Selasa, 3 Maret 2026
Beranda blog Halaman 26

Thailand Pangkas Standar Gula Minuman Jadi 50 Persen, Dorong Gaya Hidup Sehat

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Pemerintah Thailand resmi memangkas standar kadar gula minuman menjadi 50 persen dari takaran sebelumnya sebagai langkah mendorong gaya hidup sehat. Kebijakan ini mulai berlaku Rabu (11/2) dan menyasar minuman yang dibuat saat dipesan di berbagai gerai.

Melalui Departemen Kesehatan dan kemitraan dengan pelaku industri minuman nasional, definisi “normal sweetness” atau tingkat kemanisan normal kini ditetapkan hanya setengah dari standar lama yang selama ini digunakan di banyak kedai kopi dan teh.

Sebelumnya, banyak gerai menetapkan kadar gula cukup tinggi dalam resep minuman seperti kopi susu, Thai milk tea, hingga minuman boba.

Dengan aturan baru tersebut, minuman otomatis disajikan dengan 50 persen kadar gula dari takaran lama tanpa konsumen harus memilih ulang.

Meski demikian, pelanggan tetap diberi opsi memilih tingkat kemanisan lain seperti 25 persen, 75 persen, atau 100 persen. Namun, standar “normal” kini telah bergeser ke level yang lebih rendah.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif kesehatan masyarakat untuk menekan konsumsi gula berlebih yang menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit tidak menular (NCDs) di Thailand.

Data Departemen Kesehatan yang dikutip VN Express pada Rabu (25/2) menyebutkan rata-rata warga Thailand mengonsumsi sekitar 21 sendok teh gula per hari.

Angka tersebut jauh di atas rekomendasi World Health Organization (WHO) yang menyarankan konsumsi gula tambahan sekitar 6–25 gram per hari untuk orang dewasa.

Sejumlah jaringan minuman besar seperti Cafe Amazon, All Cafe, Black Canyon, Inthanin, dan Punthai turut bekerja sama menerapkan standar baru tersebut di gerai mereka.

Para pakar kesehatan menilai kebijakan ini memanfaatkan pendekatan “opsi default”, yakni menjadikan pilihan sehat sebagai standar awal tanpa menghilangkan kebebasan konsumen untuk menambah gula jika diinginkan.

Satu gelas minuman yang sebelumnya mengandung 40–50 gram gula kini disajikan dengan kisaran 20–25 gram gula. Namun, implementasi di lapangan dapat berbeda tergantung merek dan jenis menu.

Pemerintah Thailand menegaskan kebijakan ini bukan pelarangan total terhadap gula, melainkan upaya sistemik untuk mengubah kebiasaan konsumsi masyarakat secara bertahap menuju pola hidup lebih sehat. (*)

Artikel Thailand Pangkas Standar Gula Minuman Jadi 50 Persen, Dorong Gaya Hidup Sehat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Aksi Ramadan Kejari Batam Bagikan 400 Paket Takjil ke Pengendara

0
Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di kawasan Engku Putri, Batam Center. F. Aziz Maulana/Batam Pos.

batampos – Menjelang azan Magrib, arus kendaraan di depan kantor Kejaksaan Negeri Batam mendadak melambat, Rabu (25/2). Bukan karena razia atau pengalihan lalu lintas, melainkan ratusan paket takjil yang dibagikan gratis kepada para pengendara yang melintas.

Dalam waktu kurang dari lima menit, sekitar 400 paket makanan ringan untuk berbuka puasa habis dibagikan. Sasaran utama kegiatan ini adalah pengendara sepeda motor dan sopir mobil yang belum sempat tiba di rumah saat waktu berbuka semakin dekat.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, memimpin langsung pembagian takjil tersebut. Ia didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Batam serta jajaran pejabat struktural. Mereka berdiri di tepi jalan, menyerahkan bungkusan takjil kepada pengendara yang berhenti sejenak.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan berbagi seperti ini sudah menjadi tradisi setiap Ramadan,” ujar Wayan di sela kegiatan.

Menurut dia, bulan Ramadan menjadi momentum bagi institusinya untuk berbagi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Pembagian takjil ini ditujukan bagi warga yang masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka hampir tiba.

Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda Ramadan keluarga besar Kejari Batam. Selain berbagi takjil, jajaran Kejari juga menggelar tausiah di Aula Sasana R. Soeprapto, lantai tiga kantor tersebut. Kegiatan keagamaan itu diikuti pegawai dan anggota IAD sebagai bagian dari pembinaan rohani selama bulan puasa.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus, menyebut kegiatan berbagi takjil telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan.

“Ini panggilan hati untuk berbagi, terutama kepada pengendara yang tidak sempat berbuka di rumah,” ujarnya.

Di tengah lalu lintas yang tetap padat, suasana di depan kantor penegak hukum itu sejenak berubah. Tanpa seremoni berlebih, pembagian berlangsung cepat—bungkusan sederhana berpindah tangan, disertai senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima.

Beberapa menit kemudian, seluruh paket habis dibagikan. Tak lama berselang, azan Magrib pun berkumandang. (*)

Artikel Aksi Ramadan Kejari Batam Bagikan 400 Paket Takjil ke Pengendara pertama kali tampil pada Metropolis.

Panas Menyengat Landa Anambas di Pekan Kedua Ramadan, Suhu Capai 33 Derajat Celsius

0
Panas terik di Anambas memasuki pekan kedua Ramadan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Cuaca di Kabupaten Kepulauan Anambas memasuki pekan kedua didominasi panas terik sejak pagi hingga sore hari. Kondisi ini berbeda dibandingkan pekan sebelumnya yang diwarnai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

Pantauan di lapangan menunjukkan langit Anambas cerah berawan sejak pagi. Sinar matahari terasa menyengat terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB, dengan suhu udara meningkat dibanding hari-hari sebelumnya.

Sejumlah warga mengaku aktivitas luar ruangan terasa lebih berat, terutama bagi pekerja sektor perikanan, konstruksi, dan transportasi laut. Terik matahari membuat tubuh lebih cepat lelah, terlebih bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perubahan cuaca dipengaruhi berkurangnya pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Anambas.

Prakirawan BMKG, Sucipno, menyampaikan suhu udara di Anambas berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius pada siang hari, dengan tingkat kelembapan 60–85 persen.

“Untuk hari ini, kondisi cuaca di Anambas diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan relatif kecil dan suhu udara siang hari dapat mencapai 32 sampai 33 derajat Celsius,” ujarnya, Rabu (25/2).

BMKG memperkirakan kondisi cerah berawan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Peluang hujan ringan diprediksi muncul secara lokal pada sore atau malam hari dan tidak merata.

Kecepatan angin diperkirakan berkisar 5–20 kilometer per jam dengan arah dominan dari utara hingga timur laut. Sementara tinggi gelombang di perairan Anambas berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau relatif aman.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai paparan panas berlebih yang berisiko menyebabkan dehidrasi dan kelelahan, terutama saat berpuasa.

“Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta memastikan asupan cairan terpenuhi saat sahur dan berbuka,” katanya.

Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta tetap memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melaut. Warga dengan riwayat penyakit seperti hipertensi dan gangguan pernapasan disarankan lebih berhati-hati terhadap perubahan suhu yang cukup signifikan antara malam dan siang hari.

BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi cuaca secara berkala agar masyarakat dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca sewaktu-waktu. (*)

Artikel Panas Menyengat Landa Anambas di Pekan Kedua Ramadan, Suhu Capai 33 Derajat Celsius pertama kali tampil pada Kepri.

Harga Sayur di Tanjungpinang Naik Jelang Idulfitri, Cabai Tembus Rp115 Ribu

0
Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang. Sejumlah komoditas sayur mulai mengalami kenaikan harga jelang Idulfitri. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Harga sejumlah komoditas sayuran di Kota Tanjungpinang mulai merangkak naik pada tiga pekan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kenaikan harga disebut dipicu oleh gagal panen di daerah pemasok.

Pantauan di Pasar Bintan Center, harga kacang panjang kini dijual Rp24 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp16 ribu per kilogram. Sawi putih juga mengalami kenaikan dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

Selain itu, tomat dijual Rp24 ribu per kilogram, wortel Rp18 ribu per kilogram, kangkung dan sawi biasa berkisar Rp12 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram, serta kentang Rp17 ribu per kilogram.

“Hanya beberapa jenis sayuran saja yang naik, seperti sawi dan kacang panjang,” ujar Lauren, salah seorang pedagang di Pasar Bintan Center, Rabu (25/2).

Kepala Bidang Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanjungpinang, Riyanto, mengatakan kenaikan dipengaruhi gagal panen dari daerah pemasok.

Menurutnya, kebutuhan sayur di Tanjungpinang tidak hanya berasal dari Bintan, tetapi juga dipasok dari sejumlah daerah di Sumatera.

Ia menyebut komoditas cabai nano mengalami kenaikan paling signifikan. Jika sebelumnya dijual Rp80 ribu per kilogram, kini mencapai Rp115 ribu per kilogram.

“Hanya cabai nano yang mengalami kenaikan cukup tinggi. Komoditas lainnya masih relatif normal,” katanya.

Kenaikan harga ini mulai dirasakan masyarakat. Sita (34), warga Batu 9, mengaku pengeluaran belanja rumah tangga meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

“Kalau belanja sekarang memang terasa lebih mahal. Biasanya Rp15 ribu cukup untuk dua hari, sekarang harus tambah. Takutnya waktu lebaran naik lagi,” ujarnya. (*)

Artikel Harga Sayur di Tanjungpinang Naik Jelang Idulfitri, Cabai Tembus Rp115 Ribu pertama kali tampil pada Kepri.

OpenAI Hadirkan Lockdown Mode, ChatGPT Kini Lebih Aman

0
Sumber gambar: x.com/promptprofitsai.

batampos – OpenAI resmi memperkenalkan fitur baru bernama Lockdown Mode pada layanan ChatGPT. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan perlindungan data dan percakapan pengguna, khususnya bagi organisasi dengan kebutuhan keamanan tinggi.

Peluncuran ini dilakukan di tengah meningkatnya risiko serangan siber berbasis prompt injection, yakni teknik di mana pihak ketiga mencoba memanipulasi model AI agar mengikuti instruksi berbahaya atau membuka informasi sensitif.

Lockdown Mode merupakan pengaturan opsional tingkat lanjut yang membatasi interaksi ChatGPT dengan sistem eksternal. Saat diaktifkan, potensi kebocoran data melalui permintaan jaringan langsung dapat ditekan.

Dalam mode ini, fitur web browsing hanya dapat mengakses konten yang tersimpan (cached) dan tidak melakukan permintaan langsung ke internet. Langkah tersebut diambil untuk menutup celah keamanan yang mungkin muncul dari koneksi eksternal.

Beberapa kemampuan tertentu juga akan dinonaktifkan apabila dinilai tidak memiliki mekanisme perlindungan data yang memadai.

OpenAI juga memperkenalkan label “Elevated Risk” pada fitur tertentu di ChatGPT, ChatGPT Atlas, dan Codex yang berinteraksi dengan web atau aplikasi eksternal. Label tersebut bertujuan memberi peringatan kepada pengguna ketika menggunakan fungsi dengan implikasi keamanan lebih besar.

Lockdown Mode ditujukan bagi pengguna dengan risiko digital tinggi, seperti eksekutif perusahaan, tim keamanan, peneliti, serta profesional yang menangani informasi sensitif.

Fitur ini tersedia untuk paket layanan tingkat lanjutan seperti ChatGPT Enterprise, ChatGPT Edu, ChatGPT for Healthcare, dan ChatGPT for Teachers. Administrator platform dapat mengaktifkannya melalui pengaturan workspace serta menyesuaikan izin akses sesuai kebutuhan organisasi.

OpenAI menegaskan Lockdown Mode bersifat opsional dan dirancang untuk situasi tertentu. Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas ketersediaan fitur ini bagi pengguna individu.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya OpenAI memperkuat keamanan sistem AI di tengah berkembangnya ancaman siber yang semakin kompleks. (*)

Artikel OpenAI Hadirkan Lockdown Mode, ChatGPT Kini Lebih Aman pertama kali tampil pada Lifestyle.

Karimun Kekurangan Dokter, Puskesmas Moro dan Kundur Barat Tanpa Nakes

0
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Soerjadi. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Dua puskesmas di Kabupaten Karimun saat ini mengalami kekurangan tenaga kesehatan (nakes), khususnya dokter umum. Kondisi tersebut terjadi di Puskesmas Moro dan Puskesmas Kundur Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Soerjadi, mengatakan kekurangan dokter terjadi setelah kebijakan yang tidak lagi memperbolehkan pengangkatan dokter honor maupun pegawai tidak tetap (PTT).

“Sejak aturan tidak membenarkan lagi dokter honor dan PTT, Karimun mengalami kekurangan dokter, terutama untuk ditempatkan di puskesmas seperti Moro dan Kundur Barat,” ujarnya, Rabu (25/2).

Menurut Soerjadi, Dinkes telah membuka lowongan untuk dokter umum yang akan ditempatkan di dua puskesmas tersebut. Namun hingga kini belum ada pelamar yang mendaftar.

Pihaknya juga berupaya menghubungi rekan seprofesi di daerah lain untuk mencari tenaga dokter yang bersedia bertugas di Karimun.

Untuk penggajian, Dinkes memastikan biaya diambil dari skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang diperbolehkan sesuai regulasi.

“Kami berharap ada dokter umum yang bersedia bekerja di Karimun dan ditempatkan di Puskesmas Moro maupun Kundur Barat,” katanya.

Secara terpisah, Camat Kundur Barat, Yusufian, menyebut keberadaan dokter di Puskesmas Kundur Barat sangat dibutuhkan masyarakat.

Meski pelayanan tetap dibuka, tanpa dokter umum pelayanan kesehatan tidak bisa maksimal. Pasien dengan kondisi darurat harus dirujuk ke RSUD Tanjungbatu yang berjarak sekitar 17 kilometer dari wilayah tersebut.

“Kasihan masyarakat. Banyak yang mengeluh karena harus mengeluarkan biaya tambahan, termasuk transportasi pulang-pergi ke RSUD,” ujarnya.

Ia berharap persoalan kekurangan dokter ini segera teratasi agar pelayanan kesehatan masyarakat Kundur Barat dan Moro kembali normal dan optimal. (*)

Artikel Karimun Kekurangan Dokter, Puskesmas Moro dan Kundur Barat Tanpa Nakes pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus Pencabulan Guru SMK Masuk Tahap I

0
Ilustrasi guru dan siswa. Kasus dugaan pencabulan di salah satu sekolah kejuruan Batam mengguncang institusi pendidikan. Foto: Canva

batampos – Kasus pencabulan yang dilakukan guru SMKN 1 Batam terhadap siswanya memasuki babak baru. Penyidik Polsek Batuaji melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Batam atau Tahap I.

“Kasusnya masuk Tahap 1. Setelah berkas lengkap kita kirimkan ke Kejaksaan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Billy Pratama Putra, Rabu (25/2).

Billy menjelaskan setelah mengirimkan, pihaknya menunggu pemeriksaan berkas tersebut. Kemudian mengikuti petunjuk Jaksa dan melimpahkan tersangka serta barang bukti.

“Pekan ini kita rampungkan, selanjutnya kita tunggu pemeriksaan dari Jaksa,” katanya.

Hasil penyelidikan polisi, perbuatan cabul yang dilakukan tersangka dengan modus pemberian sanksi kepada siswa yang terlambat mengikuti pelajaran.

Korban kemudian diberikan tiga opsi hukuman: penambahan skor pelanggaran hingga 1.000 poin atau dikeluarkan dari sekolah, pemanggilan orang tua, atau pilihan yang disebut sebagai “tahan malu”.

Sementara Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan MJ dijerat pasal 418 KUHP huruf B tentang pencabulan anak dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan untuk korban sesuai laporan ada 1 orang,” ujarnya.

Selain pelaku, penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain pakaian olahraga korban, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta hasil visum.(*)

Artikel Kasus Pencabulan Guru SMK Masuk Tahap I pertama kali tampil pada Metropolis.

Entry Meeting BPK, Wabup Raja Bayu: Jangan Ada Lagi Temuan Berulang!

0
Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu mendampingi perwakilan BPK Perwakilan Kepri saat entry meeting pemeriksaan laporan keuangan bersama kepala OPD di Anambas, Rabu (25/2). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengelola anggaran secara benar, transparan, dan akuntabel.

Penegasan itu disampaikan saat Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (25/2).

Kegiatan tersebut menjadi awal pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah oleh BPK. Dalam forum itu, Raja Bayu meminta seluruh jajaran serius dan kooperatif menghadapi proses audit.

“Ini momentum bagi kita untuk berkaca pada tata kelola keuangan daerah yang telah dijalankan,” tegasnya.

Raja Bayu menginstruksikan Inspektorat Daerah dan seluruh kepala perangkat daerah agar bersikap terbuka selama pemeriksaan berlangsung.

“Saya memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran, khususnya Inspektorat Daerah dan para Kepala Perangkat Daerah, untuk bersikap terbuka dan kooperatif,” ujarnya.

Menurutnya, sikap tertutup hanya akan memperburuk citra pemerintah daerah di mata publik maupun lembaga pemeriksa.

Ia juga menekankan agar tidak ada lagi temuan berulang dalam laporan hasil pemeriksaan BPK.

“Saya tidak ingin lagi melihat adanya temuan berulang yang sama dari tahun ke tahun. Kalau indikatornya sama terus, itu artinya kita belum serius memperbaiki diri,” katanya.

Politisi Partai Golkar itu meminta setiap OPD segera melakukan pembenahan internal, terutama dalam administrasi, perencanaan, dan pelaporan keuangan.

Ia menilai sinergi antara OPD dan Inspektorat sangat penting untuk memperkuat pengawasan internal sebelum pemeriksaan eksternal dilakukan.

“Pengawasan internal yang kuat akan meminimalisir kesalahan dan potensi pelanggaran,” ujarnya.

Raja Bayu berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menunjukkan komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Mari kita buktikan bahwa Pemkab Anambas memiliki integritas tinggi untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kemajuan daerah,” tutupnya. (*)

Artikel Entry Meeting BPK, Wabup Raja Bayu: Jangan Ada Lagi Temuan Berulang! pertama kali tampil pada Kepri.

70 Ton Daging Selundupan dari Luar Negeri akan Dimusnahkan

0
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos– Polda Kepri menjadwalkan pemusnahan 70 ton daging beku ilegal hasil pengungkapan kasus penyelundupan lintas negara pada Kamis (26/2). Pemusnahan dilakukan di dua lokasi, yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur dan Markas Polda Kepulauan Riau dengan menggunakan mesin incinerator.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Paksi Eka Syaputra, mengatakan pemusnahan dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan serta penyalahgunaan barang bukti. Menurutnya, daging beku tersebut tidak layak edar karena masuk secara ilegal tanpa dokumen karantina dan perizinan resmi.

“Insyallah jika tak ada halangan, akan dimusnahkan besok ,” jelasnya, Rabu (25/2).

Menurut dia, pemusnahan 70 ton daging beku selundupan itu akan di laksanakan di dua lokasi. Yakni TPA Telaga Punggur dan di Polda Kepri menggunakan mesin incinerator.

“Rencananya kegiatan ini dipimpin Kapolda atau Direktur Reskrimsus,” ujar Paksi, sebutnya.

Dalam perkembangan penyidikan, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Keduanya merupakan warga Moro, Kabupaten Karimun, masing-masing berperan sebagai nahkoda kapal dan pemilik kapal pengangkut daging ilegal tersebut.

“Sudah kami tetapkan dua orang sebagai tersangka. Nanti saat rilis resmi akan dijelaskan secara lengkap,” kata Paksi.

Sebelumnya, penyidikan perkara ini berlangsung intensif. Penyidik memeriksa sedikitnya 12 saksi serta memanggil tiga orang saksi ahli untuk memperkuat konstruksi hukum sebelum penetapan tersangka. Penyidik juga mendalami jalur distribusi serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik penyelundupan tersebut.

Pengungkapan kasus bermula dari pengintaian tim Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri selama enam hari terhadap pergerakan kapal yang dicurigai membawa muatan ilegal. Penindakan dilakukan pada Jumat (23/1) dini hari di perairan Kepulauan Riau. Kapal diketahui berangkat dari Singapura dan sempat singgah di wilayah Moro, Kabupaten Karimun.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan empat kontainer berisi puluhan ton daging beku ilegal yang diangkut menggunakan kapal dengan modus menyerupai kapal ikan. Untuk mengelabui petugas, sistem Automatic Identification System (AIS) kapal diduga sengaja dimatikan saat berlayar di tengah laut.

Dua kapal yang diduga terlibat, KM Sukses Raya dan KM Sukses Abadi 02, kemudian diamankan dan bersandar di Pelabuhan Sekupang. Selain daging beku ilegal, petugas juga menemukan muatan lain berupa sepeda dan puluhan karung balpres.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, daging beku tersebut diduga berasal dari Brazil dan sejumlah negara lain tanpa dilengkapi dokumen karantina maupun perizinan resmi. Rencananya, barang ilegal itu akan didistribusikan ke sejumlah daerah di Sumatra dengan tujuan akhir Pekanbaru dan Jambi.

Polda Kepri menegaskan komitmennya memberantas penyelundupan pangan ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat serta merugikan negara. Penyidik masih terus mendalami jaringan penyelundupan lintas negara dalam perkara ini.(*)

Artikel 70 Ton Daging Selundupan dari Luar Negeri akan Dimusnahkan pertama kali tampil pada Metropolis.

5 Masjid Besar di Batam Jadi Magnet Ibadah Ramadan

0
Masjid Agung Raja Hamidah di kawasan Batam Center. Sumber gambar: instagram.com/masjidagung.rajahamidahbatam/

batampos – Memasuki bulan suci Ramadan 2026, sejumlah masjid ikonik di Kota Batam kembali dipadati jamaah untuk melaksanakan salat tarawih. Selain menjadi tempat ibadah, masjid-masjid ini juga dikenal sebagai landmark religi dengan arsitektur megah serta fasilitas yang memadai bagi masyarakat.

Berikut lima masjid ikonik di Batam yang menjadi pusat ibadah favorit selama Ramadan:

1. Masjid Agung Raja Hamidah

Masjid yang berada di pusat pemerintahan Kota Batam ini menjadi salah satu ikon religi utama. Bangunannya memiliki kubah unik berbentuk limas segi empat menyerupai piramida.

Berlokasi di Jalan Engku Putri, Teluk Tering, Batam Kota, masjid ini selalu ramai jamaah saat tarawih maupun kegiatan keagamaan lainnya selama Ramadan.

2. Masjid Raya Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid ini dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Batam bahkan di Sumatra. Kubahnya disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.

Mengusung perpaduan desain Arab, Turki, dan Melayu, masjid yang terletak di Tanjung Uncang, Batu Aji ini rutin menjadi lokasi tarawih akbar dan kajian Ramadan.

3. Masjid Bintang Amin Angkasa

Masjid ini menjadi ikon religius baru di Batam. Desainnya menyerupai menara Masjid Nabawi di Madinah sehingga menarik perhatian masyarakat.

Terletak di Batu Besar, Nongsa, masjid ini kerap dipilih jamaah untuk beribadah karena suasana yang nyaman dan arsitekturnya yang megah.

4. Masjid Jabal Arafah

Berlokasi di kawasan Nagoya, Lubuk Baja, masjid ini memiliki posisi strategis di tengah kota.

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Jabal Arafah juga menawarkan pemandangan Kota Batam dari lantai atasnya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah dan wisatawan religi.

5. Masjid Bukit Indah Sukajadi

Masjid yang berada di Jalan Sudirman, Sukajadi, Batam Kota ini dikenal aktif menggelar program buka puasa bersama serta berbagai kegiatan sosial selama Ramadan.

Kehangatan kebersamaan dan kegiatan sosialnya membuat masjid ini selalu ramai dikunjungi jamaah setiap tahunnya.

Kelima masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat salat tarawih, tetapi juga pusat syiar Islam dan kebersamaan umat selama bulan suci Ramadan di Batam. Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan, masjid-masjid ini menjadi destinasi utama masyarakat untuk memperkuat ibadah dan silaturahmi. (*)

Artikel 5 Masjid Besar di Batam Jadi Magnet Ibadah Ramadan pertama kali tampil pada Metropolis.