Ansar Ahmad (berpeci-tengah) ditemani Nurdin Basirun (kanan Ansar) bersama kaum Gen Z.
batampos – Generasi Z di Kepulauan Riau memegang peranan penting dalam menciptakan masa depan yang gemilang bagi wilayah ini. Ansar Ahmad, calon gubernur nomor urut 1, berkomitmen menguatkan peran serta generasi muda, terutama milenial Gen Z yang membawa inovasi dan perubahan.
Ansar Ahmad meyakini, potensi besar Gen Z harus dikelola dengan baik untuk mendorong kemajuan di Kepulauan Riau. Generasi muda yang cerdas teknologi dan terbuka terhadap perbedaan ini dianggap sebagai kunci untuk memaksimalkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia.
“Indonesia sebagai negara besar tentu memiliki bonus demografi yang harus kita kelola. Terutama anak-anak muda yang nantinya memegang peranan penting,” ucap Ansar Ahmad di Newton Cafe, Tanjung Balai Karimun, Jumat (11/10/2024).
Ansar juga menyoroti kemampuan Gen Z yang membedakan mereka dari generasi sebelumnya. Inovatif, ahli teknologi, dan pikiran yang terbuka adalah ciri khas yang menjadikan Gen Z unggul dalam berbagai aspek.
“Ciri-ciri Gen Z itu melek teknologi, inovatif, dan terbuka menerima perbedaan. Mereka adalah generasi yang sangat keren,” jelas Ansar Ahmad.
Sebagai calon pemimpin Kepulauan Riau, Ansar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas Gen Z di daerah ini. Menurutnya, anak muda di Kepri memiliki potensi besar dan harus didukung untuk mencapai kualitas yang setara dengan wilayah lainnya.
“Saya berkomitmen untuk terus mendorong kualitas Gen Z, agar anak muda di Kepri semakin maju dan berdaya saing,” tambah Ansar.
Ansar Ahmad juga menegaskan pentingnya menumbuhkan semangat kepemimpinan di kalangan generasi muda. Baginya, Gen Z harus terus mendapatkan dorongan agar mereka dapat berkembang menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh dan berintegritas.
“Gen Z dan anak muda, saya yakin, akan menjadi penentu masa depan Kepri. Mereka adalah harapan kita semua,” tandasnya. (*/adv)
Ansar Ahmad menyemangati pendukungnya untuk memilih nomor 1 pada Pilgub mendatang.
batampos – Gelombang dukungan untuk Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad terus menguat. Ansar dinilai sebagai pemimpin paripurna untuk kemajuan Kepri.
Tokoh Masyarakat Bintan Utara, Tri Apriadi mengatakan, Ansar merupakan pemimpin sempurna untuk memimpin Kepri ke depan. Menurutnya, Ansar layak menjadi gubernur Kepri di periode selanjutnya.
“Pak Ansar itu pemimpin yang enggak ada duanya lah enggak ada yg lain. Hanya beliau yang cocok memimpin Kepri,” kata Tri, Jumat (11/10/2024).
Kepemimpinan Ansar terbukti dari berhasilnya beberapa program yang telah ia jalankan. Hal itu terlihat dari program-program Ansar yang banyak memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat Kepri.
Salah satu yang paling berdampak yakni menggratiskan SPP dan memberikan dua stel seragam bagi siswa di tingkat SMA-SMK-SLB. Adapun penggratisan SPP itu sudah menyentuh sebanyak 38.450 pelajar.
Tidak berhenti sampai di situ, Ansar juga berhasil meningkatkan kelas UMKM di Kepri. Salah satu kerja nyata Ansar untuk UMKM itu yakni memberikan bantuan modal tanpa bunga sebesar Rp25,7 miliar yang sudah disalurkan kepada 1.306 UMKM.
Maka dari itu, Tri menerangkan, Ansar merupakan figur pemimpin ideal untuk kemajuan Kepri. Karenanya, ia yakin, Ansar kompeten menjadi gubernur di periode berikutnya.
“Pak Ansar itu pemimpin yang hebat dan bisa memaksimalkan sumber daya alam maupun manusia untuk kemajuan Kepri,” ujar Tri. (*/adv)
Kunjungan wisatawan ke Kepri akan meningkat drastis setelah keluar kebijakan bebas visa warga negara asing (WNA) pemegang izin tinggal tetap atau Permanent Residence (PR) di Singapura yang berkunjung ke Kepri.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Senyum wakil ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Pieter Wijaya, mengembang begitu Direktorat Jenderal Imigrasi menerbitkan Surat Edaran (SE) yang membebaskan visa bagi warga negara asing (WNA) pemegang izin tinggal tetap atau Permanent Residence (PR) di Singapura yang berkunjung ke Kepri. Meski hanya berlaku 4 hari, namun diyakini kebijakan ini bisa membuat sektor pariwisata dan turunannya mampu mendulang cuan.
Kebijakan bebas visa PR Singapura ini mulai diterapkan 8 Oktober 2024 yang berlaku di semua pintu masuk wisman di Batam, Bintan, dan Karimun.
”Ini akan membawa dampak positif signifikan bagi berbagai sektor ekonomi, terutama pariwisata, perhotelan, restoran, dan pajak,” ujar Piter, Sabtu (12/10).
Betapa tidak, pemegang PR Singapura yang sebelumnya harus membayar Visa on Arrival (VoA) kini bisa memanfaatkan fasilitas bebas visa selama empat hari itu. Terutama saat akhir pekan libur panjang.
Pieter menyebut bahwa langkah ini akan meningkatkan daya tarik pariwisata di Kepri, salah satu destinasi favorit bagi warga Singapura, termasuk WNA yang menetap di sana.
Selain pariwisata, ia juga optimis sektor investasi akan ikut terdorong oleh kebijakan ini. Sebab, waktu empat hari sembari berwisata, PR Singapura juga bisa melakukan temu bisnis dengan di Kepri.
”Banyak dari pemegang PR Singapura memiliki bisnis, terutama di bidang teknologi. Kebijakan ini memungkinkan mereka untuk lebih mudah mengeksplorasi potensi investasi di Indonesia. Bahkan, ada kemungkinan mereka akan membuka kantor pusat atau cabang utama di sini,” kata Piter.
Potensi cuan PR Singapura yang mengalir ke Kepri dari lahirnya kebijakan bebas visa 4 hari tanpa opsi perpanjangan itu memang cukup besar. Hal ini bisa dilihat dari jumlah WNA di Singapura yang berstatus PR.
Pada 2021, populasi PR di Singapura tercatat sekitar 490 ribu orang. Lalu meningkat di 2022 menjadi 520 ribu. Jumlah ini terus bertambah di 2023 menjadi 540 ribu. Lalu per 2024, warga negara asing yang memiliki status Permanent Resident (PR) di Singapura tercatat sekitar 544.900 orang. Mengalami kenaikan sekitar 1,2 persen dari tahun sebelumnya.
Hitungan kasar Batam Pos, jika separuh (272.450) saja dari 544.900 PR Singapura liburan ke Batam di setiap pekannya, dengan asumsi pengeluaran mereka berkisar antara $33 (sekitar Rp574.000) hingga $100 (sekitar Rp1.568.000) per hari, maka cuan yang masuk ke sektor pariwisata minimal 156,3 miliar hingga 427,2 miliar per hari.
Jika PR Singapura menghabiskan waktu dua hari, maka cuan masuk jauh lebih besar lagi. Apalagi jika gaya hidup dan pilihan wisatawan tersebut lebih tinggi, maka cuan yang masuk juga jauh lebih besar. Terlebih jika PR Singapura itu datang setiap akhir pekan ke Kepri dengan lama tinggal lebih dari 2 hari, maka cuan yang mengalir semakin deras.
Sekadar diketahui juga, pada 2023, jumlah kunjungan wisman ke Batam mencapai 1,2 juta. Kebanyakan berasal dari Singapura, diikuti Malaysia dan beberapa negara lain.
Tahun 2024 ini, Batam menargetkan kunjungan wisman 2 juta. Sedangkan Kepri menargetkan 3 juta kunjungan wisman.
Piter menambahkan, wisata golf, kuliner, dan perkembangan infrastruktur pariwisata di Kepri, khususnya Batam dan Bintan, turut menjadi daya tarik bagi wisatawan tersebut​ berkunjung.
Pieter juga melihat UMKM juga akan mendapatkan manfaat besar dari peningkatan kunjungan wisatawan Singapura.
”Pemegang PR Singapura yang datang ke Kepri pasti akan berbelanja produk-produk lokal, dan ini menjadi peluang besar bagi UMKM kita,” jelas Pieter.
Sinergi positif antara sektor UMKM dan pariwisata diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat di wilayah Kepri.
Menurutnya, peningkatan jumlah wisatawan dan calon investor asing akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah tersebut.
Sebelumnya, sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Yeyen Heryawan, juga menyambut baik kebijakan bebas visa bagi pemegang Permanent Resident Singapura yang berwisata ke Kepri. Menurutnya, kebijakan ini merupakan peluang besar yang dapat meningkatkan tingkat okupansi hotel di Batam, Bintan, dan Karimun.
PHRI Kepri optimis dengan terbukanya akses bagi pemegang PR Singapura, tingkat kunjungan wisatawan akan meningkat secara signifikan, terutama pada akhir pekan atau musim liburan.
”Dalam jangka pendek, kebijakan ini berpotensi meningkatkan okupansi hotel hingga 15-20 persen,” sebutnya.
Pihaknya telah mempersiapkan strategi khusus untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Singapura. Di antaranya bekerja sama dengan sejumlah asosiasi pariwisata, agen travel dan lain-lain.
Kami sedang bekerja sama dengan asosiasi pariwisata, travel agent, dan platform digital di Singapura untuk mempromosikan paket-paket wisata yang sesuai dengan preferensi mereka,” ujarnya.
”Kami juga berkolaborasi dengan operator kapal feri, hotel, dan destinasi wisata di Kepri seperti Lagoi dan Nongsa,” katanya, Selasa (8/10) lalu.
Seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan, industri perhotelan dan restoran di Kepri juga telah mempersiapkan diri. Menurut Yeyen, pelaku usaha perhotelan dan restoran sudah memahami bahwa wisatawan Singapura memiliki ekspektasi tinggi terhadap kualitas layanan.
“Kami telah melakukan berbagai pelatihan untuk meningkatkan standar kebersihan, keramahan, dan layanan digital. Hotel-hotel juga menyiapkan promosi spesial untuk menarik perhatian wisatawan, seperti penawaran akhir pekan yang menarik,” kata dia.
Untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dari kebijakan bebas visa ini, PHRI Kepri menggagas sejumlah inisiatif. Antara lain, penyusunan paket wisata yang mencakup penginapan, tur kuliner, dan kunjungan ke destinasi unggulan. Lalu, ada juga promosi spesial, seperti diskon hotel dan restoran, juga akan ditawarkan kepada wisatawan yang ingin menikmati liburan akhir pekan.
Meski demikian, Yeyen mengakui, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kesiapan infrastruktur, terutama di pelabuhan yang menjadi pintu masuk wisatawan.
”Kapasitas dan kecepatan pelayanan imigrasi serta transportasi lokal perlu ditingkatkan untuk menghindari antrian panjang dan memastikan kenyamanan wisatawan,” ujarnya.
Persaingan antar destinasi wisata di Asia Tenggara juga menjadi perhatian, sehingga inovasi dan peningkatan daya tarik wisata perlu terus dilakukan.
”Semoga akan ada tambahan 20 negara diluar ASEAN untuk bebas visa kunjungan, tidak harus seperti dulu 158 negara, tetapi 20 negara diluar ASEAN ini juga memainkan peranan penting untuk bisa menambah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya Kepri, seperti China, Taiwan, Korea, India, Jepang, Australia, New Zealand, dan lain-lain,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, mengapresiasi kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM terkait fasilitas bebas visa kunjungan bagi pemegang izin tinggal tetap dari Singapura.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran tentang Pemeriksaan Keimigrasian yang menjadi petunjuk pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2024.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham atas diterbitkannya Surat Edaran ini. Kebijakan ini memberikan kemudahan bagi pemegang PR Singapura untuk masuk ke Indonesia tanpa perlu mengurus visa terlebih dahulu,” ujar Guntur.
Namun, ia menekankan bahwa fasilitas bebas visa ini hanya berlaku untuk pelabuhan laut tertentu di Kepri. Para pemegang PR Singapura dapat memasuki wilayah Indonesia melalui delapan pelabuhan laut yang telah ditentukan di Kepri, yakni; Nongsa Terminal Ferry Bahari, Marina Teluk Senimba, Batam Centre, Citra Tri Tunas, Sekupang, Sri Bintan Pura, Bandar Bintan Telani Lagoi, dan Tanjung Balai Karimun.
Lebih lanjut, Guntur menjabarkan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pemegang PR Singapura untuk memanfaatkan fasilitas ini, antara lain berstatus sebagai penduduk tetap Singapura, memiliki kartu National Registration Identity Card (NRIC) Singapura berwarna biru, tidak berstatus sebagai warga negara dari negara calling visa.
Pemegang PR Singapura yang memenuhi persyaratan tersebut akan mendapatkan izin tinggal kunjungan selama empat hari, tanpa ada opsi perpanjangan atau perubahan status.
Guntur juga optimis, bahwa kebijakan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi Kepulauan Riau, terutama dalam sektor pariwisata dan ekonomi.
“Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, serta memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi border tourism yang kompetitif,” tuturnya.
Ia pun berharap agar Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri beserta para Kepala Kantor Imigrasi di Batam, Tanjunguban Bintan, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjungpinang dapat segera menyebarluaskan informasi ini serta melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait.
“Kami siap bekerja sama untuk menyukseskan kebijakan ini dan menjadikan ekosistem pariwisata Kepri semakin maju dan kompetitif,” kata dia.
Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Khusus Batam, Kharisma Rukmana, menyatakan bahwa warga negara Singapura sebelumnya sudah mendapatkan fasilitas bebas visa dengan izin tinggal selama 30 hari. Namun, SE ini dikeluarkan khusus bagi pemegang PR Singapura.
“Harapannya, kebijakan ini tidak hanya mendongkrak pendapatan negara tetapi juga menarik kedatangan wisatawan asing yang memiliki kredibilitas baik serta memberikan manfaat bagi peningkatan pariwisata, ekonomi, investasi, dan aspek lainnya,” ujar Kharisma, Rabu (9/10) lalu.
Pemegang PR Singapura yang memanfaatkan fasilitas bebas visa kunjungan ini akan diberikan izin tinggal selama empat hari, tanpa opsi perpanjangan. Apabila melebihi batas waktu tersebut, mereka akan dikenakan biaya tambahan.
Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2024 yang mengatur daftar negara, wilayah administratif khusus, dan entitas tertentu yang diberikan bebas visa kunjungan. Beberapa negara yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Brunei, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste, Suriname, Kolombia, dan Hong Kong. (*)
Ansar Ahmad (kemeja putih) didampingi istr berada di tengah-tengah pendukungnya.
batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan sosok pemimpin ideal untuk masyarakat Kepri. Ansar dinilai sebagai cagub yang memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil.
Tokoh Masyarakat Kecamatan Mantang, Bintan, Mahindan Muhammad Yasin menyampaikan, Ansar merupakan pemimpin paling peduli terhadap kesejahteraan masyarakat kecil. Adapun komitmen tersebut diwujudkan dengan beragam program pro rakyat untuk masyarakat Kepri.
“Pak Ansar itu pemimpin yang sangat memperhatikan masyarakat terutama masyarakat kecil,” kata Mahindan, Jumat (11/10/2024).
Perhatian Ansar tersebut diwujudkan dalam bentuk program yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Seperti di bidang pendidikan maupun kesehatan.
Dari sisi pendidikan, Ansar berhasil memberikan beasiswa hingga bantuan pendidikan kepada para siswa. Salah satu yang terasa yakni pemberian beasiswa kepada 2.914 mahasiswa dalam jenjang D3-S1.
Tidak berhenti sampai di situ, dari sektor kesehatan, Ansar berhasil meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD Ahmad Tabib Tanjung Pinang. Kemudian, Ansar juga berhasil menggulirkan program Nelayan Terlindungi yang menyasar nelayan saat sedang mencari nafkah dan sudah berhasil memberikan jaminan keselamatan kerja kepada 31.556 nelayan.
Maka dari itu, Mahindan menegaskan, Ansar merupakan pemimpin idola akar rumput Kepri. Karenanya, ia menilai, Ansar figur tepat jadi gubernur Kepri di periode berikutnya.
“Kami masyarakat Mantang betul-betul mendukung Pak Ansar jadi Gubernur Kepri periode selanjutnya,” tandasnya. (*/adv)
batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin terbaik pilihan masyarakat. Ansar dianggap punya kompetensi melanjutkan pembangunan pro rakyat bagi masyarakat Kepri.
Tokoh Masyarakat Batam, Muhammad Yunus mengatakan, masyarakat menilai Ansar menjadi pilihan terbaik untuk pembangunan Kepri. Ia meneruskan, masyarakat ingin pemimpin dengan kualitas terbaik untuk kemajuan Kepri.
“Saya ingin kita sama-sama melanjutkan yang terbaik untuk Kepri,” kata Yunus, Sabtu (12/10/2024).
Yunus melanjutkan, masyarakat menganggap kerja nyata Ansar harus terus dilanjutkan. Kerja nyata tersebut betul-betul dirasakan secara signifikan oleh masyarakat Kepri.
“Kerja nyata Pak Ansar itu betul-betul dirasakan masyarakat Kepri,” ucapnya.
Adapun salah satu kerja nyata yang telah dilakukan Ansar yakni Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis kepada 13.148 rumah tangga berpenghasilan rendah. Hingga saat ini rasio elektrifikasi di Kepri sudah mencapai angka 97,99 persen.
Maka dari itu, ia meyakini, pembangunan Kepri akan konsisten dilanjutkan oleh Ansar ketika terpilih jadi gubernur. Karenanya ia menegaskan, Ansar pemimpin tepat untuk keberlanjutan Kepri ke depan.
“Ya Insha Allah pembangunan bakal dilanjutkan oleh Pak Ansar,” pungkas Yunus. (*/adv)
(ki-ka): Prabowo, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura.
batampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura merupakan duet kepercayaan presiden terpilih Prabowo Subianto. Ansar-Nyanyang memiliki kompetensi menjanjikan untuk membangun Kepri lebih baik.
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza menerangkan Ansar-Nyanyang merupakan pemimpin terbaik pilihan Prabowo. Hal tersebut kian menunjukkan Ansar-Nyanyang figur kompeten menjadi pemimpin Kepri periode selanjutnya
“Jelas bahwa Gerindra dan Prabowo mempercayai pasangan Ansar-Nyanyang untuk memimpin Kepri ke depan,” kata Efriza, Sabtu (12/10/2024).
Di samping itu, dukungan masyarakat kepada Ansar-Nyanyang untuk melanjutkan pembangunan Kepri terus menguat. Figur merakyat sekaligus sederhana menjadi pemicu jika Ansar-Nyanyang layak menjadi pemimpin Kepri di periode ke depan
Tidak berhenti sampai di situ, Ansar-Nyanyang juga mendapatkan dukungan besar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus. Koalisi yang terdiri dari 11 partai itu solid memberikan dukungan dan harapan kepada Ansar-Nyanyang.
Di samping dukungan KIM plus, Ansar-Nyanyang berkomitmen menjalankan dan menuntaskan program pro rakyat yang telah berjalan. Mulai dari pembangunan Jembatan Batam-Bintan hingga bantuan modal tanpa bunga untuk UMKM.
Oleh karena itu, Efriza menyampaikan Ansar-Nyanyang adalah kandidat tepat untuk menjadi gubernur-wakil gubernur Kepri ke depan. Karenanya, Efriza menilai, Ansar-Nyanyang semakin mendominasi dukungan dari seluruh lapisan masyarakat di Pilgub Kepri 2024.
“Pasangan ini memperoleh kepercayaan dengan sikap antusias ditunjukkan oleh Prabowo sekaligus Partai Gerindra,” ujar Efriza. (*/adv)
Ansar Ahmad melambaikan tangan kepada pendukungnya.
batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad mengantongi kompetensi mumpuni untuk kepemimpinan Kepri selanjutnya. Ansar dianggap sebagai pemimpin multitalenta untuk kemajuan Kepri ke depan.
Tokoh Masyarakat Sungai Lakam Barat, Karimun, Muhammad Yunus menerangkan, Ansar merupakan pemimpin adaptif dan bisa diterima semua lapisan masyarakat. Menurutnya, Ansar figur tepat jadi gubernur Kepri ke depan.
“Alhamdulillah Pak Ansar itu pemimpin multitalenta karena bisa menjadi apa saja. Mau jadi khatib bisa, mau di bawa ke tempat anak muda juga bisa. Mangkanya cocok jadi pemimpin Kepri,” kata Yunus, ketika ditemui usai acara kampanye terbuka Ansar Ahmad di Lapangan Sepak Bola Telaga Harapan, Sabtu (12/10/2024).
Yunus melanjutkan, Ansar merupakan sosok pemimpin yang mudah berkomunikasi dengan siapa saja. Menurutnya, Ansar cagub paling adaptif dan bisa berbaur dengan semua lapisan masyarakat.
“Pak Ansar itu mudah berbaur, mudah diterima di semua lapisan masyarakat. Hal itu yang membuat Pak Ansar terus meraih dukungan masyarakat,” tuturnya.
Kedekatan Ansar dengan masyarakat itu terbukti kala ia tak pernah menjaga jarak dengan warga saat berkampanye. Pria yang pernah menjabat sebagai gubernur Kepri periode 2021-2024 tersebut, tak pernah membeda-bedakan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Tak hanya kedekatan dengan masyarakat, khusus di Karimun, Ansar sudah membantu dengan program nyata. Salah satunya yakni pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).
Maka dari itu Yunus menegaskan, Ansar merupakan pemimpin yang sudah terbukti memberikan kerja nyata untuk pembangunan Kepri. Karenanya, Yunus meyakini, Ansar bisa membangun Kepri lebih baik di periode mendatang.
“Kami berharap Insha Allah ke depan Kepri khususnya bertambah maju di bawah kepemimpinan Pak Ansar,” ujar Yunus. (*/adv)
Ansar Ahmad menyemangati pendukungnya untuk memilih nomor 1 pada Pilgub mendatang.
batampos – Sorakan semangat “Kepri Maju Pilih 01” menggema, menjadi bukti kuat dukungan rakyat kepada Ansar Ahmad. Sosok calon gubernur nomor urut 1 ini terus mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat Kepulauan Riau, yang berharap pada kemajuan di masa depan.
Ketika Ansar Ahmad tampil di hadapan ribuan warga, antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa. Meski hujan mengguyur, semangat tak pernah pudar. Masyarakat yang memadati lokasi dengan penuh semangat menyerukan dukungan untuk sosok pemimpin yang mereka percaya mampu membawa perubahan nyata bagi Kepulauan Riau.
“Untuk Kepri maju pilih 01! Untuk Kepri maju pilih 01,” teriak massa yang terus mendukung Ansar Ahmad dengan penuh antusias, Sabtu (12/10/2024).
Ansar Ahmad yang tampil mengenakan kemeja batik lengan panjang berjalan dengan penuh keyakinan menuju panggung. Teriakan dukungan dari massa yang memadati lapangan semakin bergemuruh, menegaskan kepercayaan masyarakat bahwa Ansar adalah pemimpin yang dibutuhkan.
“Pak Ansar menang, menang, menang!” sorak masyarakat yang hadir.
Di tengah-tengah euforia tersebut, seorang warga, Siti Zuhro (35), dengan penuh keyakinan menyatakan kebanggaannya bisa bertemu langsung dengan Ansar. Kehadiran Ansar Ahmad, menurutnya, menjadi bukti nyata betapa besarnya dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan yang telah terbukti memberikan dampak positif.
“Saya senang bisa langsung bertemu tatap muka dengan Pak Ansar. Masyarakat juga sangat antusias bertemu dengan beliau,” kata Siti.
Siti menambahkan bahwa Ansar Ahmad adalah sosok pemimpin yang selalu konsisten dengan janji-janjinya. Baginya, Ansar adalah figur yang diidolakan karena kepemimpinannya yang tegas dan solutif dalam menghadapi tantangan Kepri ke depan.
“Pak Ansar saya yakin bisa membawa kemajuan untuk Kepri di kepemimpinan selanjutnya,” tuturnya.
Kepercayaan ini semakin memperkuat posisi Ansar Ahmad sebagai pemimpin yang siap membawa Kepulauan Riau menuju era baru. Dukungan yang tak terhenti meski hujan turun, menjadi simbol kuat bahwa rakyat Kepri menginginkan perubahan yang nyata di bawah kepemimpinan yang tangguh dan visioner.
Dari setiap sudut acara, teriakan “Kepri Maju Pilih 01” terdengar nyaring. Ansar Ahmad bukan hanya sekadar kandidat, tetapi pemimpin yang diharapkan mampu membawa visi kemajuan bagi Kepulauan Riau. (*)
batampos – Guru honorer di Batam, memiliki peranan penting dalam memajukan dunia pendidikan. Meskipun begitu, ada berbagai tantangan untuk menyejahterakan para guru honorer ini. Hal ini tentunya membuat nasib guru honorer di Batam tidak menentu.
Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, ada banyak guru honorer yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan, sehingga masih menunggu kepastian pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ada dua tantangan terbesar dihadapi oleh Disdik Batam dalam menyejahterakan guru honorer, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru.
”Dari data yang ada, baru 88 orang guru honorer BOS yang sudah memiliki kualifikasi S1. Masih ada 561 guru yang belum memenuhi syarat tersebut,” kata Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto.
Hal yang sama juga terjadi di guru honorer daerah. Dari 258 orang yang terdaftar, hanya 109 yang sudah menyelesaikan pendidikan S1. Sementara sisanya masih dalam proses pendidikan untuk mencapai kualifikasi tersebut.
Tri mengatakan, sudah membahas berbagai langkah-langkah untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer, termasuk upaya pengangkatan PPPK serta permasalahan terkait kualifikasi tenaga pendidik.
Menurut dia, kesejahteraan guru honorer terutama terkait gaji telah diatur melalui standar satuan harga (SSH) yang diterbitkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Mengenai besaran gaji, Tri Wahyu menyebut, bahwa upah guru honorer yang dibayar melalui dana BOS disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Untuk guru honorer daerah, gaji diatur melalui keputusan Wali Kota tentang SSH dan Analisis Standar Belanja (ASB) Kota Batam.
”Besaran gajinya variatif, tergantung jenjang pendidikan. Untuk THD, gaji sebelum dipotong pajak bisa mencapai Rp3 juta,” kata dia.
Terkait dengan program pengangkatan guru honorer menjadi ASN atau PPPK, dia menjelaskan bahwa guru yang terdaftar sebagai tenaga honorer daerah dan yang dibiayai melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan diprioritaskan.
”Pengangkatan PPPK saat ini diutamakan bagi guru yang berstatus honorer daerah dan honorer BOS. Mereka akan mengisi formasi yang telah disiapkan dalam penerimaan PPPK yang akan datang,” katanya.
Saat ini, kata Tri, Disdik mengingatkan pentingnya koordinasi yang terus berjalan antara pemerintah pusat dan daerah. Pemko Batam bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Badan Guru Penggerak (BGP) Kepri, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencapai tujuan ini.
Tahun ini, Pemko Batam membuka sebanyak 109 formasi PPPK untuk guru, sedangkan ada ratusan guru honorer menanti peningkatan kualitas kesejahteraan. (*)
Anggota Polwan saat mengatur arus lalu lintas di jalan raya di Kota Batam.
batampos – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) bersiap menggelar Operasi Zebra Seligi 2024, yang akan berlangsung dari 14 hingga 27 Oktober 2024. Operasi ini dilakukan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman di wilayah Kepulauan Riau.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Pol. Tri Yulianto, menegaskan, pentingnya langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah menurunkan tingkat pelanggaran lalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan, baik dari segi jumlah maupun tingkat fatalitasnya,” kata Tri Yulianto, Sabtu (12/10).
Ia mengungkapkan data pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra 2023, yang mencatat sebanyak 23.723 pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis. Selain itu, 1.132 orang dikenakan tilang statis, dan teguran diberikan kepada 2.575 pelanggar. Tercatat juga 58 kecelakaan lalu lintas, dengan 10 korban meninggal, 19 luka berat, dan 51 luka ringan. Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp72.800.000.
“Operasi Zebra Seligi 2024 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, melibatkan 55 personel dari Polda Kepri,” ucapnya.
Dirlantas menekankan beberapa langkah penting untuk memastikan kesuksesan operasi ini. Pertama, penguatan deteksi dini terhadap lokasi rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas. Kedua, sosialisasi dan edukasi masyarakat mengenai tertib berlalu lintas harus terus dilakukan melalui berbagai media.
Ketiga, penegakan hukum, baik secara elektronik maupun manual, harus dilakukan secara tegas namun tetap humanis. Keempat, penanganan kasus kecelakaan harus mengikuti prosedur yang profesional.
“Terakhir, kita harus aktif menangkal berita hoaks terkait Operasi Zebra 2024,” tutur Tri. (*)