Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2634

Jumat Curhat Kamtibmas, Usulan Warga Sekupang untuk Tambah CCTV dan Tingkatkan Keamanan Malam

0
IMG 20241004 WA0017 scaled
Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom saat berbincang dengan masyarakat. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Warga Sekupang mengusulkan penambahan CCTV di titik-titik rawan serta peningkatan keamanan di malam hari dalam kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas yang digelar di Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Jumat (4/10). Warga berharap dengan adanya pengawasan tambahan dan patroli yang lebih intensif tindak kejahatan dapat diminimalisir, khususnya pada malam hari.

Usulan ini disampaikan warga di hadapan Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, yang memimpin acara itu bersama jajaran kepolisian. Warga menilai bahwa CCTV di area-area strategis akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan memberikan rasa nyaman terutama saat malam hari.

“Sangat penting untuk menambah CCTV di titik-titik rawan agar memudahkan pengawasan dan mencegah kejahatan,” ujar Wahyu, salah seorang warga yang hadir.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur, menyambut baik usulan tersebut. Ia mengatakan bahwa pemasangan CCTV dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk memantau wilayah-wilayah yang sering menjadi target tindak kriminal, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menambah CCTV di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Ini akan membantu meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan, terutama di malam hari,” jelasnya.

Selain penambahan CCTV, warga menekankan pentingnya peningkatan patroli di malam hari oleh pihak kepolisian, terutama di daerah-daerah yang rawan tindak kejahatan. Patroli rutin diharapkan bisa memberikan efek jera bagi pelaku kriminal serta membuat warga merasa lebih terlindungi.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan patroli malam di area yang sering terjadi gangguan keamanan. Dukungan dan informasi dari warga sangat penting agar kami bisa lebih fokus menjaga wilayah,” tambah Kompol Benhur.

Acara Jumat Curhat Kamtibmas ini diharapkan dapat menjadi forum yang rutin untuk mendengarkan masukan warga terkait masalah keamanan, khususnya menjelang Pilkada 2024.

Penambahan CCTV dan peningkatan patroli di malam hari ini juga dianggap sebagai langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga Sekupang. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Samsat Batuaji Catat Lonjakan Pembayaran Pajak Kendaraan Selama Program Pemutihan

0
UPT Samsat Batuaji
Kepala UPT Samsat Batuaji Patrick Nababan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Provinsi Kepri Tahun 2024 yang dimulai dari 5 Agustus sampai 5 Oktober 2024 dan diperpanjang sampai 16 November 2024, mendapat sambutan antusias yang tinggi dari masyarakat Kota Batam. Ini dibuktikan dengan meningkatnya pembayaran pajak kendaraan di hampir semua UPTD PPD Samsat di Kepri.

Kepala UPT Samsat Batuaji, Patrick Nababan membenarkan peningkatan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Batuaji. Menurutnya, dalam satu bulan program berjalan peningkatan pembayaran pajak kendaraan berkisar 45 sampai 50 persen. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Karena diskon yang kita berikan juga lumayan besar,” ujarnya, Jumat (4/10).

Selain itu pembayaran pajak tahunan baik yang menunggak juga mengalami peningkatan. Patrick menyebutkan, berkisar antara 5 persen hingga 10 persen. “Karena banyak juga yang beli kendaraan namun baru tahun ketiga atau ke empat baru bayar pajaknya. Dan jumlah juga cukup banyak,” tuturnya.

Patrick menyebutkan, Sepanjang Agustus 2024, sekitar 9.765 kendaraan baik roda dua maupun roda empat memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor itu. Rinciannya, sebanyak 8.061 kendaraan roda dua dan 1.704 roda empat.

Selanjutnya bila melihat dari pembayaran pajak kendaraan ini, sebanyak 4.918 kendaraan tunggakan 0 tahun, 3.424 kendaraan tunggakan satu tahun dan 685 kendaraan yang menunggak dua tahun. Selain itu ada juga 177 kendaraan tunggakan 3 tahun, serta 36 kendaraan tunggakan 4 tahun. “Ini sepanjang Agustus 2024 saja ya. Karena untuk September 2024 masih kita tarik datanya, ” ungkap Patrick.

Dedy, salah satu warga Batuaji mengaku sangat terbantu sekali dengan program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini. Menurutnya, masih banyaknya masyarakat yang terbebani denda pajak ketika pajak kendaraannya menunggak atau beban biaya balik nama kendaraan yang dinilai cukup besar. “Dengan adanya pemutihan ini beban masyarakat atas denda pajak tentu menjadi lebih ringan,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Asmadi warga Sagulung. Menurutnya, program pemutihan ini sangat membantu masyarakat di dalam meringankan pembayaran pajak kendaraan. Ia berharap program seperti ini berlangsung hingga akhir tahun karena sangat dirasakan sekali manfaatnya bagi masyarakat Batam. “Kalau bisa tiap tahun ada program seperti ini. Sehingga sangat membantu masyarakat,” kata Wahyudi.

Kepala Bapenda Kepri Diky Wijaya, membenarkan jika adanya peningkatan pembayaran pajak kendaraan kendaraan pasca adanya program pemutihan pajak kendaraan ini. Menurutnya, dengan antusias yang masih tinggi serta untuk meringankan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotornya, maka pemerintah Kepri memperpanjang program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor sampai dengan 16 November 2024. “Ayo segera manfaatkan program ini di seluruh provinsi Kepulauan Riau, ” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Kepri kembali mengadakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB). Program pemutihan pajak kendaraan bermotor tersebut dilaksanakan mulai tanggal 5 Agustus sampai 5 Oktober 2024.

Gubernur menyebutkan, pogram pemutihan yang digulirkan berupa pengurangan pokok atas tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 50 persen. Selain itu, diberikan juga pembebasan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor.

Kemudian, pembebasan denda SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Raya) selain tahun berjalan. “Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam hal administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor,” jelasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Puskesmas Sekupang Berikan Pemeriksaan Rontgen Thorax Gratis untuk Penderita Diabetes

0
1ee4cf3c fa04 470e 83b4 9cdf90cbeb8b
Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih.

batampos – Sebagai bagian dari upaya pencegahan komplikasi bagi penderita penyakit diabetes melitus, Puskesmas Sekupang menyelenggarakan program pemeriksaan rontgen thorax gratis bagi masyarakat yang menderita diabetes melitus (DM) atau kencing manis. Kegiatan ini akan berlangsung Sabtu, 5 Oktober 2024 mulai pukul 07.30 WIB di Puskesmas Sekupang.

Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu langkah penting dalam membantu penderita diabetes mengantisipasi komplikasi penyakit paru-paru.

“Penderita diabetes melitus sering kali berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan terkait paru-paru, terutama jika penyakit ini tidak terkontrol dengan baik. Oleh karena itu, kami mengadakan pemeriksaan rontgen thorax untuk mendeteksi adanya gangguan pada paru-paru sejak dini,” jelas Indriani, Jumat (4/10).

Menurut Indriani, diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, termasuk infeksi paru-paru dan penurunan fungsi pernapasan. Deteksi dini melalui rontgen thorax dianggap penting untuk mengetahui kondisi paru-paru pada pasien DM sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Program pemeriksaan rontgen thorax gratis ini ditujukan khusus bagi penderita diabetes melitus yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Peserta yang ingin mengikuti program ini diharuskan membawa fotokopi KTP pada saat pendaftaran.

Pendaftaran dilakukan secara langsung di Puskesmas Sekupang pada hari pelaksanaan, dan kuota peserta dibatasi 32 orang. Oleh karena itu, peserta diimbau datang lebih awal untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pemeriksaan.

“Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini, terutama penderita diabetes melitus yang berisiko tinggi mengalami komplikasi. Program ini merupakan langkah kecil tapi sangat penting untuk menjaga kesehatan paru-paru,” tambah Indriani.

Diabetes melitus atau kencing manis adalah penyakit yang menyebabkan kadar gula darah tinggi secara berkepanjangan, dan dapat memicu berbagai komplikasi, termasuk komplikasi yang menyerang sistem pernapasan. Penderita diabetes diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena tuberkulosis (TBC), penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta infeksi saluran pernapasan lainnya.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Batam, diabetes melitus menjadi salah satu penyakit dengan tingkat prevalensi tinggi di Kota Batam. Melalui program deteksi dini ini, Puskesmas Sekupang berharap dapat membantu para penderita diabetes untuk lebih memahami kondisi kesehatannya dan mendapatkan penanganan yang sesuai jika ditemukan masalah pada paru-paru.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Kami akan terus menghadirkan program-program yang bermanfaat, tidak hanya untuk deteksi dini penyakit, tetapi juga untuk edukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mereka,” pungkas Indriani. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Masyarakat Nantikan Tugu Air Mancur di Simpang Barelang dan Basecamp

0
IMG 20241004 131741 scaled
Bundaran Simpang Barelang. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Masyarakat Batuaji dan Sagulung kembali mempertanyakan kelanjutan proyek penataan di simpang Barelang dan simpang Basecamp. Dua persimpangan ini sudah selesai dengan proyek pelebaran lima lajur, namun belum semuanya rampung.

Bundaran yang telah dibentuk di tengah persimpangan masih belum ditata dengan baik. Padahal Pemko Batam merencanakan ada tugu dan air mancur di tengah dua bundaran tersebut. Masyarakat berharap agar proyek penataan persimpangan jalan tersebut dikerjakan hingga rampung seperti yang direncanakan sebelumnya.

“Sudah setahunan dua persimpangan ini dilebarkan tapi bundaran belum ditata betul. Padahal sudah bagus dua persimpangan ini tapi lebih bagus lagi kalau bundarannya ditata sesuai dengan rencana awal. Katanya ada tugu dan air mancur ditengah bundaran, ” ujar Suhardi, masyarakat yang dijumpainya di simpang Basecamp.

Baca Juga: Prioritas Atasi Banjir, Pemko Batam Tunda Pembuatan Tugu Air Mancur di Simpang Barelang dan Basecamp

Semenjak dua persimpangan tersebut ditata, perwajahan di Batuaji dan Sagulung mulai tampak lebih baik. Arus lalulintas juga mulai berjalan lancar. Simpang Barelang misalkan sudah mengurangi tingkat kemacetan di jam sibuk sebab ruas jalan telah dilebarkan. Bundaran dan tugu air mancur dinantikan masyarakat agar persimpangan itu lebih indah lagi.

“Pemerintah berencana menghidupkan sektor pariwisata. Proyek ini sejalan sebab bisa meningkatkan minat wisatawan ke Barelang ataupun ke Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai tujuan wisata religi di Batam. Rampungkan proyek ini biar lebih bagus lagi Batuaji ini kedepannya,” ujar Ahar, warga lainnya.

Wali kota Batam Muhammad Rudi sebelumnya, memastikan proyek penataan simpang Barelang dan Basecamp akan dilanjutkan. Bundaran dan tugu air mancur di tengah persimpangan akan dibangun sesuai alokasi anggaran yang ada.

“Tetap itu. Kan lagi berjalan dengan pelebaran bahu jalan. Itu akan dilanjutkan lagi sampai rampung,” ujar Rudi beberapa waktu lalu..

Proyek penataan simpang Barelang dan simpang Basecamp sejalan dengan pelebaran ruas jalan. Sisi luar jalan di persimpangan itu semuanya dilebarkan. Pelebaran masih terus berlanjut hingga saat ini. Simpang Basecamp, pelebaran juga dilanjutkan ke jalan Brigjen Katamso. Jalan menuju kawasan industri galangan kapal itu akan dijadikan jalan lima lajur hingga depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dari simpang Basecamp.

Proyek penataan persimpangan ini rencananya juga termasuk dengan pembangunan bundaran dan tugu air mancur di tengah bundaran. Namun itu belum kesampaian sebab pekerjaan saat ini masih fokus dengan pelebaran ruas jalan. Jika semuanya rampung maka dua persimpangan itu tampak lebih luas dan menawan dengan tugu air mancur di tengah bundaran.

Kepala Dina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar sebelumnya juga menjelaskan, bahwa proyek pelebaran jalan di Batuaji dan Sagulung belum dianggarkan tahun ini. Kelanjutan proyek pelebaran dan penataan jalan di sana akan kemungkinan alam dilanjutkan tahun 2025 mendatangkan sesuai alokasi anggaran yang ada nantinya.

“Tahun ini belum ada. Yang ada hanya perbaikan jalan rusak saja tahun ini, ” ujar Suhar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Fakta Menarik Film Joker: Folie à Deux

0
Salah satu adegan dalam film Joker: Folie a Deux. (Instagram/@joker.folieadeux)

batampos – Seiring mulai diputarnya film Joker: Folie à Deux, fakta-fakta menarik seputar film ini juga ikut dikupas.

Film Joker: Folie à Deux merupakan sekuel dari film Joker yang sukses besar pada tahun 2019 silam.

Film Joker: Folie à Deux kembali mempertemukan sutradara Todd Phillips dengan aktor Joaquin Phoenix. Penyanyi sekaligus aktris Lady Gaga, juga turut serta membintangi
film ini.

Baca juga: Wajib Tonton, Ini Daftar 5 Film dan Drakor Terbaru 2024 yang Diadaptasi dari Kisah Nyata

Simak fakta-fakta menarik di film Joker: Folie à Deux atau Joker 2 sebelum neonton.

1. Biaya Produksinya Fantastis

Film Joker pertama biaya produksi hanya menghabiskan dana sebesar USD 55 juta.

Kesuksesan film itu di seluruh dunia membuat sutradara Todd Phillips diberikan kepercayaan untuk membuat film sekuel dengan bujet bernilai fantastis sekitar USD 190 juta hingga USD 200 juta.

2. Dibintangi Lady Gaga

Film Joker: Folie à Deux dibintangi Lady Gaga. Dana yang membengkak di film sekuel ini, salah satunya untuk mendatangkan Lady Gaga yang memerankan karakter
Harleen “Lee” Quinzel alias Harley Quinn, yang terinspirasi oleh karakter komik Harley Quinn.

Lady Gaga tertarik terlibat dalam film Joker: Folie à Deux karena terpukau akan kesuksesan film Joker tahun 2019 silam. Selain itu, Lady Gaga mengaku tertarik terlibat dalam versi sekuel juga karena karakter yang diperankannya di film ini belum pernah dia perankan sebelumnya.

Baca juga: Lisa BLACKPINK Tampil Bergaya Retro di Foto Konsep ‘Moonlit Floor’

3. Diwarnai Elemen Musikal

Film Joker: Folie à Deux diwarnai elemen musikal untuk memperkuat cerita. Misalnya saat momen Arthur dan Lee mengekspresikan perasaan cinta mereka melalui nyanyian dan tarian.

Lagu-lagu di film ini juga bertujuan untuk mengurangi ketegangan di dalam film. Film sekuel ini lagi-lagi memperlihatkan kemampuan akting Joaquin Phoennix dengan sangat baik.

4. Adu Peran Lady Gaga dan Joaquin Phoenix

Joker dan Harley dikenal dengan hubungan romantis mereka yang sama-sama gila. Dalam komik, cinta mereka digambarkan beracun.

Baca juga: Cobain Resep Cumi Mercon Pedas, Asli Bikin Ketagihan

Di film Joker: Folie à Deux, sesuai dengan judulnya, merujuk pada istilah medis untuk gangguan mental yang identik atau serupa yang memengaruhi dua orang atau lebih.

Sebagian besar film ini menampilkan adegan-adegan saat Arthur berada di Arkham Asylum sembari menunggu persidangan atas kejahatan yang dia lakukan di film pertama. Selain itu, film ini menampilkan momen di persidangan atas konsekuensi perbuatan pidana yang
dilakukannya. (*)

Sumber: Jpgroup

Budi Mardianto Jabat Wakil Ketua II DPRD Batam

0
mardiyanto
Budi Mardianto

batampos – Pimpinan DPRD Kota Batam masih menyisakan satu kursi kosong lagi, dimana PDIP sampai sekarang belum menetapkan satu nama untuk mengisi jabatan sebagai Wakil Ketua II.

Wakil Ketua DPD PDIP Kepri, Sahat Sianturi, mengungkapkan satu nama yang berkemungkinan mengisi kursi Wakil Ketua II DPRD Batam, yakni Budi Mardianto. Bahkan, keputusan tersebut berasal dari DPP PDIP dan telah melalui mekanisme internal partai.

“Yang berhak menjadi pim-pinan itu kan yang mempunyai jabatan di KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara),” katanya, Kamis (3/10).

Legislator DPRD Kepri ini menyebut, bahwa pertimba-ngan itu telah merujuk banyak hal. Budi dinilai sebagai sosok yang lebih senior ketimbang Anggota DPRD Batam dari fraksi PDIP lainnya saat ini.

Untuk dewan terpilih dari PDIP periode 2024-2029 ini, memang tidak ada yang masuk di lingkaran KSB. Meski Budi tak masuk dalam KSB, namun sosoknya dinilai matang untuk menjadi pimpinan.

“KSB tak ada yang terpilih di periode ini, kecuali Cak Nur (Nuryanto), itupun beliau mundur (karena mencalonkan diri di Pilkada Batam),” ujar Sahat.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Batam, Nuryanto sempat menyebut bahwa yang masuk radar untuk mengisi posisi pimpinan di DPRD Batam ialah figur internal di tingkat DPC. Ia mengamini bahwa Budi sudah diusulkan untuk mengisi posisi Wakil Ketua II.

“Sudah ditandatangani DPP. Mas Budi (Budi Mardianto) yang mengisinya (posisi Wakil Ketua II DPRD Batam),” katanya.

Jabatan pimpinan DPRD Batam 2024-2029 sebelumnya sudah ditetapkan. Beberapa yang dilantik adalah Kamaluddin dari NasDem sebagai Ketua DPRD Batam, Wakil Ketua I, Aweng Kurniawan dari Gerindra, dan Wakil Ketua III, Hendra Asman dari Golkar. (*)

 

Reporter: Arjuna

Melihat Proses Kreatif Pembuatan Tanjak Melayu di Tanjungpinang

0

Tanjak Melayu merupakan salah satu warisan budaya bagi masyarakat Melayu. Sebagai bagian dari pakaian adat tradisional, tanjak tidak hanya sekadar pelengkap, namun termasuk simbol utama identitas masyarakat Melayu. Oleh sebab itu, keberadaan tanjak Melayu perlu dijaga dan dilestarikan.

***

Herlena membuat tanjak di Galeri Alfa Thanjack Store Jalan Bhayangkara Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Tanjak Melayu merupakan bagian dari pakaian adat tradisional Melayu yang memiliki makna penting dalam budaya masyarakat Melayu. Tanjak adalah sejenis penutup kepala yang terbuat dari kain songket yang dilipat dan dibentuk dengan teknik dan keterampilan khusus.

Tanjak tidak hanya berfungsi sebagai aksesoris ataupun hanya sekedar penutup kepala, namun merupakan simbol kebanggaan penghormatan terhadap tradisi dan adat serta identitas masyarakat Melayu.

Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, ada kebangkitan minat terhadap penggunaan tanjak identitas masyarakat Melayu. Tanjak bahkan mulai dilihat sebagai simbol kebanggaan Melayu yang dikenakan dalam acara-acara adat, kesenian, seremonial pemerintah dan swasta hingga perhelatan internasional.

Tanjak Melayu juga bukan hanya sekedar aksesoris tradisional, namun menjadi kebanggan masyarakat Melayu. Sejak zaman kerajaan hingga masa modern saat ini, tanjak terus menjadi bagian penting dalam budaya dan identitas masyarakat Melayu.

BACA JUGA: Pelajar SMPN 3 Tebing Diajarkan Cara Mengikat Kain Samping dan Buat Tanjak

Pembuatan tanjak Melayu juga melibatkan beberapa proses kreatif yang kaya dengan nilai-nilai budaya. Salah satunya terkait pemilihan kain songket yang akan dikreasikan menjadi tanjak.

Proses kreatif pertama dalam pembuatan tanjak Melayu kreasi adalah memilih kain yang akan digunakan untuk membuat tanjak. Jenis kain yang sering dipakai adalah songket.

Kain khas Melayu ini dikenal dengan corak dan warnanya yang cukup mencolok. Kain songket tidak hanya dipilih karena keindahannya. Namun kain ini memiliki makna tersendiri dalam budaya Melayu.

Rancangan corak dan motif ini tidak hanya memperindah tanjak. Namun juga memiliki makna yang mendalam seperti melambangkan kebijaksanaan atau kemakmuran.

Proses kreatif kedua adalah proses menjahit, melipat dan membentuk kain hingga menjadi tanjak. Proses ini bagian inti dari pembuatan tanjak dan memerlukan berbagai teknik lipatan. Sehingga menghasilkan bentuk tanjak yang berbeda-beda.

Setiap lipatan untuk membentuk tanjak, perlu dilakukan dengan teliti dan penuh kesabaran. Hal ini untuk memastikan bahwa bentuk akhir tanjak sesuai dengan tradisi dan aturan pembuatan tanjak Melayu.

Proses kreatif selanjutnya adalah menyempurnakan bentuk tanjak. Setelah tanjak terbentuk, tahap akhir prosesnya yaitu menyimpul tanjak dan menghiasnya agar tampak lebih elegan dan indah.

Beberapa pengrajin tanjak kemungkinan berkreasi dengan menambahkan sejumlah aksesoris seperti manik-manik atau elemen lain untuk memperkaya dan mempercantik tampilan tanjak.

BACA JUGA: Tanjak Expo Kemenag 2024 Ditutup, Kakanwil Serahkan Tongkat Estapet ke Kabupaten/Kota

Pengrajin Tanjak Turut Melestarikan Warisan Budaya Melayu
Salah seorang pengrajin tanjak Melayu di Tanjungpinang yakni Herlena, mengaku belajar membuat tanjak secara autodidak. Menurutnya setiap tahapan atau proses pembuatan tanjak, membawa makna yang mencerminkan kearifan lokal.

“Jadi membuat tanjak itu tidak boleh sembarangan juga, harus banyak belajar, membaca dan mencari tahu peruntukannya untuk apa saja,” katanya.

Sebagai contoh, kata Herlena, proses melipat dan menyimpul tanjak yang rumit dan tidak sembarangan itu, melambangkan ketelitian dan kesabaran. Selain itu, tanjak yang dikenakan pada kepala, juga melambangkan nilai-nilai tradisi dan adat Melayu.

“Di situlah (melipat dan menyimpul) letak nilai seninya. Jadi tanjak bukan sekadar aksesoris, karena menurut saya tanjak merupakan hal utama saat mengenakan pakaian adat Melayu,” katanya.

Tanjak Melayu, lanjut Herlena, biasanya sering dikenakan masyarakat Melayu dalam berbagai upacara adat, acara pernikahan atau saat bertemu dengan tokoh masyarakat atau pun tokoh-tokoh penting.

Pada zaman modern saat ini, kata Herlena, tanjak Melayu juga mulai dikenakan dalam acara-acara seremonial resmi pemerintahan atau acara-acara budaya lainnya. Tanjak juga biasa digunakan dalam sejumlah acara dan kegiatan pihak swasta.

“Hal ini menunjukkan bahwa tanjak Melayu tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Herlena, selain ikut melestarikan warisan budaya Melayu ini, ia juga turut mengedukasi para pemesan tanjak kreasi buatannya. Tidak lupa ia mengingatkan kepada pemesan tentang bagaimana cara penggunaan tanjak Melayu yang benar.

“Sebagai pengrajin dan orang Melayu, niat kami adalah untuk menjaga dan melestarikan Tanjak sebagai warisan budaya Melayu,” jelas pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Tanjungpinang Barat ini.

Masih kata Herlena, dalam proses kreatif pembuatan tanjak Melayu memerlukan kombinasi dari keterampilan, pengetahuan budaya dan sentuhan seni. Setiap tanjak yang dihasilkan, bukan hanya sebagai karya seni yang indah. Namun menjadi simbol dari nilai-nilai tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Ya jadi harus paham dengan proses pembuatannya yang rumit. Semoga kita terus menghargai warisan budaya Melayu ini,” sebutnya.

Sebagai niat awal untuk melestarikan tradisi dan warisan budaya Melayu ini, Sejak tahun 2016, Herlena mulai memproduksi tanjak dan membuka galeri tanjak Melayu. Herlena membuka Galeri Alfha Thanjack Store di Jalan Bhayangkara Tanjungpinang.

Selain membuat tanjak Melayu berbagai corak, motif dan warna, Herlena juga mulai mengembangkan usahanya dengan membuat suvenir atau cinderamata tanjak Melayu.

“Jadi adanya pembuatan tanjak ini adalah untuk menjaga dan melestarikan tradisi dan warisan budaya Melayu,” terangnya. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Ansar Ahmad Pemimpin Terbaik untuk Lanjutkan Pembangunan Pro Rakyat

0

ansar makanbatampos – Calon gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin terbaik melanjutkan pembangunan pro rakyat bagi masyarakat Kepri. Ansar dianggap punya kapasitas menjanjikan untuk kemajuan Kepri.

Anggota Persekutuan Gereja Kepri, Pendeta Josrudi mengatakan, ia optimis dengan kemampuan Ansar membangun Kepri lebih baik. Ia menegaskan, berbekal pengalaman melimpah, Ansar layak menjadi gubernur Kepri di kepemimpinan selanjutnya.

“Kita optimis Pak Ansar bisa melanjutkan pembangunan Kepri yang belum tercapai,” kata Pendeta Josrudi, Kamis (3/10/2024).

Komitmen Ansar begitu besar untuk menyelesaikan pembangunan Kepri menjadi lebih baik. Sejauh ini, telah banyak program strategis hingga prestasi yang berhasil ditorehkan Ansar.

Seperti salah satunya yakni berhasil meningkatkan kualitas SDM sebanyak 2000 lebih milenial menjadi tenaga kerja profesional. Tak hanya itu, Ansar juga sukses membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di atas lahan seluas 1.998 meter, dengan bangunan seluas 1.500 meter persegi dan menawarkan pelatihan berbagai bidang kerja di Kabupaten Karimun melalui APBD Provinsi Kepri.

Lalu, Ansar berhasil menaikkan kualitas lingkungan Kepri. Adapun Indeks Kualitas Lingkungan Hidup yang meningkat dari 69,47 pada tahun 2021 menjadi 74,26. Angka tersebut berada di atas angka nasional yaitu 72,54 poin.

Maka dari itu, Pendeta Josrudi menegaskan, ia bersama pendeta gereja yang lain akan mendukung pemimpin yang komitmen melanjutkan pembangunan Kepri lebih baik. Ia menilai, hanya Ansar sejauh ini terbukti memberikan kemajuan positif untuk Kepri.

“Kita para pendeta juga memiliki prinsip bahwa kita dukung pemerintah yang membangun Kepri menjadi lebih baik,” tutup Pendeta Josrudi. (*)

Pemko Batam dan Baznas Salurkan 150 Paket Sembako untuk Melawan Stunting

0
IMG 20241004 WA0008
Penyerahan bantuan sembako yang diberikan langsung oleh Sekda Kota Batam Jefridin kepada penerima.

batampos – Upaya penanganan stunting di Kota Batam terus dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada faktor-faktor penyebab guna memastikan langkah yang diambil tepat sasaran. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkuat ketahanan pangan di wilayah rentan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin menyerahkan bantuan paket sembako yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam kepada balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Batuaji. Acara penyerahan berlangsung di Kantor Camat Batuaji, Kamis (3/10).

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada Baznas Kota Batam yang telah memberikan bantuan paket sembako ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menuntaskan permasalahan stunting di Kota Batam, khususnya di Kecamatan Batuaji,” kata Jefridin dalam sambutannya.

Baca Juga: Satgas Stunting Batam Temukan Kasus di Batuaji

Ia berpesan kepada para orangtua penerima bantuan agar memanfaatkan sembako yang diterima dengan baik, mengingat paket tersebut berisi kebutuhan gizi penting untuk anak-anak mereka.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita, sehingga Batam bisa mencapai target zero stunting,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa 150 paket sembako. Termasuk susu yang diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi balita yang terkena stunting.

Wakil Ketua II Baznas Batam, Habib Soleh menyebut, bantuan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Baznas dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menurunkan angka stunting. Ia menjelaskan, bahwa sumber dana untuk bantuan ini berasal dari zakat yang dibayarkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko.

“Hari ini, Baznas berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Kota Batam. Alhamdulillah, progresnya cukup baik berdasarkan laporan dari dokter Rumah Sehat Baznas. Bantuan ini berasal dari zakat ASN, termasuk dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pak Sekda, serta seluruh pegawai Pemko Batam. Semoga zakat yang diberikan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi para penerima di Kota Batam,” ujar Habib Soleh. (*)

Reporter: Arjuna

Makan Bareng Masyarakat, Ansar Ahmad Sosok Pemimpin yang Merakyat

0

ansar makan enakbatampos – Calon gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan sosok pemimpin merakyat untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kepri. Melebur bersama masyarakat, menjadi salah satu bukti jika Ansar tidak berjarak dengan rakyat.

Hal itu dibuktikan saat Ansar menyantap sarapan paginya di Rumah Makan Pondok Sarapan Pagi Upik yang ada di Jalan Pancur, Tanjungpinang. Ansar yang mengenakan kemeja kaos kerah berwarna hitam tersebut duduk di antara para pengunjung restoran tersebut.

Pemilik RM Pondok Sarapan Pagi Upik, Indra mengatakan, Ansar memang sering sarapan di tempatnya. Selain itu, Indra menuturkan, saat sarapan, Ansar menikmatinya di tengah-tengah masyarakat Tanjungpinang.

“Tempat ini jadi langganan Pak Ansar untuk sarapan. Biasanya suka Sabtu-Minggu. Beliau juga sering mentraktir dan menyatu bersama masyarakat,” kata Indra, ketika ditemui di lokasi, Kamis (3/10/2024).

Tidak hanya itu, Indra juga hafal dengan menu yang biasa dipesan bupati Bintan periode 2005-2015 tersebut. Ia menjelaskan jika lontong usus dan teh telur adalah sarapan pagi favorit Ansar.

“Lontong usus dan teh telur itu menu yang biasa dipesan Bapak Ansar,” ucapnya.

Maka dari itu, ia mendoakan agar Ansar bisa memimpin Kepri di periode selanjutnya. Ia menegaskan, Ansar bisa melanjutkan hingga menuntaskan pembangunan Kepri yang belum selesai.

“Mudah-mudahan Pak Ansar bisa membawa Kepri lebih baik lagi,” tandasnya. (*)