Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 2601

Raih Dukungan Besar Masyarakat Karimun, Ansar Ahmad Cagub Terkuat Lanjut Satu Periode Lagi

0
Ansar Ahmad (duduk berkemeja batik) saat diantara pendukungnya.

batampos – Calon gubernur (cagub) Ansar Ahmad raih dukungan gelombang terkuat untuk memimpin Kepulauan Riau (Kepri) satu periode lagi. Ansar dinilai sebagai pemimpin ideal untuk pembangunan Kepri berkelanjutan.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Meral, Karimun, Syarifah Fairuziah mengatakan, dukungan untuk Ansar terus menguat dari berbagai lapisan masyarakat. Ia menilai, kompetensi Ansar teruji membawa kemajuan untuk Kepri.

“Kami masyarakat Meral sangat mengharapkan jika Pak Ansar bisa memimpin Kepri satu periode lagi,” kata Syarifah, ketika ditemui di lokasi kampanye Ansar di Pondok Binaria, Meral, Minggu (13/10/2024).

Syarifah melanjutkan, Ansar sosok pemimpin yang sudah banyak menorehkan prestasi membanggakan untuk Kepri. Karenanya, ia berharap jika Ansar bisa menjadi gubernur di periode selanjutnya.

“Di periode pertama itu Pak Ansar sangat bagus sekali,” ucapnya.

Adapun beberapa prestasi hingga kerja nyata yang wajib dilanjutkan Ansar yakni memberikan SPP gratis untuk para pelajar dan beasiswa untuk para mahasiswa. Kemudian, tidak hanya itu, Ansar juga bertekad untuk terus membangun Rumah Singgah bagi masyarakat Kepri yang sedang menjalani pengobatan di luar Kepri.

Oleh karena itu, Syarifah menekankan, Ansar merupakan pemimpin tepat untuk kemajuan Kepri. Karenanya, ia menginginkan Ansar bisa membangun Kepri lebih baik di masa yang akan datang.

“Saya doakan Pak Ansar bisa menjadi gubernur satu periode lagi,” tandasnya. (*)

Pelajar asal Bintan Juara di Hanoi Junior Open 2024 di Vietnam

0
Albert Januarta, atlet asal Bintan yang keluar sebagai juara di kejuaraan biliar internasional Hanoi Junior Open 2024 di Vietnam, Sabtu (12/10). f.istimewa

batampos– Seorang atlet asal Kabupaten Bintan, Albert Januarta, 15 pulang dengan gelar juara dalam Kejuaraan Biliar Internasional Hanoi Junior Open 2024 di Vietnam.

Pelajar SMA Negeri I Bintan Utara tersebut keluar sebagai juara setelah laga final di gedung Hanoi Indoor Games Gymnasium, Hanoi, Vietnam pada Sabtu (12/10/2024) malam waktu setempat.

Ketua KONI Bintan, Dedi Sutanto alias Apeng merasa bersyukur dan bangga karena atlet Bintan berhasil keluar sebagai juara dalam kejuaraan biliar internasional, Hanoi Junior Open 2024 di Vietnam.

BACA JUGA: Cabor Biliar Batam Bangkit dan Raih 11 Medali di Porprov Kepri 2022

Dia mengharapkan, prestasi yang diraih atlet muda Albert Januarta dapat menjadi penyemangat bagi atlet-atlet muda lainnya untuk meraih prestasi ke depan.

“Prestasi yang diraih Albert menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya,” harap dia.

Pelatih Albert Januarta, Ahuat mengatakan, walaupun menghadapi lawan kelas dunia, Albert Januarta tampil dengan bagus.

Orangtua kandung dari Albert Januarta ini mengatakan, Albert Januarta akan terus memperbanyak mengikuti pertandingan biliar, tidak hanya di kejuaraan nasional namun juga internasional.

“Jam terbang pertandingan mesti diperbanyak ke depan baik di kejuaraan nasional maupun internasional,” kata dia.

Dia berharap, perhatian dan dukungan untuk atlet yang memiliki talenta seperti Ablert Januarta. Dukungan tidak hanya dari pemerintah daerah namun dia berharap dukungan dari pemerintah pusat. (*)

Reporter: Slamet

Dipacari Baru Berhubungan Badan, Pria Asal Sumenp ini Bisa Hamili Gadis Kembar Sekaligus

0
Pelaku, S (23) saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Anambas. f.ihsan

batampos – S (23) pelaku pencabulan gadis kembar (15) di Jemaja akhirnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Anambas, Sabtu, (12/10) kemarin.

Gadis kembar yang masih mengenyam bangku sekolah itu rupanya terlebih dahulu dipacari pelaku sebelum diajak berhubungan badan.

“Dia (pelaku) berpacaran dulu dengan korban yang pertama. Kemudian, pacaran juga dengan korban yang kedua,” ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Anambas, Ipda Rudy Luis, Minggu, (13/10).

Rudy menerangkan setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton, terungkap jika aksi pelaku terhadap korban dilakukan pada bulan Maret hingga April lalu.

“Korban pertama dicabuli sebanyak 5 kali. Sedangkan korban kedua dicabuli hanya sekali. Aksi pencabulan dilakukan di dalam kamar pelaku dan terjadi dalam satu bulan,” terang Rudy sambil enggan menyebutkan inisial korban.

Rudy menegaskan selama menjalankan aksinya, pelaku melakukan pencabulan dengan cara terpisah, tidak bersamaan.

BACA JUGA: Pemuda Asal Sumenep, Jatim Hamili Pelajar Kembar di Jemaja

“Perbuatannya terpisah, tidak dilakukan secara bersamaan,” tegas Rudy.

Dari pemeriksaan medis, kedua korban, kini sedang mengandung dengan usia kehamilan menginjak 6 bulan.

Pelaku, lanjutnya, merupakan rekan ayah tiri korban yang merantau dari Sumenep, Jawa Timur ke Jemaja. Karena kasihan, ayah tiri korban memberi tumpangan tempat tinggal kepada pelaku.

“Kebaikkan ayah korban justru dibalas pelaku dengan kejahatan yang merusak masa depan anak-anaknya itu,” tutur Rudy.

Pelaku dikenakan pasal 82 ayat 1 jo 81 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun penjara.

Sementara itu konselor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Anambas, Erdawati menerangkan kondisi kedua korban mengalami trauma berat.

“Korban sedih, malu dan trauma berat. Saat ini korban sedang ditangani oleh tim kami untuk pemulihan psikisnya,” kata Erdawati.

Korban, lanjutnya, sudah berusaha menutupi kehamilannya karena takut ketahuan orang tua.

Namun, berkat kepedulian kepala sekolah, Nuraina Syuhada aksi perbuatan pelaku akhirnya terbongkar.

“Kami mengapresiasi kepedulian pihak sekolah terhadap anak didiknya. Ini langkah awal kita dalam memerangi aksi kekerasan seksual di Anambas,” pungkas Erdawati. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Toko Pakaian Dibobol Maling, Jam Tangan-Jaket Bernilai Rp19 Juta Raib

0
Nurul penajaga toko saat menunjukan posisi pakaian yang hilang dicuri, Selasa (8/10). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebuah toko pakaian yang berada di Jalan Wiratno, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Kepri dibobol maling. Barang-barang berupa jam tangan, hingga jaket bernilai Rp19 juta berhasil digasak oleh pelaku.

Insiden tersebut, diketahui terjadi pada beberapa waktu lalu sekitar pukul 04.30 WIB dinihari. Aksi pembobolan dan pencurian di toko tersebut juga terekam kamera CCTV. Pelaku yang diduga merupakan seorang pria masuk ke dalam toko dengan cara merusak pintu belakang.

BACA JUGA: Maling Bobol Toko Fotokopi, Laptop dan Uang Tunai Dibawa Kabur

“Dari rekaman CCTV pelaku datang menggunakan sepeda motor. Cuma wajahnya (pelaku) kurang terlihat,” kata Nurul, penjaga toko tersebut, Selasa (8/10).

Usai berhasil masuk, pelaku langsung mengambil delapan baju, 20 jam tangan, jaket, celana hingga barang-barang lainnya yang ada di dalam toko. Kerugian atas kejadian ini ditafsirkan senilai Rp19,2 juta.

Kejadian ini terungkap, usai ia mendapati dalam toko pakaian tersebut dalam kondisi berserakan, serta ada banyak barang-barang yang hilang dari etalase. Dari situ, ia langsung mengecek CCTV yang menyorot ke pintu depan toko.

“Kita kaget waktu buka toko, kondisinya berserakan. Pintu belakang juga roboh, jadi kemungkinan besar pelaku lewat pintu belakang,” tambahnya.

Setelah mengetahui adanya aksi pencurian itu, pemilik toko langsung melaporkan ke Polresta Tanjungpinang. “Sudah dilaporkan oleh pemilik langsung. Mungkin saat ini masih berproses di kantor polisi,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Seksi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik membenarkan terkait adanya laporan tersebut. Saat ini, kata dia kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan polisi.

“Sudah ditindaklanjuti oleh Satreskrim. Mereka sedang berupaya mengungkap kasus tersebut,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Lagi, 24 WNI Diusir dari Malaysia

0
PHOTO 2024 10 12 14 54 23
WNI yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre.

batampos – Negara Malaysia kembali melakukan deportasi atau pengusiran Warga Negara Indonesia (WNI) yang tidak memiliki dokumen atau izin tinggal. Deportasi kali ini merupakan yang ketiga kalinya di bulan Oktober 2024 dengan jumlah 24 orang. Sebanyak 20 orang WNI yang di deportasi adalah laki-laki dan 4 orang wanita pada, Sabtu (12/10).

Proses deportasi para WNI dari Malaysia dilakukan dari Pelabuhan Situlang Laut, Johor dan berhenti di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center sekitar pukul 14.30 WIB

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Eric Mario Sihotang mengatakan ada 24 WNI yang dideportasi, keseluruhan mereka dewasa.

“Untuk jadwal mereka tiba harusnya jam 13.00 WIB, namun ada sedikit keterlambatan sehingga mereka sampai pukul 14.30 WIB,” ujar Eric.

Siti, salah satu WNI yang dideportasi mengaku sudah cukup lama tinggal di Malaysia. Ia mengakui, berada di Indonesia tanpa adanya dokumen lengkap, sehingga tertangkap oleh polisi Malaysia saat razia.

“Lumayan lama tinggal di Malaysia, untuk dokumen kerja memang tak ada,” imbuhnya.

Sementara petugas BP3MI menjelaskan para WNI yang dideportasi untuk sementara waktu akan di istirahatkan di Shelter yang ada di imperium. Mereka nantinya akan didatan untuk nantinya dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Sebelumnya pada Kamis lalu, ada 88 WNI yang dideportasi dari Malaysia. Dari yang dideportasi 22 diantaranya perempuan dan 66 laki-laki. Mereka yang dideportasi juga kebanyakan bekerja di kebun atau kawasan industri namun tanpa dokumen yang lengkap. (*)

Reporter: Yashinta

Jangan Salah Kostum, Ini Aturan Pakaian Saat Tes SKD CPNS 2024

0
Ilustrasi tes CPNS. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Tes Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil atau SKD CPNS 2024 secara resmi akan digelar secara serentak mulai tanggal 16 Oktober hingga 14 November 2024.

Mengutip Pengumuman BKN Nomor 06/PANPEL.BKN/CPNS/2024, seluruh peserta yang akan mengikuti tes SKD CPNS 2024 wajib mengenakan pakaian yang sesuai dengan aturan.

Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa seluruh peserta wajib menggunakan kemeja atas berwarna putih polos tanpa corak dengan celana atau rok panjang berwarna gelap.

Adapun khusus untuk perempuan yang berjilbab, Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga meminta mereka untuk menggunakan jilbab berwarna gelap.

Baca Juga: Gawat! Sebanyak 2 Juta Mobil Honda Bermasalah di Area Setir, Mulai dari CR-V, HR-V sampai Civic Kena Recall

Melalui ketentuan itu, BKN menegaskan kepada seluruh peserta untuk tidak menggunakan atasan kaos hingga celana atau rok berbahan jeans.

“Peserta wajib mengenakan pakaian rapi dan sopan, kemeja atas berwarna putih polos tanpa corak, celana panjang/rok dengan panjang dan belahan rok minimal di bawah lutut dengan bahan kain berwarna gelap (tidak diperkenankan memakai kaos, celana/rok berbahan jeans, dan sandal), menggunakan jilbab berwarna gelap bagi peserta yang berjilbab,” bunyi poin huruf c dalam pengumuman tersebut, dikutip Minggu (13/10).

Bahkan, dalam pengumuman itu juga diatur soal sanksi yang akan dikenakan bagi seluruh peserta yang tidak mematuhi aturan pakaian selama tes SKD CPNS 2024.

Baca Juga: Anindya Bakrie Sebut PM Australia Ingin Tingkatkan Investasi di Kawasan ASEAN

Jika tidak mengenakan pakaian sebagaimana telah diatur, BKN secara tegas akan tidak memperkenankan peserta untuk mengikuti tes SKD CPNS. Bahkan, tak segan-segan panitia juga akan menganggap peserta tersebut gugur dalam seleksi ini.

“Peserta yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf c tidak diperkenankan mengikuti seleksi dan dianggap gugur,” bunyi ketentuan itu.

Stop Kontak Hangus, Api Merambat ke Kasur Luka Bakar Korban 80%

0
8c964493 67d5 4233 943d 283859b8058c e1728662163288
Driver ojol yang menderita luka bakar saat menjalani perawatan di rumah sakit.

batampos – Unit Reskrim Polsek Batam Kota belum menyimpulkan penyebab kebakaran yang menimpa Bastian Sihombing, Warga Bukit Raya. Hingga saat ini, pria yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) tersebut masih menjalani perawatan di RS Awal Bros Botania.

“Korban belum bisa dimintai keterangan. Luka bakarnya mencapai 80 persen,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Ardiansyah, Minggu (23/10).

Ia menjelaskan dari penyelidikan awal, kebakaran tersebut disebabkan korlseting dari stop kontak yang digunakan korban mencas ponselnya. Hal ini diperkuat dengan kotak kontak di dinding rumah yang hangus.

Api dari korlseting stop kontak tersebut merambat ke kasur dan meledakkan ponsel korban. Hingga membakar tubuh korban yang tengah tertidur.

“Tapi masih penyelidikan. Belum bisa kita simpulkan,” katanya.

Ardiansyah mengatakan dalam kejadian tersebut hanya ada saksi yang berada di luar rumah. Saksi juga sempat mendengarkan adanya suara ledakan.

“Saksi di dalam rumah tidak ada. Kalau hanya ledakan (ponsel) tidak mungkin membakar (tubuh korban) sebesar itu,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya Warga Bukit Raya, Botania digegerkan dengan teriakan Bastian Sihombing, 23, yang berasal dari dalam kediamannya. Pria berprofesi driver ojek onilne (ojol) ini menjerit kesakitan karena mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kebakaran yang diderita Bastian ini berasal dari korsleting charger ponsel di kamarnya di Blok D5. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

BC Batam Gagalkan Selundupan BBL Senilai Rp 26 Miliar, Dibawa ke Parairan Malaysia, Dipasarkan ke Vietnam

0
IMG 0159 1
Pelaku penyelundupan 266.600 ekor Benih Bening Lobster (BBL) yang diamankan Bea Cukai Batam di Pulau Wisata Joyo, Bintan.

batampos – Bea Cukai (BC) Batam berhasil menggagalkan penyelundupan 266.600 ekor Benih Bening Lobster (BBL) di Pulau Wisata Joyo, Bintan. Barang ilegal senilai Rp 26,9 miliar rencananya akan dibawa ke Singapura dengan tujuan akhir Vietnam.

Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah mengatakan pengungkapan ini berawal saat petugas BC Batam sedang melaksanakan patroli laut pada Jumat (12/10) siang.

Saat itu, petugas melihat High Speed Craft (HSC) berlayar dengan kecepatan yang tinggi di Pulau Pengelap, Batam.

“HSC ini kabur ke arah Pulau Numbing Bintan. Kemudian dilakukan operasi pengejaran yang cukup panjang,” ujarnya.

Zaky menjelaskan dalam pengejaran tersebut HSC dikandaskan pelaku ke Pulau Wisata Joyo, Bintan. Kemudian pelaku berjumlah 6 orang kabur ke daratan, namun petugas berhasil menangkapnya.

“Kita amankan pelaku dan barang bukti berupa kapal dan 53 boks BBL,” katanya.

Para pelakunya yakni AZ sebagai nahkoda kapal, AL, ZA, SA, MY dan MI sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Sedangkan HSC yang digunakan dengan ukuran 15 x 2,5 meter yang menggunakan mesin Yamaha 4 x 300 PK

“Saat ini modus yang digunakan oleh para penyelundup telah beralih, yang pada mulanya sering melakukan kegiatan di malam hari, saat ini melakukan kegiatannya di siang hari.,” ungkap Zaky.

Adapun 53 boks BBL yang diamankan terdiri 1.305 kantong plastik berisikan 261 ribu ekor benih lobster jenis pasir, dan 28 kantong plastik berisikan 5.600 ekor benih lobster jenis mutiara.

“BBL ini aka ship to ship (dipindahkan) di Perairan Malaysia kemudian nanti dibawa ke Singapura dan tujuan akhir ke Vietnam,” kata Zaky.

Kepada petugas, pelaku mengaku mendapatkan upah membawa BBL tersebut dari daerah Tulang Bawang, Provinsi Lampung ke Perairan Malaysia. Untuk nahkoda diupah Rp 5 juta dan ABK Rp 3 juta.

“Tentunya kita akan terus mengantisipasi perubahan modus para pelaku ini. Dengan selalu melakukan patroli rutin dan tindakan pengawasan lainnnya,” tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp5 miliar, dan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 UU Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan dan/atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp3 miliar. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

RSUD Embung Fatimah Terus Lengkapi Layanan Poliklinik, Orthopedi dan Traumatologi RSUD Paling Dicari

0
rsudef
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji hadirkan beberapa layana poliklinik baru yang memang dibutuhkan masyarakat.

Ada poli jantung yang dikenal dengan Chat Lab. Layanan ini dapat membantu dokter dalam mendiagnosa dan menangani masalah jantung serta pembuluh darah yang berisiko menjadi penyebab penyakit besar seperti serangan jantung atau stroke.

Selanjutnya ada layanan pemecah ring jantung. Layanan ini menggunakan getaran ultrasonic sehingga pasien tidak perlu operasi. Getaran ultrasonic ini mampu memecahkan batu ginjal dari luar saja.

“Tidak pakai operasi lagi karena alat ini cukup tempel dari luar dan batu ginjal nya pecah sendiri,” ujar Direktur RSUD Embung Fatimah drg. RR. Sri Wijayanti

Selain itu ada juga layanan penanganan penyakit stroke dan jantung. Layanan Poliklinik ini semuanya ter-cover BPJS Kesehatan.

“Semua ada 26 layanan Poliklinik dengan 57 dokter spesialis dan sub spesialis. Sudah cukup signifikan perkembangannya dan kita maksimalkan ini sebagai rumah sakit pusat rujukan, ” ujar Wakil direktur umum dan keuangan dr Riyaldi.

Dengan adanya peningkatan layanan medis yang cukup signifikan ini, manajemen RSUD berharap, agar masyarakat Batam bisa memanfaatkan fasilitas dan layanan yang ada dengan menyertakan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan.
“Persiapan memang BPJS kesehatan. Jangan sakit dulu baru urus, ” Riyaldi.
ada di tubuh pasien.

Penambahan fasilitas layanan medis ini sebagai bentuk komitmen RSUD untuk meningkatkan mutu pelayanan medis bagi masyarakat. RSUD yang ditunjuk sebagai rumah sakit pusat rujukan berupaya keras untuk terus melengkapi fasilitas layanan medis di sana.

Beberapa waktu lalu, Rumah sakit ini juga mempertahankan status paripurna sebagai rumah sakit berbintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sesuai dengan penilaian standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Dengan kembali diterimanya status ini RSUD Batam tentunya komitmen dengan layanan kesehatan kepada masyarakat. Peningkatan mutu pelayanan akan terus dibenahi sehingga benar-benar berjalan sesuai dengan yang diinginkan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Kurang Lebar dan Tak Ada Jalur Alternatif, Jalan Ahmad Yani Kerap Merepotkan Pengendara karena Macet

0
macet
Sejumlah kendaraan padat merayap dari Simpang Dam Mukakuning sampai Stadion Tumenggung Abdul Jamal,  beberapa waktu lalu. Pemandangan macet sudah menjadi pemandangan yang biasa di jalan ini. f.Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos– Proyek peningkatan akses jalan di kota Batam belum merata. Masih banyak ruas jalan utama yang belum dilebarkan sehingga menjadi lokasi langganan macet saat jam sibuk atau saat terjadi kecelakaan lalu lintas.

Ruas jalan Ahmad Yani mulai dari Mukakuning hingga Kepri Mall misalkan belum tersentuh proyek pelebaran jalan. Padahal itu akses jalan utama yang selalu padat dengan kendaraan setiap waktu. Setiap pagi dan sore hari (jam sibuk) arus lalulintas selalu padat merayap. Ribuan kendaraan berjubel hingga ke pinggiran jalan. Akses jalan khususnya jalur Mukakuning-Batamcenter nyaris tak ada cela untuk bisa dilewati dengan kecepatan normal jika sedang macet. Kendaraan harus bergerak pelan dan butuh waktu hingga satu jam agar bisa melewati titik-titik kemacetan tersebut.
Begitu juga dengan  ruas jalan dari Tembesi ke Mukakuning ataupun  sebaliknya. Kemacetan kerap terjadi di pagi dan sore hari. Ini karena jalan dua jalur ini masih sebatas dua lajur di masing-masing sisi jalan. Kemacetan parah terjadi Jumat (11/10) lalu, yang mana ada kecelakaan mobil boks bermuatan sembako. Kecelakaan sebabkan kemacetan panjang dari arah Batuaji ke Mukakuning. Pengendara banyak yang kesal karena makan waktu lebih dari sejam untuk melintasi lokasi macet ini.
“Ini harusnya dilebarkan juga. Kalau hanya dua lajur gini tetap akan macet. Apalagi kalau kecelakaan seperti ini akan repot. Tak ada jalur alternatif untuk mutar. Ini harus segera dipikirkan karena kendaraan terus bertambah dari waktu ke waktu,” ujar Indra, pengguna jalan di Batuaji.
Dari pantauan Batam Pos di lapangan kemacetan saat jam sibuk khususnya din jalan Ahmad Yani, terdapat ada dua titik lokasi macet yang dimulai dari simpang Dam hingga ke Simpang PPanbil
Selanjutnya di simpang Panbil dan depan Kepri Mall. Kemacetan mulai terjadi dari depan Stadion Tumenggung Abduljamall. Kemacetan di lokasi jalan itu juga bisa memakan waktu hingga sejam bagi kendaraan roda empat. Penyebab kemacetan karena kendaraan yang bergerak dari arah Batuaji dan Seibeduk sangat banyak.
Kondisi tersebut sangat mengganggu aktifitas warga. Warga yang hendak kerja harus berjuang dari subuh agar bisa sampai ke tempat kerja tepat waktu.
“Saya misalkan masuk kerja jam 08.00 WIB, jam setengah enam saya sudah bergerak dari rumah. Itu karena saya harus melewati tiga titik macet mulai dari depan SP sampai di sini,” ujar Nardi, pengendara mobil di simpang Kepri Mall.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para sopir truk ataupun mobil operasional perusahaan. Akibat kemacetan itu mereka sering telat membawa material perlengkapan perusahaan ke lokasi perusahaan.
“Ya mau gimana lagi situasi jalan memang begini setiap pagi. Kadang harus keluar lebih cepat biar tak terlambat antar atau jemput barang perusahaan,” ujar Agus, sopir truk operasional perusahaan di Mukakuning.
Warga ataupun sopir kendaraan operasional perusahaan berharap agar pemerintah secepatnya memikirkan solusi untuk mengatasi kemacetan panjang itu.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar sebelumnya menjelaskan proyek pelebaran jalan akan dilanjutkan di tahun 2025 mendatang. Sepanjang tahun 2024, pemko Batam fokus dengan penanganan  drainase dan penambalan titik jalan rusak. (*)
Reporter: Eusebius Sara