Senin, 13 April 2026
Beranda blog Halaman 2598

Pemimpin Teladan, Ansar Ahmad Banjir Dukungan Masyarakat Batam Lanjut Jadi Gubernur

0
ansar tabel
Ansar AHmad menjelaskan program kerja di hadapan pendukungnya.

batampos –  Ansar Ahmad terus mendapatkan banjir dukungan masyarakat Kota Batam untuk menjadi gubernur Kepulauan Riau (Kepri) satu periode lagi. Ansar dianggap sebagai pemimpin teladan untuk semua lapisan masyarakat di Kepri dan Batam.

Tokoh Masyarakat Batam sekaligus Ketua Panitia Acara Festival Akbar Berkah Sukses Cendekia (BSC) Batam, Tahir Abu menjelaskan, Ansar merupakan pemimpin teladan bagi seluruh lapisan masyarakat Kepri hingga Batam. Menurutnya, Ansar layak jadi pemimpin Kepri untuk periode berikutnya.

“Pengalaman Pak Ansar sudah tidak perlu diragukan lagi. Mulai dari bupati, gubernur, dan Insha Allah menjadi gubernur lagi,” kata Tahir, ketika ditemui di Festival Akbar BSC Batam, pada Sabtu (19/10/2024).

Tahir melanjutkan, adapun di acara tersebut, tidak hanya memberikan doa dukungan kepada Ansar. Namun, ia juga membeberkan bahwa Ansar merupakan pemimpin inspiratif karena pernah menjadi seorang guru ngaji.

“Di acara ini juga sangat spesial, karena bisa dikatakan sharing time. Karena bintang tamunya Pak Gubernur, tapi beliau juga pernah menjadi guru ngaji,” ucap Tahir.

Tahir melanjutkan, Ansar merupakan pemimpin inspiratif bagi semua lapisan masyarakat Kepri hingga Batam. Figurnya bukan hanya calon gubernur, melainkan tokoh masyarakat dan sudah menjadi teladan semua warga.

Oleh sebab itu, Tahir menerangkan, Ansar terus menjadi sosok inspiratif bagi semua kalangan. Menurutnya, Ansar bisa menjadi teladan, terutama di kalangan para santri yang ada di Kepri hingga Batam.

“Karena kita semua ingin para santri tidak semuanya berakhir di mimbar, tapi bisa mengikuti jejak Pak Ansar,” tutup Tahir. (*)

Posisi PDIP di Pemerintahan Prabowo-Gibran Dipastikan Akan Diumumkan Megawati

0
Ketua DPR RI Puan Maharani saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/10/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan, dalam waktu dekat Ketua Umum Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan secara resmi sikap partainya terhadap pemerintahan Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Insya Allah posisi PDIP ke depan nantinya tentu saja akan diumumkan oleh ketua umum,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

Namun, ia menyatakan fraksi PDIP di DPR akan mendukung berjalannya program pemerintahan Prabowo-Gibran .

“Namun, kami akan mendukung pemerintahan Pak Prabowo di parlemen, namun tidak menempatkan kader di kabinet,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan yang juga menjabat Ketua DPR RI itu menekankan, dalam membangun bangsa Indonesia dibutuhkan sinergitas antar legislatif eksekutif.

“Walaupun kami juga akan terus mendukung pemerintahan Pak Prabowo, untuk membangun Indonesia,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

 Kenaikan UMK 2025 Akan Dibahas November

0
kadisnaker
Kadisnaker Kota Batam, Rudi Syakyakirti. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan bahwa pembahasan terkait kenaikan upah minimum untuk tahun 2025 masih menunggu data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut meliputi perkembangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang akan menjadi dasar penentuan Upah Minimum Kota (UMK) Batam.

“Belum, nanti November akan dibahas,” ujar Rudi, Minggu (20/10).
Menurutnya, penentuan upah minimum tahun depan akan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023, yang merupakan perubahan dari PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Menurut peraturan tersebut, beberapa faktor yang mempengaruhi besaran upah minimum antara lain adalah pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, upah minimum provinsi (UMP) tahun sebelumnya, serta nilai indeks tertentu (alpha).
Rudi juga menanggapi permintaan dari pihak buruh yang mengusulkan kenaikan upah sebesar 30 persen. “Itu kan usul, bisa saja. Tapi nanti harus dilihat dari beberapa faktor,” tambahnya.
Pembahasan mengenai UMK akan dilakukan dalam dua tahap, diawali dengan penetapan UMP sebagai acuan dalam menentukan UMK Batam. Berdasarkan jadwal, penetapan UMP di Provinsi Kepulauan Riau diperkirakan akan berada di tangan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Marlin Agustina. Hal ini karena Gubernur Ansar Ahmad sedang cuti selama masa kampanye hingga pemungutan suara pada 27 November 2024.
Penetapan UMP 2025 di berbagai provinsi diperkirakan akan dilakukan paling lambat pada 21 November 2024, sedangkan penetapan UMK akan diumumkan pada 30 November 2024.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Yapet Ramon, sebelumnya mengatakan bahwa tuntutan tersebut berdasarkan hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan di tiga pasar di wilayah Batam. Survei ini bertujuan untuk menentukan angka kebutuhan buruh, yang kemudian dijadikan dasar untuk tuntutan.
“Kami tidak sembarangan meminta kenaikan 30 persen. Kami telah melakukan survei, dan kebutuhan hidup layak di Batam mencapai lebih dari Rp6 juta,” ujarnya, Jumat (18/10).
Survei KHL dilakukan di tujuh pasar, termasuk Pasar Angkasa Bengkong, Botania 1, Aviari Batuaji, Fanindo Tanjunguncang, Pancur Sei Beduk, dan Hypermart.
Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata KHL di Batam mencapai Rp6.119.467, dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kenaikan harga gas elpiji, parkir, dan listrik.
Pembahasan mengenai upah minimum ini rencananya akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu sebelum dan setelah kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November dan Desember 2024 mendatang.
Kenaikan upah ini ditargetkan untuk buruh yang bekerja kurang dari satu tahun. Sementara itu, buruh yang telah bekerja lebih dari satu tahun akan mendapatkan kenaikan tambahan sebesar 5 persen dari UMK 2025.
Dengan demikian, total kenaikan bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun akan mencapai 35 persen. “Kami menuntut penyesuaian ini karena tidak adil jika buruh yang sudah lama bekerja gajinya sama dengan buruh baru. Kami berharap tuntutan ini bisa didengar oleh Wali Kota Batam,” kata Ramon.
Sementara Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menjelaskan bahwa formulasi kenaikan UMK diatur dalam Permenaker 51 Tahun 2023. Formula yang digunakan adalah inflasi ditambah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang dikalikan dengan rasio alfa, berkisar antara 0,1 hingga 0,3.
Berdasarkan prediksi, kenaikan UMK Batam tahun 2025 kemungkinan berada di kisaran 2,2 persen hingga 4,6 persen. Jika dilihat dari nilai inflasi tahun 2024, perkiraan berada di angka 2,5 persen, plus minus satu persen.
Sementara pertumbuhan ekonomi Batam berada di angka 7,04 persen. Dengan penghitungan ini, kisaran kenaikan UMK Batam tahun 2025 adalah 2,2 persen hingga 4,6 persen,” ujar Rafki. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Ini Pidato Lengkap Prabowo Subianto Setelah Resmi Dilantik jadi Presiden RI Periode 2024-2029

0
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato usai dilantik pada sidang paripurna MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdana setelah dilantik menjadi kepala negara oleh MPR RI. Prabowo melanjutkan estafet kepemimpinan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

“Kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan, kita siap bekerja keras menuju Indonesia emas, menjadi bangsa yang kuat, merdeka, berdaulat, adil dan makmur,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

Prabowo menegaskan, dirinya bersama Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden, akan sepenuhnya menjalankan Undang-Undang Dasar. Serta berbaki kepada bangsa dan negara dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Saya Prabowo Subianto dan saudara Gibran Rakabuming Raka telah mengucapkan sumpah untuk mempertahankan Undang-Undang Dasar kita, untuk menjalankan semua Undang-Undang dan peraturan yang berlaku, untuk berbakti pada negara dan bangsa, sumpah tersebut akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Berikut ini pidato lengkap Presiden Prabowo Subianto:

Assalamualaikum wr wb.

Salam sejahtera untuk kita sekalian. Shalom om swastiastu. Namo budhaya salam kebajikan. Rahayu-rahayu.

Yang saya hormati dan saya muliakan Presiden RI masa jabatan 2014-2024 Bapak Ir Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo.

Wakil Presiden RI 2010-2024 Prof Dr KH Ma’ruf Amin beserta Ibu Hajjah Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin

Wakil Presiden RI 2024-2019 Rakabuming Raka bersama Ibu Selvi Ananda.

Presiden RI Periode 2004-2014 Prof Dr H Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Keenam Bapak Jenderal TNI Purn Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Bapak H Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 Bapak Prof Dr Boediono, Ibu Dra Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Ibu Soraya Hamzah Haz, Ketua MPR Bapak Ahmad Muzani dan para wakil ketua yang saya hormati, ketua dan wakil ketua DPR, ketua dan wakil ketua lembaga negara. Para ketua umum partai politik.

Ketum Golkar Dr Bahlil Lahdalia, Ketua Umum Partai Gerindra yang diwakili oleh Hashim Hadjidjoyokusumo, Ketum NasDem Bapak Dr H Surya Paloh, Ketum PKB Bapak Dr Drs Muhaimain Iskandar, Presiden PKS Bapak Ahma Syaikhu, Ketum PAN Bapak Dr H Zulkfli Hassan, Ketum Demokrat Saudara Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Ketua DKPP dan Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Staf Angkatan.

Saudara Anies Rasyid Baswedan dan Saudara Abdul Muhaimin Iskandar. Saudara Ganjar Pranowo dan saudara Prof Mahfud Md. Sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada konstentasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang baru selesai.
Saudara-saudara insan pers media cetak dan elektronik dalam luar negara. Tamu undangan, terutama saudara-saudara rakyat Indonesia dan saudara sebangsa dan tanah air.

Sebagai insan yang beriman, kita ucapkan puji syukur kepada Tuhan yang maha besar karena kita diberi kesehatan. Dapat hadir di majelis ini, dan melaksanakan tugas konstitusi kita dengan baik dengan aman.

Hari ini kita mendapatkan kehormatan yang sangat besar pada acara pelantikan presiden dan wakil presiden RI, hari ini kita dihadiri 19 kepala negara dan 19 kepala pemerintah serta 15 utusan khusus negara-negara sahabat lainnya tokoh-tokoh dari negara sahabat ini terbang dari tempat yang jauh di tengah kesibukan di tengah banyak masalah yang dihadapi mereka datang ke sini untuk menghormati bangsa dan rakyat Indonesia.

Yang saya hormati dan saya muliakan, sultan dan yang dipertuan negara Brunei Darussalam, Paduka Sri Baginda Sultan Hassanal Bolkiah, Presiden Republik Filipina Yang mulia Ferdinan Marcos Jr bersama ibu Louise Marcos, Perdana Menteri Kerajaan Kamboja yang mulia Perdana Menteri HE Samdech Techo Hun Sen.

Perdana Menteri Korea yang mulia Han Duck-soo, Perdana Menteri Malaysia yang mulia Datok Sri Haji Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Negara Papua Nugini yang mulia James Marape, Perdana Menteri Republik Serbia Miloš Vučević, Perdana Menteri Republik Singapura yang mulia Lawrence Wong Perdana Menteri Kepulauan Solomon Yang mulia Jeremiah Manele Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste yang mulia, Xanana Gusmao dan Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai Tabimasmas.

Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok yang mulia Han Zheng, Wakil Presiden Republik Demokratik Rakyat Laos yang mulia, Pany Yathotou Wakil Presiden Republik Sosial Vietnam, Vo Thi Anh Xuan, Wakil Perdana Menteri Federasi Rusia yang mulia, Denis Manturov, Wakil Perdana Menteri rangkap Menteri Pertahanan Qatar Khalid bin Mohammad Al Attiyah.

Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri pertahanan Australia yang mulia Richard Marles, Wakil Perdana Menteri Selandia Baru yang mulia, Winston Peters dan Wakil Perdana Menteri dan Wakil Menteri Transportasi Kerajaan Thailand, Don Pramudwinai.

Utusan khusus Australia Cristian Wood, yang mulia Adel bin ahmed al jubair, Menteri Syaikh Mubrak, utusan khusus Mesir al azhari, utusan khusus Turki, Yasar Guler, utusan khusus khusus Perdana Menteri Perserikatan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara, David Lammy, utusan khusus presiden AS dan wakil tetap untuk PBB yang mulia Linda, Sekjen Jenderal Moeslim yang Mulia Abdul Salam, Utusan PM India, utusan khusus kerajaan Yordania, Perdana Menteri Jepang Komura Masahiko, utusan khusus Presiden Dewan Menteri Republik ItaliaMatteo Perego, utusan khusus Perdana Menteri Kanada Ian McKay, utusan khusus Presiden Republik Prancis Francois Corbin. Yang saya mulia perwakilan duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat.

Saudara-saudara beberapa saat yang lalu di hadapan majelis yang terhormat ini, di hadapan seluruh rakyat Indonesia dan yang terpenting di hadapan Tuhan yang maha esa Allah SWT, saya Prabowo Subianto dan saudara Gibran Rakabuming Raka telah mengucapkan sumpah untuk mempertahankan UUD kita, untuk menjalankan semua UU dan peraturan yang berlaku untuk berbakti pada negara dan bangsa, sumpah tersebut akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya.

Dengan penuh rasa tanggung jawab dan semua kekuatan yang ada pada jiwa dan raga kami. Kami akan menjalankan kepemimpinan pemerintah RI kepemimpinan negara dan bangsa Indonesia dengan tulus dengan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia termasuk mereka yang tidak memilih kami. Kami akan mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia di atas segala golongan apalagi kepentingan pribadi kami.

Tantangan rintangan hambatan dan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah dinamika dan pergulatan dunia tidak ringan. Kita paham kita mengerti bahwa karunia yang diberikan yang maha kuasa kepada kita sungguh sangat besar dan beragam. Kita memiliki luas wilayah daratan dan lautan yang sangat besar, kekayaan alam yang sangat besar kita mengerti bahwa sumber alam ini terdiri dari sumber-sumber alam yang sangat penting untuk kehidupan manusia di abad ke 21 dan seterusnya.

Namun, di tengah segala karunia tersebut di tengah kelebihan yang kita miliki yang memang membuat kita harus mengahadapi masa depan dengan optimis tetapi kita pun harus berani untuk melihat tantangan, rintangan, ancaman dan kesulitan yang ada di hadapan kita. Saya selalu mengajak saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk menjadi bangsa yang berani, bangsa yang tidak takut tantangan, bangsa yang tidak takut rintangan, bangsa yang tidak takut ancaman.

Sesungguhnya sejarah kita adalah sejarah dengan penuh kepahlawanan penuh pengorbanan penuh keberanian tidak hanya pemimpin-pemimpin tetapi keberanian rakyat kita menghadapi segala tantangan bahkan invasi-invasi dari bangsa lain.

Kita paham dan mengerti bahwa kemerdekaan kita bukan hadiah. Kemerdekaan kita kita dapat dengan pengorbanan yang sangat besar. Dan kita harus paham dan ingat selalu pengorbanan yang paling besar adalah pengorbanan dari rakyat kita yang paling miskin wong cilik yang berjuang yang memberi makan kepada pejuang-pejuang janganlah kita lupa waktu kita perang kemerdekaan kita tidak punya anggaran APBN pasukan kita tidak digaji siapa yang memberi makan kepada kita yang memberi makan adalah para petani di desa-desa, para nelayan, para pekerja, terus menerus mereka yang mendirikan RI.

Sekarang saya mengajak saudara-saudara terutama unsur pimpinan dari semua kalangan, dari kalangan cendikiawan, ulama, pengusaha, pemimpin politik, pemuda dan mahasiswa, mari kita berani menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Tantangan yang besar yang kita hadapi ada yang berasal dari luar kita tapi harus kita berani mengakui banyak tantangan kesulitan rintangan yang berasal dari diri kita sendiri. Ada tantangan dan kesulitan yang terjadi karena kita kurang waspada, karena kadang-kadang kita tidak handal dan piawai dalam mengurus kekayaan kita sendiri.

Marilah kita berani mawas diri, menatap wajah sendiri, dan mari berani memperbaiki diri sendiri, mari berani mengoreksi diri kita sendiri.

Kita harus menghadapi kenyataan, bahwa masih terlalu banyak kebocoran penyelewengan korupsi di negara kita. Ini adalah yang membahayakan masa depan kita dan masa depan anak-anak kita dan cucu-cucu kita. Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita penyimpangan-penyimpangan kolusi di antara para pejabat politik pejabat pemerintah di semua tingkatan dengan pengusaha-pengusaha yang nakal pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik, jangan takut melihat realita ini.

Kita masih melihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan, terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi, terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah.

Kita sebagai pemimpin politik jangan kita terlalu senang melihat angka-angka statistik yang membuat kita terlalu cepat gembira, terlalu cepat puas padahal kita belum melihat gambaran sepenuhnya. Kita merasa bangga bahwa kita diterima di kalangan G20, kita merasa bangga bahwa kita disebut ekonomi ke 16 terbesar di dunia tapi apakah kita sungguh-sungguh paham dan melihat gambaran utuh dari keadaan kita.

Apakah kita sadar bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar, apakah kita sadar bahwa rakyat kita dan anak-anak kita banyak yang kurang gizi banyak rakyat yang tidak dapat pekerjaan yang baik.

Banyak sekolah-sekolah kita yang tidak terurus. Saudara-saudara, kita harus berani melihat ini semua dan kita harus berani menyelesaikan masalah ini semua.

Saya mengajak kita semua marilah kita berani melihat kenyataan kita boleh bangga dengan prestasi kita tapi marilah kita jangan tertegun jangan terlalu cepat puas dan gembira dengan menutup mata dan hati terhadap tantangan2 dan penderitaan saudara-saudara kita.

Kita tidak boleh memiliki sikap seperti burung unta, kalau melihat sesuatu yang tidak enak memasukkan kepalanya ke dalam tanah mari kita menatap ancaman dan bahaya dengan gagah marilah kita menghadapi kesulitan dengan berani. Marilah kita berhimpun bersatu untuk mencari solusi-solusi jalan keluar dari ancaman dan bahaya tersebut.

Saudara-saudara, saya telah mencanangkan bahwa Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita tidak boleh tergantung sumber makanan dari luar, dalam krisis dalam keadaan genting tidak ada yang akan mengizinkan barang-barang mereka untuk kita beli karena itu tidak ada jalan lain dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita harus mencapai ketahanan pangan.

Kita harus mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat indoensia saya sudah mempelajari bersama pakar-pakar yang membantu saya, saya yakin paling lambat 4-5 tahun kita akan swasembada pangan. Bahkan kita siap menjadi lumbung pangan dunia.

Kita juga harus swasembada energi. Dalam keadaan ketegangan dalam keadaan kemungkinan terjadi perang dimana-mana, kita harus siap dengan kemungkinan yang paling jelek. Negara-negara lain harus memikirkan kepentingan mereka sendiri, kalau terjadi hal yang tidak diinginkan sulit kita mendapat sumber energi dari negara lain. OKI kita harus swasembada energi dan kita mampu untuk swasembada energi.

Kita diberi karunia oleh Tuhan, tanaman-tanaman yang membuat kita bisa tidak tergantung dengan bangsa lain. Tanaman-tanaman seperti kepala sawit bisa menghasilkan solar dan bensin, kita juga punya singkong tebu sagu jagung dan lain-lain, kita juga punya energi bawah tanah geothermal yang cukup, kita punya batu bara yang sangat banyak kita punya energi dari air yang sangat besar.

Pemerintah yang saya pimpin nanti akan fokus untuk mencapai swasembada energi. Kita juga harus mengelola air dengan baik, alhamdulillah kita punya sumber air yang cukup dan kita sudah punya teknologi menghasilkan air yang murah dan yang bisa memenuhi kebutuhan kita.

Juga semua subsidi bantuan kepada rakyat kita yang masih dalam keadaan susah harus kita yakin subsidi-subsidi itu sampai kepada mereka yang membutuhkan. Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita rubah subsidi itu harus kepada langsung keluarga-keluarga yang membutuhkan. Dengan teknologi digital kita akan mampu sampai subsidi itu sampai ke setiap keluarga yang membutuhkan.

Tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang butuh itu. Anak-anak kita semua harus bisa makan bergizi minimal satu kali sehari dan itu akan kita lakukan dan itu bisa kita lakukan.

Selain itu, menjamin melindungi mereka yang paling lemah untuk mencapai kesejahteraan sejati kemakmuran yang sebenernya kita harus melakukan hilirisasi kepada semua komoditas yang kita miliki.

Nilai tambah dari semua komoditas itu harus menambah kekuatan ekonomi kita sehingga rakyat kita bisa mencapai tingkat hidup yang sejahtera. Seluruh komoditas kita harus bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

Saya sudah katakana kita harus berani menghadapi dan memberantas korupsi dengan perbaikan sistem dengan penegakan hukum yang tegas dengan digitalisasi insya Allah kita akan kurangi korupsi secara signifikan.

Tapi ini harus kita lakukan seluruh unsur pimpinan harus memberi contoh ing ngarso sung tulodo. Ada pepatah yang mengatakan kalau ikan menjadi busuk, busuknya mulai dari kepala. Semua pejabat dari semua eselon dari semua tingatan harus memberi contoh untuk menjalankan kepemimpinan pemerintahan yang sebersih-bersihnya. Mulai contoh dari atas dan sesudah itu penegakan hukum yang tegas dan keras.

Semua kita percaya dan yakin kita punya kekuatan menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Ini sasaran berat bahkan banyak yang mengatakan ini sesuatu yang tidak mungkin. Pemimpin yang berani dan baik akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mgkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin kita atasi. Bangsa yang berani adalah bisa membikin yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Di tengah cita-cita yang begitu besar dan idam-idamkan kita perlu suasana kebersamaan, persatuan, kolaborasi kerja sama, bukan cekcok yang berkepanjangan. Kita perlu pemimpin-pemimpin yang tidak caci maki, yang arif, bijaksana, mengerti dan cinta budaya dan sejarah bangsa sendiri yang bangga dengan adab tradisi dan adat bangsa kita sendiri.

Kita dari sejak dahulu memikirkan kehendak dari para pendiri bangs kita ingin menjadi bangsa yang berdemokrasi, kita menempatkan kedaulatan rakyat setinggi-tingginya dalam dasar negara kita Pancasila kerakyatan merupakan sendi utama dari kelima sila yang kita junjung tinggi. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaaratn perwakilan. Kita menghendaki kehidupan demokrasi tapi marilah kita sadar bahwa demokrasi kita harus demokrasi yang khas untuk indo, yang cocok untuk bangsa kita, demokrasi yang berasal dari sejarah dan budaya kita, demokrasi kita harus demokrasi yang santun, demokrasi dimana berbeda pendapat harus tanpa permusuhan.

Demokrasi di mana mengoreksi harus tanpa caci maki bertarung tanpa membenci bertanding tanpa berbuat curang, demorkasi kita harus demorasi yang menghindari kekerasan, adu domba, hasut menghasut, harus yang sejuk, demokrasi yang damai, demokrasi yang menghindari kemunafikan.

Hanya dengan persatuan dan kerja sama kita akan mencapai cita-cita para leluhur, bangsa yang gemah ripah loh jinawi totro tentrem kertoraharjo bangsa yang baldatun toyyibatun warbbun gahfur, bangsa yang dimana rakyat cukup sandang, pangan, papan, cita-cita kita adalah melihat wong cilik iso gemuyu wong cilik bisa senyum bisa tertawa.

Kita harus ingat bahwa kekuasaan itu adalah milik rakyat, kedaulatan itu adalah kedaulatan rakyat. Kita berkuasa seizin rakyat kita menjalankan kekuasaan harus untuk kepentingan rakyat. Kita harus selalu ingat setiap pemimpin dalam setiap tingkatan harus selalu ingat, pekerjaan kita harus untuk rakyat.

Bukan, bukan, bukan kita bekerja untuk diri sendiri. Bukan kita bekerja untuk kerabat kita, bukan kita bekerja untuk pemimpin-pemimpin kita. Pemimpin yang harus bekerja untuk rakyat.

Kita harus mengerti selalu sadar selalu bahwa bangsa yang merdeka adalah bangsa di mana rakyatnya merdeka, rakyat harus bebas dari ketakutan bebas dari kemiskinan bebas dari kelaparan bebas dari kebodohan bebas dri penindasan bebas dari penderitaan.

Saudara-saudara, masih ada suadara-saudara kita usianya di atas 70 tahun masih menarik becak, ini bukan ciri-ciri bangsa yang merdeka. Hanya kalau kita bisa wujudkan keadaan di mana rakyat sungguh merasa dan menikmati kemerdekaan baru kita oleh sungguh-sungguh puas dan bangga dengan prestasi Indonesia merdeka.

Marilah kita kerja keras dan berjuang tanpa menyerah, mari kita menghimpun dan menjaga semua kekayaan kita jangan mau kekayaan kita diambil murah oleh pihak-pihak lain.
Semua kekayaan kita harus sebesar-sebesarnya untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat kita. Dalam sejarah politik hal ini mudah untuk kita ucapkan tidak mudah untuk kita capai tapi kita bisa capai kalau kita Bersatu dan bekerja sama. Marilah kita bangun masa depan bersama marilah menganggap rekan-rekan kita walaupun berbeda suku partai agama golongan kita adalah sama-sama anak Indonesia. Bertanding semangat, sesudah bertanding mari kita berhimpun kembali.

Presiden Joko Widodo mengalahkan saya, berapa kali ya saya lupa, tapi begitu beliau menang beliau mengajak saya bersatu, dan saya menerima ajakan itu sekarang saya yang menang. Dan saya mengajak semua pihak ayo bersatu.

Dalam mengahdapi dunia internasional Indonesia memilih jalan bebas aktif nonblok kita tidak mau ikut pakta-pakta militer manapun kita memilih jalan bersahabat dengan semua negara sudah berkali-berkali saya canangkan Indonesia akan menjalankan politik luar negeri sebagai negara yang ingin menjadi tetangga yang baik, we want to be a good neighboor. Kita ingin menganut filosofi kuno seribu kawan terlalu sedikit satu lawan terlalu banyak.

Dengan demikian kita ingin menjadi sahabat semua negara tapi kita punya prinsip, yakni anti penjajahan karena kita pernah mengalami penjajahan, kita anti penindasan karena kita pernah ditindas kita antirasialisme anti aperteid karena kita pernah mengalami wkatu kita dijajah kita bahkan digolongkan lebih rendah dari anjing, banyak prasasti dan marmer papan-papan di mana disebut honden in en landen for boden. Saya masih lihat prasasti di kolam renang Manggarai tahun 78.

Karena itu kita punya prinsip kita harus solider membela rakyat yang tertindas di dunia ini. Karena itu kita mendukung kemerdekaan rakyat Palestina.

Pemerintah Presiden Joko Widodo sudah mengirimkan banyak bantuan hari ini kita punya tim medis yang bekerjad di Gaza Raffah dengan risiko sangat tinggi dokter-dokter kita, perawat-perawat kita, sudah bekerjasama bersama saudara dari UEA. Dan kita pun siap untuk mengirim bantuan yang lebih banyak dan siap evakuasi mereka yang luka dan anak-anak yang trauma dan korban kita siapkan semua RS dan tentara dan nanti RS RS lain untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban perang yang tidak adil.

Kita menjadi bangsa yang harus berterima kasih kepada generasi pembebas, Bung Karno Bung Hatta, pahlawan-pahlawan lain I Gusti Ngurah Rai, Kappitan Pattimura, Sultan Hasanuddin Teuku Umar, Cut Nyak Dien dan lain-lain. Mereka membayar saham kemerdekaan dengan darah dan air mata mereka. Kita bersyukur pada presiden pertama Bung Karno telah memberi kita ideologi negara, Pancasila. Yang keluar masuk penjara dibuang di mana-mana dari sejak muda karena memperjuangkan Indonesia merdeka.

Indonesia tidak mau menjadi darah bagi bangsa-bangsa lain. Sutan Syahrir semua pendiri bangsa berkorban dan memimpin dengan baik.

Kita juga bersyukur kepada Presiden Soeharto yang banyak jasanya dalam menyelamatkan dan mengamankan ideologi Pancasila itu sendiri yang telah meletakkan dasar bagi Indonesia yang modern, kita berterima kasih kepada Presiden Habibie yang telah membuat dasar untuk kita meraih dan menguasai IPTEK. Kita berterima kasih kepada presiden Abdurrahman wahid yang telah memberi contoh toleransi antar agama antar suku yang menjunjung tinggi Indonesia yang inklusif dan toleran.

Kita berterimakasih kepada presiden Megawati yang menyelesaikan masalah-masalah ekonomi akibat crush tahun 98 harus diakui di bawah pemerintah Megawati masalah perusahaan-perusahaan yang banyak hancur dapat diperbaiki dan diselamatkan. Kita harus berterimakasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang memimpin Indonesia di saat krisis yang sangat berat menghadapi tsunami menyelesaikan bersama Wapres Jusuf Kalla menyelesaikan pertikaian di Aceh yang sudah berjalan begitu lama ini prestasi yang harus diakui.

Mereka semua degan cara masing-masing memiliki sumbangsih terhadap apa yang sekarang kita nikmati negara kesatuan yang utuh berdaulat merdeka dan menjaga dan berjuang demi keadilan.

Sekarang kita ucapkan terima kasih juga kepada Presiden RI yang ke-7. Presiden Joko Widodo dengan Wapres Ma’ruf Amin, terima kasih atas kepemimpinan bapak terima kasih atas kenegarawanan bapak-bapak telah menahkodai bangsa ini melalui krisis-krisis yang sunguh sangat berat.

Ingat COVID-19 kita bahkan keluar rumah takut, saya saksi saya menteri beliau semua pihak dalam dan luar negeri telpon terus menekan beliau terus minta lockdown beliau menolak beliau berpkir kalau kita lockdown bagaimana wong cilik, warteg, ojol, rakyat yang makannya dari upah harian jangan kta lupa prestasi pemimpin-pemimpin kita.

Terima kasih anda berjasa dan akan dikenang sebagai putra Indonesia yang termasuk terbaik.

Akhir kata, saya mohon doa restu saudara-saudara mari kita bangun indo di atas landasan yang sudah dirintis oleh pendahulu-pendahulu kita mari kita belajar semua kekurangan kita akui dan kita prbaiki. Hentikan dendam hilangkan kebencian, bangun kerukunan bangun gotong royong itu kepribadian bangsa Indonesia itu ajaran Bung Karno.
Kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan kita siap bekerja keras menuju Indonesia emas menjadi bangsa yang kuat merdeka berdaulta adil dan Makmur kita tidak mau mengganggu siapapun kita tidak mau mengganggu bangsa lain tapi kita juga tidak mengizinkan bangsa manapun mengganggu kita. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT, semoga melindungi kita semua, semoga menyertai kita semua dalam perjalanan kita, dalam pengabdian kita pada bangsa dan negara kita, kita juga berdoa pada yang maha kuasa agar tamu-tamui agung kita, mereka-mereka yang datang dari jauh akan kembali ke rumah mereka masing-masing dalam keadaan terus bersahabat dengan kita saudara-saudara sekalian.

Wassalamualaikum wr wb.

Salam sejahtera kita sekalian, shalom om shanti shanti om. Namo Budhaya, rahayu, rahayu.

Merdeka, merdeka, merdeka.

Perjuangan Anak Yatim, Muhammad Rizki, Mencari Biaya Hidup

0

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap
ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak sempat
nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal

Itulah penggalan lagu Iwan Fals yang menggambarkan perjuangan anak-anak mencari nafkah di jalanan ibu kota.

Penggalan lagu itu mirip kisah yang dialami Muhammad Rizki, anak yatim di Kota Tanjungpinang.

Saat remaja lain seusianya menikmati kehidupan dengan gawai pintarnya, Rizki, begitu panggilannya, malah harus merasakan kerasnya kehidupan. Ia rela menyusuri jalanan Tanjungpinang berdagang kerupuk sepulang sekolah.

Semua itu ia lakukan karena kebutuhan hidup semakin hari semakin mahal. Anak yang kini beranjak remaja (14 tahun) itu tak tega membiarkan ibunya yang bekerja di sebuah rumah makan di Tanjungpinang berjuang sendiri memenuhi nafkahnya dan tiga adik perempuannya, serta neneknya.

Muhammad Rizki saat menjajakan kerupuk di Jalan Damai Tanjungpinang.
F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Apalagi ayahnya telah tiada. Statusnya dan tiga adik perempuannya adalah anak yatim. Namun, sebagai anak sulung dan satu-satunya laki-laki, maka ia terpanggil membantu sang ibu.

Rizki mengaku tidak ada paksaan sedikitpun untuk jualan kerupuk. “Gak ada dipaksa, Rizki yang mau bantu orangtua, nenek, dan adik-adik,” katanya, pekan lalu.

Selain niatnya membantu ibu, nenek, dan tiga adik perempuannya, Rizki juga ingin menggapai cita-citanya. Maka, ia pun terus bersemangat jualan kerupuk buatan nenek dan ibunya.
Rizki membuang rasa malu, menggantinya dengan semangat dan berbesar hati. Menurutnya, jualan kerupuk adalah hal yang baik.

“Nggak malu, karena jual kerupuk kan untuk menabung, untuk (biaya) sekolah saya dan adik-adik,” kata Rizki.

Rizki mengaku, usai pulang sekolah, ia langsung berkeliling jalan kaki menyusuri jalanan untuk jualan kerupuk. Khususnya di sekitar tempat tinggalnya di Batu 5 Tanjungpinang.

Terkadang setelah lelah berkeliling menjajakan kerupuk, Rizki mangkal di Jalan Damai Tanjungpinang. Sembari mengistirahatkan tubuhnya yang penat, ia menggantung beberapa bungkus kerupuk di pagar ruko yang tidak berpenghuni.

Dengan sabar Rizki menunggu pembeli untuk membeli kerupuk buatan ibu dan neneknya itu.
Terkadang, beberapa temannya menghampiri dan menemaninya menjajakan kerupuk sambil bermain dan bercanda tawa.

”Rizki jual dengan harga Rp5 ribu per bungkusnya. Enak dan gurih,” ujarnya, berpromosi.
Menjual kerupuk berbagai rasa, Rizki mengaku selalu mendapat untung meski tipis. Tapi, terkadang juga kerupuknya tidak habis terjual, sehingga untungnya makin tipis.
Namun ia tak kecewa. Keesokan harinya, Rizki pun kembali berjualan dengan penuh semangat selepas sekolah.

“Uang hasil jual kerupuk sebagian ditabung, sebagian lagi Rizki berikan ke ibu,” ungkap Rizki.
Ia mengaku ikhlas jualan kerupuk demi membantu ekonomi keluarganya. Rizki sangat tidak ingin pada suatu saat nanti, ia dan adik-adiknya putus sekolah karena terkendala biaya. Oleh sebab itu, ia pun berjuang untuk menabung demi masa depannya, sejak dini.

Meskipun menjual kerupuk usai pulang sekolah, Rizki tak melupakan cita-citanya. Usai menjual kerupuk, ia pun belajar di rumah. Pada malam hari saat berada di rumah, Rizki mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan gurunya.

”Cita-cita saya menjadi polisi,” ungkap Rizki.

Cita-citanya itu penuh makna. Baginya, polisi simbol ketangguhan, perlindungan, dan rasa tanggung jawab. Sejalan dengan nilai-nilai yang dia pegang erat sejak kecil. (*)

 

 

Reporter : YUSNADI NAZAR

Dinkes Batam Tekankan Pelaporan Data Keluarga untuk Penerima Bantuan BPJS

0
Kadinkes Batam Didi F Cecep Mulyana e1652342722620
Kadinkes Batam Didi Kusmarjadi . F Cecep Mulyana

batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam mengimbau masyarakat penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan yang disubsidi oleh pemerintah daerah agar aktif melaporkan perubahan data keluarga ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Perubahan data seperti penambahan anggota keluarga, perubahan domisili, atau adanya anggota keluarga yang meninggal dunia, harus segera dilaporkan untuk memastikan bantuan iuran BPJS tetap tepat sasaran dan menghindari potensi pembayaran iuran untuk mereka yang tidak lagi memenuhi syarat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan bahwa laporan proaktif dari masyarakat sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam penetapan penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. “Tanpa pelaporan yang tepat, pemerintah bisa saja membayar iuran BPJS untuk warga yang pindah atau bahkan meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (20/10).

Didi menambahkan, salah satu bentuk layanan Dinas Kesehatan Batam adalah membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi warga Batam yang tergolong Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) di segmen kelas tiga. Hingga September 2024, Pemko Batam telah mengakomodasi pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 65 ribu penduduk.

Dengan adanya Universal Health Coverage (UHC) non-cut off, warga yang didaftarkan oleh pemerintah bisa langsung aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan pada hari yang sama.

Bantuan ini sangat membantu penduduk Batam yang ber-KTP Batam dan dinyatakan miskin melalui keterangan tidak mampu dari kelurahan serta rekomendasi dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. “Tentunya program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Didi.

Namun, untuk menjaga kelancaran program ini, Didi mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan jika ada perubahan data kependudukan. “Penduduk yang ingin didaftarkan oleh pemerintah harus memenuhi syarat, seperti memiliki KTP dan KK Batam, surat keterangan dari kelurahan, dan rekomendasi dari Dinas Sosial,” jelasnya lebih lanjut.

Menurut Didi, tingkat mobilitas penduduk di Batam yang tinggi kerap menimbulkan keterlambatan dalam pembaruan data.

“Banyak warga yang sudah pindah tetapi belum melapor, atau yang meninggal namun tidak segera dilaporkan. Jika data ini tidak diperbarui, maka nama-nama tersebut masih terdaftar sebagai penerima bantuan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia kembali mengimbau warga untuk segera melapor ke Disdukcapil dan Dinas Kesehatan apabila ada perubahan data kependudukan, sehingga data dapat segera diperbarui. “Hal ini demi memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutup Didi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Rajin Sholawat, Ansar Ahmad Sosok Tepat Bawa Kepri Maju dan Relijius

0
ansar satu
Ansar Ahmad menyemangati para pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan sosok paling tepat untuk membawa Kepri lebih maju dan relijius. Ansar dianggap sebagai pemimpin agamis dan menjadi teladan bagi masyarakat Kepri.

Tokoh Masyarakat Batam, Asiyah Toha mengatakan, Ansar merupakan pemimpin yang kompeten membawa Kepri lebih relijius. Terlebih, Ansar selalu memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin mendirikan rumah ibadah.

“Kalau kami menilai Pak Ansar ini sosok yang relijius, selalu mengajak orang bershalawat,” kata Asiyah, pada Sabtu (19/10/2024).

Asiyah meneruskan, selain relijius, Ansar merupakan pemimpin yang selalu mengajak kepada kebaikan. Karenanya, tidak sedikit masyarakat yang menaruh harapan besar untuk Ansar.

“Jika Pak Ansar mengajak orang untuk kebaikan itu selalu disertai dengan dalil,” ucapnya.

Selain selalu mengajak orang kepada kebaikan, Ansar juga terbukti selalu memberikan bantuan dan kerja nyatanya. Salah satunya yakni, Ansar sukses memberikan Bantuan Keumatan kepada 861 rumah ibadah yang ada di seluruh Kepri.

Oleh karena itu, Asiyah menegaskan, Ansar merupakan pemimpin yang dipercaya membawa Kepri lebih baik di masa yang akan datang. Menurutnya, Ansar figur potensial untuk memimpin Kepri satu periode lagi.

“Pak Ansar saya yakin bisa menjadi pemimpin terbaik untuk kemajuan Kepri,” ujar Asiyah. (*/adv)

Ratusan Pekerja Migran Batam Bekerja di Luar Negeri, Mayoritas di Malaysia dan Singapura

0
Pemulang Pekerga Migran Indonesia 1 F Cecep Mulyana
Petugas BP3MI mendata Pekerja Migra Indonesia yang dipulangkan dari negara Malaysia saat tiba di Pelabuhan Batamcenter, Kamis (10/10). Jumlah PMI yang dipulangkan sebanyak 88 orang. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kesempatan bekerja di luar negeri terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk bagi warga Kota Batam. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 210 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Batam telah bekerja di 12 negara, dengan mayoritas penempatan di negara Malaysia serta Singapura.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Batam, Isra Wira Sanjaya, mengatakan penempatan PMI ke luar negeri dapat dilakukan melalui empat skema. Antara lain, melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia atau yang lebih dikenal dengan P3MI, secara mandiri, skema UKPS (Usaha Kecil Penempatan Sementara), dan terakhir melalui Government to Government (G to G).

“Empat skema ini yang kita sudah berjalan,” ujarnya, Minggu (20/10).

Ia menegaskan bahwa skema G to G, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, dimana hanya dapat dilakukan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Skema ini menjalin kerjasama antar pemerintah untuk memfasilitasi pekerja migran Indonesia di negara tujuan.

Sementara skema penempatan melalui P3MI memfasilitasi penempatan tenaga kerja yang terdaftar di sistem siap kerja dan telah diverifikasi oleh petugas Disnaker. Sementara untuk penempatan mandiri, pekerja migran harus terdaftar dan diverifikasi BP2MI atau P4MI. Skema UKPS dilakukan melalui perusahaan yang diverifikasi oleh Kementerian Tenaga Kerja.

Wira menyebutkan, dari total 210 pekerja migran asal Batam, Malaysia menjadi negara tujuan utama dengan jumlah 110 pekerja. Singapura menempati posisi kedua dengan 54 pekerja. Selain itu, terdapat juga pekerja yang bekerja di Korea Selatan 14 orang, Taiwan 15 orang, Arab Saudi 7 orang, serta di negara-negara lain seperti Turki, Hong Kong, Polandia, Kuwait, dan Yordania.

“Pekerja migran asal Batam tersebar di 12 negara, dengan mayoritas bekerja di sektor formal,” ungkap Wira.

Menurutnya, pekerjaan yang dijalani oleh PMI asal Batam sangat beragam, mulai dari operator produksi, pekerja domestik, hingga teknisi dan cabin crew.

Dari 210 pekerja, sebanyak 135 di antaranya adalah perempuan dan 75 laki-laki. Pekerjaan paling banyak adalah sebagai operator produksi, dengan 54 orang. Pekerjaan lain yang banyak diisi adalah pekerja domestik 49 orang dan pekerja umum 38 orang.

Wira menjelaskan bahwa untuk bekerja di luar negeri, pekerja migran harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti minimal berusia 18 tahun, memiliki kompetensi yang dibutuhkan, sehat jasmani dan rohani, serta terdaftar di instansi pemerintah. Pekerja juga harus memiliki nomor kepesertaan jaminan sosial dan dokumen yang lengkap, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017.

Ia menambahkan, Disnaker Batam siap membantu calon pekerja migran untuk mempersiapkan segala persyaratan agar dapat bekerja dengan aman dan legal di luar negeri.

“Proses verifikasi dan registrasi ini penting untuk melindungi pekerja migran kita dari berbagai risiko dan memastikan mereka bekerja di lingkungan yang aman,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kritik Para Insinyur: Pembangunan Batam Tanpa Perencanaan Drainase yang Matang

0
Jalan Raja Isa Banjir 4 F Cecep Mulyana scaled e1728923198737
Hujan yang mengguyur Kota Batam mengakibatkan sejumlah ruas jalan banjir, seperti yang terlihat di Jalan Raja Isa Batamcenter, Senin (14/10). F Cecep Mulyan/Batam Pos

batampos – Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi kerap menjadi kambing hitam penyebab banjir di Kota Batam belakangan ini. Padahal, bukan rahasia umum, penyebab utamanya akibat drainase Batam yang sembelit, hingga air hujan meluber ke badan jalan, bahkan hingga ke permukiman warga.

Namun, para Insinyur yang tergabung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Batam, lebih jernih menilai penyebab banjir di Batam. Mereka tidak menyalahkan alam atau cuaca, tapi lebih menitikberatkan pada lemahnya perencanaan pembangunan di Batam yang kadang mengabaikan pentingnya drainase yang laik dan terintegrasi.

Ketua PII Cabang Batam, Ir Prastiwo Anggoro, bahkan menyampaikan kritik pedas terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kota Batam. Ia menilai, perencanaan infrastruktur di Batam belum matang, terutama dalam hal integrasi dengan sistem drainase.
”Proyek perbaikan dan pembangunan jalan kerap kali tidak memperhatikan sistem drainase. Ketika hujan deras, saluran air yang ada tidak mampu menampung debit air, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah,” ungkap Prastiwo, Selasa (15/10) lalu.

Ia mencontohkan, proyek di bundaran simpang yang menghubungkan Kabil dan Bandara Hang Nadim, tanpa drainase sementara yang memadai. Menurutnya, kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir, terutama di area dengan permukaan tanah rendah.

”Memang kualitas jalan baru bagus, tetapi tidak ada langkah penanganan untuk mengatasi genangan air saat hujan lebat,” tambahnya.

Prastiwo juga menyoroti kurangnya evaluasi pemerintah dalam mengantisipasi daerah rawan banjir. Meski banjir di Batam sudah sering terjadi, hingga kini belum ada sistem peringatan dini yang diinisiasi pemerintah, padahal BMKG sudah memiliki data mengenai daerah-daerah berpotensi banjir.

Meski demikian, Prastiwo mengapresiasi usaha pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Ia juga menyatakan bahwa PII Batam siap memberikan masukan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, untuk membantu mencari solusi terkait permasalahan ini.

“Kami dari sisi profesional selalu siap memberikan input, jika memang diperlukan oleh pemerintah kota. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dewan penasihat PII Batam untuk berdiskusi dengan BP Batam agar dapat memberikan masukan yang konstruktif,” tutupnya
Tak hanya PII, warga Batam juga mengeluhkan kurangnya upaya pemerintah dalam mengatasi masalah banjir. Meski beberapa titik telah dinormalisasi, tapi langkah-langkah yang dilakukan dinilai belum cukup signifikan.

”Dari dulu sampai sekarang yang digalakkan itu pembangunan saja. Adakah mereka (pemerintah) memikirkan dampak lingkungan? Banjir itu, selain sistem drainase yang tak memadai, penyebabnya juga karena minimnya daya serapan,” ujar Ari, warga Tiban Lama.
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung, termasuk yang kaget dengan banjir yang kerap terjadi Batam. Terutama setelah banjir besar melanda berbagai wilayah Batam pada Senin (14/10) pagi.

Andi pun penasaran. Ia dan tim langsung turun ke titik-titik banjir. Ia menemukan akar masalah penyebab banjir di Batam, yakni drainase yang sempit dan tak terintegrasi satu sama lain secara baik.

Ironisnya, drainase yang sembelit karena endapan sedimen dan tumpukan berbagai jenis sampah, hingga hujan lebat sebentar saja, air yang seharusnya mengalir lancar di drainase ke laut atau ke danau buatan (dam) meluber ke badan jalan.

”Luar biasa, semua drainase atau aliran air penuh dengan sampah,” ujar Andi.

Kondisi ini menjadi perhatian serius dia selama menjadi Pjs. Dia sudah memerintahkan ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam untuk mengatasi persoalan serius ini.
Meski langkah membersihkan drainase yang sembelit itu hanya bisa mengatasi persoalan sementara, namun tetap itu sebagai salah satu pilihan tercepat yang bisa dilakukan saat ini.

”Tapi apapun ceritanya, ini bagian dari tugas kita, pelayanan kita membersihkan drainase yang tersumbat. Semua harus dibersihkan, supaya jangan hanya hujan sedikit langsung banjir,” ujar Andi.

Bahkan ia mengaku sangat prihatin, sebab persoalan drainase sembelit oleh sedimen (pasir berlumpur) dan sampah ini, ternyata bukan hanya berlangsung berbulan-bulan, tapi sudah bertahun-tahun.

”Kami melihat tadi, bukan hanya berbulan-bulan, tapi sudah bertahun-tahun tak dibersihkan,” ungkap Andi Agung (Lihat Video Komentar Andi Agung di link Instagram Batampos

Andi menyebut, sebenarnya, Pemko Batam telah melakukan pemetaan titik rawan banjir. Hanya saja, langka nyata dan keseriusan mengatasi banjir di titik-titik rawan tersebut yang kurang selama ini.

Untuk itu, Andi tak ingin lagi ruas jalan protokol banjir saat hujan sebentar saja. Maka, persoalan banjir ini menjadi atensinya selama menjabat Pjs Wali Kota Batam.

Jalan Raja Isa Banjir 2 F Cecep Mulyana scaled e1729093921813
Hujan deras yang mengguyur kota Batam dan buruknya sistem drainase mengakibatkan sejumlah ruas jalan banjir, seperti yang terlihat di Jalan Raja Isa Batamcenter ini, Senin (14/10). Foto: Cecep Mulyan/Batam Pos

Selain mengerahkan alat berat ke titik-titik rawan banjir (lebih dari 20 titik, red), Andi dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, juga menghidupkan kembali budaya gotong royong dari mati suri.

”Memang ada beberapa titik yang sudah dinormalisasi, tetapi banjir tetap terjadi karena waktu hujan bertepatan dengan pasang laut, sehingga air tidak bisa langsung mengalir ke laut,” ujar Andi.

Masalah drainase yang buruk juga diakui Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA), Suhar. Ia menjelaskan, beberapa area terdampak, seperti Tembesi Tower, masih belum mendapat solusi yang memadai karena kendala lahan yang melibatkan investor.

”Kami tidak ingin mengganggu investasi, tetapi solusinya juga tidak mudah. Kami masih mencari cara terbaik untuk menangani masalah drainase ini tanpa merugikan masyarakat maupun investor,” ujarnya.

Mengenai instruksi dari Pjs Wako Batam, Suhar mengatakan, telah merespons dengan menurunkan alat berat di berbagai titik. Bahkan, beberapa titik seperti drainase di dekat Arsikon Batam Center sudah dibersihkan. Begitupun titik-titik rawan banjir lainnya. Perlahan tapi pasti, drainase yang sembelit oleh sedimen dan sampah dibersihkan.

 

Siapkan Anggaran Rp32,4 Miliar di 2025

Selain melakukan normalisasi drainase sempit yang sembelit dengan alat berat dan gotong-royong, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam juga sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp32,4 miliar untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah Batam pada 2025.

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk beberapa kegiatan utama, termasuk pembangunan stasiun pompa banjir, normalisasi saluran, dan peningkatan (pelebaran dan penambahan, red) drainase di sejumlah titik rawan banjir di Batam.

Suhar menjelaskan, salah satu prioritas dalam penanganan banjir adalah pengadaan stasiun pompa yang akan ditempatkan di wilayah Jodoh-Nagoya, yang selama ini menjadi salah satu titik terparah saat terjadi banjir. Rencana ini bertujuan untuk mengurangi genangan yang sering terjadi di daerah tersebut, terutama saat musim hujan tiba.

”Untuk penanganan banjir tahun depan, fokus kami meliputi tiga kegiatan utama, yaitu pengadaan stasiun pompa, normalisasi saluran melalui operasional alat berat, dan peningkatan drainase tersier dan sekunder di beberapa lokasi untuk mengantisipasi banjir on the spot,” ungkap Suhar.

Suhar menyampaikan, tahap awal, pihaknya akan membangun tiga stasiun pompa banjir di wilayah Jodoh dan satu stasiun pompa lagi di wilayah Baloi.

”Stasiun pompa banjir akan kita bangun di muara-muara untuk membuang air ke laut. Lokasi pertama yang dipilih adalah Pasar Induk Jodoh, karena wilayah ini termasuk yang paling rawan tergenang,” tambahnya.

Meskipun pengadaan stasiun pompa banjir baru dimulai dengan satu unit, Suhar optimistis hal ini akan membantu mengurangi intensitas banjir di beberapa wilayah, seperti Nagoya, Jodoh, dan sekitarnya.

”Meskipun baru satu stasiun yang tersedia, paling tidak ini bisa mengurangi genangan di beberapa titik seperti wilayah Martabak Har di Nagoya, Jodoh, dan area sekitarnya,” jelas Suhar.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan pentingnya pembangunan stasiun pompa banjir di Batam, mengingat selama ini penanganan banjir hanya mengandalkan aliran air secara alami melalui gravitasi.

Air hujan yang melimpah sulit mengalir dengan cepat ke tempat pembuangan, terutama di wilayah datar yang elevasinya tidak jauh dari permukaan laut.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air DBMSDA Kota Batam, Wan Taufik, merinci, dari total anggaran Rp32,4 miliar yang diusulkan untuk penanganan banjir 2025, sekitar Rp18,9 miliar dialokasikan untuk pembangunan stasiun pompa beserta bangunan pelengkapnya.

Selain itu, Rp8,4 miliar digunakan untuk pembangunan dan peningkatan drainase, serta Rp5,1 miliar dialokasikan untuk normalisasi saluran.

”Usulan anggaran untuk tahun 2025 ini dirancang agar penanganan banjir di Batam dapat dilakukan secara efektif dan bertahap, mengingat permasalahan banjir masih menjadi tantangan besar bagi kota ini,” ungkap Wan Taufik.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga Batam dapat diatasi, sehingga tidak lagi menimbulkan kerugian material dan gangguan pada kegiatan masyarakat dan dunia usaha sehari-hari.

Sementara itu, cuaca ekstrem masih akan melanda Batam dengan hujan lebat disertai petir serta angin kencang yang berlangsung beberapa hari ke depan.

Wilayah yang terdampak meliputi Belakangpadang, Batuampar, Sekupang, Nongsa, Lubukbaja, Galang, Bengkong, Batam Kota, dan sekitarnya.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat yang akan terjadi hingga pukul 14:30 WIB. (*)

 

Reporter : ARJUNA, AZIS MAULANA, RENGGA YULIANDRA

Menunggu UMK Batam

0

batampos – Para buruh di Batam meminta kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2025 sebesar 30 persen, sedangkan pihak pengusaha meminta di kisaran 2,2 hingga 4,6 persen.
Pertimbangan kenaikan UMK 2025 hingga 30 persen ini, berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di beberapa pasar Batam. Sementara, dari pengusaha menyebut kenaikan UMK di kisaran 2,2 persen berdasarkan perhitungan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Terkait permintaan kenaikan UMK 2025 ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Syakiakirti, mengatakan, sampai saat ini belum ada arahan, aturan atau petunjuk teknis skema penghitungan upah.

”Biasanya ada surat edaran, kami belum terima hingga kini,” kata Rudi.

Atas perbedaan pendapat buruh dan pengusaha itu, Rudi mengaku, tak dapat mengomentarinya. ”Nanti setelah ada arahan Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja), baru tahu harus berbuat apa,” ucap Rudi.

Dia mengatakan, arahan Kemenaker biasanya keluar pekan pertama Desember. Terkait tenaga kerja di Batam, Rudi mengaku, bahwa industri masih dalam kondisi baik-baik saja.

”Memang ada yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), tapi banyak juga yang membuka lowongan kerja,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, formulasi kenaikan UMK diatur dalam Permenaker 51 Tahun 2023. Formula yang digunakan adalah inflasi ditambah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang dikalikan dengan rasio alfa, yang berkisar antara 0,1 hingga 0,3.

”Sementara pertumbuhan ekonomi Batam berada di angka 7,04 persen. Dengan penghitungan ini, kisaran kenaikan UMK Batam tahun 2025 adalah 2,2 persen hingga 4,6 persen,” ujar Rafki, Jumat (18/10) lalu.

Selain itu, masih ada pergolakan ekonomi global akibat konflik Rusia-Ukraina dan perang Israel-Hamas yang memperlambat permintaan pasar global.

Atas hal ini, dia berharap, pemerintah daerah, termasuk wali kota dan gubernur, dapat bijak dalam memutuskan kenaikan UMK untuk tahun 2025.

Adapun permintaan buruh atas kenaikan UMK Batam sebesar 30 persen itu, sudah berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan di tujuh pasar di wilayah Batam.

Karyawan Kawasan Industri Cammo Batamcentre f Iman Wachyudi 1
Pekerja pulang kerja

Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata KHL di Batam mencapai Rp6.119.467, dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kenaikan harga gas elpiji, parkir, dan listrik.

“Kami tidak sembarangan meminta kenaikan 30 persen. Kami telah melakukan survei,” kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Yapet Ramon.

Terkait gonjang ganjing kenaikan UMK Batam ini, menuai respons dari masyarakat. Dari komentar masyarakat di media sosial Batam Pos, ada yang meminta jika UMK naik kecil, namun pemerintah harus menjaga stabilitas harga bahan pokok makanan dan BBM (bahan bakar minyak(. Sehingga, kenaikan upah yang minim, tidak diikuti dengan kenaikan sembako dan item kebutuhan masyarakat lainnya.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, mengaku, pengusaha sangat setuju dengan hal ini. Ia berharap, pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, agar upah yang diterima pekerja mencukupi.

”Pekerja juga menabung atau (uangnya) dikirim ke orangtua di kampung,” ungkap Rafki.
Dia menambahkan, jika harga kebutuhan pokok tidak bisa dikontrol, maka upah yang diterima itu hanya habis untuk memenuhi kebutuhan. ”Di tahun ini sebenarnya harga-harga kebutuhan sedang stabil, bahkan cenderung turun (deflasi). Dengan begitu ada momentum untuk tidak menaikan UMK terlalu tinggi. Untuk menjaga terbukanya lapangan pekerjaan di Batam,” ucap Rafki.

Dengan harga-harga kebutuhan yang cenderung stabil, sambung Rafki, daya beli pekerja akan tetap terjaga. Sehingga dengan upah yang diterima saat ini, sudah bisa memenuhi kebutuhan hidup.

”Kita beberapa kali melakukan survei kebutuhan hidup layak di Batam. Angka yang kita dapatkan adalah sekitar tiga juta rupiah. Nilai upah tiga juga ini sudah bisa mencukupi kebutuhan pekerja lajang yang baru bekerja,” ungkap Rafki.

Dia menyebutkan, dengan UMK saat ini sebesar 4,65 juta, pekerja lajang tersebut bisa menabung atau berkirim ke orangtua di kampung. (*)

 

Reporter : ARJUNA