
batampos – Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyerahkan kartu ATM Program Indonesia Pintar (PIP) kepada pelajar kurang mampu di SD Negeri 006 Kecamatan Karimun, Rabu (6/5).
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 17 siswa penerima manfaat. Masing-masing pelajar mendapatkan bantuan sebesar Rp450 ribu per tahun.
Dalam kesempatan itu, Iskandarsyah menegaskan agar dana bantuan pendidikan tersebut digunakan sesuai peruntukannya.
“Gunakan untuk kebutuhan sekolah. Jangan dipakai untuk hal yang tidak bermanfaat, seperti judi online,” tegasnya.
Ia menyebut, pada tahap pertama tahun 2026 terdapat sebanyak 5.506 pelajar SD di Kabupaten Karimun yang masuk dalam program PIP. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses verifikasi data oleh pemerintah pusat.
Menurutnya, program ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam mendukung pendidikan anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Jangan sampai ada anak putus sekolah karena tidak punya biaya. Pendidikan wajib 12 tahun harus kita wujudkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, untuk jenjang SD hingga SMP negeri di Karimun saat ini tidak dipungut biaya bulanan atau gratis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, menjelaskan penyaluran bantuan melalui kartu ATM merupakan hasil koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Karimun.
Dengan sistem ini, bantuan langsung diterima oleh siswa tanpa melalui rekening sekolah seperti sebelumnya.
“Tujuannya untuk memutus rantai birokrasi, sehingga penyaluran lebih transparan dan tepat sasaran,” jelas Grandy.
Ia menambahkan, sebelumnya dana PIP disalurkan melalui rekening sekolah sebelum diserahkan kepada siswa. Kini, melalui ATM, penerima bisa langsung mengakses bantuan tersebut.
Grandy juga mengungkapkan, jumlah penerima PIP tahun ini masih berpotensi bertambah. Hal ini karena proses verifikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masih berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Adapun data penerima PIP bersumber dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat kategori miskin dari desil 1 hingga desil 4. (*)
Artikel Siswa Terima ATM PIP, Bupati Karimun: Gunakan untuk Sekolah, Bukan Judol pertama kali tampil pada Kepri.









