Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 2623

Pemimpin Pluralis, Ansar Ahmad Raih Gelar Tokoh Kehormatan Rumpun Melanesia Bersatu

0
RMB
AnsarAhmad saat hadir pada acara Rumpun Melanesia Bersatu (RMB).

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad, meraih gelar Tokoh Kehormatan dari Rumpun Melanesia Bersatu (RMB). Ansar mendapatkan gelar tersebut, lantaran berhasil menjaga solidaritas dan toleransi di antara umat beragama di Kepri hingga Batam.

“Terimakasih kepada tokoh kehormatan RMB Kepri, Bapak Ansar Ahmad yang telah mendukung penuh acara HUT DPP RMB Kepri yang pertama kali,” kata Ketua Umum RMB Kepri, Sofyan Abdillah Lamanepa, pada Minggu (27/10/2024).

Sofyan melanjutkan hadirnya Ansar tersebut menjadi suntikan semangat bagi RMB ke depan. Ia menilai dengan hadirnya Ansar tersebut bisa menjadi pemicu kekompakan untuk RMB Kepri.

“Kita merayakan satu tahun perjalanan RMB. Saya berharap pengurus tetap solid dan menjalankan amanah untuk menyatukan hati masyarakat Melanesia di Kepri,” lanjutnya.

Tak berhenti sampai di situ, Sofyan menerangkan bahwa RMB merupakan organisasi yang mengutamakan sisi nasonalisme. Ia menekankan, RMB merupakan milik anak bangsa Indonesia.

“Kita semua adalah anak bangsa,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Sofyan menegaskan bahwa ia berharap agar Ansar bisa menjadi gubernur Kepri selanjutnya. Ia menerangkan, RMB akan bekerja sama sekaligus berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat termasuk pemerintah untuk membangun Kepri lebih maju dan lebih baik.

“RMB siap bekerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, dan ormas lain dalam kegiatan sosial yang membangun rasa persaudaraan,” ujar Sofyan. (*/adv)

Wakili Kepri, Pesilat Muda asal Bintan Bawa Pulang Perunggu di Kejurnas Pencak Silat Remaja di Semarang

0
Pesilat Muda Bintan, Panji Mahardika berhasil membawa pulang medali perunggu di Kejuaraan Nasional Pencak Silat Remaja di Semarang. F.Kiriman Candra Yeo untuk Batam Pos.

batampos– Pesilat muda Kabupaten Bintan, Panji Mahardika yang mewakili Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil membawa pulang medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Remaja.

Kejuaraan digelar PB IPSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ini berlangsung di GOR Jatidiri Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada 22-28 Oktober 2024.

Pelatih pencak silat, Candra Yeo mengatakan, Panji Mahardika merupakan pesilat muda asal Kabupaten Bintan yang berlaga di Kejurnas Pencak Silat Remaja.

BACA JUGA: Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Pencak Silat

“Dari Kepri ada satu orang, pesilat muda berprestasi asal Bintan, Panji Mahardika,” kata Candra.

Sebelum berlaga, dia mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan semaksimal mungkin terhadap Panji Mahardika.

Meski berangkat secara mandiri, dia mengatakan, Panji berhasil membawa pulang medali perunggu di kejurnas tersebut.

Ke depan, Candra sangat berharap perhatian khusus dari pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet-atlet berprestasi seperti Panji.

“Kami di silat telah lama mengorbankan waktu, tenaga dan materi demi prestasi dan mengharumkan nama daerah, semoga ke depan perhatian khusus diberikan untuk atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Usai Dilantik, ALPPIND se-Kota Batam Nyatakan Dukung Amsakar-Li Claudia

0
3d66ef23 fc13 4c43 9933 2fe32cfa1a0c
Amsakar Achmad, saat menghadiri milad Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) di Dreg’s Cafe dan Resto Mega Legenda, Minggu (27/10) siang.

batampos-Calon Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi semangat ribuan anggota Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) yang tersebar di seluruh Kota Batam.

Hal ini ia sampaikan saat acara Milad dan Pelantikan ALPPIND Kecamatan se-Kota Batam di Dreg’s Cafe dan Resto Mega Legenda, Minggu (27/10) siang.

“Semoga gerakan yang dibangun ALPPIND membawa kemaslahatan bagi Batam, Kepri, Indonesia pada umumnya,” ucap Amsakar.

BACA JUGA: Warga Jawa Kelahiran Sumatera Dukung Amsakar-Li Claudia

Pada acara yang juga dihadiri calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan juga Ketua ALPPIND Kepri Erlita Sari, Amsakar menilai ALPPIND terus meneguhkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

“Kita perlu apresiasi, ALPPIND punya komitmen jadikan Batam dan Kepri yang maju dan hebat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, anggota ALPPIND juga menyerukan pilihan pada Pilkada Kota Batam maupun Kepri.

Mereka kompak ingin memenangkan pasangan Amsakar-Li Claudia pada Pilwako Batam dan pasangan calon Ansar-Nyanyang pada Pilgub Kepri.

Untuk diketahui, ALPPIND hadir berkhidmat melalui upaya mewujudkan ketahanan keluarga.

Kehadiran ALPPIND selain meneguhkan peran kaum ibu sehingga lebih berdaya. Juga memastikan fokus pada isu-isu yang relevan, seperti isu kekerasan pada perempuan juga anak. (*/adv)

Warga Jemaja Temukan Barang Diduga Narkoba Jenis Kokain Berat Hampir 30 Kg

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat. f. ihsan

batampos – Penemuan barang yang diduga narkoba jenis Kokain dengan berat hampir 30 Kilogram (Kg) membuat heboh masyarakat Pulau Jemaja, Kabupaten Anambas, Jum’at, (25/10).

Kokain tersebut kabarnya ditemukan oleh masyarakat berprofesi sebagai nelayan yang curiga dengan setumpuk barang yang berada di perairan Tulai, Pulau Jemaja.

Dalam penemuan masyarakat, kokain yang tak bertuan itu berada didalam ember terbiar mengapung di laut.

Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan barang yang diduga kokain itu.

BACA JUGA: Kurir Penyelundup Narkoba dan Senpi Rupanya Residivis Pembunuhan PMI

“Iya benar ada penemuan oleh masyarakat,” kata Ricky melalui sambungan telepon seluler, Minggu, (27/10).

Saat ini, polisi dalam hal ini Satuan Reserse Narkoba Polres Anambas sedang melakukan identifikasi barang temuan itu. Selain itu, penyidik juga sedang mencari sosok pemilik barang.

Rencananya, dalam waktu dekat petugas kepolisian akan membawa sampel temuan masyarakat tersebut untuk memastikan apakah benar kokain atau bukan.

“Uji laboratorium di Pekanbaru. Saya belum bisa berkomentar lebih dalam,” tegas Ricky.

Seperti diketahui, kondisi geografis yang mayorotas lautan membuat Anambas rawan dijadikan tempat penyelundupan barang haram.

Untuk itu, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peka dan peduli dengan lingkungan sekitar.

Terakhir, Ricky mengapresiasi masyarakat yang sudah peduli dengan lingkungan tempat tinggalnya sehingga ketika ada temuan barang yang mencurigakan langsung melaporkan ke petugas kepolisian. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Ngaku Pemuda Masjid, Dua Pemuda Gasak Uang Infaq dari Tempat Usaha Warga

0

 

1 2
Remaja yang menggasak uang infaq Masjid yang dititipkan di lokasi usaha. f. atai untuk batampos

batampos– Warga Sagulung gusar dengan aksi dua remaja yang menggasak uang dalam kontak infaq yang biasa diletakkan di tempat usaha warga. Terakhir kedua remaja ini beraksi tempat fotokopi Harun Solution yang berada di daratan ruko depan depan kantor Kecamatan Sagulung.

Kontak infaq pembangunan Masjid yang dititipkan di lokasi tempat fotokopi tersebut dibawa pergi dua pemuda tadi, Jumat (25/10) sore.

Atai, pemilik tempat usaha menjelaskan, dua pemuda ini datang dengan kartu budget sebagai pemuda di lokasi Masjid yang tertera di kotak Infaq tadi. Keduanya menyampaikan kalau mereka urusan pengurus masjid untuk ambil uang dalam kotak infaq tersebut.
“Lumayan banyak uangnya. Isi dalam kantong kresek sedang hampir penuh. Saya tak curiga awalnya karena mereka pakai bad sebagai pemuda Masjid,” ujar Atai.

Kedua pemuda ini sempat difoto oleh Atai. Setelah kedua pemuda ini pergi, baru dia Atai sadar kalau itu pelaku penipuan dan pencurian.

BACA JUGA: Pencurian Kotak Infaq di Seibeduk Terekam Kamera CCTv

“Betulan ada nomor pengurus masjid, saya coba konfirmasi dan ternyata bukan urusan orang masjid, ” katanya.

Kedua pemuda ini diduga sebagai sindikat yang menggasak uang infaq yang dititipkan di lokasi usaha warga. Pemilik usaha lain di Sagulung mengaku pernah melihat dua pemuda ini dan memang berniat mengambil infaq dengan dalil sebagai pengurus Masjid ataupun Panti Asuhan.

“Sudah sering yang seperti itu. Makanya saya teliti kalau ada yang mau ambil uang infaq ini. Nomor orang yang nitip saya simpan dan saya konfirmasi dulu sebelum infaq ini diambil, ” ujar Nurdin, pemilik rumah makan di kawasan SP Plaza.

Menanggapi ini, Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan lebih menekankan pada kewaspadaan masyarakat. Jangan mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal dalam hal apapun.

“Inilah yang selalu kita tekan untuk waspada. Jangan keamanan diri, keluarga dan harta benda dengan teliti. Tempat usaha perlu diperhatikan lagi keamanannya. Pelaku pencurian dan pelaku kejahatan lain akan terus cari kesempatan, ” ujar Rohandi. (*)

Reporter Eusebius Sara

HUT Pertama RMB, Silet Open Up dan Ona Hetharua Tampil Memukau di Alun-alun Engku Putri

0
5e751b52 ab8f 48be a868 8a68cf1f7a49
Silet Open Up saat tampil di HUT Rumpun Melanesia Bersatu. f. eusebius

batampos– Masyarakat Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) Kepri bersuka ria merayakan HUT RMB yang pertama, Sabtu (26/10). Berlokasi di Alun Alun Engku Putri, Batam Center, Masyarakat asal Indonesia Timur ini terhibur dengan penampilan dua artis populer Indonesia timur, Silet Open Up dan Ona Hetharua.

Melalui tembang-tembang hits mereka, dua artis ini berhasil menghipnotis ribuan masyarakat RMB Kepri yang hadir di malam akhir pekan tersebut.

Pantauan di lapangan acara yang cukup meriah ini berjalan aman dan lancar. Ona Hetharua dengan lagu andalan antara Nyaman deng Cinta serta Kaka Main Salah dari Silet Open Up membakar semangat masyarakat RMB yang hadir.

BACA JUGA: Tampil di Pelantikan Pengurus RMB, Mitha Talahatu Sukes Hibur Masyarakat Batam

“Malam ini kita bersukacita karena RMB Kepri sudah genap berusia satu tahun. Mari kita selalu jaga kekompakan dan kebersamaan ini, ” ujar kedua artis asal Indonesia Timur tersebut.

Ketua Umum DPP RMB Kepri, Sofyan Abdillah Lamanepa, juga menyampaikan harapan yang sama. Kehadiran RMB di Kepri ini untuk menyatukan dan memupuk rasa persaudaraan sesama masyarakat Melanesia ataupun dengan masyarakat Kepri pada umumnya.

“Hari ini, kita merayakan satu tahun perjalanan RMB. Saya berharap pengurus tetap solid dan menjalankan amanah untuk menyatukan hati masyarakat Melanesia di Kepri,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa RMB merupakan organisasi yang terbuka bagi siapa pun dengan tujuan untuk merajut kebersamaan dan kolaborasi antar-suku, agama, dan ras.

“Kita semua adalah anak bangsa, dan RMB siap bekerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, dan ormas lain dalam kegiatan sosial yang membangun rasa persaudaraan,” tegas Lamanepa.

Semangat persatuan juga ditekankan oleh Moody Arnold Timisela, Ketua Dewan Pendiri RMB Kepri.

“Apapun yang terjadi, jika kita bersatu, segala sesuatu akan menjadi lebih mudah dan baik,” kata Moody.

Pada kesempatan ini Moody mengingatkan bahwa perjalanan RMB selama setahun tidak selalu mulus, namun pengalaman tersebut menjadi modal untuk terus maju dengan langkah yang lebih baik lagi.

“Saya begitu terharu melihat tarian Gampang Hala dari Lembata tadi. Itu menunjukkan toleransi yang tinggi di Indonesia Timur, khususnya NTT, Maluku dan Papua. Di sana, kita hidup damai,” ujar Moody.

Perayaan ulang tahun pertama RMB juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024.

Gubernur Kepri yang sedang dalam masa cuti, Ansar Ahmad, yang hadir dalam acara tersebut, mengajak seluruh masyarakat Melanesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kepri adalah provinsi yang heterogen, semua suku, agama, adat, dan budaya ada di sini. Kita harus terus membangun Kepri dari waktu ke waktu, jangan pernah berpikir untuk berpecah belah,” tegas Ansar.

Helatan ini juga diramaikan dengan tarian tradisional seperti Sekapur Sirih, Gampang Hala dari Lembata, Nusantara oleh Sanggar Seni Somapama dan atraksi Pukul Sapu dari Maluku, menjadi bukti nyata kekayaan budaya Melanesia di Kepri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Baku Hantam di Area Masjid Agung Tarempa Ternyata Dipicu Adek Tak Terima Pacarnya Ditegur Sang Kakak

0
Saksi, Rudi Agustian bersama Kanit Reskrim Polsek Siantan, Brigadir Andi Natsir ketika memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu, (26/10) malam. f.ihsan

batampos – Polsek Siantan berhasil menemukan identitas dua wanita yang terlibat baku hantam di area Masjid Agung Tarempa.

Kedua wanita itu merupakan saudara kandung yaitu Maz dan Mar. Untuk Maz sudah berkeluarga, sedangkan sang adik Mar masih berstatus pelajar.

Mereka mendatangi Polsek Siantan didampingi orang tua serta beberapa orang rombongan Anak Baru Gede (ABG) yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memberikan keterangan kepada Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Siantan, Brigadir Andi Natsir, Sabtu, (26/10) malam tadi.

Salah seorang saksi, Rudi Agustian menerangkan awal kejadian terjadi ketika Maz mencari adiknya yang keluar secara diam-diam untuk menemui sang pacar, Nan (17) pada Rabu, (23/10) malam.

“Pacarnya (Nan) tidak jemput dirumah, ketemu di Masjid Agung Tarempa,” kata Rudi Agustian yang menjadi juru bicara kedua belah pihak.

BACA JUGA: Polisi Buru Dua Wanita Yang Terlibat Baku Hantam di Area Masjid Agung Tarempa

Rudi yang merupakan rekan dari Nan terkejut saat Maz tiba-tiba menghampiri mereka yang sedang duduk santai.

“Datang kakak dari pihak yang cewek, nanya kalau keluar sama siapa. Terus ga lama kakak suruh adeknya pulang,” terang Rudi.

Sebelum meminta adeknya pulang, Maz sempat mendatangi Nan. Namun, kedatangan Maz tidak disenangi Mar.

“Karena pas negur cowonya, kakaknya itu sempat nibuk (mukul) cuma ga kuat. Makanya tidak senang adeknya, terjadilah baku hantam,” tutur Rudi.

Dalam baku hantam itu, sempat terjadi peristiwa jambak rambut namun tidak lama karena langsung dilerai.

“Ga ada luka. Karena orang itu cuma jambak-jambak saja,” sebut Rudi.

Terkait menggeber sepeda motor, ia dan rombongan melakukan hal itu karena kesal peristiwa itu di liput oleh awak media. Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf karena telah membuat kehebohan di Anambas.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Siantan, Brigadir Andi Natsir menegaskan setelah semua pihak yang terlibat mendatangi pihaknya untuk menyampaikan klarifikasi.

“Kita anggap kasus ini selesai. Karena kita tidak ingin ada kegaduhan menjelang Pilkada. Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas wilayah kita,” kata Andi Natsir.

Kemudian, ia mengimbau kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak pada malam hari. Hal ini untuk menimalisir pergaulan bebas. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Kadinkes: Cuaca Pancaroba Tingkatkan Risiko ISPA di Batam

0
ilustrasi ISPA
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Batam menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir, meskipun musim pancaroba tetap menjadi tantangan utama bagi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat kasus ISPA pada 2022 mencapai 81.166, menurun menjadi 80.643 pada 2023, dan hingga September 2024 tercatat sebanyak 55.926 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa meski ada penurunan angka kasus, faktor cuaca yang tidak menentu selama musim pancaroba masih menempatkan masyarakat dalam risiko tinggi ISPA.

“Musim pancaroba atau musim hujan sering kali menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga virus dan bakteri penyebab ISPA mudah masuk ke tubuh,” ujarnya, Minggu (27/10).

Didi merinci bahwa, pada 2024, kasus ISPA tertinggi tercatat pada bulan Januari dengan 8.223 kasus, dan terendah pada April dengan 5.165 kasus.

“Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat. Namun, kita tetap perlu waspada,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa anak-anak, bayi, dan lansia adalah kelompok yang paling rentan terhadap ISPA.

“Dimana kekebalan tubuh mereka lebih lemah, sehingga mereka lebih mudah terserang penyakit pernapasan, terutama saat kondisi lingkungan sedang tidak stabil,” tambah Didi.

Sebagai upaya pencegahan, Didi mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menjalankan langkah-langkah seperti berhenti merokok untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan. Rajin mencuci tangan untuk mencegah infeksi. Menutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin. Menjaga kebersihan rumah untuk mengurangi paparan virus serta memakai masker saat keluar rumah, terutama di musim pancaroba.

Didi juga menekankan pentingnya pola makan bergizi dan kebersihan lingkungan sebagai langkah penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

“ISPA dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, terutama pada anak-anak jika tidak segera ditangani. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama mencegah penyebaran penyakit ini,” jelasnya.

Dengan kondisi cuaca yang sering berubah, Didi mengimbau masyarakat Batam untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan.

“Jangan anggap remeh cuaca yang tidak stabil, karena ini dapat memicu serangan ISPA. Gunakan masker dan jaga kesehatan,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

2025, Dinas Pendidikan Batam Fokus Tambah RKB dan Sekolah Baru

0
bangun sekolah
Murid SDN 011 Kabil, Nongsa, bermain di depan bangunan sekolah, beberapa waktu lalu. Tahun depan, Disdik berencana membangun sekolah baru di sejumlah wilayah.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyebutkan bahwa hingga saat ini, sebagian sekolah negeri di Kota Batam masih menerapkan sistem dua hingga tiga shift guna mengakomodasi banyaknya jumlah siswa. Menurut Tri, ada sebanyak 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Batam yang beroperasi dengan dua shift dan dua sekolah lain yang menjalankan tiga shift.

Sementara itu di tingkat Sekolah Dasar (SD), terdapat 66 sekolah yang menggunakan sistem dua shift dan lima sekolah lainnya menerapkan tiga shift.

“Kondisi ini memang perlu diatasi, karena sistem shift dapat memengaruhi kualitas belajar siswa. Oleh karena itu, kami akan terus menambah Ruang Kelas Baru (RKB) agar sekolah dapat menjalankan proses belajar mengajar dalam satu shift saja,” ujar Tri, Minggu (27/10).

Sebagai upaya untuk mengurangi jumlah sekolah yang menggunakan sistem shift, pemerintah daerah lanjut Tri, telah merencanakan pembangunan RKB baru pada tahun 2025.

Rencana ini mencakup pembangunan dua ruang RKB untuk Taman Kanak-Kanak (TK), 15 ruang RKB untuk SD, dan 15 ruang RKB untuk SMP. Sementara itu, pada tahun 2024 ini, pihak Dinas Pendidikan Batam telah menyelesaikan pembangunan 31 ruang RKB untuk SMP dan 28 ruang RKB untuk SD.

Selain pembangunan RKB, pemerintah daerah juga berencana menambah unit sekolah baru guna menampung kebutuhan pendidikan yang semakin tinggi di beberapa wilayah. Tri menyebutkan bahwa dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dibangun di kawasan Buliang dan Panglong, sedangkan satu Sekolah Dasar (SD) akan dibangun di Sei Langkai.

“Kami terus berupaya menambah jumlah ruang kelas dan membangun sekolah baru sesuai dengan komposisi anggaran yang tersedia. Harapannya, secara bertahap jumlah sekolah yang menerapkan sistem shift ini akan semakin berkurang,” jelasnya.

Tri juga menambahkan bahwa setelah pembangunan RKB di tahun 2024 ini selesai, diharapkan sekolah-sekolah yang sebelumnya menerapkan tiga shift akan berkurang menjadi dua shift per Januari 2025.

“Insya Allah, setelah RKB ini rampung, kondisi sekolah yang tadinya tiga shift dapat kita ubah menjadi dua shift,” pungkasnya.(*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

2 Paslon akan Adu Gagasan dan Program

0

nadi aslibatampos – Dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Nuryanto-Hardi Selamat Hood (NADI) dan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI) direncanakan akan mengikuti debat pada 1 November mendatang. Kedua pasangan calon ini menyatakan kesiapannya untuk beradu gagasan dan program, dalam membangun Kota Batam kedepannya.

Debat Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam ini, menjadi sarana masyarakat untuk menilai gagasan dan program siapa yang lebih baik.

Pasangan nomor urut 1 Nuryanto-Hardi Selamat Hood menyiapkan lima program prioritas yang disebut 5M. Lima program itu adalah Mudah bersekolah, Mudah berusaha, Mudah bekerja, Mudah berobat, dan Mudah beribadah.

“Setelah berinteraksi langsung dengan masyarakat, kami menyadari bahwa 5M ini adalah kebutuhan utama Batam. Dengan program ini, kami ingin memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat,” kata Cak Nur, sapaan Nuryanto.

Cak Nur mengaku, sudah menyiapkan pembahasan mengenai isu-isu penting yang dirasakan masyarakat seperti kesejahteraan, pendidikan, lapangan kerja dan kesehatan. Bagi Cak Nur, kemudahan ini tidak hanya untuk masyarakat mainland (Pulau Batam), tapi juga untuk masyarakat di hinterland.

Kemudahan didapat seluruh masyarakat Batam haruslah setara. ”Kami akan memperbaiki dan melanjutkan program-program baik yang sudah berjalan, serta memastikan keseimbangan pembangunan antara mainland dan hinterland,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pasangan nomor urut 2, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra menyatakan, tidak ada persiapan khusus menjelang debat. Amsakar mengatakan bahwa debat nanti mengalir saja sebagaimana mestinya.

”Kami berdua (Amsakar dan Li) siap menghadapi debat nanti. Persiapan khusus tak ada, namun bukan berarti kami tanpa persiapan,” ucap Amsakar.

Amsakar mengatakan, debat yang akan dihelat oleh KPU Batam nantinya, tidak lepas dari permasalahan Kota Batam saat ini. ”ASLI fokus pada pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Pengalaman sebagai wakil wali kota dua periode tentu akan memberikan bekal untuk debat mendatang,” ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, Amsakar dan Li Claudia aktif turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat. “Batam adalah rumah kita. Kami sangat bersemangat menyambut debat hingga hari pencoblosan nanti,” ujarnya.

Terkait debat Pilwako Batam, pengamat politik di Kepri, Rahmayandi Mulda, mengatakan, baik Amsakar maupun Nuryanto, sudah memiliki pengalaman mumpuni.

”Karena beliau (Amsakar) ini berlatar belakang birokrasi sekaligus sebagai politisi. Sedangkan Cak Nur, beliau berlatar belakang politisi. Jika arah debat nantinya lebih kepada hal-hal yang teknis seperti masalah birokrasi pemerintahan, ekonomi, sosial budaya,” katanya.

Kedua paslon tentu punya plus minus, utamanya dalam isu-isu tertentu yang dibahas dalam forum perdebatan. ”Mereka ada plus dan minusnya,” ucap Rahmayandi.

Terkait siapa pemimpin ideal Batam ke depan, salah seorang masyarakat Batam, Afriyandi Sitompul, mengemukakan, pandangannya mengenai kedua pasangan calon yang bakal berlaga di Pilwako Batam. Lewat rekam jejak hingga kredibilitas, kiranya sudah dapat memberikan penilaian.

Lalu, ia ingin pemimpin Batam yang terpilih nanti agar dapat menyelesaikan segelintir masalah yang mendasar di Bandar Dunia Madani. Ia mencontohkan persoalan banjir hingga kebutuhan akan air bersih yang acap kali jadi polemik.

”Biarkan kami sebagai masyarakat memilih berdasar pilihan sendiri tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Mari sama-sama kita menjaga Pilkada di Batam berjalan damai dan kondusif,” ujar Afriyandi.

Sebelumnya diberitakan, debat ini akan berlangsung dua kali, yakni pada 1 November dan 15 November 2024. Ketua KPU Batam, Mawardi, mengatakan, debat ini bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai visi, misi, dan program kerja masing-masing pasangan calon. Debat ini bukan hanya ajang promosi bagi kandidat, tetapi juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi para pemilih.

”Debat ini memberikan kesempatan kepada pemilih untuk memahami perbedaan dan keunggulan masing-masing paslon,” ujar Mawardi, beberapa waktu lalu.

Mawardi menjelaskan bahwa debat kandidat akan terdiri dari enam segmen yang mencakup penyampaian visi-misi, pendalaman materi, tanya jawab, sanggahan, dan penutup. Materi yang akan dibahas meliputi isu-isu strategis seperti meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan publik, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pembangunan daerah, serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Kami berharap debat ini memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat mengenai visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan oleh masing-masing paslon,” ujar Mawardi. (*)

 

Reporter: Arjuna