Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 2602

Progres Rempang Eco City, Satu Kepala Keluarga Bergeser ke Hunian Sementara

0

pindahanbatampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City. Satu Kepala Keluarga (KK) bersedia pindah ke hunian sementara pada Kamis, (17/10/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga yang berada di hunian sementara sebanyak 199 KK. Jumlah itu, mengingat 12 KK telah berada di hunian baru Tanjung Banun.

“BP Batam terus berupaya untuk menyelesaikan investasi di Rempang, dengan harapan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari investasi itu sendiri,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

Tuty kembali menekankan bahwa BP Batam menjamin hak warga yang telah bergeser ke hunian sementara. Warga yang bersedia bergeser ke hunian sementara akan diberikan biaya santunan sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta untuk tiap KK.

“BP Batam juga memberikan santunan biaya hidup senilai Rp 1,2 juta per jiwa,” ujarnya.

Sementara, Warga Rempang, M. Taufik Haji Kadri, berucap kesediaan dirinya bersama keluarga pindah ke hunian sementara bentuk dukungan yang diberikan kepada pemerintah dalam pengembangan kawasan Rempang dan kesejahteraan keluarganya.

“Mudah-mudahan investasi berjalan lancar, pembangunan terus berlanjut hingga anak cucu kami bisa juga bekerja di sana (Rempang Eco City),” ucap M. Taufik. (*)

Tantangan Pendidikan Tinggi Vokasi di Kepulauan Riau

0
F Opini Ibu Siska Politeknik Pariwisata Batam Jumat 18 Oktober 2024
Siska Amelia Maldin, M.Pd.
Direktur Politeknik Pariwisata Batam
(Konsorsium Politeknik Se-Kepri)

Siska Amelia Maldin, M.Pd.

Direktur Politeknik Pariwisata Batam
(Konsorsium Politeknik Se-Kepri)

PENDIDIKAN tinggi vokasi memainkan peran penting dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Untuk mencapai visi ini, di mana Kepulauan Riau diharapkan menjadi salah satu provinsi maju dengan ekonomi berdaya saing khususnya pada tahun 2045. Sejalan dengan hal itu, penting untuk memahami tantangan yang dihadapi oleh pendidikan tinggi vokasi di Kepulauan Riau dimana sinergi pentahelix—yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media—adalah strategi yang menjanjikan.

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Merujuk kepada hal tersebut di atas, sebagai bentuk nyata peran serta Pendidikan Tingi Vokasi dalam memberikan gambaran terhadap pencapaian sinergitas pentahelix di Kepulauan Riau maka tim konsorsium yang diinisiasi oleh Politenik Negeri Batam, Politeknik Pariwisata Batam, dan Politeknik Bintan Cakrawala mendiseminasikan hasil riset tentang gambaran ekosistem kemitraaan untuk pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah pada 28 September 2024 via daring. Serta dari diseminasi hasil tersebut, terdapat 7 Sektor Unggulan yang menjadi tantangan untuk dikembangkan oleh Perguruan Tinggi Vokasi di Kepulauan Riau yaitu sektor manufaktur, fabrikasi dan galangan, logistic, pariwisata, perikanan dan kelautan, pertanian dan peternakan, serta ekonomi kreatif dan digital dengan 3 luaran Program Unggulan ekosistem Kemitraan yaitu Worforce Planning, Innovation Planning dan Policy Paper.

BACA JUGA: 123 Mahasiswa se-Nusantara Hadir di Polibatam

Adapun sektor unggulan dan luaran program tersebut di atas membutuhkan peran Pendidikan Tinggi Vokasi untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Usulan sektor unggulan dan luaran program ini terancang atas sejumlah pertimbangan terhadap kesenjangan antara rancangan pendidikan vokasi dan apa yang diharapkan oleh industri dan unsur pentahelix lainnya mengakibatkan beberapa permasalahan seperti Kurikulum pendidikan vokasi seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

BACA JUGA: Bambang Hendrawan Pimpin Polibatam

Banyak institusi masih menggunakan kurikulum yang tidak diperbarui, yang membuat lulusan tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri. Hal ini menyebabkan ketidaksesuaian antara kebutuhan dunia kerja dan lulusan, yang pada gilirannya berdampak pada tingkat penyerapan tenaga kerja. Industri masih kurang terlibat dalam pendidikan vokasi. Banyak program pendidikan tidak melibatkan praktisi industri dalam memberikan pelatihan atau mengembangkan kurikulum. Akibatnya, siswa seringkali tidak memiliki pengalaman praktis yang cukup dan tidak siap untuk menghadapi masalah di lapangan.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Kualitas pengajar juga menjadi masalah di lembaga pendidikan vokasi. Banyak dosen memiliki gelar tinggi tetapi tidak banyak pengalaman kerja di industri. Ini menghasilkan kurangnya pemahaman tentang kebutuhan nyata di lapangan, yang menyebabkan materi yang diajarkan tidak relevan secara keseluruhan. Kekurangan infrastruktur yang memadai merupakan kendala yang signifikan untuk pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi tidak dapat memberikan pengalaman belajar yang berkualitas karena banyak institusi tidak memiliki fasilitas dan peralatan praktik yang cukup. Pendidikan vokasi masih dipandang negatif di Indonesia. Banyak masyarakat dan orang tua yang lebih mengutamakan pendidikan daripada karier. Hal ini membuat siswa kurang tertarik untuk pergi ke pendidikan vokasi, meskipun ada banyak peluang karir yang menjanjikan di bidang ini.

Sehingga sebagai solusi dalam membangun sinergitas yang erat pada unsur pentahelix maka sebagai bentuk usulan pengembangan yang telah dirancang konsorsium 3 perguruan tinggi (Politeknik Negeri Batam, Politeknik Pariwisata Batam, dan Politeknik Bintan Cakrawala) diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengakomodir pengembangan SDM Unggul Pendidikan Tinggi Vokasi di Kepulauan Riau dalam langkah-langkah strategis sebagai berikut:

Pertama, Kolaborasi Kurikulum oleh institusi pendidikan bekerja sama dengan industri dalam pembuatan kurikulum. Melibatkan praktisi dalam pembuatan kurikulum dapat memastikan bahwa materi yang diajarkan sesuai dengan permintaan pasar. Untuk memberi mahasiswa pengalaman langsung, program magang dapat dimasukkan ke dalam kurikulum.

Kedua, Pelatihan dan Pengembangan Dosen dalam dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pelatihan dan pengembangan dosen harus dilakukan. Dosen harus diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan industri dan mengikuti pelatihan agar mereka dapat memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan perkembangan terbaru di bidang mereka.

Ketiga, Pembangunan Infrastruktur menjadi sarana pembelajaran pendidikan vokasi, pemerintah dan sektor swasta harus bekerja sama. Untuk mendukung pembelajaran berkualitas tinggi, investasi dalam praktik, laboratorium, dan peralatan canggih sangat penting. Mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk belajar dengan baik jika mereka memiliki fasilitas yang memadai.

Keempat, Peningkatan kesadaran masyarakat melalui media dan masyarakat tentang keuntungan dan peluang karir yang ada di sana. Masyarakat harus disadarkan bahwa pendidikan vokasi sama pentingnya dengan pendidikan formal.

Kelima adalah Dukungan Pemerinta. Pemerintah harus membuat kebijakan untuk mendukung pendidikan vokasi. Perusahaan dapat mendorong partisipasi aktif dalam pendidikan vokasi dengan memberi industri insentif seperti program magang atau pelatihan. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa pendidikan vokasi didanai dengan cukup.

Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa Pendidikan tinggi vokasi di Kepulauan Riau dapat menjadi lebih relevan, berkualitas, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja jika pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan media bekerja sama untuk menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan bangsa. Ini adalah langkah penting menuju Indonesia Emas 2045, yang akan menjadi maju dengan sumber daya manusia yang kompetitif dan berdaya saing. (*)

Langgar Keimigrasian, Dua WN Singapura Dideportasi

0
pelabuhan ferry
Suasana Pelabuhan Internasional Batam Center.

batampos– Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Batam mendeportasi dua warga negara Singapura karena pelanggaran keimigrasian. Kasus tersebut ditemukan saat aparat terkait melakukan penegakan hukum melalui operasi Jagratara Tahap III Pengawasan Orang Asing yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2024.

Kepala Kanim Kelas I Khusus TPI Batam, Samuel Toba, menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan mengawasi aktivitas orang asing di wilayah Indonesia, khususnya Batam. Operasi ini dilakukan untuk mencegah potensi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban negara.
Salah satu warga negara Singapura yang terjaring dalam operasi ini adalah pria berinisial MR. Ia diduga melakukan kegiatan yang dianggap membahayakan keamanan dan ketertiban umum, serta melanggar peraturan keimigrasian yang berlaku di Indonesia.

MR diketahui melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Proses deportasi dilakukan pada 7 Oktober lalu.

”MR dibawa ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan akhirnya diputuskan untuk dideportasi serta dimasukkan dalam daftar penangkalan,” kata Samuel, Rabu (16/10).

Selain MR, warga Singapura lainnya berinisial MAB juga terkena tindakan serupa. MAB terbukti melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian karena tinggal di Indonesia selama 479 hari setelah izin tinggalnya berakhir. Ia dideportasi pada 8 Oktober.

Setelah pemeriksaan, pihak Kanim Batam memutuskan untuk mendeportasi MAB. Yang bersangkutan pun dicantumkan namanya ke dalam daftar penangkalan.

Samuel mengatakan bahwa operasi pengawasan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan kendali pusat. Kanim Batam berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban serta keamanan warga negara asing di wilayah kerjanya.

Samuel juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat Batam dalam mendukung operasi semacam ini. Baginya, operasi tersebut telah berjalan lancar dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Batam.

”Kami akan lebih sering menggelar kegiatan serupa demi memastikan stabilitas keamanan keimigrasian di masa depan,” kata dia. (*)

 

Reporter : Arjuna

BG Ikut Pembekalan Menteri, Sinyal PDIP Gabung Prabowo

0
Gerbang Padepokan Garuda Yaksa di kediaman Prabowo Subianto, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024). ANTARA/M. Fikri Setiawan

batampos  – Para calon menteri, kemarin, dikumpulkan oleh Prabowo Subianto di Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Mereka mengikuti pembekalan sebelum ditetapkan dalam struktur kabinet.

Sesuai jadwal, mereka mengikuti pembekalan yang digelar dua hari hingga malam nanti (17/10). Pada hari pertama kemarin, acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu memiliki beberapa sesi. Antara lain, sambutan Prabowo, pengenalan materi geopolitik, materi kesuksesan sebuah negara, dan gross domestic product (GDP). Gibran juga hadir pada acara itu. Namun, dia tidak ikut memberikan arahan.

Total ada 59 orang yang mengikuti pembekalan. Di antara mereka terdapat sosok Budi Gunawan. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu dikenal sebagai orang dekat Megawati Soekarnoputri. Kemunculan BG sempat mengundang pertanyaan. Sebab, dia tidak ada dalam daftar nama yang dipanggil Prabowo di Kertanegara.

Menkominfo Budi Arie yang juga calon menteri di kabinet Prabowo mengatakan, BG menjadi satu-satunya yang hadir dari unsur PDIP. ”Nggak ada (kader PDIP lainnya, red). Hanya Pak Budi Gunawan saja tadi yang terakhir (tiba),” ujarnya tadi malam usai pembekalan.

Masuknya BG dalam kabinet menguatkan isu merapatnya PDIP ke pemerintahan Prabowo. Apalagi, sehari sebelumnya, politisi senior PDIP Pramono Anung menemui Prabowo dengan membawa pesan Megawati.

Namun, hingga berita ini ditulis tadi malam, baik Gerindra maupun PDIP belum mau mengkonfirmasi status BG di kabinet. Politisi Gerindra yang juga Menkumham Supratman Andi Agtas saat ditemui di Hambalang tadi malam enggan mengomentari kehadiran BG.

”Saya tidak berkompeten untuk menyam-paikan siapa-siapa yang hadir,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ada banyak materi yang akan menjadi pegangan para menteri Prabowo. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah semua menteri harus bekerja sesuai dengan tupoksi, saling berkoordinasi, dan menjalankan visi misi presiden.

Prabowo juga meminta jajarannya mendukung visi kemandirian pangan, energi, air, dan komoditas primer lainnya. ”Beliau meminta kepada kami semua untuk tidak mencoba memanfaatkan APBN untuk kepentingan diri sendiri,” tegasnya. Prabowo juga akan membawa para menterinya untuk menjalani penggemblengan di Akademi Militer Magelang. Menkominfo Budi Arie menyebut kegiatan itu digelar Jumat depan.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga tak mau berkomentar soal status BG dalam pembekalan menteri. Dia meminta publik menunggu Prabowo yang mengumumkan siapa saja figur yang akan membantunya di pemerintahan mendatang. ”Kita tunggu presiden yang mengumumkan,” kata Puan.

Di sisi lain, Wapres Ma’ruf Amin berharap orang-orang yang dipanggil Prabowo adalah sosok yang tepat. Khusus bagi yang sekarang sudah menjadi menteri atau wakil menteri, diharapkan bisa langsung tancap gas untuk bekerja.

Ma’ruf mengatakan, sejak kampanye dulu, Prabowo mengusung tema keberlanjutan. Jadi, wajar jika banyak figur di Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang kembali jadi menteri atau wakil menteri. ”Harapannya mereka bisa maksimal membantu Pak Prabowo,” tegasnya.

 

Herindra Resmi Gantikan BG

Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra sebelum menjalani fit and proper test di gedung DPR RI, Nusantara II, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Sementara itu, setelah delapan tahun dinakhodai purnawirawan polisi, Badan Intelijen Negara (BIN) dipas-tikan kembali ke pangkuan militer. Itu setelah DPR menyetujui Letjen TNI (Purn) M. Herindra menjadi kepala baru di BIN menggantikan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

Persetujuan itu diberikan setelah pimpinan DPR bersama tim perwakilan delapan fraksi DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Herindra, Rabu (16/10). ”Calon kepala BIN (Herindra) dinyatakan kami terima untuk bisa dilantik,” kata Ketua DPR Puan Maharani.

Pantauan di lapangan, tahap fit and proper test calon kepala BIN dilakukan secara tertutup di ruang Komisi I DPR. Saat tiba di DPR pukul 10.50 WIB, Herindra masuk ke dalam ruangan ditemani pimpinan DPR. Yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucun A. Syam-surijal, Adies Kadier, dan Saan Mustopa. Uji kelayakan dan kepatutan itu selesai pukul 12.30 WIB.

Puan menambahkan, DPR meminta Herindra menjaga stabilitas NKRI. Wakil rakyat, kata Puan, juga meminta BIN bekerja secara netral. Tidak hanya tugas intelijen dalam negeri. Tapi juga tugas intelijen luar negeri. Semua tugas prioritas itu, lanjut Puan, mesti dilakukan guna menjaga keutuhan negara.

Di sisi lain, Herindra me-ngatakan akan berkolaborasi untuk menjaga keutuhan negara. Mengenai strategi intelijen ke depan, Herindra irit berkomentar. ”Nanti saja,” ujar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) tersebut singkat.

Analis intelijen pertahanan dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai, kepala BIN saat ini harus memiliki pengalaman yang cukup untuk memahami dan merespons perkembangan global, regional, dan nasional. “Herindra, dengan latar belakang yang panjang di Kopasus dan Kementerian Pertahanan, saya kira adalah sosok yang tepat untuk mengembangkan BIN ke depan,” kata pria yang akrab dipanggil Simon itu.

Dia menambahkan, Herindra telah mendampingi Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dengan posisi tersebut, Simon menilai Herindra bisa memberikan keuntungan strategis bagi Prabowo.

“Karena akan terjadi proses komunikasi yang lebih efektif, cepat, dan responsif dalam mengolah informasi intelijen oleh Kepala Negara,” kata Simon.

Menurut dia, saat ini BIN menghadapi tantangan internal dan eksternal. Secara internal, BIN dituntut mampu merepresentasikan berbagai lembaga intelijen sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2011. Artinya, ada komposisi yang proporsional di dalam pimpinan BIN, termasuk representasi dari kelompok berlatar belakang sipil.

“Ini supaya terjadi keberimbangan dalam melakukan analisa-analisa intelijen di dalam tubuh BIN itu sendiri,” kata Simon.

Sementara dari sisi eksternal, ada tantangan arus Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang kian hari kian masif. Serangan siber saat ini digunakan tidak hanya mencuri informasi rahasia, tapi untuk menyerang balik negara kita.

“Kita sering kecolongan dan belum siap menyikapi berbagai serangan siber ini,” imbuhnya. (*)

Selundup Mobil Mewah Dilakukan Orang Kuat lewat Pelabuhan Resmi

0

batampos – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreksimsus) Polda Kepri berhasil menangkap tiga unit mobil mewah di Baloi, Lubukbaja, beberapa waktu lalu. Mobil tersebut terdiri dari dua unit mobil Nissan Fairlady dan satu unit Honda NSX.

“Masuknya mobil selundupan ini dari Pelabuhan Batuampar melalui kontainer. Namun, dalam manifes kapal, mobil ini tidak dilaporkan,” ujar salah seorang sumber Batam Pos.

Ia menjelaskan bahwa mobil selundupan tersebut biasanya langsung disembunyikan para importir maupun pemiliknya. “Sekarang yang diselundupkan itu nilainya miliaran rupiah saja, atau yang diperuntukkan bagi koleksi para pengusaha,” katanya.

Pada 2019 lalu, Bea Cukai Batam juga berhasil menggagalkan pengiriman dua unit mobil jenis Ferrari dan Porsche di Pelabuhan Tanjung Priok. Mobil tersebut dikirim dari Batam dan barangnya berasal dari Singapura.

Sejumlah pengusaha mobil di Batam saat ini enggan memasukkan barang melalui jalur tidak resmi, sebab pemeriksaan barang masuk ke Batam saat ini diperketat Bea Cukai (BC) Batam.

“Sudah tidak ada saya dengar penyelundupan (mobil), karena pemeriksaannya ketat,” ujar Andi, salah seorang pengusaha mobil di Nagoya, Rabu (16/10).

Menurutnya, para pengusaha lebih memilih memasok barang melalui jalur resmi, meskipun lebih memakan waktu dan biaya yang lebih besar.

“Karena pemeriksaannya ketat, kita memikirkan risikonya. Kalau tertangkap, rugi besar,” katanya.

Menurutnya, penyelundupan mobil ke Batam saat ini hanya bisa dilakukan oleh orang kuat.

“Sekarang yang bisa (melakukannya) hanya orang kuat saja. Yang lain tidak akan berani,” ungkapnya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, mengatakan dalam beberapa tahun ini pihaknya memang sedang menangani kasus penyelundupan mobil.

Namun, ia mengaku belum mengetahui jumlah kasus yang ditangani pihaknya tersebut.

“Datanya ada di unit pengawasan. Saya masih di Jakarta,” katanya.

Selain menggagalkan penyelundupan mobil, Bea Cukai Batam juga rutin melakukan pemeriksaan mobil yang masuk ke Batam. Terbaru, petugas memeriksa dua unit mobil mewah jenis Nissan GTR R35 berwarna biru dan Toyota Land Cruiser 2024 berwarna hitam di Pelabuhan Bintang 99, Batuampar, Agustus lalu.

“Pemasukan kendaraan ke Batam dalam kondisi baru sesuai dengan daftar yang dikeluarkan oleh BP Batam,” ujar Evi.

Setelah diperiksa, lanjutnya, mobil mewah tersebut bisa beroperasi dengan menggunakan pelat nomor berwarna hijau. Artinya, kendaraan ini hanya bisa digunakan di Batam.

“Ini adalah proses layanan biasa dan legal. Data importasi ada di sistem dan tidak bisa dipublikasikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan atas masuknya mobil ke Batam di 13 lokasi.

“Masuknya rata-rata di Batuampar, kawasan pabean, dan TPS (tempat pemeriksaan sementara),” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat masuk, importir mobil harus menyer-takan manifes kapal. Kemudian, petugas melakukan pengecekan dokumen dan fisik mobil.

“Prosedurnya resmi. Setelah ada surat persetujuan penge-luaran barang,” beber dia.
Sepanjang tahun 2024 ini, Batam telah menerima ratusan unit mobil impor Completely Built Up (CBU).

Berdasarkan informasi dan data yang diberikan Kepala Biro Humas dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, jumlah mobil impor yang telah masuk ke Batam hingga 13 Oktober 2024 tercatat sebanyak 562 unit. Angka ini mendekati capaian 2022 yang mencapai 695 unit. Sedangkan pada 2023, jumlah impor meningkat signifikan dengan realisasi sebanyak 1.027 unit.

Dia juga menyebutkan, terdapat tujuh perusahaan yang terdaftar sebagai importir mobil CBU untuk 2024. Namun, BP Batam tidak memiliki wewenang dalam pemberian izin kepada showroom yang menjual mobil impor tersebut.

”Untuk izin showroom penjualan CBU, itu bukan merupakan kewenangan BP Batam,” kata Tuty.

Terkait pengawasan atas impor kendaraan tersebut, BP Batam bekerja sama dengan pihak Bea Cukai dan Direktorat Lalu Lintas Polda. ”Pengawasan dilakukan secara paralel dan berkesinambungan dengan melibatkan Bea Cukai dan Ditlantas Polda melalui pengiriman data secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)

Ferry Tak Beroperasi, Penumpang Pesawat Keteteran di Letung

0
MV Bahtera Lingga yang melayani penumpang pesawat dari Letung menuju Tarempa begitu juga sebaliknya. f.ihsan

batampos – Hampir sepekan ferry pengangkut penumpang pesawat, MV Cinta Indomas maupun MV Bahtera Lingga tidak efektif dalam melayani masyarakat.

Biasanya, dua kapal itu melayani rute Tarempa – Letung beroperasi selama lima kali dalam seminggu.

Hal ini dikeluhkan oleh penumpang pesawat asal Tanjungpinang, Oksep Adyanto yang hendak menuju Tarempa terpaksa menginap satu malam di Letung, Minggu, (13/10).

“Pas baru turun dari pesawat dapat kabar kalau kapal ke Tarempa tak Jalan. Terpaksa kita menginap semalam sambil menunggu kapal yang dari Tanjungpinang,” ujar Oksep, Rabu, (16/10).

BACA JUGA: Nelayan Tradisional di Bintan Mengeluh Penghasilan Menurun Akibat Kapal Pukat Bilis Beroperasi Dekat Kelong Nelayan

Dengan menginap satu malam di Letung, membuat pengeluarannya bertambah serta aktifitasnya sedikit terhambat.

Wisatawan bisa juga carter speedboat untuk menuju ke Tarempa, namun biaya sangat besar untuk sekali menyebarang harus merogoh kocek Rp 3 juta.

“Ada solusi lain, kita harus pakai speedboat. Cuma waktu itu sudah tidak ada lagi penambang (speedboat),” kata akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) itu.

Sementara itu, pemilik kapal, Wahyudi membenarkan pihaknya dalam kurun waktu satu minggu ini belum bisa efektif dalam melayani penumpang disebakan kedua kapal itu mengalami kerusakan dan sedang menjalani proses docking.

“MV Bahtera Lingga gear box dia rusak. Dan MV Cinta Indomas harus menjalani docking karena sudah ada beberapa surat yang mati,” kata Wahyudi saat dihubungi.

Saat ini pihaknya sedang menunggu sparepart gear box milik MV Bahtera Lingga datang dari luar daerah. Dijadwalkan hari ini telah tiba menggunakan pesawat.

“Hari ini tiba. Posisi kapal sudah di Letung, langsung dipasang gear boxnya. Estimasi dua hari pengerjaannya. Dalam minggu ini clear,” sebut Wahyudi.

Sedangkan MV Cinta Indomas saat ini sedang menuju Tanjungpinang untuk proses docking.

“Kalau Cinta Indomas sudah jalan ke Tanjungpinang. Cuma kita belum tahu docking di galangan mana belum ada hubungi orang galangan. Yang jelas kita upayakan MV Bahtera Lingga segera fit dan kembali layani penumpang pesawat,” pungkas Wahyudi. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Liam Payne One Direction Meninggal di Argentina

0
Foto kenangan seluruh member One Direction yang diunggah Liam Payne di akun medsos pribadinya sebelum ditemukan meninggal dunia di Argentina pada 16 Oktober 2024. (pinkvilla)

batampos – Liam Payne One Direction meninggal di Argentina.

Liam Payne ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires, Argentina, tempat ia menginap bersama pacarnya, Kate Cassidy.

Pihak berwenang setempat sudah dipanggil untuk menyelidiki kejadian meninggalnya Liam Payne.

Baca juga: Hyundai STARGAZER Pilihan Tepat untuk Perjalanan Jauh Bersama Keluarga

Sebelum ditemukan meninggal, Liam Payne terlihat masih membagikan videonya di akun media sosial pribadinya.

Penggemar One Direction menyampaikan duka mendalam atas kejadian tragis ini.

Dikutip dari Pinkvilla, postingan instagram terakhir Liam Payne bersama One Direction bikin penggemar patah hati setelah meninggal dunia secara tragis

Kematian mendadak Liam Payne di usia 31 tahun mengejutkan penggemar, dan postingan Instagram terakhirnya memiliki makna yang lebih dalam setelah tragedi tersebut.

Dalam waktu beberapa bulan sebelum meninggal, Payne membagikan foto nostalgia di Instagram yang menampilkan semua mantan rekan satu bandnya di One Direction.

Dimana dalam postingan foto itu mereka para anggota Niall Horan, Harry Styles, Louis Tomlinson, dan Zayn Malik memakai jas berwarna hitam.

Baca juga: ‘Bebingah Sang Tansahayu’, Cucu ke-5 Presiden Joko Widodo dari Pasangan Kaesang Pangarep & Erina Gudono

Foto tersebut diketahui merupakan penghormatan kepada Morgan Spurlock, pembuat film yang menyutradarai film dokumenter band tersebut, One Direction: This Is Us.

Dalam postingan tersebut, Payne mengungkapkan kekagumannya kepada Spurlock, dengan menulis, “Beristirahatlah dengan tenang, Morgan Spurlock, senang bekerja denganmu.”

Setelah berita kematian Payne pada 16 Oktober 2024, penggemar berbondong-bondong membaca postingan tersebut, meninggalkan pesan kesedihan dan ketidakpercayaan yang menyentuh hati.

Banyak yang berkomentar dengan pedih seperti “Tolong jangan beri tahu saya bahwa dia meninggal dunia” dan “Katakan kepada saya bahwa itu tidak benar.”

Postingan ini kemudian menjadi tempat bagi para penggemar untuk memberikan penghormatan kepada penyanyi berbakat itu. (*)

Sumber: Jpgroup

Imigrasi Deportasi 2 WN Singapura dari Batam, Ini Kasusnya

0
IMG 20241016 WA0025 scaled e1729132607729
Petugas Kanim Batam saat melakukan tahapan deportasi terhadap dua WN Singapura, MR dan MAB. (F.Kanim Batam untuk Batam Pos)

batampos – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Batam, mendeportasi dua warga negara Singapura akibat pelanggatan keimigrasian. Kasus tersebut didapati saat aparat terkait melakukan penegakan hukum melalui operasi “Jagratara Tahap III Pengawasan Orang Asing” yang berlangsung pada 7-9 Oktober 2024.

Kepala Kanim Kelas I Khusus TPI Batam, Samuel Toba menjelaskan, operasi ini bertujuan mengawasi aktivitas orang asing di wilayah Indonesia, khususnya Batam, untuk mencegah potensi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban negara.

Salah satu warga negara Singapura yang terjaring dalam operasi ini adalah pria berinisial MR. Ia diduga melakukan kegiatan yang dianggap membahayakan keamanan dan ketertiban umum, serta melanggar peraturan keimigrasian yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: Samsat Batuaji Luncurkan Aplikasi SIPAMOR untuk Permudah Penagihan dan Pendataan Pajak Kendaraan Bermotor

MR diketahui melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Proses deportasi dilakukan pada 7 Oktober.

“MR dibawa ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan akhirnya diputuskan untuk dideportasi serta dimasukkan dalam daftar penangkalan,” kata Samuel, Rabu (16/10).

Selain MR, seorang warga Singapura lainnya berinisial MAB, juga terkena tindakan serupa. MAB terbukti melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian karena tinggal di Indonesia selama 479 hari setelah izin tinggalnya berakhir. Ia dideportasi pada 8 Oktober.

Setelah pemeriksaan, pihak Kanim Batam memutuskan untuk mendeportasi MAB. Yang bersangkutan pun dicantumkan namanya ke dalam daftar penangkalan.

Baca Juga: Kasus Perampokan Sopir Taksi Online di Jembatan 5 Barelang: Azrul Nekat Karena Ketagihan Ngelem

Samuel mengatakan, operasi pengawasan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan kendali pusat. Kanim Batam berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban serta keamanan warga negara asing di wilayah kerjanya.

Samuel juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat Batam dalam mendukung operasi semacam ini. Baginya, operasi tersebut telah berjalan lancar dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Batam.

“Kami akan lebih sering menggelar kegiatan serupa demi memastikan stabilitas keamanan keimigrasian di masa depan,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Budi Mardiyanto Akhirnya Dilantik Sebagai Wakil Ketua II DPRD Batam 2024-2029

0
Pelantikan Wakil Ketua DPRD Batam 1 F Cecep Mulyana scaled e1729131889451
Ketua Pengadilan Negeri Batam memimpin pengucapan sumpah janji Budi Mardiyanto yang resmi dilantik sebagai Wakil Ketua II DPRD Batam untuk periode 2024-2029, Rabu (16/10). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Budi Mardiyanto, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), resmi dilantik sebagai Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam untuk periode 2024-2029. Prosesi pengucapan sumpah janji ini dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Batam, disaksikan seluruh anggota DPRD serta para tamu undangan yang hadir.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan keputusan rapat paripurna yang memiliki kekuatan hukum, sesuai dengan surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P pada 1 Oktober 2024 dan surat dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Batam pada 3 Oktober 2024.

Usulan pengangkatan Budi Mardiyanto sebagai Wakil Ketua II DPRD Batam ini kemudian disahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau serta Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam.

Baca Juga: Samsat Batuaji Luncurkan Aplikasi SIPAMOR untuk Permudah Penagihan dan Pendataan Pajak Kendaraan Bermotor

Ketua DPRD Batam, Kamaluddin, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan hasil dari proses yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Partai PDI-P melalui mekanisme yang ada telah menetapkan Budi Mardiyanto sebagai Wakil Ketua II DPRD Batam untuk masa jabatan 2024-2029,” ujarnya, Rabu (16/10).

Pjs Wali Kota Batam, Andi Agung, turut memberikan ucapan selamat atas pelantikan tersebut. Ia berharap Budi Mardiyanto dapat menjalankan tugasnya dengan penuh integritas, profesionalisme, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Saya yakin beliau akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya, dengan tanggung jawab yang besar untuk kesejahteraan warga Batam,” kata Andi Agung.

Baca Juga: Komisi III DPRD Batam Desak Solusi Konkret untuk Atasi Banjir yang Terus Berulang

Pemko Batam juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan DPRD dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan strategis yang akan membawa Batam ke arah kemajuan.

“Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sangat penting, terutama untuk membangun Batam yang berkelanjutan. Dengan potensi ekonomi, infrastruktur, dan pariwisata yang besar, kami siap bekerja sama demi kemajuan kota ini,” jelas Andi.

“Dengan pelantikan ini, struktur pimpinan DPRD Batam telah lengkap dan siap untuk berkolaborasi dengan Pemko Batam guna mewujudkan berbagai program pembangunan ke depan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Jokowi Jenguk Cucu di RSIA Bunda Menteng, Ini Arti Nama Anak Kaesang-Erina

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai menjenguk cucu keenam dari putra bungsunya Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/10) malam. (Setpres)

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Jokowi menjenguk cucu keenamnya, dari putra bungsunya Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/10) malam. Jokowi bersyukur proses lahiran cucunya berjalan lancar.

“Ya alhamdulillah lahirannya berjalan dengan baik dan tadi saya menengok semuanya sehat, anaknya sehat, ibunya juga sehat,” kata Jokowi usai menjenguk.

Kepala negara mengaku tidak berani menggendong cucu keenamnya itu, yang diberi nama Bebingah Sang Tansahayu. Sebab, kondisinya saat ini masih sangat bayi.

“Belum berani saya, masih kecil itu, masih bayi belum berani,” ungkap Jokowi.

Menurutnya, nama Bebingah Sang Tansahayu merupakan pemberian dari Kaesang dan Erina.

“Ya bapak ibunya dong, namanya kan sudah disampaikan,” ucap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut bahwa nama panggilan cucu keenamnya itu yakni Bingah. “Ya panggilnya Bingah, Bebingah itu bahagia,” pungkasnya. (*)