Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 2602

Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, Forkopimda Pastikan Situasi Perbatasan Indonesia Kondusif

0
Forkopimda Anambas berkumpul bersama untuk memastikan persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih berjalan lancar. f.Diskominfo Anambas untuk Batam Pos

batampos – Kabupaten Anambas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan kondisi daerah terdepan Indonesia itu bakal kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subuanto – Gibran Rakabuming Raka pada Minggu, (20/10) mendatang.

BACA JUGA: Didukung Koalisi Prabowo, Ansar-Nyanyang Kandidat Kuat Menang Pilgub Kepri

Sekretaris Darah Anambas, Sahtiar mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih itu.

Menurutnya, Prabowo-Gibran merupakan pemimpin hasil pesta demokrasi masyarakat yang digelar pada 14 April lalu.

Tentunya, harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra itu dapat berjalan lancar.

“Ini momen penting, bagaimana kita bisa memastikan bahwa pelantikan presiden dan wakil presiden kita terpilih dapat berjalan lancar dan sukses,” kata Sahtiar, Kamis, (17/10) sore.

Maka untuk memastikan berjalannya roda pemerintahan negara yang baik ke depan mesti mendapat dukungan dari masyarakat luas.

“Sudah tidak ada lagi cerita beda pilihan, semua sudah sesuai aturan dan ketentuan, yang penting bagi kita sekarang adalah menatap masa depan Indonesia maju,” kata Sahtiar.

Ketua Melayu Raya Anambas ini optimis Anambas tetap kondusif karena dari track record, masyarakat setempat tidak pernah membuat kerusuhan.

Termasuk, pemerintah dan  aparat keamanan dari TNI dan Polri juga tentunya siap dengan berbagai upaya memberikan rasa aman dan kenyaman jelang pelantikan presiden dan wakil presiden.

Serta di sisi lain pentingnya kewaspadaan tinggi untuk menghindari potensi gangguan terhadap stabilitas. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Pariwisata Batam makin Kompetitif

0

wisatabatampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) meresmikan pembukaan rute penerbangan internasional baru dari Incheon, Korea Selatan, lang-sung ke Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Penerbangan perdana ini ditandai dengan kedatangan pesawat Jeju Air pada Kamis (17/10) dini hari, sekitar pukul 02.38 WIB.

Plt Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan bahwa penerbangan ini sudah lama dinantikan. Selama dua tahun menunggu, akhirnya terealisasi.

”Penerbangan perdana dari Incheon ke Batam ini memakan waktu sekitar 6,5 jam,” ujarnya.
Batam diketahui menjadi kota ketiga di Indonesia yang memiliki penerbangan langsung dari Korea Selatan, setelah Jakarta dan Denpasar, Bali.

Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, menjelaskan, hingga Oktober ini, penerbangan dari Incheon ke Batam akan dilakukan tiga kali dalam sepekan. Namun, mulai 27 Oktober 2024, frekuensinya akan meningkat menjadi empat kali dalam sepekan.

”Pada musim panas 2025, diharapkan penerbangan ini akan berjalan lebih rutin,” kata dia.

Dalam penerbangan perdana ini, pesawat Jeju Air membawa 68 penumpang dengan visa kunjungan selama 30 hari. Meski jadwal resmi penerbangan mulai 17 Oktober 2024 telah berjalan, pihak PT BIB masih menunggu konfirmasi terkait data dan jumlah penumpang untuk penerbangan tanggal 27 Oktober mendatang.

Dua maskapai penerbangan, Jeju Air dan Lion Air, akan bekerja sama untuk melayani rute ini. Jeju Air bertindak sebagai maskapai pengoperasian (operation carrier), sementara Lion Air akan menjadi maskapai pemasaran (marketing carrier). Tiket Jeju Air nantinya juga dapat dibeli melalui sistem Lion Air.

Dalam hal pengurusan visa, Pikri menyebut bahwa saat ini prosesnya masih terpusat di Jakarta. Pihaknya terus berupaya menghadirkan visa center di Batam guna memudahkan masyarakat setempat.

”Nantinya, petugas visa center di Batam yang akan mengu-rus visa ke Jakarta, sehingga masyarakat Batam tidak perlu repot ke Ibu Kota,” katanya.

Penerbangan langsung dari Incheon, Korea Selatan, menuju Batam tiba Kamis (17/10) dini hari, disambut antusias oleh pemerintah dan pelaku industri pariwisata setempat. Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan kemajuan signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas wisatawan mancanegara ke wilayah Kepri.

”Alhamdulillah, aksesibilitas ke Kepri makin kompetitif. Kini, tidak hanya melalui jalur laut, tetapi juga jalur udara untuk negara-negara long haul (jarak jauh, red) seperti Korea Selatan,” ujar Guntur.

Menurutnya, Korea Selatan adalah salah satu pasar potensial bagi pariwisata Kepri. Gaya hidup masyarakat Kore-a yang gemar bermain golf menjadi alasan utama bagi mereka untuk memilih Batam dan Bintan sebagai destinasi wisata.

”Batam dan Bintan dikenal memiliki lapangan golf yang sangat populer. Kami berharap daya tarik ini mampu menarik lebih banyak wisatawan Korea ke wilayah lain di Kepri juga,” kata dia.

Dengan adanya penerbangan langsung ke Incheon, ia berharap jumlah wisatawan dari Korea Selatan semakin meningkat dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Batam dan Kepri secara keseluruhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, turut menyambut baik pembukaan rute penerbangan ini. ”Ini luar biasa sekali. Pembukaan akses ini sangat mendukung perkembangan pariwisata Batam,” katanya.

Ia menambahkan, dengan hadirnya penerbangan langsung ini, Batam diharapkan semakin menarik di mata wisatawan mancanegara. ”Kita memiliki banyak amenitas yang berkelas, yang akan semakin meningkatkan daya tarik Batam sebagai destinasi wisata internasional. Kami juga berencana mengadakan berbagai event dengan adanya akses baru ini,” ujar Ardiwinata. (*)

 

Reporter : Arjuna

Kenapa Kita Memilih Rudi-Rafiq sebagai Gubernur Kepri?

0
Uba Ingan Sigalingging

Provinsi Kepri, yang terdiri dari tujuh kabupaten dan kota, telah mengalami kemajuan, namun hasilnya belum sepenuhnya memuaskan, terutama dalam aspek pemerataan pembangunan, ekonomi, dan pendidikan. Kota Batam, misalnya, bergerak lebih cepat dibandingkan daerah lain di Kepri.

Salah satu aspek yang mencolok adalah pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Kota Batam mencapai 7,04%, melampaui pertumbuhan di kabupaten dan kota lain di Kepri, serta di provinsi (4,45%) dan nasional (5,05%).

Selain pertumbuhan ekonomi, kita perlu memperhatikan Gini Ratio dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kepri. Gini Ratio provinsi pada tahun 2023 adalah 0,340, mengalami penurunan dari tahun 2022 yang sebesar 0,325. Sementara itu, IPM Kepri mencapai 79,08, lebih tinggi dibandingkan nasional yang berada di angka 74,39. Gini Ratio Kota Batam sendiri tercatat 0,338, dengan IPM mencapai 82,64.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa Kota Batam unggul dibandingkan dengan daerah lain di Kepri, dan mencerminkan kondisi pembangunan provinsi secara umum.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan faktor penting dalam upaya membangun daerah. Namun, dalam lima tahun terakhir, pencapaian PAD Kepri terkesan stagnan, dengan hampir 75% pendapatan berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor di Batam. Tidak ada upaya serius dari pemerintah provinsi untuk meningkatkan pendapatan daerah di luar pajak tersebut.

Salah satu langkah yang diharapkan untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah melalui penarikan biaya Labuh Jangkar. Pemprov Kepri pernah meluncurkan pungutan untuk biaya ini pada 9 Maret 2021, namun penarikan tersebut terhenti, dan target pendapatan sebesar 200 miliar gagal tercapai. Ini menunjukkan ketidakmampuan Gubernur Ansar Ahmad dalam memperjuangkan pemasukan bagi Provinsi Kepri.

Kegagalan mendapatkan pemasukan dari Labuh Jangkar merupakan tamparan bagi kita semua, mengindikasikan bahwa visi dan misi maritim Gubernur Ansar hanya sekadar kata-kata tanpa realisasi yang jelas.

Ketidakmampuan Pemerintah Provinsi Kepri di bawah kepemimpinan Ansar Ahmad untuk meningkatkan PAD berdampak pada kualitas kinerja pemerintahan dan pembangunan. Proses pembangunan terkesan lambat dan seadanya, terutama setelah Pemprov Kepri melepaskan tanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur jalan di Batam.

Satu hal yang mengejutkan adalah terjadinya defisit anggaran belanja daerah Provinsi Kepri tahun 2024, yang hampir mencapai 500 miliar. Defisit ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan perencanaan pembangunan yang buruk.

Mengingat pentingnya pemerataan dan peningkatan pembangunan di Kepri, kita memerlukan Gubernur dengan visi dan misi yang jelas serta kepemimpinan yang tegas. Pembangunan di Kota Batam dapat menjadi barometer untuk mengukur kemampuan seorang pemimpin. Batam yang padat penduduk tentunya memerlukan anggaran besar untuk pembangunan, dan kemajuan di Batam seharusnya menjadi stimulus bagi seluruh daerah di Kepri.

Untuk merealisasikan kemajuan pembangunan, kita memerlukan Gubernur yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu mengkonsolidasikan semua potensi yang ada di Provinsi Kepri. Calon Gubernur Haji Muhammad Rudi dan calon Wakil Gubernur Haji Aunur Rafiq adalah pasangan yang tepat untuk itu.

Pengalaman Haji Muhammad Rudi sebagai Walikota Batam dan Ex-Officio Kepala BP Batam, bersama Haji Aunur Rafiq sebagai Bupati Karimun, memberikan jaminan untuk membangun Provinsi Kepri yang lebih maju. (*)

Penulis: Uba Ingan Sigalingging

Anggaran Defisit, 3.753 PPPK Harus Gigit Jari Tak Dapat TPP

0
Kepala BPKPD Anambas, Rinaldi. f.ihsan

batampos – Sebanyak 3.753 pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 ini terpaksa gigit jari karena Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang merupakan haknya tidak akan dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Anambas.

Pemkab Anambas saat ini sedang galau dikarenakan banyaknya anggaran pembangunan yang dipangkas untuk menutupi kekurangan anggaran belanja pegawai. Hal ini menyusul disetujuinya usulan 3.753 PPK.

Dengan jumlah penerimaan PPPK yang membludak membuat kemampuan keuangan daerah tidak siap.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Anambas, Rinaldi mengungkapkan kondisi keuangan daerah saat ini yang mengalami defisit membuat pihaknya tidak menganggarkan anggaran untuk pembayaran TPP PPPK.

BACA JUGA: Tak Ada Anggaran, Pembangunan Mall Pelayanan Publik Belum Jelas

Dalam aturan yang ada, PPPK seharusnya mendapatkan TPP sebesar 50 persen dari TPP yang dimiliki oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Dalam Peratuan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) diamanatkan bahwa tunjangan itu sesuai dengan kemampuan daerah. Melihat kondisi ini kita tidak bisa membayarkan TPP,” ujar Rinaldi, Kamis, (17/10).

Rinaldi mengklaim jika keputusan ini sudah mendapatkan persetujuan dari 3.753 orang tenaga honorer yang bakal dialihkan statusnya menjadi PPPK.

“Kemarin sudah sepakat. Dari mereka bilang tak apa (ga dapat TPP) yang penting status kami jelas dialihkan dari honorer menjadi PPPK. Mereka komitmen,” terang Rinaldi.

Agar kemudian hari PPPK tidak menuntut, Pemkab Anambas akan membuat pakta integritas untuk tidak berkoar-koar mengenai hak TPP.

“Kita buat pakta integritas ketika pelantikan. Berisikan tidak akan menuntut TPP, karena kan sesuai kemampuan anggaran daerah,” tegas Rinaldi.

Meski tidak akan mendapatkan TPP, Rinaldi memastikan PPPK tersebut tetap mendapatkan gaji serta tunjangan melekat setiap bulannya.

“Tetapi tunjangan yang melekat digajinya tetap dapat. Tunjangan melekat itu seperti tunjangan fungsional, tunjangan BPJS. Pokoknya tunjangan yang melekat digajinyalah,” sebut Rinaldi. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Catat, Melihat atau Mengalami Kekerasan, Kontak SAPA 129

0

sapa 129batampos – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam menyediakan layanan pelaporan kekerasan yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Masyarakat kini bisa melaporkan kasus kekerasan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui SAPA 129 atau call service di nomor 085136863321. Secara teknis cara menghubungi SAPA 129 melalui https://www.kemenpppa.go.id/. Lalu klik simbol WhatApp di pojok kanan atas. Setelah meng-klik akan diarahkan ”Lanjut ke Chat”.

”Layanan ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Semoga masyarakat bisa lebih aktif dalam melaporkan setiap kejadian kekerasan yang ada di lingkungan mereka,” ujar Kepala UPTD PPA Kota Batam, Dedy Suryadi, Rabu (17/10).

Layanan SAPA 129 dan call service ini dirancang agar masyarakat dapat dengan cepat melaporkan kasus kekerasan yang mereka saksikan atau alami. Menurut Dedy, upaya ini bertujuan untuk memberikan akses mudah bagi masyarakat guna memastikan penanganan cepat dalam kasus kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak.

”Layanan ini sangat penting untuk melindungi perempuan dan anak dari ancaman kekerasan. Kami mengajak masyarakat menjadi pelopor dan pelapor dengan meningkatkan kepedulian dan kepekaan terhadap kasus-kasus kekerasan di sekitar mereka,” jelasnya.

Selain menerima laporan, layanan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat terkait cara melawan kekerasan dan mencari bantuan. Dedy menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh takut untuk melapor, terutama ketika mereka melihat kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar. Melalui edukasi yang diberikan oleh UPTD PPA, masyarakat diharapkan semakin berani melaporkan kasus kekerasan.

”Layanan ini bagian dari upaya untuk memastikan bahwa setiap anak dan perempuan di Kota Batam terlindungi. Melalui SAPA 129 dan call service ini, kami ingin memastikan laporan kekerasan dapat segera ditangani,” tambah Dedy.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu melaporkan kasus kekerasan. Ia berharap dengan adanya layanan SAPA 129 dan call service, masyarakat akan semakin sadar dan mau berperan aktif dalam melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

”Anak-anak harus berani berteriak, melawan, mencari orang dewasa di sekitar mereka untuk meminta bantuan serta berani untuk melaporkan,” kata Dedy. ”Meskipun mereka mungkin merasa takut atau tertekan, kami mengajarkan bahwa melawan tetap harus dilakukan, bahkan dalam situasi sulit. Kami mengajarkan anak-anak agar tidak ragu melawan, bahkan dengan tindakan fisik seperti memukul atau menendang jika diperlukan,” tegasnya kemudian.

Sebelumnya, UPTD PPA Kota Batam menyebutkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam jumlah laporan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Batam. Berdasarkan data UPTD PPA Batam, ada 144 kasus kekerasan terhadap anak dan 88 kasus kekerasan terhadap perempuan hingga tahun ini.

Dedy menekankan bahwa peningkatan ini bukan sepenuhnya disebabkan oleh bertambahnya kasus baru, melainkan karena keberanian korban dan masyarakat untuk melaporkan tindakan kekerasan yang terjadi. ”Ini menunjukkan adanya kesadaran yang meningkat di kalangan masyarakat,” ungkapnya.

”Mereka harus lebih berani untuk speak up, melaporkan kasus-kasus kekerasan yang mungkin sebelumnya sudah terjadi tetapi tidak diungkapkan,” ujar Dedy saat dijumpai di UPTD PPA di Sekupang, Kamis (26/9).

Menurut Dedy, salah satu upaya penting yang dilakukan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang apa yang dimaksud dengan kekerasan, sehingga korban dapat mengenali tanda-tanda kekerasan yang mereka alami. ”Anak-anak sering kali tidak menyadari bahwa mereka adalah korban kekerasan, baik fisik maupun verbal,” paparnya.

”Dengan memberikan pemahaman ini, kami berharap mereka bisa segera mengidentifikasi kekerasan dan berani melaporkannya,” tegasnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Tunjangan Jabatan Kades di Bintan Naik Menjadi Rp 1,2 Juta

0
Kadis PMD Bintan, Firman Setyawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Tunjangan jabatan kepala desa di Bintan akan naik. Tidak hanya tunjangan jabatan kepala desa, tunjangan jabatan sekretaris daerah dan staf desa akan mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Firman Setyawan menyampaikan tunjangan jabatan kepala desa naik sekitar Rp 150.000 dari sekitar Rp 1.050.000 menjadi sekitar Rp 1.200.000.

Untuk tunjangan jabatan sekretaris desa pun mengalami kenaikan sekitar Rp 100.000 dari sekitar Rp 750.000 menjadi sekitar Rp 850.000.

Pengesahan RKPD 2025 Tercepat, Tiga Kades di Bintan Dapat Penghargaan

Kemudian, tunjangan jabatan staf desa naik sekitar Rp 50 ribu dari Rp 450 ribu menjadi Rp 500 ribu.

Tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pun mengalami kenaikan sekitar Rp 300 ribu dari Rp 850 ribu menjadi Rp 1.150.000.

“Semua perangkat desa naik tunjangan namun untuk penghasilan tetap tidak berubah, karena diatur peraturan pemerintah,” katanya.

Dengan kenaikan tunjangan jabatan, dia mengatakan, APBDes di Bintan naik menjadi Rp 121,2 miliar di APBDes perubahan 2024 dari sebelumnya Rp 120,6 miliar di APBDes murni 2024.

“Naiknya APBDes karena tunjangan perangkat desa naik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Kasih Tambahan Biaya Tiap Transaksi QRIS, Pedagang Bisa Kena Sanksi

0

batampos – Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa pedagang atau merchant dilarang untuk memberi tambahan biaya kepada konsumen saat bertransaksi menggunakan QRIS.
Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, memastikan bahwa biaya penggunaan QRIS sebagai alat transaksi pembayaran ditanggung oleh pedagang (merchant), bukan pembeli.
Oleh sebab itu, BI meminta kepada konsumen yang diberi tambahan biaya saat bertransaksi untuk tak segan mela­porkan. Pasalnya, akan ada sanksi untuk merchant yang melanggar tersebut.

”Boleh tidak pedagang menambahkan (biaya tambahan)? Enggak boleh. Laporkan saja itu,” katanya dalam konferensi pers di kantor BI, Rabu (16/10).

Bukan tanpa dasar, Filianingsih mengatakan, larangan itu telah sesuai dengan ketentuan bank sentral di mana penyedia barang dan jasa dilarang menarik biaya merchant discount rate (MDR) untuk layanan QRIS pada konsumen.

Jika merchant mengenakan biaya tambahan maka bisa dilaporkan ke Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) yang menyediakan layanan QRIS.

Filianingsih menjelaskan, adapun sanksi yang akan diberikan kepada merchant tersebut berupa penghentian layanan oleh Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP). Selain itu, merchant tersebut akan dimasukkan daftar blacklist PJP.

”Itu ada sanksinya bahwa PJP wajib menghentikan kerja sama dengan merchant itu. Bahkan, nanti pedagangnya bisa masuk blacklist,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Doni P Joewono menegaskan kepada merchant untuk dilarang menolak konsumen yang membayar menggunakan uang tunai alias cash.

”Kami tetap mendorong walaupun digitalisasi tapi merchant wajib menerima uang rupiah dalam bentuk fisik,” ujarnya.

Untuk diketahui, BI mencatat peningkatan transaksi QRIS pada Kuartal III-2024 yang tumbuh 209,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy) mencapai Rp188,36 triliun.
Adapun hingga saat ini, BI mencatat terdapat total 4,08 miliar transaksi yang menggunakan QRIS atau telah mencapai 163,6 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 2,5 miliar. Sedangkan hingga Kuartal III-2024, pengguna QRIS telah mencapai sebanyak 53,3 juta atau hampir 82 persen dari target sebesar 55 juta orang. (*)

Banyak Cara Redakan Stres, Salah Satunya Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

0
Ilustrasi ubi jalar bisa meningkatkan hormon serotonin dan meredakan stres. (freepik)

batampos – Banyak cara untuk meredakan stres, salah satunya dengan mengonsumsi makanan khusus.

Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin yang membuat kerja jantung lebih cepat. Hormon tersebut bisa membuat kita merasa mudah lelah.

Selain itu daya tahan tubuh seseorang yang sedang stres akan menurun. Tubuh menjadi sulit melawan virus atau bakteri dan lebih mudah terkena penyakit.

Baca juga: Kondisi Kamar Hotel Viral di Media Sosial Usai Liam Payne Ditemukan Meninggal

Nah, salah satu cara untuk menurunkan stres selain berolahraga adalah mengonsumsi makanan tertentu.

Ada beberapa makanan yang dapat menghilangkan stres. Dilansir dari laman halodoc dan hellosehat ada 5 jenis makanan yang dapat menghilangkan stres.

1. Cokelat Hitam
Makanan pertama yang dapat kamu konsumsi untuk dapat menghilangkan stres, yaitu dengan mengkonsumsi cokelat hitam.

Hal ini karena cokelat hitam mengandung antioksidan yang dipercaya dapat membantu mengurangi stres dengan menurunkan kadar hormon stres di dalam tubuh.

Namun, pastikan untuk mengonsumsi cokelat hitam secukupnya karena cokelat hitam juga mengandung gula tambahan atau bahan kimia lainnya.

2. Kimchi
Kimchi merupakan makanan sayuran fermentasi yang biasanya dibuat dengan kubis atau lobak.

Makanan ini diketahui dapat meredakan stres karena mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan.

Baca juga: Temukan Kegembiraan di Tempat Kerja

Selain itu, kimchi juga mengandung bakteri baik yang disebut probiotik. Kandungan-kandungan tersebut dapat membantu dan mengurangi stres serta kecemasan.

3. Ubi Jalar
Selanjutnya, yaitu mengonsumsi ubi jalar karena mengandung karbohidrat yang dapat membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol.

Tak hanya itu saja, ubi jalar juga mengandung vitamin C dan potasium yang sanagat penting untuk dapat meredakan stres.

4. Kacang Mede
Makanan selanjutnya yang dapat kamu konsumsi untuk mengatasi stres, yaitu kacang mede. Hal ini karena kacang mede mengandung kadar zinc yang tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan harian zinc kamu.

Kandungan zinc yang rendah dalam tubuh dapat meningkatkan kecemasan dan kecenderungan depresi.

Untuk itu, kamu dapat konsumsi kacang mede setiap hari agar dapat menghilangkan stres atau cemas.

Baca juga: Konsumsi Alpukat Secara Rutin, Manjur Kurangi Kolesterol Total

5. Alpukat
Alpukat mengandung glutathione yang dapat memblokir penyerapan lemak di dalam usus yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif.

Buah alpukat mengandung lutein, beta karoten, vitamin E, dan folat. Dengan banyaknya kandungan nutrisi di dalam buah alpukat dapat membantu kamu untuk mengatasi stres. (*)

Sumber: Jpgroup

Dana Abadi Pesantren Ditarget Rp139 Triliun

0
Ilustrasi

batampos – Komitmen pemerintah untuk terus menambah dana abadi pesantren akan menjadi kado Hari Santri 2024. Bahkan, pemerintah menargetkan dana abadi itu dapat terkumpul hingga Rp139 triliun.

Basnang Said, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, mengatakan bahwa dana abadi pesantren dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sepanjang tahun ini, telah disiapkan Rp250 miliar hasil pengelolaan dana abadi pendidikan untuk beasiswa.

Dia menjelaskan, rombongan pertama sudah diberangkatkan Rabu (16/10) ke Yorda-nia.

”Dalam waktu dekat, akan menyusul pemberangkatan ke Amerika Serikat dan Inggris,” kata Basnang, Kamis (17/10). Program tersebut meliputi beasiswa penuh (degree) maupun kursus singkat (short course).

Selain itu, lanjut Basnang, hasil pengelolaan dana abadi pesantren dikucurkan dalam bentuk bantuan dana ke pondok pesantren. Sepanjang tahun ini, 1.500 pesantren menjadi sasaran penerima bantuan.

”Yang sudah cair baru 836 pesantren,” katanya. Besaran bantuannya berkisar dari Rp50 juta hingga Rp300 juta.

Basnang mengatakan bahwa bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung program kemandirian pesantren, yaitu menghidupkan badan usaha milik pesantren di beberapa pesantren.

”Kalau pesantren tidak mandiri, mereka mudah terpengaruh kepentingan politik lokal,” tuturnya. Sebaliknya, jika mampu mandiri, mereka dapat menjalankan misi pendidikan serta dakwah dengan maksimal.

Seperti diketahui, Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober. Kementerian Agama telah menyiapkan beberapa agenda. Di antaranya, pelatihan kreator konten dan kecerdasan buatan. Program ini menyasar 1 juta santri.

”Pelatihan dilaksanakan daring dengan platform MOOC Pintar,” kata Suyitno, Kepala Balitbang-Diklat Kementerian Agama. (*)

Debat Pilkada Batam 2024: Ajang Pertarungan Visi Misi NADI vs ASLI

0

pilwakobatampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam resmi menjadwalkan dua sesi debat bagi pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam ajang Pilkada 2024. Debat ini akan menjadi momen penting bagi kedua paslon untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja, sekaligus mempertaruhkan ide-ide mereka di hadapan publik.

Pasangan calon nomor urut 1 Nuryanto-Hardi Selamat Hood (NADI) akan berhadapan dengan pasangan nomor urut 2 Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI) dalam dua debat yang telah dijadwalkan pada 1 November 2024 dan 15 November 2024.

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi, menyatakan bahwa debat ini bertujuan memberi ruang kepada masyarakat untuk melihat perbedaan pandangan, solusi, dan kebijakan yang ditawarkan oleh kedua paslon dalam menangani berbagai isu daerah.

“Debat ini sangat penting untuk memberikan gambaran jelas kepada pemilih tentang kemampuan, karakter, serta visi dan misi yang diusung masing-masing pasangan calon,” ujarnya, Kamis (17/10).

Debat paslon ini akan dibagi ke dalam enam segmen yang mencakup beberapa bagian penting, antara lain penyampaian visi dan misi paslon akan memaparkan visi dan misi mereka di awal debat. Pendalaman materi, tanya jawab antarpaslon, sanggahan dan klarifikasi, debat interaktif dan penutup.

Panelis yang akan terlibat dalam debat ini berasal dari kalangan profesional, tokoh masyarakat, dan akademisi, untuk memastikan diskusi berjalan objektif dan substansial. Topik yang dibahas dalam debat akan mencakup berbagai isu strategis, di antaranya kesejahteraan masyarakat, pembangunan daerah, pelayanan publik, dan penguatan NKRI.

Mawardi menambahkan bahwa debat ini akan menjadi momen krusial bagi para pemilih untuk melihat dengan jelas perbedaan program kerja yang diusung oleh kedua paslon.

“Melalui debat, pemilih akan memahami bagaimana kedua paslon merespons berbagai permasalahan di Batam. Ini akan menjadi bahan pembanding yang penting bagi masyarakat untuk menentukan pilihan mereka,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa KPU berkomitmen untuk menjalankan debat dengan standar yang transpa-ran dan adil, mengacu pada Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti debat ini sebagai bagian dari proses edukasi politik dalam Pilkada Batam.

Debat juga diharapkan menjadi ajang untuk menguji kedalaman pemahaman masing-masing paslon terhadap isu-isu daerah, seperti bagaimana meningkatkan kesejahte-raan warga, memperbaiki pelaya-nan publik, serta memperkuat sektor ekonomi Batam sebagai kota strate-gis di Kepulauan Riau. Kedua pasangan calon ditantang untuk tidak hanya memberikan jawaban normatif, tetapi juga menghadirkan solusi nyata yang dapat mereka wujudkan jika terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

“Kami harap debat ini akan membantu masyarakat Batam untuk mengenal lebih dekat siapa yang pantas memimpin kota ini ke depan. Setiap pemilih harus memahami bahwa pilihan mereka akan berdampak langsung pada masa depan Batam,” tutup Mawardi. (*)

 

Reporter : RENGGA YULIANDRA