
batampos– Perampok sadis inisial RS ternyata telah lama mengintai rumah korban di Gang Pulau Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Berdasarkan informasi, perampok sadis inisial RS tersebut, pernah tinggal di salah satu rumah kontrakan atau kamar kos yang berada tidak jauh dari rumah korban.
Perampok sadis ini berasal dari luar daerah Tanjungpinang. RS merantau ke Tanjungpinang dan menyewa kamar kos yang berada tidak jauh dari rumah korban.
Saat tinggal di kamar kos, RS diduga menyusun rencana untuk melakukan pencurian di rumah korban. RS terlebih dahulu memantau gerak-gerik korban mengintai rumah korban.
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang Ipda Freddy Simanjuntak, mengatakan polisi menangkap pelaku RS saat tengah bersembunyi di kawasan Jalan Karet Kelurahan Tanjung Ayung Sakti, Tanjungpinang, Jumat (10/11/2024) sore.
Berdasarkan penyelidikan polisi, sebut Freddy, RS sebelumnya pernah tinggal di salah satu kamar kos di Gang Pulau Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Dia (pelaku) sudah menggambar (mengintai rumah korban),” sebut Ipda Freddy Simanjuntak, Minggu (13/10).
BACA JUGA: Polisi Akhirnya Berhasil Tangkap Pelaku Rampok Nenek Maimunah
Polisi akhirnya berhasil menyergap perampok sadis setelah ia bersembunyi lebih kurang dua bulan dan beraksi pada bulan Agustus 2024 lalu di Tanjungpinang ini.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo mengatakan setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap seorang perampok sadis di salah satu kawasan di Tanjungpinang.
Saat ini, polisi telah mengamankan dan menjebloskan pelaku perampokan tersebut ke sel tahanan Satreskrim Polresta Tanjungpinang, guna pengembangan lebih lanjut.
“Saat ini kasus (pencurian dengan kekerasan) ini masih kami kembangkan. Nanti lengkapnya akan kami rilis,” kata Agung.
Sebelumnya diberitakan, perampokan dialami oleh seorang perempuan lanjut usia bernama Maimunah (70) di rumahnya Gang Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Batu 5 Atas, Tanjungpinang.
Perampok itu terjadi pada Rabu (21/8) lalu sekitar pukul 18.30 WIB usai salat Magrib. Akibat kejadian ini, korban pingsan dan babak belur pada bagian muka, usai dihajar oleh pelaku perampokan.
Saat beraksi, perampok merampas barang berharga berupa satu unit ponsel, dua buah cincin emas dan satu gelang emas yang dikenakan oleh korban. (*)
Reporter: Yusnadi








