar Evi.

Setelah diperiksa, lanjutnya, mobil mewah tersebut bisa beroperasi dengan menggunakan pelat nomor berwarna hijau. Artinya, kendaraan ini hanya bisa digunakan di Batam.

“Ini adalah proses layanan biasa dan legal. Data importasi ada di sistem dan tidak bisa dipublikasikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan atas masuknya mobil ke Batam di 13 lokasi.

“Masuknya rata-rata di Batuampar, kawasan pabean, dan TPS (tempat pemeriksaan sementara),” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat masuk, importir mobil harus menyer-takan manifes kapal. Kemudian, petugas melakukan pengecekan dokumen dan fisik mobil.

“Prosedurnya resmi. Setelah ada surat persetujuan penge-luaran barang,” beber dia.
Sepanjang tahun 2024 ini, Batam telah menerima ratusan unit mobil impor Completely Built Up (CBU).

Berdasarkan informasi dan data yang diberikan Kepala Biro Humas dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, jumlah mobil impor yang telah masuk ke Batam hingga 13 Oktober 2024 tercatat sebanyak 562 unit. Angka ini mendekati capaian 2022 yang mencapai 695 unit. Sedangkan pada 2023, jumlah impor meningkat signifikan dengan realisasi sebanyak 1.027 unit.

Dia juga menyebutkan, terdapat tujuh perusahaan yang terdaftar sebagai importir mobil CBU untuk 2024. Namun, BP Batam tidak memiliki wewenang dalam pemberian izin kepada showroom yang menjual mobil impor tersebut.

”Untuk izin showroom penjualan CBU, itu bukan merupakan kewenangan BP Batam,” kata Tuty.

Terkait pengawasan atas impor kendaraan tersebut, BP Batam bekerja sama dengan pihak Bea Cukai dan Direktorat Lalu Lintas Polda. ”Pengawasan dilakukan secara paralel dan berkesinambungan dengan melibatkan Bea Cukai dan Ditlantas Polda melalui pengiriman data secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)